Solusi Dompet
455 subscribers
203 photos
48 videos
14 files
110 links
Program berbagi Pembelajaran Sisi lain Ilmu SolusiDompet bersama Bapak Dwi Purwanto. Program ini Gratis.

KUNCI nya ada di @audiosolusidompet


"Tebalkan isi dompetmu dengan Ilmu&Cinta"

Testimoni Sahabat semua dpt dikirim ke @Dwipurwa78
Download Telegram
Channel name was changed to «Solpet| channel kita kita»
Channel photo updated
Menjelang Subuh adalah waktu yang barokah, jangan lewatkan untuk meminta kepadaNya..
"Kekhawatiran Orangtua"

Setelah saya mengamati bebarapa hari terakhir ini, saya banyak menemukan orangtua yg khuatir akan masa depan anaknya, dan polanya sama. Satu sudut pandang adalah mereka menginginkan anaknya memiliki aset yaitu rumah. Ya wajar ya dan manusiawi.

Sehingga para orangtua harus ngutak-ngatik anggaran agar ketika orgtua pensiun sudah memilki rumah. Misalkan punya anak 3. Mereka pun orgtua berencana punya 3 rumah baru diluar yg mereka tempati sekarang utk anak-anaknya. "Rasa Aman" yg dirasa orgtua jika ketiga rumah baru terwujud. Sudah tenanglah pokoknya. Begitu salah satu penuturan orgtua kepada saya. Apalagi harga rumah kedepannya pasti mahal mas, tambahnya kepada saya lagi.

Sudut pandang lain akan mengatakan jika memang rumah baru sudah terwujud. Apakah akan berhenti sampai disini. Jawabnya pasti tidak ya. Yang terbayang adalah mobil. Mereka harus punya mobil. Jika punya anak 3 maka akan dialokasikan utk membeli 3 mobil baru, shg sdh terbeli sebelum orangtua pensiun.

Apakah akan cukup berhenti sampai disini...,jawab sendiri ya..

Orgtua gelisah, cemas, khuatir hari- hari ke depan anaknya krn masa pensiun tak lama lagi sgr tiba.

Sebenarnya saya pun tergelitik dengan kekhuatiran orgtua seperti ini. Dan ini boleh jadi pilihan orgtua. Tidak bs kita salahkan. Karena saya punya basic parenting consulting maka saya semakin yakin bahwa pola asuh, pola adab dan pola komunikasi berpengaruh besar dalam social role sebuah keluarga.

Fakta yg lain yg juga menarik untuk kita renungkan adalah ada pula orgtua yg khuatir anaknya tidak mempunyai usaha. Cemas ketika harus bagaimana anaknya memenuhi kebutuhannya. Dicarilah usaha, dibuka kios air isi ulang, dibagi utk ketiga anaknya. Orgtuanya pun merasa "tenang" bahwa anak2nya sdh punya usaha. Walaupun boleh jadi ini belum tentu sesuai dengan potensi, minat atau bakatnya.

Sebenarnya kalau boleh jujur kedua cerita diatas tdk lebih krn orgtua takut atau orgtua khuatir anaknya miskin, hidup sengsara, dan tidak berpenghasilan. Kalau coba kita tarik simpulnya adalah yg dikhuatirkan adalah masalah rezeki.

Hari ini banyak orgtua yg sarjana mengkhuatirkan rezeki anak2nya. berbeda dengan orgtua kita dulu tidak sampai sarjana hanya tamat SR (sekolah rakyat) sangat optimis akan rezeki. Terbukti banyak anak2 yg telah berhasil.

Namun tidak semua orgtua punya cara pandang seperti contoh orgtua diatas. Ada banyak yg memilih dari sudut pandang yg lebih tinggi. Yang saya sebut sudut pandang metafisika. Kekhuatiran orangtua jatuh pada nilai, pada value anak2. Investasi nilai2 pada anak2 menjadi cermin utama. Mereka mendidik anak2 nya mjd generasi yg beriman. Nilai iman yg ditanamkan, Nilai adab yg diajarkan. Dan dibekali dengan Ilmu. Kelak dia punya medan magnet yg kuat sehingga alam semesta menjadi "karunia" baginya. Ini yg saya sebut metafisika parenting.

Yang beragama Islam tentu penanaman Nilai2 Islam bagi anak2 nya yg utama sebagaiman kisah Lukmanul Hakim kepada anaknya. Begitu pula dengan agama lain boleh jadi dengan nilai2 keyakinannya.

Sebagai contoh punya 3 anak ketiganya menjadi anak sholeh/sholeha, penghafal Al Qur'an, punya iman yg kuat, punya adab yg mjd teladan, menyebarkan ilmu yg bermanfaat bagi org lain. Orangtuanya sangat khuatir jika anak2 nya tdk punya Value seperti diatas. Sampai2 orgtua rela menguras pikiran, tenaga dan hartánya demi terwujudnya generasi yg beriman, berilmu dan beradab. Sampai harta tak tersisa lagi. Ya mereka ogtua yg "ngotot", krn hanya dengan bekal ini mereka pasti mendapatkan keduanya visi dunia dan akheratnya.

Nah pembaca yg baik hati.., anda boleh pilih sebelum salah pilih dari apa saya paparkan diatas. Anda bebas memilih. Karena anak2 adalah hak kita sebagai orgtua mau diarahkan kemana mereka. Kompas yg mana yg kita pakai.

Semoga tulisan ini bermanfaat dan jika dirasa ini memberi pencerahan anda bisa bagikan tulisan ini kepada sahabat2 anda tercinta dan anda boleh share di media sosial anda. Saya sendiri juga terus belajar menjadi oragtua 'cerdas'.

Selamat berhari libur bersama keluarga tercinta, tetap jaga protokol kesehatan,
Tahun 2020 telah kita lalui,
Tahun 2021 baru saja kita awali..
Ibarat perjalanan waktu..semua terus berputar dan tak akan kembali..
Peristiwa biasa yg menemani hidup manusia..

Menjadi sangat luar biasa ketika kita bs mengambil pelajaran dari setiap perjalanan waktu..

Jika anda melakukan hal yg sama di tahun ini sebagaimana yg anda lakukan di tahun sebelumnya, maka hasilnya kurang lebih sama. Dan ini "hukum pola". Pola 2020 anda praktekkan di 2021 maka hasilnya tidak jauh beda...

Tetapi jika anda menginginkan hasil yg sangat luar biasa. Maka anda harus ubah polanya. Pola di tahun 2021 harus berbeda dg pola tahun 2020..

Jika tidak, maka anda berputar dalam guritan waktu yg tak banyak mengubah nasib anda..

Salam Sukses di 2021..

Dwi Purwanto
Unlogic Power Specialist
Siap-siap ya...
Bismillah...
Saya doakan semua sahabat dlm keadaan sehat wal afiat...yg sedang sakit diangkat penyakitnya oleh Allah Swt, yg sdg dalam Kesulitan dilapangkanNya, dimudahkan rezki dan semua hajat terkabul...Aamiin..🤲🤲🤲
Kita saling mendoakan ya..🙏
Alhamdulillah kita disampaikan di Hari Jum'at penuh barokah..., kesempatan dan waktu terbaik utk berdoa serta memperbanyak amal sholeh..., semoga kita semua dlm keadaan sehat wal afiat Aamiin..🙏
Pagi Ini menerima berita duka, seorang Ulama kita meninggal dunia. Beliau adalah Syeikh Ali Jaber. Ulama yg bercita2 ada 1 juta penghafal AL Qur'an di Indonesia. Dakwah nya menyebar ke seluruh Indonesia...😭😭😭
Alhamdulillah ...segala nikmat serta hidayah masih Engkau berikan Ya Alloh...di bulan Rajab 1442 H. Di hari bersejarah bagi umat manusia tepatnya 27 Rajab momen perubahan dan kebangkitan paling bersejarah dimulyakanNya Rasulullah Saw dlm peristiwa Isro' dan Mi'raj. Peristiwa ini juga menandakan babak baru dlm kehidupan manusia. Banyak hikmah dari peristiwa Isro' Mi'raj semoga kita semua bs mengambil pelajaran..
33 hari lagi Ramadhan yuk bersiap 2..
Buat teman2 yg ingin menambah income (penghasilan) bisa bergabung bersama kami memasarkan produk Busana Muslim dan produk lainnya...
Tentunya bisa tanpa modal krn kami memahami dampak pandemi yg luar biasa bagi perekonomian...
Teman2 hanya sbg marketing saja ..,produk dan pengiriman barang dari kami. Sebelumnya teman2 mendaftar dulu ke admin biar akadnya jelas ya...
Acara malam ini di Masjid Tauhid, Masjid sekitar rumah kami ..
Alhamdulillah...hari ini 1 Syaban 1442 H..
29 hari lagi Ramadhan..
Kita isi waktu penuh barokah ini dgn amal kemulyaan dan ketenangan lahir dan batin..
Kami doakan rezeki teman2 mengalir deras dan selalu ada solusi dari setiap masalah yg kita hadapi..🙏😊😊
Tausiyah Ramadhan...
JIBRIL PUN TURUN
oleh: Aunur Rafiq Saleh

تَنَزَّلُ  الْمَلٰٓئِكَةُ  وَا لرُّوْحُ  فِيْهَا  بِاِ ذْنِ  رَبِّهِمْ   ۚ مِّنْ كُلِّ  اَمْرٍ 

"Pada malam itu turun para malaikat dan Roh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan." (QS. Al-Qadr: 4)

• Turunnya al-Quran (dari Lauh Mahfuzh ke langit dunia) pada malam tersebut menambah kemuliaan yang ada. Kemuliaan di atas kemuliaan.

• Karena itu, turunnya malaikat Jibril pada malam itu disebut secara khusus. Tentu penyebutan ini memiliki makna dan kemuliaan tersendiri.

• Karena Jibril adalah malaikat mulia penyampai wahyu Allah, khususnya al-Quran, kepada Nabi yang mulia shallallahu alaihi wasallam.

• Turunnya Jibril dan penyebutannya secara khusus diantaranya punya hikmah dan pesan "inspeksi" terhadap ummatul Quran, menghidupkan memori dan mengingatkan. Bagaimana umat ini memperlakukan al-Quran. Karena diantara ayat yang pernah disampaikannya kepada Nabi saw adalah ayat pengaduan Nabi saw kepada Allah tentang sebagian umatnya yang menjauhi al-Quran:

وَقَا لَ  الرَّسُوْلُ  يٰرَبِّ  اِنَّ  قَوْمِى  اتَّخَذُوْا  هٰذَا  الْقُرْاٰ نَ  مَهْجُوْرًا

"Dan rasul (Muhammad) berkata, Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku telah menjadikan Al-Qur'an ini diabaikan." (QS. Al-Furqan: 30)

• Berbagai situasi dan keadaan yang tengah dialami umat ini ada kaitannya dengan sikap mereka kepada al-Quran.

• "Inspeksi" ini dilakukan setiap tahun sebagaimana dahulu Jibril as melakukan muraja'ah al-Quran kepada Nabi saw setahun sekali. Disamping waktu satu tahun merupakan waktu yang cukup untuk mengingatkan ummatul Quran agar tidak berlarut dalam menjauhi al-Quran, atau memberikan motivasi kepada mereka yang tengah meningkatkan komitmennya dengan al-Quran.

• Al-Quran adalah sumber kemuliaan bagi ummatul Quran. Jika umat ini tengah mengalami keterpurukan dan kehinaan maka situasi buruk tersebut pasti dikarenakan mereka sedang menjauhi al-Quran. Jika umat ini tengah mendapat kemuliaan dan kekuatan maka kemuliaan tersebut pasti dikarenakan mereka sedang dekat dan komit dengan al-Quran. Karena semua kemuliaan berasal dari Allah yang menurunkan al-Quran:

إِنَّ الْعِزَّةَ لِلَّهِ جَمِيعًا ۚ

"Sungguh kemuliaan itu seluruhnya milik Allah". (QS. Yunus: 65)

• Tanpa al-Quran umat ini akan mati dan terhinakan. Tanpa al-Quran umat ini bagaikan jasad tanpa ruh. Karena itu, al-Quran juga disebut "ruh", sebagaimana malaikat pembawa wahyu al-Quran juga disebut "ruh". Firman Al-Quran:

وَكَذٰلِكَ  اَوْحَيْنَاۤ  اِلَيْكَ  رُوْحًا  مِّنْ  اَمْرِنَا   ۗ مَا  كُنْتَ  تَدْرِ يْ  مَا  الْكِتٰبُ  وَلَا  الْاِ يْمَا نُ  وَلٰـكِنْ  جَعَلْنٰهُ  نُوْرًا  نَّهْدِيْ  بِهٖ  مَنْ  نَّشَآءُ  مِنْ  عِبَا دِنَا   ۗ وَاِ نَّكَ  لَتَهْدِيْۤ  اِلٰى  صِرَا طٍ  مُّسْتَقِيْمٍ  

"Dan demikianlah Kami wahyukan kepadamu (Muhammad) roh (Al-Qur'an) dengan perintah Kami. Sebelumnya engkau tidaklah mengetahui apakah Kitab (Al-Qur'an) dan apakah iman itu, tetapi Kami jadikan Al-Qur'an itu cahaya, dengan itu Kami memberi petunjuk siapa yang Kami kehendaki di antara hamba-hamba Kami. Dan sungguh, engkau benar-benar membimbing (manusia) kepada jalan yang lurus," (QS. Asy-Syura: 52)

• Jibril as disebut dengan ruh karena ia menjadi media untuk menurunkan al-Quran yang berisi ajaran-ajaran yang menghidupkan hati dan jiwa orang-orang beriman.

• Penyebutan Jibril dengan ruh, demikian pula al-Quran, mengingatkan urgensi nilai-nilai spiritual dalam kehidupan manusia. Seringkali nilai-nilai spiritual ini terkalahkan oleh kecintaan manusia kepada materi dan dunia, tak terkecuali di kalangan ummatul Quran. Karena itu, hari-hari terakhir di bulan ramadhan adalah saat yang tepat untuk mengingatkan umat al-Quran kepada hal ini. Karena di hari-hari terakhir ramadhan ini umat tengah merasakan nikmatnya kehidupan spiritual.

• Semua rahmat, nikmat, keberkahan dan kemuliaan pada lailatul qadar itu tidak akan bisa terjadi tanpa ijin dari Tuhan Yang Maha Agung. Semua makhluk ada di bawah perintah-Nya, tetapi Dia Maha Pengasih dan Maha Penyayang kepada hamba-hamba-Nya.
• Jika turunnya para malaikat dan Jibril alaihimus salam merupakan peristiwa sangat agung maka ada yang lebih agung dari itu semua yaitu Allah pemilik segala urusan yang mengijinkan terjadinya keagungan di malam yang agung tersebut (بِإِذْنِ رَبِّهِم مِّن كُلِّ أَمْرٍ).