*Jum'at Berbagi*
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh..
*Apa kabarnya ayah bunda..??*
Semoga dalam kondisi sehat dan penuh rahmat dari Allah SWT.. Aamiin..
Kalau biasanya uang 20 ribu kita pakai untuk jajan pecel lele, ayam penyet, ayam grepek dll. Tapi sekarang uang 20 ribu ini bisa menghilangkan rasa lapar saudara kita yang kehilangan pekerjaan karena terdampak musibah covid 19..
"Tiga perkara siapapun yang ada padanya kelak akan dinaungi oleh Allah Swt di bawah Arsy-Nya pada hari kelak tiada ada naungan kecuali naungan Nya yaitu: berwudhu pada cuaca dingin, mendatangi mesjid walau gelap, dan *memberi makan orang yang kelaparan* ” (HR. Abu Muslim)
Caranya gimana ya..??
Ayah bunda cukup sedekah minimal 20 ribu, insya Allah nanti akan kami belikan nasi kotak dan langsung di antar kepada yang membutuhkannya..
Mari menggunakan 20.000 yang kita miliki hari ini sebagai simpanan kita di akhirat kelak..
Sedekah yang ayah bunda berikan, bisa juga di niatkan untuk orang tua yang telah tiada..
*Dari Ibnu ‘Abbas Radhiyallahu anhuma :
Bahwasanya Sa’ad bin ‘Ubadah –saudara Bani Sa’idah– ditinggal mati oleh ibunya, sedangkan ia tidak berada bersamanya, maka ia bertanya, “Wahai Rasûlullâh! Sesungguhnya ibuku meninggal dunia, dan aku sedang tidak bersamanya. Apakah bermanfaat baginya apabila aku menyedekahkan sesuatu atas namanya?” Beliau menjawab, “Ya.” Dia berkata, “Sesungguhnya aku menjadikan engkau saksi bahwa kebun(ku) yang berbuah itu menjadi sedekah atas nama ibuku.”*
Transfer sedekah ayah bunda ke :*
BNI Syariah : 011-3222-802
Bank Syariah Mandiri : 701-3513-265
Bank Mandiri : 108-00-0496110-9
An. Swadaya Ummah
*Konfirmasi transfer (WA/SMS) :* 081365395504 (Arip)
Kami do'akan, semoga ayah bunda sekeluarga selalu diberikan kelancaran dan keberkahan rezeki.. Aamiin..
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh..
Alamat Kantor : Jl. Soekarno Hatta No. 70 A - Pekanbaru
Telp. 0761 - 565663
Website : www.swadayaummah.or.id
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh..
*Apa kabarnya ayah bunda..??*
Semoga dalam kondisi sehat dan penuh rahmat dari Allah SWT.. Aamiin..
Kalau biasanya uang 20 ribu kita pakai untuk jajan pecel lele, ayam penyet, ayam grepek dll. Tapi sekarang uang 20 ribu ini bisa menghilangkan rasa lapar saudara kita yang kehilangan pekerjaan karena terdampak musibah covid 19..
"Tiga perkara siapapun yang ada padanya kelak akan dinaungi oleh Allah Swt di bawah Arsy-Nya pada hari kelak tiada ada naungan kecuali naungan Nya yaitu: berwudhu pada cuaca dingin, mendatangi mesjid walau gelap, dan *memberi makan orang yang kelaparan* ” (HR. Abu Muslim)
Caranya gimana ya..??
Ayah bunda cukup sedekah minimal 20 ribu, insya Allah nanti akan kami belikan nasi kotak dan langsung di antar kepada yang membutuhkannya..
Mari menggunakan 20.000 yang kita miliki hari ini sebagai simpanan kita di akhirat kelak..
Sedekah yang ayah bunda berikan, bisa juga di niatkan untuk orang tua yang telah tiada..
*Dari Ibnu ‘Abbas Radhiyallahu anhuma :
Bahwasanya Sa’ad bin ‘Ubadah –saudara Bani Sa’idah– ditinggal mati oleh ibunya, sedangkan ia tidak berada bersamanya, maka ia bertanya, “Wahai Rasûlullâh! Sesungguhnya ibuku meninggal dunia, dan aku sedang tidak bersamanya. Apakah bermanfaat baginya apabila aku menyedekahkan sesuatu atas namanya?” Beliau menjawab, “Ya.” Dia berkata, “Sesungguhnya aku menjadikan engkau saksi bahwa kebun(ku) yang berbuah itu menjadi sedekah atas nama ibuku.”*
Transfer sedekah ayah bunda ke :*
BNI Syariah : 011-3222-802
Bank Syariah Mandiri : 701-3513-265
Bank Mandiri : 108-00-0496110-9
An. Swadaya Ummah
*Konfirmasi transfer (WA/SMS) :* 081365395504 (Arip)
Kami do'akan, semoga ayah bunda sekeluarga selalu diberikan kelancaran dan keberkahan rezeki.. Aamiin..
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh..
Alamat Kantor : Jl. Soekarno Hatta No. 70 A - Pekanbaru
Telp. 0761 - 565663
Website : www.swadayaummah.or.id
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Semoga Kaum Muslimin di Indonesia dpt kembali melaksnakan ibadah umroh, kita doakan ya sahabat semua Aamiin ....🤲
Masa akhir tahun harus menjadi refleksi perjalanan seseorang. Catatan penting harus ditorehkan utk kebaikan di tahun yg akan datang. Pandemi Covid 19 di sepanjang tahun 2020 menjadi catatan tersendiri hidup kita. Sebuah fenomena dan fakta yg tak pernah terbayangkan oleh kita semua, Covid 19 telah merubah semuanya. Tidak perlu menyesali krn ini adalah sudah takdir kehidupan. Tetapi yg penting adalah bagaimana kita bisa menghadirkan sesuatu yg baru menjadi peluang dan spirit ditengah pandemi ini. Setiap masalah selalu ada solusinya. Kehendak manusia hanya bs berikhtiar. Namun Allah Swt bs mentakdirkan yg lain. Terus semangat, optimis, produktif, dan inovatif di semua keadaan. " Bersama Kesulitan itu ada Kemudahan, bersama kesempitan ada kelapangan ".
Menjelang Subuh adalah waktu yang barokah, jangan lewatkan untuk meminta kepadaNya..
"Kekhawatiran Orangtua"
Setelah saya mengamati bebarapa hari terakhir ini, saya banyak menemukan orangtua yg khuatir akan masa depan anaknya, dan polanya sama. Satu sudut pandang adalah mereka menginginkan anaknya memiliki aset yaitu rumah. Ya wajar ya dan manusiawi.
Sehingga para orangtua harus ngutak-ngatik anggaran agar ketika orgtua pensiun sudah memilki rumah. Misalkan punya anak 3. Mereka pun orgtua berencana punya 3 rumah baru diluar yg mereka tempati sekarang utk anak-anaknya. "Rasa Aman" yg dirasa orgtua jika ketiga rumah baru terwujud. Sudah tenanglah pokoknya. Begitu salah satu penuturan orgtua kepada saya. Apalagi harga rumah kedepannya pasti mahal mas, tambahnya kepada saya lagi.
Sudut pandang lain akan mengatakan jika memang rumah baru sudah terwujud. Apakah akan berhenti sampai disini. Jawabnya pasti tidak ya. Yang terbayang adalah mobil. Mereka harus punya mobil. Jika punya anak 3 maka akan dialokasikan utk membeli 3 mobil baru, shg sdh terbeli sebelum orangtua pensiun.
Apakah akan cukup berhenti sampai disini...,jawab sendiri ya..
Orgtua gelisah, cemas, khuatir hari- hari ke depan anaknya krn masa pensiun tak lama lagi sgr tiba.
Sebenarnya saya pun tergelitik dengan kekhuatiran orgtua seperti ini. Dan ini boleh jadi pilihan orgtua. Tidak bs kita salahkan. Karena saya punya basic parenting consulting maka saya semakin yakin bahwa pola asuh, pola adab dan pola komunikasi berpengaruh besar dalam social role sebuah keluarga.
Fakta yg lain yg juga menarik untuk kita renungkan adalah ada pula orgtua yg khuatir anaknya tidak mempunyai usaha. Cemas ketika harus bagaimana anaknya memenuhi kebutuhannya. Dicarilah usaha, dibuka kios air isi ulang, dibagi utk ketiga anaknya. Orgtuanya pun merasa "tenang" bahwa anak2nya sdh punya usaha. Walaupun boleh jadi ini belum tentu sesuai dengan potensi, minat atau bakatnya.
Sebenarnya kalau boleh jujur kedua cerita diatas tdk lebih krn orgtua takut atau orgtua khuatir anaknya miskin, hidup sengsara, dan tidak berpenghasilan. Kalau coba kita tarik simpulnya adalah yg dikhuatirkan adalah masalah rezeki.
Hari ini banyak orgtua yg sarjana mengkhuatirkan rezeki anak2nya. berbeda dengan orgtua kita dulu tidak sampai sarjana hanya tamat SR (sekolah rakyat) sangat optimis akan rezeki. Terbukti banyak anak2 yg telah berhasil.
Namun tidak semua orgtua punya cara pandang seperti contoh orgtua diatas. Ada banyak yg memilih dari sudut pandang yg lebih tinggi. Yang saya sebut sudut pandang metafisika. Kekhuatiran orangtua jatuh pada nilai, pada value anak2. Investasi nilai2 pada anak2 menjadi cermin utama. Mereka mendidik anak2 nya mjd generasi yg beriman. Nilai iman yg ditanamkan, Nilai adab yg diajarkan. Dan dibekali dengan Ilmu. Kelak dia punya medan magnet yg kuat sehingga alam semesta menjadi "karunia" baginya. Ini yg saya sebut metafisika parenting.
Yang beragama Islam tentu penanaman Nilai2 Islam bagi anak2 nya yg utama sebagaiman kisah Lukmanul Hakim kepada anaknya. Begitu pula dengan agama lain boleh jadi dengan nilai2 keyakinannya.
Sebagai contoh punya 3 anak ketiganya menjadi anak sholeh/sholeha, penghafal Al Qur'an, punya iman yg kuat, punya adab yg mjd teladan, menyebarkan ilmu yg bermanfaat bagi org lain. Orangtuanya sangat khuatir jika anak2 nya tdk punya Value seperti diatas. Sampai2 orgtua rela menguras pikiran, tenaga dan hartánya demi terwujudnya generasi yg beriman, berilmu dan beradab. Sampai harta tak tersisa lagi. Ya mereka ogtua yg "ngotot", krn hanya dengan bekal ini mereka pasti mendapatkan keduanya visi dunia dan akheratnya.
Nah pembaca yg baik hati.., anda boleh pilih sebelum salah pilih dari apa saya paparkan diatas. Anda bebas memilih. Karena anak2 adalah hak kita sebagai orgtua mau diarahkan kemana mereka. Kompas yg mana yg kita pakai.
Semoga tulisan ini bermanfaat dan jika dirasa ini memberi pencerahan anda bisa bagikan tulisan ini kepada sahabat2 anda tercinta dan anda boleh share di media sosial anda. Saya sendiri juga terus belajar menjadi oragtua 'cerdas'.
Selamat berhari libur bersama keluarga tercinta, tetap jaga protokol kesehatan,
Setelah saya mengamati bebarapa hari terakhir ini, saya banyak menemukan orangtua yg khuatir akan masa depan anaknya, dan polanya sama. Satu sudut pandang adalah mereka menginginkan anaknya memiliki aset yaitu rumah. Ya wajar ya dan manusiawi.
Sehingga para orangtua harus ngutak-ngatik anggaran agar ketika orgtua pensiun sudah memilki rumah. Misalkan punya anak 3. Mereka pun orgtua berencana punya 3 rumah baru diluar yg mereka tempati sekarang utk anak-anaknya. "Rasa Aman" yg dirasa orgtua jika ketiga rumah baru terwujud. Sudah tenanglah pokoknya. Begitu salah satu penuturan orgtua kepada saya. Apalagi harga rumah kedepannya pasti mahal mas, tambahnya kepada saya lagi.
Sudut pandang lain akan mengatakan jika memang rumah baru sudah terwujud. Apakah akan berhenti sampai disini. Jawabnya pasti tidak ya. Yang terbayang adalah mobil. Mereka harus punya mobil. Jika punya anak 3 maka akan dialokasikan utk membeli 3 mobil baru, shg sdh terbeli sebelum orangtua pensiun.
Apakah akan cukup berhenti sampai disini...,jawab sendiri ya..
Orgtua gelisah, cemas, khuatir hari- hari ke depan anaknya krn masa pensiun tak lama lagi sgr tiba.
Sebenarnya saya pun tergelitik dengan kekhuatiran orgtua seperti ini. Dan ini boleh jadi pilihan orgtua. Tidak bs kita salahkan. Karena saya punya basic parenting consulting maka saya semakin yakin bahwa pola asuh, pola adab dan pola komunikasi berpengaruh besar dalam social role sebuah keluarga.
Fakta yg lain yg juga menarik untuk kita renungkan adalah ada pula orgtua yg khuatir anaknya tidak mempunyai usaha. Cemas ketika harus bagaimana anaknya memenuhi kebutuhannya. Dicarilah usaha, dibuka kios air isi ulang, dibagi utk ketiga anaknya. Orgtuanya pun merasa "tenang" bahwa anak2nya sdh punya usaha. Walaupun boleh jadi ini belum tentu sesuai dengan potensi, minat atau bakatnya.
Sebenarnya kalau boleh jujur kedua cerita diatas tdk lebih krn orgtua takut atau orgtua khuatir anaknya miskin, hidup sengsara, dan tidak berpenghasilan. Kalau coba kita tarik simpulnya adalah yg dikhuatirkan adalah masalah rezeki.
Hari ini banyak orgtua yg sarjana mengkhuatirkan rezeki anak2nya. berbeda dengan orgtua kita dulu tidak sampai sarjana hanya tamat SR (sekolah rakyat) sangat optimis akan rezeki. Terbukti banyak anak2 yg telah berhasil.
Namun tidak semua orgtua punya cara pandang seperti contoh orgtua diatas. Ada banyak yg memilih dari sudut pandang yg lebih tinggi. Yang saya sebut sudut pandang metafisika. Kekhuatiran orangtua jatuh pada nilai, pada value anak2. Investasi nilai2 pada anak2 menjadi cermin utama. Mereka mendidik anak2 nya mjd generasi yg beriman. Nilai iman yg ditanamkan, Nilai adab yg diajarkan. Dan dibekali dengan Ilmu. Kelak dia punya medan magnet yg kuat sehingga alam semesta menjadi "karunia" baginya. Ini yg saya sebut metafisika parenting.
Yang beragama Islam tentu penanaman Nilai2 Islam bagi anak2 nya yg utama sebagaiman kisah Lukmanul Hakim kepada anaknya. Begitu pula dengan agama lain boleh jadi dengan nilai2 keyakinannya.
Sebagai contoh punya 3 anak ketiganya menjadi anak sholeh/sholeha, penghafal Al Qur'an, punya iman yg kuat, punya adab yg mjd teladan, menyebarkan ilmu yg bermanfaat bagi org lain. Orangtuanya sangat khuatir jika anak2 nya tdk punya Value seperti diatas. Sampai2 orgtua rela menguras pikiran, tenaga dan hartánya demi terwujudnya generasi yg beriman, berilmu dan beradab. Sampai harta tak tersisa lagi. Ya mereka ogtua yg "ngotot", krn hanya dengan bekal ini mereka pasti mendapatkan keduanya visi dunia dan akheratnya.
Nah pembaca yg baik hati.., anda boleh pilih sebelum salah pilih dari apa saya paparkan diatas. Anda bebas memilih. Karena anak2 adalah hak kita sebagai orgtua mau diarahkan kemana mereka. Kompas yg mana yg kita pakai.
Semoga tulisan ini bermanfaat dan jika dirasa ini memberi pencerahan anda bisa bagikan tulisan ini kepada sahabat2 anda tercinta dan anda boleh share di media sosial anda. Saya sendiri juga terus belajar menjadi oragtua 'cerdas'.
Selamat berhari libur bersama keluarga tercinta, tetap jaga protokol kesehatan,
saya doakan anda semua dalam keadaan sehat wal afiat. Aamiin..
Saya Dwi Purwanto menuliskan ini dari Kota Pekanbaru
T.me/solpet
Salam
Saya Dwi Purwanto menuliskan ini dari Kota Pekanbaru
T.me/solpet
Salam
Telegram
Solusi Dompet
Program berbagi Pembelajaran Sisi lain Ilmu SolusiDompet bersama Bapak Dwi Purwanto. Program ini Gratis.
KUNCI nya ada di @audiosolusidompet
"Tebalkan isi dompetmu dengan Ilmu&Cinta"
Testimoni Sahabat semua dpt dikirim ke @Dwipurwa78
KUNCI nya ada di @audiosolusidompet
"Tebalkan isi dompetmu dengan Ilmu&Cinta"
Testimoni Sahabat semua dpt dikirim ke @Dwipurwa78
Tahun 2020 telah kita lalui,
Tahun 2021 baru saja kita awali..
Ibarat perjalanan waktu..semua terus berputar dan tak akan kembali..
Peristiwa biasa yg menemani hidup manusia..
Menjadi sangat luar biasa ketika kita bs mengambil pelajaran dari setiap perjalanan waktu..
Jika anda melakukan hal yg sama di tahun ini sebagaimana yg anda lakukan di tahun sebelumnya, maka hasilnya kurang lebih sama. Dan ini "hukum pola". Pola 2020 anda praktekkan di 2021 maka hasilnya tidak jauh beda...
Tetapi jika anda menginginkan hasil yg sangat luar biasa. Maka anda harus ubah polanya. Pola di tahun 2021 harus berbeda dg pola tahun 2020..
Jika tidak, maka anda berputar dalam guritan waktu yg tak banyak mengubah nasib anda..
Salam Sukses di 2021..
Dwi Purwanto
Unlogic Power Specialist
Tahun 2021 baru saja kita awali..
Ibarat perjalanan waktu..semua terus berputar dan tak akan kembali..
Peristiwa biasa yg menemani hidup manusia..
Menjadi sangat luar biasa ketika kita bs mengambil pelajaran dari setiap perjalanan waktu..
Jika anda melakukan hal yg sama di tahun ini sebagaimana yg anda lakukan di tahun sebelumnya, maka hasilnya kurang lebih sama. Dan ini "hukum pola". Pola 2020 anda praktekkan di 2021 maka hasilnya tidak jauh beda...
Tetapi jika anda menginginkan hasil yg sangat luar biasa. Maka anda harus ubah polanya. Pola di tahun 2021 harus berbeda dg pola tahun 2020..
Jika tidak, maka anda berputar dalam guritan waktu yg tak banyak mengubah nasib anda..
Salam Sukses di 2021..
Dwi Purwanto
Unlogic Power Specialist
Bismillah...
Saya doakan semua sahabat dlm keadaan sehat wal afiat...yg sedang sakit diangkat penyakitnya oleh Allah Swt, yg sdg dalam Kesulitan dilapangkanNya, dimudahkan rezki dan semua hajat terkabul...Aamiin..🤲🤲🤲
Kita saling mendoakan ya..🙏
Saya doakan semua sahabat dlm keadaan sehat wal afiat...yg sedang sakit diangkat penyakitnya oleh Allah Swt, yg sdg dalam Kesulitan dilapangkanNya, dimudahkan rezki dan semua hajat terkabul...Aamiin..🤲🤲🤲
Kita saling mendoakan ya..🙏
Alhamdulillah kita disampaikan di Hari Jum'at penuh barokah..., kesempatan dan waktu terbaik utk berdoa serta memperbanyak amal sholeh..., semoga kita semua dlm keadaan sehat wal afiat Aamiin..🙏
Pagi Ini menerima berita duka, seorang Ulama kita meninggal dunia. Beliau adalah Syeikh Ali Jaber. Ulama yg bercita2 ada 1 juta penghafal AL Qur'an di Indonesia. Dakwah nya menyebar ke seluruh Indonesia...😭😭😭
Alhamdulillah ...segala nikmat serta hidayah masih Engkau berikan Ya Alloh...di bulan Rajab 1442 H. Di hari bersejarah bagi umat manusia tepatnya 27 Rajab momen perubahan dan kebangkitan paling bersejarah dimulyakanNya Rasulullah Saw dlm peristiwa Isro' dan Mi'raj. Peristiwa ini juga menandakan babak baru dlm kehidupan manusia. Banyak hikmah dari peristiwa Isro' Mi'raj semoga kita semua bs mengambil pelajaran..
Buat teman2 yg ingin menambah income (penghasilan) bisa bergabung bersama kami memasarkan produk Busana Muslim dan produk lainnya...
Tentunya bisa tanpa modal krn kami memahami dampak pandemi yg luar biasa bagi perekonomian...
Tentunya bisa tanpa modal krn kami memahami dampak pandemi yg luar biasa bagi perekonomian...
Teman2 hanya sbg marketing saja ..,produk dan pengiriman barang dari kami. Sebelumnya teman2 mendaftar dulu ke admin biar akadnya jelas ya...
Silahkan hubungi admin 4hati Muslim Store :
Wa.me/6285376407983
Wa.me/6285376407983
WhatsApp.com
Open WhatsApp
WhatsApp Messenger: More than 2 billion people in over 180 countries use WhatsApp to stay in touch with friends and family, anytime and anywhere. WhatsApp is free and offers simple, secure, reliable messaging and calling, available on phones all over the…
