Refleksi Do'a Arafah (Bag. 4)
Dwi Purwanto
Kita memasuki Bulan Dzulhijjah . Bulan haram yang Allah Swt Istimewakan setiap kebaikan di dalamnya. Termasuk Bulan Haji, walaupun dua bulan sebelumnya adalah bulan haji. Yaitu di mulai dari Bulan Syawal dan Dzulqaidah. Inilah momen penting setiap Individu manusia kepada TuhanNya. Baik manusia masa kini , dan manusia-manusia sebelum kita sekarang. Sejak diturunkannya Syariat Haji. “ Dan sempurnakanlah Ibadah Haji dan Umroh karena Allah” (Q.S. Al Baqorah : 196).
“Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah; Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam”. (QS. Ali Imran: 97).
Peristiwa Haji telah mendokumentasikan sejumlah fakta sejarah Islam yang sangat berharga bagi kehidupan umat manusia untuk dijadikan kompas dan pegangan hidup. Sebut saja kisah Nabi Ibrahim as, Nabi Ismail as dan Hajar. Adalah gambaran sebuah keluarga yang taat kepada Tuhan, tidak sedikitpun ragu untuk menjalankan perintah Qurban. Walaupun sebelum itu ada individu manusia di muka bumi ini yang mengajarkan kepada kita bagaimana seharusnya berqurban kepada Tuhan. Dia adalah Habil dan Qobil keduanya putera Nabi Adam as. Habil mempersembahkan Qurban terbaiknya sebaliknya Qobil mempersembahkan Qurban apa adanya yang tidak baik padahal dia bisa. Dan Allah Swt pun hanya menerima Qurban Habil karena Qurban yang terbaik disemua sisi.
Potret lain adalah kisah Pemuda Yaman yang menderita penyakit kulit, penuh dengan bopeng ditubuhnya. Cita-cita mulianya hanya satu yaitu memberangkatkan Ibunya pergi Haji. Ibu yang sudah tua renta ia muliakan suatu waktu nanti pas tiba bulan haji akan pergi ke Mekkah bersama Sang Ibu. Apaboleh dikata ia adalah pemuda miskin, pemuda yang tidak dianggap dan tidak dikenal di Masyarakat Yaman. Maka untuk mewujudkan cita-citanya itu ia setiap pagi, setiap hari menggendong anak kambing naik dan turun bukit, sampai anak kambing itupun tumbuh menjadi besar. Ia lakukan dengan penuh kesabaran. Cibiran orang-orang disekitarnya pun menggangapnya aneh dan gila. Setiap pagi, setiap hari menggendong kambing. Itulah yang dilakukan pemuda miskin Yaman. Sebagai ikhtiar fisiknya sebelum berangkat haji. Kerana memang Ibadah Haji 90% nya adalah Ibadah fisik yang melelahkan. Dan alasan lain karena ia tidak punya kendaraan onta sebagaimana kebanyakan orang waktu itu pergi haji menggunakan onta. Dengan menggendong kambing setiap hari , Ia latih agar ototnya kuat kelak bisa menggendong Ibunya pergi ke Mekkah menunaikan Haji.
Waktu haji pun tiba, Pemuda yang bernama Uwais Al Qorni ini pun menggendong Ibunya pergi haji dari Yaman ke Kota Mekkah. Bayangkan betapa jauhnya. Jauh sekali. Dalam perjalanan Ibunya bertanya, Wahai Uwais adakah yang engkau inginkan dari Ibu saat kita nanti tiba di Mekkah. Uwais hanya tersenyums sesekali mengusap wajahnya yang berpeluh keringat. Tidak wahai ibu, cukup bagiku ibu ridho terhadap diriku itu sudah cukup wahai ibuku. Singkat cerita haji telah sukses mereka jalankan dan kembali ke Yaman. Setelah itu ibunya jatuh sakit, uwais sibuk merawat ibunya. Penyakit Bopeng Uwasi pun sembuh kecuali ada bekas bopeng di tapak tangannya.
Peristiwa ini tak luput dari pengawasan Allah Swt Azza wa jalla. Sehingga beritanya sampai kepada Nabi Muhammad Saw.
Saat duduk disebuah majelis, Rasulullah menyampaikan kepada Sahabat Abu Bakar dan Umar Ra. Ada seorang pemuda penduduk langit, tidak dikenal oleh banyak manusia, namun terkenal oleh penduduk langit (Malaikat). Mintalah doa kepadanya, temui pemuda itu dengan tanda bekas bopeng ditapak tangannya. Ini pesan nabi kepada kedua sahabat Rasulullah Saw. Saat musim haji tiba kedua sahabat tersebut selalu mencari rombongan dari Yaman. Saat ditanya kepada pimpinan rombongan yang berasal dari Yaman. Mereka tak satu pun mengenal sosok yang dicari kedua sahabat Rasulullah Saw tersebut.
Hingga pada akhirnya sosok Uwais ditemukan, Umar pun meminta doa kepada Uwais sebagaimana yang dip
Dwi Purwanto
Kita memasuki Bulan Dzulhijjah . Bulan haram yang Allah Swt Istimewakan setiap kebaikan di dalamnya. Termasuk Bulan Haji, walaupun dua bulan sebelumnya adalah bulan haji. Yaitu di mulai dari Bulan Syawal dan Dzulqaidah. Inilah momen penting setiap Individu manusia kepada TuhanNya. Baik manusia masa kini , dan manusia-manusia sebelum kita sekarang. Sejak diturunkannya Syariat Haji. “ Dan sempurnakanlah Ibadah Haji dan Umroh karena Allah” (Q.S. Al Baqorah : 196).
“Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah; Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam”. (QS. Ali Imran: 97).
Peristiwa Haji telah mendokumentasikan sejumlah fakta sejarah Islam yang sangat berharga bagi kehidupan umat manusia untuk dijadikan kompas dan pegangan hidup. Sebut saja kisah Nabi Ibrahim as, Nabi Ismail as dan Hajar. Adalah gambaran sebuah keluarga yang taat kepada Tuhan, tidak sedikitpun ragu untuk menjalankan perintah Qurban. Walaupun sebelum itu ada individu manusia di muka bumi ini yang mengajarkan kepada kita bagaimana seharusnya berqurban kepada Tuhan. Dia adalah Habil dan Qobil keduanya putera Nabi Adam as. Habil mempersembahkan Qurban terbaiknya sebaliknya Qobil mempersembahkan Qurban apa adanya yang tidak baik padahal dia bisa. Dan Allah Swt pun hanya menerima Qurban Habil karena Qurban yang terbaik disemua sisi.
Potret lain adalah kisah Pemuda Yaman yang menderita penyakit kulit, penuh dengan bopeng ditubuhnya. Cita-cita mulianya hanya satu yaitu memberangkatkan Ibunya pergi Haji. Ibu yang sudah tua renta ia muliakan suatu waktu nanti pas tiba bulan haji akan pergi ke Mekkah bersama Sang Ibu. Apaboleh dikata ia adalah pemuda miskin, pemuda yang tidak dianggap dan tidak dikenal di Masyarakat Yaman. Maka untuk mewujudkan cita-citanya itu ia setiap pagi, setiap hari menggendong anak kambing naik dan turun bukit, sampai anak kambing itupun tumbuh menjadi besar. Ia lakukan dengan penuh kesabaran. Cibiran orang-orang disekitarnya pun menggangapnya aneh dan gila. Setiap pagi, setiap hari menggendong kambing. Itulah yang dilakukan pemuda miskin Yaman. Sebagai ikhtiar fisiknya sebelum berangkat haji. Kerana memang Ibadah Haji 90% nya adalah Ibadah fisik yang melelahkan. Dan alasan lain karena ia tidak punya kendaraan onta sebagaimana kebanyakan orang waktu itu pergi haji menggunakan onta. Dengan menggendong kambing setiap hari , Ia latih agar ototnya kuat kelak bisa menggendong Ibunya pergi ke Mekkah menunaikan Haji.
Waktu haji pun tiba, Pemuda yang bernama Uwais Al Qorni ini pun menggendong Ibunya pergi haji dari Yaman ke Kota Mekkah. Bayangkan betapa jauhnya. Jauh sekali. Dalam perjalanan Ibunya bertanya, Wahai Uwais adakah yang engkau inginkan dari Ibu saat kita nanti tiba di Mekkah. Uwais hanya tersenyums sesekali mengusap wajahnya yang berpeluh keringat. Tidak wahai ibu, cukup bagiku ibu ridho terhadap diriku itu sudah cukup wahai ibuku. Singkat cerita haji telah sukses mereka jalankan dan kembali ke Yaman. Setelah itu ibunya jatuh sakit, uwais sibuk merawat ibunya. Penyakit Bopeng Uwasi pun sembuh kecuali ada bekas bopeng di tapak tangannya.
Peristiwa ini tak luput dari pengawasan Allah Swt Azza wa jalla. Sehingga beritanya sampai kepada Nabi Muhammad Saw.
Saat duduk disebuah majelis, Rasulullah menyampaikan kepada Sahabat Abu Bakar dan Umar Ra. Ada seorang pemuda penduduk langit, tidak dikenal oleh banyak manusia, namun terkenal oleh penduduk langit (Malaikat). Mintalah doa kepadanya, temui pemuda itu dengan tanda bekas bopeng ditapak tangannya. Ini pesan nabi kepada kedua sahabat Rasulullah Saw. Saat musim haji tiba kedua sahabat tersebut selalu mencari rombongan dari Yaman. Saat ditanya kepada pimpinan rombongan yang berasal dari Yaman. Mereka tak satu pun mengenal sosok yang dicari kedua sahabat Rasulullah Saw tersebut.
Hingga pada akhirnya sosok Uwais ditemukan, Umar pun meminta doa kepada Uwais sebagaimana yang dip
esankan Nabi Saw. Uwais pun terheran permintaan Umar, karena ia merasa tak pantas kepada Amirul Mukminin Umar bin Khatab. Namun karena perintah Nabi ia pun mendoakan kebaikan kepada Umar.
Selang beberapa tahun kemudian di Yaman terjadi peristiwa heboh. Dimana banyak sekali orang, rombongan manusia yang menyolatkan dan mengatarkan ke perkuburan. Banyak sekali orang-orang tidak dikenal bukan dari Yaman berkerumun mendoakan jenazah ini. Segenap Penduduk heran jenazah siapakah gerangan, sampai tersiar kabar ia adalah Uwais Alqorni yang telah meninggal. Sosok pemuda yang tak dikenal penduduk bumi tetapi populer bagi penduduk langit.
Pesan yang ingin kita sampaikan disini adalah mari kita tingkatkan ketakwaan kita kepada Allah Swt, dan sayangi Ibu kita semua. Allah Swt tidak melihat fisik, harta dan jabatanmu, tetapi hatimu.
Selang beberapa tahun kemudian di Yaman terjadi peristiwa heboh. Dimana banyak sekali orang, rombongan manusia yang menyolatkan dan mengatarkan ke perkuburan. Banyak sekali orang-orang tidak dikenal bukan dari Yaman berkerumun mendoakan jenazah ini. Segenap Penduduk heran jenazah siapakah gerangan, sampai tersiar kabar ia adalah Uwais Alqorni yang telah meninggal. Sosok pemuda yang tak dikenal penduduk bumi tetapi populer bagi penduduk langit.
Pesan yang ingin kita sampaikan disini adalah mari kita tingkatkan ketakwaan kita kepada Allah Swt, dan sayangi Ibu kita semua. Allah Swt tidak melihat fisik, harta dan jabatanmu, tetapi hatimu.
Menjelang ibadah Haji 2020, buat 10.000 saudaraku yg sekarang mulai berada di tanah suci. Doakan kami semua agar bs kembali beribadah, melaksanakan haji.
Sebuah nasehat,
• Jika kamu kehilangan sesuatu, atau gagal mendapatkan sesuatu yang kamu inginkan, kalah tender, atau peluangmu untuk mendapatkan sesuatu sangat kecil, maka janganlah bersedih hati. Obatilah hatimu dengan firman Allah berikut:
عَسَىٰ رَبُّنَا أَن يُبْدِلَنَا خَيْرًا مِّنْهَا إِنَّا إِلَىٰ رَبِّنَا رَاغِبُونَ
“Mudah-mudahan Tuhan kita memberikan ganti kepada kita dengan yang lebih baik darinya, sesungguhnya kita mengharapkan ampunan dari Tuhan kita”. (al-Qalam: 32)
• Atau tenangkanlah hatimu dengan ayat-Nya yang lain:
وَعَسَىٰ أَن تَكْرَهُوا شَيْئًا وَهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْ ۖ وَعَسَىٰ أَن تُحِبُّوا شَيْئًا وَهُوَ شَرٌّ لَّكُمْ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنتُمْ لَا تَعْلَمُونَ
“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui”. (al-Baqarah: 216)
• Allah memberi apa yang baik menurut-Nya, bukan apa yang kita inginkan.
Sebuah nasehat,
• Jika kamu kehilangan sesuatu, atau gagal mendapatkan sesuatu yang kamu inginkan, kalah tender, atau peluangmu untuk mendapatkan sesuatu sangat kecil, maka janganlah bersedih hati. Obatilah hatimu dengan firman Allah berikut:
عَسَىٰ رَبُّنَا أَن يُبْدِلَنَا خَيْرًا مِّنْهَا إِنَّا إِلَىٰ رَبِّنَا رَاغِبُونَ
“Mudah-mudahan Tuhan kita memberikan ganti kepada kita dengan yang lebih baik darinya, sesungguhnya kita mengharapkan ampunan dari Tuhan kita”. (al-Qalam: 32)
• Atau tenangkanlah hatimu dengan ayat-Nya yang lain:
وَعَسَىٰ أَن تَكْرَهُوا شَيْئًا وَهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْ ۖ وَعَسَىٰ أَن تُحِبُّوا شَيْئًا وَهُوَ شَرٌّ لَّكُمْ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنتُمْ لَا تَعْلَمُونَ
“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui”. (al-Baqarah: 216)
• Allah memberi apa yang baik menurut-Nya, bukan apa yang kita inginkan.
*TURUN HARGA* di jual type 60 hanya 390 jt. Terdiri dari 3 kamar tidur 2 kamar mandi. lokasi Kota Pekanbaru. Waktu yg tepat saat ini membeli property dgn harga khusus krn faktor pandemi covid-19. Dan ini banyak direkomendasikan para pebisnis. Krn Setelah kondisi semua normal harga kembali stabil bahkan naik. Menabung property spt kondisi sekarang ini mjd pilihan. Jangan sampai dilewatkan ya sebelum habis. Hub wa.me/6281378343431
Jangan lupa sobat semua daftar seminar Online Gratis, klik https://s.id/seminar_online_gratiss silahkan daftar utk menimba banyak ilmu dan meningkat profit usaha teman2 semua boleh di share ke medsos teman2 semua..🙏
seminaronline.in
Seminar Online - Seminar Bisnis Digital Terbesar di Indonesa ~ Peraih Rekor MURI
Seminar Online Terbesar di Indonesia
Sobat semua besok kita dianjurkan Puasa Tarwiyah 8-9 Dzulhijjah. Keutamaannya adalah Alloh Swt akan menghapus dosa-dosa setahun sebelumnya. Jadi jgn dilewatkan momen ini ya..🙏
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Subhanallah Alhamdulillah bisa menyaksikan Jamaah Bertawaf sdh lama sejak corono mewabah..
Daun Pandan Tegak Berdiri
Lurus di Susun Tampak lah Rapi
Lebaran Haji Tinggal Sehari
Mohon Maaf Setulus Hati
Bunga Kemboja dari Bintan
Di petik dgn senang hati
Walau Tak Bisa Berjabat Tangan
Silahturahim disini Sebagai Pengganti.
Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Arafah Menyambut
HARI RAYA IDUL ADHA 1441 H
Keluarga Besar Solusi Dompet Network
🙏🏻🙏🏻🙏🏻🤝🏻🤝🏻🤝🏻.
Lurus di Susun Tampak lah Rapi
Lebaran Haji Tinggal Sehari
Mohon Maaf Setulus Hati
Bunga Kemboja dari Bintan
Di petik dgn senang hati
Walau Tak Bisa Berjabat Tangan
Silahturahim disini Sebagai Pengganti.
Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Arafah Menyambut
HARI RAYA IDUL ADHA 1441 H
Keluarga Besar Solusi Dompet Network
🙏🏻🙏🏻🙏🏻🤝🏻🤝🏻🤝🏻.
Sore ini tepatnya lebih kurang jam 16.00 Wib bertepat dgn waktu Wukuf Di Arafah waktu yg baik utk kita berdoa sampai dgn nanti lbh kurang pukul 20.00 Wib. Sahabat banyak berdoa ya..🙏
Renungan pagi...
قُلْ اِنِّيْۤ اَخَا فُ اِنْ عَصَيْتُ رَبِّيْ عَذَا بَ يَوْمٍ عَظِيْمٍ
"Katakanlah (Muhammad), ‘Aku benar-benar takut akan azab hari yang besar (hari Kiamat), jika aku mendurhakai Tuhanku." (Al-An'am: 15)
• Jika di dalam pikiran dan jiwa muncul bisikan dan dorongan untuk melakukan maksiat dan keburukan maka tolaklah bisikan dan dorongan kemaksiatan itu dengan berta’awwudz dan membaca ayat di atas berulang-ulang, dengan suara keras. Semoga dengan demikian jiwa menjadi kuat untuk menolaknya.
• Atau ketika tergoda oleh suatu keburukan dan kemaksiatan hingga memperlambat atau menghalangi perjalanan seseorang menuju Allah dan negeri akhirat.
• Bisikan dan dorongan kejahatan itu berasal dari setan. Bila bisikan dan dorongan keburukan itu menguat, itu pertanda setan menemukan celah dan momentum kelemahan manusiawi dalam diri seseorang lalu segera dimanfaatkannya.
إِنَّ لِلشَّيْطَانِ لَمَّةً بِابْنِ آدَمَ وَلِلْمَلَكِ لَمَّةً فَأَمَّا لَمَّةُ الشَّيْطَانِ فَإِيعَادٌ بِالشَّرِّ وَتَكْذِيبٌ بِالْحَقِّ وَأَمَّا لَمَّةُ الْمَلَكِ فَإِيعَادٌ بِالْخَيْرِ وَتَصْدِيقٌ بِالْحَقِّ فَمَنْ وَجَدَ ذَلِكَ فَلْيَعْلَمْ أَنَّهُ مِنْ اللَّهِ فَلْيَحْمَدْ اللَّهَ وَمَنْ وَجَدَ الْأُخْرَى فَلْيَتَعَوَّذْ بِاللَّهِ مِنْ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
“Sesunguhnya setan memiliki bisikan kepada anak cucu Adam, dan Malaikat pun memiliki bisikan. Adapun bisikan setan selalu menjanjikan kejahatan dan mendustakan kebenaran. Sedangkan bisikan para Malaikat selalu menjanjikan kebaikan dan membenarkan kebenaran. Barangsiapa mendapatkan demikian (bisikan malaikat) maka ketahuilah, sesungguhnya itu dari Allah dan memujilah kepada Allah, namun barangsiapa mendapatkan yang lainnya (bisikan setan), maka berlindunglah kepada Allah dari setan yang terkutuk”. (Tirmidzi 2914)
• Bacaan ta’awwudz dan ayat ini sebagai peringatan dan celaan terhadap jiwa agar tidak memperturutkan bisikan keburukan dan mau mendengar bisikan kebaikan.
• Jiwa yang beriman mudah menerima peringatan dan perlu diingatkan terus menerus.
وَّذَكِّرْ فَاِ نَّ الذِّكْرٰ ى تَنْفَعُ الْمُؤْمِنِيْنَ
"Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang mukmin." (Az-Zariyat: 55)
• Peringatan yang paling mudah diterima jiwa adalah peringatan oleh diri sendiri. Karena sekaligus mencerminkan kesadaran diri.
• Cara seperti ini sering dilakukan oleh para sahabat Nabi saw, diantaranya Abdullah bin Rawahah dalam perang Mu’tah. Ia berkata kepada jiwanya sendiri, saat terlintas kegamangan dalam pikirannya untuk mengambil panji perang menggantikan dua sahabatnya yang telah gugur:
اقسمت يا نفس لتنزلن
لتنزلن أو لتكرهن
مالي أراك تكرهين الجنة
Aku bersumpah hai jiwa kau harus turun
Kau harus turun atau dipaksa
Kenapa kau tak suka surga
....
قُلْ اِنِّيْۤ اَخَا فُ اِنْ عَصَيْتُ رَبِّيْ عَذَا بَ يَوْمٍ عَظِيْمٍ
"Katakanlah (Muhammad), ‘Aku benar-benar takut akan azab hari yang besar (hari Kiamat), jika aku mendurhakai Tuhanku." (Al-An'am: 15)
• Jika di dalam pikiran dan jiwa muncul bisikan dan dorongan untuk melakukan maksiat dan keburukan maka tolaklah bisikan dan dorongan kemaksiatan itu dengan berta’awwudz dan membaca ayat di atas berulang-ulang, dengan suara keras. Semoga dengan demikian jiwa menjadi kuat untuk menolaknya.
• Atau ketika tergoda oleh suatu keburukan dan kemaksiatan hingga memperlambat atau menghalangi perjalanan seseorang menuju Allah dan negeri akhirat.
• Bisikan dan dorongan kejahatan itu berasal dari setan. Bila bisikan dan dorongan keburukan itu menguat, itu pertanda setan menemukan celah dan momentum kelemahan manusiawi dalam diri seseorang lalu segera dimanfaatkannya.
إِنَّ لِلشَّيْطَانِ لَمَّةً بِابْنِ آدَمَ وَلِلْمَلَكِ لَمَّةً فَأَمَّا لَمَّةُ الشَّيْطَانِ فَإِيعَادٌ بِالشَّرِّ وَتَكْذِيبٌ بِالْحَقِّ وَأَمَّا لَمَّةُ الْمَلَكِ فَإِيعَادٌ بِالْخَيْرِ وَتَصْدِيقٌ بِالْحَقِّ فَمَنْ وَجَدَ ذَلِكَ فَلْيَعْلَمْ أَنَّهُ مِنْ اللَّهِ فَلْيَحْمَدْ اللَّهَ وَمَنْ وَجَدَ الْأُخْرَى فَلْيَتَعَوَّذْ بِاللَّهِ مِنْ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
“Sesunguhnya setan memiliki bisikan kepada anak cucu Adam, dan Malaikat pun memiliki bisikan. Adapun bisikan setan selalu menjanjikan kejahatan dan mendustakan kebenaran. Sedangkan bisikan para Malaikat selalu menjanjikan kebaikan dan membenarkan kebenaran. Barangsiapa mendapatkan demikian (bisikan malaikat) maka ketahuilah, sesungguhnya itu dari Allah dan memujilah kepada Allah, namun barangsiapa mendapatkan yang lainnya (bisikan setan), maka berlindunglah kepada Allah dari setan yang terkutuk”. (Tirmidzi 2914)
• Bacaan ta’awwudz dan ayat ini sebagai peringatan dan celaan terhadap jiwa agar tidak memperturutkan bisikan keburukan dan mau mendengar bisikan kebaikan.
• Jiwa yang beriman mudah menerima peringatan dan perlu diingatkan terus menerus.
وَّذَكِّرْ فَاِ نَّ الذِّكْرٰ ى تَنْفَعُ الْمُؤْمِنِيْنَ
"Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang mukmin." (Az-Zariyat: 55)
• Peringatan yang paling mudah diterima jiwa adalah peringatan oleh diri sendiri. Karena sekaligus mencerminkan kesadaran diri.
• Cara seperti ini sering dilakukan oleh para sahabat Nabi saw, diantaranya Abdullah bin Rawahah dalam perang Mu’tah. Ia berkata kepada jiwanya sendiri, saat terlintas kegamangan dalam pikirannya untuk mengambil panji perang menggantikan dua sahabatnya yang telah gugur:
اقسمت يا نفس لتنزلن
لتنزلن أو لتكرهن
مالي أراك تكرهين الجنة
Aku bersumpah hai jiwa kau harus turun
Kau harus turun atau dipaksa
Kenapa kau tak suka surga
....
Renungan Ba'da Subuh:
وَاِ نَّهٗ لِحُبِّ الْخَيْرِ لَشَدِيْدٌ
"Dan sesungguhnya cintanya kepada harta benar-benar berlebihan."
(Al-'Adiyat: 8)
• Untuk bisa lepas dari sifat dasar manusia yang berurat dan berakar di dalam diri ini, Allah dan Rasul-Nya mengajari beberapa langkah:
• Menyadari bahwa di dalam harta kita ada hak orang lain yang harus diberikan. Jika tidak dikeluarkan berarti makan hak orang lain. Orang kaya kok makan hak orang?
وَفِيْۤ اَمْوَا لِهِمْ حَقٌّ لِّلسَّآئِلِ وَا لْمَحْرُوْمِ
"Dan pada harta benda mereka ada hak orang miskin yang meminta, dan orang miskin yang tidak meminta."
(Az-Zariyat:19)
• Berlatih dan membiasakan diri berinfaq sejak sebelum berpunya, baik dalam keadaan sempit atau lapang:
الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ فِى السَّرَّآءِ وَا لضَّرَّآءِ ...
"(yaitu) orang-orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit..." (Ali 'Imran: 134)
• Obat harus diberikan sesuai jenis penyakitnya. Cinta harta dan kebakhilan tidak cukup diobati dengan memperbanyak shalat malam dan puasa, tapi harus diobati dengan obat utamanya yaitu berinfak dalam keadaan sempit atau lapang. Karena itu, tidak heran jika ada orang yang rajin shalat malam atau pandai berceramah agama tapi sangat bakhil, karena tidak membiasakan berinfak sejak awal.
• Memotivasi berinfaq dengan berbagai keutamaan yang sangat besar, diantaranya:
• Sangat besar manfaatnya di akhirat, hingga menjadi penyesalan pertama orang yang sedang meregang nyawa:
رَبِّ لَوْلَاۤ اَخَّرْتَنِيْۤ اِلٰۤى اَجَلٍ قَرِ يْبٍ ۙ فَاَ صَّدَّقَ وَاَ كُنْ مِّنَ الصّٰلِحِيْنَ
"Ya Tuhanku, sekiranya Engkau berkenan menunda (kematian)ku sedikit waktu lagi, maka aku dapat bersedekah dan aku akan termasuk orang-orang yang saleh." (Al-Munafiqun: 10)
• Sangat besar manfaatnya di dunia, diantaranya bisa menolak kezaliman orang yang zalim:
وَمَاۤ اَنْفَقْتُمْ مِّنْ نَّفَقَةٍ اَوْ نَذَرْتُمْ مِّنْ نَّذْرٍ فَاِ نَّ اللّٰهَ يَعْلَمُهٗ ۗ وَمَا لِلظّٰلِمِيْنَ مِنْ اَنْصَا رٍ
"Dan apa pun infak yang kamu berikan atau nazar yang kamu janjikan, maka sungguh, Allah mengetahuinya. Dan bagi orang zalim tidak ada seorang penolong pun." (Al-Baqarah: 270)
• Juga memperingatkan dengan ancaman yang keras bagi orang yang tidak menunaikan kewajiban hartanya, terutama ketika sangat diperlukan:
يَّوْمَ يُحْمٰى عَلَيْهَا فِيْ نَا رِ جَهَـنَّمَ فَتُكْوٰى بِهَا جِبَاهُهُمْ وَجُنُوْبُهُمْ وَظُهُوْرُهُمْ ۗ هٰذَا مَا كَنَزْتُمْ لِاَ نْفُسِكُمْ فَذُوْقُوْا مَا كُنْتُمْ تَكْنِزُوْنَ
"(ingatlah) pada hari ketika emas dan perak dipanaskan dalam Neraka Jahanam, lalu dengan itu disetrika dahi, lambung, dan punggung mereka (seraya dikatakan) kepada mereka, “Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri, maka rasakanlah (akibat dari) apa yang kamu simpan itu." (At-Taubah: 35)
• Ini semua menunjukkan tidak mudah terbebas dari cinta harta dan kebakhilan kecuali dengan mengikuti langkah-langkah yang ditunjukkan Allah yang Maha Tahu karakter jiwa manusia.
وَاِ نَّهٗ لِحُبِّ الْخَيْرِ لَشَدِيْدٌ
"Dan sesungguhnya cintanya kepada harta benar-benar berlebihan."
(Al-'Adiyat: 8)
• Untuk bisa lepas dari sifat dasar manusia yang berurat dan berakar di dalam diri ini, Allah dan Rasul-Nya mengajari beberapa langkah:
• Menyadari bahwa di dalam harta kita ada hak orang lain yang harus diberikan. Jika tidak dikeluarkan berarti makan hak orang lain. Orang kaya kok makan hak orang?
وَفِيْۤ اَمْوَا لِهِمْ حَقٌّ لِّلسَّآئِلِ وَا لْمَحْرُوْمِ
"Dan pada harta benda mereka ada hak orang miskin yang meminta, dan orang miskin yang tidak meminta."
(Az-Zariyat:19)
• Berlatih dan membiasakan diri berinfaq sejak sebelum berpunya, baik dalam keadaan sempit atau lapang:
الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ فِى السَّرَّآءِ وَا لضَّرَّآءِ ...
"(yaitu) orang-orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit..." (Ali 'Imran: 134)
• Obat harus diberikan sesuai jenis penyakitnya. Cinta harta dan kebakhilan tidak cukup diobati dengan memperbanyak shalat malam dan puasa, tapi harus diobati dengan obat utamanya yaitu berinfak dalam keadaan sempit atau lapang. Karena itu, tidak heran jika ada orang yang rajin shalat malam atau pandai berceramah agama tapi sangat bakhil, karena tidak membiasakan berinfak sejak awal.
• Memotivasi berinfaq dengan berbagai keutamaan yang sangat besar, diantaranya:
• Sangat besar manfaatnya di akhirat, hingga menjadi penyesalan pertama orang yang sedang meregang nyawa:
رَبِّ لَوْلَاۤ اَخَّرْتَنِيْۤ اِلٰۤى اَجَلٍ قَرِ يْبٍ ۙ فَاَ صَّدَّقَ وَاَ كُنْ مِّنَ الصّٰلِحِيْنَ
"Ya Tuhanku, sekiranya Engkau berkenan menunda (kematian)ku sedikit waktu lagi, maka aku dapat bersedekah dan aku akan termasuk orang-orang yang saleh." (Al-Munafiqun: 10)
• Sangat besar manfaatnya di dunia, diantaranya bisa menolak kezaliman orang yang zalim:
وَمَاۤ اَنْفَقْتُمْ مِّنْ نَّفَقَةٍ اَوْ نَذَرْتُمْ مِّنْ نَّذْرٍ فَاِ نَّ اللّٰهَ يَعْلَمُهٗ ۗ وَمَا لِلظّٰلِمِيْنَ مِنْ اَنْصَا رٍ
"Dan apa pun infak yang kamu berikan atau nazar yang kamu janjikan, maka sungguh, Allah mengetahuinya. Dan bagi orang zalim tidak ada seorang penolong pun." (Al-Baqarah: 270)
• Juga memperingatkan dengan ancaman yang keras bagi orang yang tidak menunaikan kewajiban hartanya, terutama ketika sangat diperlukan:
يَّوْمَ يُحْمٰى عَلَيْهَا فِيْ نَا رِ جَهَـنَّمَ فَتُكْوٰى بِهَا جِبَاهُهُمْ وَجُنُوْبُهُمْ وَظُهُوْرُهُمْ ۗ هٰذَا مَا كَنَزْتُمْ لِاَ نْفُسِكُمْ فَذُوْقُوْا مَا كُنْتُمْ تَكْنِزُوْنَ
"(ingatlah) pada hari ketika emas dan perak dipanaskan dalam Neraka Jahanam, lalu dengan itu disetrika dahi, lambung, dan punggung mereka (seraya dikatakan) kepada mereka, “Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri, maka rasakanlah (akibat dari) apa yang kamu simpan itu." (At-Taubah: 35)
• Ini semua menunjukkan tidak mudah terbebas dari cinta harta dan kebakhilan kecuali dengan mengikuti langkah-langkah yang ditunjukkan Allah yang Maha Tahu karakter jiwa manusia.
*Jum'at Berbagi*
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh..
*Apa kabarnya ayah bunda..??*
Semoga dalam kondisi sehat dan penuh rahmat dari Allah SWT.. Aamiin..
Kalau biasanya uang 20 ribu kita pakai untuk jajan pecel lele, ayam penyet, ayam grepek dll. Tapi sekarang uang 20 ribu ini bisa menghilangkan rasa lapar saudara kita yang kehilangan pekerjaan karena terdampak musibah covid 19..
"Tiga perkara siapapun yang ada padanya kelak akan dinaungi oleh Allah Swt di bawah Arsy-Nya pada hari kelak tiada ada naungan kecuali naungan Nya yaitu: berwudhu pada cuaca dingin, mendatangi mesjid walau gelap, dan *memberi makan orang yang kelaparan* ” (HR. Abu Muslim)
Caranya gimana ya..??
Ayah bunda cukup sedekah minimal 20 ribu, insya Allah nanti akan kami belikan nasi kotak dan langsung di antar kepada yang membutuhkannya..
Mari menggunakan 20.000 yang kita miliki hari ini sebagai simpanan kita di akhirat kelak..
Sedekah yang ayah bunda berikan, bisa juga di niatkan untuk orang tua yang telah tiada..
*Dari Ibnu ‘Abbas Radhiyallahu anhuma :
Bahwasanya Sa’ad bin ‘Ubadah –saudara Bani Sa’idah– ditinggal mati oleh ibunya, sedangkan ia tidak berada bersamanya, maka ia bertanya, “Wahai Rasûlullâh! Sesungguhnya ibuku meninggal dunia, dan aku sedang tidak bersamanya. Apakah bermanfaat baginya apabila aku menyedekahkan sesuatu atas namanya?” Beliau menjawab, “Ya.” Dia berkata, “Sesungguhnya aku menjadikan engkau saksi bahwa kebun(ku) yang berbuah itu menjadi sedekah atas nama ibuku.”*
Transfer sedekah ayah bunda ke :*
BNI Syariah : 011-3222-802
Bank Syariah Mandiri : 701-3513-265
Bank Mandiri : 108-00-0496110-9
An. Swadaya Ummah
*Konfirmasi transfer (WA/SMS) :* 081365395504 (Arip)
Kami do'akan, semoga ayah bunda sekeluarga selalu diberikan kelancaran dan keberkahan rezeki.. Aamiin..
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh..
Alamat Kantor : Jl. Soekarno Hatta No. 70 A - Pekanbaru
Telp. 0761 - 565663
Website : www.swadayaummah.or.id
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh..
*Apa kabarnya ayah bunda..??*
Semoga dalam kondisi sehat dan penuh rahmat dari Allah SWT.. Aamiin..
Kalau biasanya uang 20 ribu kita pakai untuk jajan pecel lele, ayam penyet, ayam grepek dll. Tapi sekarang uang 20 ribu ini bisa menghilangkan rasa lapar saudara kita yang kehilangan pekerjaan karena terdampak musibah covid 19..
"Tiga perkara siapapun yang ada padanya kelak akan dinaungi oleh Allah Swt di bawah Arsy-Nya pada hari kelak tiada ada naungan kecuali naungan Nya yaitu: berwudhu pada cuaca dingin, mendatangi mesjid walau gelap, dan *memberi makan orang yang kelaparan* ” (HR. Abu Muslim)
Caranya gimana ya..??
Ayah bunda cukup sedekah minimal 20 ribu, insya Allah nanti akan kami belikan nasi kotak dan langsung di antar kepada yang membutuhkannya..
Mari menggunakan 20.000 yang kita miliki hari ini sebagai simpanan kita di akhirat kelak..
Sedekah yang ayah bunda berikan, bisa juga di niatkan untuk orang tua yang telah tiada..
*Dari Ibnu ‘Abbas Radhiyallahu anhuma :
Bahwasanya Sa’ad bin ‘Ubadah –saudara Bani Sa’idah– ditinggal mati oleh ibunya, sedangkan ia tidak berada bersamanya, maka ia bertanya, “Wahai Rasûlullâh! Sesungguhnya ibuku meninggal dunia, dan aku sedang tidak bersamanya. Apakah bermanfaat baginya apabila aku menyedekahkan sesuatu atas namanya?” Beliau menjawab, “Ya.” Dia berkata, “Sesungguhnya aku menjadikan engkau saksi bahwa kebun(ku) yang berbuah itu menjadi sedekah atas nama ibuku.”*
Transfer sedekah ayah bunda ke :*
BNI Syariah : 011-3222-802
Bank Syariah Mandiri : 701-3513-265
Bank Mandiri : 108-00-0496110-9
An. Swadaya Ummah
*Konfirmasi transfer (WA/SMS) :* 081365395504 (Arip)
Kami do'akan, semoga ayah bunda sekeluarga selalu diberikan kelancaran dan keberkahan rezeki.. Aamiin..
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh..
Alamat Kantor : Jl. Soekarno Hatta No. 70 A - Pekanbaru
Telp. 0761 - 565663
Website : www.swadayaummah.or.id
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Semoga Kaum Muslimin di Indonesia dpt kembali melaksnakan ibadah umroh, kita doakan ya sahabat semua Aamiin ....🤲
Masa akhir tahun harus menjadi refleksi perjalanan seseorang. Catatan penting harus ditorehkan utk kebaikan di tahun yg akan datang. Pandemi Covid 19 di sepanjang tahun 2020 menjadi catatan tersendiri hidup kita. Sebuah fenomena dan fakta yg tak pernah terbayangkan oleh kita semua, Covid 19 telah merubah semuanya. Tidak perlu menyesali krn ini adalah sudah takdir kehidupan. Tetapi yg penting adalah bagaimana kita bisa menghadirkan sesuatu yg baru menjadi peluang dan spirit ditengah pandemi ini. Setiap masalah selalu ada solusinya. Kehendak manusia hanya bs berikhtiar. Namun Allah Swt bs mentakdirkan yg lain. Terus semangat, optimis, produktif, dan inovatif di semua keadaan. " Bersama Kesulitan itu ada Kemudahan, bersama kesempitan ada kelapangan ".
Menjelang Subuh adalah waktu yang barokah, jangan lewatkan untuk meminta kepadaNya..
