SekolahDasar.Net
87 subscribers
25 photos
1 file
479 links
Channel informasi pendidikan dan tenaga kependidikan. Join sekarang juga untuk menerima informasi bermanfaat dan terbaru dari kami
Download Telegram
to view and join the conversation
Mendikbud Nadiem Makarim mengatakan para guru yang tergabung dalam program Guru Penggerak memiliki kesempatan untuk menjadi kepala sekolah. Guru Penggerak merupakan program yang dirancang untuk memberikan pembekalan kompetensi kepada guru jenjang TK/PAUD hingga SMA.

"Ke depan, kalau mau punya karir sebagai kepala sekolah, harus ikut Guru Penggerak, karena ini bukan cuma program penguatan, tapi juga kepemimpinan," kata Nadiem.

Program guru penggerak bertujuan untuk menyiapkan pemimpin pembelajaran masa depan. Mendikbud juga berharap dengan mengikuti program Guru Penggerak, guru dapat mengubah pola pikir untuk selalu mengutamakan siswa dalam proses pembelajaran.
https://www.instagram.com/p/CLafYGYBlTH/?igshid=s311tkoz02uc
Menjadi guru SD harus siap stok sabar yang banyak memang benar adanya. Selain masih usia belia, anak SD juga lebih senang dengan guru yang bisa memahami kegiatan belajarnya.
https://www.instagram.com/p/CLeFE4uBScv/?igshid=n6n251jnfva
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memastikan proses pembelajaran tatap muka di sekolah dibuka kembali mulai semester ini atau Juli 2021. Hal ini dikatakan Direktur Jenderal PAUD dan Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Kemendikbud, Jumeri.

Menurutnya pembelajaran tatap muka ini sekaligus menjadi kampanye protokol kesehatan di sekolah bagi guru maupun siswa. Kemendikbud akan mewajibkan pihak sekolah menyiapkan standar operasional maupun fasilitas untuk menjaga kesehatan lingkungan.

"Masa pembelajaran tatap muka digunakan untuk kampanye menjaga kesehatan bagi guru dan siswa, galakan penyuluhan kepada siswa agar meningkat kesadarannya akan protokol kesehatan," kata Jumeri.
https://www.instagram.com/p/CLvF46mr-2a/?igshid=ieeuvc93di78
Gizi anak usia sekolah sangat penting untuk dipenuhi kebutuhannya. Sebab di usia sekolah, anak-anak memerlukan fisik dan mental yang optimal. Maka dari itu, sebagai orang tua, anda harus bisa memperhatikan seperti apa asupan makanan yang dikonsumsi setiap hari.
https://www.instagram.com/p/CL87HA_DuT5/?igshid=17qxu2bpuo703
Kabar gembira bagi para guru honorer K2 maupun nonkategori yang akan mengikuti rekrutmen pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) 2021. Rekrutmen yang rencananya dimulai Mei mendatang ini memberikan kesempatan tiga kali seleksi bagi guru honorer.

"Jadi tahun ini ada tiga kali seleksi khusus guru PPPK. Mekanismenya memang khusus dibandingkan formasi CPNS dan PPPK di luar guru yang hanya sekali seleksi," kata Kepala BKN Bima Haria Wibisana.

Lantas bagaimana bila dalam tiga kali seleksi ini guru honorer tidak lulus juga, Bima menjawab tegas jika tiga kali gagal ya sudah. Dia menambahkan, masih banyak waktu bagi guru honorer untuk belajar. Upaya pemerintah untuk memenuhi kebutuhan guru PPPK dengan mengutamakan guru honorer sudah maksimal.
https://www.instagram.com/p/CMLd4VuDFA2/?igshid=16cbisw91hd94
Pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang telah berlangsung selama setahun ini telah meninggalkan dampak krisis kesehatan mental yang cukup berat dirasakan oleh anak-anak.

Ini akibat dari banyaknya tugas yang harus dipenuhi oleh siswa selama PJJ dengan risiko terisolasi dari teman-teman sebayanya. Data Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyebutkan sebanyak 79,9% proses pembelajaran PJJ dilakukan tanpa interaksi sehingga mengakibatkan anak stres dan lelah.

"Guru hanya memberikan dan menagih tugas tanpa ada interaksi belajar bahkan tidak ada penjelasan materi. Alpa interaksi ini menyebabkan anak kebingungan dalam mengerjakan tugas," kata Pengamat dan praktisi pendidikan dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Muhammad Nur Rizal.

Ditambah pula, terdapat 37,1% anak mengaku kurang waktu pengerjaan sehingga kurang istirahat. Hal ini mengakibatkan 76,7% anak menyatakan tidak senang dengan PJJ.

Survei terhadap 1600 siswa juga mengatakan sebanyak 19,06% - 26,3% anak merasa bosan dan 36% - 43% anak merasa ingin berinteraksi teman sebayanya selama proses pembelajaran PJJ.
https://www.instagram.com/p/CMVyj7cFKnO/?igshid=1t9ucqvuwpygj
Pekerjaan rumah tangga memang tak ada habisnya, Perlu usaha yang lebih agar bisa mewujudkan rumah idaman yang bersih dan selalu rapi. Tapi anda tak perlu khawatir, ternyata ada beberapa pekerjaan yang ternyata bisa dilakukan bersama anak. Bahkan ini bisa menjadi sebuah kegiatan yang seru dan mengasyikkan.
https://www.instagram.com/p/CMisR2zBSu2/?igshid=h4cdumxyo7tr
Cemilan memang bisa meredakan emosi negatif pada diri seseorang. Akan tetapi bisa dilakukan dalam waktu serta jumlah yang tidak tepat bisa berdampak buruk untuk kesehatan. Maka dari itu, anda harus membiasakan anak agar bisa ngemil secara sehat. Selain menjadwal waktu anak makan cemilan, ada pula berbagai aturan lain yang perlu anda ketahui.
https://www.instagram.com/p/CMlYd4AgjC6/?igshid=46dz5ooxrbqe
Sebelum benar-benar diterapkan pada Juli 2021 mendatang, Pemerintah mewacanakan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas. Setelah vaksinasi kepada seluruh guru selesai, pembelajaran tatap muka di sekolah bisa mulai dilakukan uji coba.

Mendikbud Nadiem Makarim menjelaskan bagaimana pembelajaran di sekolah dalam kondisi terbatas itu dilaksanakan. Setiap kelas, kata dia, maksimal diisi 18 anak untuk SMA, SMP, dan SD. Sementara untuk SLB dan PAUD hanya lima peserta didik per kelas. Aturan jarak pun harus diterapkan dan wajib menggunakan masker.

Kantin tidak diperbolehkan untuk dibuka. Kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler juga belum boleh dilaksanakan sambil Kemendikbud melakukan observasi. Selain itu, kegiatan pembelajaran di luar satuan pendidikan juga harus menjaga protokol kesehatan. Sekolah yang gurunya sudah divaksin dua kali, wajib memberikan pilihan untuk buka sekolah.

Namun, orang tua masih diberikan hak apakah mengizinkan anaknya untuk bersekolah tatap muka atau tidak. Orang tua yang tidak menginginkan anaknya mengikuti PTM diperbolehkan tetap melakukan pembelajaran jarak jauh. Pada akhirnya, walaupun sekolah diwajibkan memberi pilihan tatap muka, namun siswa diperbolehkan tidak mengambil pilihan tersebut.
https://www.instagram.com/p/CMnzleUhSJc/?igshid=q57l00xn78zl
Bila anda menginginkan anak bersikap baik, maka anda harus sabar. Meskipun ini susah-susah gampang, akan tetapi anda tak perlu khawatir. Sebab ada berbagai cara yang bisa anda lakukan untuk mendidik anak agar bersikap baik.
https://www.instagram.com/p/CMqoaf9ni5v/?igshid=1ex8d7zbdn4w0
Panitia seleksi nasional (Panselnas) memastikan guru honorer akan dites dengan sesama honorer. Guru honorer tidak akan diadu dengan peserta umum dalam seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) 2021.

"Honorer akan dites dengan sesama honorer. Enggak usah khawatir," kata Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana.

Kebijakan yang menguntungkan bagi guru honorer tersebut diambil untuk mencegah guru honorer di sekolah negeri kalah bersaing dengan pelamar umum dari lulusan pendidikan profesi guru (PPG).

Guru honorer juga diberikan kesempatan ikut tes tiga kali, tidak seperti pelamar umum. Para guru honorer juga diberikan fasilitas bimbel dari Kemendikbud. Ia menambahkan banyak afirmasi ya untuk honorer dari sisi mekanisme tes.
https://www.instagram.com/p/CM5xrDWFYsy/?igshid=19bmk755vn4js
Keberhasilan orang tua dalam mendidik anaknya ketika mereka sudah tumbuh dewasa. Hal ini bisa dilihat dari perilaku sang anak. Memang ada beberapa alasan mendorong anak menjadi mandiri. Karena mandiri adalah kunci keberhasilan sang anak.
https://www.instagram.com/p/CM_K2KqsTT7/?igshid=v2nl06s0jqyt
Mendikbud Nadiem Makarim menyebut pandemi covid-19 tidak hanya menunjukkan potensi besar teknologi, tetapi juga batasannya. Khususnya, di dunia pendidikan.

Ia mengatakan selama ini banyak yang berpendapat dengan adanya teknologi, tidak lagi dibutuhkan ruang kelas dan juga guru. Namun, pandemi menggugurkan pendapat tersebut. Teknologi tidak bisa menggantikan guru.

Buktinya, sekarang banyak yang 'berteriak' agar sekolah segera dibuka. Sebab, jika tidak dibuka, dikhawatirkan terjadi loss of learning (kehilangan kemampuan dan pengalaman belajar pada siswa).

"Dulu banyak orang sebelum pandemi, semua orang bilang dengan adanya AI (Artificial Intelligence), dengan adanya revolusi, dengan adanya teknologi kita enggak akan butuh lagi guru dan sekolah. Ada beberapa teori-teori seperti itu. Itu sama sekali salah,” kata Nadiem.

Ia pun menyebut teknologi belum bisa menggantikan pembelajaran tatap muka dan juga interaksinya.

“Sekolah tatap muka dengan guru dengan teman-teman itu luar biasa penting, jadi itu batasnya teknologi,” kata Nadiem.
https://www.instagram.com/p/CNE7ygxlaJu/?igshid=hi6n869fwt65
Dalam kehidupan ini, telah banyak sesuatu yang tadinya dibutuhkan, saat ini tinggal kenangan. Tak mampu beradaptasi dengan kondisi kekinian, asyik dengan zona nyaman yang statis, dan menganggap fungsi dan manfaatnya telah maksimal, adalah merupakan “penyakit” yang bisa menjangkiti guru dan membuatnya terlupakan dan tak lagi dibutuhkan.
https://www.instagram.com/p/CNJYhrKMQkU/?igshid=17j50nl9n2vq
Pemerintah mewajibkan sekolah memberikan opsi layanan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Khususnya, bagi sekolah yang guru dan tenaga kependidikannya telah selesai divaksinasi.

"Setelah pendidik dan tenaga kependidikan dalam satu sekolah sudah divaksinasi secara lengkap, pemerintah pusat, pemerintah daerah, kantor Kementerian Agama, mewajibkan satuan pendidikan tersebut untuk menyediakan layanan sekolah tatap muka terbatas," kata Mendikbud Nadiem Makariem.

Ada sejumlah larangan selama penerapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas. Salah satu yang belum dibolehkan yakni kegiatan olahraga dan ekstrakurikuler. Ia menambahkan kantin juga tidak diperbolehkan untuk dibuka. Larangan ini hanya berlaku sementara tergantung evaluasi lanjutan dari sekolah tatap muka terbatas.
https://www.instagram.com/p/CNL-VttDXKA/?igshid=2tx0bqo7e4th