Scaleup Club
5.03K subscribers
80 photos
1 video
4 files
94 links
Internet Marketer, Business Coach, & Entrepreneur. You can find more about me here: http://scaleup.club
Download Telegram
Ini cara saya. Bisa jadi nggak cocok dengan gaya Anda. Silakan menemukan gayanya masing-masing, tangkap saja intinya dari pembahasan saya mengenai split testing : Jangan ada overlapping saat sedang split test. Dah itu aja digarisbawahi.

Jangan tanya lagi di PM gimana cara split testing πŸ˜‚
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Demikian sharing dini hari menjelang subuh, kalau ada yang cocok dengan gaya dan pola pikir Anda, silakan dipakai dan diterapkan.

Memang isi channel saya kebanyakan mindset, karena kalau masalah teknis, kita tinggal buka Facebook Help aja udah ketemu. (Sesuai petunjuk EBNP Way)
Iseng-iseng saya sedikit ngulik audience overlap untuk memberikan insight perilaku masyarakat Indonesia. Kali ini menggunakan interest yang sangat populer di Indonesia, yaitu interest politik
Anda lihat perilaku masyarakat Indonesia, ada sekitar 6,3 juta dari 11 juta (sekitar 57%) dari pendukung jokowi, yang juga suka prabowo
Maksudnya, orang Indonesia apa aja di LIKE. Mau dia suka Prabowo, ataupun Jokowi, cenderung di LIKE-in. Jadi kalau bikin targeting di audience Indonesia, harus cermat-cermat.

Kalau Anda mau mengambil keuntungan dari orang yang suka Jokowi, maka sebaiknya setting interestnya bukan hanya suka Jokowi, tapi juga EXCLUDE orang yang suka Prabowo. Ini poin saya. Gunakan EXCLUDE untuk menambah tajamnya audience
===============
US Market Insight
===============

Dulu saya pernah sharing ini, entah dimana lupa, sepertinya di FB 😁

1. Upah rata2 $60,000/yr
2. Lunch $10-20
3. Penduduk aktif di fb 200-300jutaan (Indo hanya sekitar 50jt)
4. Pembayaran online sdh umum 80% Paypal/CC
5. Budaya konsumtif tinggi
6. Mata uang termasuk 3 tertinggi dunia
7. Perilaku belanja terprediksi
Kalau hanya untuk membeli items seharga $30-80 di online, kecenderungannya malah TAKUT. Mereka sering komentar di forum: Please do the math. If it doesn't make sense, don't buy!

$20 + free shipping itu gak masuk akal mereka (cuma masuk akal kita) 😁
Jadi sy cuma mau bilang, market manapun asal ditekuni bisnisnya dgn serius, pasti jadi uang.

Dah gitu aja, selamat istirahat ☺️
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Pagi semua..

Saya barusan split testing di salah satu platform jualan merchandise di US, spent sekitar 2 juta, dan hasilnya ternyata zero secara sales. Hehehehe..

Tapi...

1/ Saya ketemu audience yang cukup merespon dengan baik, menyumbang banyak interaksi & tentunya lebih murah daripada audience yang lain (yang saya pikir lebih baik).

2/ Saya dapat pixel yang bisa membantu saya membangun proses optimisasi iklan


Kuncinya split testing & terus "refining your audience".

===

Besok saya akan report lagi perkembangan iklan saya.. πŸ˜€
Alhamdulillah bisa report pagi ini, tapi ternyata account FB Business Manager saya sedang di disabled payment method nya sama FB karena random checking.

Terpaksa update perkembangan campaign saya baru bisa setelah akses dibuka lagi sama FB πŸ˜‚
=========
Budgeting
=========

Topik ini lagi banyak dibahas sama advertiser FB. Saya cuma mau nyumbang insight aja, melengkapi notes saya tempo hari yang ternyata banyak dipakai teman-teman advertiser. Berikut sekilas tentang budgeting :
A. Berapa biaya untuk budgeting di AWAL campaign?

Banyak pertanyaan dan pendapat. Pendapat yang paling populer adalah pasang budget kecil untuk "memanaskan" market, lalu dinaikkan bertahap pada adset yang work.

Kalau ANDA SUDAH TAHU bahwa audience yang anda targetkan sudah benar dan produk anda diinginkan oleh pasar, tidak perlu main pelan-pelan.

Saya pernah pertama kali bikin campaign dan adset di akun FB ads BARU dan langsung pasang budget 2 juta di 1 adset dan hasilnya WORK.

Pernah juga hancur berantakan, karena SAYA BELUM TAHU produk dan marketnya siap atau nggak.

Jadi..... Akhirnya saya pun meralat pemikiran saya tentang "adset kaget".

Memang dulu tahun 2015, kalau kita taruh budget langsung besar, kebanyakan hasil reach nya tidak memuaskan. Tapi belakangan ini, budget dan reach selalu sepadan kok. Ini di dalam account saya ya..

Satu-satunya alasan kenapa kita masih bermain di budget adset minimalis adalah split testing, meraba pasar, menemukan audiens, menemukan produk unggulan.
B. Patokan budget split testing

Tidak ada patokan umum. Setiap advertiser punya caranya sendiri sendiri. Ini kata-kata eka bagus yg paling saya ingat.

Makin tinggi budget yg dikeluarkan, makin banyak datanya, makin "confident" mengambil keputusan.

Supaya confident, Anda bisa bagi budget Anda ke dalam beberapa adset atau campaign.
Alhamdulillah ada yang sudah praktek & laporan berhasil. Barang siapa bersungguh-sungguh PASTI berhasil. Dirimu tergantung mindsetmu.
Ternyata ada lagi yang laporan berhasil. Ini :
Itu 3 hari doang. Serem nggak!