Scaleup Club
5.04K subscribers
80 photos
1 video
4 files
94 links
Internet Marketer, Business Coach, & Entrepreneur. You can find more about me here: http://scaleup.club
Download Telegram
10/ Berkali-kali dalam sejarah saya bantuin orang di FB ads, ketemu ribuan orang, melihat pola-pola mereka yang berhasil, KURANG DARI 10% DIANTARA MEREKA YANG BERHASIL YANG BENAR-BENAR NGERTI FB ADS. Artinya, 90%-nya itu bego FB ads, nggak ngerti apa-apa, detail-detail, kudet.
11/ Tapi semuanya HARDWORKER. Punya ilmu 10, dipraktekkin 10. Gak banyakan nanya, diskusi ini itu ngalor ngidul. Nurut, manut, praktek. Hasilnya: SADISSSSSSSSS.
12/ So be it. Yang rajin melakukan iterasi seperti yang saya bilang di no.4, pasti para sadiser semua. Saya sendiri ngerasa, kalo udah down, hancur.

Malas riset berakibat tidak ada yang diposting. Tidak ada yang diposting berakibat tidak ada ads yang aktif. Lha gimana mau menganalisa/evaluasi iklan??

Terus begitu, akhirnya jadi lingkaran setan masuk jurang.
13/ Mudah-mudahan buat yang masih baca, masuk alam mimpinya. Besok langsung jadi batman.
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Terakhir,

Wejangan Coach saya, Coach Imam El Fahmi:

1/ Muliho sing wengi
2/ Dolano sing adoh
3/ Ngombeo kopi sing pait

1/ Pulanglah malam. Maksudnya, bekerjalah dengan serius dan sampai titik nadir.
2/ Mainlah yang jauh. Artinya, bersilaturahimlah dengan orang banyak.
3/ Minumlah kopi pait. Maknanya, hiduplah sederhana, jangan neko-neko, biasa saja, prihatin.


STRONG!
Buat yang sudah praktek, tapi belum berhasil..

Anda bukanlah GAGAL. Ada jenis manusia yang selalu memutar dulu.

Maksudnya apa?

Dia gak bisa langsung nemu cara bermainnya. Mesti tune-in dulu sama situasi, lingkungan, gak bisa langsung paham. Kayak ada yang kurang, ada yang blm ngerti, tapi bingung apa.
Nah, manusia ini MIRIP SEPERTI SAYA.

Saya paham karena saya adalah manusia itu. Dalam segala hal, entah kenapa kalau mau menuju sesuatu, semacam saya harus muter dulu. Harusnya tinggal selangkah, tapi saya muter dulu jadi 100 langkah.
Itulah karakter manusia. Dulunya saya sangat sedih. Kenapa orang lain seperti begitu mudahnya belajar, sedangkan saya harus dikasih cobaan muter-muter dulu.

Tapi ternyata memang itulah gaya belajar.

Setelah sekarang, saya mampu MENGHUBUNGKAN semua yang terjadi dulu dan sekarang, dan untuk itu ternyata saya malah mensyukurinya. Connecting the dots. Dulu belajar A kok malah tersungkur di B, harus ke C dulu, eh ternyata ABC itu dipakai untuk D.
Kalau boleh disamakan dengan karya sastra, saya seperti The Alchemyst-nya Paulo Coelho. Buat Anda yang sering gamang, novel ini silakan dibaca.

Selesai baca Alchemyst, saya senyum-senyum sendiri dan menjadi bertenaga untuk menjalani hidup.


Tidak peduli sejauh apapun berjalan, berapa juta langkah harus saya lalui, bagaimanapun alur kehidupan yang harus terjadi, SAYA SIAP.
Be STRONG, soldiers.
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Semua hal akan kembali kepada hal-hal yang fundamental.

1/ Google search, dulu stuffing keywords aja bisa ranking, sekarang sangat memperhatikan kualitas konten

2/ Youtube, dulu asal upload video aja bisa ranking, sekarang sangat mempertimbangkan konten,

3/ Dulu Facebook ads cukup iklan PE dan asal campaign nyala sudah bisa dapat profit, sekarang musti mempertimbangkan aspek desain, kualitas, dsb

Dulu masanya kuantitas. Sekarang masanya kualitas.

Hal-hal yang tidak berubah:

1/ Pelanggan puas jika barang yang dibeli, sama dengan yang dia maksud
2/ Pelanggan inginnya cepat menerima barangnya
3/ Pelanggan tidak ingin membeli barang lebih mahal dari yang semestinya
4/ Orang tidak suka dijuali, tapi suka belanja

Sekarang..

Sudahkah kita memperhatikan hal-hal yang tidak berubah ketimbang sibuk di hal-hal yang pasti berubah?

Sudahkah kita BERPIKIR ULANG mengenai value yang harus kita berikan kepada para pembeli kita?
Terima kasih buat kamu yang sudah mengirimkan CV untuk tawaran magang. Maaf saya nggak bisa balas satu-satu karena banyak sekali. Semua pasti saya review, mudah-mudahan dalam waktu dekat akan segera saya beri jawaban. Terima kasih. 🙏🙏🙏
Teman-teman.. saya minta maaf kalau beberapa hari ini timeline fb nya agak agak spammy (ada page yg pake muka saya, video, fb, dll)

Mohon dimaafkan...

Ada yang lagi belajar pasang iklan soalnya, berproses.. Pasti ada salah-salahnya..

Sekali lagi sy mohon maaf.. Mudah-mudahan yang sedang belajar lebih smooth lagi dalam memasang iklan 🙏🙏🙏🙏🙏
TENTANG ETALASE

Bayangin kita jalan-jalan ke mall. Liat kesana kemari, misal mau cari tas. Asumsinya kita belum tau, mau beli tas yang model gimana, tapi kita tau kita mau cari tas buat diri kita sendiri, isinya laptop sama buku.

Pas sudah masuk mall, jalan-jalan naik dari lantai 1, 2, 3. Lalu tiba-tiba berhenti di sebuah toko.

Bayangkan.

Kenapa kita waktu itu berhenti? Karena apa? Ada yang berhenti karena ada tulisan harga murah, ada yang berhenti karena kesan tokonya menarik catchy elegan, ada yang berhenti karena mbak-mbaknya narik nyuruh kita masuk, dll.

Ada sejuta alasan kita berhenti.

Tapi yang jelas, di tahap awal sebelum kita membeli, kita melakukan sebuah proses yang namanya JUDGING.

Kita judge kualitas barang dalam beberapa menit dengan hanya melihat penampilan pelayan, warna toko, packaging, harga, dinginnya AC, tata letak, dsb.
Oleh karena itu, faktor pertama dan utama dari sebuah iklan adalah tampilan iklannya itu sendiri! Bukan yang lain-lain! Bagaimana gambarnya, apa jenis post nya, seberapa jelas gambarnya, colornya apa, siapa targetnya, dsb.