22/ Gak sulit membuat konten begini JIKA MEMANG value Anda memang ada. Tapi kalo nggak, ya iklan Anda bohong. Dalam agama dan sistem nilai apapun, bohong itu salah. Gak berkah.
23/ Masih dari FP yang sama. Kalau dibaca komen2 di FP nya, ini jenis bisnis yang rip-off marketing. Penipuan. Barangnya dan sales letternya jauh bumi dan langit
24/ Dari 2 studi kasus ini, TIDAKLAH SULIT merancang konten iklan, JIKA MEMANG kita memiliki value. Menciptakan value itu yang berat. Tapi makin kesini banyak marketer fb yang makin tidak beretika, menawarkan offer yang bombastis padahal dia tidak punya kualitas itu
25/ Semoga sampai di poin 25 ini kita sudah paham kaitan antara konten iklan dan value bisnis. Sangat erat kaitannya. Offer yang "sadis" itu lahirnya dari pemikiran dan pendalaman produk. Mungkin riset produknya berminggu-minggu. Tapi jika Anda BARU AJA MULAI, latihan dulu dengan "meminjam" value orang alias dropship, adalah langkah tepat. Maka carilah vendor dropship yang memang benar-benar memberikan value.
27/ Ini standar aja. Beberapa tips untuk image: gunakan gambar yang resolusi tinggi, fokus, high definition, dan kontras
28/ Laki-laki vs perempuan, orang cenderung lebih tertarik dengan perempuan (baik itu objeknya perempuan ataupun laki-laki)
29/ Intinya dalam ad image, buatlah beberapa image, kalau Anda pakai foto sendiri, usahakan minim editing. Sekali ambil gambar, yang pro. Lalu split testing dengan multiple ad
30/ Semakin bervariasi gambar yang Anda split, semakin tinggi peluang menemukan gambar yang high engagement
31/ Ingat, nggak ada satu magic pills untuk mendapatkan winning campaign. Tapi kita tau bahwa winning campaign itu adalah : target market yang tepat + offer produk yang kuat + image yang wow. (Pusing dah, gimana itu ngeraciknya) 😂
32/ Selesai untuk sharing tentang konten. Besok kita lanjutkan untuk faktor kedua yang paling berpengaruh dalam FB ads (technical aspect).
Artikel terbaru...
Karena banyak pertanyaan mengenai custom conversion, saya buat catatan tersendiri. Silakan disimak disini: http://www.scaleup.club/menggunakan-1-pixel-facebook-untuk-beberapa-niche-mungkinkah/
Karena banyak pertanyaan mengenai custom conversion, saya buat catatan tersendiri. Silakan disimak disini: http://www.scaleup.club/menggunakan-1-pixel-facebook-untuk-beberapa-niche-mungkinkah/
SCALE UP CLUB
Menggunakan 1 Pixel Facebook Ads Untuk Beberapa Niche. Mungkinkah?
Jika Anda tipe orang yang tidak suka menggunakan banyak akun dalam beriklan, maka Anda harus belajar memanfaatkan pixel facebook untuk multiple niche. Kenapa? Karena jika Anda tidak bisa memisahkan…
Langkah-langkah penyelesaian AME:
1. Silakan kontak ke fb.com/business/resources
2. Cari menu email
3. Isi sesuai data
4. Gunakan bahasa indonesia dan bilang kalau minta ditelpon
5. Tunggu respon
Kalau masih juga bermasalah, silakan masuk ke channel http://telegram.me/tanyajawabfbads. Daftar ke koordinator AME (Imam Herlambang) untuk saya bantu banding ke FB.
1. Silakan kontak ke fb.com/business/resources
2. Cari menu email
3. Isi sesuai data
4. Gunakan bahasa indonesia dan bilang kalau minta ditelpon
5. Tunggu respon
Kalau masih juga bermasalah, silakan masuk ke channel http://telegram.me/tanyajawabfbads. Daftar ke koordinator AME (Imam Herlambang) untuk saya bantu banding ke FB.
Selamat sore..
Berbicara tentang targeting di dunia Facebook Ads,
1/ Banyak orang yang berpikir Lookalike Audience adalah "senjata ajaib". Salah?
Berbicara tentang targeting di dunia Facebook Ads,
1/ Banyak orang yang berpikir Lookalike Audience adalah "senjata ajaib". Salah?
2/ LAA adalah 1 dari sekian pendekatan yang bisa kita lakukan dalam melakukan OPTIMISASI AUDIENCE. Jadi, hanyalah satu dan tidak yang paling utama.
3/ Yang terpenting harus Anda masukkan kedalam mindset adalah, iklan kita harus menyasar kepada orang yang tepat. Mungkin LAA bisa membantu, bisa juga malah membuat berantakan kalau konsep yang dipakai masih asal-asalan
4/ "Mas ini saya sudah ada 100 custom audiences yang siap. Apa langsung saya LAA aja? Belum ada konversi sih.." Ini jenis pertanyaan yang paling sering masuk inbox. Padahal dia sudah tau, source 100 orang itu nggak ada tanda-tanda bahwa audience nya bener. Lah kalau mau di "amplify" dengan LAA, artinya ngumpulkan orang-orang yang gak bener dong?? 😄
5/ First thing first. Pastikan audience kita benar, entah gimana caranya.
TRIK untuk LAA: Kita mau ngumpulkan orang-orang yang hobi memasak, maka buatlah "audience magnet" yang bisa menarik orang-orang berkualitas untuk menjadi 100 orang pertama Anda ⬅️ Ini saya sudah ngasih clue yang bisa bikin iklan Anda makin sadis. Yuk mikir.
TRIK untuk LAA: Kita mau ngumpulkan orang-orang yang hobi memasak, maka buatlah "audience magnet" yang bisa menarik orang-orang berkualitas untuk menjadi 100 orang pertama Anda ⬅️ Ini saya sudah ngasih clue yang bisa bikin iklan Anda makin sadis. Yuk mikir.
6/ Derajat audience itu ada 3:
A. Saved audience, ini paling raw. Biasanya yang kita bikin dengan memasukkan detailed targeting
B. LAA. Ini diatas Saved. Cuma kalo source nya amburadul, kita bisa tersesat sendiri.
C. Custom Audience. Ini paling tinggi, karena memang kita dapatkan sendiri dan ada di kita datanya.
A. Saved audience, ini paling raw. Biasanya yang kita bikin dengan memasukkan detailed targeting
B. LAA. Ini diatas Saved. Cuma kalo source nya amburadul, kita bisa tersesat sendiri.
C. Custom Audience. Ini paling tinggi, karena memang kita dapatkan sendiri dan ada di kita datanya.