List sharing dalam waktu dekat:
1. Apa itu pixel fb
2. Bagaimana meletakkan base-pixel
3. Bagaimana memanfaatkan google tag manager sebagai tools ampuh dalam memakai pixel FB
Nanti akan saya bahas cukup detail dengan video singkat supaya bisa langsung praktek.
Pertanyaan tolong mention aja di FB biar saya kumpulkan dulu baru dijawab
1. Apa itu pixel fb
2. Bagaimana meletakkan base-pixel
3. Bagaimana memanfaatkan google tag manager sebagai tools ampuh dalam memakai pixel FB
Nanti akan saya bahas cukup detail dengan video singkat supaya bisa langsung praktek.
Pertanyaan tolong mention aja di FB biar saya kumpulkan dulu baru dijawab
Halo semua.. Sesuai prolog kemarin, saya mau cerita sedikit tentang Pixel Facebook.
Pixel Facebook sebenarnya sesuai namanya, yaitu sebuah titik yang ditumpangkan facebook di dalam website kita. Seperti halnya cookie terhadap browser.
Pixel ini nanti akan mengirimkan informasi kepada kita, siapa saja yang sudah masuk ke dalam website kita dan apa perilakunya.
Data yang kita terima ini juga dalam bentuk satuan pixel.
Misal pengunjung kita ada 1000 orang hari itu, maka dalam display pixel dashboard menunjukkan "page view" sebanyak 1000 pixel.
Nah cara meletakkan pixel facebook di website kita sangat mudah, yaitu cukup dengan meng-copy paste pixel code di ads account kita ke dalam web.
Oiya, pixel FB ini unique untuk setiap ads account di seluruh dunia, maksudnya nggak ada yang kembar kodenya.
Sampe disini mudah-mudahan paham 😁
Pixel Facebook sebenarnya sesuai namanya, yaitu sebuah titik yang ditumpangkan facebook di dalam website kita. Seperti halnya cookie terhadap browser.
Pixel ini nanti akan mengirimkan informasi kepada kita, siapa saja yang sudah masuk ke dalam website kita dan apa perilakunya.
Data yang kita terima ini juga dalam bentuk satuan pixel.
Misal pengunjung kita ada 1000 orang hari itu, maka dalam display pixel dashboard menunjukkan "page view" sebanyak 1000 pixel.
Nah cara meletakkan pixel facebook di website kita sangat mudah, yaitu cukup dengan meng-copy paste pixel code di ads account kita ke dalam web.
Oiya, pixel FB ini unique untuk setiap ads account di seluruh dunia, maksudnya nggak ada yang kembar kodenya.
Sampe disini mudah-mudahan paham 😁
Fungsi Pixel ada 3 :
#1 Membangun audiens (melalui custom audience)
Kita bisa membuat audience sendiri berdasarkan orang-orang yang sudah mengunjungi website kita. Ini kenapa kalau kita habis buka Tokopedia, biasanya muncul terus-terusan iklannya Tokopedia di Facebook. Pernah kan mengalami?
#2 Mengoptimasi iklan kita untuk konversi tertentu
Kita bisa menyuruh FB untuk mengoptimasi iklan kita berdasarkan optimasi tertentu. Misalnya terhadap checkout, atau pageview. Biasanya ini dilakukan di objective Website Conversion.
#3 Mentracking konversi yang terjadi
Kita bisa memodifikasi pixel kita untuk menganalisis konversi, menyaring mana yang lihat-lihat saja, mana yang tertarik produk A atau B, bahkan mana yang sudah melakukan pembelian
#1 Membangun audiens (melalui custom audience)
Kita bisa membuat audience sendiri berdasarkan orang-orang yang sudah mengunjungi website kita. Ini kenapa kalau kita habis buka Tokopedia, biasanya muncul terus-terusan iklannya Tokopedia di Facebook. Pernah kan mengalami?
#2 Mengoptimasi iklan kita untuk konversi tertentu
Kita bisa menyuruh FB untuk mengoptimasi iklan kita berdasarkan optimasi tertentu. Misalnya terhadap checkout, atau pageview. Biasanya ini dilakukan di objective Website Conversion.
#3 Mentracking konversi yang terjadi
Kita bisa memodifikasi pixel kita untuk menganalisis konversi, menyaring mana yang lihat-lihat saja, mana yang tertarik produk A atau B, bahkan mana yang sudah melakukan pembelian
Alhamdulillah sudah ada yang langsung praktek & memberikan progress positif. Kebetulan testimoninya untuk jualan di luar Indonesia kayaknya.
Ditunggu untuk yang olshop di lokal 😊
Ditunggu untuk yang olshop di lokal 😊
Saya pengen ngelanjutin tentang pixel, tapi bingung gimana cara ngejelasinnya di telegram channel, soalnya teknis banget.
Inti dari pixel, kita mau deteksi konversi apapun dalam toko online kita, itu bisa (toko yang pake website).
Jadi kalau ada experienced advertiser yang bilang bahwa mindset awal dari beriklan itu salah satunya adalah membeli data, maka yang dibeli itu adalah pixel ini beserta karakteristik marketnya.
Inti dari pixel, kita mau deteksi konversi apapun dalam toko online kita, itu bisa (toko yang pake website).
Jadi kalau ada experienced advertiser yang bilang bahwa mindset awal dari beriklan itu salah satunya adalah membeli data, maka yang dibeli itu adalah pixel ini beserta karakteristik marketnya.
Contoh kasus :
Iklan sudah spend 10 juta. Belum ada sales. Tapi data menunjukkan banyak konsumen yang melakukan add to cart. Pixel view content melimpah, pixel add to cart melimpah, tapi nggak ada penjualan.
Dari sini kita bisa melakukan forensik.
Lihat website kita, apa harganya kemahalan? Apa ongkirnya nggak jelas? Atau jangan-jangan salah pasang shipping zone?
Semua bisa dibaca dari pixel.
Iklan sudah spend 10 juta. Belum ada sales. Tapi data menunjukkan banyak konsumen yang melakukan add to cart. Pixel view content melimpah, pixel add to cart melimpah, tapi nggak ada penjualan.
Dari sini kita bisa melakukan forensik.
Lihat website kita, apa harganya kemahalan? Apa ongkirnya nggak jelas? Atau jangan-jangan salah pasang shipping zone?
Semua bisa dibaca dari pixel.
Kelebihan mengintegrasikan pixel dengan google tag manager adalah, kita bisa mensinkronkan data kita dengan google analytics. Dengan google, kita bisa mendapatkan sebaran pengunjung kita, rata-rata dari state mana, umurnya berapa, dsb. Sangat-sangat kaya data.
=========================
Bagaimana cara split testing?
=========================
Saya akan bagikan mindset saya (belum tentu sama dengan yang lain) dalam masalah split testing.
Bagaimana cara split testing?
=========================
Saya akan bagikan mindset saya (belum tentu sama dengan yang lain) dalam masalah split testing.
Split testing bagi saya adalah teknik untuk menentukan audience mana yang siap dengan iklan produk saya.
Saat saya nggak bisa memetakan audience saya dengan jelas dan tingkat percaya diri yang tinggi, saya nggak akan mulai memasarkan produk itu.
Karena mindset saya adalah penentuan audience, maka audience tidak boleh beririsan antara satu dengan yang lain.
Pengelompokan audience bisa dilakukan dengan cara:
1/ Grouping (memilih beberapa komposisi demografi dan interest) atau dengan single interest. Patokan terpentingnya adalah JANGAN OVERLAPPING.
Saat saya nggak bisa memetakan audience saya dengan jelas dan tingkat percaya diri yang tinggi, saya nggak akan mulai memasarkan produk itu.
Karena mindset saya adalah penentuan audience, maka audience tidak boleh beririsan antara satu dengan yang lain.
Pengelompokan audience bisa dilakukan dengan cara:
1/ Grouping (memilih beberapa komposisi demografi dan interest) atau dengan single interest. Patokan terpentingnya adalah JANGAN OVERLAPPING.
Kenapa saya nggak mau audience saya mengalami overlapping, karena data yang dihasilkan dari audience yang overlap itu seringkali tidak bernilai.
Anda nggak bisa benar-benar tau, mana audience yang siap, mana yang tidak.
Anda nggak bisa benar-benar tau, mana audience yang siap, mana yang tidak.
Apalagi marak penggunaan tools penggali interest sekarang. Saran saya, pakailah secukupnya saja, dan jangan terlalu menganggap tools tools seperti itu sebagai senjata yang amat sangat penting.
Saya pernah coba beberapa tools yang saling mirip, cukup bagus untuk mengumpulkan interest. Tapi.. Tetap diperlukan kerja manual untuk mempelajari setiap interest, kemudian mengelompokkannya.
Dua interest yang memiliki angka overlap kira-kira 30% ke bawah, jangan dijadikan dalam 1 audience, karena biasanya karakteristiknya beda. Kumpulkan yang mirip-mirip, lalu split.
2/ Kalau interestnya sudah saling mirip semuanya dan tidak bisa lagi dibagi-bagi, coba split berdasarkan umur. Misal 25-26,27-28,29-30, dst
Insight umur bisa didapatkan dari audience insights.
Saya pernah coba beberapa tools yang saling mirip, cukup bagus untuk mengumpulkan interest. Tapi.. Tetap diperlukan kerja manual untuk mempelajari setiap interest, kemudian mengelompokkannya.
Dua interest yang memiliki angka overlap kira-kira 30% ke bawah, jangan dijadikan dalam 1 audience, karena biasanya karakteristiknya beda. Kumpulkan yang mirip-mirip, lalu split.
2/ Kalau interestnya sudah saling mirip semuanya dan tidak bisa lagi dibagi-bagi, coba split berdasarkan umur. Misal 25-26,27-28,29-30, dst
Insight umur bisa didapatkan dari audience insights.
Oya, untuk menggunakan tools overlap, Anda bisa masuk ke audience dulu facebook.com/ads/manager/audiences
lalu pilih 2 audience yang ingin dilihat overlappingnya, kemudian tekan button Actions > Show Audiences Overlap
Saya biasa masuk ke audience dulu sebelum play iklan. Yang saya lakukan membuat audience terlebih dulu sampai beberapa macam, jika sudah dirasa cukup dan mewakili, baru masuk iklan
Gunakan menu "Saved Audience" untuk membuat audience. Tentukan dulu beberapa macam, analisis dengan audience overlap, baru jika sudah tersebar rata, mulailah beriklan
Langkah ini sederhana, dan membuat Anda lebih terstruktur dalam beriklan.
Memang, beriklan ini hal yang sering dianggap sepele. Tapi kalau mau menjadi seorang profesional, Anda jangan bermain seperti seorang amatir.
Ingat bahwa ketika beriklan, kita harus punya mindset sukses. Yakinlah bahwa ketika sedang beriklan, Anda sedang menarik jutaan orang untuk membeli produk Anda (mindset by Eka Bagus).
Amateurs practice till they can get it right, Pro practice till they can't get it wrong. Amatir berlatih sampai ia mampu melakukannya dengan benar, pro berlatih sampai ia mampu melakukannya dengan tanpa kesalahan.
Memang, beriklan ini hal yang sering dianggap sepele. Tapi kalau mau menjadi seorang profesional, Anda jangan bermain seperti seorang amatir.
Ingat bahwa ketika beriklan, kita harus punya mindset sukses. Yakinlah bahwa ketika sedang beriklan, Anda sedang menarik jutaan orang untuk membeli produk Anda (mindset by Eka Bagus).
Amateurs practice till they can get it right, Pro practice till they can't get it wrong. Amatir berlatih sampai ia mampu melakukannya dengan benar, pro berlatih sampai ia mampu melakukannya dengan tanpa kesalahan.
Mindset anda terhadap FB ads, akan menentukan level Anda. Kalau anda berpikir, FB ads bisa memberikan 10 juta sebulan, Anda benar. Tapi kalau Anda punya mindset, FB ads bisa mendatangkan 2M sebulan, Anda juga benar!