Untuk iklan lokal sama saja, tinggal parameter klik diganti dengan engagement. Hanya saja, untuk iklan lokal, ada faktor X tambahan yakni di customer service.
Iklan PE, yang menjadi outcome adalah tingginya engagement. Diharapkan dengan engagement yang tinggi, banyak orang yang aware dengan konten iklan kita, dan berdampak tinggi terhadap penjualan.
Stop kalau reach sudah menyentuh sekitar 3000-4000 namun tidak ada sales sama sekali atau leads minim.
Stop kalau reach sudah menyentuh sekitar 3000-4000 namun tidak ada sales sama sekali atau leads minim.
Kalau menurut FB, 100 sudah cukup. Kalau bicara ideal, semakin banyak tentunya semakin bagus. Untuk tahap awal, dari yang 100 saja sudah cukup
Barusan sahabat saya, @gesafalugon, owner dari Ramesia Mesin (perusahaan distribusi mesin-mesin food processing & packaging untuk UKM terbesar di Indonesia), memberikan insight yang cukup menarik. Dia bilang bahwa kegiatan advertising itu mirip dengan kegiatan investasi, bahkan lebih menarik.
Hal ini sama dengan insight yang pernah saya dapatkan dari founder Action Coach, Brad Sugars. Dia bilang bahwa beriklan itu sudut pandangnya haruslah investasi. Kalau dianggap sebagai expenses/pengeluaran, maka kita akan punya mindset mengencangkan ikat pinggang, yang akibatnya malah jadi sedikit berinvestasi.
Sekian channel malam ini, selamat beriklan yah 😁
Hal ini sama dengan insight yang pernah saya dapatkan dari founder Action Coach, Brad Sugars. Dia bilang bahwa beriklan itu sudut pandangnya haruslah investasi. Kalau dianggap sebagai expenses/pengeluaran, maka kita akan punya mindset mengencangkan ikat pinggang, yang akibatnya malah jadi sedikit berinvestasi.
Sekian channel malam ini, selamat beriklan yah 😁
Sore semuanya.. Cuma mau meng-update. Kemarin saya share mengenai analisa data, dalam konteks iklan click to website & website conversion (2 objective yang paling sering saya gunakan).
Saya lupa kalau banyak diantara teman-teman yang juga memanfaatkan objective Page Post Engagement / Boost Post.
Bagi saya indikator baiknya iklan PE adalah engagement yang tinggi sehingga berdampak harga iklan PE yang murah. Namun iklan yang murah tetap saja tidak akan bernilai kalau tidak ada konversi terhadap penjualan
Saya lupa kalau banyak diantara teman-teman yang juga memanfaatkan objective Page Post Engagement / Boost Post.
Bagi saya indikator baiknya iklan PE adalah engagement yang tinggi sehingga berdampak harga iklan PE yang murah. Namun iklan yang murah tetap saja tidak akan bernilai kalau tidak ada konversi terhadap penjualan
Apakah CTR bisa menjadi patokan? Indikator CTR dalam iklan PE akan menjadi ambigu kalau iklan PE anda murni postingan tanpa link.
Namun jika postingan PE terdapat link, anda bisa merujuk pada CTR (link) untuk melihat keberhasilan iklan Anda.
Memang biasanya hasil CTR (link) nya tidak akan sebagus kalau anda pakai CTW/WC. Namun dengan settingan PE yang tepat, PE berpotensi membuat iklan anda viral sambil 'menggendong' link, dimana hasil akhirnya reach anda melonjak dan otomatis membawa klik yang besar ke dalam web.
Namun jika postingan PE terdapat link, anda bisa merujuk pada CTR (link) untuk melihat keberhasilan iklan Anda.
Memang biasanya hasil CTR (link) nya tidak akan sebagus kalau anda pakai CTW/WC. Namun dengan settingan PE yang tepat, PE berpotensi membuat iklan anda viral sambil 'menggendong' link, dimana hasil akhirnya reach anda melonjak dan otomatis membawa klik yang besar ke dalam web.
Untuk informasi, CTR yang menurut saya terpakai dan valid untuk pengambilan insight terhadap data hanyalah CTR (link). Sedangkan CTR (all) agak agak kabur karena tercampur dengan klik engagement. Kalau teman-teman mau menampilkan CTR, saran saya pakai CTR (link) saja
🖕🏾kalau ada yang report begini, rasanya ikut senang 👆🏾Semoga yang lain juga terus semangat untuk berbisnis melalui FB
Kalau ada yang berpikir saya iklan selalu winning, ini salah satu toko saya. Dah dioprek gimana gimana, dikasih iklan gaya bebas gaya katak gaya apa aja, masih nggak ada order. Sudah habis 5 jutaan lebih masih nggak ada order, klik nya aja rendah.
Tapi dengan kegagalan ini, kita tahu RASANYA IKLAN YANG GAGAL. Semakin sering gagal, semakin tau, ilmu baru. Sampai suatu titik, kita akan mampu merasakan iklan yang sedang menuju gagal hanya dalam hitungan menit memantau dashboard iklan
Ratusan kali gagal, hanya akan membuat kita makin kuat & kuat & cerdas. Hanya akan membuat kita makin sensitif terhadap kegagalan. Sampai suatu titik Tuhan akan "iba" melihat kegagalan kita, dan pertolongan itu datang dari arah yang tak disangka-sangka. Sekali pertolongan itu datang, semua keringat kita akan terbayar dalam hitungan hari