─── CHAPTER ’s: "Duhai nona
Kutitipkan renjana pada senja
Agar dapat kembali pada dekapmu
Yang memiliki sifat anindita
Dan memiliki nayanika seindah varsha .. 🂱
🂱 ..
═════ﺤ
Kutitipkan renjana pada senja
Agar dapat kembali pada dekapmu
Yang memiliki sifat anindita
Dan memiliki nayanika seindah varsha .. 🂱
🂱 ..
Biarkanlah litani ku baka
Karna harsaku nandikira
Telah sampai pada asmaraloka yang kekal
Hingga zara kirana menuju anagata kita menyatu dalam nyata"
═════ﺤ
➤ CHAPTER ’s: "nona adalah aksara yang kurangkai sedemikian zara, sehingga menjadi suatu hal yang amerta, yang takkan pernah sirna
Jiwa ini hanyalah seorang penulis sajak, bak gemintang hadirmu membuat sagara malamku menjadi dikara, bak secercah cahaya yang menjadi penerang gelapnya malam nan kelam, kehadiranmu membuat kehidupanku yang kelabu menjadi lebih berwarna
Jiwa ini hanyalah seorang penulis sajak, bak gemintang hadirmu membuat sagara malamku menjadi dikara, bak secercah cahaya yang menjadi penerang gelapnya malam nan kelam, kehadiranmu membuat kehidupanku yang kelabu menjadi lebih berwarna
Layaknya varsha═════ﺤ
dirimu membawa kebahagiaan, dirimu pun bak sandyakala yang hadirnya kunanti, mungkin aksaraku tak seindah lain, percayalah aksara terukir dari hati, bahkan mata indahmu yang teduh itu membuatku renjana hingga rasa ini tumbuh amorfati