penulis naskah film, naskah sinetron, naskah drama/opera, jurnalis, skripsi acara tv, content creator, sampai skripsi game, loh. masih mau ngeremehin profesi penulis yang kerjanya duduk diem di depan komputer berjam-jam tapi karyanya mampu mengubah pandangan dunia?
kalian pikir film sekeren Lord Of The Rings, Harry Potter, Titanic, dsb itu terkenal cuma karena aktor/aktrisnya cakep? oke ini emang relateable, tapi coba pikir deh. kalo ga ada sang pencetus cerita, apa iya kalian bisa nikmatin film/komik/artikel yang bagus?
jadi buat kalian yang pengen banget jdi penulis tapi takut dianggep remeh sama khalayak, jangan takut! dunia gak ada tempat buat org penakut kayak kamu, dan juga, kamu belum mencoba jangan nyerah kok. siapa tau cerita yang kamu mau ajukan ke PH itu bakal dilirik, ya gak?
sebenernya saya pribadi beberapa bulan yang lalu memutuskan berhenti nulis sih, capek aja gitu dan saya memutuskan buat belajar nulis skripsi film/sinetron gitu. udah mau dikirim ke PH, malah libur kantornya dan lupa sampe minggu kemaren baru inget lagi
terus akhir-akhir ini hasrat mau bikin webtoon sendiri seperti ini : 📈📈📈
tapi nyadar ga bisa gambar, jadi semangatnya : 📉📉📉
kemudian nyadar lagi bisa kirim pengajuan kerjasama : 📈📈📈
tapi realita blm bikin storyline nya : 📉📉📉
tapi nyadar ga bisa gambar, jadi semangatnya : 📉📉📉
kemudian nyadar lagi bisa kirim pengajuan kerjasama : 📈📈📈
tapi realita blm bikin storyline nya : 📉📉📉
okhei lanjut. kalian yg jadi penulis atau berniat jadi penulis, aku sarankan agar tidak terpaku ke satu bidang saja. ada baiknya kalian mendalami kemampuan menulis kelen agar sejahtera untuk kamu yang mau berkarier (ea) di dunia penuh imajinasi ini.
buat yang pengen belajar nulis skripsi film/sinetron bisa belajar otodidak, aku juga otodidak kogs
sekiranya ada pertanyaan tentang siaran ini bisa ditanyakan ke chat saya langsung @ , nanti kita bahas bersama disini. gak terima pertanyaan yang dikirim lebih dari jam 21:00 WIB
🗣 Otodidak itu apa sis?
Dikutip dari Wikipedia ; Otodidak, autodidak atau sebutan lainnya yaitu swasiswa merupakan orang yang tanpa bantuan guru bisa mendapatkan banyak pengetahuan dan dasar empiris yang besar dalam bidang tertentu. Mereka mendapatkan pengetahuan tersebut dengan belajar sendiri
Dikutip dari Wikipedia ; Otodidak, autodidak atau sebutan lainnya yaitu swasiswa merupakan orang yang tanpa bantuan guru bisa mendapatkan banyak pengetahuan dan dasar empiris yang besar dalam bidang tertentu. Mereka mendapatkan pengetahuan tersebut dengan belajar sendiri
sekian kerandoman kali ini apabila ada kesalahan kata atau typo mohon dimaklumi. saya xavienna undur diri, selamat malam dan selamat H-3 hari natal bagi yang merayakannya! ❤️
oh yaaaa, kritik dan saran tentang topik yang dibahas kali ini bisa dituang ke : http://tellonym.me/moxssege
Forwarded from ⁺◟ʬʬ。 mòxez world ๑˚ ͙۪۪̥◌ (kanon slr gaada semangat ngerp)
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
main game yuk! satu orang buat satu kalimat gituu, nanti sender dibawahnya lanjutin kalimat sender atasnya gituu, mau ga..
Anonymous Poll
87%
mau
13%
gk dlu
yuk bisa yuk!
xixi kapan lagi buat cerita bareng-bareng
• Anonymous: ini akhir tahun kan, akhir dari tahun singkat yang aku lalui dengan merebahkan diri seharian, makan tidur lalu bangun kalau dipanggil saja.
• Anonymous: tapi berbeda dengan esok, aku akan melakukan sesuatu yang luarbiasa, menjelajahi dimensi lain, menyenangka bukan?
• Anonymous: padahal menurutku sih engga menyenangkan
• Anonymous: Aku mendengar ibu memanggil ku dari luar, padahal ibu sedang tidak ada di rumah. Apakah itu peri penjaga dimensi?
• Anonymous: Ah sudahlah, kuabaikan saja. Kecuali kalau itu benar-benar ...?!
• Anonymous: ah itu tidak mungkin, terlalu mengada-ngada. mungkin hanya perasaanku saja
• Anonymous: Drap... Drap... Suara langkah kaki terdengar mendekat ke arah knop pintu kamar ku
• Anonymous: tetapi jika dilihat dari pernyataan para penduduk kota ttg adanya peri penjaga dimensi, aku mulai sedikit percaya. walaupun terlihat sedikit ganjal.
• Anonymous: aku bingung, benar benar bingung. apakah aku harus berterima kasih, atau justru membalaskan dendamku?
• Anonymous: aku akhirnya menghampiri suara itu. Dan ... loh?! Kenapa pemandangan sekitar jadi berbeda?
• Anonymous: Tadinya, ingin kusebut ini sebagai mimpi, tapi saat kutelusuri lebih lanjut sepertinya ini bukanlah sebuah mimpi.
• Anonymous: dan ya, dunia ini tak seperti yang ku kenal, ini... ini adalah dimensi lain!
• Anonymous: aku terkesima beberapa detik melihat pemandangan yang berbeda ini, apakah ini benar-benar di depan pintu kamarku?
• Anonymous: wah, pemandangan apa ini? aku ada dimana ? dunia apa ini? benar - benar tidak masuk akal.
• Anonymous: baru saja aku ingin melangkahkan kakiku, ew apa ini!? apa yg baru saja aku injak!?
• Anonymous: aku tidak pernah menyangka bahwa orang yang baru saja menyelamatkan hidupku adalah orang yang telah membunuh adikku.
• Anonymous: Bukan, ini terlalu berlebihan. Dia hanya membantuku saat membersihkan lendir di kakiku, bukan menyelamatkan hidupku.
• Anonymous: Sekali pembunuh selamanya adalah pembunuh. Harusnya tadi kubalaskan dendam adikku yang sudah dibunuh padanya.
• Anonymous: Tapi tidak, aku malah mengikuti nya dan bertahan hidup di dunia pararel ini bersamanya. Harusnya aku membalaskan dendam adikku yang terbunuh
• Anonymous: Tak terlalu buruk, setidaknya aku punya rencana. Setelah apa yang dilakukan olehnya, mungkin sekarang waktu yang tepat untuk membalas perbuatannya.
xixi kapan lagi buat cerita bareng-bareng
• Anonymous: ini akhir tahun kan, akhir dari tahun singkat yang aku lalui dengan merebahkan diri seharian, makan tidur lalu bangun kalau dipanggil saja.
• Anonymous: tapi berbeda dengan esok, aku akan melakukan sesuatu yang luarbiasa, menjelajahi dimensi lain, menyenangka bukan?
• Anonymous: padahal menurutku sih engga menyenangkan
• Anonymous: Aku mendengar ibu memanggil ku dari luar, padahal ibu sedang tidak ada di rumah. Apakah itu peri penjaga dimensi?
• Anonymous: Ah sudahlah, kuabaikan saja. Kecuali kalau itu benar-benar ...?!
• Anonymous: ah itu tidak mungkin, terlalu mengada-ngada. mungkin hanya perasaanku saja
• Anonymous: Drap... Drap... Suara langkah kaki terdengar mendekat ke arah knop pintu kamar ku
• Anonymous: tetapi jika dilihat dari pernyataan para penduduk kota ttg adanya peri penjaga dimensi, aku mulai sedikit percaya. walaupun terlihat sedikit ganjal.
• Anonymous: aku bingung, benar benar bingung. apakah aku harus berterima kasih, atau justru membalaskan dendamku?
• Anonymous: aku akhirnya menghampiri suara itu. Dan ... loh?! Kenapa pemandangan sekitar jadi berbeda?
• Anonymous: Tadinya, ingin kusebut ini sebagai mimpi, tapi saat kutelusuri lebih lanjut sepertinya ini bukanlah sebuah mimpi.
• Anonymous: dan ya, dunia ini tak seperti yang ku kenal, ini... ini adalah dimensi lain!
• Anonymous: aku terkesima beberapa detik melihat pemandangan yang berbeda ini, apakah ini benar-benar di depan pintu kamarku?
• Anonymous: wah, pemandangan apa ini? aku ada dimana ? dunia apa ini? benar - benar tidak masuk akal.
• Anonymous: baru saja aku ingin melangkahkan kakiku, ew apa ini!? apa yg baru saja aku injak!?
• Anonymous: aku tidak pernah menyangka bahwa orang yang baru saja menyelamatkan hidupku adalah orang yang telah membunuh adikku.
• Anonymous: Bukan, ini terlalu berlebihan. Dia hanya membantuku saat membersihkan lendir di kakiku, bukan menyelamatkan hidupku.
• Anonymous: Sekali pembunuh selamanya adalah pembunuh. Harusnya tadi kubalaskan dendam adikku yang sudah dibunuh padanya.
• Anonymous: Tapi tidak, aku malah mengikuti nya dan bertahan hidup di dunia pararel ini bersamanya. Harusnya aku membalaskan dendam adikku yang terbunuh
• Anonymous: Tak terlalu buruk, setidaknya aku punya rencana. Setelah apa yang dilakukan olehnya, mungkin sekarang waktu yang tepat untuk membalas perbuatannya.