Celana sudah kendur.
Karena berat badan banyak berkurang.
Mata tak bisa tidur,
Teringat kamu yang kini menjadi milik orang.
Karena berat badan banyak berkurang.
Mata tak bisa tidur,
Teringat kamu yang kini menjadi milik orang.
Pak tua membaca buku,
bunga dijual tapi tak laku.
Tak apa tak jadi milikku.
Tapi anakmu mirip denganku.
bunga dijual tapi tak laku.
Tak apa tak jadi milikku.
Tapi anakmu mirip denganku.
Tangan sakit tertancap paku.
siang siang datang tamu.
Maukah kamu jadi pacarku?
Kalo tak mau, biar aku yang jadi pacarmu.
siang siang datang tamu.
Maukah kamu jadi pacarku?
Kalo tak mau, biar aku yang jadi pacarmu.
Duduk di bangku,
Menuntut ilmu.
Jika kamu tak mau jadi pacarku, akan aku pacari ayahmu.
Menuntut ilmu.
Jika kamu tak mau jadi pacarku, akan aku pacari ayahmu.
Jalan jalan tiap pagi.
Melewati sawah dan ladang.
Mari Belajar tiap hari.
Agar Masa depan cemerlang.
Melewati sawah dan ladang.
Mari Belajar tiap hari.
Agar Masa depan cemerlang.
Hari Jumat pergi ke Dufan.
Pulangnya kerumah paman.
Janganlah engkau pacaran.
Karena demi masa depan.
Pulangnya kerumah paman.
Janganlah engkau pacaran.
Karena demi masa depan.
pisang kuning keemasan.
ditambah kolak dari labu.
janganlah bermalas-malasan.
mari kita menolong ibu.
ditambah kolak dari labu.
janganlah bermalas-malasan.
mari kita menolong ibu.
Nomor telpon tidak aktif katanya.
Kalian buat pantun kenapa terlalu positif isinya.
Kalian buat pantun kenapa terlalu positif isinya.