Novel Opium
177 subscribers
205 photos
4 videos
59 links
Download Telegram
Audio
BAB 7: 41 jam terakhir (Bagian 1)
Rumah
Maira

“Yang paling menjijikkan dari Muncrat bukan mulutnya, tapi apa yang keluar darinya. Cairannya bening seperti air, jadi orang sering terlambat menghindar. Baru setelah menyentuh kulit, besi, atau kaca, mereka sadar bahwa sesuatu yang tidak berwarna pun bisa membakar.”

— Diunggah Maira Azmi, 19 November 2025
❤2
Audio
BAB 7: 40 jam terakhir (Bagian 2)
Rumah Maira


“Rumah yang paling kukenal sekalipun bisa menyimpan ruangan yang tak pernah diperlihatkan kepadaku. Mungkin karena manusia memang begitu; mereka membiarkan tamu melihat ruang depan, lalu menyimpan hal-hal terburuk jauh di belakang.”

— Diunggah Maira Azmi, 3 November 2025
❤2
Audio
BAB 7: 38 jam terakhir (Bagian 3)
Rumah Maira


“Kadang kita membuka pintu demi mencari jawaban, lalu berharap yang menunggu di baliknya adalah sesuatu yang bisa kita mengerti. Masalahnya, beberapa pintu memang lebih baik dibuka tanpa membawa harapan apa pun.”

— Diunggah Maira Azmi, 28 November 2025
👍2🔥2
BAB 7: 37 jam terakhir (Bagian 4)
Rumah Maira


“Tidak ada salinan yang benar-benar sama dengan aslinya. Orang yang membuatnya kembali selalu meninggalkan sedikit bagian dari dirinya sendiri. Kadang justru bagian itulah yang membuat hasil akhirnya lebih buruk.”

— Diunggah Maira Azmi, 31 Oktober 2025
❤3
BAB 7: 36 jam terakhir (Bagian 5)
Rumah Maira


“Dalam ceritaku, yang paling menakutkan bukan orang mati yang kembali berjalan. Yang paling menakutkan adalah ketika ia menatapmu dan masih mengingat siapa namamu.”

— Diunggah Maira Azmi, 15 November 2025
🔥2
BAB 7: 35 jam terakhir (Bagian Akhir)
Rumah Maira


“Kadang orang terus mencoba bukan karena yakin akan berhasil. Mereka hanya tidak sanggup menerima bahwa tidak ada lagi yang bisa dilakukan.”

— Draft novel Maira Azmi, 24 November 2025
🔥2❤1
Audio
BAB 8: H-1 (Bagian 1)
24 Jam Terakhir


“Kadang tubuh mengingat sesuatu yang sudah lama dilupakan oleh pikiran. Luka bisa menutup, rasa sakit bisa hilang, tetapi tubuh tetap menyimpan bekas dari apa yang pernah melewatinya.”

— Diunggah Maira Azmi, 10 Oktober 2025
🔥3❤1
Audio
BAB 8: H-1 (Bagian 2)
Darah Maira


“Kalau sesuatu pernah masuk ke dalam tubuhmu dan kau berhasil bertahan, mungkin tubuhmu tidak benar-benar melupakannya. Ia hanya menyimpan jawabannya di tempat yang tidak bisa dilihat.”

— Diunggah Maira Azmi, 01 Oktober 2025
🔥2
Audio
BAB 8: H-1 (Bagian 3)
Faktor
M

“Kalau jawaban tidak ditemukan di catatan, mungkin kita memang harus membawanya kepada orang yang bisa melihat sesuatu yang tidak kita lihat.”

— Diunggah Maira Azmi, 27 Oktober 2025
❤3
Detective Background Music | Crime Scene, Spy, Investigation | Royalty…
FesliyanStudios Background Music
BAB 8: H-1 (Bagian 4)
Takut


“Makhluk yang sudah kehilangan nama mungkin masih mengingat asalnya. Bukan dengan pikiran, bukan dengan ingatan, tetapi dengan sesuatu yang lebih tua dari keduanya.”

— Diunggah Maira Azmi, 21 Oktober 2025
❤3
Sad Epic Emotional Music - Farewell Life
Arn Andersson
BAB 8: H-1 (Bagian 5)
Tidak Jauh


“Semakin dekat kita pada tujuan, semakin mudah percaya bahwa bagian terburuk sudah lewat. Padahal jalan kadang menunggu sampai kita melihat ujungnya sebelum mengambil sesuatu dari kita.”

— Diunggah Maira Azmi, 26 Oktober 2025
❤3
Tension NoCopyright Background Music Compilation
Soundride - No Copyright Music
BAB 8: H-1 (Bagian 6)
30 Menit Terakhir


“Ketika tempat yang ingin kita capai akhirnya terlihat, jangan buru-buru merasa selamat. Kadang jarak terakhir adalah tempat dunia meminta bayaran paling mahal.”

— Diunggah Maira Azmi, 10 November 2025


(cara baca: di kolom komentar)
🔥4
Music for Uncovering Dark Mysteries - Fables
Secession Studios
BAB 8: H-1 (Bagian Akhir)
BATAM MERAH MUDA


“Merah muda selalu terlihat seperti warna yang lembut. Warna bunga, langit sore, atau sesuatu yang seharusnya membuat orang merasa aman. Mungkin itu sebabnya aku suka warna itu—karena sesuatu yang indah tidak selalu harus terlihat berbahaya untuk bisa membunuh.”

— Diunggah Maira Azmi, 1 November 2025


(cara baca: di kolom komentar)
😱3❤1
yo guys, bab 8 bagian akhir ini, adalah klimaks bagaimana Batam menjadi Merah Muda.

dan jujur, saya sebagai penulis,ketika mengetik, membayangkan adegan demi adegan, mendeskripsikan dalam bentuk tulisan, saya merasakan ketegangan, luka, tragis, merinding, sesak, dan bahkan menikmati tulisan saya sendiri.

Oleh karena itu, terimakasih buat teman teman yang membaca sampai sejauh ini. Masih ada Bab 9 yang akan saya buat sebagai penutup dari Batam Merah Muda ini.

Saya berusaha semaksimal mungkin memperbaiki inti cerita, menghindari plot hole, mengembangkan karakter sebaik mungkin, dan menutup kisah ini dengan harapan ada sesuatu yang berbekas di hati pembaca.

Once again, thank you!
👏2👍1
GEMBOK

Kode Subjek: G-04
Nama sebelum eksperimen: Frans
Status akhir: Varian Gembok

DATA SAAT MASIH MANUSIA
Nama: Frans
Usia: diperkirakan 38–42 tahun
Status: tunawisma
Lokasi terakhir: sekitar Pasar Penuin, Batam
Catatan kriminal: beberapa kali diamankan karena mencopet
Riwayat lain: pernah terlibat perkelahian dengan petugas keamanan BCS Mall
Keluarga/alamat tetap: tidak ditemukan
🔥4😭1
LONCAT

Kode Subjek: L-02
Nama sebelum eksperimen: Mario
Status akhir: Varian Loncat

DATA SAAT MASIH MANUSIA
Nama: Mario
Usia: diperkirakan 21–24 tahun
Status: pekerja serabutan
Lokasi terakhir: sekitar Baloi – Raden Patah, Batam
Catatan: beberapa kali terlihat tidur berpindah-pindah di ruko kosong
Riwayat lain: pernah bekerja bongkar muat dan kurir harian
Keluarga/alamat tetap: tidak ditemukan
🔥4
MUNCRAT

Kode Subjek: M-03
Nama sebelum eksperimen: Hendi
Status akhir: Varian Muncrat

DATA SAAT MASIH MANUSIA
Nama: Hendi
Usia: diperkirakan 29–33 tahun
Status: pekerja serabutan
Lokasi terakhir: sekitar Nagoya – Penuin, Batam
Catatan: beberapa kali terlihat berpindah-pindah tempat tinggal
Riwayat lain: pernah bekerja bongkar muat dan sempat menjadi kernet harian
Keluarga/alamat tetap: tidak ditemukan
🔥4
EPILOG

“Kalau suatu hari kita kehilangan rumah, mungkin yang harus diselamatkan bukan bangunannya. Mungkin cukup seseorang yang masih mengingat bagaimana rasanya hidup di sana.”

— Diunggah Maira Azmi, 28 November 2025

(cara baca: di kolom komentar)
🔥1
Julian adalah seorang penulis yang hidupnya dipenuhi kata "seandainya".

Seandainya ia belajar lebih serius saat sekolah. Seandainya ia menerima kesempatan kerja yang pernah datang. Seandainya ia tidak memutuskan Erlina hanya karena salah paham. Seandainya ia tidak pindah rumah. Seandainya ia lebih sering pulang, lebih banyak mendengar, dan lebih berani mengatakan bahwa ia mencintai papa dan mamanya.

Saat menulis novel terbarunya tentang perjalanan waktu, Julian tidak sengaja menemukan jalan pulang ke masa mudanya-dengan seluruh ingatan, luka, dan penyesalan dari masa kini.

Kini ia memiliki kesempatan untuk mengubah semuanya.

Namun semakin banyak yang ia perbaiki, semakin Julian memahami bahwa waktu tidak pernah benar-benar memberi kehidupan yang sempurna. Sebab ke mana pun ia kembali, ia tetap membawa dirinya yang sama.

KEMBALI adalah cerita tentang waktu, cinta yang terlambat dipahami, keluarga, penyesalan, dan keberanian untuk bertumbuh.

PROLOG
BAB 1 KESEMPATAN
BAB 2 JANJI
BAB 3 JEJAK