SEBELUM KITA BENAR-BENAR USAI
Setelah kejadian kedua, hubungan Davin dan Lili tidak pernah benar-benar kembali seperti sebelumnya.
Mereka masih berbicara.
Masih saling tertawa.
Masih saling merindukan.
Masih saling mengatakan cinta.
Namun ada sesuatu yang berubah.
Sebuah retakan kecil yang tidak pernah benar-benar tertutup.
Davin tahu bahwa Lili masih terluka.
Dan Lili tahu bahwa Davin masih merasa tidak didengar.
Mereka saling memaafkan.
Namun tidak benar-benar melupakan.
Setelah kejadian kedua, hubungan Davin dan Lili tidak pernah benar-benar kembali seperti sebelumnya.
Mereka masih berbicara.
Masih saling tertawa.
Masih saling merindukan.
Masih saling mengatakan cinta.
Namun ada sesuatu yang berubah.
Sebuah retakan kecil yang tidak pernah benar-benar tertutup.
Davin tahu bahwa Lili masih terluka.
Dan Lili tahu bahwa Davin masih merasa tidak didengar.
Mereka saling memaafkan.
Namun tidak benar-benar melupakan.
SINOPSIS
Nara Ardiani, 24 tahun, punya dua kehidupan yang sama sibuknya. Hari kerja ia menjadi mahasiswa koas kedokteran yang sedang mengejar cita-cita menjadi dokter. Saat akhir pekan atau libur panjang, ia membantu perusahaan travel milik ayahnya sebagai tour guide untuk wisatawan domestik maupun mancanegara.
Satu aturan yang selalu ia pegang: jangan pernah jatuh cinta dengan tamu sendiri.
Sementara itu, Nathan Wijaya adalah fotografer profesional yang bekerja sama dengan sebuah beach club terkenal di Seminyak. Tugasnya sederhana—mengabadikan momen orang lain yang sedang bahagia. Ironisnya, hidupnya sendiri justru terasa membosankan setelah hubungan lima tahunnya kandas tepat sebelum hari pernikahan.
Mereka bertemu karena kesalahan yang sangat sederhana.
Nara Ardiani, 24 tahun, punya dua kehidupan yang sama sibuknya. Hari kerja ia menjadi mahasiswa koas kedokteran yang sedang mengejar cita-cita menjadi dokter. Saat akhir pekan atau libur panjang, ia membantu perusahaan travel milik ayahnya sebagai tour guide untuk wisatawan domestik maupun mancanegara.
Satu aturan yang selalu ia pegang: jangan pernah jatuh cinta dengan tamu sendiri.
Sementara itu, Nathan Wijaya adalah fotografer profesional yang bekerja sama dengan sebuah beach club terkenal di Seminyak. Tugasnya sederhana—mengabadikan momen orang lain yang sedang bahagia. Ironisnya, hidupnya sendiri justru terasa membosankan setelah hubungan lima tahunnya kandas tepat sebelum hari pernikahan.
Mereka bertemu karena kesalahan yang sangat sederhana.
# BAB 2
## Tiga Kali Bertemu Itu Kebetulan. Empat Kali Mulai Mencurigakan.
Biasanya setelah urusan selesai, dua orang asing akan mengucapkan terima kasih, lalu pergi ke arah masing-masing.
Tapi entah kenapa...
Mereka masih berdiri di tempat.
Nathan mengangkat gelasnya.
"By the way..."
"Aku baru tahu ternyata ada manusia yang bisa minum kopi semanis itu."
Nara langsung tertawa.
## Tiga Kali Bertemu Itu Kebetulan. Empat Kali Mulai Mencurigakan.
Biasanya setelah urusan selesai, dua orang asing akan mengucapkan terima kasih, lalu pergi ke arah masing-masing.
Tapi entah kenapa...
Mereka masih berdiri di tempat.
Nathan mengangkat gelasnya.
"By the way..."
"Aku baru tahu ternyata ada manusia yang bisa minum kopi semanis itu."
Nara langsung tertawa.
Kalau ada satu hal yang ingin kusampaikan setelah menulis kisah Nathan dan Nara, mungkin ini: cinta jarang datang dengan cara yang kita rencanakan. Kadang ia bersembunyi di balik secangkir kopi yang tertukar, hujan yang turun di waktu yang salah, atau obrolan receh tentang gula dan flat white. Kita sering mengira semesta bekerja dengan cara yang rumit, padahal mungkin ia hanya sedang menunggu dua orang berhenti overthinking, lalu memberanikan diri berjalan satu langkah lebih dulu. Karena pada akhirnya, bukan kebetulan yang mempertahankan sebuah hubungan, melainkan keberanian untuk tetap tinggal ketika semuanya terasa sederhana.
Dan sebagai penulis... lucunya, aku selalu berhasil memberi tokoh-tokohku akhir yang bahagia, sementara hidupku sendiri belum tentu demikian. Mungkin memang begitu tugas seorang penulis; menyembuhkan hati orang lain lewat cerita, meski diam-diam masih belajar menjahit hatinya sendiri. Tapi justru karena itulah aku percaya, setiap kisah yang berakhir bahagia adalah bentuk doa yang dititipkan pada pembacanya. Siapa tahu, jika belum terjadi di hidupku hari ini, suatu saat nanti semesta akan membalasnya. Sampai saat itu tiba, izinkan Nathan dan Nara menjadi bukti bahwa cinta yang sederhana, tulus, dan datang di waktu yang tepat... akan selalu menemukan jalan pulang.
Nantikan Cerita Ceritaku yang lain ya, sampaikan saja jika ada ide yang kalian punya, nanti kucoba jadikan cerita. Terimakasih sudah membaca.
Dan sebagai penulis... lucunya, aku selalu berhasil memberi tokoh-tokohku akhir yang bahagia, sementara hidupku sendiri belum tentu demikian. Mungkin memang begitu tugas seorang penulis; menyembuhkan hati orang lain lewat cerita, meski diam-diam masih belajar menjahit hatinya sendiri. Tapi justru karena itulah aku percaya, setiap kisah yang berakhir bahagia adalah bentuk doa yang dititipkan pada pembacanya. Siapa tahu, jika belum terjadi di hidupku hari ini, suatu saat nanti semesta akan membalasnya. Sampai saat itu tiba, izinkan Nathan dan Nara menjadi bukti bahwa cinta yang sederhana, tulus, dan datang di waktu yang tepat... akan selalu menemukan jalan pulang.
Nantikan Cerita Ceritaku yang lain ya, sampaikan saja jika ada ide yang kalian punya, nanti kucoba jadikan cerita. Terimakasih sudah membaca.
Cinta Mode Anonim
Aluna dan Bima adalah dua mahasiswa yang selalu bertengkar setiap kali mengerjakan proyek bersama. Namun, tanpa mereka sadari, keduanya justru saling nyaman lewat akun alter: @KucingKrisis dan @ManusiaLoading.
Di dunia nyata mereka saling menyebalkan. Di dunia maya mereka saling curhat, bertukar meme, dan perlahan jatuh cinta. Ketika identitas asli mulai terungkap, Aluna dan Bima harus memilih: tetap bersembunyi di balik username atau berani mencintai tanpa mode anonim.
Aluna dan Bima adalah dua mahasiswa yang selalu bertengkar setiap kali mengerjakan proyek bersama. Namun, tanpa mereka sadari, keduanya justru saling nyaman lewat akun alter: @KucingKrisis dan @ManusiaLoading.
Di dunia nyata mereka saling menyebalkan. Di dunia maya mereka saling curhat, bertukar meme, dan perlahan jatuh cinta. Ketika identitas asli mulai terungkap, Aluna dan Bima harus memilih: tetap bersembunyi di balik username atau berani mencintai tanpa mode anonim.
KAMU, AKU, DAN KOPI YANG SELALU KEBANYAKAN GULA
Sinopsis
BAB 1 Kopi Pertama yang Tidak Sengaja
BAB 2 Tiga Kali Bertemu Itu Kebetulan. Empat Kali Mulai Mencurigakan.
BAB 3 Ubud, Hujan, dan Kamera yang Hampir Tenggelam
BAB 4 Canggu, Ombak, dan Salah Paham yang Mulai Membesar
BAB 5 Titik Terendah, di Antara Rasa Sayang dan Kebingungan
BAB 6 Kamu, Aku, dan Kopi yang Selalu Kebanyakan Gula
Sinopsis
BAB 1 Kopi Pertama yang Tidak Sengaja
BAB 2 Tiga Kali Bertemu Itu Kebetulan. Empat Kali Mulai Mencurigakan.
BAB 3 Ubud, Hujan, dan Kamera yang Hampir Tenggelam
BAB 4 Canggu, Ombak, dan Salah Paham yang Mulai Membesar
BAB 5 Titik Terendah, di Antara Rasa Sayang dan Kebingungan
BAB 6 Kamu, Aku, dan Kopi yang Selalu Kebanyakan Gula
Forwarded from BERITA PRD GROUP
Aku sedang bermain ketika suara pesawat melintas di atas Nagasaki. Aku mendongak, tetapi tak sempat memahami benda yang jatuh dari langit; pukul 11.02, cahaya putih merobek pagi, suara lenyap ditelan ledakan, dan kota yang tadi menjadi rumah berubah menjadi api, debu, serta nama-nama yang tak pernah pulang.
Sejarah bom atom Nagasaki bukan dongeng sederhana tentang pihak baik mengalahkan pihak jahat. Jepang memang membawa kekejaman ke banyak wilayah Asia, tetapi dosa sebuah negara tidak membuat seluruh anak di dalamnya pantas dibakar.
Pada 9 Agustus 1945, manusia membuktikan bahwa kecerdasan dapat melampaui kebijaksanaannya. Kita mampu menciptakan cahaya seterang matahari, tetapi menggunakannya untuk membuat sebuah kota kehilangan pagi.
https://prdgroup.news/sejarah-bom-atom-nagasaki-agustus-1945/
Sejarah bom atom Nagasaki bukan dongeng sederhana tentang pihak baik mengalahkan pihak jahat. Jepang memang membawa kekejaman ke banyak wilayah Asia, tetapi dosa sebuah negara tidak membuat seluruh anak di dalamnya pantas dibakar.
Pada 9 Agustus 1945, manusia membuktikan bahwa kecerdasan dapat melampaui kebijaksanaannya. Kita mampu menciptakan cahaya seterang matahari, tetapi menggunakannya untuk membuat sebuah kota kehilangan pagi.
https://prdgroup.news/sejarah-bom-atom-nagasaki-agustus-1945/
Novel Opium
Photo
kayaknya ga ada yang nungguin kelanjutannya, wkwk
kita sudahi saja sampai disini, mari kita bikin cerita baru saja
kita sudahi saja sampai disini, mari kita bikin cerita baru saja
😭2
guys, otakku lagi membara nih,
aku lagi ada ide mau bikin novel zombie
zombie nya ada di pulau Batam.
Di kepalaku uda kebayang semua, latar belakang cerita, gimana virus itu nyebar, sampai gimana endingnya,
ni masih aku coret coret di notepad
karena bahkan aku uda kebayang, gimana kalo cerita ini jadi film layar lebar,
aku punya storyline kuat, sehingga ga sesimple jamu di film abadi nan jaya
duh, susah amat ga punya tempat curhat, hiks, excited sendiri akunya 😭😭😭
aku lagi ada ide mau bikin novel zombie
zombie nya ada di pulau Batam.
Di kepalaku uda kebayang semua, latar belakang cerita, gimana virus itu nyebar, sampai gimana endingnya,
ni masih aku coret coret di notepad
karena bahkan aku uda kebayang, gimana kalo cerita ini jadi film layar lebar,
aku punya storyline kuat, sehingga ga sesimple jamu di film abadi nan jaya
duh, susah amat ga punya tempat curhat, hiks, excited sendiri akunya 😭😭😭
“Yang paling menakutkan dari kematian bukanlah rasa sakitnya. Yang paling menakutkan adalah betapa sunyinya. Tidak ada yang memberitahumu bahwa kau akan mati. Kau hanya berhenti, seperti jam yang lupa diisi ulang, dan dunia terus berjalan tanpa menyadari detak itu sudah tiada.”
— Diunggah Maira Azmi, 17 Oktober 2025
(BACA SELENGKAPNYA DI KOMENTAR)
— Diunggah Maira Azmi, 17 Oktober 2025
(BACA SELENGKAPNYA DI KOMENTAR)
🔥5❤1👍1