Nasehat Etam
16.1K subscribers
1.61K photos
34 videos
44 files
2.09K links
Menebar Nasihat Bahagia Akhirat
Channel resmi situs nasehatetam.net

📩 Kritik/Masukan : 0812 5422 8165
📍 Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur
Download Telegram
to view and join the conversation
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
📕📚☝🏻 INTI SARI KITAB AQIDAH WASITHIYYAH (BAG. 1)

• SIAPA SYAIKHUL ISLAM IBNU TAIMIYYAH?

“Beliau ialah alim, al-‘Allamah ‘yang sangat paham tentang agamaʼ, Syaikhul Islam, Taqiyyud-Din Ahmad bin Abdil Halim bin Abdis Salam bin Taimiyyah. Beliau lahir di Harran [sekarang masuk wilayah Turki] pada tanggal 10 Rabiʼul Awal tahun 661 H.

Keluarganya lalu berpindah ke Damaskus dan menetap di sana. Beliau ialah ulama besar dan tokoh yang memberikan pencerahan, pejuang di jalan Allah yang sangat populer. Beliau berjihad membela agama Allah dengan akal dan pikiran, dengan ilmu dan jasad. Argumentasi beliau kuat, sehingga tak seorang pun sanggup mematahkannya.

Beliau tidak gentar terhadap celaan para pencela, jika telah terang kebenaran, tanpa ragu beliau menyuarakannya. Karena itulah, muncul beragam ujian dan siksaan dari para pemimpin dan tokoh di masanya, beliau dipenjara beberapa kali, bahkan beliau wafat dalam kondisi masih terpenjara di tahanan Damaskus pada tanggal 20 Syawwal tahun 728 H.”

📔 Syaikh al-‘Utsaimin, Mudzakirah ‘ala al-Aqidah al-Wasithiyyah hlm. 3

-- Hari Ahadi @ Kota Raja
_________________________________________

▶️ Mari ikut berdakwah dengan turut serta membagikan artikel ini, asalkan ikhlas insyaallah dapat pahala.

•••
📡 https://t.me/nasehatetam
🖥 www.nasehatetam.net
✍🏼 Begitu Berbahayanya Musik

🎨 Design : @nasehatetam

📲️ Hanya kirim gambarnya ke teman atau saudara, asal ikhlas insya Allah sudah dapat pahala.
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Nasehat Etam
📕📚📑 PANDUAN AMALAN DARI HADITS-HADITS PILIHAN (BAG.12) ✍🏼 Kitab al-Adzkar wa al-Adab (Karya Syaikh Abdul Muhsin al-Qasim) 📚 Serial: Bab Shalat || Doa Masuk dan Keluar Masjid ____ Nabi Muhammad ﷺ bersabda, إِذَا دَخَلَ أَحَدُكُمْ الْمَسْجِدَ فَلْيَقُلْ…
📕📚📑 PANDUAN AMALAN DARI HADITS-HADITS PILIHAN (BAG.13)

✍🏼 Kitab al-Adzkar wa al-Adab (Karya Syaikh Abdul Muhsin al-Qasim)
📚 Serial: Bab Shalat || Pilihan Doa Istiftah
____

١ - كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا افْتَتَحَ الصَّلاةَ قَالَ: سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ وَتَبَارَكَ اسْمُكَ وَتَعَالَى جَدُّكَ وَلَا إِلـٰهَ غَيْرُكَ

1 - “Ketika mengawali shalat, Nabi Muhammad ﷺ membaca,

subhaanakallaahumma wa bihamdika, wa tabaarokas-muka, wa ta‘aala jadduka, wa laa ilaaha ghoiruka

(Maha Suci Engkau ya Allah, aku memuji-Mu, Maha Berkah akan nama-Mu, Maha Tinggi kekayaan dan kebesaran-Mu, tiada Ilah yang berhak disembah selain Engkau).”

H.R. Abu Dawud [775].

٢ - قَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ: كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا كَبَّرَ فِي الصَّلَاةِ سَكَتَ هُنَيَّةً قَبْلَ أَنْ يَقْرَأَ، فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ بِأَبِي أَنْتَ وَأُمِّي أَرَأَيْتَ سُكُوتَكَ بَيْنَ التَّكْبِيرِ وَالْقِرَاءَةِ، مَا تَقُولُ؟ قَالَ: أَقُولُ اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنْ خَطَايَايَ كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنْ الدَّنَسِ اللَّهُمَّ اغْسِلْنِي مِنْ خَطَايَايَ بِالثَّلْجِ وَالْمَاءِ وَالْبَرَدِ

2 - Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata, “Apabila Nabi Muhammad ﷺ bertakbir memulai shalat, maka beliau diam sejenak sebelum membaca al-Fatihah, lalu aku bertanya, ‘Wahai Rasulullah, demi ayah dan ibuku, apa yang engkau baca ketika diam antara takbir dan membaca al-Fatihah?ʼ beliau menjawab,

Aku membaca, ‘Allaahumma baa‘id bainii wa baina khothooyaaya kamaa baa-‘adta bainal-Masyriqi wal-Maghrib, Allaahumma naqqini min khothooyaaya kamaa yunaqqots-Tsaubul abyadhu minad-Danas. Allaahummagh-Sil-ni min khothooyaaya bits-Tsalji wal-Maa-i wal-Barodiʼ

(Ya Allah, jauhkanlah antara aku dan kesalahanku sebagaimana Engkau jauhkan antara timur dan barat, Ya Allah, bersihkanlah aku dari kesalahanku sebagaimana baju putih dibersihkan dari kotoran, Ya Allah, cucilah aku dari kesalahanku dengan es, air, dan embun).”

Muttafaqun ‘alaihi [H.R. Al-Bukhari (744) dan Muslim (598)].
_________________________________________
• Ada lebih dari lima pilihan doa istiftah dari riwayat-riwayat yang shahih. Pembaca bisa melihatnya di buku “Hishnul Muslim” karya Syaikh Sa‘id al-Qahthani rahimahullah.

• Penulis -Syaikh Abdul Muhsin al-Qasim- mencukupkan dengan dua lafazh di atas, sebab buku yang beliau susun memang dibuat ringkas sebagai pedoman bagi yang baru belajar agama.

• Doa istiftah di no. 1 (( سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ وَتَبَارَكَ اسْمُكَ وَتَعَالَى جَدُّكَ وَلَا إِلـٰهَ غَيْرُكَ )) dinilai oleh sebagian ulama -seperti Imam Ahmad- sebagai istiftah yang paling baik. Ibnul Qayyim rahimahullah [Zadul Ma‘ad, 1/198] menjelaskan sepuluh sisi yang menunjukkan kelebihannya, di antaranya:

- Umar bin Khatthab radhiyallahu ‘anhu mengeraskan bacaan istiftah ini dalam rangka mengajarkannya kepada para sahabat pada shalat fardhu.
- Istiftah ini tersusun dari kalimat-kalimat termulia setelah Al-Qurʼan. Yaitu tasbih, tahmid, dan tahlil (Maha Suci Engkau ya Allah, aku memuji-Mu, Maha Berkah akan nama-Mu, Maha Tinggi kekayaan dan kebesaran-Mu, tiada Ilah yang berhak disembah selain Engkau), ditambah dengan takbir saat melakukan takbiratul ihram.

• Beberapa hukum fikih terkait doa istiftah:¹

- Dianjurkan membaca seluruh doa istiftah yang telah dihafal. Dalam satu shalat ia membaca satu jenis doa istiftah, lalu di shalat yang lain membaca jenis istiftah yang lain, dan seterusnya. Ini madzhab Ahlul Hadits.
- Yang sesuai sunnah ialah mencukupkan dengan satu doa istiftah untuk satu shalat yang dilaksanakan, tidak menggabungkan beberapa doa istiftah.
- Doa istiftah hukumnya sunnah. Konsekuensinya:

(A) Jika seseorang langsung membaca surah dan terlewatkan istiftah karena lupa, maka tidak perlu kembali untuk membaca istiftah. Sebab hukumnya sunnah dan waktunya telah lewat.
Nasehat Etam
📕📚📑 PANDUAN AMALAN DARI HADITS-HADITS PILIHAN (BAG.12) ✍🏼 Kitab al-Adzkar wa al-Adab (Karya Syaikh Abdul Muhsin al-Qasim) 📚 Serial: Bab Shalat || Doa Masuk dan Keluar Masjid ____ Nabi Muhammad ﷺ bersabda, إِذَا دَخَلَ أَحَدُكُمْ الْمَسْجِدَ فَلْيَقُلْ…
(B) Jika masbuk datang ketika imam sudah membaca surah, maka ia langsung membaca al-Fatihah. Karena mendengarkan bacaan imam hukumnya wajib, sedangkan doa istiftah sunnah. Al-Fatihah tetap dibaca karena rukun shalat.

¹ Lihat: Tashil al-Fiqhi al-Jamiʼ li Masaʼil al-Fiqhi al-Qadimah wa al-Mu‘ashirah, 2/238-243.

-- Jalur Masjid Agung @ Kota Raja
-- Hari Ahadi, Ta'liq kitab al-Adab wa al-Adzkar
_________________________________________

▶️ Mari ikut berdakwah dengan turut serta membagikan artikel ini, asalkan ikhlas insyaallah dapat pahala.

•••
📡 https://t.me/nasehatetam
🖥 www.nasehatetam.net
Nasehat Etam
📕📚☝🏻 INTI SARI KITAB AQIDAH WASITHIYYAH (BAG. 1) • SIAPA SYAIKHUL ISLAM IBNU TAIMIYYAH? “Beliau ialah alim, al-‘Allamah ‘yang sangat paham tentang agamaʼ, Syaikhul Islam, Taqiyyud-Din Ahmad bin Abdil Halim bin Abdis Salam bin Taimiyyah. Beliau lahir di Harran…
📕📚☝🏻 INTI SARI KITAB AQIDAH WASITHIYYAH (BAG. 2)

• Lebih Dekat Mengenal Kitab al-Aqidah al-Wasithiyyah

“Al-Aqidah al-Wasithiyyah ialah kitab ringkas yang menghimpun aqidah Ahlussunnah Wal Jamaah seputar nama-nama dan sifat-sifat Allah; tentang iman kepada Allah dan hari akhir; dan yang terkait hal-hal tersebut, seputar sikap dan perbuatan Ahlussunnah.

Sebab ditulisnya kitab ini ialah saat salah satu qadhi di Wasith [sekarang masuk wilayah Irak] mengadu kepada Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah tentang banyaknya bid‘ah dan kesesatan di tengah manusia.

Sehingga ia meminta kepada beliau untuk menuliskan suatu kitab aqidah ringkas yang menjelaskan tentang jalan Ahlussunnah Wal Jamaah yang terkait dengan nama-nama dan sifat-sifat Allah, dan lain-lain yang akan dijelaskan oleh beliau dalam kitab aqidah ini. Karenanya, kitab ini dinamakan dengan al-Aqidah al-Wasithiyyah.”

📔 Syaikh al-‘Utsaimin, Mudzakirah ‘ala al-Aqidah al-Wasithiyyah hlm. 4

-- Jalur Masjid Agung @ Kota Raja
-- Hari Ahadi, 06 Shafar 1443 / 13 September 2021
_________________________________________

▶️ Mari ikut berdakwah dengan turut serta membagikan artikel ini, asalkan ikhlas insyaallah dapat pahala.

•••
📡 https://t.me/nasehatetam
🖥 www.nasehatetam.net
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
🌼🏘️ PETUAH RUMAH TANGGA (BAG. 1)

• Saling Mendukung untuk Selalu Taat Kepada Allah¹

Kehidupan yang baik, rumah tangga bahagia, suasana yang menenangkan; seluruhnya berasal dari Allah. Allah yang memberi dan mengaruniakannya.

مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِّنْ ذَكَرٍ اَوْ اُنْثٰى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهٗ حَيٰوةً طَيِّبَةًۚ

“Barang siapa mengerjakan kebajikan, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka pasti akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik.” (Q.S. An-Nahl: 97)

Mulailah menjadikan rumah lebih makmur dengan ibadah, niscaya Allah beri kehidupan rumah tangga yang indah.

📔 Lihat: Asbab Sa‘adah al-Usrah, hlm. 14-15.

-- Tenis Lapangan @ Kota Raja
-- Hari Ahadi, 07 Shafar 1443 / 14 September 2021
_________________________________________

▶️ Mari ikut berdakwah dengan turut serta membagikan artikel ini, asalkan ikhlas insyaallah dapat pahala.

•••
📡 https://t.me/nasehatetam
🖥 www.nasehatetam.net
✍🏼 Pelajarilah Kebaikan dan Ajarkanlah kepada Manusia

🎨 Design : @nasehatetam

📲️ Hanya kirim gambarnya ke teman atau saudara, asal ikhlas insya Allah sudah dapat pahala.
Nasehat Etam
📕📚☝🏻 INTI SARI KITAB AQIDAH WASITHIYYAH (BAG. 2) • Lebih Dekat Mengenal Kitab al-Aqidah al-Wasithiyyah “Al-Aqidah al-Wasithiyyah ialah kitab ringkas yang menghimpun aqidah Ahlussunnah Wal Jamaah seputar nama-nama dan sifat-sifat Allah; tentang iman kepada…
📕📚☝🏻 INTI SARI KITAB AQIDAH WASITHIYYAH (BAG. 3)

• Siapa Ahlussunnah wal Jamaah?

“Ahlussunnah Wal Jamaah ialah orang-orang yang berjalan di atas jalan Nabi Muhammad ﷺ dan para sahabatnya dalam keyakinan, ucapan, dan perbuatan. Mereka disebut dengan ‘Ahlussunnah Wal Jamaahʼ karena mereka berpegang teguh dengan sunnah dan bersatu di atas sunnah.”

📔 Syaikh al-‘Utsaimin, Mudzakirah ‘ala al-Aqidah al-Wasithiyyah hlm. 4

-- Jalur Masjid Agung @ Kota Raja
-- Hari Ahadi, 05 Shafar 1443 / 12 September 2021
_________________________________________

▶️ Mari ikut berdakwah dengan turut serta membagikan artikel ini, asalkan ikhlas insyaallah dapat pahala.

•••
📡 https://t.me/nasehatetam
🖥 www.nasehatetam.net
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Nasehat Etam
🌼🏘️ PETUAH RUMAH TANGGA (BAG. 1) • Saling Mendukung untuk Selalu Taat Kepada Allah¹ Kehidupan yang baik, rumah tangga bahagia, suasana yang menenangkan; seluruhnya berasal dari Allah. Allah yang memberi dan mengaruniakannya. مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِّنْ…
🌼🏘️ PETUAH RUMAH TANGGA (BAG. 2)

• Ingatkan Pasangan Agar Rutin Berzikir

Dengan zikir, hati-hati akan merasa tenang. Jika para penghuni rumah lekat dengan zikir, maka suasana rumah pun akan nyaman.

اَلَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَىِٕنُّ الْقُلُوْبُ ۗ  

“Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.” (Q.S. Ar-Raʼd: 28)

Zikir dengan pengertian yang luas; seperti membaca Al-Qurʼan, zikir setelah shalat fardhu, zikir pagi dan sore, zikir sebelum tidur, dan zikir-zikir lain secara umum.

Yang terpenting, zikir lisan yang beriring penghayatan. Ibnul Qayyim rahimahullah berkata,

وَأَفْضَلُ الذِّكْرِ وَأَنْفَعُهُ مَا وَاطَأَ فِيهِ الْقَلْبُ اللِّسَانَ، وَكَانَ مِن الأَذْكَارِ النَّبَوِيَّةِ، وَشَهِدَ الذَّاكِرُ مَعَانِيَهُ وَمَقَاصِدَهُ

“Zikir yang paling utama dan bermanfaat ialah [1] ketika hati turut berzikir bersama lisan, [2] zikirnya diajarkan oleh Nabi, [3] dan ia memahami makna dan inti zikir tersebut.” (Al-Fawaʼid, hlm. 250)

Satu lagi, saat mengingatkan atau mengajak pasangan untuk beribadah harus dengan kelembutan. Karena kelembutan akan membuat ajakan kita terlihat semakin indah. Sehingga, akan lebih mudah diterima, bi idznillah. Betapa banyak penolakan yang terjadi dikarenakan kurang baiknya cara menyampaikan.

FAEDAH: Zikir Penghilang Kesedihan

مَنْ أَصَابَهُ هَمٌّ أوْ غَمٌّ، أوْ سُقْمٌ، أَوْ شِدَّةٌ، فَقَالَ: اللَّهُ رَبِّي، لَا شَرِيكَ لَهُ، كَشَفَ ذلِكَ عَنْهُ

“Siapa saja yang mengalami kegelisahan atau kesedihan, penyakit maupun kesempitan, lalu mengucapkan ‘Allaahu Robbi laa syariikalah (Allah adalah Rabb-ku, tiada sekutu bagi-Nya)ʼ, niscaya Allah akan menghilangkan segala deritanya.”¹

“Allaahu Robbi laa syariikalah (Allah adalah Rabb-ku, tiada sekutu bagi-Nya)”, kalimat ringkas ini berpengaruh besar bagi orang yang percaya kepada Allah dan yakin bahwa Dia kuasa melakukan segala sesuatu;² termasuk menyelesaikan segala masalahannya.

Hanya kepada Allah kita memohon petunjuk.

¹ HASAN (Shahih al-Jamiʼ, 6040) H.R. Ahmad (27082), ath-Thabrani (Al-Kabir, 396).
² Lihat: At-Tanwir Syarhu al-Jamiʼ ash-Shaghir, 10/107.

-- SB —9 @ Persinggahan
-- Hari Ahadi, 08 Shafar 1443 / 15 September 2021
_________________________________________

▶️ Mari ikut berdakwah dengan turut serta membagikan artikel ini, asalkan ikhlas insyaallah dapat pahala.

•••
📡 https://t.me/nasehatetam
🖥 www.nasehatetam.net
✍🏼 Jika kamu terkena suatu musibah

🎨 Design : @nasehatetam

📲️ Hanya kirim gambarnya ke teman atau saudara, asal ikhlas insya Allah sudah dapat pahala.
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Nasehat Etam
📕📚☝🏻 INTI SARI KITAB AQIDAH WASITHIYYAH (BAG. 3) • Siapa Ahlussunnah wal Jamaah? “Ahlussunnah Wal Jamaah ialah orang-orang yang berjalan di atas jalan Nabi Muhammad ﷺ dan para sahabatnya dalam keyakinan, ucapan, dan perbuatan. Mereka disebut dengan ‘Ahlussunnah…
📕📚☝🏻 INTI SARI KITAB AQIDAH WASITHIYYAH (BAG. 4)

• Pokok Keyakinan Ahlussunnah wal Jamaah

“Prinsip keyakinan Ahlussunnah ialah beriman kepada Allah, para malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, para rasul-Nya, hari akhir, dan beriman kepada takdir yang baik dan yang buruk.

• Beriman kepada Allah artinya:
- meyakini keberadaan-Nya;
- rububiyah-Nya [bahwa Dia yang mencipta, mengatur alam semesta, memberi rezeki];
- uluhiyah-Nya [bahwa hanya Dia yang berhak disembah];
- serta nama-nama dan sifat-sifat-Nya.

• Beriman kepada para malaikat artinya meyakini:
- bahwa mereka ada;
- membenarkan nama-nama mereka yang diketahui, seperti Jibril;
- beriman dengan sifat-sifat mereka yang sampai kepada kita, seperti sifat Jibril [yang memiliki 600 sayap, —pent];
- beriman dengan amalan dan tugas mereka, seperti Jibril yang tugasnya menurunkan wahyu, dan Malik yang bertugas menjaga neraka.

• Beriman dengan kitab-kitab-Nya artinya:
- meyakini bahwa kitab-kitab tersebut berasal dari Allah;
- mempercayai semua berita yang ada di dalamnya;
- mengimani nama-namanya yang sampai kepada kita, seperti Taurat, sedangkan nama-nama kitab suci yang tidak diketahui, maka kita beriman secara global;
- dan menjalankan segala hukumnya yang belum dihapuskan.

• Beriman kepada para rasul artinya:
- Meyakini kejujuran mereka dalam menyampaikan ajaran dari Allah;
- mempercayai nama-nama mereka yang diterangkan (kepada kita), sedangkan nama-nama mereka yang tidak diketahui, maka kita beriman secara global;
- membenarkan segala yang mereka kabarkan;
- dan mengamalkan seluruh syariat mereka yang yang tidak dihapuskan. Seluruh syariat rasul terdahulu telah dihapuskan dan diganti dengan syariat Nabi Muhammad ﷺ.

• Beriman dengan adanya hari akhir artinya meyakini seluruh peristiwa setelah kematian yang dikabarkan oleh Nabi Muhammad ﷺ benar-benar terjadi.

• Beriman dengan takdir artinya meyakini bahwa segala peristiwa yang terjadi telah ditetapkan dan ditakdirkan oleh Allah.”

📔 Syaikh al-‘Utsaimin, Mudzakirah ‘ala al-Aqidah al-Wasithiyyah hlm. 4-6

-- Jalur Masjid Agung @ Kota Raja
-- Hari Ahadi, 09 Shafar 1443 / 15 September 2021
_________________________________________

▶️ Mari ikut berdakwah dengan turut serta membagikan artikel ini, asalkan ikhlas insyaallah dapat pahala.

•••
📡 https://t.me/nasehatetam
🖥 www.nasehatetam.net
✍🏼 Penyakit Orang Berilmu dan Ahli Ibadah

🎨 Design : @nasehatetam

📲️ Hanya kirim gambarnya ke teman atau saudara, asal ikhlas insya Allah sudah dapat pahala.
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
💨 Banyak terjadi, orang yang baru saja memasuki shalat namun hatinya sudah berkelana ke mana-mana. Anehnya, ia tidak memikirkan hal tersebut sebelum mengerjakan shalat. Lebih aneh lagi, kebanyakan yang dipikirkan ketika shalat adalah hal-hal yang tidak bermanfaat....

🌪 Berbagai lintasan pikiran dalam shalat sungguh merupakan penyakit kronis yang merajalela. Penyakit ini bukan hanya menimpa orang biasa, bahkan terjadi pula pada kalangan khusus, sekalipun orang ‘alim dan ahli ibadah. Kecuali bagi mereka yang Allah selamatkan dari penyakit kronis ini.

💉 Akan tetapi, walhamdulillah, tiap penyakit ada obatnya.

[Kutipan bebas dari perkataan al-‘Allamah Muhammad al-‘Utsaimin dalam adh-Dhiya al-Lami, 2/399)
_____________
⁉️ Apakah Anda juga merasakan hal tersebut? Semoga Allah memberi taufik dan karunia berupa kekhusyukan kepada kita.

💫 Nah, temukan kiat-kiat untuk terhindar dari penyakit di atas dalam buku terbitan Nasehat Etam:

••{ MENITI JALAN 'TUK MERAIH KEKHUSYUKAN }••

Bingkisan Istimewa bagi yang Merindukan Nikmatnya Munajat dalam Shalat
[Terjemah Kitab al-Khusyu’ fish-Shalah]
Plus: Kisah Kekhusyukan Para Ulama

Penerjemah: Ustadz Hari Ahadi حفظه الله

💯 HET.: IDR 20.000
✂️ Fasilitas: Diskon menarik

📲 Langsung chat order saja yuk:
wa.me/62857-1909-9500
wa.me/62851-5645-1845

🍃 Barakallahu fiikum jamii‘an.

📝 Ralat gambar iklan:
Emboss => Spot UV

📡 📡 Buku-buku Ahlussunnah lainnya:
https://t.me/toko_penahikmah
✍🏼 PERTEMANAN
.
🎨 Design : @nasehatetam
.
📲️ Hanya kirim gambarnya ke teman atau saudara, asal ikhlas insya Allah sudah dapat pahala.