https://t.me/multiversgrame/437441
Bukannya kamu ma yang sebelah?
Bukannya kamu ma yang sebelah?
Telegram
𝑭𝒓𝒆𝒚𝒂 in Multivers de télégramme
@tuvwxyzana
https://t.me/multiversgrame/437454
Yang bener mana, udah bersuami, ma yang sebelah apa ma @blackbearbrand?
Kok banyak 😱
Yang bener mana, udah bersuami, ma yang sebelah apa ma @blackbearbrand?
Kok banyak 😱
Telegram
𝑭𝒓𝒆𝒚𝒂 in Multivers de télégramme
oiya bru inget. ak udh bersuami
https://t.me/multiversgrame/437462
Alhamdulillah, udah 5 ya? Kurang 6 lagi biar jadi tim sepakbola ma Arhan.
Alhamdulillah, udah 5 ya? Kurang 6 lagi biar jadi tim sepakbola ma Arhan.
Telegram
𝑭𝒓𝒆𝒚𝒂 in Multivers de télégramme
udah bersuami kakkk
Menfess Multivers pinned «mau menfess? mau confess? mau curhat? mau ngomel? mau cerita? mau tantrum? mau apapun itu boleh. kirim ke @menfessmulti_bot kalau sepi aku tinggal ajh»
Pada akhirnya kami berdua buta, dia tidak melihat ak dan ak tidak melihat selain dia.
Dari : Aku yang belum bisa pahami maumu sepenuhnya
Untuk : Kamu yang sering salah paham sama aku
Jadi gimana? Ini kita beneran selesai gini aja?
Untuk : Kamu yang sering salah paham sama aku
Jadi gimana? Ini kita beneran selesai gini aja?
Seburuk apapun halaman sebelumnya, langkahmu tetaplah ke arah masa depan.
Tugasmu hanya satu yaitu menjadi lebih baik, bukan kembali seperti dulu.
Selama nafas masih berhembus, maka kesempatan menjadi lebih baik terbuka lebar.
Tugasmu hanya satu yaitu menjadi lebih baik, bukan kembali seperti dulu.
Selama nafas masih berhembus, maka kesempatan menjadi lebih baik terbuka lebar.
❤1
Kita tidak sepenuhnya asing.
Kita hanya memilih untuk berhenti berkabar.
Berhenti untuk berbagi cerita.
Kenyataannya, aku masih melihatmu. Aku masih memantaumu dari kejauhan.
Bagiku, mengetahui kau baik-baik saja itu sudah cukup.
"Oh, dia sedang ini..."
"Oh, dia lagi berbahagia..."
Sungguh, semua itu benar-benar cukup.
Untukmu, doa-doa baikku melangit. Sampai bertemu lagi di takdir-takdir yang lain.
Jaga dirimu, semestaku.
Kita hanya memilih untuk berhenti berkabar.
Berhenti untuk berbagi cerita.
Kenyataannya, aku masih melihatmu. Aku masih memantaumu dari kejauhan.
Bagiku, mengetahui kau baik-baik saja itu sudah cukup.
"Oh, dia sedang ini..."
"Oh, dia lagi berbahagia..."
Sungguh, semua itu benar-benar cukup.
Untukmu, doa-doa baikku melangit. Sampai bertemu lagi di takdir-takdir yang lain.
Jaga dirimu, semestaku.