BERILMU DENGAN BUKU
63 subscribers
738 photos
27 videos
20 files
532 links
Channel edukasi seputar Aqidah, Ibadah, Muamalah, Pengembangan diri dan Keluarga, Bisnis, Marketing dan Rekomendasi Buku
Download Telegram
*BISNIS LESTARI, PAHALA PUN TERUS MENGALIR*


Ada seorang pengusaha sukses beromzet milyaran. Operasional rumahtangganya bahkan berbilang ratusan juta per bulan. Dan sang istri terbiasa hidup dengan high style ala wanita sosialita.

Dan sampailah waktunya, sang suami wafat, bisnis tutup, tak ada regenerasi, karena memang tidak dipersiapkan untuk bisnis setelah kematian. Tak ada tongkat estafet pelanjut bisnis.

Sang istri kelimpungan, tak siap merubah gaya hidup, pemasukan hanya dari tabungan, yang terkuras hari demi hari dan semua harta peninggalan dikuasai istri, sang anak pun tak berdaya, apalagi ahli waris lain di luar keluarga inti.

Sang istri stress, anak kehilangan hak warisnya dari ayah mereka, bisnis tutup bersamaan dengan wafatnya pemilik bisnis.

Ini kisah nyata, dengan modifikasi narasi.

Apakah setiap bisnis akan berakhir seiring dengan kematian pemiliknya? bagaimana dengan bisnis anda, saya dan kita semua?

Minimal seorang pebisnis jauh-jauh hari sudah memiliki perencanaan bisnis selepas kematiannya, setidaknya ditinjau dari dua hal:
1) Keberlangsungan bisnisnya
2) Terdistribusinya harta peninggalannya kepada yang berhak, yaitu para ahli warisnya. Bagi pengusaha muslim, tentunya wajib membaginya sesuai hukum waris Islam.

Untuk poin No. 2 lah, *al-Wahdah Konselor Keluarga* hadir, membersamai para pebisnis yang tidak ingin ahli warisnya terpecah, atau terhalangi haknya karena ada sengketa atau dikuasainya harta peninggalan oleh salah satu ahli waris. Jangan menunggu terjadi, rencanakan sekarang juga.

Yuk, diskusikan bersama kami:

Al-Wahdah
Konselor Keluarga
๐Ÿ“ž0852-1810-4997
๐Ÿ“Ž DOA MOHON BIMBINGAN AGAR TIDAK SALAH DALAM MEMINTA.
.
ุฑูŽุจู‘ู ุฅูู†ู‘ููŠู’ ุฃูŽุนููˆู’ุฐู ุจููƒูŽ ุฃูŽู†ู’ ุฃูŽุณู’ุฃูŽู„ูŽูƒูŽ ู…ูŽุง ู„ูŽูŠู’ุณูŽ ู„ููŠู’ ุจูู‡ู ุนูู„ู’ู…ูŒ ูˆูŽุฅูู„ู‘ูŽุง ุชูŽุบู’ููุฑู’ ู„ููŠู’ ูˆูŽุชูŽุฑู’ุญูŽู…ู’ู†ููŠู’ ุฃูŽูƒูู†ู’ ู…ูู‘ู†ูŽ ุงู„ู’ุฎูŽุงุณูุฑููŠู’ู†ูŽ
.
โ€œSesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari memohon kepada-Mu sesuatu yang aku tiada mengetahui (hakekat)-nya. Dan sekiranya Engkau tidak memberi ampun kepadaku, dan (tidak) menaruh belas kasihan kepadaku, niscaya aku termasuk orang-orang yang merugiโ€ (Qs. Hud: 47)
.
.
โžก Ingin mencetak Poster diatas? Yuk download versi high resolution: https://shahihfiqih.com/81op
.
.
__
.
๐ŸŒ Web
| shahihfiqih.com.
๐Ÿ–ฅ Youtube : youtube.com/shahihfiqih.
๐ŸŒ Telegram : t.me/shahihfiqih
๐Ÿ“ฑ Instagram : Instagram.com/ShahihFiqih .
๐Ÿ“บ Twitter : twitter.com/shahihfiqih.
๐Ÿ’ป Facebook : facebook.com/shahihfiqih.
HAJI PERJUANGAN

.
Saya namakan haji perjuangan sebagai pengganti melaksanakan haji dengan visa Ziarah karena tahun ini kondisinya sangat jauh berbeda dengan tahun kemarin. Jika tahun kemarin tidak ada razia, pemeriksaan kartu nusuk, bebas ke harom, dll maka tahun sekarang berbeda 180 derajat. Jadinya seru penuh perjuangan... ๐Ÿ˜๐Ÿ˜Š๐Ÿ™

Terlepas diskusi tentang boleh tidaknya melaksanakan haji dengan visa ziarah atau tidak, yang jelas tahun ini saya melaksanakan haji dengan visa ziarah. Setelah sebelumnya menimbang dan melihat sekian banyak argumentasi dan dalil tentang boleh-tidaknya.

Alhamdulillah saya dan jamaah menjalani proses haji apa adanya. Tidak memalsukan dokumen, membuat IDCard palsu, dll. Apa adanya.

Proses pembuatan visa kami lakukan apa adanya. Saat wawancara pembuatan visa, sebelum petugas nanya-nanya, saya yang memulai banyak nanya.

Obrolan saya awali ketika saat sudah duduk di depan petugas visa, sayup-sayup terdengar musik klasik rock dari radio kecil milik petugas. Saya buka obrolan dengan menanyakan "Suka musik klasik rock ya?" Diapun jawab, "Iya."

Dari sanalah obrolan lain saya lanjutkan. Mulai jam kerjanya. Beban pekerjaan dia yang sampai jam 2 pagi. Pernah ke Saudi atau tidak, dll. Obrolan sangat asik. Hingga akhirnya petugas bilang "Pak biaya pembuatan visanya sekian." Sayapun mengeluarkan amplop dan membayarnya. Dan setelah itu selesai. Saya di beri dokumen untuk pengambilan paspor dan visa. Saya pun keluar ruangan.

Mungkin saya yang banyak bertanya sehingga petugas tidak sempat bertanya ke saya dengan pertanyaan menjebak, "Bapak mau hajian ya?". Alhamdulillah. Saya terhindar dari kebohongan. ๐Ÿ˜๐Ÿซฃ๐Ÿ˜

Demikian juga saat di imigrasi CGK, alhamdulillah tidak ada pertanyaan tentang tujuan mau kemana. Walau ada sedikit drama namun akhirnya lancar semuanya hingga bisa terbang ke Riyad dan lanjut ke Madinah via pesawat. Yang awalnya mau pakai bis dan langsung ke Makkah.

Saat sampai bandara madinah juga mudah. Karena domestik maka tidak ada pemeriksaan imigrasi, dll. Setelah ambil bagasi langsung meluncur ke luar bandara menuju bis dan langsung ke Madinah. Alhamdulillah.

Alhamdulillah, saya dan jamaah di Madinah menempati hotel Front Taiba. Bintang 5 deretan depan. Turun langsung pelataran Masjid Nabawi.

Selama 4 hari di Madinah dioptimalkan betul untuk ibadah, ziyarah baqi, napak tilas, city tour dan ke Raudhoh. Alhamdulillah semua tercapai.

Setelah 4 hari bergeser ke Makkah. Memang pakai bis. Rombongan besar ada 12 bis. 10 bis lolos. Yang 2 bis ke tahan di Jeddah. Rombongan bisa saya alhamdulillah lolos. Di setiap pemberhentian dan cek point polisi lancar semua. Polisi tidak masuk dan naik ke bis. Sehingga tidak bertanya-tanya ke kita-kita. Tidak lama setelah di periksa polisi langsung jalan. Begitu seterusnya saat melewati hampir 4 cek point. Alhamdulillah.

Tepat malam, sudah sampai di Makkah. Langsung menuju hotel transit untuk melepas penat sebentar dan bersih diri. Setelah siap, sebelum shubuh berangkat ke Haram untuk melaksanakan Umrah wajib sekaligus pindah hotel disekitar Masjidil Haram.

Alhamdulillah sudah dapat di Makkah Tower. 0 km. Jadi enak dan nyaman. Alhamdulillah, sebelum berangkat dari hotel transit sudah dapat konfirmasi kalau kamar di Makkah Tower sudah ready. Tinggal masuk saja. Sebelum melaksanakan umrah, barang-barang di taruh di kamar terlebih dahulu. Di Makkah Tower booking 3 hari.

Atas pertimbangan kenyamanan dan optimalisaai ibadah maka kami putuskan untuk nambah hari. Rencananya 5 hari lagi. Namun ternyata hanya dapat nambah 2 hari saja. Itupun pindah ke villa hilton. Alhamdulillah. Tidak mengapa. Benar-benar waktu yang ada dioptimalkan untuk ibadah.
Setelah puas di hotel seputar masjidil haram, kami pun bergeser ke hotel transit di area Sisya. Dan alhandulillah tsumma alhamdulillah tidak pernah di razia oleh polisi. Jadi tenang dan nyaman saja. Yang di Razia itu kanan-kiri dan depan-belakang hotel kita. Sekali razia hang di angkut 2 bis. Kisaran 90 orang. Namun agak jauh sedikit dari hotel yang terkena razia hingga 300 orang. Ada 8 bis yang ngangkut. Sekali lagi alhamdulillah hotel tidak pernah kena razia.

Kegiatan dioptimalkan di hotel transit sambil menunggu wukuf di Arofah yang tinggal beberapa hari.

Planning awal kami, saat wukuf di Arofah pakai tenda. Agar lebih optimal dalam ibadah dan doa.

Sayapun melakukan ikhtiyar seoptimalnya. Jauh-jauh sudah mempersiapkan. Menghubungi orang-orang yang terpercaya bisa mengurus Maktab Arofah.

Sepengetahuan saya, maktab saat di Arofah itu ada 2 tipe. Pertama: maktab resmi untuk jamaah haji. Baik untuk orang luar saudi maupun "penduduk" Saudi. Tenda arofah semuanya buat jamaah haji.

Kedua: Tenda maktab lebihan. Kok lebihan? Ya. Karena tendanya berlebih atau yang ngisi kurang jadi di jual.

Konon, contoh kasusnya adalah ketika ada satu syarikah yang dapat tender buat tenda Arofah 10 buah. Dia kemudian membuat 12 buah. Nah, yang 10 buah buat yang resmi. Sedangkan yang 2 buah tenda ini yang kemudian di jual bebas.

Atau konon ada tenda jamaah dari jamaah haji negara mana yang masih ada yang kosong hingga hari-hari terakhir pelaksanaan wukuf Arofah. Maka tenda yang kosong inilah yang kemudian di jual bebas.

Alhamdulillah, saya dan jamaah dapat rizki bisa beli tenda bertasreh dari jamaah LN yang kosong.

Jangan di tanya apakah dapat smart card dan nusuk. Visa ziarah sudah dipastikan tidak dapat smart card dan nusuk. 2 benda itu khusus untuk yang pegang visa haji. Jika ada yang pakai smart card dan kartu nusuk, bisa dipastikan palsu alias bodong.

Walau palsu ternyata banyak juga yang beli. Dah gitu mahal harganya lagi. Awal-awal nembus 1.500 SAR. Tapi terakhir-terakhir di jual 300 SAR saja. ๐Ÿ˜๐Ÿซฃ

Jadi saya dan jamaah tidak dapat smart card dan nusuk. Terus bagaimana cara agar bisa masuk Arofah? Bukannya nanti akan di cek?

Di cek satu persatu orabg jelas tidak mungkin. Jutaan orang yang menuju Arofah. Jika di cek satu-satu maka 3 hari juga tidak selesai. Jadi mustahil di cek satu-satu. Olehnya itu pelaksanaan pengecekan dengan lihat stiker per bis. Setiap bis yang di stiker pintunya dengan stiker khusus maka dia yang boleh masuk Arofah. Namun jika tidak ada stikernya atau stikernya palsu maka akan di tolak masuk.

Saya dan jamaah prosesnya begitu. Ada petugas dari maktab yang datang ke hotel transit bersama bis. Setelah semua masuk maka petigas maktab tersebut mesegel pintu bis dengan stiker. Lalu jalan menuju Arofah.

Karena dikawal langsung oleh petugas maktab dan di segel dengan stiker resmi maka perjalanan bis saya dan jamaah menuju arofah dan masuk tenda maktb berjalan dengan baik.

Alhamdulillah masuk maktab. Dapat tempat tidur, makan, minum dan banyak lagi. Alhamdulillah bisa tenang berdoa dan berdzikir di tenda. Terhindar dari terik matahari yang begitu menyengat.

Menjelang maghrib bergerak ke Musdalifah. Nginap sebentar di sana. Dan selanjutnya lanjut ke Masjidil Haram untuk Thawaf ifadhoh dulu. Baru setelah selesai lempar jumrah aqobah. Tanggal 10 Dzulqa'dah semua selesai. Tinggal mabit di mina dan lempar jumrah di hari tasyri'.

Alhamdulillah, proses pelaksanaan haji saya dan jamaah berjalan lancar. Semua bisa terlaksana dengan baik. Semoga menjadi haji mabrur. Aamiin.

Naaah... Setelah hajian, banyak yang bertanya ke saya, apakah merekomendasikan sahabat dan handai tolan hajian dengan visa ziyarah untuk tahun depan? Saya sangat tidak merekomendasikan. Demikian juga yang disampaikan oleh kawan-kawan yang lain. Baik dia sebagai jamaah ataupun para penyelenggara haji visa ziyarah. Sangat tidak merekomendasikan.
Kenapa? Yang jelas rasa nyaman dan tenang dalam beribadah tidak di dapat. Yang ada rasa khawatir terus menghantui. Jangan-jangan polisi merazia hotel tempat tinggal. Jangan-jangan pqs ke haram di cegat dan di tanya nusuk. Jangan-jangan dan banyak jangan-jangan. Faktanya banyak yang kena razia. Habis itu di bawa ke luar makkah. Dan di tinggal. Walaupun "lucunya" dibiarkan kembali lagi masuk ke Makkah. Cuma mental sudah "down" akibat di gedor pintu kamar oleh polisi dan di giring masu bis yang disediakan polisi untuk di bawa ke luar makkah. Kondisi inilah yang membuat mental jamaah down. Sehingga timbul rasa takut, khawatir, dll.

Walhasil jamaah "dikurung" di kamar hotel masing-masing. Jendela hotel ditutup rapat-rapat. Lampu dimatikan atau dikurangi cahayanya. Intinya redup. AC di ruang-ruang bersama dimatikan. Jadi benar2 menegangkan. Kondisi ini yang semakin membuat rasa jamaah semakin tertekan.

Jamaah pun tidak bisa bebas bolak-balik ke masjidil haram. Karena jalan-jalan menuju Haram diawasi oleh polisi. Polisi sering random checking ke jamaah, apakah pakai nusuk atau tidak.

Dari semua sikon di atas maka saya sangat tidak merekomendasikan hajian dengan visa haji ziarah atau multiple lainnya. Sangat tidak nyaman. Pakai visa haji saja. Bisa daftar haji reguler, ONH plus, furoda dan haji dakhili/ekspatriat.

Walau saya dan jamaah, dalam pelaksanaan hajian kemarin dimudahkan oleh Allah SWT. Namun itu pengecualian. Sebab faktanya banyak yang "bermasalah" daripada yang mulus.

Semoga sahabat semua yang membaca tulisan saya ini dimudahkan dan disegerakan berangkat haji dengan pasangannya. Dicukupkan rizkinya untuk biaya, uang saku dan uang buat yg di rumah saat hajian. Aamiin.


Gus Uwik
*3F PERUSAK WANITA*

3F Food Fun and Fashion yang merusak wanita pada saat ini. Dan wanita sengaja ditarget untuk dirusak, karena tatkala mereka merusak wanita maka mereka merusak sendi-sendi kaum muslimin karena wanita mendominasi secara jumlah dan mendominasi secara sifat.

Maka jumlah mereka lebih banyak dan juga sifat mereka emotional senantiasi mewarnai seluruh hal di medsos atau di media-media yang lain.

Food, makanan, makanan senantiasa dijejali kita dengan hal-hal yang tidak halal, kita mendapatkan banyak hal, kita mendapatkan banyak kasus di mana makanan-makanan yang sudah berlabel halal pun ternyata tidak bisa dipastikan sepenuhnya halal.

Ini menjadi satu masalah, mengapa? Karena kita adalah apa yang kita makan. Rasulullah berpesan kepada kita:
*_Hati-hati dengan makanan bahwa makanan yang masuk ke dalam tubuh kita dari sesuatu yang tidak halal maka akan tumbuh daging-daging yang hanya pantas untuk masuk pada neraka._*

Maka sifat kita dipengaruhi oleh apa yang kita maka. Maka apa yang kita makan Bila itu berbahaya, Bila itu tidak halal maka mempengaruhi ketaatan kita pada Allah SWT. Dan yang paling bertanggungjawab di situ adalah wanita.

Kedua, yang sangat penting sekali adalah *FUN*, kesenangan, hiburan, dan ini dilambangkan biasanya dengan kesenangan ini, hiburan dengan *PACARAN*.

Banyak orang tidak menyadari bahwa pacaran ini adalah bagian dari perusakan secara global, karena ini memghancurkan Masa depan seorang wanita.

Maksiat tidak pernah ringan. Kalau seandainya kita menganggap bahwa maksiat kecil, Lalu kita remehkan maka kita salah, apalagi maksiat besar, mendekati zina, dosa besar seperti pacaran. Ini adalah sesuatu yang sangat serius.

Maka orang-orang menganggap itu penting. Mereka menganggap bahwa ketika mengajak anak-anak kuam muslimin, mengajak wanita-wanita muslimah untuk melakukan sebuah maksiat,mereka menganggap ya dengan sangat serius sekali. Mereka menggarapnya dengan sangat serius sekali.

Kita lihat bagaimana film-dilm memperkenalkan budaya pavaran, bagaimana film-dilm memperkenalkan indahnya, enaknya, nikmatnya ketika kita berasyik masuk, laki-laki dan wanita belum menikah Lalu mereka menjalin hubungan yang tidak halal. Ini yang kemudian dipublikasikan, dipromosikan secara gencar. Begitupun dengan *Fashion*.

Ketiga, *FASHION*, maka ketika mereka berbicara tentang fashion, mereka tidak hanya berbicara pakaian luar saja, karena mereka Tahu persis, cara berpikir seseorang menentukan bagaimana cara dia berpakaian. Sebaliknya cara berpakaian seseorang akan menyetir bagaimana cara dia berpikir. Maka mereka masuk melalui fashion, mereka masuk melalui fun, mereka masuk melalui food, tanpa kita sadari, mereka mulai merusak anak-anak muslim, generasi-generasi muda khususnya muslimah dengan kerusakan yang sangat luarbiasa.

Karena itulah kita harus mengetahui, bagaimana caranya untuk kita menghalangi *FOOD, FUN, FASHION*, bagian dari Ghazwul fikr, untuk masuk ke dalam diri kita, untuk merusak anak-anak dan cucu-cucu kita? Kuncinya cuma satu, *MENGKAJI ISLAM*, (penawar dari semua Ghazwul fikr itu food, dun and Fashion).

Islam berfungsi aebagai imunitas. Kita mampu membedakan yang mana yang boleh kita ambil, yang mana yang tidak boleh kita ambil. Yang mana yang bisa kita sesuaikan, yang mana yang harus ditolak mentah-mentah.

Maka, yuk kita ngaji...


~ _Kyai Felix Siaw_~
Channel photo updated
*Ayah dan Ibu ahli Waris?*


Ya benar, bahkan ayah dan ibu ahli waris yang tidak bisa terhalang/terhijab dalam kondisi apapun. Hanya saja pada kondisi tertentu saham warisnya akan berkurang.

Mari kita baca wasiat ALlah dalam Al-Quran bahwa ayah dan ibu itu adalah ahli waris:

1) Jika yang wafat memiliki anak, maka bagian untuk ayah dan ibunya dari yang wafat adalah:
ูˆูŽู„ูุงูŽุจูŽูˆูŽูŠู’ู‡ู ู„ููƒูู„ู‘ู ูˆูŽุงุญูุฏู ู…ู‘ูู†ู’ู‡ูู…ูŽุง ุงู„ุณู‘ูุฏูุณู ู…ูู…ู‘ูŽุง ุชูŽุฑูŽูƒูŽ ุงูู†ู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ู„ูŽู‡ู— ูˆูŽู„ูŽุฏูŒ
"Dan untuk kedua ibu-bapak, bagian masing-masing seperenam dari harta yang ditinggalkan, jika dia (yang meninggal) mempunyai anak."

2) Jika yang wafat tidak memiliki anak, maka bagian ayah ibu dari yang wafat (masih dalam ayat yang sama):
ููŽุงูู†ู’ ู„ู‘ูŽู…ู’ ูŠูŽูƒูู†ู’ ู„ู‘ูŽู‡ู— ูˆูŽู„ูŽุฏูŒ ูˆู‘ูŽูˆูŽุฑูุซูŽู‡ู—ู“ ุงูŽุจูŽูˆูฐู‡ู ููŽู„ูุงูู…ู‘ูู‡ู ุงู„ุซู‘ูู„ูุซู
"Jika dia (yang meninggal) tidak mempunyai anak dan dia diwarisi oleh kedua ibu-bapaknya (saja), maka ibunya mendapat sepertiga."
Sisa hartanya diberikan kepada ayahnya.

3) Jika hanya ada ibu dan saudara-saudari dari yang wafat, maka bagiannya:
ููŽุงูู†ู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ู„ูŽู‡ู—ู“ ุงูุฎู’ูˆูŽุฉูŒ ููŽู„ูุงูู…ู‘ูู‡ู ุงู„ุณู‘ูุฏูุณู
"Jika dia (yang meninggal) mempunyai beberapa saudara, maka ibunya mendapat seperenam."

Semoga ini menjadi pengetahuan baru bagi yang belum tahu, dan dipraktekkan bagi yang telah mengetahuinya.

Wallahu a'lam Bishowaab

*Al-Wahdah*
_Konselor Keluarga_
KURIKULUM LEVEL #1 - Kelas Ilmu Waris Bersanad
KURIKULUM LEVEL #2, Ilmu Waris Bersanad AlWahdah
KURIKULUM LEVEL #3, Kelas Ilmu Waris Bersanad AlWahdah
Open pre-order buku terbaru:

๐Ÿ“” Yuk, Mengenal 50 Fakta Sains dalam Al-Qur'an dan Hadits

Ayo, ajak si kecil menjelajahi keajaiban sains dalam Al-Qur'an dan Hadits dengan cara yang menyenangkan dan edukatif! Buku ini dipenuhi dengan ilustrasi menarik dan fakta-fakta menakjubkan yang akan memperkaya pengetahuan anak Anda. Segera miliki buku ini untuk menumbuhkan rasa ingin tahu dan kecintaan pada ilmu pengetahuan sejak dini. ๐Ÿ“š๐Ÿ”ฌ

Dengan buku ini, Ananda akan mengetahui bahwa isi Al-Qur'an yang Allah turunkan sejak ribuan tahun yang lalu ternyata berkaitan dengan fenomena alam semesta yang baru diketahui pada zaman modern. Luar biasa.๐Ÿค—

๐Ÿ“Selamat membaca dan semoga berkah!

===== PRE ORDER BUKU โญ๏ธYUK, MENGENAL 50 FAKTA SAINS DALAM AL-QUR'AN DAN HADIS =====
๐Ÿ“ SPESIFIKASI
Ukuran 17 x 25 | Tebal 56 halaman | Ilustrasi Full colour Faceless | Sampul: Softcover ivory 260 gr| Isi HVS 70 gr | Berat 200 gr

๐Ÿ“ HARGA BUKU
Harga Normal: Rp 55.300
Harga Pre Order: Rp39.900

๐Ÿ“ OPEN PRE ORDER
24 Juni - 7 Juli 2024

๐Ÿš› Pengiriman: Insya Allah mulai 17-20 Juli 2024.
Paham Mantik Masih Saja Keliru

Ust Deni Muharamdani, Lc., M.H.
(Dosen Ma'had Aly Habrul Ummah Indonesia)

Seperti sering disebutkan dalam definisi maupun faidah mantik, yakni mengawal pikiran agar tertib mengambil kesimpulan sesuai dengan pola yang ditetapkan (shuroh).

Tidak cukup faham, berpikir tertib dapat terlaksana jika kaidah itu diterapkan saat berpikir, jika tidak, meskipun ia hafal kaidah secara baik tetap saja tidak akan berakhir dengan ketertiban berpikir.

ุฃู„ุฉ ู‚ุงู†ูˆู†ูŠุฉ ุชุนุตู… ู…ุฑุงุนุชู‡ุง ุงู„ุฐู‡ู† ุนู† ุงู„ุฎุทุฃ ููŠ ุงู„ุชููƒูŠุฑ

Karena tidak sedikit ditemukan mereka yang faham kaidah mantik tapi tidak bermantik, tidak tertib menarik kesimpulan, tergesa-gesa.

Ada banyak faktor yang melahirkan kondisi seperti itu, bisa karena belum terbiasa menerapkan dalam berpikir, terbawa hawa nafsu, dalam keadaan marah, lapar berat, ngantuk parah, dll.

Pikiran yang didasarkan pada pola mantik dikatakan shohih atau at-tafkir as-shohih.

Istilah shohih digunakan untuk membedakan dari berpikir benar atau at-tafkir shodiq. Jenis berpikir ini melampaui berpikir shohih, ia adalah berpikir shohih wa ziyadah.

Jika berpikir shohih berhasil memenuhi pola penalaran mantik, sedangkanpun berpikir shodiq ialah berpikir yang selain shohih juga sesuai dengan realitas sebenarnya (shohih cum muthobiq lil waqi').

Dengan ungkapan lain, berpikir shohih benar dalam tata tertib berpikir (shuroh), sedangkan berpikir shodiq benar dalam tata tertib berpikir sekaligus benar materi penyusun pikiran (shuroh wal maadah).

Relasi antara keduanya adalah 'umum khusus min ithlaq. Berpikir shodiq lebih luas dari berpikir shohih, artinya setiap pikiran shodiq pasti shohih, namun tidak setiap berpikir shohih pasti shodiq, jika materi qiyasnya salah.

Faktor materi pembentuklah (maadatul qiyas), seperti ditegaskan Imam Al-Akhdlori dalam khoto'ul burhan,
yang menyebabkan keliru meski sudah tertib berpikir.

ูˆุฎุทุฃ ุงู„ุจุฑู‡ุงู† ุญูŠุซ ูˆุฌุฏุง * ููŠ ู…ุงุฏุฉ ุฃูˆ ุตูˆุฑุฉ ูุงู„ู…ุจุชุฏุฃ

Muqaddimah yang materinya sudah salah, entah muqoddimah shughro ataupun kubro dengan sendirinya kesimpulannya salah.

Dengan demikian, sangat mungkin mereka yang fasih dengan kaidah logika, ketika berpikir dalam ilmu alam atau ilmu sosial menghasilkan kesimpulan yang salah. Bukan karena salah menertibkan pikiran (shuroh), namun salah memilah bahan pikiran (maadah).

Sepertinya tidak ada manusia yang selamanya benar (shodiq) dalam berfikir, manusia mesti benar di satu waktu, keliru di waktu lain.

Manusia yang selalu benar dalam berfikir dapat dikategorikan sebagai khoriqul adah, keluar dari kebiasaan keumuman manusia, seperti yang dialami para nabi dan rasul.


Wallohu a'lam
________
NABI TIDAK PERNAH MENYENTUH TANGAN WANITA YANG BUKAN MAHRAM


ูˆูŽุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ู…ูŽุง ู…ูŽุณู‘ูŽุชู’ ูŠูŽุฏูู‡ู ูŠูŽุฏูŽ ุงู…ู’ุฑูŽุฃูŽุฉู ู‚ูŽุทู‘ู ูููŠ ุงู„ู’ู…ูุจูŽุงูŠูŽุนูŽุฉู ูˆูŽู…ูŽุง ุจูŽุงูŠูŽุนูŽู‡ูู†ู‘ูŽ ุฅูู„ู‘ูŽุง ุจูู‚ูŽูˆู’ู„ูู‡ู

Demi Allah, tangan beliau tidak pernah menyentuh tangan perempuan sama sekali dalam baiat. Beliau tidak membaiat para wanita kecuali dengan perkataan saja.
PERINGATAN NABI TERHADAP MENYENTUH TANGAN WANITA NON HARAM


Rasulullah Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda:

ู„ูุฃูŽู†ู’ ูŠูุทู’ุนูŽู†ูŽ ูููŠู’ ุฑูŽุฃู’ุณู ุฃูŽุญูŽุฏููƒูู…ู’ ุจูู…ูุฎู’ูŠูŽุทู ุฎูŽูŠู’ุฑูŒ ู„ูŽู‡ู ู…ูู†ู’ ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽู…ูŽุณู‘ูŽ ุงู…ู’ุฑูŽุฃูŽุฉู ู„ุงูŽ ุชูŽุญูู„ู‘ู ู„ูŽู‡ู

Tertusuknya kepala salah seorang di antara kalian dengan jarum besi, lebih baik daripadaia menyentuh wanita yang tidak halal baginya.
https://www.facebook.com/share/p/kFW7471i49Ae1Jjy/?mibextid=oFDknk

Saya melihat ada perbedaan standar penggunaan istilah manhaj, antara rekan-rekan salafiyyin, dengan rekan-rekan yang lain.

Istilah "manhaj" yang digunakan kalangan salafi, dan itu pernah juga saya tulis, itu merujuk pada jalan beragama mengikuti Al-Qur'an, As-Sunnah dan Ijma' salaf. Dan cara kita beragama memang harus seperti itu. Jadi, "beda manhaj" yang mereka maksud, berarti orang yang menjalankan agamanya tidak merujuk pada Al-Qur'an dan As-Sunnah, entah ke weda, tripitaka atau konsep-konsep lainnya, serta menyelisihi ijma' salaful ummah.

Boleh dikatakan, arti "beda manhaj" adalah "kelompok bid'ah dan sesat". Jadi, jika mereka bertanya, "Bolehkah belajar dengan ustadz beda manhaj?", artinya: "Bolehkah belajar dengan guru yang sesat?"

Sedangkan kalangan non-salafiyyin, memahami istilah "manhaj" ini secara berbeda. Mereka menyamakan "manhaj" ini dengan "madzhab" atau "afiliasi". Karena itu mereka terheran-heran, "Kok cuma beda manhaj saja, ustadz itu tidak boleh diambil ilmunya?". Maksud mereka, masa cuma karena beda madzhab, afiliasi atau kelompok, langsung tidak bisa diambil ilmunya.

Lalu, yang mana makna yang harus digunakan? Setiap istilah kita kembalikan maknanya ke pihak yang menggunakan istilah tersebut. Istilah "manhaj" itu awalnya digunakan oleh salafiyyin, sedangkan kelompok lain hanya mengikuti. Sehingga makna "manhaj" harus kita pahami, mengikuti yang diinginkan kalangan salafiyyin.

Karena itu, saya merasa aneh, kok ada yang mau dibilang "beda manhaj". Padahal itu berarti, "anda sesat dan menyelisihi Al-Qur'an, As-Sunnah dan ijma'". Selain itu juga, harus dipahami setiap muslim itu manhajnya satu, dan tidak boleh dituduh beda manhaj, kecuali ada bukti jelas bahwa ia telah menyimpang.

Kritik kita kepada non-salafiyyin, jangan mau disebut "beda manhaj", kecuali anda mengakui anda sesat, atau sebaliknya anda yang menganggap dia sesat.

Kritik kita kepada salafiyyin, jangan bermudah-mudahan menyesatkan orang, dengan menyebutnya "beda manhaj", hanya karena beda madzhab, kelompok, afiliasi, atau sekadar beda ustadz yang dijadikan panutan. Menuduh sesat seseorang itu perkara berat.

Wallahu a'lam.

โœ“ M4N
_*Assalaamu'alaikum Warahmatullah Wabarakaatuh*_


Mohon support dan dukungannya, untuk program *Karantina 60 Hari Kader Ulama*, melatih 20 orang pemuda yang da'i untuk dididik dan mendalami bahasa Arab, lisan dan tulisan.

Sebagaimana Umar Bin Khattab mengatakan:
_Pelajarilah Bahasa Arab, karena ia merupakan bagian dari agamamu_.

Target pencapaian program ini adalah peserta lulus 100% dan berhak mengikuti program lanjutan berikutnya, Dauroh Syariah selama 3 bulan di Madinah Al Munawwarah bersama para Masayikh yang berasal dari Universitas Islam Madinah.

Semoga Allah meridhoi kami dan program ini dan dicatat sebagai amal shalih dan juga amal jariyah bagi kita semua, aamiin.

_*Wassalaamu'alaikum Warahmatullah Wabarakaatuh*_

Penyelenggara,


Yayasan Menara Islam Serua Indah (YMISI) - Masjid Alwafa
CP. 0895386894755

=========================
Donasi sekarang:
https://kitabisa.com/campaign/karantinakaderulama
*PROGRAM KARANTINA 60 HARI KADER ULAMA*

_Assalaamu'alaikum Warahmatullah Wabarakaatuh_

Membuka kesempatan untuk para muhsinin, membiayai/memberi beasiswa putra putri generasi muslim pada program *Karantina 60 Hari Kader Ulama*. Ini adalah program spesial dan eksklusif, terbatas hanya untuk 20 orang saja.

Biaya program adalah 10 juta/peserta, biaya meliputi:
1) Biaya program 3 bulan full bahasa Arab
2) Makan 3x/hari
3) Buku panduan dan kaos program
4) Penginapan

Atau

ikut berdonasi pada program *Karantina 60 Hari Kader Ulama*, pada link di bawah ini:
https://kitabisa.com/campaign/karantinakaderulama

Penyelenggara,

Yayasan Menara Islam Serua Indah/YMISI (Masjid Alwafa)

Informasi program:
CP. 085218104997

_Wassalaamu'alaikum Warahmatullah Wabarakaatuh_
GRAND PLAN 2024-2030

1) Memiliki Gedung yang ada masjidnya, sebagai pusat pembelajaran Ilmu syar'i dan Bahasa Arab dan Karantina 60 Hari Bahasa Arab untuk kader ulama
2) Rutin mengadakan program karantina 4x dalam setahun
3) Dauroh Syar'iyyah selama 3 bulan untuk pelajar SMA atau yang sudah lulus namun belum kuliah, ke Madinah bersama para masayikh dari Universitas Islam Madinah
4) Melayani masyarakat muslim untuk persoalan waris dan keluarga