BERILMU DENGAN BUKU
*DOA UNTUK KAUM MUSLIMIN DAN MASJID AL AQSHA* (Syaikh Mishary Rasyid Al Afasy) اللهم أعزّالإسلام والمسلمين وأذلّ الشرك والمشركين ودمّرأعداء الدين واحْمِ حَوْزَةَ الإسلامِ واجْمَعْ كلمة َالمسلمين على الحقِّ يا رب العالمين اللهم ربنا عزَّ جارك وجلّ ثناؤُك وتقدّست…
YouTube
Doa untuk kaum muslimin dan Masjid Al-Aqsha || Syaikh Mishary Rasyid Alafasy
Bismillah kami membuka layanan bagi yang ingin membadalkan umroh/haji bagi sahabat atau orangtua tercinta yang telah meninggal ataupun yang sedang sakit parah/udzur, dengan harga yang sangat terjangkau yang pelaksanaannya SESUAI tuntunan Al-Qur'an dan Sunnah.…
*ALLAH TIDAK PERNAH MENOLAK DOA KITA*
ALhamdulillah, wash sholaatu was salaamu 'ala rasuulillah, 'amma ba'du
Begitu banyak di dalam al-Quran, ayat-ayat yang memotivasi kita untuk berdoa. Allah telah memerintahkan haba-hamba-Nya untuk berdoa dan Allah pun berjanji akan mengabulkan doa hamba-hambaNya yang berdoa, sebagaimana firman-Nya:
*_Dan Tuhanmu berfirman,"Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kukabulkan untuk kalian. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku (enggan berdoa), akan masuk neraka jahannam dalam keadaan hina dina._* (QS. Ghafir:60)
Dalam ayat yang lain:
*_Sesungguhnya Tuhanku, benar-benar Maha Mengabulkan doa_*. (QS. Ibrahim:39)
Dalam sebuah hadits:
*_Tidak ada sesuatupun yang lebih mulia di sisi Allah Ta'ala daripada doa_*
Hadits yang lain:
*_Barangsiapa yang tidak memohon ALlah, maka Allah akan murka kepadanya_*.
Dari beberapa ayat dan hadits di atas, menggambarkan begitu pentingnya doa bagi kita hamba-Nya, bahkan Allah memberi ancaman bagi yang tidak/enggan berdoa kepada-Nya, meskipun sebenarnya Allah tidak butuh, melainkan kitalah yang membutuhkannya.
Namun pertanyaannya, ada sebagian kita yang merasa telah banyak berdoa, namun doa-doa yang terlantun tak kunjung dikabulkan Allah, padahal Allah berjanji, pasti mengabulkan semua doa hamba. Ada apa gerangan?
Ibnul Qayyim rahimahullah, menuliskan ada 13 hal, yang apabila saat berdoa ke 13 hal ini terkumpul seseorang, maka doa tersebut hampir saja tidak tertolak sama sekali. Apa sajakah 13 hal yang disebutkan oleh Imam Ibnul Qayyim tersebut?
(Bersambung pada tulisan 2)
https://www.instagram.com/reel/C6vga9KrOtA/?igsh=ODJ5OGRwMTF5YTlt
ALhamdulillah, wash sholaatu was salaamu 'ala rasuulillah, 'amma ba'du
Begitu banyak di dalam al-Quran, ayat-ayat yang memotivasi kita untuk berdoa. Allah telah memerintahkan haba-hamba-Nya untuk berdoa dan Allah pun berjanji akan mengabulkan doa hamba-hambaNya yang berdoa, sebagaimana firman-Nya:
*_Dan Tuhanmu berfirman,"Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kukabulkan untuk kalian. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku (enggan berdoa), akan masuk neraka jahannam dalam keadaan hina dina._* (QS. Ghafir:60)
Dalam ayat yang lain:
*_Sesungguhnya Tuhanku, benar-benar Maha Mengabulkan doa_*. (QS. Ibrahim:39)
Dalam sebuah hadits:
*_Tidak ada sesuatupun yang lebih mulia di sisi Allah Ta'ala daripada doa_*
Hadits yang lain:
*_Barangsiapa yang tidak memohon ALlah, maka Allah akan murka kepadanya_*.
Dari beberapa ayat dan hadits di atas, menggambarkan begitu pentingnya doa bagi kita hamba-Nya, bahkan Allah memberi ancaman bagi yang tidak/enggan berdoa kepada-Nya, meskipun sebenarnya Allah tidak butuh, melainkan kitalah yang membutuhkannya.
Namun pertanyaannya, ada sebagian kita yang merasa telah banyak berdoa, namun doa-doa yang terlantun tak kunjung dikabulkan Allah, padahal Allah berjanji, pasti mengabulkan semua doa hamba. Ada apa gerangan?
Ibnul Qayyim rahimahullah, menuliskan ada 13 hal, yang apabila saat berdoa ke 13 hal ini terkumpul seseorang, maka doa tersebut hampir saja tidak tertolak sama sekali. Apa sajakah 13 hal yang disebutkan oleh Imam Ibnul Qayyim tersebut?
(Bersambung pada tulisan 2)
https://www.instagram.com/reel/C6vga9KrOtA/?igsh=ODJ5OGRwMTF5YTlt
Bonus Offer dari : Anas Lee
Produk : Luxee
Sales Page : https://a.rootpixel.net/0uQuRszu
Form order : https://a.rootpixel.net/0uQuRszu/form
Kode Kupon : ALWAHDAH
Kursus Ilmu Waris Bersanad, target mutqin dan bisa buka konsultan Waris di daerahnya masing-masing (syarat dan ketentuan berlaku). Minimal bisa menyelesaikan permasalahan waris di keluarganya.
Pembelajaran melalui Video dan Grup Diskusi di WA Grup.
Total ada 10 Video materi di youtube yang bisa di akses kapan saja, berurutan sesuai kitab rujukannya Al-Fawaa'idh fii tash-hiili Masaa-ilil Faraaidh, yaitu:
1. Pengantar Ilmu Waris
2. Macam-macam Warisan
3. Ahli waris 1/2
4. Ahli waris 1/4 dan 1/8
5. Ahli waris 2/3
6. Ahli waris 1/3
7. Ahli waris 1/6
8. Ahli waris 1/6 bagian 2
9. At-ta'shib
10.Al-hajb
Yang mau tanya-tanya dulu, silahkan pm saja, jangan ragu...
Produk : Luxee
Sales Page : https://a.rootpixel.net/0uQuRszu
Form order : https://a.rootpixel.net/0uQuRszu/form
Kode Kupon : ALWAHDAH
Kursus Ilmu Waris Bersanad, target mutqin dan bisa buka konsultan Waris di daerahnya masing-masing (syarat dan ketentuan berlaku). Minimal bisa menyelesaikan permasalahan waris di keluarganya.
Pembelajaran melalui Video dan Grup Diskusi di WA Grup.
Total ada 10 Video materi di youtube yang bisa di akses kapan saja, berurutan sesuai kitab rujukannya Al-Fawaa'idh fii tash-hiili Masaa-ilil Faraaidh, yaitu:
1. Pengantar Ilmu Waris
2. Macam-macam Warisan
3. Ahli waris 1/2
4. Ahli waris 1/4 dan 1/8
5. Ahli waris 2/3
6. Ahli waris 1/3
7. Ahli waris 1/6
8. Ahli waris 1/6 bagian 2
9. At-ta'shib
10.Al-hajb
Yang mau tanya-tanya dulu, silahkan pm saja, jangan ragu...
*Kurangi bebanmu, tambah bekalmu*
( _Pesan Rasulullah kepada Mu'adz Bin Jabbal_ )
Islam adalah agama yang seimbang. Tidak ada satupun perintah atau larangan di dalam Islam, melainkan akan datang pula gantinya sebagai penyeimbang.
Di dalam buku yang berjudul Perkambangan Islam di China, sang penulis, Ibrahim Tian Yin Ma, menuliskan bahwa penemu konsep Yin and Yang adalah seorang muslim, seorang Princess, terinspirasi dari buku THE BOOK OF CHANGE, yang ternyata adalah Alquran.
Nasihat Islam, dimensinya adalah selalu dunia dan akhirat. Dunia adalah kondisi kita secara nyata saat ini berada dan akhirat kondisi masa depan yang semua muslim wajib meyakini keberadaannya, di sinilah kelak nanti semua perbuatan kita harus dipertanggungjawabkan di hadapan Hakim Yang Adil, Allah Subhaananhu Wa Ta'alaa.
Tauhid adalah kunci sukses kehidupan setiap muslim. Dengan Tauhid, tiada lagi sesuatu yang menjadi kesedihan, kesusahan, karena muslim memandang setiap kejadian adalah takdir Allah. Tidak ada satupun kejadian di dunia ini melainkan atas kehendakNya.
Dengan berpatokan pada Tauhid yang benar, maka beban seorang muslim sejatinya tidak akan melebihi kapasitasnya, karena seorang merespon segala sesuatu dengan Tauhid, bukan dengan akal semata apalagi berdasarkan nafsu.
Banyak kasus, kejatuhan seorang anak manusia, disebabkan karena nafsunya memimpin setiap merespon sesuatu. Akalnya tak mampu menghentikan nafsunya, apalagi iman tauhidnya.
Kita mulai kasus kejadian paling kecil, misalnya kemacetan di jalan, saat mobil, motor dan kendaraan lainnya berkumpul bersama di jalanan, yang muncul pertama kali saat merespon dengan nafsu adalah caci maki, klason nyaring berbunyi, berkelahi dengan sesama pengendara lainnya, dan sebagainya.
Kasus sehari-hari di dalam sebuah komplek perumahan, perseteruan kecil yang sering meletup, dari piaraannya yang buang hajat sembarang, mobil yang tidak punya garasi dan parkir sembarangan mengganggu jalan orang lain, pak RT yang menjadi gunjingan masyarakat sehabis shalat, padahal barusan menghadap Allah meminta ampun kepadaNya, memohon keselamatan dan surgaNya, tapi apa yang dilakukannya kemudian? menggunjing tetangganya sendiri. Dan masih banyak lagi kasus-kasus di komplek perumahan yang bahkan bisa lebih hebat dibanding contoh-contoh dalam tulisan ini.
Pernah terjadi gara-gara bersenggolan di jalan, seorang supir taxi menemui ajalnya di tinju oleh seorang PNS, seterunya di jalanan.
Kita ambil kasus yang lebih umum dan biasa menjadi bulan-bulanan massa adalah anggota dewan yang gak tahan menghadapi godaan. Akhir kejadiannya adalah, korupsi, selingkuh, berzina dengan pasangan haram, menerima sogokan dan lain-lain.
Kembali ke kasus umum masyarakat pedagang, tega menjual daging sapi bercampur daging babi hanya karena untungnya lebih besar dibanding berjualan daging sapi saja. Ada yang tega menipu konsumen dengan menjual barang yang rusak, busuk, dicampur dengan bahan-bahan berbahaya hanya karena barangnya terjual cepat.
Inilah beberapa contoh kasus, kejadian-kejadian di dalam kehidupan manusia yang di respon dengan nafsu dan meninggalkan akal sehatnya serta imannya. Sadar atau tidak sadar ini semua menambah bebannya nanti kelak di akhirat, begitu banyak yang harus mereka pertanggungjawabkan ke hadapan makamah akhirat semua perbuatannya.
Maka, nasihat Rasulullah saw sangat relevan sekali dengan kondisi sekarang ini yang kita hadapi. Konflik politik, antara pendukung A dan pendukung B, akhirnya semakin terbakar dan marak dan viral di sosmed. Sadar atau tidak sadar, semua ini menambah beban kita menghadap Allah kelak.
Jadi, gimana donk, masak kita diam saja menghadapi kehidupan ini? Islam gak pernah menyuruh kita diam, setiap kemungkaran harus kita cegah, dengan tangan, dengan perkataan dan dengan hati kita, yang terakhir ini adalah selemah-lemah iman.
Pesan terpenting dari nasihat pagi ini adalah pertama adalah perbaiki Tauhid kita kepada Allah. Ini fundamental yang bisa menyelamatkan kita dari nerakanya.
( _Pesan Rasulullah kepada Mu'adz Bin Jabbal_ )
Islam adalah agama yang seimbang. Tidak ada satupun perintah atau larangan di dalam Islam, melainkan akan datang pula gantinya sebagai penyeimbang.
Di dalam buku yang berjudul Perkambangan Islam di China, sang penulis, Ibrahim Tian Yin Ma, menuliskan bahwa penemu konsep Yin and Yang adalah seorang muslim, seorang Princess, terinspirasi dari buku THE BOOK OF CHANGE, yang ternyata adalah Alquran.
Nasihat Islam, dimensinya adalah selalu dunia dan akhirat. Dunia adalah kondisi kita secara nyata saat ini berada dan akhirat kondisi masa depan yang semua muslim wajib meyakini keberadaannya, di sinilah kelak nanti semua perbuatan kita harus dipertanggungjawabkan di hadapan Hakim Yang Adil, Allah Subhaananhu Wa Ta'alaa.
Tauhid adalah kunci sukses kehidupan setiap muslim. Dengan Tauhid, tiada lagi sesuatu yang menjadi kesedihan, kesusahan, karena muslim memandang setiap kejadian adalah takdir Allah. Tidak ada satupun kejadian di dunia ini melainkan atas kehendakNya.
Dengan berpatokan pada Tauhid yang benar, maka beban seorang muslim sejatinya tidak akan melebihi kapasitasnya, karena seorang merespon segala sesuatu dengan Tauhid, bukan dengan akal semata apalagi berdasarkan nafsu.
Banyak kasus, kejatuhan seorang anak manusia, disebabkan karena nafsunya memimpin setiap merespon sesuatu. Akalnya tak mampu menghentikan nafsunya, apalagi iman tauhidnya.
Kita mulai kasus kejadian paling kecil, misalnya kemacetan di jalan, saat mobil, motor dan kendaraan lainnya berkumpul bersama di jalanan, yang muncul pertama kali saat merespon dengan nafsu adalah caci maki, klason nyaring berbunyi, berkelahi dengan sesama pengendara lainnya, dan sebagainya.
Kasus sehari-hari di dalam sebuah komplek perumahan, perseteruan kecil yang sering meletup, dari piaraannya yang buang hajat sembarang, mobil yang tidak punya garasi dan parkir sembarangan mengganggu jalan orang lain, pak RT yang menjadi gunjingan masyarakat sehabis shalat, padahal barusan menghadap Allah meminta ampun kepadaNya, memohon keselamatan dan surgaNya, tapi apa yang dilakukannya kemudian? menggunjing tetangganya sendiri. Dan masih banyak lagi kasus-kasus di komplek perumahan yang bahkan bisa lebih hebat dibanding contoh-contoh dalam tulisan ini.
Pernah terjadi gara-gara bersenggolan di jalan, seorang supir taxi menemui ajalnya di tinju oleh seorang PNS, seterunya di jalanan.
Kita ambil kasus yang lebih umum dan biasa menjadi bulan-bulanan massa adalah anggota dewan yang gak tahan menghadapi godaan. Akhir kejadiannya adalah, korupsi, selingkuh, berzina dengan pasangan haram, menerima sogokan dan lain-lain.
Kembali ke kasus umum masyarakat pedagang, tega menjual daging sapi bercampur daging babi hanya karena untungnya lebih besar dibanding berjualan daging sapi saja. Ada yang tega menipu konsumen dengan menjual barang yang rusak, busuk, dicampur dengan bahan-bahan berbahaya hanya karena barangnya terjual cepat.
Inilah beberapa contoh kasus, kejadian-kejadian di dalam kehidupan manusia yang di respon dengan nafsu dan meninggalkan akal sehatnya serta imannya. Sadar atau tidak sadar ini semua menambah bebannya nanti kelak di akhirat, begitu banyak yang harus mereka pertanggungjawabkan ke hadapan makamah akhirat semua perbuatannya.
Maka, nasihat Rasulullah saw sangat relevan sekali dengan kondisi sekarang ini yang kita hadapi. Konflik politik, antara pendukung A dan pendukung B, akhirnya semakin terbakar dan marak dan viral di sosmed. Sadar atau tidak sadar, semua ini menambah beban kita menghadap Allah kelak.
Jadi, gimana donk, masak kita diam saja menghadapi kehidupan ini? Islam gak pernah menyuruh kita diam, setiap kemungkaran harus kita cegah, dengan tangan, dengan perkataan dan dengan hati kita, yang terakhir ini adalah selemah-lemah iman.
Pesan terpenting dari nasihat pagi ini adalah pertama adalah perbaiki Tauhid kita kepada Allah. Ini fundamental yang bisa menyelamatkan kita dari nerakanya.
Keduanya, selalu taruh nafsu kita dalam menyelesaikan masalah. Dahulukan akal sehat kita lalu lihat apa perintah Alquran dan teladan Rasulullah saw dalam mengajarkan umatnya. Berpikir panjang sebelum bertindak, gunakan akal dan iman.
Ketiga, jadikan setiap perbuatan kita setiap hari adalah bekal kita untuk akhirat kita. Tanya selalu ke diri, kalau ini aku lakukan apakah menambah beban atau menambah bekal saya? Lakukan dengan disiplin, insyaAllah kita akan selamat menuju surgaNya Allah dengan siap bekal dan sedikit beban.
Ketiga, jadikan setiap perbuatan kita setiap hari adalah bekal kita untuk akhirat kita. Tanya selalu ke diri, kalau ini aku lakukan apakah menambah beban atau menambah bekal saya? Lakukan dengan disiplin, insyaAllah kita akan selamat menuju surgaNya Allah dengan siap bekal dan sedikit beban.
YAHUDI MENGHANCURKAN AKHLAK WANITA
Barat mengalami kehancuran total pada sisi masyarakatnya karena bermula dari kehancuran moral yang menimpa wanitanya. Wanita-wanita Barat hanya dikonsep untuk mendefinisikan arti kepribadian dalam pengertian yang sangat primitif, yakni tidak lain konsep pemenuhan biologis semata. Dosen dan pelacur bisa jadi sama kedudukannya mirip dengan perkataan Sumanto Al Qurtubhy, kader Liberal didikan Kanada yang berujar, “Lho, apa bedanya dosen dengan pelacur? Kalau dosen mencari nafkah dengan kepintarannya, maka pelacur mencari makan dengan tubuhnya.”
Qurthuby hanyalah muqollid (pengikut) dari Sigmund Freud, psikolog kenamaan asal Austria yang membumikan konsep psikoanalisis. Ia mengatakan ketika dorongan seksual sudah menggelora dalam diri pria maupun wanita, maka sudah selayaknya mereka tuntaskan lewat jalan perzinahan, tanpa harus melalui alur pernikahan. Maka itu Freud menuding orang yang senantiasa menjaga akhlaknya rentan terserang gangguan psikologis seperti neurosis.
Kini Freud memang telah mati, namun gagasan itu membekas dalam pribadi orang Barat. Jika anda kerap menyaksikan berita Olahraga, pembawa acara sering memberitakan bahwa salah seorang pemain sepakbola di Inggris telah memiliki anak dari pacarnya, ya pacar dan bukan istri. Karena konsep pernikahan sudah mendebu di benua biru.
Pasca kematian Freud, muncul banyak pengganti yang tidak lebih ekstrem, salah satunya Lawrence Kohlberg. Ia adalah pengusung metode pendidikan Karakter. Metode ini sudah gagal di Barat dan sekarang diimpor ke negeri-negeri muslim, termasuk Indonesia. Wajah pendidikan Karakter terlihat manis. Ia mentitah agar para siswa berperilaku jujur dan memegang komitmen. Namun ia tidak memliki dasar agama, jika seorang remaja memilih untuk hidup tanpa tuhan, tidak menjadi persoalan dalam pendidikan karakter, asal itu dapat dipertanggungjawabkan.
Begitu pula masalah hubungan seks. Bagi Kohlbergian, kita tidak boleh menyalahkan seorang anak perempuan yang hamil di luar nikah, sebab masalah baik atau buruk menjadirelative. Pendidikan Karakter pun tidak boleh menghakiminya, karena anak akan jatuh salah jika ia tidak bisa mempertanggungjawabkan hubungan seksnya. Jadi jika remaja perempuan hamil masih bisa terbebas dari dosa, asal ia siap menjadi ibu. Urusan benar atau salah tergantung tanggung jawab, bukan agama. Maka tak heran, ketika Lawrence Kohlberg lebih memilih bunuh diri dengan menyelam di laut yang dingin pun disambut gembira oleh masyarakat Barat. Alasannya bisa membuat kita sebagai umat muslim tertawa: Kohlberg telah memilih jalan yang memang ia kehendaki.
Kita kembali lagi ke masalah perempuan. Kehidupan Barat yang bebas sejatinya diawali dari kehendak dari kalangan wanita untuk hidup bebas dan meredeka sesukanya. M. Thalib, cendekiawan muslim yang telah menulis puluhan buku tentang pendidikan Islam juga menekankan bagaimana proyek Zionis dibalik wacana pembebasan wanita di Barat. Menurutnya kaum Yahudi memiliki peran kuat dibalik slogan Liberty, Egality dan Fraiternity (kebebasan, persamaan dan persaudaraan) kepada bangsa Perancis.
Hal ini dipropagandakan oleh Zionis dan disebarkan ke penjuru dunia hingga kita bisa merasakan apa yang disebut Hak Asasi Manusia dan Feminisme pada saat ini.
Dalam bukunya, “Pergaulan Bebas, Prostitusi, dan Wanita”, M. Thalib menulis,
“Slogan-slogan inilah yang membuat orang-orang bodoh turut serta mengulang-ulanginya di seluruh penjuru dunia di kemudian hari, tanpa berfikir dan memakai akalnya lagi.”
Mungkin terasa ganjil bagi kita, mengapa Yahudi sebagai bangsa yang pongah begitu takut dengan perempuan? Jawabannya sederhana: membiarkan seorang wanita tumbuh menjadi solihah adalah alamat “kiamat” bagi mereka. Jika seorang ibu yang solehah mengasuh 5 anak muslim di keluarganya untuk tumbuh menjadi generasi mujahid. Kita bisa hitung berapa banyak generasi yang bisa dihasilkan dari 800 juta perempuan muslim saat ini?
Barat mengalami kehancuran total pada sisi masyarakatnya karena bermula dari kehancuran moral yang menimpa wanitanya. Wanita-wanita Barat hanya dikonsep untuk mendefinisikan arti kepribadian dalam pengertian yang sangat primitif, yakni tidak lain konsep pemenuhan biologis semata. Dosen dan pelacur bisa jadi sama kedudukannya mirip dengan perkataan Sumanto Al Qurtubhy, kader Liberal didikan Kanada yang berujar, “Lho, apa bedanya dosen dengan pelacur? Kalau dosen mencari nafkah dengan kepintarannya, maka pelacur mencari makan dengan tubuhnya.”
Qurthuby hanyalah muqollid (pengikut) dari Sigmund Freud, psikolog kenamaan asal Austria yang membumikan konsep psikoanalisis. Ia mengatakan ketika dorongan seksual sudah menggelora dalam diri pria maupun wanita, maka sudah selayaknya mereka tuntaskan lewat jalan perzinahan, tanpa harus melalui alur pernikahan. Maka itu Freud menuding orang yang senantiasa menjaga akhlaknya rentan terserang gangguan psikologis seperti neurosis.
Kini Freud memang telah mati, namun gagasan itu membekas dalam pribadi orang Barat. Jika anda kerap menyaksikan berita Olahraga, pembawa acara sering memberitakan bahwa salah seorang pemain sepakbola di Inggris telah memiliki anak dari pacarnya, ya pacar dan bukan istri. Karena konsep pernikahan sudah mendebu di benua biru.
Pasca kematian Freud, muncul banyak pengganti yang tidak lebih ekstrem, salah satunya Lawrence Kohlberg. Ia adalah pengusung metode pendidikan Karakter. Metode ini sudah gagal di Barat dan sekarang diimpor ke negeri-negeri muslim, termasuk Indonesia. Wajah pendidikan Karakter terlihat manis. Ia mentitah agar para siswa berperilaku jujur dan memegang komitmen. Namun ia tidak memliki dasar agama, jika seorang remaja memilih untuk hidup tanpa tuhan, tidak menjadi persoalan dalam pendidikan karakter, asal itu dapat dipertanggungjawabkan.
Begitu pula masalah hubungan seks. Bagi Kohlbergian, kita tidak boleh menyalahkan seorang anak perempuan yang hamil di luar nikah, sebab masalah baik atau buruk menjadirelative. Pendidikan Karakter pun tidak boleh menghakiminya, karena anak akan jatuh salah jika ia tidak bisa mempertanggungjawabkan hubungan seksnya. Jadi jika remaja perempuan hamil masih bisa terbebas dari dosa, asal ia siap menjadi ibu. Urusan benar atau salah tergantung tanggung jawab, bukan agama. Maka tak heran, ketika Lawrence Kohlberg lebih memilih bunuh diri dengan menyelam di laut yang dingin pun disambut gembira oleh masyarakat Barat. Alasannya bisa membuat kita sebagai umat muslim tertawa: Kohlberg telah memilih jalan yang memang ia kehendaki.
Kita kembali lagi ke masalah perempuan. Kehidupan Barat yang bebas sejatinya diawali dari kehendak dari kalangan wanita untuk hidup bebas dan meredeka sesukanya. M. Thalib, cendekiawan muslim yang telah menulis puluhan buku tentang pendidikan Islam juga menekankan bagaimana proyek Zionis dibalik wacana pembebasan wanita di Barat. Menurutnya kaum Yahudi memiliki peran kuat dibalik slogan Liberty, Egality dan Fraiternity (kebebasan, persamaan dan persaudaraan) kepada bangsa Perancis.
Hal ini dipropagandakan oleh Zionis dan disebarkan ke penjuru dunia hingga kita bisa merasakan apa yang disebut Hak Asasi Manusia dan Feminisme pada saat ini.
Dalam bukunya, “Pergaulan Bebas, Prostitusi, dan Wanita”, M. Thalib menulis,
“Slogan-slogan inilah yang membuat orang-orang bodoh turut serta mengulang-ulanginya di seluruh penjuru dunia di kemudian hari, tanpa berfikir dan memakai akalnya lagi.”
Mungkin terasa ganjil bagi kita, mengapa Yahudi sebagai bangsa yang pongah begitu takut dengan perempuan? Jawabannya sederhana: membiarkan seorang wanita tumbuh menjadi solihah adalah alamat “kiamat” bagi mereka. Jika seorang ibu yang solehah mengasuh 5 anak muslim di keluarganya untuk tumbuh menjadi generasi mujahid. Kita bisa hitung berapa banyak generasi yang bisa dihasilkan dari 800 juta perempuan muslim saat ini?
*Morning Case*
Ada pertanyaan sebagai berikut:
_Saat suami memberikan uangnya kepada istri, apakah uang itu otomatis menjadi milik istri? Atau uang itu tetap milik suami karena status istri adalah wakil dari pemilik?_
*Jawaban*
Islam dibangun atas akad-akad yang jelas, tidak blur/kabur yang dapat menyebabkan ketidakjelasan di masa yang akan datang. Dalil pentingnya sesuatu itu dicatat,diakadkan ada dalam Al-Baqarah ayat 282, AL-Maidah ayat 1, dan hadits-hadits seputar jual beli, yang intinya mewajibkan adanya akad. Ada pembahasan khusus yang panjang tentang akad ini.
Kembali ke pertanyaan di atas, perlu ditanyakan, diperjelas uang yang diberikan ke istri:
1) Apakah hibah buat istri
2) Apakah hanya disuruh pegang
3) Apakah dipinjamkan
Kalau ternyata pemberian suami itu maksudnya adalah poin 1, maka otomatis sebagaimana hukum akuntansi uang suami didebet dan dikreditkan ke istri, artinya uang tersebut 100% jadi milik istri.
Kalau ternyata maksudnya adalah poin 2, maka uang masih milik suami, istri tinggal melapor jika terpakai dan sisanya berapa. Uang 100% masih milik suami.
Kalau ternyata maksud suami adalah meminjamkan ke istri, mungkin istri ingin berbisnis, atau investasi, maka istri wajib mengembalikan uang suami tersebut.
Ada contoh lain, misalnya suami membeli motor atau mobil, atau bahkan rumah, kemudian di atasnamakan istri. Ini perlu diperjelas, apakah suami hanya meminjam nama istri atau maksudnya memang buat istri. Demikian para ulama mengajarkan kepada kita, pentingnya kejelasan diawal.
Banyak hal-hal lain sehari-hari yang memerlukan adanya kejelasan. Misalnya pacaran, ini adalah hubungan yang tidak jelas, biasanya yang sudah bertahun-tahun pacaran, apalagi sudah habis-habisan tubuhnya diserahkan ke pacar, kemudian gak dinikahin pacar, si wanita akan tanya, kapan nikahin saya bang? intinya si wanita minta kejelasan akad. Makanya ulama menyarankan kepada kita, jaga anak-anak kita dari hubungan yang gak jelas, segera nikahkan agar terjaga dari hal-hal haram dan dosa. Karena pernikahanlah satu-satunya jalan halal hubungan laki-laki dan perempuan.
Jadi ikatlah sesuatu yang berpotensi ada masalah di masa depan dengan akad yang jelas. Urusan kepemilikan harta yang tidak jelas akan berdampak pada masalah warisan di masa depan, urusan laki-perempuan yang tidak jelas berdampak pada nasab mereka jika lahir keturunan, masalah hutang piutang yang tidak jelas berdampak pada mangkirnya yang berhutang tidak mau membayar hutang, dan masih banyak kasus-kasus lainnya.
Semoga ALlah senantiasa memberikan kita Taufiq dan Hidayah-Nya untuk selalu berjalan di atas aturan-aturan-Nya dan syariat-Nya yang mulia ini.
_Wallahu a'lam bish-showaab_
Ada pertanyaan sebagai berikut:
_Saat suami memberikan uangnya kepada istri, apakah uang itu otomatis menjadi milik istri? Atau uang itu tetap milik suami karena status istri adalah wakil dari pemilik?_
*Jawaban*
Islam dibangun atas akad-akad yang jelas, tidak blur/kabur yang dapat menyebabkan ketidakjelasan di masa yang akan datang. Dalil pentingnya sesuatu itu dicatat,diakadkan ada dalam Al-Baqarah ayat 282, AL-Maidah ayat 1, dan hadits-hadits seputar jual beli, yang intinya mewajibkan adanya akad. Ada pembahasan khusus yang panjang tentang akad ini.
Kembali ke pertanyaan di atas, perlu ditanyakan, diperjelas uang yang diberikan ke istri:
1) Apakah hibah buat istri
2) Apakah hanya disuruh pegang
3) Apakah dipinjamkan
Kalau ternyata pemberian suami itu maksudnya adalah poin 1, maka otomatis sebagaimana hukum akuntansi uang suami didebet dan dikreditkan ke istri, artinya uang tersebut 100% jadi milik istri.
Kalau ternyata maksudnya adalah poin 2, maka uang masih milik suami, istri tinggal melapor jika terpakai dan sisanya berapa. Uang 100% masih milik suami.
Kalau ternyata maksud suami adalah meminjamkan ke istri, mungkin istri ingin berbisnis, atau investasi, maka istri wajib mengembalikan uang suami tersebut.
Ada contoh lain, misalnya suami membeli motor atau mobil, atau bahkan rumah, kemudian di atasnamakan istri. Ini perlu diperjelas, apakah suami hanya meminjam nama istri atau maksudnya memang buat istri. Demikian para ulama mengajarkan kepada kita, pentingnya kejelasan diawal.
Banyak hal-hal lain sehari-hari yang memerlukan adanya kejelasan. Misalnya pacaran, ini adalah hubungan yang tidak jelas, biasanya yang sudah bertahun-tahun pacaran, apalagi sudah habis-habisan tubuhnya diserahkan ke pacar, kemudian gak dinikahin pacar, si wanita akan tanya, kapan nikahin saya bang? intinya si wanita minta kejelasan akad. Makanya ulama menyarankan kepada kita, jaga anak-anak kita dari hubungan yang gak jelas, segera nikahkan agar terjaga dari hal-hal haram dan dosa. Karena pernikahanlah satu-satunya jalan halal hubungan laki-laki dan perempuan.
Jadi ikatlah sesuatu yang berpotensi ada masalah di masa depan dengan akad yang jelas. Urusan kepemilikan harta yang tidak jelas akan berdampak pada masalah warisan di masa depan, urusan laki-perempuan yang tidak jelas berdampak pada nasab mereka jika lahir keturunan, masalah hutang piutang yang tidak jelas berdampak pada mangkirnya yang berhutang tidak mau membayar hutang, dan masih banyak kasus-kasus lainnya.
Semoga ALlah senantiasa memberikan kita Taufiq dan Hidayah-Nya untuk selalu berjalan di atas aturan-aturan-Nya dan syariat-Nya yang mulia ini.
_Wallahu a'lam bish-showaab_
*DARI HINDU, MENJADI AHLI HADITS UMAT INI*
Dia adalah seorang mantan Hindu Brahman India. Masuk Islam ketika ia berusia 18 tahun dan nama Hindunya saat itu Banke Laal. Dia mulai belajar Islam dan motivasinya yang kuat mengantarkannya diterima di Universitas Islam Madinah.
Tidak tanggung-tanggung, ia diterima di Fakultas Hadits hingga menyelesaikan gelar Doktornya di bidang hadits dan pernah menjadi Dekan Fakultas Hadits di Universitas Islam Madinah.
Setelah pensiun dari Universitas Islam Madinah, ia ditunjuk sebagai pengajar tetap di Masjid Nabawi.
Sebagai pengakuan atas kontribusinya yang besar terhadap Ilmu Hadis, ia diberikan kewarganegaraan Arab Saudi oleh Raja.
Dia menulis banyak kitab tetapi yang paling fenomenal adalah “Al-Jami' Al-Kaamil fii Al-Hadits As-Shahih As-Syamil” (Kompilasi Lengkap Hadits-hadits Shahih).
Beliau adalah *Syaikh Ziaur Rahman Azami*, salah satu ulama terbesar dalam bidang hadits di abad ini.
Dalam 1400 tahun perjalanan keilmuan Islam belum ada yang menyusun semua narasi hadits shahih ke dalam satu buku, Syaikh Azami berhasil melakukan ini selama rentang 15 tahun dan menggunakan lebih dari 200 buku induk hadits untuk menyusunnya dalam sebuah karya yang mencakup 20 jilid tanpa hadits yang berulang atau ganda, dan semuanya berstatus shahih. Berapa banyak hadits yang telah beliau susun? Lebih dari 16.000 hadits.
Hari ini umat Islam dapat dengan bangga memegang mushaf Alquran di satu tangan dan mengatakan ini adalah Firman Allah Ta'ala dan memegang karya kompilasi Syaikh di tangan lain dan mengatakan ini adalah sabda Rasulullah shalallahu alaihi wasallam dengan derajat shahih.
Para pakar hadits meyakini bahwa Syaikh Ziaur Rahman Azami telah berhasil mengumpulkan 99% dari seluruh hadits shahih yang ada di muka bumi dalam karyanya tersebut.
Beliau terlahir sebagai seorang Hindu dan masuk Islam dalam umur yang sudah dewasa dan berhasil sampai pada capaian ini. Sungguh kisah ini membuat kita yang terlahir sebagai Muslim semua harusnya malu.
_Al-Izzah Media Center_
Dia adalah seorang mantan Hindu Brahman India. Masuk Islam ketika ia berusia 18 tahun dan nama Hindunya saat itu Banke Laal. Dia mulai belajar Islam dan motivasinya yang kuat mengantarkannya diterima di Universitas Islam Madinah.
Tidak tanggung-tanggung, ia diterima di Fakultas Hadits hingga menyelesaikan gelar Doktornya di bidang hadits dan pernah menjadi Dekan Fakultas Hadits di Universitas Islam Madinah.
Setelah pensiun dari Universitas Islam Madinah, ia ditunjuk sebagai pengajar tetap di Masjid Nabawi.
Sebagai pengakuan atas kontribusinya yang besar terhadap Ilmu Hadis, ia diberikan kewarganegaraan Arab Saudi oleh Raja.
Dia menulis banyak kitab tetapi yang paling fenomenal adalah “Al-Jami' Al-Kaamil fii Al-Hadits As-Shahih As-Syamil” (Kompilasi Lengkap Hadits-hadits Shahih).
Beliau adalah *Syaikh Ziaur Rahman Azami*, salah satu ulama terbesar dalam bidang hadits di abad ini.
Dalam 1400 tahun perjalanan keilmuan Islam belum ada yang menyusun semua narasi hadits shahih ke dalam satu buku, Syaikh Azami berhasil melakukan ini selama rentang 15 tahun dan menggunakan lebih dari 200 buku induk hadits untuk menyusunnya dalam sebuah karya yang mencakup 20 jilid tanpa hadits yang berulang atau ganda, dan semuanya berstatus shahih. Berapa banyak hadits yang telah beliau susun? Lebih dari 16.000 hadits.
Hari ini umat Islam dapat dengan bangga memegang mushaf Alquran di satu tangan dan mengatakan ini adalah Firman Allah Ta'ala dan memegang karya kompilasi Syaikh di tangan lain dan mengatakan ini adalah sabda Rasulullah shalallahu alaihi wasallam dengan derajat shahih.
Para pakar hadits meyakini bahwa Syaikh Ziaur Rahman Azami telah berhasil mengumpulkan 99% dari seluruh hadits shahih yang ada di muka bumi dalam karyanya tersebut.
Beliau terlahir sebagai seorang Hindu dan masuk Islam dalam umur yang sudah dewasa dan berhasil sampai pada capaian ini. Sungguh kisah ini membuat kita yang terlahir sebagai Muslim semua harusnya malu.
_Al-Izzah Media Center_
*Kapan dimulainya larangan memotong kuku dan rambut*
Jika seseorang berkurban dengan cara menabung di panitia kurban di mushalla atau masjid. Kapankah seseorang mulai terlarang memotong kuku dan rambutnya? Sejak awal masuk bulan Dzulhijjah, sejak kambing/sapi dibeli oleh panitia, ataukah lainnya? Jazakallahu khairan.
Jawab
Ini kembali kepada pertanyaan :
Kapan mulai dilarang memotong kuku, dsb? Sejak berniat berkurban? Atau sejak ia membeli dan memiliki hewan qurban?
Beranjak dari riwayat imam Muslim berikut :
(من كانَ له ذِبْحٌ يَذْبَحُهُ فإذا أُهِلَّ هِلالُ ذِي الحِجَّةِ، فلا يَأْخُذَنَّ مِن شَعْرِهِ، ولا مِن أظْفارِهِ شيئًا حتَّى يُضَحِّيَ).
_Barangsiapa yang punya hewan sembelihan, jika sudah nampak hilal Dzulhijjah, maka jangan mengambil rambutnya sedikit pun. Juga jangan mengambil sedikitpun dari kukunya, sampai ia berqurban_. (HR. Muslim no. 1977)
Maka larangan ini terikat dengan sudah punya kurban atau belum. Jadi andaikan ia baru beli di tanggal 6 Dzulhijjah misalnya, maka larangan tersebut dimulai dari tgl 6 Dzulhijjah.
Wallahu a'lam
(Ust. Fandi - Fawaed Syafii)
Jika seseorang berkurban dengan cara menabung di panitia kurban di mushalla atau masjid. Kapankah seseorang mulai terlarang memotong kuku dan rambutnya? Sejak awal masuk bulan Dzulhijjah, sejak kambing/sapi dibeli oleh panitia, ataukah lainnya? Jazakallahu khairan.
Jawab
Ini kembali kepada pertanyaan :
Kapan mulai dilarang memotong kuku, dsb? Sejak berniat berkurban? Atau sejak ia membeli dan memiliki hewan qurban?
Beranjak dari riwayat imam Muslim berikut :
(من كانَ له ذِبْحٌ يَذْبَحُهُ فإذا أُهِلَّ هِلالُ ذِي الحِجَّةِ، فلا يَأْخُذَنَّ مِن شَعْرِهِ، ولا مِن أظْفارِهِ شيئًا حتَّى يُضَحِّيَ).
_Barangsiapa yang punya hewan sembelihan, jika sudah nampak hilal Dzulhijjah, maka jangan mengambil rambutnya sedikit pun. Juga jangan mengambil sedikitpun dari kukunya, sampai ia berqurban_. (HR. Muslim no. 1977)
Maka larangan ini terikat dengan sudah punya kurban atau belum. Jadi andaikan ia baru beli di tanggal 6 Dzulhijjah misalnya, maka larangan tersebut dimulai dari tgl 6 Dzulhijjah.
Wallahu a'lam
(Ust. Fandi - Fawaed Syafii)
*BISNIS LESTARI, PAHALA PUN TERUS MENGALIR*
Ada seorang pengusaha sukses beromzet milyaran. Operasional rumahtangganya bahkan berbilang ratusan juta per bulan. Dan sang istri terbiasa hidup dengan high style ala wanita sosialita.
Dan sampailah waktunya, sang suami wafat, bisnis tutup, tak ada regenerasi, karena memang tidak dipersiapkan untuk bisnis setelah kematian. Tak ada tongkat estafet pelanjut bisnis.
Sang istri kelimpungan, tak siap merubah gaya hidup, pemasukan hanya dari tabungan, yang terkuras hari demi hari dan semua harta peninggalan dikuasai istri, sang anak pun tak berdaya, apalagi ahli waris lain di luar keluarga inti.
Sang istri stress, anak kehilangan hak warisnya dari ayah mereka, bisnis tutup bersamaan dengan wafatnya pemilik bisnis.
Ini kisah nyata, dengan modifikasi narasi.
Apakah setiap bisnis akan berakhir seiring dengan kematian pemiliknya? bagaimana dengan bisnis anda, saya dan kita semua?
Minimal seorang pebisnis jauh-jauh hari sudah memiliki perencanaan bisnis selepas kematiannya, setidaknya ditinjau dari dua hal:
1) Keberlangsungan bisnisnya
2) Terdistribusinya harta peninggalannya kepada yang berhak, yaitu para ahli warisnya. Bagi pengusaha muslim, tentunya wajib membaginya sesuai hukum waris Islam.
Untuk poin No. 2 lah, *al-Wahdah Konselor Keluarga* hadir, membersamai para pebisnis yang tidak ingin ahli warisnya terpecah, atau terhalangi haknya karena ada sengketa atau dikuasainya harta peninggalan oleh salah satu ahli waris. Jangan menunggu terjadi, rencanakan sekarang juga.
Yuk, diskusikan bersama kami:
Al-Wahdah
Konselor Keluarga
📞0852-1810-4997
Ada seorang pengusaha sukses beromzet milyaran. Operasional rumahtangganya bahkan berbilang ratusan juta per bulan. Dan sang istri terbiasa hidup dengan high style ala wanita sosialita.
Dan sampailah waktunya, sang suami wafat, bisnis tutup, tak ada regenerasi, karena memang tidak dipersiapkan untuk bisnis setelah kematian. Tak ada tongkat estafet pelanjut bisnis.
Sang istri kelimpungan, tak siap merubah gaya hidup, pemasukan hanya dari tabungan, yang terkuras hari demi hari dan semua harta peninggalan dikuasai istri, sang anak pun tak berdaya, apalagi ahli waris lain di luar keluarga inti.
Sang istri stress, anak kehilangan hak warisnya dari ayah mereka, bisnis tutup bersamaan dengan wafatnya pemilik bisnis.
Ini kisah nyata, dengan modifikasi narasi.
Apakah setiap bisnis akan berakhir seiring dengan kematian pemiliknya? bagaimana dengan bisnis anda, saya dan kita semua?
Minimal seorang pebisnis jauh-jauh hari sudah memiliki perencanaan bisnis selepas kematiannya, setidaknya ditinjau dari dua hal:
1) Keberlangsungan bisnisnya
2) Terdistribusinya harta peninggalannya kepada yang berhak, yaitu para ahli warisnya. Bagi pengusaha muslim, tentunya wajib membaginya sesuai hukum waris Islam.
Untuk poin No. 2 lah, *al-Wahdah Konselor Keluarga* hadir, membersamai para pebisnis yang tidak ingin ahli warisnya terpecah, atau terhalangi haknya karena ada sengketa atau dikuasainya harta peninggalan oleh salah satu ahli waris. Jangan menunggu terjadi, rencanakan sekarang juga.
Yuk, diskusikan bersama kami:
Al-Wahdah
Konselor Keluarga
📞0852-1810-4997
📎 DOA MOHON BIMBINGAN AGAR TIDAK SALAH DALAM MEMINTA.
.
رَبِّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ أَنْ أَسْأَلَكَ مَا لَيْسَ لِيْ بِهِ عِلْمٌ وَإِلَّا تَغْفِرْ لِيْ وَتَرْحَمْنِيْ أَكُنْ مِّنَ الْخَاسِرِيْنَ
.
“Sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari memohon kepada-Mu sesuatu yang aku tiada mengetahui (hakekat)-nya. Dan sekiranya Engkau tidak memberi ampun kepadaku, dan (tidak) menaruh belas kasihan kepadaku, niscaya aku termasuk orang-orang yang merugi” (Qs. Hud: 47)
.
.
➡ Ingin mencetak Poster diatas? Yuk download versi high resolution: https://shahihfiqih.com/81op
.
.
__
.
🌏 Web | shahihfiqih.com.
🖥 Youtube : youtube.com/shahihfiqih.
🌐 Telegram : t.me/shahihfiqih
📱 Instagram : Instagram.com/ShahihFiqih .
📺 Twitter : twitter.com/shahihfiqih.
💻 Facebook : facebook.com/shahihfiqih.
.
رَبِّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ أَنْ أَسْأَلَكَ مَا لَيْسَ لِيْ بِهِ عِلْمٌ وَإِلَّا تَغْفِرْ لِيْ وَتَرْحَمْنِيْ أَكُنْ مِّنَ الْخَاسِرِيْنَ
.
“Sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari memohon kepada-Mu sesuatu yang aku tiada mengetahui (hakekat)-nya. Dan sekiranya Engkau tidak memberi ampun kepadaku, dan (tidak) menaruh belas kasihan kepadaku, niscaya aku termasuk orang-orang yang merugi” (Qs. Hud: 47)
.
.
➡ Ingin mencetak Poster diatas? Yuk download versi high resolution: https://shahihfiqih.com/81op
.
.
__
.
🌏 Web | shahihfiqih.com.
🖥 Youtube : youtube.com/shahihfiqih.
🌐 Telegram : t.me/shahihfiqih
📱 Instagram : Instagram.com/ShahihFiqih .
📺 Twitter : twitter.com/shahihfiqih.
💻 Facebook : facebook.com/shahihfiqih.
Shahihfiqih.com | "Lihatlah Lebih Dekat Maka Engkau Akan Mengerti"
ShahihFiqih - Lihatlah Lebih Dekat Maka Engkau Akan Mengerti
ShahihFiqih Berdasarkan Al-Qur'an, As-Sunnah, dengan pemahaman generasi terbaik para Shahabat ridwanullah 'alaihim jami'an, Ijma' , Qiyas
HAJI PERJUANGAN
.
Saya namakan haji perjuangan sebagai pengganti melaksanakan haji dengan visa Ziarah karena tahun ini kondisinya sangat jauh berbeda dengan tahun kemarin. Jika tahun kemarin tidak ada razia, pemeriksaan kartu nusuk, bebas ke harom, dll maka tahun sekarang berbeda 180 derajat. Jadinya seru penuh perjuangan... 😁😊🙏
Terlepas diskusi tentang boleh tidaknya melaksanakan haji dengan visa ziarah atau tidak, yang jelas tahun ini saya melaksanakan haji dengan visa ziarah. Setelah sebelumnya menimbang dan melihat sekian banyak argumentasi dan dalil tentang boleh-tidaknya.
Alhamdulillah saya dan jamaah menjalani proses haji apa adanya. Tidak memalsukan dokumen, membuat IDCard palsu, dll. Apa adanya.
Proses pembuatan visa kami lakukan apa adanya. Saat wawancara pembuatan visa, sebelum petugas nanya-nanya, saya yang memulai banyak nanya.
Obrolan saya awali ketika saat sudah duduk di depan petugas visa, sayup-sayup terdengar musik klasik rock dari radio kecil milik petugas. Saya buka obrolan dengan menanyakan "Suka musik klasik rock ya?" Diapun jawab, "Iya."
Dari sanalah obrolan lain saya lanjutkan. Mulai jam kerjanya. Beban pekerjaan dia yang sampai jam 2 pagi. Pernah ke Saudi atau tidak, dll. Obrolan sangat asik. Hingga akhirnya petugas bilang "Pak biaya pembuatan visanya sekian." Sayapun mengeluarkan amplop dan membayarnya. Dan setelah itu selesai. Saya di beri dokumen untuk pengambilan paspor dan visa. Saya pun keluar ruangan.
Mungkin saya yang banyak bertanya sehingga petugas tidak sempat bertanya ke saya dengan pertanyaan menjebak, "Bapak mau hajian ya?". Alhamdulillah. Saya terhindar dari kebohongan. 😁🫣😁
Demikian juga saat di imigrasi CGK, alhamdulillah tidak ada pertanyaan tentang tujuan mau kemana. Walau ada sedikit drama namun akhirnya lancar semuanya hingga bisa terbang ke Riyad dan lanjut ke Madinah via pesawat. Yang awalnya mau pakai bis dan langsung ke Makkah.
Saat sampai bandara madinah juga mudah. Karena domestik maka tidak ada pemeriksaan imigrasi, dll. Setelah ambil bagasi langsung meluncur ke luar bandara menuju bis dan langsung ke Madinah. Alhamdulillah.
Alhamdulillah, saya dan jamaah di Madinah menempati hotel Front Taiba. Bintang 5 deretan depan. Turun langsung pelataran Masjid Nabawi.
Selama 4 hari di Madinah dioptimalkan betul untuk ibadah, ziyarah baqi, napak tilas, city tour dan ke Raudhoh. Alhamdulillah semua tercapai.
Setelah 4 hari bergeser ke Makkah. Memang pakai bis. Rombongan besar ada 12 bis. 10 bis lolos. Yang 2 bis ke tahan di Jeddah. Rombongan bisa saya alhamdulillah lolos. Di setiap pemberhentian dan cek point polisi lancar semua. Polisi tidak masuk dan naik ke bis. Sehingga tidak bertanya-tanya ke kita-kita. Tidak lama setelah di periksa polisi langsung jalan. Begitu seterusnya saat melewati hampir 4 cek point. Alhamdulillah.
Tepat malam, sudah sampai di Makkah. Langsung menuju hotel transit untuk melepas penat sebentar dan bersih diri. Setelah siap, sebelum shubuh berangkat ke Haram untuk melaksanakan Umrah wajib sekaligus pindah hotel disekitar Masjidil Haram.
Alhamdulillah sudah dapat di Makkah Tower. 0 km. Jadi enak dan nyaman. Alhamdulillah, sebelum berangkat dari hotel transit sudah dapat konfirmasi kalau kamar di Makkah Tower sudah ready. Tinggal masuk saja. Sebelum melaksanakan umrah, barang-barang di taruh di kamar terlebih dahulu. Di Makkah Tower booking 3 hari.
Atas pertimbangan kenyamanan dan optimalisaai ibadah maka kami putuskan untuk nambah hari. Rencananya 5 hari lagi. Namun ternyata hanya dapat nambah 2 hari saja. Itupun pindah ke villa hilton. Alhamdulillah. Tidak mengapa. Benar-benar waktu yang ada dioptimalkan untuk ibadah.
.
Saya namakan haji perjuangan sebagai pengganti melaksanakan haji dengan visa Ziarah karena tahun ini kondisinya sangat jauh berbeda dengan tahun kemarin. Jika tahun kemarin tidak ada razia, pemeriksaan kartu nusuk, bebas ke harom, dll maka tahun sekarang berbeda 180 derajat. Jadinya seru penuh perjuangan... 😁😊🙏
Terlepas diskusi tentang boleh tidaknya melaksanakan haji dengan visa ziarah atau tidak, yang jelas tahun ini saya melaksanakan haji dengan visa ziarah. Setelah sebelumnya menimbang dan melihat sekian banyak argumentasi dan dalil tentang boleh-tidaknya.
Alhamdulillah saya dan jamaah menjalani proses haji apa adanya. Tidak memalsukan dokumen, membuat IDCard palsu, dll. Apa adanya.
Proses pembuatan visa kami lakukan apa adanya. Saat wawancara pembuatan visa, sebelum petugas nanya-nanya, saya yang memulai banyak nanya.
Obrolan saya awali ketika saat sudah duduk di depan petugas visa, sayup-sayup terdengar musik klasik rock dari radio kecil milik petugas. Saya buka obrolan dengan menanyakan "Suka musik klasik rock ya?" Diapun jawab, "Iya."
Dari sanalah obrolan lain saya lanjutkan. Mulai jam kerjanya. Beban pekerjaan dia yang sampai jam 2 pagi. Pernah ke Saudi atau tidak, dll. Obrolan sangat asik. Hingga akhirnya petugas bilang "Pak biaya pembuatan visanya sekian." Sayapun mengeluarkan amplop dan membayarnya. Dan setelah itu selesai. Saya di beri dokumen untuk pengambilan paspor dan visa. Saya pun keluar ruangan.
Mungkin saya yang banyak bertanya sehingga petugas tidak sempat bertanya ke saya dengan pertanyaan menjebak, "Bapak mau hajian ya?". Alhamdulillah. Saya terhindar dari kebohongan. 😁🫣😁
Demikian juga saat di imigrasi CGK, alhamdulillah tidak ada pertanyaan tentang tujuan mau kemana. Walau ada sedikit drama namun akhirnya lancar semuanya hingga bisa terbang ke Riyad dan lanjut ke Madinah via pesawat. Yang awalnya mau pakai bis dan langsung ke Makkah.
Saat sampai bandara madinah juga mudah. Karena domestik maka tidak ada pemeriksaan imigrasi, dll. Setelah ambil bagasi langsung meluncur ke luar bandara menuju bis dan langsung ke Madinah. Alhamdulillah.
Alhamdulillah, saya dan jamaah di Madinah menempati hotel Front Taiba. Bintang 5 deretan depan. Turun langsung pelataran Masjid Nabawi.
Selama 4 hari di Madinah dioptimalkan betul untuk ibadah, ziyarah baqi, napak tilas, city tour dan ke Raudhoh. Alhamdulillah semua tercapai.
Setelah 4 hari bergeser ke Makkah. Memang pakai bis. Rombongan besar ada 12 bis. 10 bis lolos. Yang 2 bis ke tahan di Jeddah. Rombongan bisa saya alhamdulillah lolos. Di setiap pemberhentian dan cek point polisi lancar semua. Polisi tidak masuk dan naik ke bis. Sehingga tidak bertanya-tanya ke kita-kita. Tidak lama setelah di periksa polisi langsung jalan. Begitu seterusnya saat melewati hampir 4 cek point. Alhamdulillah.
Tepat malam, sudah sampai di Makkah. Langsung menuju hotel transit untuk melepas penat sebentar dan bersih diri. Setelah siap, sebelum shubuh berangkat ke Haram untuk melaksanakan Umrah wajib sekaligus pindah hotel disekitar Masjidil Haram.
Alhamdulillah sudah dapat di Makkah Tower. 0 km. Jadi enak dan nyaman. Alhamdulillah, sebelum berangkat dari hotel transit sudah dapat konfirmasi kalau kamar di Makkah Tower sudah ready. Tinggal masuk saja. Sebelum melaksanakan umrah, barang-barang di taruh di kamar terlebih dahulu. Di Makkah Tower booking 3 hari.
Atas pertimbangan kenyamanan dan optimalisaai ibadah maka kami putuskan untuk nambah hari. Rencananya 5 hari lagi. Namun ternyata hanya dapat nambah 2 hari saja. Itupun pindah ke villa hilton. Alhamdulillah. Tidak mengapa. Benar-benar waktu yang ada dioptimalkan untuk ibadah.
Setelah puas di hotel seputar masjidil haram, kami pun bergeser ke hotel transit di area Sisya. Dan alhandulillah tsumma alhamdulillah tidak pernah di razia oleh polisi. Jadi tenang dan nyaman saja. Yang di Razia itu kanan-kiri dan depan-belakang hotel kita. Sekali razia hang di angkut 2 bis. Kisaran 90 orang. Namun agak jauh sedikit dari hotel yang terkena razia hingga 300 orang. Ada 8 bis yang ngangkut. Sekali lagi alhamdulillah hotel tidak pernah kena razia.
Kegiatan dioptimalkan di hotel transit sambil menunggu wukuf di Arofah yang tinggal beberapa hari.
Planning awal kami, saat wukuf di Arofah pakai tenda. Agar lebih optimal dalam ibadah dan doa.
Sayapun melakukan ikhtiyar seoptimalnya. Jauh-jauh sudah mempersiapkan. Menghubungi orang-orang yang terpercaya bisa mengurus Maktab Arofah.
Sepengetahuan saya, maktab saat di Arofah itu ada 2 tipe. Pertama: maktab resmi untuk jamaah haji. Baik untuk orang luar saudi maupun "penduduk" Saudi. Tenda arofah semuanya buat jamaah haji.
Kedua: Tenda maktab lebihan. Kok lebihan? Ya. Karena tendanya berlebih atau yang ngisi kurang jadi di jual.
Konon, contoh kasusnya adalah ketika ada satu syarikah yang dapat tender buat tenda Arofah 10 buah. Dia kemudian membuat 12 buah. Nah, yang 10 buah buat yang resmi. Sedangkan yang 2 buah tenda ini yang kemudian di jual bebas.
Atau konon ada tenda jamaah dari jamaah haji negara mana yang masih ada yang kosong hingga hari-hari terakhir pelaksanaan wukuf Arofah. Maka tenda yang kosong inilah yang kemudian di jual bebas.
Alhamdulillah, saya dan jamaah dapat rizki bisa beli tenda bertasreh dari jamaah LN yang kosong.
Jangan di tanya apakah dapat smart card dan nusuk. Visa ziarah sudah dipastikan tidak dapat smart card dan nusuk. 2 benda itu khusus untuk yang pegang visa haji. Jika ada yang pakai smart card dan kartu nusuk, bisa dipastikan palsu alias bodong.
Walau palsu ternyata banyak juga yang beli. Dah gitu mahal harganya lagi. Awal-awal nembus 1.500 SAR. Tapi terakhir-terakhir di jual 300 SAR saja. 😁🫣
Jadi saya dan jamaah tidak dapat smart card dan nusuk. Terus bagaimana cara agar bisa masuk Arofah? Bukannya nanti akan di cek?
Di cek satu persatu orabg jelas tidak mungkin. Jutaan orang yang menuju Arofah. Jika di cek satu-satu maka 3 hari juga tidak selesai. Jadi mustahil di cek satu-satu. Olehnya itu pelaksanaan pengecekan dengan lihat stiker per bis. Setiap bis yang di stiker pintunya dengan stiker khusus maka dia yang boleh masuk Arofah. Namun jika tidak ada stikernya atau stikernya palsu maka akan di tolak masuk.
Saya dan jamaah prosesnya begitu. Ada petugas dari maktab yang datang ke hotel transit bersama bis. Setelah semua masuk maka petigas maktab tersebut mesegel pintu bis dengan stiker. Lalu jalan menuju Arofah.
Karena dikawal langsung oleh petugas maktab dan di segel dengan stiker resmi maka perjalanan bis saya dan jamaah menuju arofah dan masuk tenda maktb berjalan dengan baik.
Alhamdulillah masuk maktab. Dapat tempat tidur, makan, minum dan banyak lagi. Alhamdulillah bisa tenang berdoa dan berdzikir di tenda. Terhindar dari terik matahari yang begitu menyengat.
Menjelang maghrib bergerak ke Musdalifah. Nginap sebentar di sana. Dan selanjutnya lanjut ke Masjidil Haram untuk Thawaf ifadhoh dulu. Baru setelah selesai lempar jumrah aqobah. Tanggal 10 Dzulqa'dah semua selesai. Tinggal mabit di mina dan lempar jumrah di hari tasyri'.
Alhamdulillah, proses pelaksanaan haji saya dan jamaah berjalan lancar. Semua bisa terlaksana dengan baik. Semoga menjadi haji mabrur. Aamiin.
Naaah... Setelah hajian, banyak yang bertanya ke saya, apakah merekomendasikan sahabat dan handai tolan hajian dengan visa ziyarah untuk tahun depan? Saya sangat tidak merekomendasikan. Demikian juga yang disampaikan oleh kawan-kawan yang lain. Baik dia sebagai jamaah ataupun para penyelenggara haji visa ziyarah. Sangat tidak merekomendasikan.
Kegiatan dioptimalkan di hotel transit sambil menunggu wukuf di Arofah yang tinggal beberapa hari.
Planning awal kami, saat wukuf di Arofah pakai tenda. Agar lebih optimal dalam ibadah dan doa.
Sayapun melakukan ikhtiyar seoptimalnya. Jauh-jauh sudah mempersiapkan. Menghubungi orang-orang yang terpercaya bisa mengurus Maktab Arofah.
Sepengetahuan saya, maktab saat di Arofah itu ada 2 tipe. Pertama: maktab resmi untuk jamaah haji. Baik untuk orang luar saudi maupun "penduduk" Saudi. Tenda arofah semuanya buat jamaah haji.
Kedua: Tenda maktab lebihan. Kok lebihan? Ya. Karena tendanya berlebih atau yang ngisi kurang jadi di jual.
Konon, contoh kasusnya adalah ketika ada satu syarikah yang dapat tender buat tenda Arofah 10 buah. Dia kemudian membuat 12 buah. Nah, yang 10 buah buat yang resmi. Sedangkan yang 2 buah tenda ini yang kemudian di jual bebas.
Atau konon ada tenda jamaah dari jamaah haji negara mana yang masih ada yang kosong hingga hari-hari terakhir pelaksanaan wukuf Arofah. Maka tenda yang kosong inilah yang kemudian di jual bebas.
Alhamdulillah, saya dan jamaah dapat rizki bisa beli tenda bertasreh dari jamaah LN yang kosong.
Jangan di tanya apakah dapat smart card dan nusuk. Visa ziarah sudah dipastikan tidak dapat smart card dan nusuk. 2 benda itu khusus untuk yang pegang visa haji. Jika ada yang pakai smart card dan kartu nusuk, bisa dipastikan palsu alias bodong.
Walau palsu ternyata banyak juga yang beli. Dah gitu mahal harganya lagi. Awal-awal nembus 1.500 SAR. Tapi terakhir-terakhir di jual 300 SAR saja. 😁🫣
Jadi saya dan jamaah tidak dapat smart card dan nusuk. Terus bagaimana cara agar bisa masuk Arofah? Bukannya nanti akan di cek?
Di cek satu persatu orabg jelas tidak mungkin. Jutaan orang yang menuju Arofah. Jika di cek satu-satu maka 3 hari juga tidak selesai. Jadi mustahil di cek satu-satu. Olehnya itu pelaksanaan pengecekan dengan lihat stiker per bis. Setiap bis yang di stiker pintunya dengan stiker khusus maka dia yang boleh masuk Arofah. Namun jika tidak ada stikernya atau stikernya palsu maka akan di tolak masuk.
Saya dan jamaah prosesnya begitu. Ada petugas dari maktab yang datang ke hotel transit bersama bis. Setelah semua masuk maka petigas maktab tersebut mesegel pintu bis dengan stiker. Lalu jalan menuju Arofah.
Karena dikawal langsung oleh petugas maktab dan di segel dengan stiker resmi maka perjalanan bis saya dan jamaah menuju arofah dan masuk tenda maktb berjalan dengan baik.
Alhamdulillah masuk maktab. Dapat tempat tidur, makan, minum dan banyak lagi. Alhamdulillah bisa tenang berdoa dan berdzikir di tenda. Terhindar dari terik matahari yang begitu menyengat.
Menjelang maghrib bergerak ke Musdalifah. Nginap sebentar di sana. Dan selanjutnya lanjut ke Masjidil Haram untuk Thawaf ifadhoh dulu. Baru setelah selesai lempar jumrah aqobah. Tanggal 10 Dzulqa'dah semua selesai. Tinggal mabit di mina dan lempar jumrah di hari tasyri'.
Alhamdulillah, proses pelaksanaan haji saya dan jamaah berjalan lancar. Semua bisa terlaksana dengan baik. Semoga menjadi haji mabrur. Aamiin.
Naaah... Setelah hajian, banyak yang bertanya ke saya, apakah merekomendasikan sahabat dan handai tolan hajian dengan visa ziyarah untuk tahun depan? Saya sangat tidak merekomendasikan. Demikian juga yang disampaikan oleh kawan-kawan yang lain. Baik dia sebagai jamaah ataupun para penyelenggara haji visa ziyarah. Sangat tidak merekomendasikan.
Kenapa? Yang jelas rasa nyaman dan tenang dalam beribadah tidak di dapat. Yang ada rasa khawatir terus menghantui. Jangan-jangan polisi merazia hotel tempat tinggal. Jangan-jangan pqs ke haram di cegat dan di tanya nusuk. Jangan-jangan dan banyak jangan-jangan. Faktanya banyak yang kena razia. Habis itu di bawa ke luar makkah. Dan di tinggal. Walaupun "lucunya" dibiarkan kembali lagi masuk ke Makkah. Cuma mental sudah "down" akibat di gedor pintu kamar oleh polisi dan di giring masu bis yang disediakan polisi untuk di bawa ke luar makkah. Kondisi inilah yang membuat mental jamaah down. Sehingga timbul rasa takut, khawatir, dll.
Walhasil jamaah "dikurung" di kamar hotel masing-masing. Jendela hotel ditutup rapat-rapat. Lampu dimatikan atau dikurangi cahayanya. Intinya redup. AC di ruang-ruang bersama dimatikan. Jadi benar2 menegangkan. Kondisi ini yang semakin membuat rasa jamaah semakin tertekan.
Jamaah pun tidak bisa bebas bolak-balik ke masjidil haram. Karena jalan-jalan menuju Haram diawasi oleh polisi. Polisi sering random checking ke jamaah, apakah pakai nusuk atau tidak.
Dari semua sikon di atas maka saya sangat tidak merekomendasikan hajian dengan visa haji ziarah atau multiple lainnya. Sangat tidak nyaman. Pakai visa haji saja. Bisa daftar haji reguler, ONH plus, furoda dan haji dakhili/ekspatriat.
Walau saya dan jamaah, dalam pelaksanaan hajian kemarin dimudahkan oleh Allah SWT. Namun itu pengecualian. Sebab faktanya banyak yang "bermasalah" daripada yang mulus.
Semoga sahabat semua yang membaca tulisan saya ini dimudahkan dan disegerakan berangkat haji dengan pasangannya. Dicukupkan rizkinya untuk biaya, uang saku dan uang buat yg di rumah saat hajian. Aamiin.
Gus Uwik
Walhasil jamaah "dikurung" di kamar hotel masing-masing. Jendela hotel ditutup rapat-rapat. Lampu dimatikan atau dikurangi cahayanya. Intinya redup. AC di ruang-ruang bersama dimatikan. Jadi benar2 menegangkan. Kondisi ini yang semakin membuat rasa jamaah semakin tertekan.
Jamaah pun tidak bisa bebas bolak-balik ke masjidil haram. Karena jalan-jalan menuju Haram diawasi oleh polisi. Polisi sering random checking ke jamaah, apakah pakai nusuk atau tidak.
Dari semua sikon di atas maka saya sangat tidak merekomendasikan hajian dengan visa haji ziarah atau multiple lainnya. Sangat tidak nyaman. Pakai visa haji saja. Bisa daftar haji reguler, ONH plus, furoda dan haji dakhili/ekspatriat.
Walau saya dan jamaah, dalam pelaksanaan hajian kemarin dimudahkan oleh Allah SWT. Namun itu pengecualian. Sebab faktanya banyak yang "bermasalah" daripada yang mulus.
Semoga sahabat semua yang membaca tulisan saya ini dimudahkan dan disegerakan berangkat haji dengan pasangannya. Dicukupkan rizkinya untuk biaya, uang saku dan uang buat yg di rumah saat hajian. Aamiin.
Gus Uwik
*3F PERUSAK WANITA*
3F Food Fun and Fashion yang merusak wanita pada saat ini. Dan wanita sengaja ditarget untuk dirusak, karena tatkala mereka merusak wanita maka mereka merusak sendi-sendi kaum muslimin karena wanita mendominasi secara jumlah dan mendominasi secara sifat.
Maka jumlah mereka lebih banyak dan juga sifat mereka emotional senantiasi mewarnai seluruh hal di medsos atau di media-media yang lain.
Food, makanan, makanan senantiasa dijejali kita dengan hal-hal yang tidak halal, kita mendapatkan banyak hal, kita mendapatkan banyak kasus di mana makanan-makanan yang sudah berlabel halal pun ternyata tidak bisa dipastikan sepenuhnya halal.
Ini menjadi satu masalah, mengapa? Karena kita adalah apa yang kita makan. Rasulullah berpesan kepada kita:
*_Hati-hati dengan makanan bahwa makanan yang masuk ke dalam tubuh kita dari sesuatu yang tidak halal maka akan tumbuh daging-daging yang hanya pantas untuk masuk pada neraka._*
Maka sifat kita dipengaruhi oleh apa yang kita maka. Maka apa yang kita makan Bila itu berbahaya, Bila itu tidak halal maka mempengaruhi ketaatan kita pada Allah SWT. Dan yang paling bertanggungjawab di situ adalah wanita.
Kedua, yang sangat penting sekali adalah *FUN*, kesenangan, hiburan, dan ini dilambangkan biasanya dengan kesenangan ini, hiburan dengan *PACARAN*.
Banyak orang tidak menyadari bahwa pacaran ini adalah bagian dari perusakan secara global, karena ini memghancurkan Masa depan seorang wanita.
Maksiat tidak pernah ringan. Kalau seandainya kita menganggap bahwa maksiat kecil, Lalu kita remehkan maka kita salah, apalagi maksiat besar, mendekati zina, dosa besar seperti pacaran. Ini adalah sesuatu yang sangat serius.
Maka orang-orang menganggap itu penting. Mereka menganggap bahwa ketika mengajak anak-anak kuam muslimin, mengajak wanita-wanita muslimah untuk melakukan sebuah maksiat,mereka menganggap ya dengan sangat serius sekali. Mereka menggarapnya dengan sangat serius sekali.
Kita lihat bagaimana film-dilm memperkenalkan budaya pavaran, bagaimana film-dilm memperkenalkan indahnya, enaknya, nikmatnya ketika kita berasyik masuk, laki-laki dan wanita belum menikah Lalu mereka menjalin hubungan yang tidak halal. Ini yang kemudian dipublikasikan, dipromosikan secara gencar. Begitupun dengan *Fashion*.
Ketiga, *FASHION*, maka ketika mereka berbicara tentang fashion, mereka tidak hanya berbicara pakaian luar saja, karena mereka Tahu persis, cara berpikir seseorang menentukan bagaimana cara dia berpakaian. Sebaliknya cara berpakaian seseorang akan menyetir bagaimana cara dia berpikir. Maka mereka masuk melalui fashion, mereka masuk melalui fun, mereka masuk melalui food, tanpa kita sadari, mereka mulai merusak anak-anak muslim, generasi-generasi muda khususnya muslimah dengan kerusakan yang sangat luarbiasa.
Karena itulah kita harus mengetahui, bagaimana caranya untuk kita menghalangi *FOOD, FUN, FASHION*, bagian dari Ghazwul fikr, untuk masuk ke dalam diri kita, untuk merusak anak-anak dan cucu-cucu kita? Kuncinya cuma satu, *MENGKAJI ISLAM*, (penawar dari semua Ghazwul fikr itu food, dun and Fashion).
Islam berfungsi aebagai imunitas. Kita mampu membedakan yang mana yang boleh kita ambil, yang mana yang tidak boleh kita ambil. Yang mana yang bisa kita sesuaikan, yang mana yang harus ditolak mentah-mentah.
Maka, yuk kita ngaji...
~ _Kyai Felix Siaw_~
3F Food Fun and Fashion yang merusak wanita pada saat ini. Dan wanita sengaja ditarget untuk dirusak, karena tatkala mereka merusak wanita maka mereka merusak sendi-sendi kaum muslimin karena wanita mendominasi secara jumlah dan mendominasi secara sifat.
Maka jumlah mereka lebih banyak dan juga sifat mereka emotional senantiasi mewarnai seluruh hal di medsos atau di media-media yang lain.
Food, makanan, makanan senantiasa dijejali kita dengan hal-hal yang tidak halal, kita mendapatkan banyak hal, kita mendapatkan banyak kasus di mana makanan-makanan yang sudah berlabel halal pun ternyata tidak bisa dipastikan sepenuhnya halal.
Ini menjadi satu masalah, mengapa? Karena kita adalah apa yang kita makan. Rasulullah berpesan kepada kita:
*_Hati-hati dengan makanan bahwa makanan yang masuk ke dalam tubuh kita dari sesuatu yang tidak halal maka akan tumbuh daging-daging yang hanya pantas untuk masuk pada neraka._*
Maka sifat kita dipengaruhi oleh apa yang kita maka. Maka apa yang kita makan Bila itu berbahaya, Bila itu tidak halal maka mempengaruhi ketaatan kita pada Allah SWT. Dan yang paling bertanggungjawab di situ adalah wanita.
Kedua, yang sangat penting sekali adalah *FUN*, kesenangan, hiburan, dan ini dilambangkan biasanya dengan kesenangan ini, hiburan dengan *PACARAN*.
Banyak orang tidak menyadari bahwa pacaran ini adalah bagian dari perusakan secara global, karena ini memghancurkan Masa depan seorang wanita.
Maksiat tidak pernah ringan. Kalau seandainya kita menganggap bahwa maksiat kecil, Lalu kita remehkan maka kita salah, apalagi maksiat besar, mendekati zina, dosa besar seperti pacaran. Ini adalah sesuatu yang sangat serius.
Maka orang-orang menganggap itu penting. Mereka menganggap bahwa ketika mengajak anak-anak kuam muslimin, mengajak wanita-wanita muslimah untuk melakukan sebuah maksiat,mereka menganggap ya dengan sangat serius sekali. Mereka menggarapnya dengan sangat serius sekali.
Kita lihat bagaimana film-dilm memperkenalkan budaya pavaran, bagaimana film-dilm memperkenalkan indahnya, enaknya, nikmatnya ketika kita berasyik masuk, laki-laki dan wanita belum menikah Lalu mereka menjalin hubungan yang tidak halal. Ini yang kemudian dipublikasikan, dipromosikan secara gencar. Begitupun dengan *Fashion*.
Ketiga, *FASHION*, maka ketika mereka berbicara tentang fashion, mereka tidak hanya berbicara pakaian luar saja, karena mereka Tahu persis, cara berpikir seseorang menentukan bagaimana cara dia berpakaian. Sebaliknya cara berpakaian seseorang akan menyetir bagaimana cara dia berpikir. Maka mereka masuk melalui fashion, mereka masuk melalui fun, mereka masuk melalui food, tanpa kita sadari, mereka mulai merusak anak-anak muslim, generasi-generasi muda khususnya muslimah dengan kerusakan yang sangat luarbiasa.
Karena itulah kita harus mengetahui, bagaimana caranya untuk kita menghalangi *FOOD, FUN, FASHION*, bagian dari Ghazwul fikr, untuk masuk ke dalam diri kita, untuk merusak anak-anak dan cucu-cucu kita? Kuncinya cuma satu, *MENGKAJI ISLAM*, (penawar dari semua Ghazwul fikr itu food, dun and Fashion).
Islam berfungsi aebagai imunitas. Kita mampu membedakan yang mana yang boleh kita ambil, yang mana yang tidak boleh kita ambil. Yang mana yang bisa kita sesuaikan, yang mana yang harus ditolak mentah-mentah.
Maka, yuk kita ngaji...
~ _Kyai Felix Siaw_~
*Ayah dan Ibu ahli Waris?*
Ya benar, bahkan ayah dan ibu ahli waris yang tidak bisa terhalang/terhijab dalam kondisi apapun. Hanya saja pada kondisi tertentu saham warisnya akan berkurang.
Mari kita baca wasiat ALlah dalam Al-Quran bahwa ayah dan ibu itu adalah ahli waris:
1) Jika yang wafat memiliki anak, maka bagian untuk ayah dan ibunya dari yang wafat adalah:
وَلِاَبَوَيْهِ لِكُلِّ وَاحِدٍ مِّنْهُمَا السُّدُسُ مِمَّا تَرَكَ اِنْ كَانَ لَهٗ وَلَدٌ
"Dan untuk kedua ibu-bapak, bagian masing-masing seperenam dari harta yang ditinggalkan, jika dia (yang meninggal) mempunyai anak."
2) Jika yang wafat tidak memiliki anak, maka bagian ayah ibu dari yang wafat (masih dalam ayat yang sama):
فَاِنْ لَّمْ يَكُنْ لَّهٗ وَلَدٌ وَّوَرِثَهٗٓ اَبَوٰهُ فَلِاُمِّهِ الثُّلُثُ
"Jika dia (yang meninggal) tidak mempunyai anak dan dia diwarisi oleh kedua ibu-bapaknya (saja), maka ibunya mendapat sepertiga."
Sisa hartanya diberikan kepada ayahnya.
3) Jika hanya ada ibu dan saudara-saudari dari yang wafat, maka bagiannya:
فَاِنْ كَانَ لَهٗٓ اِخْوَةٌ فَلِاُمِّهِ السُّدُسُ
"Jika dia (yang meninggal) mempunyai beberapa saudara, maka ibunya mendapat seperenam."
Semoga ini menjadi pengetahuan baru bagi yang belum tahu, dan dipraktekkan bagi yang telah mengetahuinya.
Wallahu a'lam Bishowaab
*Al-Wahdah*
_Konselor Keluarga_
Ya benar, bahkan ayah dan ibu ahli waris yang tidak bisa terhalang/terhijab dalam kondisi apapun. Hanya saja pada kondisi tertentu saham warisnya akan berkurang.
Mari kita baca wasiat ALlah dalam Al-Quran bahwa ayah dan ibu itu adalah ahli waris:
1) Jika yang wafat memiliki anak, maka bagian untuk ayah dan ibunya dari yang wafat adalah:
وَلِاَبَوَيْهِ لِكُلِّ وَاحِدٍ مِّنْهُمَا السُّدُسُ مِمَّا تَرَكَ اِنْ كَانَ لَهٗ وَلَدٌ
"Dan untuk kedua ibu-bapak, bagian masing-masing seperenam dari harta yang ditinggalkan, jika dia (yang meninggal) mempunyai anak."
2) Jika yang wafat tidak memiliki anak, maka bagian ayah ibu dari yang wafat (masih dalam ayat yang sama):
فَاِنْ لَّمْ يَكُنْ لَّهٗ وَلَدٌ وَّوَرِثَهٗٓ اَبَوٰهُ فَلِاُمِّهِ الثُّلُثُ
"Jika dia (yang meninggal) tidak mempunyai anak dan dia diwarisi oleh kedua ibu-bapaknya (saja), maka ibunya mendapat sepertiga."
Sisa hartanya diberikan kepada ayahnya.
3) Jika hanya ada ibu dan saudara-saudari dari yang wafat, maka bagiannya:
فَاِنْ كَانَ لَهٗٓ اِخْوَةٌ فَلِاُمِّهِ السُّدُسُ
"Jika dia (yang meninggal) mempunyai beberapa saudara, maka ibunya mendapat seperenam."
Semoga ini menjadi pengetahuan baru bagi yang belum tahu, dan dipraktekkan bagi yang telah mengetahuinya.
Wallahu a'lam Bishowaab
*Al-Wahdah*
_Konselor Keluarga_
