*Gaza Dalam Sejarah*
Dalam peta lama Daulah Islamiyyah wilayah Gaza adalah bagian dari Asqolan.
Menurut Imam Abu Zakaria An-Nawawi dalam Al-Majmu' Syarh Al-Muhadzdzab, kedua daerah tersebut adalah bagian dari Tanah Suci Baitul Maqdis.
Wilayah Asqolan--termasuk Gaza, disamping bagian dari Tanah Suci Baitul Maqdis, juga berstatus sebagai tsughur dan daerah ribath sejak zaman dahulu.
Menurut Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dalam Majmu Fatawa bahwa Asqolan dan tsughur yang sejenis dengannya adalah tempat yang dicari dan dituju orang-orang terbaik dari kaum muslimin untuk ribath dan jihad di sana.
Fuqoha, muhadditsin, kaum sholihin, panglima, prajurit, dan awam muslim punya ghiroh, dari zaman dahulu sampai hari ini tetap menegakkan ribath dan jihad di tanah suci dan diberkahi itu.
Dalam hadits Imam Ahmad ditegaskan bahwa thoifah manshurah di akhir zaman ada di Baitul Maqdis dan daerah sekitarnya.
Sementara Gaza, sebagaimana penegasan Imam Abu Zakaria An-Nawawi adalah bagian dari Tanah Suci Baitul Maqdis.
Karena itu, para mujahidin Gaza yang di dalamnya ada Hamas bahkan merupakan tulang punggung mujahidin di sana, sudah sah disebut sebagai thoifah manshuroh berdasarkan nash.
Dan bila sudah ada nash maka semua qoul yang menyalahinya adalah bathil walaupun yang mengucapkannya adalah mufti Saudi atau guru-guru Jamiah Islamiyyah Madinah.
Para imam-imam Hanabilah sudah biasa melakukan ribath di Asqolan. Mereka juga melakukan jihad pada kaum salibis yang menyerbu Baitul Maqdis.
Dan sekali lagi, Gaza dahulu adalah bagian dari wilayah Asqolan. Diantara iimam Hanabilah yang melakukan ribath dan jihad di sana adalah Imam Abdul Ghoni Al-Maqdisi dan Imam Ibnu Qudamah Al-Maqdisi.
Terdapat hadits tentang keutamaan ribath di Asqolan. Walaupun hadits tersebut para ulama membicarakan dari sisi sanadnya, namun haditsnya dihasankan oleh Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani.
Dan, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah memberikan taujih dan ta'lil atas keutamaan siaga tempur di wilayah tersebut karena menjadi tsughur, tempat ribath, serta medan jihad.
Anda tentu tahu pahala dan keutamaan ribath di tsughur-tsughur. Bahwa mereka mendapatkan pahalama yang lebih baik dari dunia dan isinya. Dan in sya Allah para penduduk Gaza mendapatkan kebaikan yang lebih baik dari semua kenikmatan dan kesenangan yang ada di dunia.
Jadi, yang kasihan justru adalah kaum muslimin yang di luar Gaza. Karena mereka bukanlah thoifah manshuroh; bukan pula orang-orang muslim terbaik dan pilihan; dan bukan orang yang diberikan pahala yang lebih baik dari dunia dan isinya.
Sampai hari ke 36 para mujahidin Gaza sebagaimana disampaikan Abu Ubaidah, sudah berhasil menghancurkan ratusan tank dan menewaskan ratusan pasukan zionis.
Alhamdulillah walillaahil hamd.
Tahukah kalian bahwa dalam Perang darat sekarang zionis menurunkan sekitar 120 ribu prajurit. Jumlah itu adalah jumlah pasukan yang diturunkan zionis ketika perang dengan Mesir.
Anda bisa bayangkan betapa besar kekuatan mujahidin Gaza. Betul mereka sedikit dan peralatan terbatas.
Tetapi negara zionis memandang kekuatan mereka setara dengan kekuatan militer Mesir yang merupakan negara Arab paling besar dan kuat militernya.
Dengan izin dan pertolongan Allah serta keberkahan Tanah Suci Baitul Maqdis para mujahidin Gaza akan menang. Allaahu Akbar.
(~ _Ust. Hafidin Achmad Luthfie_ ~)
Dalam peta lama Daulah Islamiyyah wilayah Gaza adalah bagian dari Asqolan.
Menurut Imam Abu Zakaria An-Nawawi dalam Al-Majmu' Syarh Al-Muhadzdzab, kedua daerah tersebut adalah bagian dari Tanah Suci Baitul Maqdis.
Wilayah Asqolan--termasuk Gaza, disamping bagian dari Tanah Suci Baitul Maqdis, juga berstatus sebagai tsughur dan daerah ribath sejak zaman dahulu.
Menurut Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dalam Majmu Fatawa bahwa Asqolan dan tsughur yang sejenis dengannya adalah tempat yang dicari dan dituju orang-orang terbaik dari kaum muslimin untuk ribath dan jihad di sana.
Fuqoha, muhadditsin, kaum sholihin, panglima, prajurit, dan awam muslim punya ghiroh, dari zaman dahulu sampai hari ini tetap menegakkan ribath dan jihad di tanah suci dan diberkahi itu.
Dalam hadits Imam Ahmad ditegaskan bahwa thoifah manshurah di akhir zaman ada di Baitul Maqdis dan daerah sekitarnya.
Sementara Gaza, sebagaimana penegasan Imam Abu Zakaria An-Nawawi adalah bagian dari Tanah Suci Baitul Maqdis.
Karena itu, para mujahidin Gaza yang di dalamnya ada Hamas bahkan merupakan tulang punggung mujahidin di sana, sudah sah disebut sebagai thoifah manshuroh berdasarkan nash.
Dan bila sudah ada nash maka semua qoul yang menyalahinya adalah bathil walaupun yang mengucapkannya adalah mufti Saudi atau guru-guru Jamiah Islamiyyah Madinah.
Para imam-imam Hanabilah sudah biasa melakukan ribath di Asqolan. Mereka juga melakukan jihad pada kaum salibis yang menyerbu Baitul Maqdis.
Dan sekali lagi, Gaza dahulu adalah bagian dari wilayah Asqolan. Diantara iimam Hanabilah yang melakukan ribath dan jihad di sana adalah Imam Abdul Ghoni Al-Maqdisi dan Imam Ibnu Qudamah Al-Maqdisi.
Terdapat hadits tentang keutamaan ribath di Asqolan. Walaupun hadits tersebut para ulama membicarakan dari sisi sanadnya, namun haditsnya dihasankan oleh Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani.
Dan, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah memberikan taujih dan ta'lil atas keutamaan siaga tempur di wilayah tersebut karena menjadi tsughur, tempat ribath, serta medan jihad.
Anda tentu tahu pahala dan keutamaan ribath di tsughur-tsughur. Bahwa mereka mendapatkan pahalama yang lebih baik dari dunia dan isinya. Dan in sya Allah para penduduk Gaza mendapatkan kebaikan yang lebih baik dari semua kenikmatan dan kesenangan yang ada di dunia.
Jadi, yang kasihan justru adalah kaum muslimin yang di luar Gaza. Karena mereka bukanlah thoifah manshuroh; bukan pula orang-orang muslim terbaik dan pilihan; dan bukan orang yang diberikan pahala yang lebih baik dari dunia dan isinya.
Sampai hari ke 36 para mujahidin Gaza sebagaimana disampaikan Abu Ubaidah, sudah berhasil menghancurkan ratusan tank dan menewaskan ratusan pasukan zionis.
Alhamdulillah walillaahil hamd.
Tahukah kalian bahwa dalam Perang darat sekarang zionis menurunkan sekitar 120 ribu prajurit. Jumlah itu adalah jumlah pasukan yang diturunkan zionis ketika perang dengan Mesir.
Anda bisa bayangkan betapa besar kekuatan mujahidin Gaza. Betul mereka sedikit dan peralatan terbatas.
Tetapi negara zionis memandang kekuatan mereka setara dengan kekuatan militer Mesir yang merupakan negara Arab paling besar dan kuat militernya.
Dengan izin dan pertolongan Allah serta keberkahan Tanah Suci Baitul Maqdis para mujahidin Gaza akan menang. Allaahu Akbar.
(~ _Ust. Hafidin Achmad Luthfie_ ~)
DZIKIR SHABIR
Sambil menunggu pagi waktu Palestina, yang diduga kuat akan menjadi hari pertama pemberhentian perang sementara untuk tukar tawanan di fase yang pertama. Kita basahi hati kita dengan dzikirnya Shabir.
https://youtu.be/1MB_YAmXMOs?si=jGYo-2ZWMaFvj6oJ
"Kamu membuat saya tidak bisa berkata-kata," reaksi Aiman Azzam seorang jurnalis ternama ketika mewawancarai Shabir salah satu penduduk Gaza asli. Berkali-kali Aiman menunduk menahan air mata dan akhirnya mengusapnya dengan tisu.
Shabir tinggal di kamp pengungsian Jabaliya, Gaza Utara. Salah satu daerah yang di perang darat ini mengalami kehancuran sangat parah dan yang syahid pun sangat banyak. Bahkan saat diwawancari, roket jatuh tidak jauh dari tempatnya.
Shabir sesungguhnya bisa dengan mudah membawa keluarganya meninggalkan Gaza. Karena Shabir punya kewarganegaraan lain.
Tapi dengarkan ketegasan dan keteguhan Shabir. Shabir, orang seperti namanya.
Dengarkan Shabir,
"Saya akan menjawab anda sesuai kenyataan keluar dari hati saya. Saya punya kewarnegaraan lain, maka dengan mudah saya bawa keluarga saya untuk keluar dari Gaza. Bukan begitu?
Tapi saya tidak akan pernah keluar, bahkan sekadar terpikirkan pun tidak. Bahkan teman-teman di negeri kedua saya itu menghubungi saya dan berkata: Apakah kamu meninggalkan rumahmu di sini yang aman dan memilih Gaza? Tapi sebagian lagi yang lain di suatu perjalanan saya ke luar, mereka berkata kepada saya: Tolong bawakan saya sedikit debu Gaza.
Saya sekarang di sini bukan saja punya debu, tapi ada di tanah ribath (bertahan untuk berjuang), banyak orang-orang besar dan mulia. Memang benar, di sini sekarang perang, tembakan, kehancuran.
Ini bukan hanya masalah benar atau tidak benar, hidup layak atau tidak layak. Tapi kami ini satu-satunya negara di dunia hari ini yang telah mengalami penjajahan panjang, tapi kami masih terus bertahan, melawan, berjuang demi mengembalikan hak dan kehormatan kami yang ingin dirampas oleh penjajah. Tapi mustahil mereka bisa melakukan itu pada kami.
Demi Allah, sejak perang 2008 sampai perang yang sekarang ini hidup di sini memang sangat sulit, tapi mereka yang masuk ke Gaza lebih banyak daripada yang keluar dari Gaza.
Saya tidak mengabarkan ini dari luar. Tapi yang saya alami sendiri dari dalam Gaza bersama keluarga, kerabat, saudara dan teman-teman.
Karenanya bagaimana saya bisa berpikir untuk keluar dari Gaza tanpa kembali lagi. Padahal Allah telah memuliakan saya untuk berada di tempat yang dirindukan oleh banyak orang juga oleh masyarakat Arab yang mempunyai komitmen untuk kearaban, keislaman dan Masjidil Aqsha.
Saya tidak akan pernah keluar!
Saya tidak akan membuat penjajah itu berhasil mengusir kami dari sini!"
Jurnalis Aiman Azzam menyela, "Kalau kamu bertahan, kamu dan anak-anakmu akan mati. Mengapa harus kamu yang menanggung masalah besar ini. Maafkan saya menyulitkan anda, karena anda membuat saya tidak bisa berkata-kata."
Dengarkan jawaban Shabir bukan hanya dengan telinga, tapi buka hati anda,
"Karena saya ingin hidup merdeka dan kalau pun mati saya ingin mati dengan mulia, izzah di negeriku, agar anak-anakku nanti bisa hidup. Anak-anak saya akan hidup dengan merdeka kalau saya menjadi tebusan bagi negeri ini. Semua kita akan mati, anda akan mati Aiman, semua yang mendengarkan ini juga akan mati, tidak ada yang abadi. Tetapi ada perbedaan antara satu kematian dengan kematian yang lain. Dan saya memilih untuk mati dalam keadaan mulia. Banyak yang sudah meninggal tapi namanya masih terus harum di sekitar kami."
Sudah dengar penuturan Shabir?
Diwawancarai seorang jurnalis profesional.
Apakah setelah ini anda masih juga menukil video-video yang katanya seorang penduduk Gaza tapi mengutuk para pejuang Gaza?
Masih juga mengatakan kalau semua kekacauan ini sebabnya adalah para pejuang dan rakyat yang menanggung deritanya?
Sambil menunggu pagi waktu Palestina, yang diduga kuat akan menjadi hari pertama pemberhentian perang sementara untuk tukar tawanan di fase yang pertama. Kita basahi hati kita dengan dzikirnya Shabir.
https://youtu.be/1MB_YAmXMOs?si=jGYo-2ZWMaFvj6oJ
"Kamu membuat saya tidak bisa berkata-kata," reaksi Aiman Azzam seorang jurnalis ternama ketika mewawancarai Shabir salah satu penduduk Gaza asli. Berkali-kali Aiman menunduk menahan air mata dan akhirnya mengusapnya dengan tisu.
Shabir tinggal di kamp pengungsian Jabaliya, Gaza Utara. Salah satu daerah yang di perang darat ini mengalami kehancuran sangat parah dan yang syahid pun sangat banyak. Bahkan saat diwawancari, roket jatuh tidak jauh dari tempatnya.
Shabir sesungguhnya bisa dengan mudah membawa keluarganya meninggalkan Gaza. Karena Shabir punya kewarganegaraan lain.
Tapi dengarkan ketegasan dan keteguhan Shabir. Shabir, orang seperti namanya.
Dengarkan Shabir,
"Saya akan menjawab anda sesuai kenyataan keluar dari hati saya. Saya punya kewarnegaraan lain, maka dengan mudah saya bawa keluarga saya untuk keluar dari Gaza. Bukan begitu?
Tapi saya tidak akan pernah keluar, bahkan sekadar terpikirkan pun tidak. Bahkan teman-teman di negeri kedua saya itu menghubungi saya dan berkata: Apakah kamu meninggalkan rumahmu di sini yang aman dan memilih Gaza? Tapi sebagian lagi yang lain di suatu perjalanan saya ke luar, mereka berkata kepada saya: Tolong bawakan saya sedikit debu Gaza.
Saya sekarang di sini bukan saja punya debu, tapi ada di tanah ribath (bertahan untuk berjuang), banyak orang-orang besar dan mulia. Memang benar, di sini sekarang perang, tembakan, kehancuran.
Ini bukan hanya masalah benar atau tidak benar, hidup layak atau tidak layak. Tapi kami ini satu-satunya negara di dunia hari ini yang telah mengalami penjajahan panjang, tapi kami masih terus bertahan, melawan, berjuang demi mengembalikan hak dan kehormatan kami yang ingin dirampas oleh penjajah. Tapi mustahil mereka bisa melakukan itu pada kami.
Demi Allah, sejak perang 2008 sampai perang yang sekarang ini hidup di sini memang sangat sulit, tapi mereka yang masuk ke Gaza lebih banyak daripada yang keluar dari Gaza.
Saya tidak mengabarkan ini dari luar. Tapi yang saya alami sendiri dari dalam Gaza bersama keluarga, kerabat, saudara dan teman-teman.
Karenanya bagaimana saya bisa berpikir untuk keluar dari Gaza tanpa kembali lagi. Padahal Allah telah memuliakan saya untuk berada di tempat yang dirindukan oleh banyak orang juga oleh masyarakat Arab yang mempunyai komitmen untuk kearaban, keislaman dan Masjidil Aqsha.
Saya tidak akan pernah keluar!
Saya tidak akan membuat penjajah itu berhasil mengusir kami dari sini!"
Jurnalis Aiman Azzam menyela, "Kalau kamu bertahan, kamu dan anak-anakmu akan mati. Mengapa harus kamu yang menanggung masalah besar ini. Maafkan saya menyulitkan anda, karena anda membuat saya tidak bisa berkata-kata."
Dengarkan jawaban Shabir bukan hanya dengan telinga, tapi buka hati anda,
"Karena saya ingin hidup merdeka dan kalau pun mati saya ingin mati dengan mulia, izzah di negeriku, agar anak-anakku nanti bisa hidup. Anak-anak saya akan hidup dengan merdeka kalau saya menjadi tebusan bagi negeri ini. Semua kita akan mati, anda akan mati Aiman, semua yang mendengarkan ini juga akan mati, tidak ada yang abadi. Tetapi ada perbedaan antara satu kematian dengan kematian yang lain. Dan saya memilih untuk mati dalam keadaan mulia. Banyak yang sudah meninggal tapi namanya masih terus harum di sekitar kami."
Sudah dengar penuturan Shabir?
Diwawancarai seorang jurnalis profesional.
Apakah setelah ini anda masih juga menukil video-video yang katanya seorang penduduk Gaza tapi mengutuk para pejuang Gaza?
Masih juga mengatakan kalau semua kekacauan ini sebabnya adalah para pejuang dan rakyat yang menanggung deritanya?
Itulah mengapa Gaza tidak mungkin punya rakyat seperti anda. Bukan kebetulan, mereka lah orang-orang yang dipilih Allah untuk tinggal di Gaza. Karena mereka memang pilihan. Bukan anda, karena anda pasti akan mengutuk jihad dan para mujahid, sementara zionis sangat aman di mulutmu.
Kalau anda yang tinggal di Gaza, pasti negeri Gaza anda serahkan ke zionis dan memilih pergi meninggalkan negeri. Karena anda memang bukan seperti mereka yang meninggalkan kenyamanan demi bertahan di negeri mulia jihad. Sementara anda justru menukar jihad dengan kenyamanan dan keamanan semu.
Wawancara tanpa pencitraan
Bukan mereka yang bicara tanpa data. Ini langsung dari dalam negeri yang sedang membara.
Bukan asumsi, bukan data dari Amerika, bukan juga data dari Amerika bersorban!
Shabir seperti jubir rakyat Gaza.
Anda yang mengutuk para pejuang Gaza, jubir siapa?
Kalau anda yang tinggal di Gaza, pasti negeri Gaza anda serahkan ke zionis dan memilih pergi meninggalkan negeri. Karena anda memang bukan seperti mereka yang meninggalkan kenyamanan demi bertahan di negeri mulia jihad. Sementara anda justru menukar jihad dengan kenyamanan dan keamanan semu.
Wawancara tanpa pencitraan
Bukan mereka yang bicara tanpa data. Ini langsung dari dalam negeri yang sedang membara.
Bukan asumsi, bukan data dari Amerika, bukan juga data dari Amerika bersorban!
Shabir seperti jubir rakyat Gaza.
Anda yang mengutuk para pejuang Gaza, jubir siapa?
YouTube
مذيع الجزيرة مباشر #ايمن_عزام يكاد لا يصدق ما يسمعه في مكالمة مع أحد أهالي غزة
هل أهل #غزة بشر مثلنا ؟! إسمع للأخر ستتعجب !! #أيمن_عزام #البث_المباشر #الجزيرة #الجزيرة_مباشر #بعد_منتصف_الليل #طوفان_الأقصى #غزه #فلسطين #فلسطين_48 #مخيم_جباليا #مخيم_جنين #مستشفى_الشفاء
انستجرام : https://instagram.com/aymanazzama?igshid=M2RkZGJiMzhjOQ==…
انستجرام : https://instagram.com/aymanazzama?igshid=M2RkZGJiMzhjOQ==…
DASAR-DASAR ILMU FARAIDH
1. PENGERTIAN
Ilmu Faraidh adalah Ilmu untuk mengetahui siapa yang dapat warisan dan siapa yang tidak dapat warisan serta bagian setiap ahli waris.
2. POKOK PEMBAHASAN
Harta peninggalan dan bagian-bagian setiap ahli waris darinya.
3. MANFAAT
Menyampaikan hak setiap ahli waris dari harta peninggalan.
4. KEUTAMAAN DAN URGENSINYA
a. Allah sendiri yang mengatur tentang pembagian harta warisan.
b. Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mendorong para shahabat untuk mempelajari ilmu Faraidh dan mengajarkannya. Di antara dalil yang menerangkannya, Hadits an-Nasai dalam Sunan al-Kubra (6/97), hadits no.6271, at-Tirmidzi dalam Sunan ya Hadits no.2091, al-Hakim dalam al-Mustadrak (4/369-370) hadits no.7950, 7951, dishahihkan oleh beliau dan disepakati oleh adz-Dzahabi dalam at-Talkhis bi Hamisy al-Mustadrak.
5. HUBUNGANNYA DENGAN ILMU LAIN
Ilmu Faraidh termasuk ilmu Syari'at secara umum, dan termasuk ilmu Fiqh secara khusus.
6. PELETAK/PENCETUS
Allah subhanahu wa ta'aladalam kitab-Nya.
7. NAMA
Ilmu Faraidh, Ilmu Tarikah dan ilmu Mawaarits.
8. SUMBER
Al-Quran, hadits, Ijma' dan Ijtihad para shahabat.
9. HUKUM MEMPELAJARINYA
Fardhu Kifayah
10. PERMASALAHAN
Cara pembagian warisan kepada ash-habul furudh, ashobah, al-Hajb dan lain-lain.
1. PENGERTIAN
Ilmu Faraidh adalah Ilmu untuk mengetahui siapa yang dapat warisan dan siapa yang tidak dapat warisan serta bagian setiap ahli waris.
2. POKOK PEMBAHASAN
Harta peninggalan dan bagian-bagian setiap ahli waris darinya.
3. MANFAAT
Menyampaikan hak setiap ahli waris dari harta peninggalan.
4. KEUTAMAAN DAN URGENSINYA
a. Allah sendiri yang mengatur tentang pembagian harta warisan.
b. Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mendorong para shahabat untuk mempelajari ilmu Faraidh dan mengajarkannya. Di antara dalil yang menerangkannya, Hadits an-Nasai dalam Sunan al-Kubra (6/97), hadits no.6271, at-Tirmidzi dalam Sunan ya Hadits no.2091, al-Hakim dalam al-Mustadrak (4/369-370) hadits no.7950, 7951, dishahihkan oleh beliau dan disepakati oleh adz-Dzahabi dalam at-Talkhis bi Hamisy al-Mustadrak.
5. HUBUNGANNYA DENGAN ILMU LAIN
Ilmu Faraidh termasuk ilmu Syari'at secara umum, dan termasuk ilmu Fiqh secara khusus.
6. PELETAK/PENCETUS
Allah subhanahu wa ta'aladalam kitab-Nya.
7. NAMA
Ilmu Faraidh, Ilmu Tarikah dan ilmu Mawaarits.
8. SUMBER
Al-Quran, hadits, Ijma' dan Ijtihad para shahabat.
9. HUKUM MEMPELAJARINYA
Fardhu Kifayah
10. PERMASALAHAN
Cara pembagian warisan kepada ash-habul furudh, ashobah, al-Hajb dan lain-lain.
*Merencanakan Pembagian Warisan sejak Dini*
_Merencanakan warisan ketika pemilik aset masih hidup dianggap tabu dalam budaya Indonesia. Padahal, perencanaan pembagian aset ketika pemilik aset masih hidup dapat menghindarkan terjadinya sengketa di antara ahli waris._
Tidak hanya perencanaan tentang pensiun saja yang harus disiapkan dengan matang. Pembicaraan tentang pembagian aset kepada ahli waris juga perlu direncanakan jauh hari.
Memang, membagikan warisan ketika pemilik aset masih hidup dianggap tabu dalam budaya Indonesia. Padahal, perencanaan pembagian aset ketika pemilik aset masih hidup, dapat menghindarkan terjadinya sengketa di antara para ahli waris. Sudah banyak contoh kasus keluarga yang bertikai karena memperebutkan harta warisan.
Pembagian aset waris yang direncanakan dengan baik membuat aset tersebut jatuh ke tangan ahli waris yang tepat. Contohnya, aset berupa bisnis dapat diserahkan kepada ahli waris yang memang mampu mengelola bisnis tersebut atau kepada partner bisnis yang amanah untuk keberlangsungan hidup para ahli waris dan anak cucu pemilik aset.
Katakanlah dalam sebuah keluarga yang memiliki tiga anak, hanya anak tertua yang dianggap mampu mengelola bisnis orangtua. Maka aset tersebut dibagi dulu sesuai waris Islam kemudian diamanahkan untuk dikelola kepada anak yang tepat, diikuti pembagian hasil dan kewajiban yang jelas kepada kedua anak lainnya.
Ada perbedaan antara hibah dan waris. Hibah merupakan harta yang diberikan ketika orang masih hidup. Sementara waris merupakan harta yang diberikan ketika pemiliknya sudah meninggal.
Perencanaan harta waris dapat dituangkan dalam surat wasiat yang disusun ketika pemilik aset masih hidup dan aset itu dibagi ketika dia meninggal. Tidak adanya rencana atas pembagian aset, merupakan salah satu kesalahan paling umum yang dilakukan oleh para pemilik aset.
Bisa juga terjadi salah pembagian aset sehingga jatuh ke tangan yang kurang tepat. Atau porsi aset yang dibagi tidak sesuai keinginan pemilik aset.
Di dalam surat wasiat tersebut dicantumkan hukum apa yang akan digunakan dalam pembagian aset ini. Sebagai muslim, wajib hukumnya menggunakan hukum waris Islam. Para ahli waris akan mendapatkan waris sesuai hukum waris Islam. Kemudian pemilik aset, jika ingin berwasiat, harus menuliskan kemana saja wasiat akan diberikan apakah ke yayasan, partner bisnis, keluarga (selain ahli waris) dan lain sebagainya.
Setelah membuat surat wasiat, sebaiknya surat ini didaftarkan ke notaris sehingga dapat terdokumentasi dengan baik.
Bayangkan jika Anda membuat surat wasiat diam-diam, disimpan di tempat rahasia yang hanya diketahui Anda sendiri. Tentu amanah yang ada dalam surat wasiat ini tidak akan terlaksana karena tidak ada seorang pun yang mengetahui keberadaan surat wasiat tersebut.
Sering terjadi, *keluarga juga tidak mengetahui dengan pasti harta apa saja yang dimiliki oleh pemilik aset*. Aset sangat dinamis ada yang dijual dan ada yang dibeli sehingga dapat berkurang atau bertambah.
Salah satu cara untuk mengetahui jumlah aset dan nilai aset adalah dengan memeriksa SPT Al-Muwarrits (pemberi waris). Jika dokumentasi rapi, daftar aset tercantum lengkap dengan alamat dan nilainya.
Jadi, sebaiknya orangtua yang berencana menghibahkan, mewariskan aset untuk anak-anaknya, mewasiatkan aset ke partnernya atau lembaga, mencatat dengan teliti aset yang dimiliki. *Dalam satu keluarga, dapat terjadi anak-anak tidak mengetahui apa saja aset yang dimiliki orangtuanya karena tidak ada pencatatan.*
Hal penting lain dalam urusan aset ini adalah mempersiapkan dana tunai untuk mengurus pajak atau biaya-biaya yang mungkin timbul atas peralihan aset ini.
Salah satu bentuk aset yang jamak dialihkan adalah properti, baik berupa tanah maupun rumah. Terhadap aset ini perlu dilakukan balik nama dari Muwarrits kepada al-Waarits/al-Waaritsah (ahli waris), lembaga, atau pun partner bisnis. Proses ini memerlukan berbagai macam biaya yang tidak sedikit.
_Merencanakan warisan ketika pemilik aset masih hidup dianggap tabu dalam budaya Indonesia. Padahal, perencanaan pembagian aset ketika pemilik aset masih hidup dapat menghindarkan terjadinya sengketa di antara ahli waris._
Tidak hanya perencanaan tentang pensiun saja yang harus disiapkan dengan matang. Pembicaraan tentang pembagian aset kepada ahli waris juga perlu direncanakan jauh hari.
Memang, membagikan warisan ketika pemilik aset masih hidup dianggap tabu dalam budaya Indonesia. Padahal, perencanaan pembagian aset ketika pemilik aset masih hidup, dapat menghindarkan terjadinya sengketa di antara para ahli waris. Sudah banyak contoh kasus keluarga yang bertikai karena memperebutkan harta warisan.
Pembagian aset waris yang direncanakan dengan baik membuat aset tersebut jatuh ke tangan ahli waris yang tepat. Contohnya, aset berupa bisnis dapat diserahkan kepada ahli waris yang memang mampu mengelola bisnis tersebut atau kepada partner bisnis yang amanah untuk keberlangsungan hidup para ahli waris dan anak cucu pemilik aset.
Katakanlah dalam sebuah keluarga yang memiliki tiga anak, hanya anak tertua yang dianggap mampu mengelola bisnis orangtua. Maka aset tersebut dibagi dulu sesuai waris Islam kemudian diamanahkan untuk dikelola kepada anak yang tepat, diikuti pembagian hasil dan kewajiban yang jelas kepada kedua anak lainnya.
Ada perbedaan antara hibah dan waris. Hibah merupakan harta yang diberikan ketika orang masih hidup. Sementara waris merupakan harta yang diberikan ketika pemiliknya sudah meninggal.
Perencanaan harta waris dapat dituangkan dalam surat wasiat yang disusun ketika pemilik aset masih hidup dan aset itu dibagi ketika dia meninggal. Tidak adanya rencana atas pembagian aset, merupakan salah satu kesalahan paling umum yang dilakukan oleh para pemilik aset.
Bisa juga terjadi salah pembagian aset sehingga jatuh ke tangan yang kurang tepat. Atau porsi aset yang dibagi tidak sesuai keinginan pemilik aset.
Di dalam surat wasiat tersebut dicantumkan hukum apa yang akan digunakan dalam pembagian aset ini. Sebagai muslim, wajib hukumnya menggunakan hukum waris Islam. Para ahli waris akan mendapatkan waris sesuai hukum waris Islam. Kemudian pemilik aset, jika ingin berwasiat, harus menuliskan kemana saja wasiat akan diberikan apakah ke yayasan, partner bisnis, keluarga (selain ahli waris) dan lain sebagainya.
Setelah membuat surat wasiat, sebaiknya surat ini didaftarkan ke notaris sehingga dapat terdokumentasi dengan baik.
Bayangkan jika Anda membuat surat wasiat diam-diam, disimpan di tempat rahasia yang hanya diketahui Anda sendiri. Tentu amanah yang ada dalam surat wasiat ini tidak akan terlaksana karena tidak ada seorang pun yang mengetahui keberadaan surat wasiat tersebut.
Sering terjadi, *keluarga juga tidak mengetahui dengan pasti harta apa saja yang dimiliki oleh pemilik aset*. Aset sangat dinamis ada yang dijual dan ada yang dibeli sehingga dapat berkurang atau bertambah.
Salah satu cara untuk mengetahui jumlah aset dan nilai aset adalah dengan memeriksa SPT Al-Muwarrits (pemberi waris). Jika dokumentasi rapi, daftar aset tercantum lengkap dengan alamat dan nilainya.
Jadi, sebaiknya orangtua yang berencana menghibahkan, mewariskan aset untuk anak-anaknya, mewasiatkan aset ke partnernya atau lembaga, mencatat dengan teliti aset yang dimiliki. *Dalam satu keluarga, dapat terjadi anak-anak tidak mengetahui apa saja aset yang dimiliki orangtuanya karena tidak ada pencatatan.*
Hal penting lain dalam urusan aset ini adalah mempersiapkan dana tunai untuk mengurus pajak atau biaya-biaya yang mungkin timbul atas peralihan aset ini.
Salah satu bentuk aset yang jamak dialihkan adalah properti, baik berupa tanah maupun rumah. Terhadap aset ini perlu dilakukan balik nama dari Muwarrits kepada al-Waarits/al-Waaritsah (ahli waris), lembaga, atau pun partner bisnis. Proses ini memerlukan berbagai macam biaya yang tidak sedikit.
Apalagi, jika properti yang dimiliki banyak. Dalam beberapa kasus, peralihan aset properti tidak dapat dilakukan dengan lancar karena tidak ada dana untuk membayar berbagai biaya.
Aset-aset, pun bisnis yang kita jalankan adalah amanah Allah. Masalah pengalihan harta benar-benar harus dipersiapkan dengan baik. Tidak hanya terkait masalah hukum yang cukup memusingkan orang awam, tetapi terkait juga dengan para penerima waris, penerima hibah juga penerima wasiat jika ada. Adanya notaris dapat membantu perihal transfer aset ini, dan dapat mengurangi kesalahan dan membuat pembagian aset berjalan lancar, tidak hanya sesuai keinginan pemilik aset namun sesuai dengan hukum dan waris Islam pastinya.
Al-Wahdah
Konselor Keluarga
Aset-aset, pun bisnis yang kita jalankan adalah amanah Allah. Masalah pengalihan harta benar-benar harus dipersiapkan dengan baik. Tidak hanya terkait masalah hukum yang cukup memusingkan orang awam, tetapi terkait juga dengan para penerima waris, penerima hibah juga penerima wasiat jika ada. Adanya notaris dapat membantu perihal transfer aset ini, dan dapat mengurangi kesalahan dan membuat pembagian aset berjalan lancar, tidak hanya sesuai keinginan pemilik aset namun sesuai dengan hukum dan waris Islam pastinya.
Al-Wahdah
Konselor Keluarga
*KARENA TIDAK JELAS DIAWAL*
Seorang istri pengusaha, tidak menggugat cerai suaminya, meski sudah 8 kali selingkuh dengan karyawannya. Kok bisa?
Ternyata, aset usaha suaminya itu, juga milik istrinya. Dan si istri tidak mau kehilangan aset usaha, jika langsung gugat cerai.
Meski telat, namun bersyukur, si istri segera sadar. Dan memilih berdamai dengan suaminya, namun dengan membuat beberapa persyaratan.
Beberapa syaratnya antara lain:
*_"Seluruh harta menjadi hak sepenuhnya istri, seluruh aset dan saham perusahaan mutlak 100 persen milik istri serta tidak ada harta gono-gini dan hak asuh anak jatuh mutlak untuk istri," tulis dalam isi perjanjian._*
Jika dicermati, mungkin modal awal membangun bisnis suami istri ini, semuanya dimiliki istri, makanya dia mensyaratkan semua harta dan saham perusahaan 100% adalah miliknya. Suami hanya mengelola bisnis.
Walau syarat ini pasti tidak akan sepenuhnya diiyakan suami, karena kontribusinya membangun bisnis kan harus juga dihargai. Semestinya istri tidak harus meminta 100%, berilah suami misal 20 atau 30%nya, jika memang modal awal adalah darinya.
Dari cerita singkat ini, kita harus sadar, jangan menunggu ada masalah, tertibkan manajemen harta diawal, mana harta istri dan mana harta suami. Apalagi kalau berbisnis berdua, manajemen hartanya harus lebih jelas lagi dan terdokumentasi semua ahli waris harus tahu. Karena memang menikah itu artinya menghalalkan hubungan suami istri, bukan menghalalkan mengambil tanpa izin harta istri atau suami.
*Al-Wahdah*
_Konselor Keluarga_
Seorang istri pengusaha, tidak menggugat cerai suaminya, meski sudah 8 kali selingkuh dengan karyawannya. Kok bisa?
Ternyata, aset usaha suaminya itu, juga milik istrinya. Dan si istri tidak mau kehilangan aset usaha, jika langsung gugat cerai.
Meski telat, namun bersyukur, si istri segera sadar. Dan memilih berdamai dengan suaminya, namun dengan membuat beberapa persyaratan.
Beberapa syaratnya antara lain:
*_"Seluruh harta menjadi hak sepenuhnya istri, seluruh aset dan saham perusahaan mutlak 100 persen milik istri serta tidak ada harta gono-gini dan hak asuh anak jatuh mutlak untuk istri," tulis dalam isi perjanjian._*
Jika dicermati, mungkin modal awal membangun bisnis suami istri ini, semuanya dimiliki istri, makanya dia mensyaratkan semua harta dan saham perusahaan 100% adalah miliknya. Suami hanya mengelola bisnis.
Walau syarat ini pasti tidak akan sepenuhnya diiyakan suami, karena kontribusinya membangun bisnis kan harus juga dihargai. Semestinya istri tidak harus meminta 100%, berilah suami misal 20 atau 30%nya, jika memang modal awal adalah darinya.
Dari cerita singkat ini, kita harus sadar, jangan menunggu ada masalah, tertibkan manajemen harta diawal, mana harta istri dan mana harta suami. Apalagi kalau berbisnis berdua, manajemen hartanya harus lebih jelas lagi dan terdokumentasi semua ahli waris harus tahu. Karena memang menikah itu artinya menghalalkan hubungan suami istri, bukan menghalalkan mengambil tanpa izin harta istri atau suami.
*Al-Wahdah*
_Konselor Keluarga_
Bismillah hari ini Open Pre Order Jurnal Ibu Bahagia sudah resmi dibuka.
Inilah sebuah jurnal yang akan menemani para ibu untuk menyelami diri dan menuliskan kisah kebahagiaannya.
Lewat jurnal ini, setiap ibu akan diajak untuk mengenali dirinya, emosinya, minatnya, hingga merancang beragam hal yang baik untuk dirinya. Ibu juga akan diajak untuk melihat kembali koneksi dengan pasangannya selama ini.
Tak hanya koneksi dengan pasangan, ada pula halaman-halaman refleksi untuk melihat kembali koneksi spiritual dengan Sang Maha Pencipta.
Inilah sebuah jurnal yang akan menemani para ibu untuk menyelami diri dan menuliskan kisah kebahagiaannya.
Lewat jurnal ini, setiap ibu akan diajak untuk mengenali dirinya, emosinya, minatnya, hingga merancang beragam hal yang baik untuk dirinya. Ibu juga akan diajak untuk melihat kembali koneksi dengan pasangannya selama ini.
Tak hanya koneksi dengan pasangan, ada pula halaman-halaman refleksi untuk melihat kembali koneksi spiritual dengan Sang Maha Pencipta.
Di tengah gelombang gempuran bertahun-tahun, dan tatapan kosong dunia, mereka justru hadir berjuang dengan apa yang mereka mampu, tanpa mengenal lelah.
Mereka yang kesehariannya diisi dengan menghafal Al Qur'an, mereka yang tak pernah memikirkan hal lain selain cita-cita mereka sejak kecil: Palestina merdeka atau mati syahid mulia.
Siapakah dan bagaimanakah mereka bisa menjaga ketakwaan dan kekuatan sehingga menginspirasi banyak orang di berbagai belahan dunia?
Buku ini hadir untuk memperkenalkan mereka barisan para mujahid yang berjuang membela Palestina sampai titik darah terakhir.
PRE ORDER
📚 Barisan Mujahid Palestina
Penulis @lisdyrahayu
Penerbit Zavara
Spesifikasi :
Ukuran : 14x20 cm
Halaman : 104 hlm
Kertas : HVS 70 gsm
Visual book BW
Harga selama PO Rp 55.000 Rp 45.000
Semoga langkah ini termasuk salah satu cara menunjukkan keberpihakan kita pada saudara-saudara kita di Palestina.
🇵🇸🇵🇸🇵🇸
Pengiriman InsyaAllah mulai 26 Desember 2023
Mereka yang kesehariannya diisi dengan menghafal Al Qur'an, mereka yang tak pernah memikirkan hal lain selain cita-cita mereka sejak kecil: Palestina merdeka atau mati syahid mulia.
Siapakah dan bagaimanakah mereka bisa menjaga ketakwaan dan kekuatan sehingga menginspirasi banyak orang di berbagai belahan dunia?
Buku ini hadir untuk memperkenalkan mereka barisan para mujahid yang berjuang membela Palestina sampai titik darah terakhir.
PRE ORDER
📚 Barisan Mujahid Palestina
Penulis @lisdyrahayu
Penerbit Zavara
Spesifikasi :
Ukuran : 14x20 cm
Halaman : 104 hlm
Kertas : HVS 70 gsm
Visual book BW
Harga selama PO Rp 55.000 Rp 45.000
Semoga langkah ini termasuk salah satu cara menunjukkan keberpihakan kita pada saudara-saudara kita di Palestina.
🇵🇸🇵🇸🇵🇸
Pengiriman InsyaAllah mulai 26 Desember 2023
Bunda sedang mencari hadiah untuk putri kecilnya yang akan beranjak remaja?
Sebuah buku tentang haid yang bisa dibaca anak mulai usia 10 tahun?
Sebuah buku yang tidak hanya berisi teori tapi dilengkapi dengan gambar ilustrasi untuk menjelaskan berbagai tutorial terkait haid (menstruasi)?
Buku ini insyaallah adalah jawabannya..
Buku HAID PERTAMAKU Edisi Lengkap
Yang ditulis oleh dr. Avie Andriyani
🚺 Ada tutorial memilih, memakai, hingga mencuci dan membuang pembalut.
🪒Tips menjaga kesehatan daerah kewanitaan
🚿 Tutorial mandi wajib setelah selesai haid
💞 Dilengkapi dengan bagan mahram dan panduan berinteraksi dengan lawan jenis
📌Dan masih banyak lagi pembahasan penting lainnya.
🏷 Harga :
🔖 Harga Normal : 80.000
🛍 Harga Pre Order : 59.500
Hemat 20.000 selama masa pre order
🕰 Masa Pre Order :
20 November – 20 Desember 2023
📦 Perkiraan Buku Ready : 3 Januari 2024 insyaallah
🎁 Spesifikasi Buku 🎁
✅Ukuran : 16 x 24 cm
✅Softcover
✅UV, spot, emboss
✅Tebal : 92 halaman
✅Kertas : HVS 80 GM
✅Berat : 150 Gram
🎨Full colour
🎨Full ilustrasi
Sebuah buku tentang haid yang bisa dibaca anak mulai usia 10 tahun?
Sebuah buku yang tidak hanya berisi teori tapi dilengkapi dengan gambar ilustrasi untuk menjelaskan berbagai tutorial terkait haid (menstruasi)?
Buku ini insyaallah adalah jawabannya..
Buku HAID PERTAMAKU Edisi Lengkap
Yang ditulis oleh dr. Avie Andriyani
🚺 Ada tutorial memilih, memakai, hingga mencuci dan membuang pembalut.
🪒Tips menjaga kesehatan daerah kewanitaan
🚿 Tutorial mandi wajib setelah selesai haid
💞 Dilengkapi dengan bagan mahram dan panduan berinteraksi dengan lawan jenis
📌Dan masih banyak lagi pembahasan penting lainnya.
🏷 Harga :
🔖 Harga Normal : 80.000
🛍 Harga Pre Order : 59.500
Hemat 20.000 selama masa pre order
🕰 Masa Pre Order :
20 November – 20 Desember 2023
📦 Perkiraan Buku Ready : 3 Januari 2024 insyaallah
🎁 Spesifikasi Buku 🎁
✅Ukuran : 16 x 24 cm
✅Softcover
✅UV, spot, emboss
✅Tebal : 92 halaman
✅Kertas : HVS 80 GM
✅Berat : 150 Gram
🎨Full colour
🎨Full ilustrasi
*SETIA*
Apa yang saya ketahui, wallahu a'lam, tidak ada padanan kata dalam bahasa Arab, maupun istilah fikih, yang serupa dengan kata "setia" yang kebanyakan dipahami oleh masyarakat Indonesia.
Kesetiaan dalam pernikahan yang dipahami oleh kebanyakan masyarakat Indonesia sangat terpengaruh oleh definisi gereja. Dimana di antara definisi yang diberikan gereja adalah:
1) Monogami,
2) Janji seumur hidup untuk saling mengasihi.
Dua poin ini justru tidak dikenal dalam syariat Islam. Kesetiaan dalam syariat Islam erat kaitannya dengan penunaian hak dan pelaksanaan kewajiban. Bukan sekadar apakah memiliki satu pasangan atau lebih dalam hidupnya.
Apabila kita lihat lawan kata dari "setia", maka baik bahasa Indonesia maupun bahasa Arab, memiliki kata yang sama yaitu "khianat". Yang menarik adalah dalam bahasa Arab lawan kata "khianat" itu adalah amanah, dan tidak dikenal istilah "setia".
Adapun amanah secara umum bermakna:
أداء الحقوق، والمحافظة عليها
"Menunaikan hak-hak dan menjaga hak-hak tersebut."
Jadi, apabila kata "setia" ini mau dipadankan dengan "amanah", karena sama-sama lawan kata dari "khianat", maka makna setia dalam pernikahan menurut pandangan fikih adalah:
*_Melaksanakan kewajibannya sebagai suami/ istri dan menunaikan hak-hak anggota keluarga sesuai dengan yang ditetapkan oleh syariat._*
Sehingga dalam konteks ini, seorang laki-laki yang menikah lagi, tidak bisa langsung dituduh sebagai orang yang khianat atau tidak setia, dengan catatan ia masih menunaikan kewajibannya sebagai suami dan menunaikan hak-hak anggota keluarganya.
Sebagaimana seorang laki-laki yang monogami seumur hidupnya tidak bisa langsung kita katakan sebagai orang yang setia, karena apabila ia lalai dari kewajibannya, baik tidak menunaikan kewajiban nafkah, tidak mendidik keluarganya, dan tidak berusaha menjaga keluarganya dari api neraka, maka ia tetap disebut sebagai suami yang khianat.
Karenanya, Nabi kita Muhammad ﷺ itu adalah suami yang setia dengan seluruh istrinya. Demikian para sahabat dan seluruh kaum muslimin yang memiliki lebih dari satu orang istri, mereka disebut setia pada istri-istrinya selama hak-haknya terpenuhi. Sedangkan orang yang hanya memiliki satu orang istri namun tidak memahami hak dan kewajibannya, maka ia adalah orang yang khianat dan tidak setia.
Demikian pula, bertahan seumur hidup dengan satu pasangan yang sama bukanlah indikator kesetiaan seseorang, apabila tidak diiringi dengan penunaian hak-hak keluarga. Karenanya walaupun Islam sangat menganjurkan untuk mempertahankan keutuhan keluarga, namun ia bukanlah harga mati, dan bersamaan dengan itu menghalalkan perceraian sebagai "emergency exit". Tidak ada kewajiban mempertahankan keutuhan keluarga, selain dalam rangka mempermudah jalan menuju keridhaan-Nya. Berbeda dengan pendapat sebagian agama, misalnya sebagian kalangan Nasrani yang mengharamkan perceraian.
Jadi acuannya bukanlah monogami atau poligami, cerai atau tidak cerai. Acuan kesetiaan seseorang adalah apakah hak pasangan dan keluarga tertunaikan atau tidak. Ini penting untuk dicatat.
Maka bagi seorang istri, kesetiaannya adalah menaati suaminya dan melayaninya dengan sepenuh hati, selama laki-laki tersebut masih menjadi suaminya. Istri yang setia adalah istri yang tidak meninggikan suara di hadapan suaminya, menjaga kehormatannya apabila suaminya tidak ada, serta menjaga aib-aib suaminya dan keluarganya secara umum. Selama masih menjadi suaminya, maka wajib baginya menunaikan semua itu.
Sedangkan apabila sudah tidak lagi menjadi suaminya, maka tidak ada lagi kewajiban pelayanan atau "menjaga cinta" dari laki-laki yang telah berpisah dengannya. Karena hak suami terputus dengan perceraian atau kematian.
Karenanya bagi seseorang yang ditinggalkan pasangannya, baik karena cerai ataupun meninggal dunia: Menikah lagi setelah perpisahan bukanlah indikator pengkhianatan seseorang, karena selama ia menunaikan hak-hak keluarganya sesuai dengan ketentuan syariat Islam, maka ia bukanlah orang yang khianat, namun tetap disebut orang yang setia.
Wallahu a'lam
~ _Muhammad Laili Al-Fadhli_~
Apa yang saya ketahui, wallahu a'lam, tidak ada padanan kata dalam bahasa Arab, maupun istilah fikih, yang serupa dengan kata "setia" yang kebanyakan dipahami oleh masyarakat Indonesia.
Kesetiaan dalam pernikahan yang dipahami oleh kebanyakan masyarakat Indonesia sangat terpengaruh oleh definisi gereja. Dimana di antara definisi yang diberikan gereja adalah:
1) Monogami,
2) Janji seumur hidup untuk saling mengasihi.
Dua poin ini justru tidak dikenal dalam syariat Islam. Kesetiaan dalam syariat Islam erat kaitannya dengan penunaian hak dan pelaksanaan kewajiban. Bukan sekadar apakah memiliki satu pasangan atau lebih dalam hidupnya.
Apabila kita lihat lawan kata dari "setia", maka baik bahasa Indonesia maupun bahasa Arab, memiliki kata yang sama yaitu "khianat". Yang menarik adalah dalam bahasa Arab lawan kata "khianat" itu adalah amanah, dan tidak dikenal istilah "setia".
Adapun amanah secara umum bermakna:
أداء الحقوق، والمحافظة عليها
"Menunaikan hak-hak dan menjaga hak-hak tersebut."
Jadi, apabila kata "setia" ini mau dipadankan dengan "amanah", karena sama-sama lawan kata dari "khianat", maka makna setia dalam pernikahan menurut pandangan fikih adalah:
*_Melaksanakan kewajibannya sebagai suami/ istri dan menunaikan hak-hak anggota keluarga sesuai dengan yang ditetapkan oleh syariat._*
Sehingga dalam konteks ini, seorang laki-laki yang menikah lagi, tidak bisa langsung dituduh sebagai orang yang khianat atau tidak setia, dengan catatan ia masih menunaikan kewajibannya sebagai suami dan menunaikan hak-hak anggota keluarganya.
Sebagaimana seorang laki-laki yang monogami seumur hidupnya tidak bisa langsung kita katakan sebagai orang yang setia, karena apabila ia lalai dari kewajibannya, baik tidak menunaikan kewajiban nafkah, tidak mendidik keluarganya, dan tidak berusaha menjaga keluarganya dari api neraka, maka ia tetap disebut sebagai suami yang khianat.
Karenanya, Nabi kita Muhammad ﷺ itu adalah suami yang setia dengan seluruh istrinya. Demikian para sahabat dan seluruh kaum muslimin yang memiliki lebih dari satu orang istri, mereka disebut setia pada istri-istrinya selama hak-haknya terpenuhi. Sedangkan orang yang hanya memiliki satu orang istri namun tidak memahami hak dan kewajibannya, maka ia adalah orang yang khianat dan tidak setia.
Demikian pula, bertahan seumur hidup dengan satu pasangan yang sama bukanlah indikator kesetiaan seseorang, apabila tidak diiringi dengan penunaian hak-hak keluarga. Karenanya walaupun Islam sangat menganjurkan untuk mempertahankan keutuhan keluarga, namun ia bukanlah harga mati, dan bersamaan dengan itu menghalalkan perceraian sebagai "emergency exit". Tidak ada kewajiban mempertahankan keutuhan keluarga, selain dalam rangka mempermudah jalan menuju keridhaan-Nya. Berbeda dengan pendapat sebagian agama, misalnya sebagian kalangan Nasrani yang mengharamkan perceraian.
Jadi acuannya bukanlah monogami atau poligami, cerai atau tidak cerai. Acuan kesetiaan seseorang adalah apakah hak pasangan dan keluarga tertunaikan atau tidak. Ini penting untuk dicatat.
Maka bagi seorang istri, kesetiaannya adalah menaati suaminya dan melayaninya dengan sepenuh hati, selama laki-laki tersebut masih menjadi suaminya. Istri yang setia adalah istri yang tidak meninggikan suara di hadapan suaminya, menjaga kehormatannya apabila suaminya tidak ada, serta menjaga aib-aib suaminya dan keluarganya secara umum. Selama masih menjadi suaminya, maka wajib baginya menunaikan semua itu.
Sedangkan apabila sudah tidak lagi menjadi suaminya, maka tidak ada lagi kewajiban pelayanan atau "menjaga cinta" dari laki-laki yang telah berpisah dengannya. Karena hak suami terputus dengan perceraian atau kematian.
Karenanya bagi seseorang yang ditinggalkan pasangannya, baik karena cerai ataupun meninggal dunia: Menikah lagi setelah perpisahan bukanlah indikator pengkhianatan seseorang, karena selama ia menunaikan hak-hak keluarganya sesuai dengan ketentuan syariat Islam, maka ia bukanlah orang yang khianat, namun tetap disebut orang yang setia.
Wallahu a'lam
~ _Muhammad Laili Al-Fadhli_~
*HAJI TANPA ANTRI*
Ingin menunaikan ibadah haji tanpa perlu mengantri?
Garislurus Travel membuka pendaftaran Haji Furoda 2024 dengan jadwal keberangkatan 10 Juni 2024.
🕋 Program Haji Furoda Garislurus Travel 🕋
📅 10 Juni-12 Juli 2024 (PROGRAM 23 DAYS)
Ustadz Pembimbing:
Ustadz Abu Islama Imanudin, Lc.
🎖 MAKTAB FURODA🎖
(JARAK DARI HOTEL TRANSIT KE JAMARAT 750 METER)
⭐️⭐️⭐️⭐️
🏨 Hotel Transit : Hotel Rahaf di Jalan Sidqi (12N)
⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️
🏨 Hotel Mekkah : Hyatt Regency Jabal Omar (6N)
⭐️⭐️⭐️⭐️
🏨 Hotel Madinah : Deyar Al Eiman (3N)
⛺️ Maktab : Furoda (Mina & Arafah)
🚌 City Tour : Mekkah, Madinah, Taif
🚄 Kereta Cepat : 2x (Mekkah Madinah & Madinah Jeddah)
🍽 Free Kuliner : Nasi Unta
✨ Manasik Series : 8x by Zoom + 1x Manasik Praktek di Jakarta
Bersama Garislurus Travel, Anda akan mendapatkan berbagai fasilitas dan layanan terbaik antara lain:
• Visa Furoda
• Tiket PP Saudia Airlines
• Handling Indonesia & Saudi
• City Tour Makkah, Madinah, Thaif
• Hotel transit Makkah (Full Board)
• Hotel Makkah (Full Board)
• Hotel Madinah (Full Board)
• Maktab (tenda) Furoda
• Transport Arafah-Mina
• Tips Muthowwif, Porter, & Driver
• Perlengkapan Haji
• Manasik Series bersama Ustadz Pembimbing
• Wireless Tour Guide System (TGS)
• Asuransi Covid-19
• Kereta Cepat
• Air Zamzam 5 liter
• DAM Haji Tamattu
💵 Harga mulai dari:
• Quad: USD 26,500
• Triple: USD 27,500
• Double: USD 28,900
*DP haji furoda Garislurus Travel adalah sebesar $10.000/pax.
‼️ *Note* :
• Kami tidak melayani keberangkatan furoda dengan visa ziyarah (visa kunjungan/bisnis)
• Semua tata cara ibadah Haji Insyaa Allah sesuai dengan Al-Qur'an dan As-Sunnah
Garislurus Travel Umrah & Haji
PPIU No. 815 Thn 2019
PIHK No. 915 Thn 2020
Umroh & Haji Sesuai Sunnah
Wholesaler Agent of GA & SV
Provider Visa + Paket LA + Paket B2B
Segera daftarkan diri Anda sekarang juga! Info dan pendaftaran hubungi: wa.me/62895386894755
wa.me/62895386894755
wa.me/62895386894755
#hajifuroda #garislurustravel #garislurus #travelhaji #haji2024 #haji1445H #ibadahhaji #hajiindonesia #saudiaairlines #furoda #citytourthaif #maktabfuroda
Ingin menunaikan ibadah haji tanpa perlu mengantri?
Garislurus Travel membuka pendaftaran Haji Furoda 2024 dengan jadwal keberangkatan 10 Juni 2024.
🕋 Program Haji Furoda Garislurus Travel 🕋
📅 10 Juni-12 Juli 2024 (PROGRAM 23 DAYS)
Ustadz Pembimbing:
Ustadz Abu Islama Imanudin, Lc.
🎖 MAKTAB FURODA🎖
(JARAK DARI HOTEL TRANSIT KE JAMARAT 750 METER)
⭐️⭐️⭐️⭐️
🏨 Hotel Transit : Hotel Rahaf di Jalan Sidqi (12N)
⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️
🏨 Hotel Mekkah : Hyatt Regency Jabal Omar (6N)
⭐️⭐️⭐️⭐️
🏨 Hotel Madinah : Deyar Al Eiman (3N)
⛺️ Maktab : Furoda (Mina & Arafah)
🚌 City Tour : Mekkah, Madinah, Taif
🚄 Kereta Cepat : 2x (Mekkah Madinah & Madinah Jeddah)
🍽 Free Kuliner : Nasi Unta
✨ Manasik Series : 8x by Zoom + 1x Manasik Praktek di Jakarta
Bersama Garislurus Travel, Anda akan mendapatkan berbagai fasilitas dan layanan terbaik antara lain:
• Visa Furoda
• Tiket PP Saudia Airlines
• Handling Indonesia & Saudi
• City Tour Makkah, Madinah, Thaif
• Hotel transit Makkah (Full Board)
• Hotel Makkah (Full Board)
• Hotel Madinah (Full Board)
• Maktab (tenda) Furoda
• Transport Arafah-Mina
• Tips Muthowwif, Porter, & Driver
• Perlengkapan Haji
• Manasik Series bersama Ustadz Pembimbing
• Wireless Tour Guide System (TGS)
• Asuransi Covid-19
• Kereta Cepat
• Air Zamzam 5 liter
• DAM Haji Tamattu
💵 Harga mulai dari:
• Quad: USD 26,500
• Triple: USD 27,500
• Double: USD 28,900
*DP haji furoda Garislurus Travel adalah sebesar $10.000/pax.
‼️ *Note* :
• Kami tidak melayani keberangkatan furoda dengan visa ziyarah (visa kunjungan/bisnis)
• Semua tata cara ibadah Haji Insyaa Allah sesuai dengan Al-Qur'an dan As-Sunnah
Garislurus Travel Umrah & Haji
PPIU No. 815 Thn 2019
PIHK No. 915 Thn 2020
Umroh & Haji Sesuai Sunnah
Wholesaler Agent of GA & SV
Provider Visa + Paket LA + Paket B2B
Segera daftarkan diri Anda sekarang juga! Info dan pendaftaran hubungi: wa.me/62895386894755
wa.me/62895386894755
wa.me/62895386894755
#hajifuroda #garislurustravel #garislurus #travelhaji #haji2024 #haji1445H #ibadahhaji #hajiindonesia #saudiaairlines #furoda #citytourthaif #maktabfuroda
WhatsApp.com
Share on WhatsApp
WhatsApp Messenger: More than 2 billion people
in over 180 countries use WhatsApp to stay in touch with friends and
family, whenever and wherever. WhatsApp is free and offers simple, secure,
reliable messaging and calling, available…
in over 180 countries use WhatsApp to stay in touch with friends and
family, whenever and wherever. WhatsApp is free and offers simple, secure,
reliable messaging and calling, available…
Di tengah gelombang gempuran bertahun-tahun, dan tatapan kosong dunia, mereka justru hadir berjuang dengan apa yang mereka mampu, tanpa mengenal lelah.
Mereka yang kesehariannya diisi dengan menghafal Al Qur'an, mereka yang tak pernah memikirkan hal lain selain cita-cita mereka sejak kecil: Palestina merdeka atau mati syahid mulia.
Siapakah dan bagaimanakah mereka bisa menjaga ketakwaan dan kekuatan sehingga menginspirasi banyak orang di berbagai belahan dunia?
Buku ini hadir untuk memperkenalkan mereka barisan para mujahid yang berjuang membela Palestina sampai titik darah terakhir.
PRE ORDER
📚 Barisan Mujahid Palestina
Penulis @lisdyrahayu
Penerbit Zavara
Spesifikasi :
Ukuran : 14x20 cm
Halaman : 104 hlm
Kertas : HVS 70 gsm
Visual book BW
Harga selama PO Rp 55.000 Rp 45.000
Semoga langkah ini termasuk salah satu cara menunjukkan keberpihakan kita pada saudara-saudara kita di Palestina.
🇵🇸🇵🇸🇵🇸
Pengiriman InsyaAllah mulai 26 Desember 2023
☏ Untuk pemesanan silakan WA ke https://wa.me/62895386894755
Mereka yang kesehariannya diisi dengan menghafal Al Qur'an, mereka yang tak pernah memikirkan hal lain selain cita-cita mereka sejak kecil: Palestina merdeka atau mati syahid mulia.
Siapakah dan bagaimanakah mereka bisa menjaga ketakwaan dan kekuatan sehingga menginspirasi banyak orang di berbagai belahan dunia?
Buku ini hadir untuk memperkenalkan mereka barisan para mujahid yang berjuang membela Palestina sampai titik darah terakhir.
PRE ORDER
📚 Barisan Mujahid Palestina
Penulis @lisdyrahayu
Penerbit Zavara
Spesifikasi :
Ukuran : 14x20 cm
Halaman : 104 hlm
Kertas : HVS 70 gsm
Visual book BW
Harga selama PO Rp 55.000 Rp 45.000
Semoga langkah ini termasuk salah satu cara menunjukkan keberpihakan kita pada saudara-saudara kita di Palestina.
🇵🇸🇵🇸🇵🇸
Pengiriman InsyaAllah mulai 26 Desember 2023
☏ Untuk pemesanan silakan WA ke https://wa.me/62895386894755
WhatsApp.com
Share on WhatsApp
WhatsApp Messenger: More than 2 billion people
in over 180 countries use WhatsApp to stay in touch with friends and
family, whenever and wherever. WhatsApp is free and offers simple, secure,
reliable messaging and calling, available…
in over 180 countries use WhatsApp to stay in touch with friends and
family, whenever and wherever. WhatsApp is free and offers simple, secure,
reliable messaging and calling, available…
⬜️🟪 NAFKAH KEPADA ISTRI ADALAH SEDEKAH YANG PALING UTAMA
Alhamdulillah washolatu wassalamu ‘Ala Rasulillah wa ‘ala aalihi wasohbihi wa man walah.
Ketika seorang laki-laki mengucapkan kalimat yang sangat sakral “saya terima nikahnya fulanah binti fulan dengan mas kawin sekian dibayar tunai” maka sejak saat ini berpindahlah tanggung jawab seorang ayah kepadanya.
Seseorang yang mungkin tidak pernah terbayangkan selama ini, mungkin tidak dikenal sebelumnya, orang asing yang namanya saja baru terdengar beberpa bulan yang lalau, ternyata dia telah sah menjadi nahkoda yang akan membersamai gadis terpingit, keluar dari rumah orangtuanya untuk mengarungi samudra kehidupan yang begitu luas, ombak yang besar, dan tak sedikit kapal yang karam karena terjangan ombak kehidupan yang bertubi-tubi.
Maka nahkoda yang baik dia akan selalu tau dari mana angin datang, dan dimana lokasi ombak yang tidak besar dia akan mengarahkan kapalnya kesana.
Para pembaca yang dirahmati Allah.
Tentu kita semua mengetahui bahwa diantara tanggung jawab jawab seorang laki-laki kepada istrinya adalah memberikan kepada sang istri nafkah lahir dan batin.
Namun tidak sedikit dari para lelaki yang terkadang masih belum memahami bahwa memberikan kepada sang istri akan bernilai pahala disisi Allah Subhanahu wata’ala.
Allah subhanahu wata’ala berfirman :
ٱلرِّجَالُ قَوَّ ٰمُونَ عَلَى ٱلنِّسَاۤءِ بِمَا فَضَّلَ ٱللَّهُ بَعۡضَهُمۡ عَلَىٰ بَعۡضࣲ وَبِمَاۤ أَنفَقُوا۟ مِنۡ أَمۡوَ ٰلِهِمۡۚ
“Laki-laki (suami) itu pelindung bagi perempuan (istri), karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (perempuan), dan karena mereka (laki-laki) telah memberikan nafkah dari hartanya.” [Q.S. An-Nisa’ 34]
Dan juga sabda rasulullah shallallahu alaihi wasallam dari sahabat ibnu mas’ud radhiyallahu anhu :
إِذَا أَنْفَقَ الرَّجُلُ عَلَى أَهْلِهِ نفقَةً يحتَسبُها فَهِي لَهُ صدقَةٌ
“Jika seorang lelaki memberikan kepada keluarganya (istrinya) nafkah maka hal itu terhitung sebagai sebuah sedekah.” [Muttafaqun ‘Alaih]
Syaikh bin baz mengatakan : “Hadits ini menjelaskan kepada kita tentang keutamaan nafkah dan motivasi terhadapnya, terutama nafkah wajib, dari seorang suami kepada istri dan anak-anaknya. Maka sudah seharusnya (seorang suami) memulai memberikan sedekah dari yang wajib kemudian baru sedekah kepada yang lainnya.”
Kemudian syaikh rahimahullah melanjutkan : “Hal ini bahkan memiliki nilai tambahan, karena dia diganjar karena sudah menunaikan kewajiban dan berpahala karena niatnya yang baik (mengahangi keluarganya dari meminta-minta).”
Hal ini senada dengan sabda rasulullah shallallahu alaihi wasallam :
إِنَّكَ أَنْ تَذَرَ وَرَثَتَكَ أَغْنِيَاءَ خَيْرٌ مِنْ أَنْ تَذَرَهُمْ عَالَةً يَتَكَفَّفُونَ النَّاسَ ، وَلَسْتَ تُنْفِقُ نَفَقَةً تَبْتَغِى بِهَا وَجْهَ اللَّهِ إِلاَّ أُجِرْتَ بِهَا ، حَتَّى اللُّقْمَةَ تَجْعَلُهَا فِى فِى امْرَأَتِكَ
“Sesungguhnya jika kamu meninggalkan ahli warismu kaya, itu lebih baik daripada kamu meninggalkan mereka dalam keadaan miskin sehingga mereka terpaksa meminta-minta kepada sesama manusia. Sesungguhnya apa yang kamu nafkahkan dengan maksud untuk mencari ridha Alah pasti kamu diberi pahala, termasuk apa yang dimakan oleh istrimu.” [Muttafaqun ‘Alaih]
Seandainya ketika seorang suami meninggal dunia saja rasulullah shallallahu alaihi wasallam mewasiatkannya untuk bisa semaksimal mungkin meninggalkan keluarga dalam kondisi berkecukupan, apatah lagi ketika seorang suami itu hidup dan sehat wa afiyat tentu hal ini lebih utama.
Maka kenapa seorang laki-laki itu disebut sebagai tulang punggung? Karena dengannyalah keluarga bisa tegak berdiri.
Maka bagaimana bisa seseorang bisa dikatakan bertanggung jawab bila, membiarkan keluarganya tidak diurus, hidup papa, dan dia lebih mendahulukan kebutuhan teman-temannya dari keluarganya, lebih senang hang out bersama rekan-rekannya dari pada dirumah bersama keluarganya.
Maka ini yang perlu menjadi perhatian oleh para suami. Karena bahagianya rumah tangga terletak pada kebahagiaan istri.
Alhamdulillah washolatu wassalamu ‘Ala Rasulillah wa ‘ala aalihi wasohbihi wa man walah.
Ketika seorang laki-laki mengucapkan kalimat yang sangat sakral “saya terima nikahnya fulanah binti fulan dengan mas kawin sekian dibayar tunai” maka sejak saat ini berpindahlah tanggung jawab seorang ayah kepadanya.
Seseorang yang mungkin tidak pernah terbayangkan selama ini, mungkin tidak dikenal sebelumnya, orang asing yang namanya saja baru terdengar beberpa bulan yang lalau, ternyata dia telah sah menjadi nahkoda yang akan membersamai gadis terpingit, keluar dari rumah orangtuanya untuk mengarungi samudra kehidupan yang begitu luas, ombak yang besar, dan tak sedikit kapal yang karam karena terjangan ombak kehidupan yang bertubi-tubi.
Maka nahkoda yang baik dia akan selalu tau dari mana angin datang, dan dimana lokasi ombak yang tidak besar dia akan mengarahkan kapalnya kesana.
Para pembaca yang dirahmati Allah.
Tentu kita semua mengetahui bahwa diantara tanggung jawab jawab seorang laki-laki kepada istrinya adalah memberikan kepada sang istri nafkah lahir dan batin.
Namun tidak sedikit dari para lelaki yang terkadang masih belum memahami bahwa memberikan kepada sang istri akan bernilai pahala disisi Allah Subhanahu wata’ala.
Allah subhanahu wata’ala berfirman :
ٱلرِّجَالُ قَوَّ ٰمُونَ عَلَى ٱلنِّسَاۤءِ بِمَا فَضَّلَ ٱللَّهُ بَعۡضَهُمۡ عَلَىٰ بَعۡضࣲ وَبِمَاۤ أَنفَقُوا۟ مِنۡ أَمۡوَ ٰلِهِمۡۚ
“Laki-laki (suami) itu pelindung bagi perempuan (istri), karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (perempuan), dan karena mereka (laki-laki) telah memberikan nafkah dari hartanya.” [Q.S. An-Nisa’ 34]
Dan juga sabda rasulullah shallallahu alaihi wasallam dari sahabat ibnu mas’ud radhiyallahu anhu :
إِذَا أَنْفَقَ الرَّجُلُ عَلَى أَهْلِهِ نفقَةً يحتَسبُها فَهِي لَهُ صدقَةٌ
“Jika seorang lelaki memberikan kepada keluarganya (istrinya) nafkah maka hal itu terhitung sebagai sebuah sedekah.” [Muttafaqun ‘Alaih]
Syaikh bin baz mengatakan : “Hadits ini menjelaskan kepada kita tentang keutamaan nafkah dan motivasi terhadapnya, terutama nafkah wajib, dari seorang suami kepada istri dan anak-anaknya. Maka sudah seharusnya (seorang suami) memulai memberikan sedekah dari yang wajib kemudian baru sedekah kepada yang lainnya.”
Kemudian syaikh rahimahullah melanjutkan : “Hal ini bahkan memiliki nilai tambahan, karena dia diganjar karena sudah menunaikan kewajiban dan berpahala karena niatnya yang baik (mengahangi keluarganya dari meminta-minta).”
Hal ini senada dengan sabda rasulullah shallallahu alaihi wasallam :
إِنَّكَ أَنْ تَذَرَ وَرَثَتَكَ أَغْنِيَاءَ خَيْرٌ مِنْ أَنْ تَذَرَهُمْ عَالَةً يَتَكَفَّفُونَ النَّاسَ ، وَلَسْتَ تُنْفِقُ نَفَقَةً تَبْتَغِى بِهَا وَجْهَ اللَّهِ إِلاَّ أُجِرْتَ بِهَا ، حَتَّى اللُّقْمَةَ تَجْعَلُهَا فِى فِى امْرَأَتِكَ
“Sesungguhnya jika kamu meninggalkan ahli warismu kaya, itu lebih baik daripada kamu meninggalkan mereka dalam keadaan miskin sehingga mereka terpaksa meminta-minta kepada sesama manusia. Sesungguhnya apa yang kamu nafkahkan dengan maksud untuk mencari ridha Alah pasti kamu diberi pahala, termasuk apa yang dimakan oleh istrimu.” [Muttafaqun ‘Alaih]
Seandainya ketika seorang suami meninggal dunia saja rasulullah shallallahu alaihi wasallam mewasiatkannya untuk bisa semaksimal mungkin meninggalkan keluarga dalam kondisi berkecukupan, apatah lagi ketika seorang suami itu hidup dan sehat wa afiyat tentu hal ini lebih utama.
Maka kenapa seorang laki-laki itu disebut sebagai tulang punggung? Karena dengannyalah keluarga bisa tegak berdiri.
Maka bagaimana bisa seseorang bisa dikatakan bertanggung jawab bila, membiarkan keluarganya tidak diurus, hidup papa, dan dia lebih mendahulukan kebutuhan teman-temannya dari keluarganya, lebih senang hang out bersama rekan-rekannya dari pada dirumah bersama keluarganya.
Maka ini yang perlu menjadi perhatian oleh para suami. Karena bahagianya rumah tangga terletak pada kebahagiaan istri.
Jika suami bisa memenuhi kebutuhan istri dan keluarga maka insya allah ini akan menjadi salah satu sebab keluarga akan menjadi sakinah mawadah warohmah.
Oleh : Ustadz Yoshi Putra Pratama S.H. (alumni Univ Islam Madinah KSA)
Oleh : Ustadz Yoshi Putra Pratama S.H. (alumni Univ Islam Madinah KSA)