BERILMU DENGAN BUKU
63 subscribers
738 photos
27 videos
20 files
532 links
Channel edukasi seputar Aqidah, Ibadah, Muamalah, Pengembangan diri dan Keluarga, Bisnis, Marketing dan Rekomendasi Buku
Download Telegram
*SETAN TAK RELA MELEPASMU*


Ibnul Qayyim rahimahullah berkata :

وكلما كان الفعل أنفع للعبد وأحب إلى الله تعالى، كان اعتراض الشيطان له أكبر.

“Setiap kali suatu perbuatan lebih bermanfaat bagi seorang hamba dan lebih dicintai oleh Allah Ta’ala, maka hadangan setan terhadapnya akan semakin besar.”

Ighatsatul Lahafan, jilid 1 hlm. 86
*TUGAS SYETAN YANG HARUS DIWASPADAI*


أَعُوذُ بِآللهِ مِنْ شَرِّ هَذَا العَدُوِّ أَنْ يَضُرَّنِي فِي دِينِي أَوْ دُنْيايَ
*_Aku berlindung kepada Allah dari keburukan syetan yang merusak agama dan duniaku_*

Ini peringatan dari *syaikh Attamimy rahimahullah*, bahwa syetan itu ingin merusak dunia dan akhirat seorang hamba.

Adapun urusan dunia, syetan menggoda manusia untuk melakukan hal-hal yang menyebabkan hartanya terbuang, kesehatan dan akal pikirannya terganggu.

Adapun urusan akhirat, syetan menggoda manusia untuk melakukan perbuatan yang menjauhkannya dari Allah, agar ia mendapat hukuman dari Allah.

Syaikh Attamimy berkata:
*_Syetan menghalangiku untuk mengerjakan apa yang diperintahkan dan mengajakku melakukan perbuatan yang dilarang_*.

Syetan melakukan dua tugasnya tersebut sambil duduk di setiap jalan Bani Adam. Sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Nasa'i no.3134.

Sambil duduk di setiap jalan Bani Adam, ini maksudnya syetan duduk menunggu di setiap jalan yang dilalui oleh manusia. Jika jalan tersebut baik, maka ia akan menghalanginya untuk melewati jalan tersebut. Jika jalannya jalan keburukan, ia akan mendorongnya untuk melewati jalan itu.

Syetan akan menghalangi dari perintah-perintah Allah dan mendorong mengerjakan larangan-larangan Allah.

Samurah bin Jundub radhiyallahu ‘anhu berkata :

ﻣﻦ سَرَّهُ ﺃﻥ ﻳﻌﻠﻢ ﻣﻜﺎﻥ اﻟﺸﻴﻄﺎﻥ ﻣﻨﻪ ، ﻓﻠﻴﻨﻈﺮﻩ ﻋﻨﺪ ﻋﻤﻞ اﻟﺴﺮ.
*_Barang siapa ingin mengetahui posisi (pengaruh) setan pada dirinya, hendaknya dia memperhatikan amal-amal yang dia lakukan saat sendirian._*

Az-Zuhd Li Ibnil Mubarak, hlm. 849
BAHAYA BERTEMAN DENGAN ORANG BURUK

👤 Ibnu Qayyim al-Jauziyyah rahimahullah berkata :
فمخالطة صاحب هذا القلب سقم، ومعاشرته سم، ومجالسته هلاك.
"Bergaul dengan orang yang hatinya berpenyakit dapat menimbulkan penyakit (hati), hidup bersamanya (akan membuat) keracunan (tertulari kejelekan), dan duduk-duduk bersamanya adalah suatu kebinasaan."
*JANGAN SOMBONG WAHAI AHLI ILMU*


Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata:

‏«وكم من عامي جاهل تجد عنده من الخشوع لله ومراقبة الله وحسن السيرة والسلوك والعبادة؛ وأكثر بكثير مما عند طالب العلم!»

“Betapa banyak orang awam yang bodoh engkau jumpai pada dirinya terdapat kekhusyukan, merasa diawasi oleh Allah, perilaku, akhlak, dan ibadah yang jauh lebih banyak dibandingkan pada seorang penuntut ilmu.”

Asy-Syarhul Mumti’, jilid 7 hlm. 166
MENCINTAI NABI


Suatu saat Umar bin Khathab radhiyallahu anhu berkata kepada nabi shalallahu alaihi wasallam :

لأَنْتَ يَا رَسُوْلَ اللهِ أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ كُلِّ شَيْءٍ إِلاَّ مِنْ نَفْسِيْ . فَقَالَ : لاَ وَالَّذِيْ نَفْسِيْ بِيَدِهِ حَتَّى أَكُوْنَ أَحَبَّ إِلَيْكَ مِنْ نَفْسِكَ . فَقَالَ : لَهُ عُمَرُ : فَإِنَّكَ اْلآنَ أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ نَفْسِيْ . فَقَالَ : اْلآنَ يَا عُمَرُ

“Sesungguhnya engkau wahai Rasulullah, adalah orang yang paling aku cintai daripada segala sesuatu selain diriku sendiri.” maka Nabi shallallahu alaihi wasalam bersabda, ‘Tidak, demi Dzat yang jiwaku ada di tanganNya, sehingga aku lebih engkau cintai dari dirimu sendiri’. Maka Umar berkata kepada beliau, ‘Sekarang ini (wahai Rasulullah) engkau lebih aku cintai daripada diriku sendiri.’ Maka Nabi shallallahu alaihi wasalam bersabda, ‘Sekarang (telah sempurna imanmu padaku) wahai Umar.”

(HR. Bukhari 6257)

● Dari Anas bin Malik radhiyallahu anhu, Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda :

لاَ يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى أَكُونَ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنْ وَالِدِهِ وَوَلَدِهِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ

“Tidaklah (sempurna) iman salah seorang di antara kalian sehingga aku lebih dicintainya daripada orangtuanya, anaknya dan seluruh umat manusia.”

(HR. Bukhari 15, dan Muslim 70, dan Ahmad 12837)
*MENGUAK MISTERI ANGKA 13 YANG KONON KATANYA ANGKER*


Seperti aqidahnya orang-orang jahil zaman ini, di mana mereka fobia dengan angka 13, baik hari, waktu atau bangunan dan lain-lain.

Sampai-sampai perusahaan ataupun yayasan jika hendak membangun gedung, gedung bertingkatnya ditulis nomor 1, 2......hingga 12 langsung ke nomor 14. Mereka enggan menulis nomor 13, karena mereka fobia angka 13. Bahkan sebagian pesawat nomor kursinya ditulis 1, 2, 3......12 langsung nomor 14. Mereka tak mau menulis 13.

Asal muasal aqidah fobia angka 13 dari kalangan Nasrani, akan tetapi merembes ke sebagian orang-orang jahil. Sebagaimana tertulis dalam hadits:
*_Sungguh kalian akan mengikuti kebiasaan-kebiasaan orang sebelum kalian sejengkal demi sejengkal,_* (Al-Hadits)

Orang Nasrani fobia dengan angka 13 dan hari jumat sebagaimana yang di doktrin, karena anggapan mereka bahwa Isa disalib di tanggal 13 hari jumat. Oleh karenanya mereka fobia dengan angka 13.

Apalagi jika tanggal 13 jatuh di hari jumat, jangan tanya betapa fobianya mereka. Dan betapa mencekamnya jiwa mereka di hari itu.

Ini semua aqidah yang bathil.

(*_Syaikh Abdurrazaq Al-Badr_*)
*Mari jaga para wanita kita*

Hal yang paling berbahaya pada hari ini adalah acara pesta wanita, di mana wanita hadir di situ dengan keadaan berpakaian tetapi telanjang. Dada, punggung, lengan dan betis mereka terlihat.

Mereka hadir di pesta tersebut dengan tampilan yang diinginkan syaithan. Mereka adalah putri kalian, saudari kalian, istri kalian! dan kalian akan ditanya tentang mereka di hadapan ALlah subhanahu wata'ala.

Jagalah wanita-wanita kalian, karena mereka akan menjadi fitnah terbesar di masyarakat.
Fitnah terbesar yang menimpa Bani Israil dahulu adalah fitnah wanita. Ketika mereka membiarkan para wanita bersolek dan berhias (di laur rumah), sehingga terjadilah perzinaan dan mereka pun di azab. Wal'iyaadzubillah.

Berbagai penyakit dan wabah menyerang mereka, begitu pula azab-azab lainnya.

Allah sudah menceritakannya, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menceritakannya, dan sejarah pun sudah menceritakan tentang mereka.

Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah berkata:

‏«لا ريب أن الإسلام جاء بإكرام المرأة والحفاظ عليها وصيانتها عن ذئاب بني الإنسان، وحفظ حقوقها ورفع شأنها»

“Tidak diragukan lagi bahwa Islam datang membawa *PEMULIAAN TERHADAP WANITA*, menjaganya dan melindunginya dari serigala-serigala berjenis manusia, menjaga hak-haknya, dan mengangkat derajatnya.”

• Majmu’ul Fatawa, jilid 4 hlm. 308
*MUSIBAH DALAM PERDAGANGAN HARI INI*


Pembeli bertanya: Ini barangnya asli? Penjual menjawab:
*_Ini barang asli pak_*

Padahal barangnya tiruan. Merk dan bungkusnya dipalsukan. Lalu ia mengatakan barang ini asli, padahal barangnya tiruan.

Ia mengambil harta saudaranya dengan cara yang tidak dibenarkan. Dan ia merasa dirinya hebat dalam berdagang. Sedangkan orang yang berjualan dengan jujur, malah dikatakan tidak pandai berdagang. Laa haula wa laa quwwata illaa billah.

Sekarang ini, jujur dalam berdagang malah dianggap aneh. Orang jujur tidak bisa lagi sejalan dengan orang-orang pada umumnya. Karena orang jujur biasanya malah dikhianati saat berdagang.

Hukum ini mencakup semua tindakan menzalimi harta orang lain. Seperti pedagang yang mengurang-ngurangi isi kantung barang yang ia jual, tapi ia katakan isinya penuh.

Sangat disayangkan, orang-orang kafir menjual dengan jujur, sedangkan orang Islam malah menipu.

Dikurang-kurangi, sampai terkumpul satu kantung lagi untuk ia jual. Laa haula wa laa quwwata Illaa billah.

Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah, menasihati kita para pedagang di dalam kitab *_As’ilatun Min Ba’dhi Ba’i’is Sayyarat, Hal. 22-23_*

Nasihat saya kepada para pedagang umumnya agar mereka bertaqwa pada Allah Subhanahu wa ta’ala dan menjalankan transaksi secara jujur dan jelas terhadap apa yang mereka katakan terkait dengan kriteria-kriteria barang yang mereka promosikan dan menjelaskan bilamana terdapat aib (cacat) pada barang-barang mereka tersebut sehingga mudah-mudahan Allah akan memberkahi jual-beli yang mereka lakukan.

Terdapat hadits shahih dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bahwasannya beliau bersabda:

مَنْ أَحَبَّ أَنْ يُزَحْزَحَ عَنِ النَّارِ وَيُدْخَلَ الْجَنَّةَ فَلْتَأْتِهِ مَنِيَّتُهُ وَه‍ُوَ يُؤْمِنُ بااللهِ والْيَوْمِ الْآخِرِ إِلَى النَّاسِ الَّذِى يُحِبُّ أَنْ يُؤْتَى إلَيْهِ

*_Barangsiapa yang ingin dijauhkan dari api neraka dan dimasukkan kedalam surga, maka hendaklah ketika datang ajalnya, dia beriman kepada Allah dan Hari akhir. Dan hendaklah pula dia memperlakukan manusia (dengan) hal yang dia sendiri suka bila hal itu diperlakukan kepadanya._* (Shahih Muslim, kitab al-Imarah, no. 1844)

Demikian pula terdapat hadits shahih lainnya bahwasannya beliau Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

لاَ يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يُحِبَّ لِأَخِيْهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ

*_Tidaklah beriman salah seorang di antara kamu hingga dia mencintai bagi saudaranya apa-apa yang dia mencintainya bagi dirinya sendiri._* (HR. Bukhari dan Muslim)

Bilamana seseorang tidak suka diperlakukan oleh orang lain (dalam suatu transaksi) dengan tanpa menjelaskan terlebih dahulu kepadanya, bagaimana mungkin dia sendiri tidak suka hal itu terjadi pada dirinya sementara dia tega hal itu terjadi pada selain dirinya?

Kita memohon kepada Allah dan semua saudara kita, kaum Muslimin agar diberi hidayah dan saling menasehati terhadap para hamba Allah, sesungguhnya dia Mahakaya lagi Mahamulia.

*Wallahu a’lam Wa shallallahu 'alaa Nabiyyinaa Muhammad*.
*BAHAGIA YANG SESUNGGUHNYA*


Banyak orang mengira bahwa kebahagiaan ada pada banyaknya harta. Ini tidak benar, ini keliru. Harta yang banyak tidak bisa menyelamatkan Qarun. Allah benamkan dirinya da nrumahnya ke dalam bumi. Ketika ia gunakan hartanya untuk menzalimi dan melampaui batas. Ia kufur dengan nikmat Allah.

Ada yang mengira bahwa kebahagiaan itu ada pada kekuasaan, pekerjaan dan jabatan. Ini tidak berdasar sama sekali. Kekuasaan, jabatan dan pangkat tidak akan menyelamatkan seseorang. Seperti Firaun yang berbuat zalim dan melampaui batas dan kekuasaannya. Ia angkuh dan menyombongkan diri. Sampai-sampai ia mengaku Tuhan.

Ada yang menganggap kebahagiaan itu ada pada makanan, minuman dan memenuhi syahwat. Ini juga keliru. Allah berfirman tentang orang-orang kafir:
وَالَّذِيۡنَ كَفَرُوۡا يَتَمَتَّعُوۡنَ وَيَاۡكُلُوۡنَ كَمَا تَاۡكُلُ الۡاَنۡعَامُ وَالنَّارُ مَثۡوًى لَّهُمۡ
*_Orang-orang kafir bersenang-senang dan makan seperti makannya binatang. Dan neraka jahanam tempat kembali mereka._* (QS. Muhammad:12)

Lalu, di manakah kebahagiaan itu?

Kebahagiaan itu hanya di dapatkan dengan amal shalih dan bertaqwa kepada Allah 'azza wa jalla. Bahagia itu bukan pada mengumpulkan harta, *orang bertaqwa ialah orang yang bahagia*. Taqwa kepada Allah adalah sebaik-baik bekal dan Allah menyiapkan bonus untuk orang-orang bertaqwa.

Bertaqwa kepada Allah adalah sebab kebahagiaan. Tidak ada kebahagiaan pada selain taqwa, yaitu dengan *mengerjakan perintahNya dan meninggalkan laranganNya.*

~ *_Syaikh Shalih bin Fauzan_* ~
BERSEGERA UNTUK BERAMAL


Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

بَادِرُوا بِالأَعْمَالِ فِتَنًا كَقِطَعِ اللَّيْلِ الْمُظْلِمِ يُصْبِحُ الرَّجُلُ مُؤْمِنًا وَيُمْسِى كَافِرًا أَوْ يُمْسِى مُؤْمِنًا وَيُصْبِحُ كَافِرًا يَبِيعُ دِينَهُ بِعَرَضٍ مِنَ الدُّنْيَا

“Bersegeralah melakukan amalan shalih sebelum datang fitnah (musibah) seperti potongan malam yang gelap. Yaitu seseorang pada waktu pagi dalam keadaan beriman dan di sore hari dalam keadaan kafir. Ada pula yang sore hari dalam keadaan beriman dan di pagi hari dalam keadaan kafir. Ia menjual agamanya karena sedikit dari keuntungan dunia” [HR. Muslim]
*Pembuatan katalog produk UKM halal*

Sehubungan dengan dukungan *Yayasan BIG Indonesia* dalam mendukung program akselerasi produk UKM Halal binaan para pendamping dan fasnas dan fasda BPOM BIG Indonesia untuk go retail go expor.

Hasil Foto akan menjadi hak BIG Indonesia untuk di publikasikan, dan pemilik produk berhak untuk mendapatkan hasil foto dan dapat dipergunakan untuk media promosi dan penjualan

Berkenaan dengan hal dimaksud, maka dengan ini kami menfasilitasi pembuatan katalog produk UKM halal dan meminta kesediaan para UKM Halal binaan untuk melengkapi data berikut ini:
shorturl.at/owCHW

*Kategori Produk*
1. Makanan minumam
2. Kriya atau Industri Kreatif
3. Herbal
4. Obat
5. Kosmetik
6. Barang Gunaan
7. Jasa
HENDAKLAH ENGKAU SELALU UTAMAKAN AKHIRAT
👤 Hasan Al-Bashri rahimahullah berkata:
يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ، ‌عَلَيْكُمْ ‌بِالْآخِرَةِ ‌فَاطْلُبُوْهَا؛ فَكَثِيْرًا رَأَيْنَا مَنْ طَلَبَ الْآخِرَةَ فَأَدْرَكَهَا مَعَ الدُّنْيَا، وَمَا رَأَيْنَا أَحَدًا طَلَبَ الدُّنْيَا فَأَدْرَكَ الْآخِرَةَ مَعَ الدُّنْيَا
“Wahai para pemuda, hendaklah kalian selalu mencari akhirat. Telah banyak orang yang kami lihat mencari akhirat, lalu ia juga mendapatkan dunia. NAMUN kami tidak pernah melihat orang yang mencari dunia, kemudian ia juga mendapatkan akhirat."
*MERASAKAN LEZATNYA IMAN*

Di Dalam atsar Ibnu Abbas:
من أحبّ في الله وأبغض في الله ووالى في الله وعادى في الله فإنما تُنال ولاية الله بذلك
*_Barang siapa mencintai dan membenci karena ALlah, berloyalitas dan bermusuhan karena Allah, maka bahwasanya kewalian dari ALlah hanya bisa diperoleh dengan cara itu._*
*AGAR NIKMAT MENJADI BEGITU BESAR*

Nabi bersabda:
إذا نظر أحدكم إلى من فضل عليه في المال والخلق فلينظر إلى من هو أسفل منه
*_Apabila seseorang ingin melihat nikmat harta dan fisik, maka hendaklah ia melihat kepada orang yang berada di bawahnya._* (Muttafaqun 'alaih - HR Bukhari dan Muslim)

Dalam riwayat lain, Nabi bersabda:
أنظروا إلى من هو أسفل منكم ولا تنظروا إلى من هو فوقكم فهو أجدر ألّاتزدروا نعمة الله عليكم
*_Lihatlah pada orang yang berada di bawah kalian. Jangan melihat kepada orang yang berada di atas kalian. Cara ini akan lebih bisa membuat kalian tidak meremehkan nikmat Allah pada diri kalian._* (HR. Muslim no.2963)

Hadits ini memberitahu kita bahwa yang dituntut dari kita adalah tidak meremehkan nikmat Allah, dan agar kita melihat nikmat ALlah begitu besar pada diri kita.

Terkait nikmat-nikmat duniawi, hitung satu persatu nikmat ALlah, ingatkan diri kita bahwa kita memiliki nikmat. Ingatkan juga saudara-saudara kita dengan nikmat Allah. Perbesar nikmat tersebut dalam mindset kita. Agar kita semakin menganggap nikmat itu besar.

Lihatlah kepada orang-orang yang berada di bawah kita. Jika kita ingin membandingkan negara kita, maka cara yang syar'i adalah kita bandingkan dengan negara yang kondisinya di bawah negara kita. Lihat keamanan yang ada di negara kita. Lalu bandingkan dengan negara yang kehilangan rasa aman. Ini agar nikmat aman itu terlihat besar di mata kita. Wallahi, tidak ada rasa nikmat, kecuali jika nikmat aman itu ada terlebih dahulu.

Jika kita ingin melihat perekonomian negara kita, maka lihatlah negara yang perekonomiannya di bawah negara kita. Agar kita tahu betapa besarnya nikmat Allah untuk negara kita.

Demikian seterusnya, dalam urusan duniawi, lihatlah orang-orang yang berada di bawahmu.

Jika kita memiliki satu penyakit, maka lihatlah orang yang memiliki banyak penyakit. Agar kita mengetahui nikmat Allah dengan terselamatkannya diri kita dari banyak penyakit yang lainnya. Demikian seterusnya dalam urusan lain yang bersifat duniawi.

*Terus Bersyukur*

الثناء على المحسِن بما أَوْلاكَهُ من المعروف
*_Syukur adalah pujian bagi orang yang memberikan kebaikan, atas kebaikannya tersebut” (Lihat Ash Shahhah Fil Lughah karya Al Jauhari).
Dalam bahasa Indonesia, bersyukur artinya berterima kasih.

Sedangkan istilah syukur dalam agama, adalah sebagaimana yang dijabarkan oleh Ibnul Qayyim:

الشكر ظهور أثر نعمة الله على لسان عبده: ثناء واعترافا، وعلى قلبه شهودا ومحبة، وعلى جوارحه انقيادا وطاعة
*_Syukur adalah menunjukkan adanya nikmat Allah pada dirinya. Dengan melalui lisan, yaitu berupa pujian dan mengucapkan kesadaran diri bahwa ia telah diberi nikmat. Dengan melalui hati, berupa persaksian dan kecintaan kepada Allah. Melalui anggota badan, berupa kepatuhan dan ketaatan kepada Allah” (Madarijus Salikin, 2/244).
*LATIHAN SOAL TEORI WARIS*

1. Seseorang meninggal dunia, dan meninggalkan ahli waris bapak dan anak laki-laki. Siapa yang didahulukan untuk mendapatkan ahli waris diantara keduanya?

a) Keduanya mendapatkan harta warisan, namun jika dilihat secara ashabah maka anak laki-laki didahulukan.
b) Bapak.
c) Anak laki-laki.
d) Hanya bapak yang mendapatkan warisan, ia didahulukan karena darinya terlahir anak (si mayit).

2. Manakah berikut ini masuk kategori Hijab Hirman?

a) Saudara laki-laki dan saudara perempuan.
b) Suami dan istri.
c) Anak dan cucu.
d) Bapak dan istri.

3.Yang bisa menghalangi saudara sebapak dalam pewarisan adalah kecuali ...
*
a) saudara seibu.
b) bapak.
c) anak.
d) cucu laki-laki.

4. Yang bisa menghalangi nenek dari pihak bapak dalam pewarisan adalah

a) cucu.
b) istri/suami si mayit.
c) nenek dari pihak ibu.
d) bapak.

5. Anak laki-laki dapat menghalangi warisan secara sebagian (parsial) dari ...

a) istri.
b) suami atau istri.
c) suami.
d) sepupu dari si mayit.

6. Penghalang dalam warisan disebut

a) fardh.
b) ashabah.
c) mahjub.
d) hijab atau hajab.

7. Dalam hijab nuqsan, apabila si mayit memiliki anak, maka istri mendapatkan warisan 1/8 dari yang semestinya ...

a) 2/3.
b) 1/2.
c) 1/4.
d) 1/6.

8. Dalam pewarisan, ibu si mayit mendapatkan 1/3 harta warisan. Namun jika ternyata si mayit memiliki anak, maka bagian ibu adalah ...

a) 1/2
b) 1/4
c) 1/6
d) 1/8

9. Apa yang di maksud dengan Hijab?

a) Terhalang
b) Menghalangi
c) Ashobah
D) Furudul Moqaddarah

10) Siapa yang menghalangi kakek mendapat warisan?

a) Anak
b) Bapak
c) Istri
D) Saudara kandung
DOA UNTUK MENCINTAI ORANG MISKIN


_Hadits Qudsi_
اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ فِعْلَ الْخَيْرَاتِ وَتَرْكَ الْمُنْكَرَاتِ وَحُبَّ الْمَسَاكِينِ وَأَنْ تَغْفِرَ لِى وَتَرْحَمَنِى وَإِذَا أَرَدْتَ فِتْنَةَ قَوْمٍ فَتَوَفَّنِى غَيْرَ مَفْتُونٍ أَسْأَلُكَ حُبَّكَ وَحُبَّ مَنْ يُحِبُّكَ وَحُبَّ عَمَلٍ يُقَرِّبُنِي إِلَى حُبِّكَ
*_“Wahai Muhammad, jika engkau shalat, ucapkanlah do’a: Allahumma inni as-aluka fi’lal khoiroot wa tarkal munkaroot wa hubbal masaakiin, wa an taghfirolii wa tarhamanii, wa idza arodta fitnata qowmin fatawaffanii ghoiro maftuunin. As-aluka hubbak wa hubba maa yuhibbuk wa hubba ‘amalan yuqorribu ilaa hubbik (Ya Allah, aku memohon kepada-Mu untuk mudah melakukan kebaikan dan meninggalkan kemungkaran serta aku memohon pada-Mu supaya bisa mencintai orang miskin, ampunilah (dosa-dosa)ku, rahmatilah saya, jika Engkau menginginkan untuk menguji suatu kaum maka wafatkanlah saya dalam keadaan tidak terfitnah. Saya memohon agar dapat mencintai-Mu, mencintai orang-orang yang mencintai-Mu dan mencintai amal yang dapat mendekatkan diriku kepada cinta-Mu)”. Dalam lanjutan hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan, “Ini adalah benar. Belajar dan pelajarilah”. (HR. Tirmidzi no. 3235 dan Ahmad 5: 243. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)._*
PERINTAHKANLAH ANAKMU UNTUK SHOLAT

مُرُوا أَوْلاَدَكُمْ بِالصَّلاَةِ وَهُمْ أَبْنَاءُ سَبْعِ سِنِينَ وَاضْرِبُوهُمْ عَلَيْهَا وَهُمْ أَبْنَاءُ عَشْرِ سِنِينَ وَفَرِّقُوا بَيْنَهُمْ فِى الْمَضَاجِعِ
“Perintahkan anak-anak kalian untuk mengerjakan shalat ketika mereka berumur 7 tahun. Pukul mereka jika tidak mengerjakannya ketika mereka berumur 10 tahun. Pisahkanlah tempat-tempat tidur mereka.” (HR. Abu Daud 495) shahih.
*LATIHAN MENGHITUNG WARIS*

1. Seseorang meninggal dunia dengan harta warisan 36.000.000. Ahli waris terdiri: 2 istri, ibu dan bapak serta kakek jalur bapak. Berapa bagian yang diterima seorang istri?
a. 4.5 juta
b. 9 juta
c. 12 juta
d.15 juta

2. Seseorang meninggal dengan harta peninggalan 50 juta. Biaya pengurusan jenazah 1 juta, hutang 5 juta dan wakaf (wasiat) 2 juta. Ahli waris terdiri: bapak, ibu, kakek jalur bapak dan istri. Berapa bagian bapak?
a. 10.5 juta
b. 14 juta
c. 17.5 juta
d. 15 juta

3. Mayit meninggalkan harta warisan 96 juta rupiah. Ahli waris terdiri dari 4 istri, 1 anak laki-laki dan ibu. Berapa bagian setiap istri?
a. 3 juta
b. 12 juta
c. 16 juta
d. 68 juta

4. Apabila harta yang ditinggalkan mayit 100 juta rupiah. Sedangkan ahli waris hanya terdiri istri dan bapak. Siapa yang menerima bagian terbanyak diantara keduanya?
a. Bapak
b. Istri

5. Istri meninggal dunia, dan meninggalkan harta sebanyak 36 juta. Ahli waris terdiri dari suami, ibu dan nenek dari jalur ibu. Berapa bagian harta yang diterima nenek dari jalur ibu?
a. 12 juta
b. 18 juta
c. Tidak dapat
DUNIA ADALAH LADANGNYA AKHIRAT

Syaikh muhammad bin shalih ‘Utsaimin rahimahullah berkata :

‏الدنيا مزرعة الآخرة فإذا لم يزرع فيها لآخرته فقد خسرها وخسر آخرته

“Kehidupan dunia adalah ladang untuk kehidupan akhirat. Apabila seseorang tidak bercocok tanam di dunia untuk (mempersiapkan) akhiratnya, sungguh dia telah merugikan kehidupan dunia sekaligus merugikan akhiratnya.”

(adh-Dhiya al-Lami’ 1/65)
TADHARRU' DALAM BERDO'A


Ahli Hikmah berkata:
مَنْ أَدْمَنَ قَرْعَ الأَبْوَابِ أَوْشَكَ أَنْ يُفْتَحَ لَهُ
*_Barangsiapa semakin sering mengetuk pintu, maka pintu itu nyaris segera terbuka_*.
TENTANG KEMATIAN

Allah Tabaraka wa Ta’ala berfirman :

قُلْ إِنَّ الْمَوْتَ الَّذِي تَفِرُّونَ مِنْهُ فَإِنَّهُ مُلَاقِيكُمْ ثُمَّ تُرَدُّونَ إِلَى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ

“Katakanlah: “Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”

(Qs. Jumu’ah 8)

🟢 Fudhail bin iyadh rahimahullah berkata:

“Engkau berbuat kebaikan (amal shaleh) pada sisa umurmu (yang masih ada), maka Allah akan mengampuni (dosa-dosamu) di masa lalu, karena jika kamu (tetap) berbuat buruk pada sisa umurmu (yang masih ada), kamu akan di siksa (pada hari kiamat) karena (dosa-dosamu) di masa lalu dan (dosa-dosamu) pada sisa umurmu.”

(Nukilan dari Jaami’ul ‘uluumi wal hikam hal. 464 dan Latha-iful ma’aarif hal. 108)