BERILMU DENGAN BUKU
63 subscribers
738 photos
27 videos
20 files
532 links
Channel edukasi seputar Aqidah, Ibadah, Muamalah, Pengembangan diri dan Keluarga, Bisnis, Marketing dan Rekomendasi Buku
Download Telegram
WASPADAI TERHADAP HATI YANG LALAI


🟢 Yahya bin Muadz rahimahullah berkata :

كَمْ مِنْ مُسْتَغْفِرٍ مَمْقُوتٍ ، وَسَاكِتٍ مَرْحُومٍ, هَذَا الْمُسْتَغْفِرُ وَقَلْبُهُ فَاجِرٌ، وَهَذَا سَاكِتٌ ،وَقَلْبُهُ ذَاكِرٌ
.
“Betapa banyak orang yang beristighfar namun malah dimurkai dan orang yang diam namun dirahmati. Orang tersebut beristighfar namun hatinya lalai dan orang tersebut diam namun hatinya berdzikir.”

(Az Zuhd wa Ar Raqaaiq, Al Khatib Al Baghdadi 23)


🟢 KENAPA DEMIKIAN ??
Karena Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
.
ﻭَﻟَﺎ ﺗُﻄِﻊْ ﻣَﻦْ ﺃَﻏْﻔَﻠْﻨَﺎ ﻗَﻠْﺒَﻪُ ﻋَﻦ ﺫِﻛْﺮِﻧَﺎ
.
“Dan janganlah mentaati siapa saja yang Kami jadikan HATINYA LALAI dari mengingat Kami.”

(Qs. Al-Kahfi 28)


🟢 Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata:

ولم يقل: أغفلنا لسانه عن ذكرنا، الغفلة الحقيقية غفلة القلب، لذلك يجب أن يكون الذكر نابعا من قرارة قلبك، لا أن تذكر الله بلسانك وقلبك غافل.

“Allah (dalam ayat diatas) tidaklah berfirman, ‘Kami jadikan LISANNYA LALAI dari mengingat Kami’. Jadi kelalaian hakiki itu adalah KELALAIAN HATI, oleh karena itulah wajib dzikir itu bersumber dari lubuk hatimu, bukan dengan engkau (dzikir) menyebut nama Allah di lisanmu, namun hatimu lalai.”

(Syarh Shahih al-Bukhori, kaset nomor 10)
*HUKUM ASAL KEMALUAN ADALAH DIJAGA (dari yang haram)*


وَالَّذِيۡنَ هُمۡ لِفُرُوۡجِهِمۡ حٰفِظُوۡنَۙ
*_dan orang yang memelihara kemaluannya.._* (QS. almukminun:5)

Allah menciptakan manusia dan memberinya *Syahwat*. Allah memberikan syahwat kepada laki-laki sehingga tertarik dengan wanita. Dan Allah juga memberikan syahwat kepada perempuan sehingga tertarik dengan laki-laki.

Islam tidak membenturkan syahwat manusia dengan syariat, tapi Islam hanya menata dan menyempurnakan dengan *AKHLAK*, sehingga layak menjadi manusia yang baik.

Allah subhanahu wa ta'ala tidak mengharamkan laki-laki dan perempuan untuk melampiaskan syahwatnya. Yang Allah haramkan hanya pelampiasan yang tidak pantas saja.

Salah satu adab yang mulia adalah *IFFAH*, yaitu menahan diri dari yang *HARAM*, dan menjaga kemaluan dari yang haram, dengan hanya meletakkan pada yang halal. Oleh karenanya ALlah berfirman:
*_dan orang yang memelihara kemaluannya.._*

Hukum asal kemaluan adalah untuk dijaga. Para ulama merumuskan kaidah:
اَلأصْلُ فِي الأبْضَاعِ التَّحْرِيْمِ حتى يقومَ سَبَبُ اَلحِلِّ
*_Hukum asal mempertemukan kemaluan dengan kemaluan adalah haram sampai yakin ada sebab yang menghalalkan (nikah)._*

Karenanya ALlah berfirman:
اِلَّا عَلٰٓى اَزۡوَاجِهِمۡ اَوۡ مَا مَلَـكَتۡ اَيۡمَانُهُمۡ فَاِنَّهُمۡ غَيۡرُ مَلُوۡمِيۡنَ‌ۚ‏
*_kecuali terhadap istri-istri mereka atau hamba sahaya yang mereka miliki; maka sesungguhnya mereka tidak tercela._* (QS. alMukminun:6)

Barangsiap yang mampu menjaga kemaluannya dari yang haram dan hanya meletakkan pada yang halal, maka dia tidak tercela, bahkan berpahala.

Seseorang yang melampiaskan syahwatnya pada yang halal akan diberi pahala.

Di ayat selanjutnya Allah berfirman:
فَمَنِ ابۡتَغٰى وَرَآءَ ذٰ لِكَ فَاُولٰٓٮِٕكَ هُمُ الۡعٰدُوۡنَ‌
*_Tetapi barang siapa mencari di balik itu (zina, dan sebagainya), maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas._* (QS. alMukminun:7)

Subhaanallah, perhatikan bagaimana ALlah membuatkan batas untuk syahwat kemaluan. Diawal dikatakan _Dan orang-orang yang memelihara kemaluannya_, lalu diakhirnya Allah berfirman _Barangsiapa mencari selain (yang halal) itu, maka mereka telah melampaui batas_.

Mencari selain (yang halal) itu, ini mencakup seluruh hal yang tidak halal. Termasuk di dalamnya adalah *pacaran*, *zina*, homoseks, lesbi, onani dan sebagainya. Karena semua ini merupakan hal-hal yang tidak ALlah halalkan.

Barangsiapa yang mengerjakannya, maka dia telah melampaui batas dari berbuat dzalim, na'uudzubillah.


*AlWahdah - Sekolah Konselor Keluarga*
BERSEDEKAH SETIAP HARI AGAR TERMASUK DALAM DOANYA DARI MALAIKAT


مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيهِ إِلاَّ وينزل ملكان من السماء يَقُولُ أَحَدُهُمَا اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا وَيَقُولُ الآخَرُ اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا
*_Setiap kali seorang hamba berada di pagi hari, maka 2 malaikat akan turun dari langit. Salah satunya berkata,"Ya Allah, gantilah harta orang yang berinfaq. Satunya lagi berkata,"Ya Allah, musnahkanlah harta orang yang pelit". (HR. Bukhori Muslim)

Usahakanlah untuk bersedekah setiap hari, walaupun hanya 1 rupiah agar kamu masuk dalam doa malaikat ini.

Jika tidak memungkinkan, maka bisa saja kamu kumpulkan uangmu selama sepekan, lalu kamu sedekahkan sekaligus. Niatkan itu sebagai sedekah setiap hari selama sepekan. Semoga kamu tetap masuk dalam keutamaan ini. Karena karunia Allah itu luas.


*GRIYA LEBAH AL WAHDAH*
https://www.bukalapak.com/p/food/minuman/madu/4h9ivf7-jual-madu-hutan-riau
*TAUBAT TIDAK BISA MENGHAPUS DOSA INI*

Taubat dari perbuatan haram akan diterima oleh Allah, termasuk syirik yang merupakan dosa paling besar.

اِنَّ اللّٰهَ لَا يَغۡفِرُ اَنۡ يُّشۡرَكَ بِهٖ وَيَغۡفِرُ مَا دُوۡنَ ذٰ لِكَ لِمَنۡ يَّشَآءُ‌ ۚ وَمَنۡ يُّشۡرِكۡ بِاللّٰهِ فَقَدِ افۡتَـرٰۤى اِثۡمًا عَظِيۡمًا‏
*_Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni (dosa) karena mempersekutukan-Nya (syirik), dan Dia mengampuni apa (dosa) yang selain (syirik) itu bagi siapa yang Dia kehendaki. Barangsiapa mempersekutukan Allah, maka sungguh, dia telah berbuat dosa yang besar._*

Dalam ayat lain Allah berfirman:
قُلۡ يٰعِبَادِىَ الَّذِيۡنَ اَسۡرَفُوۡا عَلٰٓى اَنۡفُسِهِمۡ لَا تَقۡنَطُوۡا مِنۡ رَّحۡمَةِ اللّٰهِ‌ ؕ اِنَّ اللّٰهَ يَغۡفِرُ الذُّنُوۡبَ جَمِيۡعًا‌ ؕ اِنَّهٗ هُوَ الۡغَفُوۡرُ الرَّحِيۡمُ
*_Katakanlah, "Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang._*

Dalam hadits qudsi, Allah berfirman:
يا عبادي تخطئون با لليل والنهار وأنا أغفر الذنوب جميعا فاستغفروني أغفرلكم
*_Duhai hamba-hambaKu, kalian berbuat dosa siang dan malam dan Aku mengampuni semua dosa, mintalah ampunan kepadaKu, pasti Aku ampuni kalian. (HR. Muslim No. 2577)

Namun, dosa-dosa yang berhubungan dengan kedzaliman terhadap manusia, tidak akan diterima taubatnya sampai ia kembalikan haknya.

Siapa yang mendzalimi diri, harta dan kehormatan orang lain, lalu ia ingin bertaubat kepada Allah, maka ia harus mengembalikan hak orang yang ia dzalimi. Bisa dengan cara minta kerelaannya atau menggantinya atau dengan cara memintakan ampun untuk orang yang ia dzalimi.

Jika hak tersebut tidak berhubungan dengan harta, maka bisa dengan cara memintakan ampun untuknya.

Dan ALlah Tabaaraka wa ta'ala akan menerima taubat orang ini, jika niatnya benar.


*Griya Lebah Al Wahdah*
https://www.tokopedia.com/zeinmas/madu-hutan-riau
*BELAJAR DARI KASUS Bripka ARP*

Ad-Dayyuuts adalah istilah untuk orang yang membiarkan keburukan istrinya. Ia melihat laki-laki masuk menemuinya, namun ia tidak melarangnya. Ia tidak peduli, ia biarkan keburukan istrinya. Inilah Dayyuuts.

Dan sudah dijelaskan bahwa suami itu akan ditanya tentang keluarganya.

يٰۤاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا قُوۡۤا اَنۡفُسَكُمۡ وَاَهۡلِيۡكُمۡ نَارً
*_Wahai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka...(QS. at Tahrim:6)

Maka ia tidak boleh membiarkan istrinya dalam keburukan dan bersahabat dengan para laki-laki. Ini sangat bahaya. Dan ini adalah sebab seseorang menjadi dayyuuts. Seperti membiarkan istrinya tidak berhijab, keluar dan berkumpul bersama para laki-laki. Pun walau sudah berhijab, tak selayaknya dibebaskan dalam pergaulannya tanpa perhatian. Membiarkan seperti ini adalah sebab-sebab seseorang menjadi dayyuuts.

Tanpa perhatian dan kontrol suami, berkumpul dengan laki-laki, safar tanpa mahram, dan sebagainya.

Ini semua adalah sebab terjadinya *PERZINAAN*. Dan ini adalah sebab seseorang dinamakan dayyuuts.

Semoga Allah menjaga kita dan keluarga kita dari keburukan dan fitnah kehidupan yang melenakan, dan menjatuhkan kita kepada jurang dosa yang dalam.

_*Nas alullah assalaamah wal'aafiyah*_


*GRIYA LEBAH Al WAHDAH*
*PEMUDA YANG MENDAPATKAN NAUNGAN ALLAH DI YAUMIL QIYAMAH*


Dia adalah pemuda yang mengisi masa mudanya dalam ketaatan kepada Allah. Nabi bersabda:
وَ شَابٌّ نَشَأَ بِعِبَا دَةِ اللّٰهِ
*_Dan pemuda yang tumbuh dalam ibadah kepada Allah._* (HR Bukhari dan Muslim)

Maksudnya adalah sejak awal hingga akhir hayat, hidupnya selalu dalam ketaatan. Ia tidak melakukan kemaksiatan-kemaksiatan masa muda sebagaimana biasanya. Ia tumbuh dalam keshalihan dan ketaatan.

Ditinjau dari kondisi awal dan akhir, manusia digolongkan menjadi 4 macam:
1) Kondisi awal dan akhirnya berada di atas ketaatan.
2) Kondisi awal hingga akhir berada pada kemaksiatan. Sejak muda hingga tutup usia.
3) Pada masa muda bergelimang dosa, namun di masa tua ia wafat dalam kebaikan dan ketaatan.
4) Pada masa muda penuh dengan keshalihan, namun na'uudzubillah, di akhir hayat berbalik, sebagaimana disebutkan dalam hadits berikut:
يعمل بعمل اهل الجنةِ حتى ما يكونُ بينه و بينها إلا ذِرَاعٌ فيسبقُ عليه الكتاب فيعمل بعمل اهل النار فيدخلها
*_Ia melakukan amal penduduk surga hingga jarak dia dengan surga hanya tersisa 1 hasta, tapi takdir mendahuluinya, ia pun melakukan amal penduduk neraka sehingga ia masuk neraka._* (HR. Bukhari Muslim)

Diawal hidupnya taat, tapi di akhir hidupnya bermaksiat.

Siapakah yang mendapat naungan Allah? dialah pemuda golongan pertama, pemuda yang menjalani masa mudanya dengan ketaatan.

Jadi sangatlah penting keutamaan ini disampaikan setiap orangtua kepada anak-anaknya. Katakan kepadanya bahwa ada *Hadits berisi keutamaan orang yang taat kepada Allah sejak kecil, sehingga sejak kecil seorang anak sudah termotivasi untuk taat untuk mendapatkan naungan Allah.


*GRIYA LEBAH ALWAHDAH*
*WAHAI PEMUDA, ADA MISI BESAR DI PUNDAKMU*


*_Nasihat Syaikh Shalih fauzan Al-Fauzan untuk para pemuda muslim dan muslimat di seluruh dunia._*

Pemuda adalah aset umat, di masa depan mereka akan memegang peran penting, insyaAllah. Mereka harus mempersiapkan diri untuk mengemban tanggungjawabnya.

Mereka hendaknya mempersiapkan diri untuk melanjutkan perjuangan para pendahulu mereka di negeri ini maupun negeri lainnya.

Merekalah penerus terbaik bagi pendahulu terbaik. Mereka bukan seperti pemuda di negara-negara lain yang hidupnya tak berarti.

Pemuda aset umat dipersiapkan untuk mengemban misi dan mengatur dunia, pengaturan dunia akan ada di tangan mereka. Mereka dibersamai oleh alQuran, asSunnah dan jejak hidup Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Mereka memiliki tanggungjawab besar yang harus mereka emban.

Pertama, memahami kemudian mempelajari kemudian mengamalkan kemudian mendakwahkan dan menyebarkannya ke seluruh penjuru dunia.

Tanggungjawab besar menanti pemuda umat ini. Pemuda umat ini bukan seperti pemuda lainnya yang orientasi hidupnya hanya dunia, yang hanya mementingkan kepentingan pribadinya, yang hanya ingin meraih kehidupan dunia. Padahal perkaranya jauh lebih besar daripada itu. Pemuda Islam mendapatkan warisan besar dengan tanggungjawab besar pula.

Dan mereka tidak akan mampu mengemban peran ini kecuali dengan kerja keras untuk menuntut ilmu dan mengamalkannya. Dengan mempelajari ilmu yang bermanfaat, mengamalkan dan menjadi tauladan yang baik.


*GRIYA LEBAH ALWAHDAH*
HAYU BERQURBAN

Buat yang masih mencari hewan Qurban yang *RECOMMENDED*, tanpa harus keluar rumah, tinggal pesan online, tunggu dikirim. Coba mampir ke sini: https://kurbaninaja.id/B4B121
*LEMAH LEMBUT DALAM DAKWAH*


Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda dalam sebuah hadits:

فَإِنَّ الرِّفْقَ لَمْ يَكُنْ فِى شَىْءٍ قَطُّ إِلاَّ زَانَهُ وَلاَ نُزِعَ مِنْ شَىْءٍ قَطُّ إِلاَّ شَانَهُ

“Sesungguhnya lemah lembut tidaklah ada pada sesuatu kecuali akan menghiasinya, dan tidaklah dicabut dari sesuatu kecuali akan memperkeruhnya”(HR. Abu Dawud, sanad: shahih).

Hadits ini menjelaskan bahwa kelembutan akan menjadi penghias bagi sesuatu, sedangkan hilangnya kelembutan membuat suatu perkara menjadi tidak lagi indah. Di antara perkara yang membutuhkan kelembutan adalah dakwah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah contoh terbaik dalam berdakwah, beliaulah manusia yang memiliki kelembutan kepada setiap orang yang didakwahinya. Hari ini banyak di antara manusia yang menolak dakwah Islam, salah satu sebabnya adalah hilangnya kelembutan dalam dakwah tersebut. Islam ibarat mutiara sedangkan kelembutan adalah bak bungkusnya. Ketika bungkusnya tak lagi indah dan kotor, maka jangan pernah berharap manusia mau membukanya. Membuka saja tidak, apalagi menerima mutiara yang ada di dalamnya. Seseorang ketika berdakwah hendaknya memperhatikan akhlak yang mulia ini, janganlah ia sampai gegabah dan bertindak kasar dalam dakwahnya. Allah Ta’ala telah menjelaskan tiga metode dasar dakwah yang salah satu diantaranya adalah dengan hikmah. Allah Ta’ala berfirman:

ادْعُ إِلَى سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ وَجَادِلْهُمْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنْ ضَلَّ عَنْ سَبِيلِهِ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ

“serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk” (QS. An Nahl : 125).
*BAHKAN MEMBUNUH TIKUS PUN DENGAN CARA YANG BAIK*

● Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin rahimahullah berkata :

Apabila Anda hendak membunuh tikus, dan membunuhnya adalah mustahab (dianjurkan), maka berbuat ihsan (baik) lah dalam membunuhnya, bunuhlah dengan cara yang cepat merenggut nyawanya, dan tidak menyakitinya.

● Termasuk dari menyakitinya : apa yang dilakukan oleh sebagian orang ketika meletakkan sesuatu untuk tikus dengan rekatan (lem tikus) yang membuatnya melekat, kemudian membiarkannya mati dalam keadaan lapar dan dahaga, dan seperti ini tidak diperbolehkan, maka apabila Anda meletakkan lem tikus ini maka wajib bagi Anda untuk terus mengulang-ulang menengoknya dan mengawasinya hingga jika Anda dapatkan sesuatu menempel pada lem tikus maka Anda bunuh dia.

● Adapun jika Anda membiarkan lem ini selama 2 hari atau 3 hari dan ternyata ada tikus yang terjerat padanya dan mati dalam keadaan kelaparan dan kehausan maka sesungguhnya dikhawatirkan bagi Anda untuk masuk ke dalam neraka oleh sebab itu, karena Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

‎دَخَلَتِ النَّارَ اِمْرَأَةٌ فِي هِرَّةٍ حَبَسَتْهَا حَتَّى مَاتَتْ لا هِيَ أَطْعَمَتْهَا وَلا هِيَ أَرْسَلَتْهَا تَأْكُلُ مِنْ خِشَاشِ الأَرْضِ

“Masuk ke dalam neraka seorang wanita karena seekor kucing yang dia kurung hingga mati, dia tidak memberi makan kucingnya dan tidak pula membebaskannya untuk memakan dari serangga di tanah.” (HR. Bukhori dan Muslim)

● Syarah riyadhus sholihin, 4/596
*DOSA YANG MENGALIR SAMPAI KE DALAM KUBUR*


Keburukan yang ditinggalkan oleh seorang manusia, tetap akan dicatat. Jika seorang manusia meninggalkan sesuatu yang menjadi sebab orang lain bermaksiat kepada ALlah, maka keburukan dan dosa tersebut akan tetap dicatat, walaupun ia berada di kuburannya.

Sebagai contoh, seseorang membuat sebuah website yang berisi kemaksiatan. Maka setiap kali orang lain melihat gambar atau tulisan atau video di website tersebut, akan menjadi catatan dosa bagi orang yang membuatnya, sebesar dosa orang yang membuka websitenya.

Oleh karenanya, selayaknya para ahli waris memeriksa jejak digital keluarganya yang meninggal. Jika apa yang ia tinggalkan adalah hal yang buruk, maka segera dihapus. Jika apa yang ditinggalkan tersebut baik, maka usahakan untuk dikembangkan.

Ini adalah bukti bahayanya menyebarkan amal keburukan. Dosanya akan tetap terus mengalir. Tidak hanya saat ia masih hidup. Bahkan setelah ia mati, dosanya akan tetap mengalir dan tetap dicatat. Selama amalan nya yang buruk itu masih ada.

*GRIYA LEBAH AL WAHDAH*
*MENYAMBUT 10 HARI BULAN DZULHIJJAH*


Sekarang kita sudah memasuki bulan Dzulhijjah tepatnya tanggal 5 Dzulhijjah hari ini, sudah dilalui 5 hari dari 10 hari yang penuh keberkahan. 10 hari yang utama, yaitu 10 hari bulan Dzulhijjah. Cukuplah sumpah Allah Jalla wa 'alaa dengan hari-hari ini sebagai tanda keutamaannya.

وَلَيَالٍ عَشۡرٍۙ
*_demi malam yang sepuluh_*. (QS. alFajr:2)

Allah Jalla wa 'alaa hanya akan bersumpah dengan sesuatu yang agung. 10 hari ini adalah salah satu syiar ALlah. Ini menunjukkan keutamaan hari-hari tersebut dan keutamaan beramal di dalamnya.

Syiar agama ini bisa berupa waktu, bisa juga berupa tempat. SYiar yang berupa waktu seperti 10 hari bulan Dzulhijjah. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam ketika menjelaskan keutamaan hari-hari yang penuh berkah ini, para shahabat sampai heran dengan keutamaannya. Dan ini menunjukkan keutamaan hari-hari ini sangat agung. Sehingga balasan pada hari ini pun penuh dengan keberkahan.

Karena ALlah mengagungkan dan menarik perhatian kita kepada keutamaan hari-hari ini di dalam al Quran. Maka wajib bagi seorang muslim memberikan perhatiannya untuk 10 hari ini.

Wajib mementingkan dan beramal shalih di hari-hari tersebut. Karena amal di hari-hari ini dilipatgandakan pahalanya lebih dibandingkan hari-hari lainnya.

نسأل الله الكريم أن يوفقنا و إخواننا المسلمين
*_Kita memohon kepada Allah yang Maha Dermawan, agar memberikan taufiqnya kepada kita dan saudara-saudara kita kaum muslimin._*

~ _Syaikh Shalih bin Fauzan bin Abdillah Al-Fauzan_ ~
KEUTAMAAN BULAN DZULHIJJAH

روى البخاري رحمه الله عن ابن عباس رضي الله عنهما أن النبي صلى الله عليه وسلم قال : ما من أيام العمل الصالح فيها أحب إلى الله من هذه الأيام – يعني أيام العشر – قالوا : يا رسول الله ولا الجهاد في سبيل الله ؟ قال ولا الجهاد في سبيل الله إلا رجل خرج بنفسه وماله ثم لم يرجع من ذلك بشيء

Diriwayatkan oleh Al-Bukhari, rahimahullah, dari Ibnu ‘Abbas Radhiyallahu ‘anhuma bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : Tidak ada hari dimana amal shalih pada saat itu lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini, yaitu : Sepuluh hari dari bulan Dzulhijjah. Mereka bertanya : Ya Rasulullah, tidak juga jihad fi sabilillah?. Beliau menjawab : Tidak juga jihad fi sabilillah, kecuali orang yang keluar (berjihad) dengan jiwa dan hartanya, kemudian tidak kembali dengan sesuatu apapun“

. وروى الإمام أحمد رحمه الله عن ابن عمر رضي الله عنهما عن النبي صلى الله عليه وسلم قال : ما من أيام أعظم ولا احب إلى الله العمل فيهن من هذه الأيام العشر فأكثروا فيهن من التهليل والتكبير والتحميد وروى ابن حبان رحمه الله في صحيحه عن جابر رضي الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم قال: أفضل الأيام يوم عرفة.

“Imam Ahmad, rahimahullah, meriwayatkan dari Umar Radhiyallahu ‘anhuma, bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : Tidak ada hari yang paling agung dan amat dicintai Allah untuk berbuat kebajikan di dalamnya daripada sepuluh hari (Dzulhijjah) ini. Maka perbanyaklah pada saat itu tahlil, takbir dan tahmid
Allah Menggaji Mereka yang Mengurus Dana Amal

Loh kok bisa? Ya bisa!

Literasi "Islamic Social Finance" atau Keuangan Sosial Islam memang masih sangat rendah, ditambah lagi ketika isunya digoreng oleh komunitas lintas agama yang tak paham.

Islam punya aturan baku dari "sono" nya. Dimana sistem keuangan sosial dalam Islam telah diatur sedemikian detail dan canggih. Visinya: professionalisme, bukan pengelolaan abal abal. Ada beberapa faktor yang menjadikan kita layak memandang Islamic Social Finance (ISF) sebagai sebuah sistem yang professional dan maju.

Pertama, maksud dan tujuan. Islam tidak mengenal generic model "donasi" saja. Dalam ISF kita mengenal ada Zakat, Infaq, Shodaqoh, dan Wakaf. Spiritnya semua sama: menolong sesama, memajukan umat dengan berbagai program, pemerataan ekonomi, dan wujud syukur dari si pemberi. Wujud iman dan taqwa kepada Perintah-Nya.

Jadi jika ada yang membenci sistem ISF, maka patut diduga tujuannya adalah hal hal sebaliknya dari itu. Agar umat tak tertolong, umat terbelakang, ekonomi yang timpang, dan membunuh kebiasaan umat bersyukur atas rezeki Allah SWT.

Kedua, sistemnya pun sudah cukup maju. Ada zakat yang merupakan perintah wajib sebesar seper empat puluh dari rezeki kita. Ada infaq yang sifatnya sunnah (diluar porsi zakat) yang bertujuan untuk kemaslahatah umat secara umum, ada shodaqoh yang juga sunnah dan fokus pada kemanusiaan, ada juga wakaf yang sifatnya untuk dikelola secara professional sehingga manfaatnya bisa lebih sustainable.

Ketiga, pembagiannya juga cukup jelas dan amil adalah sebuah profesi yang amat sangat dihargai oleh agama. Tak tanggung-tanggung Allah SWT mengganjar seperdelapan dana zakat terkumpul sebagai hak para amil. Dari situlah dapat disimpulkan bahwa amil adalah pekerjaan. Jadi tak perlu dengki, setiap 8 rupiah yang anda zakatkan maka 1 rupiahnya adalah hak amil. Lebih besar lagi jika itu Infaq, Shodaqoh, dan Infaq hasil pengelolaan wakaf. Maka seperlima dana terkumpul adalah hak amil.

Lalu apa maksudnya? Menurut saya Islam memang mendorong sesiapa saja untuk berlomba lomba dalam kebajikan (fastabiqul khoirot). Jadi ketika orang berlomba lomba mendirikan lembaga amal untuk penghidupan sekalipun, itu halal dan sah. Justru itulah Islam tak menginginkan umat hidup dalam kekikiran, kefakiran, dan kekufuran.. Menurut studi Baznas ada ribuan trilyun potensi dana Ziswaf (ISF) di Indonesia tiap tahun, dan itu harus dibaca sebagai potensi kebangkitan umat yang luar biasa. Ada yang tak suka? Pasti ada saja.

Coba cek Baznas, kantornyapun megah. Jadi mindset yang harus ditanamkan oleh para pemberi amal adalah bahwa ketika kita memberi maka disitu pula kita juga memberikan sebahagian dana tersebut kepada mereka yang mengelola. Dari situlah program program LUAR BIASA dilahirkan. Ingat, dengan sistem yang kikir maka program program amal juga tak bermutu, ecek ecek, dan alakadarnya. Tak demikian sistem donasi dalam Islam.

Nah kedepan tinggal dikuatkan saja badan yang mengawasi dan meng-audit pengelolaan dana dana ZISWAF tsb. Sehingga makin dan makin professional, keren, dan makin canggih.

Nah ini.. yang kemudian menjadi masalah adalah ketika dana yang dikelola menjadi jumbo. Katakanlah sebuah lembaga Ziswaf mengelola 100 Milyar Rupiah. Terbayang paling tidak 12,5 Milyar nya adalah hak amil (inilah gaji Allah untuk mereka yang mengelola dana amal). Bagaimana jika 1 Trilyun dana yang dikelola? Bisa anda bayangkan 125 Milyarnya hak siapa?
Semoga bermanfaat.. 🙏🏻

Penulis:
~ _Rezza Artha_ ~
IBNU ABBAS - AMALAN YANG LEBIH BAIK DARI JIHAD

Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma ditanya tentang jihad. Beliau menjawab :

ألا أدلك على خير من الجهاد؟ تبني مسجدا وتعلم فيه الفرائض والسنة والفقه في الدين.

“Maukah engkau aku tunjukkan amalan yang lebih baik daripada jihad?
Engkau membangun masjid, lalu di dalamnya engkau ajarkan hal-hal yang wajib, yang sunnah, dan fikih (mendalami) agama.”

Jami’ Bayani al-‘Ilmi wa Fadhlihi 1/38
Shalat Malam Adalah ciri orang shalih.

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢْ ﺑِﻘِﻴَﺎﻡِ ﺍﻟﻠَّﻴْﻞِ، ﻓَﺈِﻧَّﻪُ ﺩَﺃْﺏُ ﺍﻟﺼَّﺎﻟِﺤِﻴْﻦَ ﻗَﺒْﻠَﻜُﻢْ، ﻭَﻫُﻮَ ﻗُﺮْﺑَﺔٌ ﺇِﻟَﻰ ﺭَﺑِّﻜُﻢْ، ﻭَﻣُﻜَﻔِّﺮَﺓٌ ﻟِﻠﺴَّﻴِّﺌَﺎﺕِ، ﻣَﻨْﻬَﺎﺓٌ ﻋَﻦِ ﺍْﻹِﺛْﻢِ

“Lakukanlah shalat malam oleh kalian, karena hal itu merupakan kebiasaan orang-orang shalih sebelum kalian. Ia pun dapat mendekatkan kalian kepada Rabb kalian, menghapus segala kesalahan dan mencegah dari perbuatan dosa.” [HR. Tirmidzi, Hadist hasan]

Makna dari kata “da’bu” ( ﺩَﺃْﺏُ) adalah ( ﻋَﺎﺩَﺗُﻬُﻢْ ﻭَﺷَﺄْﻧُﻬُﻢْ) yaitu kebiasaan dan hal yang menjadi perhatian. Ini adalah perhatian orang shalih, yaitu nemperhatikan shalat malam mereka, bahkan sebagian orang shalih menjadikan shalat malam sebagai salah satu gambaran kondisi keimanan mereka. Apabila mereka melakukan maksiat dan dosa, maka iman mereka akan turun dan akan sulit bangun shalat malam.

Hasan Al-Basri rahimahullah berkata,

ﺇﻥ ﺍﻟﺮﺟﻞ ﻟﻴﺬﻧﺐ ﺍﻟﺬﻧﺐ ﻓﻴﺤﺮﻡ ﺑﻪ ﻗﻴﺎﻡ ﺍﻟﻠﻴﻞ

“Sesungguhnya seseorang itu ketika berbuat dosa, bisa jadi akan diharamkan (susah melakukan) shalat malam.” [Al-Mujalasah wa Jawahirul Ilmi no. 403]
*TERUNTUK YANG SUKA MEMUKUL ISTRI*


As-Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz, memberikan nasihat untuk para suami-suami yang suka memukul istrinya.

Ada shahabat wanita Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mengadukan perihal suaminya yang memukul istrinya. Nabipun menasihati para suami:
بلغني كذا و كذا إن أوْلئك ليسوا بخياركم
*_Aku mendengar begini dan begitu, suami yang memukul istri itu bukan orang yang baik._* (HR. Abu Dawud No. 216)

Suami itu tidak memukul istrinya kecuali saat dibutuhkan seperti istri durhaka atau kebutuhan lainnya. Allah subhanahu wa ta'ala berfirman:
وَالّٰتِىۡ تَخَافُوۡنَ نُشُوۡزَهُنَّ فَعِظُوۡهُنَّ وَاهۡجُرُوۡهُنَّ فِى الۡمَضَاجِعِ وَاضۡرِبُوۡهُنَّ‌
*_Istri-istri yang kalian takutkan berbuat durhaka, maka nasihatilah mereka, pisah tempat tidur dan pukul mereka._* (an-Nisaa:34)

Allah letakkan izin memukul istri di paling akhir. Itupun pukulan yang tidak membekas dan saat dibutuhkan atau keadaan darurat. Tapi seorang mukmin hendaknya lebih memilih sabar dan menahan diri. Mencoba untuk memperbaiki tanpa memukul. Karena pukulan terkadang malah menambah masalah dan menyebabkan perceraian.

*GRIYA LEBAH AL WAHDAH*
KEUTAMAAN HARI ARAFAH


Sebaik-baik do’a adalah do’a hari Arafah -9 Dzulhijjah-. Maksudnya, do’a ini paling cepat diijabahi. Sehingga kita diperintahkan untuk konsen melakukan ibadah yang satu ini di pada hari Arafah, apalagi untuk orang yang sedang wukuf di Arafah.

Dari ‘Aisyah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَا مِنْ يَوْمٍ أَكْثَرَ مِنْ أَنْ يُعْتِقَ اللَّهُ فِيهِ عَبْدًا مِنَ النَّارِ مِنْ يَوْمِ عَرَفَةَ وَإِنَّهُ لَيَدْنُو ثُمَّ يُبَاهِى بِهِمُ الْمَلاَئِكَةَ فَيَقُولُ مَا أَرَادَ هَؤُلاَءِ

“Di antara hari yang Allah banyak membebaskan seseorang dari neraka adalah hari Arafah. Dia akan mendekati mereka lalu akan menampakkan keutamaan mereka pada para malaikat. Kemudian Allah berfirman: Apa yang diinginkan oleh mereka?” (HR. Muslim no. 1348).

Dari ‘Amr bin Syu’aib dari ayahnya dari kakeknya, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

خَيْرُ الدُّعَاءِ دُعَاءُ يَوْمِ عَرَفَةَ

“Sebaik-baik do’a adalah do’a pada hari Arafah.” (HR. Tirmidzi no. 3585. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan). Maksudnya, inilah doa yang paling cepat dipenuhi atau terkabulkan (Lihat Tuhfatul Ahwadzi, 10: 33).
DOA MINTA KEKHUSYU'AN HATI

اللهم إنّا نسألك إنابة الخاشعين
اللهم إنّا نسألك إثبات المخبتين
اللهم اكسرقلوبنا بين يديك ورُدَّنا إليك
اللهم ارزقنا خشوع الخاشعين وإخبات المخبتين
اللهم اقْطَعْ عنّا دابِرَالشياطين
اللهم اقْطَعْ عنّا وَسَاوِسَهُمْ وخَطَرَاتِهِمْ المُرْدِيَةَ وَسَاوِسَهُمُ المُهْلِكَةَ إله الأوّلين والأٰخَرِيْنَ

Ya Allah karuniakan kepada kami kekhusyukan orang-orang yang khusyuk
Ya Allah tundukkan hati kami di hadapanMu dan palingkan jiwa kami hanya kepadaMu
Ya Allah karuniakan kepada kami kekhusyukan orang-orang yang khusyuk
Ya ALlah ilaahal awwaliin wal aakhiriin, lindungi kami dari godaan syetan yang membinasakan