BERILMU DENGAN BUKU
63 subscribers
738 photos
27 videos
20 files
532 links
Channel edukasi seputar Aqidah, Ibadah, Muamalah, Pengembangan diri dan Keluarga, Bisnis, Marketing dan Rekomendasi Buku
Download Telegram
*AMALAN YANG PALING UTAMA*

Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam pernah mengatakan bahwa salah satu amal yang utama adalah menolong orang yang hasil pekerjaannya tidak mencukupi atau orang miskin. Dan juga menolong orang yang tidak memiliki keahlian apapun. (HR. Bukhari dan Muslim).

Menolongnya dengan motivasi untuk bekerja dan mengajarkannya keahlian. Ini termasuk sedekah, juga termasuk amal shalih yang Allah cintai dan ridhoi.

Jika engkau bertemu seorang pemuda pengangguran, berilah ia nasihat, misal dengan mengatakan:
*_Pergilah ke tempat itu untuk bekerja, pekerjaannya seperti ini dan itu dan caranya seperti ini._*.

Ajarkan ia keahlian yang telah ALlah berikan kepadamu. Berikan kepadanya kesempatan untuk bekerja.

Ini adalah salah satu amalan yang paling Allah cintai (هذا من أحبّ الأعمال إلى الله).

Karena di dalam hadits tersebut, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam ditanya tentang amal shalih mana yang paling afdhol. Ini adalah amal shalih yang utama dan juga dicintai Allah subhanahu wa ta'ala, yaitu membuka pintu kebaikan untuk orang-orang, memberi kesempatan untuk bekerja dan mencari rezeki dan juga nasihat untuk para pemuda. Apalagi banyak pemuda yang tidak punya pekerjaan.

Maka mengharapkan pahala lewat pintu ini dengan memberikan arahan kepada para pemuda dan menunjukkan mereka lapangan pekerjaan. Ini termasuk amal shalih yang dicintai oleh Allah.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dari Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ نَفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا نَفَّسَ اللَّهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ وَمَنْ يَسَّرَ عَلَى مُعْسِرٍ يَسَّرَ اللَّهُ عَلَيْهِ فِى الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ وَمَنْ سَتَرَ مُسْلِمًا سَتَرَهُ اللَّهُ فِى الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ وَاللَّهُ فِى عَوْنِ الْعَبْدِ مَا كَانَ الْعَبْدُ فِى عَوْنِ أَخِيهِ وَمَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ وَمَا اجْتَمَعَ قَوْمٌ فِى بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللَّهِ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَيَتَدَارَسُونَهُ بَيْنَهُمْ إِلاَّ نَزَلَتْ عَلَيْهِمُ السَّكِينَةُ وَغَشِيَتْهُمُ الرَّحْمَةُ وَحَفَّتْهُمُ الْمَلاَئِكَةُ وَذَكَرَهُمُ اللَّهُ فِي مَنْ عِنْدَهُ وَمَنْ بَطَّأَ بِهِ عَمَلُهُ لَمْ يُسْرِعْ بِهِ نَسَبُهُ

“Siapa yang menyelesaikan kesulitan seorang mukmin dari berbagai kesulitan-kesulitan dunia, niscaya Allah akan memudahkan kesulitan-kesulitannya pada hari kiamat.

Siapa yang memudahkan orang yang sedang kesulitan niscaya akan Allah mudahkan baginya di dunia dan akhirat.

Siapa yang menutupi aib seorang muslim Allah akan tutupkan aibnya di dunia dan akhirat.

Allah selalu menolong hambanya selama hambanya menolong saudaranya.

Siapa yang menempuh jalan untuk mendapatkan ilmu, Allah akan mudahkan baginya jalan ke surga.

Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Allah untuk membaca kitab-kitab Allah dan mempelajarinya di antara mereka, niscaya akan diturunkan kepada mereka ketenangan dan dilimpahkan kepada mereka rahmat, dan mereka dikelilingi malaikat serta Allah sebut-sebut mereka kepada makhluk disisi-Nya. Siapa yang lambat amalnya, maka bagusnya nasab tidak dapat mengejar ketertinggalan amal.” (HR. Muslim, no. 2699)
*DOA IFTITAH SHOLAT TAHAJJUD*

اللَّهُمَّ رَبَّ جِبْرَائِيلَ وَمِيكَائِيلَ وَإِسْرَافِيلَ فَاطِرَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضِ عَالِمَ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ أَنْتَ تَحْكُمُ بَيْنَ عِبَادِكَ فِيمَا كَانُوا فِيهِ يَخْتَلِفُونَ اهْدِنِي لِمَا اخْتُلِفَ فِيهِ مِنَ الْحَقِّ بِإِذْنِكَ إِنَّكَ تَهْدِي مَنْ تَشَاءُ إِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ
*_Ya Allah, Rabbnya Jibril, Mikail dan Israfil. DUhai Pencipta Langit dan bumi. Engkau adalah penolongku di dunia dan akhirat. Ya Allah Rabbnya Jibril, Mikail dan Israfil. Duhai pencipta langit dan bumi. Duhai zat yang mengetahui perkara ghaib dan yang tampak. Engkau yang memutuskan perkara yang diperselisihkan hambaMu. Berilah aku hidayah untuk mengetahui kebenaran dengan izinMu. Sesungguhnya Engkaulah pemberi hidayah kepada jalan yang lurus._* (HR. Muslim 770)
*BAKTI ANAK YANG SANGAT DINANTI ORANGTUA*


Ingatlah, dengan wafatnya orangtua, engkau memulai tahapan bakti yang baru, yaitu bakti setelah orangtua wafat.

Ini adalah bakti yang paling tulus karena bakti ketika orangtua masih hidup terkadang sekedar basa-basi, disusupi riya dan berharap pujian orangtua.

Tetapi setelah orangtua wafat, tidak ada yang mendengar dan melihatmu selain Allah, sehingga bakti yang tulus dan ikhlas adalah setelah orangtua wafat.

Kedua, besarnya hajat orangtua. Sebab, hajat orangtua setelah wafat lebih besar daripada ketika masih hidup.

Karena bakti ketika orangtua masih hidup hanya menunaikan hajat duniawi. Sedangkan setelah wafat, tidak ada yang mengetahui kondisi orangtua di kubur selain Allah.

Oleh karena itu, doa yang engkau panjatkan agar Allah merahmati orangtuamu nilainya sangat besar.

Betapa banyak ayah dalam gelapnya kubur, Allah sinari kuburnya dengan karuniaNya lalu dengan doa anaknya.

Betapa banyak ibu dalam gelapnya kubur dan sempitnya lahat, Allah sinari dan lapangkan kuburnya dengan karuniaNya lalu dengan bakti anaknya.

Oleh karena itu, bakti setelah orangtua wafat lebih dibutuhkan orangtuamu sangat membutuhkanmu saat ini.

Meskipun mereka orang shalih, engkau tetap memohon kepada ALlah agar melapangkan dan menyinari kubur mereka.

Ingatlah bahwa mereka lebih membutuhkanmu di saat seperti ini. Bakti setelah orangtua wafat adalah bakti yang paling dibutuhkan.


*ALWAHDAH - SEKOLAH KONSELOR KELUARGA*
DOA BERLINDUNG DARI KEBURUKAN KEKAYAAN DAN KEMISKINAN

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah berdoa berlindung dari keburukan kekayaan dan kemiskinan :

اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ النَّارِ وَعَذَابِ النَّارِ وَمِنْ شَرِّ الْغِنَى وَالْفَقْرِ

“Ya Allah, aku berlindung kepadaMu dari fitnah Neraka dan adzab Neraka, serta dari keburukan kekayaan dan kefakiran.”

HR. Abu Daud 1543. Shahih.
*KALIMAT TAUHID KEPADA RUSTUM RAJA PERSIA*

Sesaat setelah berdiri di hadapan Rustum, raja Persia, Mereka (para pengawal Rustum) bertanya: “Apa yang membuat kalian datang ke sini?”

Rib’i bin Amir At-Tsaqafi menjawab:

الله ابْتَعَثَنَا لِنُخْرِجَ مَنْ شَاءَ ِمنْ عِبَادِةِ اْلِعبَادِ إِلى عِبَادَةِ اللهِ، وَمِنْ ضِيْقِ الدُّنْيَا إِلى سَعَتِهَا، وَمِنْ جَوْرِ اْلأَ َدْيَانِ إلى عَدْلِ اْلإِسْلاَمِ، فَأَرْسَلَنَا بِدِيْنِهِ إلى خَلْقِهِ لِنَدْعُوَهُمْ إِلَيْهِ، فَمَنْ قَبِلَ ذَلِكَ قَبِلْنَا مِنْهُ وَرَجَعْنَا عَنْهُ، وَمَنْ أَبَى قَاتَلْنَاهُ أَبَدًا حَتّى نَفْضِي إِلى مَوْعُوْدِ اللهِ

Allah telah mengutus kami untuk membebaskan siapa saja dari peribadahan kepada sesama hamba menuju peribadahan kepada Allah saja, juga dari sempitnya dunia menuju luasnya akhirat, dan dari kezhaliman agama-agama menuju keadilan agama Islam. Maka Allah telah mengutus kami dengan agama-Nya kepada makhluk-Nya agar kami menyeru mereka kepada Islam. Jika mereka menerimanya, kami akan terima dan membiarkan mereka. Namun, jika mereka menolak, kami akan memeranginya selamanya hingga mendapatkan apa yang dijanjikan Allah.
*ORANG CERDAS MENURUT NABI*

Dari Abu Ya’la yaitu Saddad ibnu Aus r.a. dari Nabi saw. Beliau bersabda:
الكَيِّسُ مَنْ دانَ نَفْسَهُ وعَمِلَ لِمَا بَعْدَ المَوْتِ
والعَاجِزُ من أَتْبَعَ نَفْسَهُ هَوَاهَا وتَمَنَّى على الله الأمانِيَّ
*_Orang yang cerdas adalah orang yang mengintrospeksi dirinya dan beramal untuk mempersiapkan kehidupan setelah mati. Sedangkan orang yang lemah adalah orang yang dirinya mengikuti hawa nafsunya, lalu banyak berangan-angan kepada Allah._* (HR. Tirmidzi - Hadits Shahih)
*SABAR DALAM MENUNTUT ILMU, SABAR DALAM BERDOA KEPADA ALLAH*


Fudhail bin ‘Iyadh rahimahullah berkata :

تعلمت الصبر من صبي صغير : ذهبتُ مرة إلى المسجد فوجدت امرأة داخل دارها تضرب ابنها وهو يصرخ ففتح الباب وهرب فأغلقت عليه الباب.

“Aku belajar tentang kesabaran dari anak yang masih kecil. Suatu ketika aku pergi ke Masjid, dan aku mengetahui ada seorang ibu didalam rumahnya sedang memukul anaknya. Lalu anaknya berteriak, membuka pintu dan berlari. Maka ibu itu menutup pintu darinya.

قال : فلما رجعتُ نظرتُ، فلقيت الولد بعدما بكى قليلا نام على عتبة الباب يستعطف أمه فرق قلب الأم ففتحت له الباب.

Ia (Fudhail bin Iyadh) berkata : “Maka tatkala aku pulang, aku melihatnya. Maka aku menjumpai anak laki-laki (kecil) itu setelah menangis, lalu ia tidur di ambang pintu. Ia membuat iba ibunya dan melunakkan hati sang ibu. Maka ibunya pun membukakan pintu untuknya.

فبكى الفضيل حتى ابتلت لحيته بالدموع

Maka menangislah Fudhail hingga basah jenggotnya dengan linangan air matanya.

وقال : سبحان الله ! لو صبر العبد على باب الله عز وجل لفتح الله له…! “

Dan ia berkata : “Subhanallah!” Jikalau seorang hamba bersabar dihadapan pintu Allah Azza wa Jalla niscaya Allah akan membukakan pintu untuknya.


Abu Darda’ radhiyallahu anhu berkata :

جـدوا بالدعـاء فإنه من يكثـر قـرع الباب يوشك أن يفتح له

“Bersungguh-sungguhlah engkau dalam berdoa, karena sesungguhnya siapa yang memperbanyak mengetuk pintu, maka akan dibukakan baginya.”

www.albaidha.net/vb/showthread.php?t=53743
*QOUL SALAF TENTANG MENJAGA TAQWA*

من اتقى الله فقد حفظ نفسه ومن ضيع تقواه فقد ضيَّعَ نفسه والله الغنيُّ عنه
Barangsiapa bertaqwa kepada Allah sungguh dia telah menjaga dirinya sendiri, barangsiapa menyia-nyiakan ketaqwaannya, sungguh dia telah merusak dirinya. Sungguh Allah Maha Kaya (tidak memerlukannya)
Orang yang sibuk dengan al Quran adalah orang yang mulia pada hari kiamat. Ia akan mendapatkan kedudukan dan derajat yang tinggi di surga.
Akan dikatakan kepadanya:
إقرأ وارْتَقِ إرْقَ ورَتِّلْ كما كنت تُرَتِّلُ في الدنيا
*_Bacalah dan naiklah. Bacalah al Quran dengan tartil sebagaimana engkau membacanya ketika di dunia._* (HR. Tirmidzi 2914)

Derajatnya di surga sesuai dengan berapa banyak ia membaca al Quran saat di dunia. *ALLAHU AKBAR*.

Betapa besar kemuliaan yang akan ia dapatkan. Abu Umamah al Bahily Radhiyallahu 'anhu berkata, aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
إقراء القرآن فإنه يأتي يوم القيامة شفيعا لأصحابه
*_Bacalah al Quran, karena ia akan datang pada hari kiamat memberikan syafaat kepada orang yang membacanya._* (HR. Muslim 803)

*ALWAHDAH - SEKOLAH KONSELOR KELUARGA*
*MASJID DAN PASAR*


Masjid adalah tempat yang Paling Allah cintai di muka bumi, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

أَحَبُّ البِلادِ إلَى اللهِ مَسَاجِدُهَا ، وَأبْغَضُ البِلاَدِ إلَى اللهِ أسْوَاقُهَا

“Tempat yang paling dicintai Allah adalah masjid-masjidnya, dan tempat yang paling Allah benci adalah pasar-pasarnya.” (HR. Muslim 671, dalam Kitabul Masajid wa mawadhi’us Shalat)

Imam Nawawi rahimahullah berkata :
“Tempat-tempat yang paling Allah cintai dari sebuah negeri adalah masjid-masjidnya” karena masjid merupakan tempat-tempat ketaatan, terbangun atas dasar takwa. Sementara tempat yang paling Allah Azza wa Jalla benci dari suatu negeri adalah pasar-pasarnya. Karena pasar (sering) menjadi tempat perbuatan menipu, riba, sumpah-sumpah dusta, melanggar janji, berpaling dari dzikrullah dan tindakan-tindakan lain yang semakna.” (Syarh Shahih Muslim Karya Imam An-Nawawi 5/177)
*HAKIKAT KEHIDUPAN*


Hasan al-Bashri rahimahullah berkata:

ابن آد م، ما أعطاك الله تعالى الدنيا إلا اختبارًا، ولا زواها مذ خلقها عن عباده المؤمنين إلا اختبارًا
*_Wahai anak Adam, tidaklah Allah memberimu dunia kecuali sebagai ujian. Allah tidak pula menahannya dari hamba-hamba-Nya yang beriman kecuali juga sebagai ujian._*
(Adab al-Hasan al-Bashri wa Zuhduhu wa Mawaizhuhu hal.69)

اۨلَّذِىۡ خَلَقَ الۡمَوۡتَ وَالۡحَيٰوةَ لِيَبۡلُوَكُمۡ اَيُّكُمۡ اَحۡسَنُ عَمَلًا ؕ وَهُوَ الۡعَزِيۡزُ الۡغَفُوۡرُۙ‏
*_Yang menciptakan mati dan hidup, untuk menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Mahaperkasa, Maha Pengampun._* (al Mulk:2)

Solusi bagi kita yang sedang dalam ujian, cobaan, bencana kehidupan adalah *Sabar*. Apapun cobaan, ujian dan bencana yang sedang dihadapi.

Allah berfirman:
وَالَّذِيۡنَ صَبَرُوا ابۡتِغَآءَ وَجۡهِ رَبِّهِمۡ وَاَقَامُوا الصَّلٰوةَ وَاَنۡفَقُوۡا مِمَّا رَزَقۡنٰهُمۡ سِرًّا وَّعَلَانِيَةً وَّيَدۡرَءُوۡنَ بِالۡحَسَنَةِ السَّيِّئَةَ اُولٰۤٮِٕكَ لَهُمۡ عُقۡبَى الدَّارِۙ‏
*-Dan orang yang sabar karena mengharap keridhaan Tuhannya, melaksanakan shalat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka, secara sembunyi atau terang-terangan serta menolak kejahatan dengan kebaikan; orang itulah yang men-dapat tempat kesudahan (yang baik)._* (ar Rad 13:22)

Tempat kesudahan bagi orang-orang yang sabar adalah Surga Adn:

جَنّٰتُ عَدۡنٍ يَّدۡخُلُوۡنَهَا وَمَنۡ صَلَحَ مِنۡ اٰبَآٮِٕهِمۡ وَاَزۡوَاجِهِمۡ وَذُرِّيّٰتِهِمۡ‌ ۖ وَالۡمَلٰٓٮِٕكَةُ يَدۡخُلُوۡنَ عَلَيۡهِمۡ مِّنۡ كُلِّ بَابٍ‌ۚ
*_(yaitu) surga-surga ‘Adn, mereka masuk ke dalamnya bersama dengan orang yang shalih dari nenek moyangnya, pasangan-pasangannya, dan anak cucunya, sedang para malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu._* (Ar Rad 13:23)

Dan para malaikat memberikan salam kepada mereka, salam keselamatan dan kesejahteraan:

سَلٰمٌ عَلَيۡكُمۡ بِمَا صَبَرۡتُمۡ‌ فَنِعۡمَ عُقۡبَى الدَّارِؕ
*_(sambil mengucapkan), "Selamat sejahtera atasmu karena kesabaranmu." Maka alangkah nikmatnya tempat kesudahan itu._* (ar Rad 13:24)


*ALWAHDAH - SEKOLAH KONSELOR KELUARGA*
*MENGENDALIKAN HAWA NAFSU*


Ibnul Qayyim al-Jauziyyah rahimahullah berkata:

‏مخالفة الهوى تورث العبد قوة في بدنه وقلبه ولسانه. وقال بعض السلف: الغالب لهواه أشد من الذي يفتح المدينة وحده.

“Menyelisihi hawa nafsu akan mewariskan bagi seorang hamba kekuatan pada badan, hati, dan lisannya. Dan sebagian ulama salaf ada yang mengatakan bahwa orang yang mampu mengalahkan hawa nafsunya lebih kuat dibandingkan orang yang menundukkan sebuah kota sendirian.”

🟢 Ghadzaul Albab, jilid 2 hlm. 457
*MENCARI ILMU KARENA ALLAH*


Satu hal penting, jika anda ingin fokus kepada suatu ilmu, apapun ilmu itu, jadikanlah tujuanmu, di balik ilmu itu, sebagai pendekatan diri kepada Allah.

Saat itu secara otomatis, ilmu-ilmu yang kau pelajari semuanya (masuk) menjadi ilmu syar'i, semuanya.

Saya pernah katakan kepada anda dan saya tulis di dalam sebagian karya saya, tentang perkataan yang dikatakan oleh orangtua saya, semoga Allah meridhoinya.

Dan tentunya masih saya ingat erat-erat dalam diri saya. Dan paling tidak umur saya waktu itu 15 atau 16 tahunan. Tatkala ayah saya membawa dan mendaftarkan saya di salah satu madrasah syar'iyyah, di negeri ini. Ayah saya berkata kepada saya:
*_Andai saya tahu bahwa untuk sampai kepada Allah hanyalah dengan memungut sampah di bumi, niscaya saya jadikan engkau sebagai pemulung. Tapi saya tahu bahwa jalan untuk mencapai ALlah adalah ilmu. OLeh karenanya, saya hadapkan engkau ke jalan ini (ilmu)._*

Inilah intinya, sekarang saya ingin, agar kalian jangan belajar karena pekerjaan, jangan belajar karena ijazah, jangan belajar karena ingin jadi pemimpin, karena persaingan dengan sesama, tetapi belajarlah karena ingin menggapai ridho Allah subhanahu wa ta'ala.

Jadi, jika seseorang memegang teguh prinsip ini, jika ia mempelajari ilmu kedokteran, maka dengan ilmunya itu, ia mendekatkan diri kepada Allah.

Jika seseorang mempelajari Kimia, Fisika, Matematika, Teknik Sipil, Astronomi dan semua bidang ilmu, apa fungsi dari semua ilmu itu? *Membuka hakikat (ilmu) yang terselubung*.

Dan hakikat teragung apakah itu? itulah Allah subhanahu wa ta'ala, itulah sebenar-benarnya hakikat. Tidak ada keraguan dan kecurigaan akan hal ini.

( _Syaikh Dr. Muhammad Sa'id Ramadhan Al-Buthi rahimahullah_ )


*ALWAHDAH - SEKOLAH KONSELOR KELUARGA*
*3 RUKUN BERSYUKUR*


Seorang muslim hendaknya selalu mensyukuri apa yang telah diberikan oleh Allah Ta'ala, mengingat begitu dahsyatnya keutamaan bersyukur kepada Allah Ta'ala yang akan didapatkan oleh orang yang mau bersyukur.

Untuk mendapatkan keutamaan bersyukur atas nikmat Allah, ada 3 macam rukun syukur yang harus ada pada diri orang yang bersyukur.

Rukun bersyukur yang pertama adalah 1) تحدّث باللسان وتحدّث بنعمة الله باللسان وذكر النعمة
*_Mengucapkan dengan lisan, mengabarkan nikmat Allah dengan lisannya, menyebut-nyebut nikmat tersebut._*

Lisannya menunjukkan tanda tanda orang bersyukur kepada Allah dan ciri ciri orang bersyukur yaitu dengan mengucapkan pujian-pujian kepada Allah Ta'ala terhadap nikmat yang telah diberikan.

2) Rukun syukur yang kedua adalah:
الإعتراف بها باطنا في قلبه
*_Mengakui nikmat tersebut secara batin, dari dalam hatinya._*

mengakui nikmat yang telah dia terima di dalam hatinya, karena bisa jadi di lisan seseorang menunjukkan tanda tanda orang yang bersyukur namun dalam hatinya mengingkarinya bahkan menyandarkan semua nikmat yang telah diberikan oleh Allah Ta'ala kepada selain-Nya.

3)Rukun syukur yang ketiga adalah
صرفها في طاعة الله جلّ وعلا
*_Menggunakan nikmat pemberian Allah, di dalam ketaatan kepada Allah Jalla wa 'alaa._*

Menggunakan nikmat yang telah Allah Ta'ala berikan untuk ketaatan kepada Allah yang hal tersebut menunjukkan tanda tanda orang yang selalu bersyukur dan tidak menggunakan nikmat tersebut untuk bermaksiat kepada Allah Ta'ala, karena maksiat menunjukkan tanda orang tidak bersyukur kepada Allah Ta'a'ala. Oleh karena itulah marilah kita menjadi seorang hamba yang mau bersyukur kepada-Nya, sehingga keutamaan orang bersyukur akan kita peroleh dan tidak menjadi manusia-manusia yang kufur terhadap nikmat yang telah Allah berikan kepada kita.


*ALWAHDAH - SEKOLAH KONSELOR KELUARGA*
*HIKMAH ILMU*

الحكمة ضالة المؤمن انى وجدها فهو احق الناس بها
*_Hikmah adalah harta orang mukmin yang hilang, jika dia menemukannya, dialah yang paling berhak atasnya._*
*DOSA DAN TAUBAT*

Hasan al Bashri rahimahullah berkata:

يا بن آد م : ترك الخطيئة أيسر من طلب التوبة
يا بن آدم : ترك الخطيئة أيسر من طلب التوبة
“Wahai anak Adam, meninggalkan dosa lebih gampang sebenarnya dari memohon taubat”

Zawaid Abdillah ‘ala az Zuhdi 1597
*BACA INI DULU SEBELUM ANDA BERANJAK DARI SHOLAT ANDA*


من سبّح اللهَ دُبُرَ كلِّ صلاةٍ ثلاثا وثلاثين وحَمِدَ اللهَ ثلاثا وثلاثين وكبَّرَ اللهَ ثلاثا وثلاثين ثم قال تمام المائةِ لا إله إلا الله واحده لا شريك له، له الملك وله الحمد وهو على كل شيء قدير، غفرت له ذنوبه وإن كانت مثل زبد البحر
*_Barangsiapa setiap selesai sholat bertasbih 33X, bertahmid 33X dan bertakbir 33X, kemudian menyempurnakannya dyang ke 100 dengan tiada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah semata, Ia Esa, tiada sekutu bagiNya, milikNya seluruh kerajaan dan pujian, Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu, maka dosa-dosanya akan diampuni, meski sebanyak buih di lautan._* (HR. Imam Muslim - di dalam kitab shahihnya no.597)
*BERBUAT DOSA LALU BERTAUBAT*


عن النبي صل الله عليه و سلم، قال الله سبحانه وتعالى أذنب عبدي ذنبا ثم تاب واستغفرفغفرت له، ثم أذنب ذنبا فقام واستغفرفغفرت له. ثم أذنب ذنبا فقام واستغفرفغفرت له. ولا يزال عبدي يُذنِب ذنبا فيستغفرفأغفر له
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, Allah berfirman:
*_HambaKu melakukan dosa, kemudian ia bertaubat dan beristighfar. Maka Aku ampuni dosanya. Kemudian ia kembali melakukan dosa. Lalu bertaubat dan beristighfar, maka Aku ampuni dosanya. Kemudian ia kembali melakukan dosa. Lalu bertaubat dan beristighfar. Maka Aku ampuni dosanya. HambaKu selalu melakukan dosa, lalu ia beristighfar, maka Aku ampuni dosanya. (HR. Bukhari dan Muslim)

Penjelasan ulama bahwa orang tersebut melakukan dosa, lalu ia serius untuk bertaubat dan ia beristighfar. Kemudian jiwanya melemah dan ia kembali berbuat dosa. Lalu ia bertaubat dengan serius dan beristighfar. Kemudian jiwanya melemah dan kembali berbuat dosa. Maka dosa setelah taubat tidak merusak taubatnya dahulu. Dengan syarat ia serius saat bertaubat.
*TAKUTLAH KEPADA ALLAH*


Hssan al-Bashri rahimahullah berkata:

من خاف الله، أخاف الله منه كل شيء، ومن خاف الناس، أخافه الله من كل شيء

*_Barang siapa takut kepada Allah, Allah akan membuat segala sesuatu takut kepadanya. Barang siapa takut kepada manusia, Allah akan membuatnya takut kepada segala sesuatu._*

Mawaizh lil imam Hasan al-Bashri, hal. 91
MENIKAHLAH


Pesan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, kepada umatnya yang belum menikah:

تناكحوا تكثروا فاني مباه بكم الامم يوم القيامة
*_Menikahlah dan mempunyai keturunan yang banyak, karena aku akan membanggakan umat ini kelak di hari kiamat._*
*CINTA TERLARANG*


Seorang wanita menelponku untuk mengkonsultasikan masalahnya. Dia berkata:
*_Dulu saya punya hubungan tersembunyi dengan seorang pemuda, hubungan ini membuatku terjatuh berkali-kali dalam perbuatan haram yaitu ZINA._*

Akan tetapi setelah menunaikan haji tahun ini, aku bertaubat, aku menyesali perbuatanku dan aku melepaskan diriku dari dosa tersebut. Maka dari itu aku meminta nasihat anda.

Aku mengatakan kepadanya:
*_Jujurlah dalam taubatmu, minta kepada Allah keistiqomahan._*

Tangisannya pun meledak. Dia lalu berkata:
*_Wallahi, aku betul-betul bertaubat._*

Sambil terisak menangis, dia berkata:
*_Wallahi, aku betul-betul bertaubat. Kemaksiatan telah membakar habis hatiku, membuat airmataku membasahi pipi._*

AKu berusaha menenangkannya dan berkata padanya:
*_Bergembiralah dengan kebaikan ini, rahmat Allah luas. Sesungguhnya Dia Maha Pengampun bagi orang yang beriman, beramal shalih dan mengikuti petunjuk._*

Masih tersisa satu masalah yang membuatku risau. Apa itu? jawabku. Pemuda tersebut masih terus menghubungiku dan mengirimiku SMS. Padahal aku tahu dia juga telah berubah dan memperbaiki diri.

Kalau begitu, mengapa dia masih menelpon dan SMS kamu? ini adalah pintu syaithan dan harus ditutup. Allah berfirman:

*_Janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaithan._* (al Baqarah:168)

Jika dia bersungguh-sungguh dan ingin memperbaiki keadaan sebelumnya, hendaknya dia mengetuk pintu yang benar dengan cara yang baik.

Dia sering mendengar kaset ceramah anda ya Syaikh dan mengikuti kabar anda.

Baik, berikan nomor telponnya dan aku akan menghubunginya. Aku kemudian menelpon pemuda tersebut, aku memperkenalkan diriku dan dia sangat senang. Aku berkata padanya:
*_Seorang wanita menelponku, dia perhatian padamu dan menginginkan kebaikan untukmu._*

Wanita tersebut menyampaikan padaku bahwa dia dan kamu menjalin hubungan yang haram. Lalu Allah menganugerahkan kalian berdua hidayah dan taubat. Pujilah Allah atas kaarunia ini, tapi tersisa satu hal.

Apa itu? kata sang pemuda. Engkau masih menelpon dan mengiriminya SMS. Jika kamu memang bersungguh-sungguh dan ingin memperbaiki keadaan sebelumnya, maka ketuklah pintu yang benar dengan cara yang baik sebagaimana firman Allah:

*_Dan masuklah ke rumah-rumah itu dari pintunya._* (QS. al Baqarah:189)

Jika tidak, maka putuskan hubunganmu dan tutuplah pintu syaithan. Pemuda ini lalu menjanjikan kebaikan kepadaku.

Hari pun berlalu, dan wanita ini kembali menghubungiku. Aku menanyakan kabar dan keadaannya, lalu dia berkata,"Keadaanku sangat baik". Akupun bertanya tentang pemuda tersebut, dia menjawab,"Dia tidak lagi menghubungi dan mengirimiku SMS, akan tetapi...".

Lalu dia terdiam sangat lama. Ada apa denganmu? Si wanita berkata:
*_Ada satu hal yang anda harus mengetahuinya. Bagaimana bisa aku malu kepada anda, jika dulu aku tak malu kepada Allah._*

Apa itu? Sesungguhnya aku telah menikah. Dan aku telah memiliki 3 orang anak.

Aku terperangah, kaget dan tak bisa berkata apa-apa. Seolah-olah ada suara teriakan yang berkata padaku:
*_Ya Allah, apa sudah sampai seperti ini keadaan kami dan kerusakan yang ada?_*

Aku menahan airmataku, meratapi keadaan kaum muslimin. Sambil menangis, wanita ini bertanya:
*_Mengapa anda diam? Aku tahu dosaku sangat besar, akan tetapi aku sudah bertaubat, dan Allah menyukai orang yang bertaubat. Wallahi, aku telah sujud bersimpuh di depan pintu Rabb semesta alam._*

Aku berusaha tenang menahan diri dan bertanya, "anak-anakmu itu, siapa bapaknya?". Aku bersumpah dengan nama Allah yang Agung, mereka adalah anak-anak suamiku dan aku sangat yakin itu.

Apa engkau sudah tahu sekarang, mengapa dosa zina merupakan dosa yang paling buruk di antara dosa-dosa lainnya? Dosa zina mencoreng kehormatan, membuat nasab tercampur berantakan, maka dari itu Allah berfirman:
*_Dan janganlah kamu mendekati zina. Sesungguhnya zina itu suatu perbuatan yang keji dan jalan yan buruk._* (QS. al Israa:32)

Bahkan Allah menyiapkan hukuman terburuk yaitu rajam sampai mati. Dan Allah mendahulukan penyebutan *WANITA PENZINA* sebelum *LELAKI PEZINA*.