BERILMU DENGAN BUKU
63 subscribers
738 photos
27 videos
20 files
532 links
Channel edukasi seputar Aqidah, Ibadah, Muamalah, Pengembangan diri dan Keluarga, Bisnis, Marketing dan Rekomendasi Buku
Download Telegram
*NASIHAT PELIPUR LARA BAGI YANG SUDAH KECANDUAN*


Istimna atau onani adalah mengeluarkan air mani. Sama saja dilakukan dengan tangan atau menggesek-gesekkan kemaluan di tanah atau tembok atau apapun untuk kepuasan seks. Ini semua masuk kategori onani.

Perbuatan ini diharamkan oleh jumhur Ulama baik salaf maupun kholaf. oleh karenanya, ketika para ulama ditanya tentang hukum onani, dan onani ini d waktu zaman jahiliyah di awal-awal Islam disebut Jaldah Umairoh.

Dahulu dikatakan, jika engkau di suatu lembah dan tidak ada yang menemani maka cambuklah Umairoh, itu bukanlah aib (syair jahiliyah). Dahulu orang-orang melakukannya pada masa jahiliyah. Dan perbuatan ini adalah kebiasaan orang jahiliyah.

Ketika Imam Malik ditanya, bolehkah melakukan Jaldah Umairoh (onani)? beliau menjawab,"Tidak, itu haram". Karena Allah berfirman:
وَالَّذِيۡنَ هُمۡ لِفُرُوۡجِهِمۡ حٰفِظُوۡنَۙ
اِلَّا عَلٰٓى اَزۡوَاجِهِمۡ اَوۡ مَا مَلَـكَتۡ اَيۡمَانُهُمۡ فَاِنَّهُمۡ غَيۡرُ مَلُوۡمِيۡنَ‌ۚ‏
فَمَنِ ابۡتَغٰى وَرَآءَ ذٰ لِكَ فَاُولٰٓٮِٕكَ هُمُ الۡعٰدُوۡنَ‌
*_dan orang-orang yang menjaga kemaluannya. Kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak yang mereka miliki, maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. Barangsiapa mencari yang dibalik itu maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas._* (al Mukminun:5-7)

Mereka melewati batas dan ketentuan Allah serta berbuat curang kepada syariat. Di saat mengeluarkan air mani ini dengan cara yang tidak dibenarkan syariat, tidak pada tempat yang benar dan yang Allah tidak izinkan.

Atas dasar inilah para ulama berkata bahwa perbuatan ini haram dan juga Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, ketika menyinggung nikah, beliau bersabda:
فأنه اغض للبصر واحصن للفرج ومن لم يستطع فعليه بالصوم فانه له وجاء
*_Wahai para pemuda, jika kalian telah mampu menikah maka hendaklah kalian menikah, karena menikah lebih menundukkan pandangan dan menjaga kemaluan dan siapa yang belum mampu maka ia berpuasa, karena puasa akan membentenginya._*

Sebagaimana yang kita ketahui bahwa onani itu dapat memadamkan syahwat. Kendati demikian, Rasul shallallahu 'alaihi wa sallam memerintahkan untuk berpuasa (bukan onani). Tidak menyebutkan untuk melakukan onani. Kalaupun onani itu halal pasti Rasul shallallahu 'alaihi wa sallam akan menyebutkannya. Karena pemuda yang tidak mampu untuk menikah sangat butuh untuk menyalurkan syahwatnya. Onani itu dapat menyalurkan syahwatnya sebagaimana yang kita ketahui bersama.

Sunnah Nabi mengajari kita dengan sangat gamblang, bahwa tidak dibolehkan menyalurkan syahwat dengan cara onani. Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mengarahkan untuk berpuasa, karena itu adalah benteng, maka ini menunjukkan bahwa onani tidak boleh.

Jumhur ulama mengatakan onani masuk dalam perbuatan yang diharamkan.

Beberapa solusi yang dianjurkan para ulama bagi mereka yang melakukan kebiasaan ini, agar dapat melakukan langkah-langkah pencegahan untuk meninggalkannya:
1) Mereka harus kembali kepada Allah. Berdoa kepada Allah agar Allah memalingkan dari kebiasaan onani.

Rasul shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
تعوذوا بالله من الفتن ما ظهر منها وما بطن
*_Berlindunglah kalian dari fitnah yang nampak maupun yang tersembunyi._*

Berlindung kepada Allah maksudnya adalah mintalah perlindungan kepadaNya dari fitnah yang nampak dan tersembunyi. Karena hamba tidak memiliki daya dan upaya untuk dapat terlepas dari perbuatan haram, kecuali dengan taufiq dari Allah.

كذلك لنصرف عنه السوء والفحشاء
*_Demikianlah, agar Kami memalingkan daripadanya kemungkaran dan kekejian_*.

Allahlah yang berlemah lembut kepada hambaNya, Dia pula yang melindunginya dari fitnah. Siapa yang jujur kepada Allah, Allah akan jujur kepadanya.

2) Berusaha dan meminta kepada Allah sesuatu yang halal bagi dirinya yaitu yang Allah halalkan.

Hamba yang berpaling dari yang halal untuk mendapatkan yang haram, niscaya ia akan celaka di dunia dan akhirat, kecuali yang Allah rahmati, lalu Allah ampuni dosanya.

Intinya setiap individu harus selalu menempuh jalan yang Allah halalkan.
3) Jika memang belum mampu menikah, beberapa ahli hikmah menyebutkan bahwa biasanya orang terjatuh dalam kebiasaan onani. Karena ia sendirian dan menyendiri.

Oleh karenanya lebih baik ia menyibukkan waktunya dengan bertemu dan berkumpul dengan orang-orang. Dengan hadir di majlis ilmu, mencari sesuatu yang dapat menambah keimanannya serta menguatkan hubungannya dengan Allah. Intinya jangan selalu menyendiri.

Jika hasrat seks datang di saat ia akan tidur maka usahakan jangan masuk kamar kecuali ia merasa lelah dan letih, sehingga ia bisa berbaring ke kasur dan langsung tertidur.

Dan jika hasrat datang di siang hari, hendaklah ia keluar rumah, temui orang-orang dan duduk bersama mereka. Semoga Allah memberinya jalan keluar dari kebiasaan ini.

ونسأل الله العظيم رب العرش الكريم أن يعيذنا من الفتن ما ظهرمنها وما بطن

*ALWAHDAH - SEKOLAH KONSELOR KELUARGA*
*HIDAYAH ITU MILIK ALLAH*

ياعبادي كلكم ضآلّ إلا من هديته فاستهدوني أهدكم
*_Duhai hambaKu, kalian semua tersesat, kecuali orang yang Aku beri hidayah. Maka mintalah hidayah kepadaKu, pasti Aku berikan._* (HR. Muslim 2577)
*TULIS TARGET HIDUPMU DAN PERJUANGKAN*


Wahai saudara-saudaraku, setiap orang di dunia ini, jika tidak memiliki Hadafun ( tujuan hidup), maka amalan-amalannya akan hilang, sia-sia begitu saja dan ia tidak akan melihat hasilnya.

Maka hendaklah ia menentukan tujuan di pikirannya dan berjuang untuk mencapainya.

Seorang pelajar punya tujuan belajar, menyelesaikan pendidikan dan memperoleh ilmu. Kemudian masuk ke dunia pekerjaan setelah itu, memberi manfaat kepada orang lain, mendapat manfaat dan seterusnya.

Penuntut ilmu juga memiliki tujuan yang harus ia perjuangkan.Demikian juga orang yang membaca al Quran, memiliki tujuan yang harus ia perjuangkan.
( _Syaikh Muhammad al Ma'yuf_ )

Diantara agar hidup bermanfaat adalah seseorang hendaknya menentukan tujuan hidup di dunia ini, apa itu tujuan hidup? Tujuan hidup adalah apa yang hendak dicapai oleh seseorang dalam hidupnya. Dengan kita menentukan tujuan kita hidup di dunia maka diharapkan kita dapat melihat hasilnya kelak dan agar hidup tidak sia sia belaka, itulah pentingnya tujuan hidup dan cara agar hidup lebih bermanfaat. Berbeda halnya dengan orang yang tidak punya tujuan hidup di dunia atau bingung dengan tujuan hidup maka sulit bagi kita untuk mendapatkan hasil yang kita harapkan.

Begitu pula dengan seorang muslim hendaknya memahami dengan baik apa tujuan hidup di dunia ini dan apa tujuan hidup sebenarnya yang dikehendaki oleh Allah Ta'ala.

Tujuan hidup seorang muslim pada asalnya adalah untuk Allah dan Rasul-Nya yang dengannya seluruh makhluk kembali, sehingga dengannya hendaknya seorang muslim berjuang.
Sebagai contoh seorang pelajar hendaknya punya tujuan: belajar, menyelesaikan pendidikan, dan memperoleh ilmu yang bermanfaat.
Selanjutnya seseorang yang bekerja hendaknya memiliki tujuan agar hidup bermanfaat bagi orang lain, mendapat manfaat, dan seterusnya hingga seseorang menggapai tujuan akhir hidup manusia dan tujuan hidup yang sebenarnya.

Jangan sampai menjadi seorang muslim yang tidak ada tujuan hidup atau bahkan hidup tanpa tujuan serta tidak memahami apa tujuan hidup manusia.


*ALWAHDAH - SEKOLAH KONSELOR KELUARGA*
*DOA MOHON HATI YANG BAIK*

اللهم اهْدِ قلبي اللهم اَصْلِحْ قلبي اللهم اصلح سَرِيْرَتِي
اللهم إني أعوذبك من الحِقْدِ ومن الشَّحْنَاءِ والبَغْضَاءِ
أعوذبك أن أُبْغِضَ المسلمين أَوْ أَكْرَهَ المسلمين
اللهم نَقِّ قلبي لِإِخْوَانِي المسلمين
أسألك أَنْ تَسُدَّ سَخِيْمَةَ قلبي وأَنْ تُصْلِحَ لِي فُؤَادِي
Ya Allah tunjukilah hatiku, Ya Allah perbaikilah hatiku, Ya Allah perbaguslah jiwaku.
Ya Allah aku berlindung kepadaMu dari sifat dengki dan juga dari bermusuhan dan kebencian.
Ya Allah aku berlindung kepadaMu dari membenci muslim lainnya.
Ya Allah bersihkanlah hatiku terhadap saudara muslimku.
Ya Allah tutuplah keburukan hatiku dan perbaikilah hatiku.

*ALWAHDAH - SEKOLAH KONSELOR KELUARGA*
*BUKAN KEMISKINAN YANG AKU TAKUTKAN*

أَبْشِرُوْا وَأَمِّلُوْا مَا يَسُرُّكُمْ فَوَاللهِ مَا الْفَقْرَ أَخْشَى عَلَيْكُمْ وَلٰكِنِّي أَخْشَى عَلَيْكُمْ أَنْ تُبْسَطَ الدُّنْيَا عَلَيْكُمْ كَمَا بُسِطَتْ عَلَى مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ فَتَنَافَسُوْهَا كَمَا تَنَافَسُوْهَا فَتُهْلِكَكُمْ كَمَا أَهْلَكَتْهُمْ
DOA YANG TIDAK TERTOLAK

نسال الله عز وجل العظيم رب العرش العظيم باسمائه الحسنى وصفاته العليا
و بأنه الله الذي لا اله الا هو الذي وسع كل شيءٍ رحمةً وعلمًا
أنْ يُوَفِّقَنَا أجمعين لما يحبه ويرضاه
اللهم صل على محمد وعلى ال محمد كما صليت على ابراهيم وعلى ال ابراهيم انك حميد مجيد
وبارك على محمد وعلى ال محمد كما باركت على ابراهيم وعلى ال ابراهيم انك حميد مجيد
أن تصلح لنا شأننا كله وألا تكلنا الى انفسنا طرفة عين
اللهم اصلح لنا ديننا الذي هو عصمه امرنا
واصلح لنا دنيانا التي فيها معاشنا
واصلح لنا اخرتنا التي فيها معادنا
واجعل الحياه زيادة لنا في كل خير
والموت راحة لنا من كل شر
اللهم أعِنَّا ولا تُعِنْ علينا
وانصرنا ولا تَنْصُرْ علينا
واهدنا ويسّر الهدى لنا
ونصرنا على مَنْ بغى علينا
اللهم اجعلنا لك ذاكرين لك شاكرين إليك أوَّاهِيْنَ منيبين لك مخبتين لك مطيعين
اللهم تقبل توبتنا واغسل حوبتنا وثبت حجتنا واهد قلوبنا
وسدِّدْ ألسِنَتَنَا واسْلُلْ سخيمة صدورِنا
اللهم إنا نسألك الثبات في الأمْرِ والعزيمةَ على الرُّشْدِ
و نسألك موجباتِ رحْمَتِكَ وعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ
و نسألك شُكْرَ نعمتك وحسْنَ عبادتك
و نسألك قلبا سليما ولسانا صادقا
و نسألك من خير ماتعلم واعوذ بك من شر ماتعلم ونستغفرك لما تعلم
إنك أنت علاَّمُ الغيوب
اللهم انا نسالك من الخير كله عاجله وآجله ما علمنا منه وما لم نعلم
ونعوذ بك من الشر كله عاجله وآجله ما علمنا منه وما لم نعلم
اللهم انا نسالك الجنة وما قرَّب اليها من قولٍ أوْ عملٍ
ونعوذ بك من النار وما قرب اليها من قول او عمل
اللهم انا نسالك من خير ما سألك منه عبدُكَ ورسولك محمدٌ صلى الله عليه وسلم
ونعوذ بك من شر ما عاذ منه عبدك ورسولك محمد صلى الله عليه وسلم
وأنْ تَجْعَلَ كُلّ َقَضَاءٍ قضيتَهُ لنا خيرا
اللهم اغفرلنا ذَنْبَنَا كلَّه دِقَّهُ وجِلَّهُ أوَّلَهُ واخره علانيته وسِرَّهُ
اللهم اغفر لنا ولوالدينا ووالديهم وذرياتهم وللمسلمين والمسلمات
يا حي يا قيوم يا ذا الجلال والاكرام
اللهم ان ترزقنا في أوْطاننا الأمْنَ والأَمَانَ
اللهم آمِنَّا في اوطاننا وأصْلِحْ ائمَّتنا ووُلَاةَ أمورنا
واجعلْ وِلَايَتَنَا فيمن خافَك واتَّقاك واتَّبَعَ رضاك يا رب العالمين
اللهم وفِّقْ ولِيَّ امرِنَا لِهُدَآك واجعل عملَه في رضاك
اللهم سدده في اقواله واعماله يا حي يا قيوم يا ذا الجلال والاكرام
وارْزُقْهُ البِطَانَةَ الصالحةَ الناصحةَ يا رب العالمين
اللهم اقسم لنا من خشيتك ما تحول به بيننا وبين معصيك
ومن طاعتك ما تبلغنا به جنتك ومن اليقين ماتهون به علينا مصائب الدنيا
اللهم متعنا باسماعنا وابصارنا وقوتنا ما احييتنا
واجعله الوارث منا واجعل ثأرنا على من ظلمنا
وانصرنا على من عادانا ولا تجعل مصيبتنا في ديننا
ولا تجعل الدنيا اكبر همنا ولا مبلغ علمنا ولا تسلط علينا من لايرحمنا
اللهم فرج هم المهمومين من المسلمين اللهم نفس كرب المكروبين
اللهم اقض الدين عن المدينين اللهم ارحم موتانا وموتى المسلمين
اللهم صل وسلم على عبدك ورسولك نبينا محمد واله وصحبه اجمعين
*TERHAPUSNYA AMAL SEBAB KESYIRIKAN*

وَلَـقَدۡ اُوۡحِىَ اِلَيۡكَ وَاِلَى الَّذِيۡنَ مِنۡ قَبۡلِكَ‌ۚ لَٮِٕنۡ اَشۡرَكۡتَ لَيَحۡبَطَنَّ عَمَلُكَ وَلَتَكُوۡنَنَّ مِنَ الۡخٰسِرِيۡنَ‏
Dan sungguh, telah diwahyukan kepadamu dan kepada (nabi-nabi) yang sebelummu, "Sungguh, jika engkau mempersekutukan (Allah), niscaya akan hapuslah amalmu dan tentulah engkau termasuk orang yang rugi. (QS. az Zumar:65)

بَلِ اللّٰهَ فَاعۡبُدۡ وَكُنۡ مِّنَ الشّٰكِرِيۡنَ
Karena itu, hendaklah Allah saja yang engkau sembah dan hendaklah engkau termasuk orang yang bersyukur."
(QS. az Zumar:66)
YANG PALING TUA SEBAGAI IMAM SHOLAT

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

إِذَا حَضَرَتِ الصَّلاَةُ فَلْيُؤَذِّنْ لَكُمْ أَحَدُكُمْ وَلْيَؤُمَّكُمْ أَكْبَرُكُمْ.

“Jika telah tiba (waktu) shalat, maka hendaklah salah seorang dari kalian mengumandangkan adzan untuk kalian. Dan hendak-lah yang paling tua di antara kalian mengimami kalian.” (HR. Bukhari (Fat-hul Baari) (II/111 no. 631)], Shahiih Muslim (I/465 no. 674)
*SEDEKAH YANG PALING BESAR PAHALANYA*

Telah datang sebuah hadits dari shahabat Abu Hurairah, semoga Allah meridhoinya. Beliau berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

دِينَارٌ أَنْفَقْتَهُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ وَدِينَارٌ أَنْفَقْتَهُ فِى رَقَبَةٍ وَدِينَارٌ تَصَدَّقْتَ بِهِ عَلَى مِسْكِينٍ وَدِينَارٌ أَنْفَقْتَهُ عَلَى أَهْلِكَ أَعْظَمُهَا أَجْرًا الَّذِى أَنْفَقْتَهُ عَلَى أَهْلِكَ


“Ada dinar yang kamu infakkan di jalan Allah, dinar yang kamu infakkan untuk memerdekakan budak dan dinar yang kamu sedekahkan kepada orang miskin. Namun dinar yang kamu keluarkan untuk keluargamu (anak-isteri) lebih besar pahalanya.” (HR. Muslim)

Dalam hadits ini ada motivasi atau dorongan kepada suami untuk menambah nominal nafkah wajibnya. Dan ada dorongan untuk berharap pahala dari sedekah tersebut sebagaimana sedekah di jalan Allah.

Maka, sedekah yang paling baik, sedekah yang paling utama adalah yang disedekahkan kepada keluarga.

Dan para ulama berkata:
*_Yang dimaksud keluarga (al Ahli) di sini adalah ISTRI._*
*SEMUA UMAT NABI MUHAMMAD MASUK SURGA*

Nabi shalallahu alaihi wasallam bersabda :

كُلُّ أُمَّتِي يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ إِلَّا مَنْ أَبَى ، قَالُوا : يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَنْ يَأْبَى ؟ قَالَ : مَنْ أَطَاعَنِي دَخَلَ الْجَنَّةَ وَمَنْ عَصَانِي فَقَدْ أَبَى

“Semua umatku akan masuk surga kecuali yang enggan”, para Sahabat bertanya, “Ya Rasulullah, Siapakah yang enggan?” Beliau Shallallahu alaihi wasallam menjawab : “Barangsiapa yang mentaatiku niscaya ia akan masuk surga, dan siapa yang bermaksiat kepadaku maka dia enggan (untuk masuk surga).”

HR. Bukhari 7280, Ahmad 8728
*IKHLAS DAN ITTIBA' DALAM BERAMAL*

Salah satu tujuan utama dalam beramal adalah mendapat pahala dari Allah ta’alla, lantas bagaimana jika amalan yang sangat diharapkan sebagai tabungan diakherat ternyata ‘kopong’ alias sia-sia dan tak tertulis sabagai amalan?.

Bagaimana mungkin amalan akan diterima tatkala kita tidak mengetahui cara agar amalan bisa diterima dan mendapat ridho dari Allah? Apalagi jika barometer kesuksesan dalam beramal tatkala mendapat pujian belaka.

Tak dapat diragukan lagi walaupun lisan ini mengatakan ‘Aku ikhlas’ namun ikhlas tak semudah hanya ucapan saja dan malahan perlu dicek lagi arti keikhlasannya. Baiklah marilah kita berusaha mengetahui kaidah-kaidah dalam beramal agar amalan kita tidak sia-sia.

Dan ingatlah tak ada satu detik waktupun menjadi sia-sia dan berakhir penyesalan jika segera diikuti dengan taubat dan membenahi cara beramal dengan benar.

Amalan tidak lepas dari 2 hal yaitu ikhlas dan ittiba’.

Ikhlas adalah niat dalam beramal dan ikhlas merupakan ruh bagi amalan. Dalilnya:
*_Sesungguhnya amal-amal itu tergantung dengan niat dan sesungguhnya setiap orang itu mendapatkan balasan sesuai dengan yang diniatkannya._* (Muttafaqun’alaihi)

Yang kedua adalah ittiba’. Ittiba’ adalah amalan hendaknya dilakukan sesuai dengan yang dicontohkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dan ittiba’ ini laksana jiwa bagi amalan. Allah ta’ala berfirman:

قُلۡ اِنۡ كُنۡتُمۡ تُحِبُّوۡنَ اللّٰهَ فَاتَّبِعُوۡنِىۡ يُحۡبِبۡكُمُ اللّٰهُ وَيَغۡفِرۡ لَـكُمۡ ذُنُوۡبَكُمۡؕ‌ وَاللّٰهُ غَفُوۡرٌ رَّحِيۡمٌ
*_Katakanlah, jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu. Allah maha Pengampun lagi Maha Penyayang._* (QS. Ali Imran:31)
*KISAH NABI DIRACUN OLEH WANITA YAHUDI*


Ada seorang wanita Yahudi, dia ingin membunuh Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam. Ia datang membawa daging kambing yang sudah diracun. Ia perbanyak racun di bagian paha. Karena ia tahu bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam menyukai bagian itu sehingga ia perbanyak racun di bagian itu.

Ia datang membawanya sebagai hadiah untuk Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, lalu Nabi makan sebagian.

Setelah makan, beliau mencari wanita itu, lalu wanita itu didatangkan kepada beliau shallallahu'alaihi wa sallam. Beliau bertanya kepadanya tentang racun itu. Wanita itu menjawab:
*_Aku sengaja ingin membunuhmu_*.

Nabi bersabda:
ماكان الله ليسلطك على ذلك (أو علي كما في رواية)
*_Allah tidak akan memberi wewenang kepadamu untuk melakukan itu._*

Nabi pun memperlakukannya sebagaimana yang beliau lakukan kepada laki-laki di kisah sebelumnya yang ingin membunuh beliau shallallahu 'alaihi wa sallam dengan pedang.

Wanita itu ingin membunuh Nabi dengan apa? dengan racun. Tetapi Nabi memaafkan laki-laki dan perempuan itu. Para shahabat bertanya:
قالوا ألا نقتلها. قال لا
*_Tidakkah kita bunuh saja? beliau menjawab,"Jangan.

Sejak itu Anas bin Malik berkata,"Sejak itu aku senantiasa melihat bekas racun itu pada anak lidah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. (HR. Muslim 2190)

Aku melihat bekasnya pada anak lidah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam.

Racun itu meninggalkan bekas, sampai- sampai dalam hadits Nabi bersabda:

*_Aku masih merasakan sakit, karena daging yang aku m akan di Khaibar. (HR. Abu Dawud 4511)

Bekas yang timbul karena sakit dan juga sihir, itu semua termasuk cobaan yang akan mengangkat derajat. Juga supaya orang yang diuji dengan sakit, sihir, dan lain-lain menyadari bahwa makhluk Allah yang paling mulia juga diuji dengan cobaan tersebut supaya Allah mengangkat derajatnya. Karena derajat yang tinggi di surga bisa diraih dengan sabar menghadapi cobaan.
*PELUANG IBADAH YANG DISIA-SIAKAN*

Malam yang begitu panjang, antara sholat Isya hingga subuh, waktu begitu melimpah. Di sebagian negara, waktu malam dua kali lipat daripada siangnya. Sungguh rugi, wallahi dan amat disayangkan, malam yang begitu panjang, kita hanya melewatinya dengan aktivitas dengan menonton pertunjukan, makan, minum, bersenang-senang dengan anak dan keluarga.

Pulang pergi bekerja, dan aktivitas lain, lalu kita tidak mampu walau 5 menit saja atau seperempat jam atau setengah jam, kita isi dengan beribadah kepada Rabb kita, berdiri, rukuk dan sujud. Itu tidak akan mengurangi aktivitasmu yang lain di malam itu.

Namun memang itu semua membutuhkan kesadaran dan taufiq dari Allah. Nabi bersabda:

من قام بعشر ايات لم يُكْتَبْ من الغافلين، ومن قام بمائة ايةٍ كُتِبَ مِنَ القانتين، ومن قام بالف ايةٍ كتب من المقنطرين
*_Barang siapa yang bangun lalu membaca sepuluh ayat, maka dia tidak akan dicatat sebagai orang yang lalai. Dan siapa yang bangun lalu membaca 100 ayat niscaya ia akan dicatat sebagai orang yang patuh. Dan siapa yang bangun lalu membaca 1000 ayat niscaya ia akan dicatat sebagai al Muqanthirin._*

al Muqanthirin adalah orang yang menang dengan membawa banyak ganjaran (المقنطرين الذين حازا قنطارا من الأجر)

Pahala al Qanathir ini yang orang-orang berlomba-lomba meraihnya memiliki derajat-derajat.

Maksudnya jangan biarkan setan membuatmu lengah untuk bangun sholat di malam-malam yang panjang yang dingin walau hanya 2 rakaat.

*ALWAHDAH - SEKOLAH KONSELOR KELUARGA*
*SHOLAWAT SEBAB DOA TERKABUL*

Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata :

الصلاة على النبي صلى الله عليه و سلم قبل الدعاء وفي وسطه وفي آخره من أقوى الأسباب التي يرجى بها إجابة سائر الدعاء

“Membaca shalawat atas Nabi shallallahu alaihi wa sallam sebelum berdoa, di tengah doa, dan di akhir doa, termasuk sebab terkuat yang diharapkan dengannya akan terkabul seluruh doa.”

Iqtidha’ ash-Shirath, jilid 2, hlm. 249.

Lantas, shalawat seperti apa yang paling afdhol untuk kita lantunkan?

Shalawat yang paling afdhol saat sholat adalah sholawat ibrahimiyah. Sebagaimana hadits riwayat Ka'ab bin Ujrah radhiyallahu 'anhu, sebagai berikut:
اللهم صل على محمد و على أل محمد كما صلّيت على إبراهم وعلى أل إبراهم إنك حميد مجيد و بارك على محمد وعلى أل محمد كما باركت على إبراهم وعلى أل إبراهم إنك حميد مجيد

Sedang sholawat di luar sholat bacalah: اللهم صلّ و سلّم على رسولك محمّد
*AMALAN YANG PALING UTAMA*

Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam pernah mengatakan bahwa salah satu amal yang utama adalah menolong orang yang hasil pekerjaannya tidak mencukupi atau orang miskin. Dan juga menolong orang yang tidak memiliki keahlian apapun. (HR. Bukhari dan Muslim).

Menolongnya dengan motivasi untuk bekerja dan mengajarkannya keahlian. Ini termasuk sedekah, juga termasuk amal shalih yang Allah cintai dan ridhoi.

Jika engkau bertemu seorang pemuda pengangguran, berilah ia nasihat, misal dengan mengatakan:
*_Pergilah ke tempat itu untuk bekerja, pekerjaannya seperti ini dan itu dan caranya seperti ini._*.

Ajarkan ia keahlian yang telah ALlah berikan kepadamu. Berikan kepadanya kesempatan untuk bekerja.

Ini adalah salah satu amalan yang paling Allah cintai (هذا من أحبّ الأعمال إلى الله).

Karena di dalam hadits tersebut, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam ditanya tentang amal shalih mana yang paling afdhol. Ini adalah amal shalih yang utama dan juga dicintai Allah subhanahu wa ta'ala, yaitu membuka pintu kebaikan untuk orang-orang, memberi kesempatan untuk bekerja dan mencari rezeki dan juga nasihat untuk para pemuda. Apalagi banyak pemuda yang tidak punya pekerjaan.

Maka mengharapkan pahala lewat pintu ini dengan memberikan arahan kepada para pemuda dan menunjukkan mereka lapangan pekerjaan. Ini termasuk amal shalih yang dicintai oleh Allah.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dari Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ نَفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا نَفَّسَ اللَّهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ وَمَنْ يَسَّرَ عَلَى مُعْسِرٍ يَسَّرَ اللَّهُ عَلَيْهِ فِى الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ وَمَنْ سَتَرَ مُسْلِمًا سَتَرَهُ اللَّهُ فِى الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ وَاللَّهُ فِى عَوْنِ الْعَبْدِ مَا كَانَ الْعَبْدُ فِى عَوْنِ أَخِيهِ وَمَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ وَمَا اجْتَمَعَ قَوْمٌ فِى بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللَّهِ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَيَتَدَارَسُونَهُ بَيْنَهُمْ إِلاَّ نَزَلَتْ عَلَيْهِمُ السَّكِينَةُ وَغَشِيَتْهُمُ الرَّحْمَةُ وَحَفَّتْهُمُ الْمَلاَئِكَةُ وَذَكَرَهُمُ اللَّهُ فِي مَنْ عِنْدَهُ وَمَنْ بَطَّأَ بِهِ عَمَلُهُ لَمْ يُسْرِعْ بِهِ نَسَبُهُ

“Siapa yang menyelesaikan kesulitan seorang mukmin dari berbagai kesulitan-kesulitan dunia, niscaya Allah akan memudahkan kesulitan-kesulitannya pada hari kiamat.

Siapa yang memudahkan orang yang sedang kesulitan niscaya akan Allah mudahkan baginya di dunia dan akhirat.

Siapa yang menutupi aib seorang muslim Allah akan tutupkan aibnya di dunia dan akhirat.

Allah selalu menolong hambanya selama hambanya menolong saudaranya.

Siapa yang menempuh jalan untuk mendapatkan ilmu, Allah akan mudahkan baginya jalan ke surga.

Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Allah untuk membaca kitab-kitab Allah dan mempelajarinya di antara mereka, niscaya akan diturunkan kepada mereka ketenangan dan dilimpahkan kepada mereka rahmat, dan mereka dikelilingi malaikat serta Allah sebut-sebut mereka kepada makhluk disisi-Nya. Siapa yang lambat amalnya, maka bagusnya nasab tidak dapat mengejar ketertinggalan amal.” (HR. Muslim, no. 2699)
*DOA IFTITAH SHOLAT TAHAJJUD*

اللَّهُمَّ رَبَّ جِبْرَائِيلَ وَمِيكَائِيلَ وَإِسْرَافِيلَ فَاطِرَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضِ عَالِمَ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ أَنْتَ تَحْكُمُ بَيْنَ عِبَادِكَ فِيمَا كَانُوا فِيهِ يَخْتَلِفُونَ اهْدِنِي لِمَا اخْتُلِفَ فِيهِ مِنَ الْحَقِّ بِإِذْنِكَ إِنَّكَ تَهْدِي مَنْ تَشَاءُ إِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ
*_Ya Allah, Rabbnya Jibril, Mikail dan Israfil. DUhai Pencipta Langit dan bumi. Engkau adalah penolongku di dunia dan akhirat. Ya Allah Rabbnya Jibril, Mikail dan Israfil. Duhai pencipta langit dan bumi. Duhai zat yang mengetahui perkara ghaib dan yang tampak. Engkau yang memutuskan perkara yang diperselisihkan hambaMu. Berilah aku hidayah untuk mengetahui kebenaran dengan izinMu. Sesungguhnya Engkaulah pemberi hidayah kepada jalan yang lurus._* (HR. Muslim 770)
*BAKTI ANAK YANG SANGAT DINANTI ORANGTUA*


Ingatlah, dengan wafatnya orangtua, engkau memulai tahapan bakti yang baru, yaitu bakti setelah orangtua wafat.

Ini adalah bakti yang paling tulus karena bakti ketika orangtua masih hidup terkadang sekedar basa-basi, disusupi riya dan berharap pujian orangtua.

Tetapi setelah orangtua wafat, tidak ada yang mendengar dan melihatmu selain Allah, sehingga bakti yang tulus dan ikhlas adalah setelah orangtua wafat.

Kedua, besarnya hajat orangtua. Sebab, hajat orangtua setelah wafat lebih besar daripada ketika masih hidup.

Karena bakti ketika orangtua masih hidup hanya menunaikan hajat duniawi. Sedangkan setelah wafat, tidak ada yang mengetahui kondisi orangtua di kubur selain Allah.

Oleh karena itu, doa yang engkau panjatkan agar Allah merahmati orangtuamu nilainya sangat besar.

Betapa banyak ayah dalam gelapnya kubur, Allah sinari kuburnya dengan karuniaNya lalu dengan doa anaknya.

Betapa banyak ibu dalam gelapnya kubur dan sempitnya lahat, Allah sinari dan lapangkan kuburnya dengan karuniaNya lalu dengan bakti anaknya.

Oleh karena itu, bakti setelah orangtua wafat lebih dibutuhkan orangtuamu sangat membutuhkanmu saat ini.

Meskipun mereka orang shalih, engkau tetap memohon kepada ALlah agar melapangkan dan menyinari kubur mereka.

Ingatlah bahwa mereka lebih membutuhkanmu di saat seperti ini. Bakti setelah orangtua wafat adalah bakti yang paling dibutuhkan.


*ALWAHDAH - SEKOLAH KONSELOR KELUARGA*
DOA BERLINDUNG DARI KEBURUKAN KEKAYAAN DAN KEMISKINAN

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah berdoa berlindung dari keburukan kekayaan dan kemiskinan :

اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ النَّارِ وَعَذَابِ النَّارِ وَمِنْ شَرِّ الْغِنَى وَالْفَقْرِ

“Ya Allah, aku berlindung kepadaMu dari fitnah Neraka dan adzab Neraka, serta dari keburukan kekayaan dan kefakiran.”

HR. Abu Daud 1543. Shahih.
*KALIMAT TAUHID KEPADA RUSTUM RAJA PERSIA*

Sesaat setelah berdiri di hadapan Rustum, raja Persia, Mereka (para pengawal Rustum) bertanya: “Apa yang membuat kalian datang ke sini?”

Rib’i bin Amir At-Tsaqafi menjawab:

الله ابْتَعَثَنَا لِنُخْرِجَ مَنْ شَاءَ ِمنْ عِبَادِةِ اْلِعبَادِ إِلى عِبَادَةِ اللهِ، وَمِنْ ضِيْقِ الدُّنْيَا إِلى سَعَتِهَا، وَمِنْ جَوْرِ اْلأَ َدْيَانِ إلى عَدْلِ اْلإِسْلاَمِ، فَأَرْسَلَنَا بِدِيْنِهِ إلى خَلْقِهِ لِنَدْعُوَهُمْ إِلَيْهِ، فَمَنْ قَبِلَ ذَلِكَ قَبِلْنَا مِنْهُ وَرَجَعْنَا عَنْهُ، وَمَنْ أَبَى قَاتَلْنَاهُ أَبَدًا حَتّى نَفْضِي إِلى مَوْعُوْدِ اللهِ

Allah telah mengutus kami untuk membebaskan siapa saja dari peribadahan kepada sesama hamba menuju peribadahan kepada Allah saja, juga dari sempitnya dunia menuju luasnya akhirat, dan dari kezhaliman agama-agama menuju keadilan agama Islam. Maka Allah telah mengutus kami dengan agama-Nya kepada makhluk-Nya agar kami menyeru mereka kepada Islam. Jika mereka menerimanya, kami akan terima dan membiarkan mereka. Namun, jika mereka menolak, kami akan memeranginya selamanya hingga mendapatkan apa yang dijanjikan Allah.
*ORANG CERDAS MENURUT NABI*

Dari Abu Ya’la yaitu Saddad ibnu Aus r.a. dari Nabi saw. Beliau bersabda:
الكَيِّسُ مَنْ دانَ نَفْسَهُ وعَمِلَ لِمَا بَعْدَ المَوْتِ
والعَاجِزُ من أَتْبَعَ نَفْسَهُ هَوَاهَا وتَمَنَّى على الله الأمانِيَّ
*_Orang yang cerdas adalah orang yang mengintrospeksi dirinya dan beramal untuk mempersiapkan kehidupan setelah mati. Sedangkan orang yang lemah adalah orang yang dirinya mengikuti hawa nafsunya, lalu banyak berangan-angan kepada Allah._* (HR. Tirmidzi - Hadits Shahih)