BERILMU DENGAN BUKU
63 subscribers
738 photos
27 videos
20 files
532 links
Channel edukasi seputar Aqidah, Ibadah, Muamalah, Pengembangan diri dan Keluarga, Bisnis, Marketing dan Rekomendasi Buku
Download Telegram
*PERHATIKAN INI WAHAI PEDAGANG DI HARI JUMAT*

*_Ada seseorang bertanya, bagaimanakah hukum jual beli setelah dikumandangkannya azan jumat?_*

*Jawaban*
Dari sisi hukumnya, jual beli ini haram, dan pelakuya berdosa. Karena Allah berfirman:
يٰۤاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡۤا اِذَا نُوۡدِىَ لِلصَّلٰوةِ مِنۡ يَّوۡمِ الۡجُمُعَةِ فَاسۡعَوۡا اِلٰى ذِكۡرِ اللّٰهِ وَذَرُوا الۡبَيۡعَ‌ ؕ ذٰ لِكُمۡ خَيۡرٌ لَّـكُمۡ اِنۡ كُنۡتُمۡ تَعۡلَمُوۡنَ
*_Wahai orang-orang yang beriman! Apabila telah diseru untuk melaksanakan shalat pada hari Jum‘at, maka segeralah kamu mengingat Allah dan tinggalkanlah _JUAL BELI_. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui._* (QS. al Juma'ah:9)

Terjadi perbedaan pendapat fikih terkait hukum jual belinya. Namun para ulama sepakat bahwa pelakunya berdosa, juga bermaksiat kepada Allah dan dia wajib bertaubat.

Adapun terkait akadnya, maka ulama kelompok pertama mengatakan:
*_Akadnya sah karena hukum aal akad adalah sah._*

Ulama kelompok kedua berkata:
*_Akadnya bathil, karena konsekuensi dari larangan adalah rusaknya akad. Sehingga hak kepemilikian barang tidak berpindah secara syariat dalam akad ini._*

Maka yang kami sarankan untuk pedagang ini adalah bersedekah dengan barang yang diperdagangkan ini. Semoga dengan itu ia diampuni.

(_dijawab oleh: Syaikh Sa'ad bin Nashir asy syitsri_ )
TENTANG AZAN

Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda :

إذا نُودي بالصلاةِ فُتِّحتْ أبوابُ السماءِ ، و اسْتُجيبَ الدعاءُ
“Apabila adzan dikumandangkan, maka terbukalah pintu-pintu langit dan doa dikabulkan.”
(Shahih Targhib no. 260 dan Shahih Jaami’ no. 818)
أن النبي صل الله عليه و سلم قال
إن الله يرفع بهذا القرٱن أقواما ويخفض به ٱخرين
*_Sesungguhanya dengan al Quran ini Allah meninggikan beberapa kaum dan dengannya merendahkan yang lain._*
*SIAPAKAH WALI ALLAH ITU?*

Mungkin, selama ini kita menganggap bahwa seseorang yang disebut wali itu adalah seseorang yang bisa jalan di air, bisa menghilang, menggenggam pasir bisa jadi beras, dan kesaktian-kesaktian lainnya. Selain itu sebutan wali, dikhususkan untuk seseorang yang mengikuti jalan sufi, tashawuf dan sejenisnya.

Ada sebuah kitab warisan penjajah Belanda, yang ditulis oleh anonim (tidak jelas penulisnya). Nama kitabnya adalah *Darmo Gandul*. Kitab ini masyhur di tanah Jawa, mungkin juga di daerah-daerah lainnya. Tujuannya jelas, untuk merusak aqidah umat Islam dan mengaburkan Islam bagi para pemeluknya, dan ini cukup berhasil. Di dalam kitab ini banyak sekali tertulis kisah-kisah yang jauh dari kebenaran Islam, dibuat-buat dan bisa menyesatkan, terutama bagi umat Islam yang awam. Sayangnya kitab ini masih menjadi rujukan banyak muslim. Kiranya perlu da'wah yang intens dan berkesinambungan untuk mengembalikan prinsip dan pondasi Islam yang sebenarnya kepada umat Islam, agar tidak mudah terpengaruh dan terjatuh ke dalam perangkap musuh yang tidak senang terhadap kemurnian Islam.

Wali menurut al Quran adalah seseorang yang memiliki keimanan yang benar dan senantiasa bertaqwa dan menjaga diri dari segala kemaksiatan, kesyirikan dan segala dosa. Selama seseorang itu beriman dengan sebenar-benarnya iman dan istiqomah di jalan ketaqwaan, dialah wali yang sesungguhnya. Baik dia menjalani kehidupan sufiyah ataupun tidak. Intinya mereka para wali Allah adalah orang-orang yang menjaga aqidah mereka dari segala kesyirikan, khurafat, tathoyyur dan sejenisnya. Dan mereka senantiasa menjaga dan meningkatkan kualitas ketaqwaannya kepada Allah.

Jadi perlu ditekankan sekali lagi bahawa seorang Wali itu bukanlah seorang yang memiliki kesaktian yang biasa diceritakan dalam buku-buku fiksi, bisa jalan di air, atau kesaktian-kesaktian lainnya. Selama seorang muslim itu beriman dengan sebenar-benar iman dan senantiasa bertaqwa dan menjaga ketaqwaannya, dia adalah wali.

Allah berfirman:
اَلَاۤ اِنَّ اَوۡلِيَآءَ اللّٰهِ لَا خَوۡفٌ عَلَيهِمۡ وَلَا هُمۡ يَحۡزَنُوۡنَ
*_Ingatlah wali-wali Allah itu, tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati._* (QS. Yunus:62)

Siapakah wali-wali Allah itu?

الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا وَكَانُوۡا يَتَّقُوۡنَؕ
*_(Yaitu) orang-orang yang beriman dan senantiasa bertakwa._*
(QS. Yunus:62-63)

Jadi, di bulan Ramadhan ini adalah kesempatan yang sangat besar bagi kita semua untuk menjadi wali-wali Allah, yang senantiasa bersemangat dalam berbagai amal shalih, bersungguh-sungguh dalam ibadah dan melakukan ketaatan kepada Allah, serta menjauhi segala hal yang akan mengurangi bahkan menghabisi pahala puasa dan ibadah kita. Puasa kita, tilawah dan dzikir kita, itu semua adalah jalan-jalan yang akan menjadikan kita hamba-hamba pilihan Allah, jalan ketaqwaan. Sedangkan segala kemaksiatan, perbuatan dosa dan hal-hal yang sia-sia adalah jalan kebinasaan.


*ALWAHDAH - KONSELOR KELUARGA*
*AWALAN DOA*
اللهم إني أسألك بأن لك الحمد لا إله إلا أنت واحدك لاشريك لك المنان بديع السماوات والأرض يا ذالجلال والإكرام يا حي يا قيوم
*_Ya Allah, hamba memohon kepadaMu dengan segala pujian untukMu, tidak ada Tuhan yang berhak disembah selainMu, Engkau Esa, tidak memiliki sekutu. Engkau pemberi anugerah, Engkau Pencipta langit dan bumi. Wahai dzat yang Maha Terpuji dan Maha Mulia, wahai Dzat yang Maha Hidup dan terus Mengurus Makhluk._*

Nabi bersabda:
*_Sungguh, engkau telah meminta kepada Allah dengan nama AgungNya yang apabila engkau berdoa dengannya Allah akan mengijabahinya. Dan apabila diminta dengannya akan memberi._*
*TARGET SEORANG MUSLIM DI BULAN RAMADHAN*


Rasulullah saw adalah manusia paling dermawan (ajwadan naas) dan kedermawanan beliau bertambah di bulan Ramadhan, yaitu saat beliau bertemu Jibril untuk bersama-sama mempelajari al Quran.

فلرسول الله صلى الله عليه و سلم حين يلقاه جبريل أجود بالخيرمن الريح المرسلة
*_Kedermawanan Rasulullah saw saat bertemu JIbril lebih cepat daripada angin yang berhembus._* (Muttaqun 'alaih)

Oleh karena itu, hendaknya kita meneladani Rasulullah saw. Keadaan kita di bulan Ramadhan harus lebih baik daripada sebelum Ramadhan. Kedermawanan kita meningkat, semangat beribadah juga meningkat, lebih semangat lagi menaati Allah di bulan mulia yang diberkahi ini.

Waktu kita di bulan Ramadhan akan terbuang sia-sia kecuali kita pandai mengatur kegiatan di bulan Ramadhan.

Maka perlu bagi seorang muslim mengatur jadwal kegiatannya sejak hari pertama bulan Ramadhan. Pintarlah dalam memanfaatkan setiap detik di bulan yang mulia ini.

Contohnya, kita ingin mengkhatamkan al Quran sebanyak 3 kali, maka kita harus membaca minimal 3 juz dalam sehari. Seorang muslim harus punya target yang harus ia capai di bulan yang penuh keberkahan ini.

Umur manusia itu pendek. Tidak ada yang tahu, bisa jadi ini adalah Ramadhan terakhir yang kita rasakan. Maka bersegeralah memanfaatkan umur yang tersisa. Manfaatkan waktu di bulan yang mulia ini dengan amalan yang bisa mendekatkan kita kepada Allah.

*ALWAHDAH - KONSELOR KELUARGA*
DO'A INI PENDEK TAPI SANGAT BERMANFAAT

Banyak yang beranggapan doa ini pendek, namun perhatikan kandungannya :

‏أاللهم إني أسألك العا فية
Allahumma inni as alukal'aafiyah

Al-Abbas (R.A.) paman Nabi (ﷺ) datang kepada Nabi (ﷺ) dan berkata : "Ya Rasulullah (ﷺ) ajarkanlah aku do'a," katanya.

Nabi (ﷺ) lalu berkata : "Wahai pamanku, bacalah :

‏أاللهم إني أسألك العا فية
_Allahumma inni as alukal'aafiyah.
Artinya : Ya Allah, aku memohon kepada Mu 'Aafiyah

Apa itu 'Aafiyah?

- Untuk menjadi sehat, kita perlu berada dalam 'Aafiyah...

- Untuk mempunyai uang yang cukup, kita perlu berada dalam 'Aafiyah...

- Untuk terus hidup sejahtera, kita perlu berada dalam 'Aafiyah...

- Ingin anak-anak kita dilindungi, kita perlu berada dalam 'Aafiyah...

Dan jika kita sudah diampuni dan tidak dihukum, maka kita berada dalam 'Aafiyah.

'Aafiyah itu adalah:
"Kondisi dimana Allah Subhanahu Wa Ta'ala melindungi kita dari segala kesakitan, kesusahan dan penderitaan, baik di dunia maupun di akhirat.

Al-Abbas (R.A.) berfikir tentang ini, dan kemudian dia datang kembali kepada Nabi (ﷺ) selepas beberapa hari kemudian. Lalu ia berkata : "Ya Rasulullah (ﷺ), do'a ini sepertinya sedikit pendek. Saya minta sesuatu yang lebih panjang..."

Nabi (ﷺ) lalu berkata : "Wahai pamanku yang dikasihi, mohonlah kepada Allah untuk 'Aafiyah, maka tidak ada pemberian yang lebih baik daripada 'Aafiyah. Ia adalah satu do'a yang mudah namun terbaik."

YANG BENAR adalah SETIAP YANG BERMAKNA dari apa yang anda mohonkan ketika berdo'a...

"Ya Allah, aku memohon kepadaMu agar aku selamat dari semua kesusahan, kesulitan, kesedihan dan bahaya (musibah), serta janganlah Engkau menguji aku dengan lain-lain yang berat."

Semua ini sudah tercakup di dalam satu kalimat doa :

‏اللهم إني أسألك العا فية
Allahumma inni as alukal'aafiyah.

(Riyadhus Shalihin, Imam At-Tirmidzi).

Semoga bermanfaat...
*JUMLAH AYAT DALAM SHOLAT MALAM*


من قام بعشر آيات لم يكتب من الغافلين ومن قام بمأة آيات كتب من القانتين ومن قام بألف آيات كتب من المقنطرين
Siapa yang membaca 10 ayat saat sholat malam, maka ia tidak dicatat sebagai orang yang lalai. Siapa yang membaca 100 ayat, maka ia dicatat sebagai orang yang lama sholatnya. Dan siapa yang membaca 1000 ayat, maka ia dicatat sebagai orang yang berlimpah pahalanya. (HR. Abu Dawud 1398)
DOA TERBANGUN DI MALAM HARI


🍃 Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam bersabda :

من تَعَارَّ من الليلِ فقال : لا إلهَ إلَّا اللهُ وحدَهُ لا شريكَ لهُ ،لهُ المُلْكُ ولهُ الحمدُ ، وهوَ على كلِّ شيٍء قديرٌ ، سبحانَ اللهِ ،والحمد لله, ولا إلهَ إلَّا اللهُ ، واللهُ أكبرُ ، ولا حولَ ولا قوةَ إلا باللهِ ، ثم قال : اللهمَّ اغفرْ لي ، أو دعا ، استُجِيبَ لهُ ، فإن توضَّأَ وصلَّى قُبِلَتْ

“Barangsiapa yang terbangun di malam hari, Lalu mengucapkan :
“LAA ILAAHA ILLALLAH WAHDAHU LAA SYARIIKA LAH, LAHUL MULKU WA LAHUL HAMDU WA HUWA ‘ALA KULLI SYAI’IN QODIIR, SUBHANALLAH, WALHAMDULILLAH, WA LAA ILAAHA ILLALLAH, ALLAHU AKBAR, WA LAA HAWLA WA LAA QUWWATA ILLAA BILLAH ”

📌 Kemudian dia berkata : Allahumaghfirlii (Ya Allah ampunillah aku), atau dia berdoa, maka doanya tersebut dikabulkan, jika ia berwudhu dan kemudian mendirikan sholat, maka akan diterima sholatnya.”

📚 HR. Bukhori, Abu Daud, Tirmidzi, An-Nasa’i, dan Ibnu Majah. Shahih At-Targhib wa At-Tarhib, 1:149)
*NASIHAT SINGKAT - ADAB KEPADA ORANGTUA*


Ada pelajaran adab yang disebutkan apra ulama ketika seseorang duduk bersama ayah dan ibunya.

Termasuk bakti seorang anak dan adab yang mulia, ketika engkau duduk bersama orangtuamu, engkau pandang mereka dengan penuh sopan santun. Fokus kepada mereka, jangan menoleh ke kanan dan ke kiri.

Pada zaman sekarang, di antara buruknya adab kita kepada ayah dan ibu adalah kita pergi mengunjungi mereka, lalu mengucapkan salam kemudian langsung memegang HP. Membaca dan menulis pesan. Ia duduk di sana satu jam namun sibuk dengan HP nya, tidak sibuk dengan orangtuanya. Kemudian dengan bangga ia berkata:
*_Saya sudah mengunjungi orangtuaku satu jam_*.

Sejatinya, engkau hanya mengunjungi orangtuamu sebentar saja, lalu engkau sibuk dengan lain. Ini bukan adab yang baik. Bagaimana seharusnya beradab dengan orangtua di zaman ini?

Wallahi, wahai saudaraku, wallahi, orang yang masih memiliki orangtua sesungguhnya ia telah diberi nikmat yang besar oleh Allah. Nikmat yang tidak bisa dirasakan kecuali oleh orang yang sudah kehilangannya. Barangsiapa masih diberi nikmat oleh Allah dengan seorang ibu, maka sesungguhnya ia memiliki nikmat yang besar dari Allah. Wallahi, walaupun orangtua kita tersebut hanya terbaring di atas kasur. Tidak akan merasakan nikmatnya ini kecuali orang yang telah kehilangannya.

Maka apabila engkau mengunjungi orangtuamu, ayah atau ibumu, beradablah dengan adab sopan santun yang baik ini, yaitu engkau pandang mereka dengan pandangan penuh adab dan cinta padanya.

*ALWAHDAH - SEKOLAH KONSELOR KELUARGA*
DOA UNTUK KEBAIKAN ANAK

اللهم إنك وهَبْتَ لَنَا أَوْلَادَنَا وَأَنْتَ خَيْرُ الوَارِثِيْنَ فَاجْعَلْهُمْ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنَّكَ سَمِيْعُ الدُّعَاءِ
نَسْتَغْفِرُكَ اللهم وَنَتُوبُ إِلَيْكَ اللهم إِنَّا نَسْتَوْدِعُكَ أَوْلَادَنَا في كُلِّ مَكَانٍ غَابَتْ عَنْهُمْ عُيُوْنُنَا َفَاحْرِصْهُمْ بِعَيْنِكَ الَّتِي لَا تَنَامُ وَاكْنُفْهُمْ بِرُكْنِكَ الذي لَا يُرَامُ وَاحْفِظْهُمْ بِعِزِّكَ الذي لَا يُضَامُ وَاكْلَأهُمْ بالليل والنهار
واهدهم وسدِّدْهُمْ وأغنهم و أسعدهم وعافهم واعف عنهم وارزقهم حُسْنَ الخصال وجمِّلْهم بالبِرِّ والوصال وأعظهم من شركلِّ ذي شرٍّ
واصرفْ عنهم شرَّ ما قضيتَ وبارك لهم في أعمارهم وثبت قلوبهم على دينك وطاعتك واجعل قلوبَهم عامرة بذكرك وحبك برجمتك يا أرحم الراحمين
Ya Allah, Engkau telah karuniakan kepada kami anak-anak kami dan Enkaulah sebaik-baik pewaris. Maka jadikanlah mereka keturunan yang baik, sungguh Engkau Maha Mendengar doa. Kami beristighfar kepadaMu Ya Allah dan kami bertaubat.
Ya Allah, kami menitipkan kepadaMu anak-anak kami di kala kami tak membersamai mereka. Jagalah mereka dengan mataMu yang tak pernah tertidur.
Dan lindungilah mereka dengan perlindunganMu yang kokoh.Dan jagalah mereka dengan kemuliaanMu yang abadi. Dan lindungilah mereka pada waktu malam dan siang hari.
Berilah mereka petunjuk serta arahkanlah mereka. Cukuplah mereka dan bahagiakanlah mereka. Berilah mereka 'afiyat dan maafkanlah kesalahan mereka. Karuniakan kepada mereka perangai yang indah. Dan hiasilah mereka dengan kebaikan dan jalinan keluarga. Himpunlah hati mereka di atas kebaikan. Lindungi mereka dari segala keburukan. Palingkanlah mereka dari keburukan yang Engkau takdirkan.
Berkahi umur mereka. Dan teguhkanlah hati mereka di atas agamaMu dan ketaatanMu.
Dengan RahmatMu wahai Dzat yang Maha Penyayang.
*PAKET MANAJEMEN SOSIAL MEDIA*

_Paket Lite:_
√ 15 Desain Ukuran Feed (Single Image)
√ 6 Desain Story (Single Image)
√ Ide / Konsep Konten
√ 1x Revisi Per Desain
√ FREE Riset Hastag
*_Rp. 749.000,-_*

_Paket Medium:_
√ 25 Desain Ukuran Feed (single image)
√ 5 Desain Ukuran Feed Carousel
√ 15 Konten Story (single image)
√ Ide dan Konsep
√ 2 Video Motion Graphic @30 detik
√ Revisi unlimited
√ FREE Riset Hastag
√ FREE Copywriting
√ FREE Schedule Posting
√ FREE Admin Posting
*_Rp. 1.999.000,-_*

_Paket Biz:_
√ 52 Desain Ukuran Feed (single image)
√ 8 Desain Ukuran Feed Carousel
√ 30 Konten Story (single image)
√ Ide dan Konsep
√ 4 Video Motion Graphic @30 detik
√ Revisi unlimited
√ FREE Riset Hastag
√ FREE Copywriting
√ FREE Schedule Posting
√ FREE Admin Posting
*_Rp. 3.899.000,-_*

Contact Person: wa.me/62895386894755
*HARI KIAMAT SANGAT DEKAT*

*_pintu amal masih terbuka. Pintu taubatpun juga terbuka. Manusia masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri._*

Kiamat sangat dekat dengan kita, tidak ada pemisah antara kita dengan kiamat kecuali kematian. Kematian itu datangnya tiba-tiba. Mungkin seseorang di pagi hari tidak terbersit sama sekali akan mati, tapi nyatanya ia mati.

Bisa jadi seorang mayit mendapatkan nikmat atau azab kubur. Tapi tidak terasa oleh mereka, tiba-tiba kiamat telah datang.

Allah berfirman:
اِقۡتَرَبَ لِلنَّاسِ حِسَابُهُمۡ وَهُمۡ فِىۡ غَفۡلَةٍ مُّعۡرِضُوۡنَ‌ۚ
*_Telah semakin dekat kepada manusia perhitungan amal mereka, sedang mereka dalam keadaan lalai (dengan dunia), berpaling (dari akhirat)._* (QS. al Anbiya:1)

اِقۡتَـرَبَتِ السَّاعَةُ وَانْشَقَّ الۡقَمَرُ
*_1. Saat (hari Kiamat) semakin dekat, bulan pun terbelah._* (QS. Qomar:1)

Hari kiamat sangat dekat dengan kita. Tidak ada pemisah antara kita dan kiamat kecuali kematian. Orang yang meninggal ratusan atau ribuan tahun yang lalu, mereka tidak merasakan berlalunya waktu.

Ribuan tahun itu bagi kita yang masih hidup. Adapun bagi mereka, mereka tidak merasakan berlalunya waktu. Meskipun mereka merasakan nikmat atau azab di kubur. Hal ini membuat seorang muslim waspada dan bersiap dengan amal shalih. Karena kiamat sangat dekat. Tidak ada pemisah antara kita dan kiamat kecuali kematian. Padahal kematian itu tidak ada yang tahu kapan datangnya.

Kematian datang tiba-tiba. Lalu ia tidak merasakan berlalunya waktu. Lalu tiba-tiba kiamat datang.

Jangan mengira kiamat masih jauh, kiamat sangat dekat dengan kita. Hal ini mesti mendorong seorang muslim untuk bersungguh-sungguh dalam beramal shalih, juga bersiap-siap menghadapi hari yang lamanya 50 ribu tahun.

Ini hanya di padang mahsyarnya saja. 50 ribu tahun, subhaanallah. Berapa umur kita idbandingkan waktu tersebut?

Berapa lam kita hidup? 60, 70? sebut saja umur kita 100 tahun. Berapa perbandingannya dengan 50 ribu tahun?. Bayangkan 50 ribu tahun di padang mahsyar. Lalu kapan mereka dihisab?

Sebagian ulama menafsirkan ayat di bawah ini:
اَصۡحٰبُ الۡجَنَّةِ يَوۡمَٮِٕذٍ خَيۡرٌ مُّسۡتَقَرًّا وَّاَحۡسَنُ مَقِيۡلًا
*_Ketika itu penduduk surga tinggal dan tidur QOILULAH di tempat yang baik.
_* (QS. al Furqon:24)

Tidur Qoilulah menurut orang Arab adalah tidur di tengah hari. Ini artinya hisab akan dimulai setelah 25 ribu tahun. Dalam artian 25 ribu tahun bumi menggoncang manusia. Hingga mereka meminta syafaat lalu Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam memberi syafaat. Kapan setelah 25 ribu tahun. ALLAHU AKBAR.

Merenungkan hal ini membuat seorang muslim terdorong untuk berbekal dengan amal shalih. Selama kita masih hidup di negeri tempat beramal yang bernama DUNIA ini, pintu amal masih terbuka. Pintu taubatpun juga terbuka. Manusia masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri.
*5 LANGKAH MENJADI ANAK YANG BERBAKTI*

Ada 5 perkara yang menjadikan kita dikatakan anak yang berbakti kepada kedua orangtua. 5 perkara tersebut adalah:
1) بَذْلُ المَعْرُوْفِ (berbuat baik kepada kedua orangtua. Di manakah perkara ini diisyaratkan dalam ayat? pada firman Allah:
وَبِالوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا
*_Dan hendaknya berbuat baik kepada ibu bapak._*

Ayat ini adalah tentang berbuat baik kepada keduanya dan seluruh jenis kebaikan masuk dalam kategori ayat ini.

2) وَكَفُّ الأَذَى (tidak menyakiti keduanya). Engkau tidak menyakiti keduanya baik dengan hal kecil apalagi hal yang besar. Oleh karenanya Allah berfirman:

*_Jangan pernah mengatakan "Aah" dan jangan pernah engkau *membentak* keduanya._*

Pada ayat ini Allah melarang seseorang menyakiti oragtua dengan hal kecil terlebih hal besar. Hal kecil ini contohnya mengatakan "aah atau "alahh". Anakku, tolong ambilkan ini nak, lalu anak menjawab,"ahh/alaah. Jika demikian, engkau belum berbakti kepada orangtuamu, karena engkau masih menyakitinya. Hal besar contohnya engkau *membentak* keduanya atau tindakan yang lebih parah lagi. Contoh, "Jangan memohon ini kepada saya! Merepotkan!". Ini adalah bentakan atau lebih parah dari itu.

3) وَإِدْخَالُ السُّرُوْرِإلى قَلْبِ الأَبِ وقلب الأُمِّ (membahagiakan hati ayah dan ibu). Ucapkanlah *perkataan yang baik* kepada keduanya. Apa itu perkataan yang baik? yaitu perkataan yang apabila didengar oleh keduanya, keduanya merasa bahagia. Kebahagiaan akan masuk ke dalam hati mereka ketika mendengar ucapan yang baik ini. Apa contoh perkataan baik yang bisa aku ucapkan kepada ayahku? yaitu perkataan yang apabila ayahmu mendengarnya, ia menjadi bahagia. Contoh:
*_Ayah/papi/abi, semoga Allah menghapuskan dosamu, ayahku, semoga Allah merahmatimu._*

dan ucapan-ucapan sejenisnya yang membahagiakan hati mereka.

4) وَالتَّوَاضُعُ لَهُمَا (merendahkan diri terhadap keduanya). Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang. Engkau *merendahkan diri* di hadapan keduanya meskipun kedudukanmu sudah tinggi. Dahulu ada sebagian ulama yang tengah mengajar di majelis, lalu ia dipanggil ibunya. Maka iapun keluar dari majelis padahal murid-muridnya sedang menulis pelajaran yang ia sampaikan. Lalu pergi menemui ibunya dan memberi makan ayam baru kemudian kembali ke majelis. Perhatikan, ia sedang duduk di majelis mengajar hadits dan sunnah lalu ia dipanggil ibunya, Fulan!. Maka ia pun berdiri lalu pergi menemui ibunya dan ibunya berkata,"Beri makan ayam dulu". Maka ia pun ambil pakan lalu diberikanlah kepada ayam-ayamnya. Ia lakukan sebagai bentuk ketaatan kepada ibunya. Baru kemudian ia kembali mengajar.

Meskipun kedudukanmu sudah tinggi, tetap rendahkanlah dirimu terhadap kedua orangtua. Contoh lainnya, engkau didatangi oleh murid-muridmu, dan saat itu engkau sedang bersama ayahmu, maka engkau dudukkan ayahmu di majelis terdepan, engkau perkenalkan ayahmu, Ini adalah ayahku, meskipun ayahmu adalah orang awam. Jangan pernah katakan, Aku adalah seorang penuntut ilmu, mereka (murid-murid) juga para penuntut ilmu, sedangkan ayahku adalah orang awam, tidak tahu apa-apa. Jangan pernah malu dengan keadaan ayahmu. Meskipun kedudukanmu sudah tinggi.

5) وَالدُّعَاءُ لَهُمَا (mendoakan keduanya). Firman Allah:
*_Wahai Tuhanku, sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdoa telah mendidik aku pada waktu kecil._*.

Para ulama berkata,"Engkau baca doa ini dihadapan kedua orangtuamu dan ketika mereka tidak tahu. Engkau perdengarkan doa ini kepada keduanya agar terkumpul maksud doa dan membahagiakan hati keduanya secara bersama-sama. Engkau juga membaca doa ini tanpa sepengetahuan mereka agar doamu lebih cepat terkabul.

Demikian 5 perkara utama yang menjadikanmu anak yang berbakti kepada orangtua, yang termaktub di dalam firman Allah surat Al-Isra (surat ke 17) ayat 23 dan 24. Semoga ini bisa menggerakan hati-hati kita untuk mempraktekkannya serta tak lupa membagikannya kepada orang-orang terdekat seperti kepada anak kita sendiri, saudara terdekat, tetangga dan lainnya sebagainya.
Semoga meridhoi langkah-langkah kita dan mengampuni dosa-doa kita semuanya, aamiin.


*ALWAHDAH - SEKOLAH KONSELOR KELUARGA*
*DOA UNTUK KAUM MUSLIMIN DAN MASJID AL AQSHA*
(Syaikh Mishary Rasyid Al Afasy)

اللهم أعزّالإسلام والمسلمين وأذلّ الشرك والمشركين ودمّرأعداء الدين واحْمِ حَوْزَةَ الإسلامِ واجْمَعْ كلمة َالمسلمين على الحقِّ يا رب العالمين اللهم ربنا عزَّ جارك وجلّ ثناؤُك وتقدّست أسماؤك اللهم لا يُرد أمرُك
ولا يُهزم جندك سبحا نك وبحمدك اللهم أعِدِ المسجدَ الأقصى إلى رِحَابِ المسلمين وارْزقنا فيه صلاةً قبلَ الممات برحمتك يا أرحم الراحمين اللهم اغفرلنا وارحمنا وأعتق رِقابنا من النار اللهم أعتق رِقابنا ورِقاب والدينا وأزواجنا وذرياتنا وأصحابنا وذوي أرحامنا ومَنْ ٱوصانا بدعاء الخيرولمن له حقٌّ علينا يا كريم اللهم إنا نعوذ برضاك من سخطك وبمعافاتك من عقوبتك وبك منك لا نُحْصِي ثناء عليك أنت كما أثنيت على نفسك وصل اللهم على نبينا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين
*UMROH DI BULAN RAMADHAN*


Nabi bersabda:
أُمْرَةٌ في رمضانَ تَعْدِلُ حَجَّةً
Umroh di bulan Ramadhan sebanding dengan ibadah haji._*

Dalam riwayat lain disebutkan:
تَعْدِلُ حَجَّةً مَعِي
*_Sebanding dengan berhaji bersamaku._*

Tidak ada perbedaan dalam pahala umroh, baik yang dikerjakan di awal bulan, di tengah ataupun di akhir bulan.

Anggapan sebagian orang bahwa umroh di malam ke 27 Ramadhan memiliki keistimewaan tersendiri, anggapan ini tidak ada asalnya sama sekali. Hari apapun yang umroh dikerjakan selama di bulan Ramadhan, tetap pahala yang didapat sama saja, seperti haji, baik dikerjakan di awal Ramadhan, di tengah Ramadhan ataupun di akhir Ramadhan.
*SYAHRUN MUSAABAQOH*


Bulan Ramadhan adalah bulan berlomba-lomba dalam kebaikan (شَهْرٌ لْلمُسَابَقَةِ الخَيْرَاتِ ), bulan memperbanyak amal shalih (والإكثارمن الأعمال الصالحاتِ), dan amal shalih yang paling bisa mendekatkan diri kepada Allah adalah amalan yang Allah wajibkan.

Sebagaimana disebutkan dalam hadits Qudsi, Allah berfirman:
وَمَا تَقَرَّبَ عَبْدِي إِلَيَّ شَيْءٍ أَحَبَّ إلي مما افْتَرَضْتُهُ عَلَيْهِ
*_Tidak ada amalan yang dikerjakan hamba lebih Aku cintai daripada amalan yang Aku wajibkan kepadanya._*

Dan Allah telah mewajibkan kita berpuasa di bulan ini. Ramadhan adalah bulan wajib berpuasa.

يٰٓـاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا كُتِبَ عَلَيۡکُمُ الصِّيَامُ کَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيۡنَ مِنۡ قَبۡلِکُمۡ لَعَلَّكُمۡ تَتَّقُوۡنَۙ
*_Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa._*

Ibadah puasa juga Allah wajibkan kepada umat sebelum kita. Para ulama mengatakan, ibadah yang juga disyariatkan kepada para Nabi sebelum kita, adalah ibadah yang besar kemashlahatannya. Dan kemashlahatannya berlaku sepanjang masa. Pahalanya sangat besar dan mengalahkan amal shalih lainnya.

Dan ibadah puasa disyariatkan untuk kita dan umat sebelum kita. Walaupun kita tahu bahwa syariat yang paling sempurna adalah syariat Nabi Muhammad Saw. Puasa adalah ibadah wajib di bulan penuh berkah ini. Allah mewajibkan kita berpuasa.

Maka kita harus menyadari kemuliaan ibadah puasa. Kita harus menjaga ibadah puasa yang kita jalankan. Kita harus berusaha untuk menjadikan ibadah puasa ini, sebagai amalan terbaik yang mendekatkan diri kita kepada Allah.

أسأل الله أن يجعلني و إياكم من الصاءمين حقا و صدقا
DOA NABI MUSA
PADA MALAM ITU (LAILATUL QODR) BUMI PENUH SESAK

Abu Hurairah radhiyallahu anhu berkata :
"Malaikat akan turun pada malam lailatul qadar dengan jumlah tak terhingga." (Zaadul Masiir, 9/192.)
.
Allah Ta'ala berfirman :
.
لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ , تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ , سَلَامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْر
.
“Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.” (Qs. Al Qadr 3-5)
.
shahihfiqih.com/artikel/pada-malam-itu-bumi-penuh-sesak-2
فإذا أَحْبًبْتُهُ كُنْتُ سَمْعَهُ ألذي يَسْمَعُُ بِهِ، وبَصَرَهُ ألذي يبصربه، ويده التي يَبْطُشُ بِهَا، ورجله التي يمشي بها
وَلَِإنْ سَأَلَنِي لَأْعْطِيَنّهُ وَلَئِنْ اسْتَعَا ذَبِي لَأُعِيذَنَّهُ
*_Ketika Aku mencintainya, maka Akulah yang menjadi pendengaran yang dengannya dia mendengar, penglihatannya yang dengannya dia melihat, tangannya yang dengannya dia menyentuh, dan kakinya yang dengannya dia melangkah.
Jika ia meminta kepadaKu Aku akan berikan untuknya, dan jika minta perlindungan kepadaKu, Aku akan melindunginya._*