BERILMU DENGAN BUKU
63 subscribers
738 photos
27 videos
20 files
534 links
Channel edukasi seputar Aqidah, Ibadah, Muamalah, Pengembangan diri dan Keluarga, Bisnis, Marketing dan Rekomendasi Buku
Download Telegram
Setiap transaksi dalam Islam itu harus jelas, tercatat, ada dokumentasinya, tanggal bulan dan tahunnya, siapa yang terlibat, dan lain sebagainya. Tujuannya agar tidak berbuah masalah di kemudian hari.

Apalagi yang berkenaan dengan harta. Karena harta berhubungan dengan ahli waris dan hak masing-masing ahli waris selepas kematian si pemilik harta. Ketika masing-masing terpenuhi haknya secara Islam, maka tidak ada yang terzalimi atau menzalimi, masing-masing ridho dengan pembagian karena menjalankan wasiat Allah, pemilik harta sesungguhnya setelah kematian seseorang.

Lalu bagaimana dong, ini tanah sekian hektar, warisan keluarga yang berhak ada 7 orang, namun dari 7 orang itu 5 sudah meninggal, dari dinas pertanahan meminta kami untuk segera mensertifikatkan tanah ini, mau di atasnamakan ke siapa? bingung saya (anak dari salah seorang ahli waris yang masih hidup).

Ya udah ikutan acara ini aja ya.
Daftarnya di mari ya: https://suuq.orderonline.id/mawaris-bisnis
Banyak kejadian:
1. Tanah mangkrak, akhirnya diambil sama mafia tanah, padahal mungkin aja pemiliknya muslim yang meninggalkan banyak ahli waris yang lebih berhak atas tanah itu.
2. Rumah kosong, sampai lama, sampe rusak, tetap belum ada pemiliknya, sampai akhirnya tinggal tanah dan pondasi. Bisa jadi ini rumah warisan yang mungkin tidak diketahui oleh ahli warisnya.
3. Uang ratusan milyar tak bertuan di bank-bank lokal, juga bank-bank luar negeri yang pemiliknya orang Indonesia. Ini terjadi karena tidak pernah memberitahu anak istri/suami tentang hartanya, akhirnya hak ahli warisnya terabaikan

Apa solusi kita? belajar ILMU WARIS (Faridh)

Dengan ilmu ini, kita diminta untuk transparan terhadap harta, harta harus tercatat, jelas pemiliknya, tidak ambigu, ada harta milik istri, milik suami, milik anak, milik ayah, milik ibu dan seterusnya. Intinya adalah wajib melakukan Manajemen Harta agar tidak menimbulkan masalah, perpecahan, konflik kelak di ke mudian hari, saat pemilik harta tiada.

Daftar di sini: https://suuq.orderonline.id/mawaris-bisnis

Ngobrol santai ILMU WARIS/FARAIDH bersama ahlinya, sambil minum susu murni khas Djegang Cafe
PVA - FVA - PAYMENT
📝 *KISAH INSPIRATIF PAGI*

*_Waranya seorang ibu Muslimah. Sehelai Rambutmu Lebih Mulia Dari Jubah Ulama_*

Suatu hari Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullah dikunjungi seorang wanita yang ingin mengadu.

“Ustadz, saya adalah seorang ibu rumah tangga yang sudah lama ditinggal mati suami. Saya ini sangat miskin, sehingga untuk menghidupi anak-anak saya, saya merajut benang di malam hari, sementara siang hari saya gunakan untuk mengurus anak-anak saya dan menyambi sebagai buruh kasar di sela waktu yang ada.

Karena saya tak mampu membeli lampu, maka pekerjaan merajut itu saya lakukan apabila sedang terang bulan.”

Imam Ahmad rahimahullah menyimak dengan serius penuturan ibu tadi. Perasaannya miris mendengar ceritanya yang memprihatinkan.

Dia adalah seorang ulama besar yang kaya raya dan dermawan. Sebenarnya hatinya telah tergerak untuk memberi sedekah kepada wanita itu, namun ia urungkan dahulu karena wanita itu melanjutkan pengaduannya.

“Pada suatu hari, ada rombongan pejabat negara berkemah di depan rumah saya. Mereka menyalakan lampu yang jumlahnya amat banyak sehingga sinarnya terang benderang. Tanpa sepengetahuan mereka, saya segera merajut benang dengan memanfaatkan cahaya lampu-lampu itu.

Tetapi setelah selesai saya sulam, saya bimbang, apakah hasilnya halal atau haram kalau saya jual?
Bolehkah saya makan dari hasil penjualan itu?
Sebab, saya melakukan pekerjaan itu dengan diterangi lampu yang minyaknya dibeli dengan uang negara, dan tentu saja itu tidak lain adalah uang rakyat.”

Imam Ahmad rahimahullah terpesona dengan kemuliaan jiwa wanita itu. Ia begitu jujur, di tengah masyarakat yang bobrok akhlaknya dan hanya memikirkan kesenangan sendiri, tanpa peduli halal haram lagi. Padahal jelas, wanita ini begitu miskin dan papa.

Maka dengan penuh rasa ingin tahu, Imam Ahmad rahimahullah bertanya, “Ibu, sebenarnya engkau ini siapa?”
Dengan suara serak karena penderitaannya yang berkepanjangan, wanita ini mengaku, “Saya ini adik perempuan Basyar Al-Hafi.”

Imam Ahmad rahimahullah makin terkejut. Basyar Al-Hafi rahimahullah adalah Gubernur yang terkenal sangat adil dan dihormati rakyatnya semasa hidupnya. Rupanya, jabatannya yang tinggi tidak disalahgunakannya untuk kepentingan keluarga dan kerabatnya. Sampai-sampai adik kandungnya pun hidup dalam keadaan miskin.

Dengan menghela nafas berat, Imam Ahmad rahimahullah berkata,
“Pada masa kini, ketika orang-orang sibuk memupuk kekayaan dengan berbagai cara, bahkan dengan menggerogoti uang negara dan menipu serta membebani rakyat yang sudah miskin, ternyata masih ada wanita terhormat seperti engkau, ibu. Sungguh, sehelai rambutmu yang terurai dari sela-sela jilbabmu jauh lebih mulia dibanding dengan berlapis-lapis serban yang kupakai dan berlembar-lembar jubah yang dikenakan para ulama.

Subhanallah, sungguh mulianya engkau, hasil rajutan itu engkau haramkan? Padahal bagi kami itu tidak apa-apa, sebab yang engkau lakukan itu tidak merugikan keuangan negara…”
Kemudian Imam Ahmad rahimahullah melanjutkan, “Ibu, izinkan aku memberi penghormatan untukmu. Silahkan engkau meminta apa saja dariku, bahkan sebagian besar hartaku, niscaya akan kuberikan kepada wanita semulia engkau…”.

Diriwayatkan dari Abu Bakr Ash-Shiddiq, dari Rasulullah, beliau bersabda:
لاَ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ جَسَدٌ غُذِيَ بِحَرَامٍ
“Tidak akan masuk ke dalam surga sebuah jasad yang diberi makan dengan yang haram.”
(Shahih Lighairihi, HR. Abu Ya’la, Al-Bazzar, Ath-Thabarani dalam kitab Al-Ausath dan Al-Baihaqi, dan sebagian sanadnya hasan. Shahih At-Targhib 2/150 no. 1730)
APAKAH ENGKAU MENCINTAIKU?


"Suamiku, apakah engkau mencintaiku?" isterinya bertanya.
"Ya tentu saja, dirimu sebagian dalam hidupku." jawab Imam Syafie ra.
Mendengar itu isterinya bertanya, "Apakah engkau juga mencintai Allah? Bagaimana mungkin dua cinta menyatu dalam hati seorang mukmin, cinta kepada Allah dan juga mencintaiku?"
Imam Syafie ra tersenyum dan mengatakan kepada isterinya dengan pandangan mata yang lembut dan penuh kasih sayang..
"Karena cintaku kepada Allah, maka aku mencintai makhlukNya, memperlakukan dengan hormat dan penuh kasih sayang terhadap isteriku, anak-anakku dan sesama lainnya. Aku mencintaimu karena cintaku kepada Allah."
FLASH SALE AKHIR TAHUN

Bumbu instan Nasi kebuli/kabsah/mandhi/biryani hanya Rp. 37 ribu (sudah plus Nasi bisa untuk 4-5 orang) dari harga awal 70 ribu. Jangan lupa gunakan kode voucher BBIGRI500.

Buruan diborong, cuma sampai tanggal 12 Desember 2021.

Belinya di sini ya. Klik linknya:
https://www.bukalapak.com/p/food/bumbu/bumbu-instan/4gv53rg-jual-bumbu-instan-nasi-kebuli-nasi-kabsah-nasi-mandhi-dan-nasi-biryani

Per transaksi/voucher max. 3 bungkus (Rp. 210 ribu). Tersedia 400an voucher hingga 12 Desember 2021.
*HADITS TENTANG HUTANG*

_Siapa yang meminjamkan uang kepada seseorang, maka terhitung ia seperti bersedekah dengan setengah uangnya itu._

Sebagian ulama hadits mengatakan selama belum dibayar. Jadi lebih besar pahalanya dibanding sedekah pada umumnya. Jadi kalau sepekan belum dibayar, maka ia bersedekah sebesar setengah dari uang yang dipinjamkannya itu selama sepekan.

Makanya sebagian Tabi'in (dinukil kepada kita), lebih gemar meminjamkan uang daripada bersodaqoh umumnya. Kalau orang-orang itu (yang berhutang) tidak mampu membayar, dimaafin sama dia.

_*(Dari ceramahnya Ust. Khalid Basalamah)*_
.
APA ITU
METAVERSE?

Saat ini semua org ngomong metaverse krn FOMO (fear of missing out), sekaligus FOLO (fear of looking old).

Dari Syahrini hingga Jokowi... dari webinar2 serius hingga obrolan nglantur di WAG... semua latah ngomongin NFT, kripto, metaverse.

Pdhl klo ditanya: "apa  itu metaverse?"

Sy yakin 99% dr mrk akan gelagepann jawabnya 🤣

Agar nggak malu maka kmd dijawab sekenanya 👉 Metaverse itu: "virtual reality", or "masa depannya Facebook", or "tempat jualan NFT" 🤣

Nah, biar nggak gelagepan klo ditanya apa itu Metaverse, sy coba share slh satu definisi Metaverse dr Matthew Ball, slh seorg industry authority di bidang ini.

Coba cermati kata demi kata dr definisi tsb dr slide 1-3. Coba dicerna pelan2. Bingung kan? 😩 sy pun bungung 🤣

Metaverse menurut Ball adl NETWORK yg merupakan evolusi transformatif dr INTERNET n MOBILE INTERNET.

Itu sebabnya Zuck menyebutnya sbg "the future of internet". Pakar menyebut internet n mobile internet sbg "Web2", smntara metaverse internet sbg "Web3" (lihat tabel "Web2 vs Web3")

Klo internet n mobile internet mghasilkan "2D EXPERIENCES" via screen. Mk METAVERSE INTERNET menciptakan "3D IMMERSIVE EXPERIENCES" via perangkat sprti Oculus.

Knp internet jenis baru ini demikin ENGAGING n berpotensi MENDISRUPSI internet yg kita kenal selama ini?

Krn ia mghasilkan pengalaman REAL-TIME n mnciptakan SENSE OF PRESENCE mllui "agen" yg sering kita sebut sbg AVATAR.

Knp kita demikian boring meeting di zoom? Krn pengalaman yg diciptakan zoom sebatas 2D experiences: kita tak mengalami sense of presence.

Sarat bekerjanya metaverse ada 8 elemen:

+ Hardware (VR headset, etc)
+ Computing Resources
+ Networking (fixed, mobile, etc)
+ Virtual Platform (Meta, etc)
+ Interchange Tools & Standard (WebXR, etc)
+ Payment Service (cryptocurrency, etc)
+ Content, Services, Assets (NFT, etc)
+ User/Avatar Bevahior

Semoga membantu 🙂 ...tmn2 yg mau nambahin boleh

Follow 👉 @yuswohady
*Sedekah Terbaik Untuk Orangtua yang Telah Wafat*

Maa afdholu ash shodaqoti 'an waalidiil mutawaffaa?

Afdholush shodaqoti hiyash shodaqotul jaariyatu wa hiyal waqfu
HUKUM CINTA DUNIA (HUBBUD DUN-YAA)


1) Tercela, yaitu saat memprioritaskan dunia atas akhirat
2) Boleh, yaitu saaat cintanya pada dunia membantu dia untuk taat, bersedekah, bebruat baik, membangun masjid, dan lain sebagainya.

Jadi yang tercela adalah cinta dunia untuk menumpuk dan menimbun harta. Adapun cinta dunia agar dapat berinfaq di jalan kebaikan, agar ia memiliki harta yang dapat disedekahkan, dapat membangun masjid, berinfaq di jalan Allah, membantu fakir miskin, maka ini harus dilakukan.

Seorang mukmin dituntut kesungguhannya dalam mencari harta dunia sehingga dapat berinfaq di jalan Allah. Berdagang, bertani, bercocok tanam dan pekerjaan mubah lainnya yang menghasilkan uang.

Nabi saat ditanya:


Apa pekerjaan terbaik? dijawab:" Hasil kerja tangannya dan jual beli yang baik. (HR. Ahmad no. 17265).

Beliau juga bersabda:
"Makanan terbaik seseorang adalah yang berasal dari jerih payahnya sendiri."

Nabi Dawud AS, makan dari hasil jerih payahnya sendiri. (HR. Bukhari no. 2072). Beliau dalah pandai besi yang membuat baju besi.

Jadi yang tercela adalah cinta dunia dengan sifat pelit dan menumpuk harta.

Adapun cinta dunia agar bisa menyantuni sesama dan membantu untuk taat kepada Allah maka ini adalah suatu tuntutan.
أن الله لايقبل من العمل الا ما كان له خالصا والنفس به وجهه
(HR. An Nasi no. 3140)
*_Sesungguhnya Allah tidak akan menerima amalan, kecuali yang ikhlas dan diharapkan dengan wajahNya saja_*