*PROPOLIS PRONSA*
Peneliti senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Prof. Dr. Nurul Taufiqu Rochman, M.Eng, Ph.D, mengatakan selama ini tidak pernah ada data tentang apa yang diteliti dan dihasilkan serta dampaknya. Padahal, menurut salah satu pendiri Nano Center Indonesia itu, pendataan itu penting. "Saya pemegang 23 paten.
Sebagai orang lapangan, saya tahu berapa nilai ekonomi dari dampak riset dan inovasi yang telah saya kembangkan," kata Nurul dalam Rapat Koordinasi Sentra Hak Kekayaan Intelektual di Bali, Selasa (25/6) malam.
Dia mencontohkan teknologi nano yang ia kembangkan digunakan untuk propolis dan telah digunakan industri. "Omzet perusahaan propolis nano itu Rp. 60 miliar setahun.
Pajaknya, minimal Rp. 6 miliar masuk ke kas negara. Harusnya yang semacam itu didata sehingga bisa diketahui dampak ekonomi sebuah riset yang telah dipatenkan dan dipakai oleh industri.
Lebih lanjut Nurul mengatakan, di arena perdagangan internasional, dari 500 item produk unggulan yang diperdagangkan, 80%-nya memiliki paten.
"Kalau hasil riset Indonesia tidak dipatenkan, negara tidak punya pemasukan dari riset paten ini."
_*Sumber: Mediaindonesia(.)com*_
Cek produknya (Propolis Pronsa) di sini:
https://s.id/BBI500
Peneliti senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Prof. Dr. Nurul Taufiqu Rochman, M.Eng, Ph.D, mengatakan selama ini tidak pernah ada data tentang apa yang diteliti dan dihasilkan serta dampaknya. Padahal, menurut salah satu pendiri Nano Center Indonesia itu, pendataan itu penting. "Saya pemegang 23 paten.
Sebagai orang lapangan, saya tahu berapa nilai ekonomi dari dampak riset dan inovasi yang telah saya kembangkan," kata Nurul dalam Rapat Koordinasi Sentra Hak Kekayaan Intelektual di Bali, Selasa (25/6) malam.
Dia mencontohkan teknologi nano yang ia kembangkan digunakan untuk propolis dan telah digunakan industri. "Omzet perusahaan propolis nano itu Rp. 60 miliar setahun.
Pajaknya, minimal Rp. 6 miliar masuk ke kas negara. Harusnya yang semacam itu didata sehingga bisa diketahui dampak ekonomi sebuah riset yang telah dipatenkan dan dipakai oleh industri.
Lebih lanjut Nurul mengatakan, di arena perdagangan internasional, dari 500 item produk unggulan yang diperdagangkan, 80%-nya memiliki paten.
"Kalau hasil riset Indonesia tidak dipatenkan, negara tidak punya pemasukan dari riset paten ini."
_*Sumber: Mediaindonesia(.)com*_
Cek produknya (Propolis Pronsa) di sini:
https://s.id/BBI500
Bukalapak
Lapak Griya Lebah di Tangerang Selatan
Temukan kebutuhanmu di Lapak Griya Lebah daerah Banten, Tangerang Selatan - Tempat Belanja Termurah dan Teraman hanya di Bukalapak
TEORI LAMA YANG MASIH SANGAT RELEVAN UNTUK JUALAN DAN MEMBANGUN BISNIS
(asal dipraktekkan)
AIDA. Apa Itu AIDA?
AIDA adalah singkatan dari Attention, Interest, Desire, dan Action. Jika Anda bingung mau nulis iklan seperti apa, Anda hanya perlu mengikuti urutan dalam AIDA. Dimulai dari Attention, lanjut ke Interest, setelah itu Desire, dan tutup dengan Action.
Setidaknya dengan teknik ini, maka iklan akan akan jadi lebih terstruktur alias jadi runut.
Lalu apa yang dimaksud dengan Attention, Interest, Desire, dan Action? Serta bagaimana cara menerapkannya? Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai AIDA
Pertama, Attention
Banyak reseller yang bingung dengan apa yang harus dituliskan dalam kalimat promosinya. Solusinya sederhana. Mulai saja dari Attention.
Apa itu Attention?
Sederhananya, saat menulis iklan mulailah dengan menuliskan sesuatu yang bisa menarik perhatian pembaca iklan Anda.
Kenapa harus menarik perhatian?
Tujuan utama iklan memang mendapatkan pembeli, tapi itu tidak akan terjadi kalau iklan kita tidak mendapat perhatian pembacanya. Masuk akal bukan?
Karena itu, sebelum meminta seseorang membeli produk Anda, ambil dulu perhatian mereka dengan menuliskan attention diawal iklan Anda. Ya, tulislah sesuatu yang menarik perhatian pembaca di awal iklan.
Lalu bagaimana cara mendapat perhatian target pasar? Apa yang harus ditulis di bagian attention ini?
Anda bisa gunakan 3 tips praktis ini
1. Tulis hal yang menarik untuk target pasar Anda Pikirkan siapa orang yang akan membaca iklan Anda, kemudian pikirkan apa kira-kira hal yang menarik untuk mereka. Misal target pasarnya adalah Ibu-ibu muda yang baru punya anak balita. Anda bisa menuliskan tips-tips praktis merawat balita di awal iklan Anda. karena itu hal yang menarik untuk mereka.
Contoh frasa :
Punya anak dibawah usia 3 tahun?
Ini tips-tips praktis yang bisa Anda coba untuk merawat anak Anda.
2. Tulis sesuatu yang menjanjikan hal bermanfaat
Jadi di awal kalimat Anda harus memberikan kesan bahwa pembaca akan dapat sesuatu yang bermanfaat jika mereka mau meluangkan waktu untuk membacanya
Contoh frasa :
Dipesan ini Anda akan menemukan kesempatan memiliki penghasilan tambahan hingga 10 juta perbulan.
3. Tulis sesuatu yang berisi kemudahan
Hal-hal yang terkesan mudah akan menarik seseorang untuk membacanya. Dengan cara ini, maka Anda sudah bisa dapat perhatian dari pembaca iklan Anda.
Contoh frasa :
Ini Cara Simple Menabung sampai 3 Juta Perbulan Tanpa Harus Hidup Hemat
.
Kedua, Interest
Kemudian setelah mendapat perhatian target pasar, langkah selanjutnya adalah menulis sesuatu yang membuat target pasar tertarik. Bagian ini disebut dengan Interest.
Pada dasarnya orang-orang tidak mau membuang waktu mereka untuk menyimak sesuatu yang tidak menarik. Karenanya, setelah mendapat perhatian target pasar jangan langsung menawarkan produk Anda. Kalau setelah perhatian langsung penawaran produk, maka kecil kemungkinan mereka akan membaca kalimat-kalimat selanjutnya
Sebaiknya, setelah mendapatkan attention pembeli, maka tulislah sesuatu yang menarik target pasar Anda.
Tulislah sesuatu yang saat mereka membacanya, mereka semakin menyimak iklan Anda karena isinya sangat menarik.
Caranya bagaimana?
Berikut 3 tips praktis nya.
1. Tulis kemungkinan masalah yang saat ini dialami Target Pasar Anda
Cara paling mudah dan ampuh untuk membuat target pasar tertarik untuk terus membaca iklan Anda adalah dengan menuliskan masalah-masalah yang kemungkinan saat ini dialami oleh target pasar Anda. Dengan begitu mereka akan berfikir “Lho? kok bisa tau?”. Agar lebih jelas, berikut contoh nya
Contoh frasa :
Mungkin sebagai karyawan Anda pernah merasakan masalah masalah ini
- Jenuh dengan suasana kantor yang monoton
- Kelelahan mental karena mengerjakan hal yang tidak diminati
- Khawatir dengan masa depan karena tidak ada jenjang karir
2. Tulis hal-hal yang mungkin diinginkan target pasar Anda
(asal dipraktekkan)
AIDA. Apa Itu AIDA?
AIDA adalah singkatan dari Attention, Interest, Desire, dan Action. Jika Anda bingung mau nulis iklan seperti apa, Anda hanya perlu mengikuti urutan dalam AIDA. Dimulai dari Attention, lanjut ke Interest, setelah itu Desire, dan tutup dengan Action.
Setidaknya dengan teknik ini, maka iklan akan akan jadi lebih terstruktur alias jadi runut.
Lalu apa yang dimaksud dengan Attention, Interest, Desire, dan Action? Serta bagaimana cara menerapkannya? Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai AIDA
Pertama, Attention
Banyak reseller yang bingung dengan apa yang harus dituliskan dalam kalimat promosinya. Solusinya sederhana. Mulai saja dari Attention.
Apa itu Attention?
Sederhananya, saat menulis iklan mulailah dengan menuliskan sesuatu yang bisa menarik perhatian pembaca iklan Anda.
Kenapa harus menarik perhatian?
Tujuan utama iklan memang mendapatkan pembeli, tapi itu tidak akan terjadi kalau iklan kita tidak mendapat perhatian pembacanya. Masuk akal bukan?
Karena itu, sebelum meminta seseorang membeli produk Anda, ambil dulu perhatian mereka dengan menuliskan attention diawal iklan Anda. Ya, tulislah sesuatu yang menarik perhatian pembaca di awal iklan.
Lalu bagaimana cara mendapat perhatian target pasar? Apa yang harus ditulis di bagian attention ini?
Anda bisa gunakan 3 tips praktis ini
1. Tulis hal yang menarik untuk target pasar Anda Pikirkan siapa orang yang akan membaca iklan Anda, kemudian pikirkan apa kira-kira hal yang menarik untuk mereka. Misal target pasarnya adalah Ibu-ibu muda yang baru punya anak balita. Anda bisa menuliskan tips-tips praktis merawat balita di awal iklan Anda. karena itu hal yang menarik untuk mereka.
Contoh frasa :
Punya anak dibawah usia 3 tahun?
Ini tips-tips praktis yang bisa Anda coba untuk merawat anak Anda.
2. Tulis sesuatu yang menjanjikan hal bermanfaat
Jadi di awal kalimat Anda harus memberikan kesan bahwa pembaca akan dapat sesuatu yang bermanfaat jika mereka mau meluangkan waktu untuk membacanya
Contoh frasa :
Dipesan ini Anda akan menemukan kesempatan memiliki penghasilan tambahan hingga 10 juta perbulan.
3. Tulis sesuatu yang berisi kemudahan
Hal-hal yang terkesan mudah akan menarik seseorang untuk membacanya. Dengan cara ini, maka Anda sudah bisa dapat perhatian dari pembaca iklan Anda.
Contoh frasa :
Ini Cara Simple Menabung sampai 3 Juta Perbulan Tanpa Harus Hidup Hemat
.
Kedua, Interest
Kemudian setelah mendapat perhatian target pasar, langkah selanjutnya adalah menulis sesuatu yang membuat target pasar tertarik. Bagian ini disebut dengan Interest.
Pada dasarnya orang-orang tidak mau membuang waktu mereka untuk menyimak sesuatu yang tidak menarik. Karenanya, setelah mendapat perhatian target pasar jangan langsung menawarkan produk Anda. Kalau setelah perhatian langsung penawaran produk, maka kecil kemungkinan mereka akan membaca kalimat-kalimat selanjutnya
Sebaiknya, setelah mendapatkan attention pembeli, maka tulislah sesuatu yang menarik target pasar Anda.
Tulislah sesuatu yang saat mereka membacanya, mereka semakin menyimak iklan Anda karena isinya sangat menarik.
Caranya bagaimana?
Berikut 3 tips praktis nya.
1. Tulis kemungkinan masalah yang saat ini dialami Target Pasar Anda
Cara paling mudah dan ampuh untuk membuat target pasar tertarik untuk terus membaca iklan Anda adalah dengan menuliskan masalah-masalah yang kemungkinan saat ini dialami oleh target pasar Anda. Dengan begitu mereka akan berfikir “Lho? kok bisa tau?”. Agar lebih jelas, berikut contoh nya
Contoh frasa :
Mungkin sebagai karyawan Anda pernah merasakan masalah masalah ini
- Jenuh dengan suasana kantor yang monoton
- Kelelahan mental karena mengerjakan hal yang tidak diminati
- Khawatir dengan masa depan karena tidak ada jenjang karir
2. Tulis hal-hal yang mungkin diinginkan target pasar Anda
Kalau cara sebelumnya adalah masalahnya, maka tips kedua adalah tulis sesuatu yang diinginkan.
Contoh frasa :
Apakah ini keinginan Anda?
- Anda ingin berat badan turun signifikan dalam waktu yang cepat?
- Anda ingin menjalani proses diet yang tidak menyiksa?
- Anda ingin badan yang ideal agar Anda semakin pede?
3. Tulis Informasi yang relevan untuk Target Pasar Anda
Maksudnya, tulis informasi yang bisa dikonsumsi oleh target pasar Anda. Misal pengetahuan-pengetahuan yang bermanfaat untuk keseharian mereka, atau Anda juga bisa menuliskan informasi yang saat ini sedang update
Contoh frasa :
Banyak pebisnis online tidak memiliki pengetahuan untuk menyusun jurnal transaksi yang rapih. Padahal, merapihkan jurnal transaksi punya banyak manfaat. Seperti bla bla bla bla
Ketiga, Desire
Jika sudah 2 bagian sebelumnya, maka masuk ke Desire. Inti dari bagian ini adalah buat kepingin.
Ya, dibagian ini buatlah target pasar Anda menginginkan produk yang Anda tawarkan.
Goal dari bagian ini adalah membuat pembacanya berkata dalam hati “Ya, aku mau produknya” atau “Ini nih produk yang aku cari”
Caranya bagaimana?
Anda bisa melakukan 3 hal ini
1. Tulis bahwa produk Anda adalah solusi dari masalah yang dialami mereka
Kebanyakan copywriting yang tidak menghasilkan karena mereka menjelaskan hal yang tidak perlu dijelaskan. Nah, pembaca copywriting Anda tidak perlu dijelaskan semua hal tentang produk Anda. Sebaiknya, jelaskan bagaimana produk Anda akan menyelesaikan masalah yang dialami oleh pembaca.
Contoh frasa :
Hair Problem Removal ini akan mencegah kerontokan rambut Anda, membuat rambut Anda lebih lebat dari sebelumnya dan semua manfaat itu bisa dirasakan hanya dalam waktu 10 hari pertama.
2. Tulis penawaran terbaik yang bisa Anda berikan ke target pasar
Buat pembaca semakin menginginkan produk Anda karena Anda memberikan penawaran yang sangat menarik untuk mereka.
Contoh frasa :
Selain potongan harga 30%, mereka yang melakukan pemesanan hari ini otomatis gak perlu bayar ongkir serta dapat 4 bonus spesial. Bonusnya adalah bla bla bla
3. Tulis kelebihan produk Anda dibanding produk yang sama
Bisa saja target pasar Anda sudah memiliki produk yang Anda tawarkan. Sehingga mereka tidak tertarik dengan penawarannya. Karenanya, ceritakan kelebihan produk ini dibanding produk yang bentuknya sama.
Contoh frasa :
Anda bisa mempelajari ilmu copywriting dimanapun. Tapi, jika Anda mencari salah satu yang terlengkap dan ilmunya berdampak, Anda bisa mengikuti Training bersama Anas lee.
Tips tambahan, jika Anda ingin mencantumkan harga dalam copywriting. Maka pastikan Anda mencantumkan harga setelah Anda menuliskan bagian Desire ini.
Prinsipnya adalah value before money.
Pastikan Anda menjelaskan manfaat produk Anda sebelum menjelaskan harganya.
Banyak iklan gagal dapat pembeli karena harga muncul duluan sebelum pembeli tau manfaat produknya.
Kalau harga muncul sebelum penjelasan manfaat produk, itu bisa menjadi kesalahan fatal. Karena jika calon pembeli gak paham manfaatnya, berapapun harga yang ditulis itu akan dianggap mahal. Jadi, manfaat dulu baru harga
Keempat, Action
Setelah semua itu, di bagian terakhir adalah action
Dalam copywriting, bagian ini biasa disebut dengan Call to Action atau CTA. Tugasnya adalah mengarahkan pembacanya untuk melakukan sesuatu.
Apa yang dituliskan di bagian ini?
1. Tulis cara memesan produknya
Contoh frasa :
Untuk pemesanan Handbag cantik ini, silahkan langsung DM Tulis Kontak yang harus dihubungi
Contoh frasa :
Agar Anda segera terdaftar dalam training ini, langsung hubungi Putri (o8XX-XXXX-XXXX)
2. Tulis tombol yang harus diklik
Contoh frasa :
Yang perlu Anda lakukan mudah, cukup klik tombol dibawah ini untuk memiliki produknya.
Contoh frasa :
Apakah ini keinginan Anda?
- Anda ingin berat badan turun signifikan dalam waktu yang cepat?
- Anda ingin menjalani proses diet yang tidak menyiksa?
- Anda ingin badan yang ideal agar Anda semakin pede?
3. Tulis Informasi yang relevan untuk Target Pasar Anda
Maksudnya, tulis informasi yang bisa dikonsumsi oleh target pasar Anda. Misal pengetahuan-pengetahuan yang bermanfaat untuk keseharian mereka, atau Anda juga bisa menuliskan informasi yang saat ini sedang update
Contoh frasa :
Banyak pebisnis online tidak memiliki pengetahuan untuk menyusun jurnal transaksi yang rapih. Padahal, merapihkan jurnal transaksi punya banyak manfaat. Seperti bla bla bla bla
Ketiga, Desire
Jika sudah 2 bagian sebelumnya, maka masuk ke Desire. Inti dari bagian ini adalah buat kepingin.
Ya, dibagian ini buatlah target pasar Anda menginginkan produk yang Anda tawarkan.
Goal dari bagian ini adalah membuat pembacanya berkata dalam hati “Ya, aku mau produknya” atau “Ini nih produk yang aku cari”
Caranya bagaimana?
Anda bisa melakukan 3 hal ini
1. Tulis bahwa produk Anda adalah solusi dari masalah yang dialami mereka
Kebanyakan copywriting yang tidak menghasilkan karena mereka menjelaskan hal yang tidak perlu dijelaskan. Nah, pembaca copywriting Anda tidak perlu dijelaskan semua hal tentang produk Anda. Sebaiknya, jelaskan bagaimana produk Anda akan menyelesaikan masalah yang dialami oleh pembaca.
Contoh frasa :
Hair Problem Removal ini akan mencegah kerontokan rambut Anda, membuat rambut Anda lebih lebat dari sebelumnya dan semua manfaat itu bisa dirasakan hanya dalam waktu 10 hari pertama.
2. Tulis penawaran terbaik yang bisa Anda berikan ke target pasar
Buat pembaca semakin menginginkan produk Anda karena Anda memberikan penawaran yang sangat menarik untuk mereka.
Contoh frasa :
Selain potongan harga 30%, mereka yang melakukan pemesanan hari ini otomatis gak perlu bayar ongkir serta dapat 4 bonus spesial. Bonusnya adalah bla bla bla
3. Tulis kelebihan produk Anda dibanding produk yang sama
Bisa saja target pasar Anda sudah memiliki produk yang Anda tawarkan. Sehingga mereka tidak tertarik dengan penawarannya. Karenanya, ceritakan kelebihan produk ini dibanding produk yang bentuknya sama.
Contoh frasa :
Anda bisa mempelajari ilmu copywriting dimanapun. Tapi, jika Anda mencari salah satu yang terlengkap dan ilmunya berdampak, Anda bisa mengikuti Training bersama Anas lee.
Tips tambahan, jika Anda ingin mencantumkan harga dalam copywriting. Maka pastikan Anda mencantumkan harga setelah Anda menuliskan bagian Desire ini.
Prinsipnya adalah value before money.
Pastikan Anda menjelaskan manfaat produk Anda sebelum menjelaskan harganya.
Banyak iklan gagal dapat pembeli karena harga muncul duluan sebelum pembeli tau manfaat produknya.
Kalau harga muncul sebelum penjelasan manfaat produk, itu bisa menjadi kesalahan fatal. Karena jika calon pembeli gak paham manfaatnya, berapapun harga yang ditulis itu akan dianggap mahal. Jadi, manfaat dulu baru harga
Keempat, Action
Setelah semua itu, di bagian terakhir adalah action
Dalam copywriting, bagian ini biasa disebut dengan Call to Action atau CTA. Tugasnya adalah mengarahkan pembacanya untuk melakukan sesuatu.
Apa yang dituliskan di bagian ini?
1. Tulis cara memesan produknya
Contoh frasa :
Untuk pemesanan Handbag cantik ini, silahkan langsung DM Tulis Kontak yang harus dihubungi
Contoh frasa :
Agar Anda segera terdaftar dalam training ini, langsung hubungi Putri (o8XX-XXXX-XXXX)
2. Tulis tombol yang harus diklik
Contoh frasa :
Yang perlu Anda lakukan mudah, cukup klik tombol dibawah ini untuk memiliki produknya.
WA MARKETING 1
Salah satu syarat agar jualan di WA mudah dapat pembeli adalah adanya INTERAKSI dengan pelanggan. Program interaksi ini adalah usaha para reseller agar dipercaya & dekat dengan isi kontak. Ketika Anda sudah dekat dengan isi kontak, anda akan lebih mudah untuk membuat mereka menjadi pembeli.
Namun harus diakui tidak banyak reseller yang ingin melakukan interaksi dengan para calon pelanggan, kebanyakan hanya ingin berjualannya saja, langsung menawarkan produk jualan mereka tanpa harus membuat interaksi dengan mereka
Kenapa kita harus interaksi?
Ada 3 prinsip dasar yang harus kita pahami
1. Hanya karena berteman di WA, bukan berarti pasti membeli.
Walaupun saling save kontak, bukan berarti pasti yang save nomer kita kan membeli produk kita
2. Hanya karena terima pesan promosi, bukan berarti pasti membeli
Seseorang membeli produk kita semata mata bukan hanya karena baca pesan saja. Tidak setiap kita promosi produk langsung ada yang membeli bukan? Bahkan ketika sudah diberikan pesan promosi secara personal pun belum tentu mereka akan membeli nya
3. Tidak ada orang yang simpan kontak WA orang lain, hanya untuk dijuali
Tujuan orang menyimpan kontak kita, bukan untuk terus-terusan menerima pesan promosi kita, kalau yang Anda lakukan hanya jualan & jualan, cepat atau lambat itu akan membuat calon pelanggan anda risih.
3 prinsip dasar tersebut akan menyadarkan kita bahwa kita tidak bisa semau nya. Maunya kita jualan, lalu mendapat pembeli. Sedangkan maunya calon pembeli tidak sesimple itu. Salah Satu sebab kegagalan seseorang jualan di WA karena mereka salah mengelola kontaknya.
Sering juga reseller gagal jualan di WA karena terlalu bernafsu jualan sebelum kepercayaan dari pelanggan terbangun, seharusnya harus ada program tertentu agar ada interaksi dengan kontak-kontak di wa nya, setelah interaksi akan muncul kepercayaan, setelah mereka percaya baru akan muncul pembelian.
Manfaat lain dari program interaksi ini adalah membuat bisnis anda lebih longlasting atau bisa bertahan lebih lama, selain untuk mencetak transaksi kita juga harus berpikir bagaimana membangun hubungan yang baik dengan pelanggan agar mereka tetap loyal dengan Anda
Bisnis yang baik adalah bisnis yang dekat dengan pelanggannya, karena yang akan kita juali ini adalah manusia bukan tembok, manusia bereaksi dengan hubungan.
Transaksi besar itu muncul akibat dari adanya hubungan yang baik antara seller dan buyer, karena produk nya mungkin sama antara seller satu dengan lainnya, namun orang-orang lebih cenderung memilih membeli di penjual yang dekat dengan nya.
Salah satu cara agar dekat dengan pelanggan adalah dengan membangun interaksi, dan salah satu tempat untuk membangun interaksi adalah di Whatsapp.
Dan bisnis yang tidak membangun interaksi dengan kontak nya tidak akan bertahan lama.
Salah satu syarat agar jualan di WA mudah dapat pembeli adalah adanya INTERAKSI dengan pelanggan. Program interaksi ini adalah usaha para reseller agar dipercaya & dekat dengan isi kontak. Ketika Anda sudah dekat dengan isi kontak, anda akan lebih mudah untuk membuat mereka menjadi pembeli.
Namun harus diakui tidak banyak reseller yang ingin melakukan interaksi dengan para calon pelanggan, kebanyakan hanya ingin berjualannya saja, langsung menawarkan produk jualan mereka tanpa harus membuat interaksi dengan mereka
Kenapa kita harus interaksi?
Ada 3 prinsip dasar yang harus kita pahami
1. Hanya karena berteman di WA, bukan berarti pasti membeli.
Walaupun saling save kontak, bukan berarti pasti yang save nomer kita kan membeli produk kita
2. Hanya karena terima pesan promosi, bukan berarti pasti membeli
Seseorang membeli produk kita semata mata bukan hanya karena baca pesan saja. Tidak setiap kita promosi produk langsung ada yang membeli bukan? Bahkan ketika sudah diberikan pesan promosi secara personal pun belum tentu mereka akan membeli nya
3. Tidak ada orang yang simpan kontak WA orang lain, hanya untuk dijuali
Tujuan orang menyimpan kontak kita, bukan untuk terus-terusan menerima pesan promosi kita, kalau yang Anda lakukan hanya jualan & jualan, cepat atau lambat itu akan membuat calon pelanggan anda risih.
3 prinsip dasar tersebut akan menyadarkan kita bahwa kita tidak bisa semau nya. Maunya kita jualan, lalu mendapat pembeli. Sedangkan maunya calon pembeli tidak sesimple itu. Salah Satu sebab kegagalan seseorang jualan di WA karena mereka salah mengelola kontaknya.
Sering juga reseller gagal jualan di WA karena terlalu bernafsu jualan sebelum kepercayaan dari pelanggan terbangun, seharusnya harus ada program tertentu agar ada interaksi dengan kontak-kontak di wa nya, setelah interaksi akan muncul kepercayaan, setelah mereka percaya baru akan muncul pembelian.
Manfaat lain dari program interaksi ini adalah membuat bisnis anda lebih longlasting atau bisa bertahan lebih lama, selain untuk mencetak transaksi kita juga harus berpikir bagaimana membangun hubungan yang baik dengan pelanggan agar mereka tetap loyal dengan Anda
Bisnis yang baik adalah bisnis yang dekat dengan pelanggannya, karena yang akan kita juali ini adalah manusia bukan tembok, manusia bereaksi dengan hubungan.
Transaksi besar itu muncul akibat dari adanya hubungan yang baik antara seller dan buyer, karena produk nya mungkin sama antara seller satu dengan lainnya, namun orang-orang lebih cenderung memilih membeli di penjual yang dekat dengan nya.
Salah satu cara agar dekat dengan pelanggan adalah dengan membangun interaksi, dan salah satu tempat untuk membangun interaksi adalah di Whatsapp.
Dan bisnis yang tidak membangun interaksi dengan kontak nya tidak akan bertahan lama.
STRATEGI JUALAN MINIM PENOLAKAN
Cara jualan apapun ke siapapun dengan harga berapapun, tapi yang menerima penawarannya sulit untuk menolak.
4 strategi penjualan minim penolakan
Bagaimana cara mengurangi penolakan saat berjualan?
Bagaimana cara agar target pasar tidak cuek dengan jualan anda?
Bagaimana agar target pasar setuju dengan harga yang Anda tawarkan?
Bagaimana agar jualan Anda minim penolakan?
faktanya dalam jualan dibeli dan ditolak adalah satu paket, kalau mau dapat pembeli maka harus siap ditolak. Ada saatnya kita harus dapat pembeli dan ada saatnya kita bertemu dengan penolakan, semua ada waktunya masing-masing
"Allah yang menggerakan hati orang lain, untuk membeli produk kita"
Lalu apa yang bisa kita lakukan agar penjualan kita minim penolakan?
Sekurang-kurangnya ada 4 strategi agar penjualan kita minim penolakan, yuk kita mulai dari yang pertama
Strategi yang pertama - SETTING MINDSETNYA
Hakikat pertama - menginfokan manfaat
"Niat jualan itu menginfokan manfaat, kalau niatnya benar Insyaallah closing akan datang setelahnya, Karena uang itu hanya lah bonus"
"Salah niatnya, salah hasilnya"
Hakikat kedua - Transfer keyakinan
"bagaimana mau meyakini orang lain, ketika kita sendiri tidak yakin dengan produk yang kita jual, padahal ketika kita berjualan kita sedang transfer keyakinan kepada calon pembeli, kalau penjualnya kurang antusias pasti pembelinya pun akan ragu"
Hakikat ketika - Menjemput rezeki
"sadarilah kalau berjualan itu menjemput rezeki, jadi pasti ada pembelinya, kalau belum dapat berarti perlu banyak belajar bukan berhenti"
strategi yang kedua - SETTING CARANYA
"bagaimana caranya agar orang lain tertarik dengan apa yang Anda jual, percaya dan tidak masalah dengan harga yang ditawarkan, sehingga jualannya minim penolakan"
THE HOOK - Umpan yang menarik perhatian orang, bisa berbentuk Headline, video, bahkan pertanyaan
THE STORY - Story bisa memberikan alasan kepada target untuk membeli apapun yang kita jual, kenapa? karena orang membeli karena faktor emosi bukan logika. Dan emosi ini cara membangun nya dengan story
THE OFFER - Offer tidak sama dengan produk, offer adalah penawaran yang isinya banyak manfaat digabung jadi satu dan dicoba jadi satu dan ditawarkan ke target pasar, misal membeli dapat A, mereka juga akan mendapatkan B, C, D, dan E
strategi yang ketiga - SETTING PROGRAM BERIKUTNYA
strategi ini sering dilewatkan oleh mereka yang jualannya ga ada perubahan Yaitu Evaluasi
"Same Action = Same Result
"Kalau yang dilakukan sama, hasilnya pun pasti akan sama".
Cara jualan apapun ke siapapun dengan harga berapapun, tapi yang menerima penawarannya sulit untuk menolak.
4 strategi penjualan minim penolakan
Bagaimana cara mengurangi penolakan saat berjualan?
Bagaimana cara agar target pasar tidak cuek dengan jualan anda?
Bagaimana agar target pasar setuju dengan harga yang Anda tawarkan?
Bagaimana agar jualan Anda minim penolakan?
faktanya dalam jualan dibeli dan ditolak adalah satu paket, kalau mau dapat pembeli maka harus siap ditolak. Ada saatnya kita harus dapat pembeli dan ada saatnya kita bertemu dengan penolakan, semua ada waktunya masing-masing
"Allah yang menggerakan hati orang lain, untuk membeli produk kita"
Lalu apa yang bisa kita lakukan agar penjualan kita minim penolakan?
Sekurang-kurangnya ada 4 strategi agar penjualan kita minim penolakan, yuk kita mulai dari yang pertama
Strategi yang pertama - SETTING MINDSETNYA
Hakikat pertama - menginfokan manfaat
"Niat jualan itu menginfokan manfaat, kalau niatnya benar Insyaallah closing akan datang setelahnya, Karena uang itu hanya lah bonus"
"Salah niatnya, salah hasilnya"
Hakikat kedua - Transfer keyakinan
"bagaimana mau meyakini orang lain, ketika kita sendiri tidak yakin dengan produk yang kita jual, padahal ketika kita berjualan kita sedang transfer keyakinan kepada calon pembeli, kalau penjualnya kurang antusias pasti pembelinya pun akan ragu"
Hakikat ketika - Menjemput rezeki
"sadarilah kalau berjualan itu menjemput rezeki, jadi pasti ada pembelinya, kalau belum dapat berarti perlu banyak belajar bukan berhenti"
strategi yang kedua - SETTING CARANYA
"bagaimana caranya agar orang lain tertarik dengan apa yang Anda jual, percaya dan tidak masalah dengan harga yang ditawarkan, sehingga jualannya minim penolakan"
THE HOOK - Umpan yang menarik perhatian orang, bisa berbentuk Headline, video, bahkan pertanyaan
THE STORY - Story bisa memberikan alasan kepada target untuk membeli apapun yang kita jual, kenapa? karena orang membeli karena faktor emosi bukan logika. Dan emosi ini cara membangun nya dengan story
THE OFFER - Offer tidak sama dengan produk, offer adalah penawaran yang isinya banyak manfaat digabung jadi satu dan dicoba jadi satu dan ditawarkan ke target pasar, misal membeli dapat A, mereka juga akan mendapatkan B, C, D, dan E
strategi yang ketiga - SETTING PROGRAM BERIKUTNYA
strategi ini sering dilewatkan oleh mereka yang jualannya ga ada perubahan Yaitu Evaluasi
"Same Action = Same Result
"Kalau yang dilakukan sama, hasilnya pun pasti akan sama".
*GUNDUL GUNDUL PACUL*
(Inspirasi Sahabatku Melly "Mindfull Parenting" Kiong)
Tembang Jawa ini konon diciptakan tahun 1400-an o/ Sunan Kalijaga dan teman-temannya yang masih remaja.
Simak dan resapi artinya yang sungguh luar biasa.
Gundul' adalah kepala plontos tanpa rambut. Kepala adalah lambang kehormatan, kemuliaan seseorang. Rambut adalah mahkota lambang keindahan kepala. Jadi gundul adalah kehormatan tanpa mahkota.
Pacul adalah cangkul yaitu alat petani yang terbuat dari lempeng besi segi empat. Jd pacul adalah lambang kawula rendah (kaum kebanyakan, petani).
Gundul pacul' artinya adalah bahwa seorang pemimpin sesungguhnya bukan orang yang diberi mahkota tetapi dia adalah pembawa pacul untuk mencangkul, mengupayakan kesejahteraan bagi rakyatnya/orang banyak.
Orang Jawa mengatakan 'pacul' adalah papat kang ucul (4 yang lepas).
Kemuliaan seseorang tergantung 4 hal, yaitu: Bagaimana menggunakan (1) mata, (2) hidung, (3) telinga dan (4) mulutnya.
1. Mata digunakan untuk melihat kesulitan rakyat/masyarakat/orang banyak.
2. Telinga digunakan untuk mendengar nasehat.
3. Hidung digunakan u/ mencium wewangian kebaikan.
4. Mulut digunakan untuk berkata benar dan adil.
Jika 4 hal itu lepas, maka lepaslah kehormatannya.
Gembelengan' artinya besar kepala, sombong dan bermain-main dlm menggunakan kehormatannya.
*GUNDUL-GUNDUL PACUL CUL* artinya jika orang yang kepalanya sudah kehilangan 4 indera itu akan mengakibatkan:
GEMBELENGAN 😊 congkak/sombong).
NYUNGGI-NYUNGGI WAKUL KUL adalah menjunjung amanah rakyat/orang banyak dengan GEMBELENGAN 😊 sombong hati), akhirnya...
WAKUL NGGLIMPANG (amanah jatuh gak bisa dipertahankan)
SEGANE DADI SAK LATAR (berantakan sia-sia, gak bermanfaat bagi kesejahteraan orang banyak)
Dalam begitu ya filosofi yang terkandung pada Tembang Gundul-gundul Pacul itu. Sarat maknanya dan betapa hebat pemuda tempo dulu sebagai penciptanya.
Mari bangkit Pemuda Era Digital...
Mari Bersatu Selaras-seirama
Kreatif dalam berkarya
Belajar dan bekerja keras untuk mengejar cita-cita demi kebahagiaan orang banyak.
*SEMANGAT HARI PAHLAWAN*
Rabu, 5 Rabiul akhir 1443H/10 November 2021
(Kopasan tanggal 6 Muharrom 1435H)
(Inspirasi Sahabatku Melly "Mindfull Parenting" Kiong)
Tembang Jawa ini konon diciptakan tahun 1400-an o/ Sunan Kalijaga dan teman-temannya yang masih remaja.
Simak dan resapi artinya yang sungguh luar biasa.
Gundul' adalah kepala plontos tanpa rambut. Kepala adalah lambang kehormatan, kemuliaan seseorang. Rambut adalah mahkota lambang keindahan kepala. Jadi gundul adalah kehormatan tanpa mahkota.
Pacul adalah cangkul yaitu alat petani yang terbuat dari lempeng besi segi empat. Jd pacul adalah lambang kawula rendah (kaum kebanyakan, petani).
Gundul pacul' artinya adalah bahwa seorang pemimpin sesungguhnya bukan orang yang diberi mahkota tetapi dia adalah pembawa pacul untuk mencangkul, mengupayakan kesejahteraan bagi rakyatnya/orang banyak.
Orang Jawa mengatakan 'pacul' adalah papat kang ucul (4 yang lepas).
Kemuliaan seseorang tergantung 4 hal, yaitu: Bagaimana menggunakan (1) mata, (2) hidung, (3) telinga dan (4) mulutnya.
1. Mata digunakan untuk melihat kesulitan rakyat/masyarakat/orang banyak.
2. Telinga digunakan untuk mendengar nasehat.
3. Hidung digunakan u/ mencium wewangian kebaikan.
4. Mulut digunakan untuk berkata benar dan adil.
Jika 4 hal itu lepas, maka lepaslah kehormatannya.
Gembelengan' artinya besar kepala, sombong dan bermain-main dlm menggunakan kehormatannya.
*GUNDUL-GUNDUL PACUL CUL* artinya jika orang yang kepalanya sudah kehilangan 4 indera itu akan mengakibatkan:
GEMBELENGAN 😊 congkak/sombong).
NYUNGGI-NYUNGGI WAKUL KUL adalah menjunjung amanah rakyat/orang banyak dengan GEMBELENGAN 😊 sombong hati), akhirnya...
WAKUL NGGLIMPANG (amanah jatuh gak bisa dipertahankan)
SEGANE DADI SAK LATAR (berantakan sia-sia, gak bermanfaat bagi kesejahteraan orang banyak)
Dalam begitu ya filosofi yang terkandung pada Tembang Gundul-gundul Pacul itu. Sarat maknanya dan betapa hebat pemuda tempo dulu sebagai penciptanya.
Mari bangkit Pemuda Era Digital...
Mari Bersatu Selaras-seirama
Kreatif dalam berkarya
Belajar dan bekerja keras untuk mengejar cita-cita demi kebahagiaan orang banyak.
*SEMANGAT HARI PAHLAWAN*
Rabu, 5 Rabiul akhir 1443H/10 November 2021
(Kopasan tanggal 6 Muharrom 1435H)
*RECOMMENDED BOOK - UNTUK ANDA PENGUSAHA MUSLIM*
*Bisnis Jalan Langit: Mindset, Role Model, dan Implementasi Nilai-nilai Al-Qur'an dalam Bisnis (Jalan Langit The Series #2)* - Riza Zacharias
Orang yang sukses dalam kehidupan adalah orang yang berhasil menjawab soal-soal kehidupan dan jawabannya sesuai dengan kunci jawaban tersebut. Lantas, apa *KUNCI JAWABAN KEHIDUPAN?* Kembali ke *Al Qur'an*--bahkan menjadikannya sebagai panduan dalam berbisnis--sangatlah indah. Kami telah merasakan dan mendapatkan buktinya di Syaamil Group. Bisnis berpandukan Al Qur'an itu mudah dan menyenangkan.
-""Do & don't"" dalam membangun bisnis sesuai nilai-nilai Quran & Hadist
-Mindset bisnis jalan langit agar bisnis membesar dengan tidak melanggar ""do & don't"" nilai-nilai qurani
-Makna Rezeki yang sesungguhnya yang bukan hanya sekedar uang yang menghantarkan kita pada kebahagiaan
-""The Triple Power"" : Formula untuk menghindari bisnis agar tidak merugi sesuai quran dan sunnah
-Pelajaran berharga dari penyebab bisnis yang hancur lebur sehingga menjadikan ini sebagai kegagalan yang menyakitkan
-Mengetahui ayat-ayat Al quran yang harus di pegang erat oleh para pebisnis
-Filosofi doa agar sukses dunia dan akhirat
-Pelajaran Kepemimpinan dari kisah Nabi Yusuf A.S
-Bahaya Riba untuk membangun bisnis
-Rumus kaya dan sukses ala Sahabat Rasul Utsman bin Affan
-Dua sisi penting dalam kepemimpinan (ilmu leadership)
===========================
*DETAIL BUKU*
Penerbit : Sygma Media Inovasi
Tahun : 2020
Halaman : 352 Halaman
Dimensi : 16,5 x 24,5 cm
Bahasa : Indonesia
Cover : Hardcover"
https://berikhtiar.com/fityah.036/product/sygma-kaya-imaji-bisnis-jalan-langit
*Bisnis Jalan Langit: Mindset, Role Model, dan Implementasi Nilai-nilai Al-Qur'an dalam Bisnis (Jalan Langit The Series #2)* - Riza Zacharias
Orang yang sukses dalam kehidupan adalah orang yang berhasil menjawab soal-soal kehidupan dan jawabannya sesuai dengan kunci jawaban tersebut. Lantas, apa *KUNCI JAWABAN KEHIDUPAN?* Kembali ke *Al Qur'an*--bahkan menjadikannya sebagai panduan dalam berbisnis--sangatlah indah. Kami telah merasakan dan mendapatkan buktinya di Syaamil Group. Bisnis berpandukan Al Qur'an itu mudah dan menyenangkan.
-""Do & don't"" dalam membangun bisnis sesuai nilai-nilai Quran & Hadist
-Mindset bisnis jalan langit agar bisnis membesar dengan tidak melanggar ""do & don't"" nilai-nilai qurani
-Makna Rezeki yang sesungguhnya yang bukan hanya sekedar uang yang menghantarkan kita pada kebahagiaan
-""The Triple Power"" : Formula untuk menghindari bisnis agar tidak merugi sesuai quran dan sunnah
-Pelajaran berharga dari penyebab bisnis yang hancur lebur sehingga menjadikan ini sebagai kegagalan yang menyakitkan
-Mengetahui ayat-ayat Al quran yang harus di pegang erat oleh para pebisnis
-Filosofi doa agar sukses dunia dan akhirat
-Pelajaran Kepemimpinan dari kisah Nabi Yusuf A.S
-Bahaya Riba untuk membangun bisnis
-Rumus kaya dan sukses ala Sahabat Rasul Utsman bin Affan
-Dua sisi penting dalam kepemimpinan (ilmu leadership)
===========================
*DETAIL BUKU*
Penerbit : Sygma Media Inovasi
Tahun : 2020
Halaman : 352 Halaman
Dimensi : 16,5 x 24,5 cm
Bahasa : Indonesia
Cover : Hardcover"
https://berikhtiar.com/fityah.036/product/sygma-kaya-imaji-bisnis-jalan-langit
Berikhtiar
Toko Fityah - Sygma Kaya Imaji - Bisnis Jalan Langit
"Bisnis Jalan Langit: Mindset, Role Model, dan Implementasi Nilai-nilai Al-Qur'an dalam Bisnis (Jalan Langit The Series #2) - Riza Zacharias
Orang yang sukses dalam kehidupan adalah orang yang berhasil menjawab soal-soal kehidupan dan jawabannya sesuai dengan…
Orang yang sukses dalam kehidupan adalah orang yang berhasil menjawab soal-soal kehidupan dan jawabannya sesuai dengan…
*KASUS GOTO, APA PELAJARANNYA?*
*Awas Mafia Brand*
Minggu ini heboh kasus merek GoTo digugat senilai Rp. 1,83 triliun karena dinilai menggunakan nama merek yang sudah dimiliki pihak lain.
Ini adalah kasus kesekian kali di mana dua perusahaan saling berebut merek.
Kasus sebelumnya terjadi pada Geprek Bensu (2020), IKEA (2013), or Kopitiam (2010).
*_Apa pelajarannya bagi para brand-builder? _*
#1. BEDA PRODUK & BRAND
Sebelumnya perlu dipahami bedanya PRODUK n BRAND.
Ingat! Produk (berikut nama n logonya) belum tentu brand. Produk akan menjadi brand hanya jika sudah memiliki "CONNECTION" tertentu dengan konsumen.
"Connection" ini bisa berupa: "dikenal" (istilahnya brand awareness), "diasosiasi" (brand association), "dipersepsi berkualitas" (perceived quality), "diloyali" (brand loyalty) or "dibela" oleh konsumen (brand advocacy").
Karena itu kita sering dengar ungkapan: "Produk dibikin di PABRIK, sementara brand dibangun di HATI/BENAK konsumen."
Atau kalo pakai istilahnya Al Ries: *A product is something made in a FACTORY. A brand is something made in the MIND of customer*.
#2. CEPAT DIDAFTARKAN
Nah, umumnya entrepreneur paling hobi bikin produk (berikut nama n logonya).
Dan kemudian membangun brand (BRAND-BUILDING) dengan berbagai cara: mempromosikannya, menjaga kualitasnya, memperbaiki servisnya, membuat konsumennya loyal, dan sebagainya.
Ketika produk Anda sudah memiliki "CONNECTION" tertentu dengan konsumen, maka ia akan memiliki POSISI yang UNIK n ISTIMEWA di hati konsumen. Dengan kata lain produk Anda sudah menjadi brand.
Posisi unik n istimewa ini harus dilindungi n "diamankan" agar tidak "diserobot" pihak lain. Caranya? Harus didaftarkan ke regulator (kantor merek).
#3. DITELUSURI & DIPASTIKAN
Ketika Anda para brand-builder akan memilih nama n logo untuk brand Anda maka harus dipastikan nama n logo itu belum dipakai oleh pihak lain.
Kenapa?
Karena nama n logo tersebut adalah ASET TERPENTING yang akan membedakan brand Anda dengan brand lain.
Jangan sampai terjadi Anda sudah bertahun-tahun membangun "conection" dengan konsumen; dan brand Anda sudah memiliki posisi unik n istimewa di hati konsumen, tapi tiba-tiba DISEROBOT or DIKLAIM oleh pihak lain.
Itulah kasus nahas yang menimpa GoTo, Geprek Bensu, or Kopitiam.
Follow 👉 @yuswohady
Follow 👉 @inventureknowledge
*Awas Mafia Brand*
Minggu ini heboh kasus merek GoTo digugat senilai Rp. 1,83 triliun karena dinilai menggunakan nama merek yang sudah dimiliki pihak lain.
Ini adalah kasus kesekian kali di mana dua perusahaan saling berebut merek.
Kasus sebelumnya terjadi pada Geprek Bensu (2020), IKEA (2013), or Kopitiam (2010).
*_Apa pelajarannya bagi para brand-builder? _*
#1. BEDA PRODUK & BRAND
Sebelumnya perlu dipahami bedanya PRODUK n BRAND.
Ingat! Produk (berikut nama n logonya) belum tentu brand. Produk akan menjadi brand hanya jika sudah memiliki "CONNECTION" tertentu dengan konsumen.
"Connection" ini bisa berupa: "dikenal" (istilahnya brand awareness), "diasosiasi" (brand association), "dipersepsi berkualitas" (perceived quality), "diloyali" (brand loyalty) or "dibela" oleh konsumen (brand advocacy").
Karena itu kita sering dengar ungkapan: "Produk dibikin di PABRIK, sementara brand dibangun di HATI/BENAK konsumen."
Atau kalo pakai istilahnya Al Ries: *A product is something made in a FACTORY. A brand is something made in the MIND of customer*.
#2. CEPAT DIDAFTARKAN
Nah, umumnya entrepreneur paling hobi bikin produk (berikut nama n logonya).
Dan kemudian membangun brand (BRAND-BUILDING) dengan berbagai cara: mempromosikannya, menjaga kualitasnya, memperbaiki servisnya, membuat konsumennya loyal, dan sebagainya.
Ketika produk Anda sudah memiliki "CONNECTION" tertentu dengan konsumen, maka ia akan memiliki POSISI yang UNIK n ISTIMEWA di hati konsumen. Dengan kata lain produk Anda sudah menjadi brand.
Posisi unik n istimewa ini harus dilindungi n "diamankan" agar tidak "diserobot" pihak lain. Caranya? Harus didaftarkan ke regulator (kantor merek).
#3. DITELUSURI & DIPASTIKAN
Ketika Anda para brand-builder akan memilih nama n logo untuk brand Anda maka harus dipastikan nama n logo itu belum dipakai oleh pihak lain.
Kenapa?
Karena nama n logo tersebut adalah ASET TERPENTING yang akan membedakan brand Anda dengan brand lain.
Jangan sampai terjadi Anda sudah bertahun-tahun membangun "conection" dengan konsumen; dan brand Anda sudah memiliki posisi unik n istimewa di hati konsumen, tapi tiba-tiba DISEROBOT or DIKLAIM oleh pihak lain.
Itulah kasus nahas yang menimpa GoTo, Geprek Bensu, or Kopitiam.
Follow 👉 @yuswohady
Follow 👉 @inventureknowledge
Ketika Si Miskin Membiayai Orang Kaya
Oleh : Salim A. Fillah
Hakikat perniagaan di negeri ini sering saya gambarkan dalam cerita tentang seorang pengusaha kecil yang memiliki produk, katakanlah keripik ubi.
Untuk dapat masuk ke sebuah supermarket besar, produk ini harus melewati sekian uji-saring ketat, dari kualitas hingga kemasan.
Dan akhirnya iapun diterima, terpampang agak tersembunyi di salah satu sudut raknya.
Tapi sistem pembayaran keripik ubi itu adalah konsinyasi; tiga bulan dipajang baru dihitung berapa yang laku.
Laporan bisa diambil sekaligus sisa barang. Lalu pembayaran tunai baru akan diterima secepat-cepatnya sebulan kemudian.
Total empat bulan.
Tapi kalau si pemilik usaha amat kecil ubi ini pada saat menyetorkan dagangannya hendak beli beras atau gula di supermarket itu, bisakah ia minta dihitung nanti dari hasil dagangannya? Tidak!.
Dia harus membayar tunai. Saat itu juga.
Inilah tata ekonomi, di mana orang miskin membiayai orang kaya.
Pemilik usaha kecil itulah yang menopang bisnis para pemodal besar supermarket.
Maka kita selalu bahagia pergi ke pasar tradisional, karena kita akan menemukan nilai-nilai yang amat mahal.
Saking mahalnya, 500 orang terkaya di dunia versi Forbes bersekutupun takkan sanggup membelinya.
Tempo hari, terlihat di Pasar Prawirotaman Yogyakarta, seorang ibu penjual bawang merah dan putih yang asyik mengupasi sebagian dagangan yang sudah keriput kulitnya. Tak banyak yang disandingnya, hanya setampah kecil sahaja.
Lalu seorang lelaki yang lebih muda, sambil tersenyum ke sana kemari menjajakan pisang satu lirang saja, yang dilihat keadaannya memang hanya akan bagus kalau dimakan hari ini segera.
Besok tidak.
Dan tetap asyik dengan pisaunya, sang ibu mendongak, lalu berkata dengan tawa ringan yang memamerkan giginya, "Tolong pisangnya gantungkan di cantelan motorku itu ya Dik, ini uangnya ambil ke sini."
"Ya Mbak, lima ribu saja buat Njenengan."
Maka ketika si Mas usai menaruh pisang itu, sang ibu menyumpalkan tiga uang lima ribuan ke tas plastik si Mas yang berisi jajanan ketika dia mendekat.
Semula lelaki itu tak menyadarinya, tapi setelah berjalan beberapa langkah dia kembali. "Weh, kebanyakan Mbak", katanya.
"Tidak apa-apa, buat jajan anakmu lho Dik. Lagipula pisang segini banyak ya ndak mungkin 5000 to."
"Ndak. Memang segitu harganya Mbak. Jajannya juga sudah ada kok ini." Lalu uang itu dikembalikannya.
Tak mau kalah, Si Ibu segera menyusul Si Mas yang berlari. Memasukkan lagi uang lebihan 10.000 itu ke tas plastiknya. Si Mas tersenyum geleng-geleng kepala. Lalu dengan penuh kesopanan, dia pamit pergi.
Siang hari ketika si Ibu hendak pulang, seorang pedagang bakso menghampirinya. "Ini mbak, baksonya."
"Lho saya tidak pesan itu?"
"Lha tadi Mase penjual pisang yang memesankan itu. Terus dia bilang diracik sama ngasihkannya nanti saja kalau Njenengan mau pulang."
"O Allah... Rejeki. Sembah nuwun Gustiiii..."
Adakah engkau temukan di tempat belanjamu orang saling berebut untuk membahagiakan sesamanya seperti ini?
Ah, mungkin sesekali kau perlu pergi ke pasar yang kaulihat becek dan sumpek itu.
Sebab di sana ada yang tak dapat kaubeli dengan harta, tapi dapat kaurasakan mengaliri hatimu dengan sejuta haru dan makna.
Mari beralih ke pasar tradisional, dan menjadi kaya bersama-sama, bukan memperkaya yang sudah super kaya.
Oleh : Salim A. Fillah
Hakikat perniagaan di negeri ini sering saya gambarkan dalam cerita tentang seorang pengusaha kecil yang memiliki produk, katakanlah keripik ubi.
Untuk dapat masuk ke sebuah supermarket besar, produk ini harus melewati sekian uji-saring ketat, dari kualitas hingga kemasan.
Dan akhirnya iapun diterima, terpampang agak tersembunyi di salah satu sudut raknya.
Tapi sistem pembayaran keripik ubi itu adalah konsinyasi; tiga bulan dipajang baru dihitung berapa yang laku.
Laporan bisa diambil sekaligus sisa barang. Lalu pembayaran tunai baru akan diterima secepat-cepatnya sebulan kemudian.
Total empat bulan.
Tapi kalau si pemilik usaha amat kecil ubi ini pada saat menyetorkan dagangannya hendak beli beras atau gula di supermarket itu, bisakah ia minta dihitung nanti dari hasil dagangannya? Tidak!.
Dia harus membayar tunai. Saat itu juga.
Inilah tata ekonomi, di mana orang miskin membiayai orang kaya.
Pemilik usaha kecil itulah yang menopang bisnis para pemodal besar supermarket.
Maka kita selalu bahagia pergi ke pasar tradisional, karena kita akan menemukan nilai-nilai yang amat mahal.
Saking mahalnya, 500 orang terkaya di dunia versi Forbes bersekutupun takkan sanggup membelinya.
Tempo hari, terlihat di Pasar Prawirotaman Yogyakarta, seorang ibu penjual bawang merah dan putih yang asyik mengupasi sebagian dagangan yang sudah keriput kulitnya. Tak banyak yang disandingnya, hanya setampah kecil sahaja.
Lalu seorang lelaki yang lebih muda, sambil tersenyum ke sana kemari menjajakan pisang satu lirang saja, yang dilihat keadaannya memang hanya akan bagus kalau dimakan hari ini segera.
Besok tidak.
Dan tetap asyik dengan pisaunya, sang ibu mendongak, lalu berkata dengan tawa ringan yang memamerkan giginya, "Tolong pisangnya gantungkan di cantelan motorku itu ya Dik, ini uangnya ambil ke sini."
"Ya Mbak, lima ribu saja buat Njenengan."
Maka ketika si Mas usai menaruh pisang itu, sang ibu menyumpalkan tiga uang lima ribuan ke tas plastik si Mas yang berisi jajanan ketika dia mendekat.
Semula lelaki itu tak menyadarinya, tapi setelah berjalan beberapa langkah dia kembali. "Weh, kebanyakan Mbak", katanya.
"Tidak apa-apa, buat jajan anakmu lho Dik. Lagipula pisang segini banyak ya ndak mungkin 5000 to."
"Ndak. Memang segitu harganya Mbak. Jajannya juga sudah ada kok ini." Lalu uang itu dikembalikannya.
Tak mau kalah, Si Ibu segera menyusul Si Mas yang berlari. Memasukkan lagi uang lebihan 10.000 itu ke tas plastiknya. Si Mas tersenyum geleng-geleng kepala. Lalu dengan penuh kesopanan, dia pamit pergi.
Siang hari ketika si Ibu hendak pulang, seorang pedagang bakso menghampirinya. "Ini mbak, baksonya."
"Lho saya tidak pesan itu?"
"Lha tadi Mase penjual pisang yang memesankan itu. Terus dia bilang diracik sama ngasihkannya nanti saja kalau Njenengan mau pulang."
"O Allah... Rejeki. Sembah nuwun Gustiiii..."
Adakah engkau temukan di tempat belanjamu orang saling berebut untuk membahagiakan sesamanya seperti ini?
Ah, mungkin sesekali kau perlu pergi ke pasar yang kaulihat becek dan sumpek itu.
Sebab di sana ada yang tak dapat kaubeli dengan harta, tapi dapat kaurasakan mengaliri hatimu dengan sejuta haru dan makna.
Mari beralih ke pasar tradisional, dan menjadi kaya bersama-sama, bukan memperkaya yang sudah super kaya.
Selengkapnya bisa tonton di sini: https://www.youtube.com/watch?v=ZgqlFElgsvE, recommended
YouTube
STRATEGI MEMPOPULERKAN SENI BUDAYA ISLAM MELALUI MESIN PENCARI
Sampai akhir Maret 2021 pengguna internet di Indonesia mencapai 212 juta, angka tersebut mendudukkan Indonesia sebagai pengguna internet ke 3 terbesar di Asia setelah India dan Tiongkok.
Menurut portal kompas.com kecenderungan orang menggunakan media sosial…
Menurut portal kompas.com kecenderungan orang menggunakan media sosial…
Setiap transaksi dalam Islam itu harus jelas, tercatat, ada dokumentasinya, tanggal bulan dan tahunnya, siapa yang terlibat, dan lain sebagainya. Tujuannya agar tidak berbuah masalah di kemudian hari.
Apalagi yang berkenaan dengan harta. Karena harta berhubungan dengan ahli waris dan hak masing-masing ahli waris selepas kematian si pemilik harta. Ketika masing-masing terpenuhi haknya secara Islam, maka tidak ada yang terzalimi atau menzalimi, masing-masing ridho dengan pembagian karena menjalankan wasiat Allah, pemilik harta sesungguhnya setelah kematian seseorang.
Lalu bagaimana dong, ini tanah sekian hektar, warisan keluarga yang berhak ada 7 orang, namun dari 7 orang itu 5 sudah meninggal, dari dinas pertanahan meminta kami untuk segera mensertifikatkan tanah ini, mau di atasnamakan ke siapa? bingung saya (anak dari salah seorang ahli waris yang masih hidup).
Ya udah ikutan acara ini aja ya.
Daftarnya di mari ya: https://suuq.orderonline.id/mawaris-bisnis
Apalagi yang berkenaan dengan harta. Karena harta berhubungan dengan ahli waris dan hak masing-masing ahli waris selepas kematian si pemilik harta. Ketika masing-masing terpenuhi haknya secara Islam, maka tidak ada yang terzalimi atau menzalimi, masing-masing ridho dengan pembagian karena menjalankan wasiat Allah, pemilik harta sesungguhnya setelah kematian seseorang.
Lalu bagaimana dong, ini tanah sekian hektar, warisan keluarga yang berhak ada 7 orang, namun dari 7 orang itu 5 sudah meninggal, dari dinas pertanahan meminta kami untuk segera mensertifikatkan tanah ini, mau di atasnamakan ke siapa? bingung saya (anak dari salah seorang ahli waris yang masih hidup).
Ya udah ikutan acara ini aja ya.
Daftarnya di mari ya: https://suuq.orderonline.id/mawaris-bisnis
suuq.orderonline.id
Mawaris Bisnis
Checkout page for "Mawaris Bisnis".
Banyak kejadian:
1. Tanah mangkrak, akhirnya diambil sama mafia tanah, padahal mungkin aja pemiliknya muslim yang meninggalkan banyak ahli waris yang lebih berhak atas tanah itu.
2. Rumah kosong, sampai lama, sampe rusak, tetap belum ada pemiliknya, sampai akhirnya tinggal tanah dan pondasi. Bisa jadi ini rumah warisan yang mungkin tidak diketahui oleh ahli warisnya.
3. Uang ratusan milyar tak bertuan di bank-bank lokal, juga bank-bank luar negeri yang pemiliknya orang Indonesia. Ini terjadi karena tidak pernah memberitahu anak istri/suami tentang hartanya, akhirnya hak ahli warisnya terabaikan
Apa solusi kita? belajar ILMU WARIS (Faridh)
Dengan ilmu ini, kita diminta untuk transparan terhadap harta, harta harus tercatat, jelas pemiliknya, tidak ambigu, ada harta milik istri, milik suami, milik anak, milik ayah, milik ibu dan seterusnya. Intinya adalah wajib melakukan Manajemen Harta agar tidak menimbulkan masalah, perpecahan, konflik kelak di ke mudian hari, saat pemilik harta tiada.
Daftar di sini: https://suuq.orderonline.id/mawaris-bisnis
Ngobrol santai ILMU WARIS/FARAIDH bersama ahlinya, sambil minum susu murni khas Djegang Cafe
1. Tanah mangkrak, akhirnya diambil sama mafia tanah, padahal mungkin aja pemiliknya muslim yang meninggalkan banyak ahli waris yang lebih berhak atas tanah itu.
2. Rumah kosong, sampai lama, sampe rusak, tetap belum ada pemiliknya, sampai akhirnya tinggal tanah dan pondasi. Bisa jadi ini rumah warisan yang mungkin tidak diketahui oleh ahli warisnya.
3. Uang ratusan milyar tak bertuan di bank-bank lokal, juga bank-bank luar negeri yang pemiliknya orang Indonesia. Ini terjadi karena tidak pernah memberitahu anak istri/suami tentang hartanya, akhirnya hak ahli warisnya terabaikan
Apa solusi kita? belajar ILMU WARIS (Faridh)
Dengan ilmu ini, kita diminta untuk transparan terhadap harta, harta harus tercatat, jelas pemiliknya, tidak ambigu, ada harta milik istri, milik suami, milik anak, milik ayah, milik ibu dan seterusnya. Intinya adalah wajib melakukan Manajemen Harta agar tidak menimbulkan masalah, perpecahan, konflik kelak di ke mudian hari, saat pemilik harta tiada.
Daftar di sini: https://suuq.orderonline.id/mawaris-bisnis
Ngobrol santai ILMU WARIS/FARAIDH bersama ahlinya, sambil minum susu murni khas Djegang Cafe
suuq.orderonline.id
Mawaris Bisnis
Checkout page for "Mawaris Bisnis".
📝 *KISAH INSPIRATIF PAGI*
*_Waranya seorang ibu Muslimah. Sehelai Rambutmu Lebih Mulia Dari Jubah Ulama_*
Suatu hari Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullah dikunjungi seorang wanita yang ingin mengadu.
“Ustadz, saya adalah seorang ibu rumah tangga yang sudah lama ditinggal mati suami. Saya ini sangat miskin, sehingga untuk menghidupi anak-anak saya, saya merajut benang di malam hari, sementara siang hari saya gunakan untuk mengurus anak-anak saya dan menyambi sebagai buruh kasar di sela waktu yang ada.
Karena saya tak mampu membeli lampu, maka pekerjaan merajut itu saya lakukan apabila sedang terang bulan.”
Imam Ahmad rahimahullah menyimak dengan serius penuturan ibu tadi. Perasaannya miris mendengar ceritanya yang memprihatinkan.
Dia adalah seorang ulama besar yang kaya raya dan dermawan. Sebenarnya hatinya telah tergerak untuk memberi sedekah kepada wanita itu, namun ia urungkan dahulu karena wanita itu melanjutkan pengaduannya.
“Pada suatu hari, ada rombongan pejabat negara berkemah di depan rumah saya. Mereka menyalakan lampu yang jumlahnya amat banyak sehingga sinarnya terang benderang. Tanpa sepengetahuan mereka, saya segera merajut benang dengan memanfaatkan cahaya lampu-lampu itu.
Tetapi setelah selesai saya sulam, saya bimbang, apakah hasilnya halal atau haram kalau saya jual?
Bolehkah saya makan dari hasil penjualan itu?
Sebab, saya melakukan pekerjaan itu dengan diterangi lampu yang minyaknya dibeli dengan uang negara, dan tentu saja itu tidak lain adalah uang rakyat.”
Imam Ahmad rahimahullah terpesona dengan kemuliaan jiwa wanita itu. Ia begitu jujur, di tengah masyarakat yang bobrok akhlaknya dan hanya memikirkan kesenangan sendiri, tanpa peduli halal haram lagi. Padahal jelas, wanita ini begitu miskin dan papa.
Maka dengan penuh rasa ingin tahu, Imam Ahmad rahimahullah bertanya, “Ibu, sebenarnya engkau ini siapa?”
Dengan suara serak karena penderitaannya yang berkepanjangan, wanita ini mengaku, “Saya ini adik perempuan Basyar Al-Hafi.”
Imam Ahmad rahimahullah makin terkejut. Basyar Al-Hafi rahimahullah adalah Gubernur yang terkenal sangat adil dan dihormati rakyatnya semasa hidupnya. Rupanya, jabatannya yang tinggi tidak disalahgunakannya untuk kepentingan keluarga dan kerabatnya. Sampai-sampai adik kandungnya pun hidup dalam keadaan miskin.
Dengan menghela nafas berat, Imam Ahmad rahimahullah berkata,
“Pada masa kini, ketika orang-orang sibuk memupuk kekayaan dengan berbagai cara, bahkan dengan menggerogoti uang negara dan menipu serta membebani rakyat yang sudah miskin, ternyata masih ada wanita terhormat seperti engkau, ibu. Sungguh, sehelai rambutmu yang terurai dari sela-sela jilbabmu jauh lebih mulia dibanding dengan berlapis-lapis serban yang kupakai dan berlembar-lembar jubah yang dikenakan para ulama.
Subhanallah, sungguh mulianya engkau, hasil rajutan itu engkau haramkan? Padahal bagi kami itu tidak apa-apa, sebab yang engkau lakukan itu tidak merugikan keuangan negara…”
Kemudian Imam Ahmad rahimahullah melanjutkan, “Ibu, izinkan aku memberi penghormatan untukmu. Silahkan engkau meminta apa saja dariku, bahkan sebagian besar hartaku, niscaya akan kuberikan kepada wanita semulia engkau…”.
Diriwayatkan dari Abu Bakr Ash-Shiddiq, dari Rasulullah, beliau bersabda:
لاَ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ جَسَدٌ غُذِيَ بِحَرَامٍ
“Tidak akan masuk ke dalam surga sebuah jasad yang diberi makan dengan yang haram.”
(Shahih Lighairihi, HR. Abu Ya’la, Al-Bazzar, Ath-Thabarani dalam kitab Al-Ausath dan Al-Baihaqi, dan sebagian sanadnya hasan. Shahih At-Targhib 2/150 no. 1730)
*_Waranya seorang ibu Muslimah. Sehelai Rambutmu Lebih Mulia Dari Jubah Ulama_*
Suatu hari Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullah dikunjungi seorang wanita yang ingin mengadu.
“Ustadz, saya adalah seorang ibu rumah tangga yang sudah lama ditinggal mati suami. Saya ini sangat miskin, sehingga untuk menghidupi anak-anak saya, saya merajut benang di malam hari, sementara siang hari saya gunakan untuk mengurus anak-anak saya dan menyambi sebagai buruh kasar di sela waktu yang ada.
Karena saya tak mampu membeli lampu, maka pekerjaan merajut itu saya lakukan apabila sedang terang bulan.”
Imam Ahmad rahimahullah menyimak dengan serius penuturan ibu tadi. Perasaannya miris mendengar ceritanya yang memprihatinkan.
Dia adalah seorang ulama besar yang kaya raya dan dermawan. Sebenarnya hatinya telah tergerak untuk memberi sedekah kepada wanita itu, namun ia urungkan dahulu karena wanita itu melanjutkan pengaduannya.
“Pada suatu hari, ada rombongan pejabat negara berkemah di depan rumah saya. Mereka menyalakan lampu yang jumlahnya amat banyak sehingga sinarnya terang benderang. Tanpa sepengetahuan mereka, saya segera merajut benang dengan memanfaatkan cahaya lampu-lampu itu.
Tetapi setelah selesai saya sulam, saya bimbang, apakah hasilnya halal atau haram kalau saya jual?
Bolehkah saya makan dari hasil penjualan itu?
Sebab, saya melakukan pekerjaan itu dengan diterangi lampu yang minyaknya dibeli dengan uang negara, dan tentu saja itu tidak lain adalah uang rakyat.”
Imam Ahmad rahimahullah terpesona dengan kemuliaan jiwa wanita itu. Ia begitu jujur, di tengah masyarakat yang bobrok akhlaknya dan hanya memikirkan kesenangan sendiri, tanpa peduli halal haram lagi. Padahal jelas, wanita ini begitu miskin dan papa.
Maka dengan penuh rasa ingin tahu, Imam Ahmad rahimahullah bertanya, “Ibu, sebenarnya engkau ini siapa?”
Dengan suara serak karena penderitaannya yang berkepanjangan, wanita ini mengaku, “Saya ini adik perempuan Basyar Al-Hafi.”
Imam Ahmad rahimahullah makin terkejut. Basyar Al-Hafi rahimahullah adalah Gubernur yang terkenal sangat adil dan dihormati rakyatnya semasa hidupnya. Rupanya, jabatannya yang tinggi tidak disalahgunakannya untuk kepentingan keluarga dan kerabatnya. Sampai-sampai adik kandungnya pun hidup dalam keadaan miskin.
Dengan menghela nafas berat, Imam Ahmad rahimahullah berkata,
“Pada masa kini, ketika orang-orang sibuk memupuk kekayaan dengan berbagai cara, bahkan dengan menggerogoti uang negara dan menipu serta membebani rakyat yang sudah miskin, ternyata masih ada wanita terhormat seperti engkau, ibu. Sungguh, sehelai rambutmu yang terurai dari sela-sela jilbabmu jauh lebih mulia dibanding dengan berlapis-lapis serban yang kupakai dan berlembar-lembar jubah yang dikenakan para ulama.
Subhanallah, sungguh mulianya engkau, hasil rajutan itu engkau haramkan? Padahal bagi kami itu tidak apa-apa, sebab yang engkau lakukan itu tidak merugikan keuangan negara…”
Kemudian Imam Ahmad rahimahullah melanjutkan, “Ibu, izinkan aku memberi penghormatan untukmu. Silahkan engkau meminta apa saja dariku, bahkan sebagian besar hartaku, niscaya akan kuberikan kepada wanita semulia engkau…”.
Diriwayatkan dari Abu Bakr Ash-Shiddiq, dari Rasulullah, beliau bersabda:
لاَ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ جَسَدٌ غُذِيَ بِحَرَامٍ
“Tidak akan masuk ke dalam surga sebuah jasad yang diberi makan dengan yang haram.”
(Shahih Lighairihi, HR. Abu Ya’la, Al-Bazzar, Ath-Thabarani dalam kitab Al-Ausath dan Al-Baihaqi, dan sebagian sanadnya hasan. Shahih At-Targhib 2/150 no. 1730)
Kehebatan Harun Ar-Rasyid Mengalahkan Byzantium dan Sejarah Yang Dipalsukan Barat
https://www.youtube.com/watch?v=BplE1cfhBB8
https://www.youtube.com/watch?v=BplE1cfhBB8
YouTube
Kehebatan Harun Ar-Rasyid Mengalahkan Byzantium dan Sejarah Yang Dipalsukan Barat
Kaffah Official berisi konten-koten tentang kisah kisah islam baik yang ada didalam alquran dan hadits maupun dari kitab-kitab islam yang lainnya, semoga bermanfaat bagi kita semua..
sampaikanlah walaupun satu ayat.
Jangan Lupa Share, Like dan Subscribe…
sampaikanlah walaupun satu ayat.
Jangan Lupa Share, Like dan Subscribe…
APAKAH ENGKAU MENCINTAIKU?
"Suamiku, apakah engkau mencintaiku?" isterinya bertanya.
"Ya tentu saja, dirimu sebagian dalam hidupku." jawab Imam Syafie ra.
Mendengar itu isterinya bertanya, "Apakah engkau juga mencintai Allah? Bagaimana mungkin dua cinta menyatu dalam hati seorang mukmin, cinta kepada Allah dan juga mencintaiku?"
Imam Syafie ra tersenyum dan mengatakan kepada isterinya dengan pandangan mata yang lembut dan penuh kasih sayang..
"Karena cintaku kepada Allah, maka aku mencintai makhlukNya, memperlakukan dengan hormat dan penuh kasih sayang terhadap isteriku, anak-anakku dan sesama lainnya. Aku mencintaimu karena cintaku kepada Allah."
"Suamiku, apakah engkau mencintaiku?" isterinya bertanya.
"Ya tentu saja, dirimu sebagian dalam hidupku." jawab Imam Syafie ra.
Mendengar itu isterinya bertanya, "Apakah engkau juga mencintai Allah? Bagaimana mungkin dua cinta menyatu dalam hati seorang mukmin, cinta kepada Allah dan juga mencintaiku?"
Imam Syafie ra tersenyum dan mengatakan kepada isterinya dengan pandangan mata yang lembut dan penuh kasih sayang..
"Karena cintaku kepada Allah, maka aku mencintai makhlukNya, memperlakukan dengan hormat dan penuh kasih sayang terhadap isteriku, anak-anakku dan sesama lainnya. Aku mencintaimu karena cintaku kepada Allah."