Di balik aroma gurih cilok, ada kenyataan pahit yang harus ia hadapi. Penghasilan yang tak menentu membuatnya sulit menyisihkan uang. Dengan tas berisi beberapa potong baju, sisa cilok untuk mengganjal perut, dan perlengkapan sederhana, Asep memulai estafet perjalanannya.
Baca di sini: https://bandung.kompas.com/read/2026/03/18/050159678/berbekal-cilok-yang-tak-laku-dijual-asep-mudik-jalan-kaki-dari-bandung-ke?utm_source=Telegramphoto&utm_medium=Telephoto&utm_campaign=Photo
Baca di sini: https://bandung.kompas.com/read/2026/03/18/050159678/berbekal-cilok-yang-tak-laku-dijual-asep-mudik-jalan-kaki-dari-bandung-ke?utm_source=Telegramphoto&utm_medium=Telephoto&utm_campaign=Photo
π’14π1
Viral Video Petugas Loket PTSP PN Jakpus Diduga Asyik Main Game, Ini Respons Pengadilan
Sebuah video yang diunggah akun Threads @aishsholihah memperlihatkan situasi ruang layanan PTSP dengan pengunjung yang duduk di kursi tunggu, sementara petugas loket terlihat serius menatap ke layar komputer yang menampilkan game.
Klik untuk baca: https://megapolitan.kompas.com/read/2026/03/18/10565321/viral-video-petugas-loket-ptsp-pn-jakpus-diduga-asyik-main-game-ini?utm_source=Telegram&utm_medium=Referral&utm_campaign=Sticky_Desktop
Sebuah video yang diunggah akun Threads @aishsholihah memperlihatkan situasi ruang layanan PTSP dengan pengunjung yang duduk di kursi tunggu, sementara petugas loket terlihat serius menatap ke layar komputer yang menampilkan game.
Klik untuk baca: https://megapolitan.kompas.com/read/2026/03/18/10565321/viral-video-petugas-loket-ptsp-pn-jakpus-diduga-asyik-main-game-ini?utm_source=Telegram&utm_medium=Referral&utm_campaign=Sticky_Desktop
KOMPAS.com
Viral Video Petugas Loket PTSP PN Jakpus Diduga Asyik Main Game, Ini Respons Pengadilan
Video seorang petugas PTSP Pengadilan Negeri Jakarta Pusat asyik bermain game saat jam kerja viral di media sosial. Begini penjelasan PN Jakpus.
π4π€¬3β€2
Menengok Rencana Efisiensi ala Prabowo: Tiru Cara Pakistan
"Umpamanya berapa ASN dan pejabat tidak usah ke kantor, mengurangi macet dan melaksanakan penghematan besar-besaran. Mengurangi hari kerja pun harus kita pertimbangkan dan langkah-langkah penghematan lainnya," imbuh dia.
Klik untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2026/03/18/10562321/menengok-rencana-efisiensi-ala-prabowo-tiru-cara-pakistan?utm_source=Telegram&utm_medium=Referral&utm_campaign=Sticky_Desktop
"Umpamanya berapa ASN dan pejabat tidak usah ke kantor, mengurangi macet dan melaksanakan penghematan besar-besaran. Mengurangi hari kerja pun harus kita pertimbangkan dan langkah-langkah penghematan lainnya," imbuh dia.
Klik untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2026/03/18/10562321/menengok-rencana-efisiensi-ala-prabowo-tiru-cara-pakistan?utm_source=Telegram&utm_medium=Referral&utm_campaign=Sticky_Desktop
KOMPAS.com
Menengok Rencana Efisiensi ala Prabowo: Tiru Cara Pakistan
Prabowo dorong efisiensi APBN di tengah ancaman defisit akibat konflik Timur Tengah. Opsi WFH, potong gaji, dan hemat BBM ala Pakistan jadi contoh.
π©8β€2π2
Sebanyak empat prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) terlibat dalam aksi penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus.
Klik untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2026/03/18/14174131/4-prajurit-tni-diduga-terlibat-penyiraman-air-keras-aktivis-kontras-andrie?utm_source=Telegramphoto&utm_medium=Telephoto&utm_campaign=Photo
Klik untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2026/03/18/14174131/4-prajurit-tni-diduga-terlibat-penyiraman-air-keras-aktivis-kontras-andrie?utm_source=Telegramphoto&utm_medium=Telephoto&utm_campaign=Photo
π±4π3β€1
βIni hasil dari pengambilan gambar terhadap CCTV yang sudah kami peroleh. Kami tekankan, sama sekali tidak dilakukan perubahan ataupun pengolahan sehingga kami dapat pertanggungjawabkan bahwa ini bukan hasil artificial intelligence (AI),β kata Iman dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Rabu (18/3/2026).
Klik untuk baca: https://megapolitan.kompas.com/read/2026/03/18/15134731/ini-foto-wajah-penyiram-air-keras-andrie-yunus-asli-dari-cctv-bukan-hasil?utm_source=Telegram&utm_medium=Referral&utm_campaign=Sticky_Desktop
Klik untuk baca: https://megapolitan.kompas.com/read/2026/03/18/15134731/ini-foto-wajah-penyiram-air-keras-andrie-yunus-asli-dari-cctv-bukan-hasil?utm_source=Telegram&utm_medium=Referral&utm_campaign=Sticky_Desktop
π1π©1
Melihat Ramadhan lebih dekat, menemukan makna di setiap langkah πβ¨
Dari perjalanan, refleksi, hingga kisah yang menginspirasi, semua ada untuk menemani ibadahmu jadi lebih bermakna.
Yuk, jelajahi Ramadhan dengan hati yang lebih jernih.
π www.kompas.com/ramadhan/lebih-dekat
#CahayaUntukKembali #JernihBerbagiKebaikan #Ramadhan1447H #Kompascom
Dari perjalanan, refleksi, hingga kisah yang menginspirasi, semua ada untuk menemani ibadahmu jadi lebih bermakna.
Yuk, jelajahi Ramadhan dengan hati yang lebih jernih.
π www.kompas.com/ramadhan/lebih-dekat
#CahayaUntukKembali #JernihBerbagiKebaikan #Ramadhan1447H #Kompascom
Mudik jadi momen pulang yang dinanti. Tapi di tengah perjalanan, jangan sampai waktu ibadah terlewat. πβ¨
Bawa jadwal salat dan imsakiyah ke mana pun kamu pergi, agar setiap langkah mudik tetap selaras dengan waktu ibadah.
Kunjungi #CahayaUntukKembali di Kompas.com dan unduh jadwal sesuai kotamu sekarang.
π kompas.com/ramadhan/jadwal-imsakiyah
#LangkahEmasRaihKemenangan #MelayaniSepenuhHati #BSI #Ramadan1447H ππ
Bawa jadwal salat dan imsakiyah ke mana pun kamu pergi, agar setiap langkah mudik tetap selaras dengan waktu ibadah.
Kunjungi #CahayaUntukKembali di Kompas.com dan unduh jadwal sesuai kotamu sekarang.
π kompas.com/ramadhan/jadwal-imsakiyah
#LangkahEmasRaihKemenangan #MelayaniSepenuhHati #BSI #Ramadan1447H ππ
π2
β¨ Satu Al-Qurβan, sejuta keberkahan.
Melalui program Sedekah Al-Qurβan, kita bisa ikut menghadirkan mushaf bagi mereka yang membutuhkan, anak-anak yang sedang belajar membaca, menghafal, dan mencintai Al-Qurβan.
Setiap ayat yang dibaca, setiap huruf yang dilafalkan, insyaAllah menjadi pahala yang terus mengalir. π€²π
Mengajak pembaca Kompas.com mewujudkan lebih banyak kebaikan bersama.
Salurkan donasi terbaikmu melalui qr code diatas / link berikut:
π kitabisa.com/jernihberbagialquran
#SedekahQuran #JernihBerbagi #CahayaUntukKembali
Melalui program Sedekah Al-Qurβan, kita bisa ikut menghadirkan mushaf bagi mereka yang membutuhkan, anak-anak yang sedang belajar membaca, menghafal, dan mencintai Al-Qurβan.
Setiap ayat yang dibaca, setiap huruf yang dilafalkan, insyaAllah menjadi pahala yang terus mengalir. π€²π
Mengajak pembaca Kompas.com mewujudkan lebih banyak kebaikan bersama.
Salurkan donasi terbaikmu melalui qr code diatas / link berikut:
π kitabisa.com/jernihberbagialquran
#SedekahQuran #JernihBerbagi #CahayaUntukKembali
β€1
Kuasa Hukum Andrie Yunus Kaget TNI Tiba-tiba Ungkap 4 Anggotanya Siram Air Keras
ββ¦ Kami khawatir empat orang ini ternyata bukan pelaku yang sebenarnya," kata Kuasa Hukum Andrie Yunus Fadhil Alfarhan.
Klik untuk baca: https://megapolitan.kompas.com/read/2026/03/18/16125941/kuasa-hukum-andrie-yunus-kaget-tni-tiba-tiba-ungkap-4-anggotanya-siram?utm_source=Telegram&utm_medium=Referral&utm_campaign=Sticky_Desktop
ββ¦ Kami khawatir empat orang ini ternyata bukan pelaku yang sebenarnya," kata Kuasa Hukum Andrie Yunus Fadhil Alfarhan.
Klik untuk baca: https://megapolitan.kompas.com/read/2026/03/18/16125941/kuasa-hukum-andrie-yunus-kaget-tni-tiba-tiba-ungkap-4-anggotanya-siram?utm_source=Telegram&utm_medium=Referral&utm_campaign=Sticky_Desktop
KOMPAS.com
Kuasa Hukum Andrie Yunus Kaget TNI Tiba-tiba Ungkap 4 Anggotanya Siram Air Keras
Kuasa hukum Andrie Yunus mengaku terkejut dengan langkah TNI yang tiba-tiba mengungkap 4 prajurit terlibat kasus penyiraman air keras Andrie Yunus.
π3β€1
*Mata Kanan Andrie Yunus Alami Kerusakan Kornea 40 Persen Usai Disiram Air Keras*
"... Tim medis telah melakukan pemasangan membran amnion serta pemberian terapi anti-inflamasi untuk melindungi permukaan mata dan mendukung proses penyembuhan," ujar Manajer Hukum dan Humas RSCM, Yoga Nara.
Klik untuk baca: https://megapolitan.kompas.com/read/2026/03/18/18341161/mata-kanan-andrie-yunus-alami-kerusakan-kornea-40-persen-usai-disiram-air?utm_source=Telegram&utm_medium=Referral&utm_campaign=Sticky_Desktop
"... Tim medis telah melakukan pemasangan membran amnion serta pemberian terapi anti-inflamasi untuk melindungi permukaan mata dan mendukung proses penyembuhan," ujar Manajer Hukum dan Humas RSCM, Yoga Nara.
Klik untuk baca: https://megapolitan.kompas.com/read/2026/03/18/18341161/mata-kanan-andrie-yunus-alami-kerusakan-kornea-40-persen-usai-disiram-air?utm_source=Telegram&utm_medium=Referral&utm_campaign=Sticky_Desktop
KOMPAS.com
Mata Kanan Andrie Yunus Alami Kerusakan Kornea 40 Persen Usai Disiram Air Keras
Andrie Yunus, Wakil Koordinator KontraS, korban penyiraman air keras, alami kerusakan mata.
π’5
Trump Ngambek Tak Ada Sekutu yang Bantu AS di Selat Hormuz: Kami Tak Butuh Siapa Pun
"...Kita melindungi mereka, tetapi mereka tidak melakukan apa pun untuk kita, terutama di saat dibutuhkan...,β ujar Donald Trump.
Klik untuk baca: https://internasional.kompas.com/read/2026/03/18/194000870/trump-ngambek-tak-ada-sekutu-yang-bantu-as-di-selat-hormuz--kami-tak?utm_source=Telegram&utm_medium=Referral&utm_campaign=Sticky_Desktop
"...Kita melindungi mereka, tetapi mereka tidak melakukan apa pun untuk kita, terutama di saat dibutuhkan...,β ujar Donald Trump.
Klik untuk baca: https://internasional.kompas.com/read/2026/03/18/194000870/trump-ngambek-tak-ada-sekutu-yang-bantu-as-di-selat-hormuz--kami-tak?utm_source=Telegram&utm_medium=Referral&utm_campaign=Sticky_Desktop
KOMPAS.com
Trump Ngambek Tak Ada Sekutu yang Bantu AS di Selat Hormuz: Kami Tak Butuh Siapa Pun
Donald Trump kecewa pada negara sekutu AS yang menolak permintaan bantuan untuk membuka kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz.
π€£24π©5β€4π2π1
Serangan Balasan Iran Hantam Pusat Gas Terbesar Dunia di Qatar, Krisis Makin Dalam?
Klik untuk baca: https://internasional.kompas.com/read/2026/03/19/053000570/serangan-balasan-iran-hantam-pusat-gas-terbesar-dunia-di-qatar-krisis?utm_source=Telegram&utm_medium=Referral&utm_campaign=Sticky_Desktop
Klik untuk baca: https://internasional.kompas.com/read/2026/03/19/053000570/serangan-balasan-iran-hantam-pusat-gas-terbesar-dunia-di-qatar-krisis?utm_source=Telegram&utm_medium=Referral&utm_campaign=Sticky_Desktop
KOMPAS.com
Serangan Balasan Iran Hantam Pusat Gas Terbesar Dunia di Qatar, Krisis Makin Dalam?
Iran melancarkan serangan balasan yang menghantam Ras Laffan, pusat gas alam cair (LNG) terbesar dunia yang terletak di Qatar, Rabu (18/3/2026) malam.
π₯9β€3π2π1
Mudik jadi momen pulang yang dinanti. Tapi di tengah perjalanan, jangan sampai waktu ibadah terlewat. πβ¨
Bawa jadwal salat dan imsakiyah ke mana pun kamu pergi, agar setiap langkah mudik tetap selaras dengan waktu ibadah.
Kunjungi #CahayaUntukKembali di Kompas.com dan unduh jadwal sesuai kotamu sekarang.
π kompas.com/ramadhan/jadwal-imsakiyah
#LangkahEmasRaihKemenangan #MelayaniSepenuhHati #BSI #Ramadan1447H ππ
Bawa jadwal salat dan imsakiyah ke mana pun kamu pergi, agar setiap langkah mudik tetap selaras dengan waktu ibadah.
Kunjungi #CahayaUntukKembali di Kompas.com dan unduh jadwal sesuai kotamu sekarang.
π kompas.com/ramadhan/jadwal-imsakiyah
#LangkahEmasRaihKemenangan #MelayaniSepenuhHati #BSI #Ramadan1447H ππ
β€1
Sidang Isbat Penentuan Idul Fitri 2026 Digelar Hari Ini, Simak Jadwal dan Mekanismenya
Klik untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2026/03/19/05462491/sidang-isbat-penentuan-idul-fitri-2026-digelar-hari-ini-simak-jadwal-dan?source=wp_berita_terbaru?utm_source=Telegram&utm_medium=Referral&utm_campaign=Sticky_Desktop
Klik untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2026/03/19/05462491/sidang-isbat-penentuan-idul-fitri-2026-digelar-hari-ini-simak-jadwal-dan?source=wp_berita_terbaru?utm_source=Telegram&utm_medium=Referral&utm_campaign=Sticky_Desktop
KOMPAS.com
Sidang Isbat Penentuan Idul Fitri 2026 Digelar Hari Ini, Simak Jadwal dan Mekanismenya
Kementerian Agama gelar Sidang Isbat hari ini untuk penetapan 1 Syawal 1447 H atau Hari Raya Idul Fitri 2026. Hasilnya dinanti publik!
β€3
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras: Dari BAIS, Motif Masih Gelap, Dalang Dicari
Klik untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2026/03/19/07105131/4-anggota-tni-penyiram-air-keras-dari-bais-motif-masih-gelap-dalang-dicari?utm_source=Telegram&utm_medium=Referral&utm_campaign=Sticky_Desktop
Klik untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2026/03/19/07105131/4-anggota-tni-penyiram-air-keras-dari-bais-motif-masih-gelap-dalang-dicari?utm_source=Telegram&utm_medium=Referral&utm_campaign=Sticky_Desktop
KOMPAS.com
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras: Dari BAIS, Motif Masih Gelap, Dalang Dicari
Empat anggota BAIS merupakan pelaku penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus dari KontraS. Motif dan dalang masih didalami.
π€£6β€3
Selamat Hari Raya Nyepi 1948 Saka πβ¨
Momentum hening ini menjadi saat yang tepat untuk menyucikan diri, menata hati, dan merefleksikan langkah ke depan di tengah jeda dari hiruk pikuk kehidupan.
Melalui keheningan, hadir ruang untuk kembali pada makna, menemukan kedamaian, serta memperkuat harmoni dengan diri sendiri dan sekitar.
Sematkan pesan damaimu untuk rayakan indahnya Nyepi.
Buat ucapan versimu sekarang:
https://warta.kompas.com/read/2026/03/18/210000089/kekhusyukan-nyepi-di-tengah-gema-malam-takbir-di-pulau-dewata-wujudkan-visi?utm_source=Socmed&utm_medium=Telegram&utm_campaign=Nyepi&utm_term=Mar+26&utm_content=KCM
Momentum hening ini menjadi saat yang tepat untuk menyucikan diri, menata hati, dan merefleksikan langkah ke depan di tengah jeda dari hiruk pikuk kehidupan.
Melalui keheningan, hadir ruang untuk kembali pada makna, menemukan kedamaian, serta memperkuat harmoni dengan diri sendiri dan sekitar.
Sematkan pesan damaimu untuk rayakan indahnya Nyepi.
Buat ucapan versimu sekarang:
https://warta.kompas.com/read/2026/03/18/210000089/kekhusyukan-nyepi-di-tengah-gema-malam-takbir-di-pulau-dewata-wujudkan-visi?utm_source=Socmed&utm_medium=Telegram&utm_campaign=Nyepi&utm_term=Mar+26&utm_content=KCM
π5β€2
Resmi, Arab Saudi Rayakan Idul Fitri 1447 H pada 20 Maret
Klik untuk baca: https://www.kompas.com/global/read/2026/03/19/063000970/resmi-arab-saudi-rayakan-idul-fitri-1447-h-pada-20-maret?utm_source=Telegram&utm_medium=Referral&utm_campaign=Sticky_Desktop
Klik untuk baca: https://www.kompas.com/global/read/2026/03/19/063000970/resmi-arab-saudi-rayakan-idul-fitri-1447-h-pada-20-maret?utm_source=Telegram&utm_medium=Referral&utm_campaign=Sticky_Desktop
KOMPAS.com
Resmi, Arab Saudi Rayakan Idul Fitri 1447 H pada 20 Maret
Arab Saudi menetapkan hari raya Idul Fitri 1 Syawal 144 Hijriah jatuh pada Jumat (20/3/2026).
π2
BREAKING NEWS! Hasil Sidang Isbat, Idul Fitri 2026 Jatuh pada 21 Maret
Klik untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2026/03/19/19490271/breaking-news-hasil-sidang-isbat-idul-fitri-2026-jatuh-pada-21-maret?utm_source=Telegram&utm_medium=Referral&utm_campaign=Sticky_Desktop
Klik untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2026/03/19/19490271/breaking-news-hasil-sidang-isbat-idul-fitri-2026-jatuh-pada-21-maret?utm_source=Telegram&utm_medium=Referral&utm_campaign=Sticky_Desktop
KOMPAS.com
BREAKING NEWS! Hasil Sidang Isbat, Idul Fitri 2026 Jatuh pada 21 Maret
Pemerintah lewat sidang isbat menetapkan sebagai 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idul Fitri 2026 pada Sabtu, 21 Maret 2026.
π7π«‘3β€1π1
"Banyak pejabat tidak efisien, bayangkan ada pemda yang membeli mobil dinas seharga Rp 8 miliar. Padahal, saya sebagai Presiden menggunakan mobil Maung buatan dalam negeri yang harganya jauh lebih murah. Kita akan selidiki semua demi efisiensi," ujar Prabowo.
Klik link untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2026/03/20/05083431/prabowo-sorot-ada-kepala-daerah-mobilnya-rp-8-miliar-kritik-belanja-daerah?utm_source=Telegramphoto&utm_medium=Telephoto&utm_campaign=Photo
Klik link untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2026/03/20/05083431/prabowo-sorot-ada-kepala-daerah-mobilnya-rp-8-miliar-kritik-belanja-daerah?utm_source=Telegramphoto&utm_medium=Telephoto&utm_campaign=Photo
π10π₯3π₯±3β€2π©1π€‘1
WFH 1 Hari ASN-Swasta Jadi Jurus Pemerintah Hemat Energi
"Pemerintah tengah mengkaji fleksibilitas work from home (WFH) satu hari dalam seminggu untuk efisiensi biaya akibat tingginya harga minyak. Penghematan ini diperkirakan mencapai seperlima dari pengeluaran rutin dan direncanakan berlaku bagi ASN, sektor swasta, serta pemerintah daerah," kata Airlangga.
Klik link untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2026/03/20/06155181/wfh-1-hari-asn-swasta-jadi-jurus-pemerintah-hemat-energi?utm_source=Telegram&utm_medium=Referral&utm_campaign=Sticky_Desktop
"Pemerintah tengah mengkaji fleksibilitas work from home (WFH) satu hari dalam seminggu untuk efisiensi biaya akibat tingginya harga minyak. Penghematan ini diperkirakan mencapai seperlima dari pengeluaran rutin dan direncanakan berlaku bagi ASN, sektor swasta, serta pemerintah daerah," kata Airlangga.
Klik link untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2026/03/20/06155181/wfh-1-hari-asn-swasta-jadi-jurus-pemerintah-hemat-energi?utm_source=Telegram&utm_medium=Referral&utm_campaign=Sticky_Desktop
KOMPAS.com
WFH 1 Hari ASN-Swasta Jadi Jurus Pemerintah Hemat Energi
Penerapan kebijakan WFH untuk ASN dan swasta kemungkinan dimulai selepas Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, ketika teknis kebijakannya sudah rampung.
π4π©3
Gendong Ransel dan Bantal Leher, Pria Ini Jalan Kaki dari Bekasi ke Karawang demi Menjenguk Ibu di Surabaya
Arifin rela menempuh perjalanan dari Riau menuju Jakarta hanya dengan perlengkapan seadanya setelah mendengar kabar ibunya sakit. Karena kehabisan ongkos setibanya di Jakarta pada Kamis (19/3/2026), ia sempat menumpang kendaraan ke Bekasi sebelum akhirnya terpaksa berjalan kaki hingga ke Karawang.
Klik link untuk baca: http://regional.kompas.com/read/2026/03/20/050000978/gendong-ransel-dan-bantal-leher-pria-ini-jalan-kaki-dari-bekasi-ke-karawang?utm_source=Telegram&utm_medium=Referral&utm_campaign=Sticky_Desktop
Arifin rela menempuh perjalanan dari Riau menuju Jakarta hanya dengan perlengkapan seadanya setelah mendengar kabar ibunya sakit. Karena kehabisan ongkos setibanya di Jakarta pada Kamis (19/3/2026), ia sempat menumpang kendaraan ke Bekasi sebelum akhirnya terpaksa berjalan kaki hingga ke Karawang.
Klik link untuk baca: http://regional.kompas.com/read/2026/03/20/050000978/gendong-ransel-dan-bantal-leher-pria-ini-jalan-kaki-dari-bekasi-ke-karawang?utm_source=Telegram&utm_medium=Referral&utm_campaign=Sticky_Desktop
KOMPAS.com
Gendong Ransel dan Bantal Leher, Pria Ini Jalan Kaki dari Bekasi ke Karawang demi Menjenguk Ibu di Surabaya
Arifin, pemudik asal Pekanbaru, nekat jalan kaki dari Bekasi ke Karawang demi jenguk ibu sakit di Surabaya. Beruntung dibantu Polres Karawang.
π12π’8β€3