Nama Bayi Muhammad MBG Subianto Resmi Diganti, Jadi Muhammad Bintang Gemilang Subianto
Nama bayi Muhammad MBG Subianto resmi diganti. Kini jadi Muhammad Bintang Gemilang Subianto. Tetap pertahankan unsur MBG.
https://regional.kompas.com/read/2026/07/28/145832978/nama-bayi-muhammad-mbg-subianto-resmi-diganti-jadi-muhammad-bintang?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
Nama bayi Muhammad MBG Subianto resmi diganti. Kini jadi Muhammad Bintang Gemilang Subianto. Tetap pertahankan unsur MBG.
https://regional.kompas.com/read/2026/07/28/145832978/nama-bayi-muhammad-mbg-subianto-resmi-diganti-jadi-muhammad-bintang?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
KOMPAS.com
Nama Bayi Muhammad MBG Subianto Resmi Diganti, Jadi Muhammad Bintang Gemilang Subianto
Nama bayi Muhammad MBG Subianto resmi diganti. Kini jadi Muhammad Bintang Gemilang Subianto. Tetap pertahankan unsur MBG.
๐คก4๐3๐1
Sewa Stan Pasar Malam Sekaten Solo Tembus Rp 7 Juta, Pedagang Pilih Tak Jualan
Mereka mengeluhkan tarif sewa stan yang berkisar antara Rp 2 juta hingga Rp 7 juta.
https://regional.kompas.com/read/2026/07/28/144059978/sewa-stan-pasar-malam-sekaten-solo-tembus-rp-7-juta-pedagang-pilih-tak?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
Mereka mengeluhkan tarif sewa stan yang berkisar antara Rp 2 juta hingga Rp 7 juta.
https://regional.kompas.com/read/2026/07/28/144059978/sewa-stan-pasar-malam-sekaten-solo-tembus-rp-7-juta-pedagang-pilih-tak?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
KOMPAS.com
Sewa Stan Pasar Malam Sekaten Solo Tembus Rp 7 Juta, Pedagang Pilih Tak Jualan
Mereka mengeluhkan tarif sewa stan yang berkisar antara Rp 2 juta hingga Rp 7 juta.
๐4๐1
Tetangga di Banyumas Sebut Sutrimo Kerja Tunggu Rumah Bos Kejaksaan
"Kerja ikut bos kejaksaan, tunggu rumah. Dia di perantauan dari dulu".
https://regional.kompas.com/read/2026/07/28/161506778/tetangga-di-banyumas-sebut-sutrimo-kerja-tunggu-rumah-bos-kejaksaan?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
"Kerja ikut bos kejaksaan, tunggu rumah. Dia di perantauan dari dulu".
https://regional.kompas.com/read/2026/07/28/161506778/tetangga-di-banyumas-sebut-sutrimo-kerja-tunggu-rumah-bos-kejaksaan?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
KOMPAS.com
Tetangga di Banyumas Sebut Sutrimo Kerja Tunggu Rumah Bos Kejaksaan
'Kerja ikut bos kejaksaan, tunggu rumah. Dia di perantauan dari dulu'.
"Saya Orang Kecil, Kenapa Harus Malu?" Kisah Warga Andalkan Rumah Makan Gratis di Bekasi
Salah satu penerima makan gratis di Rumah Makan Gratis Damaris di Bekasi mengaku sangat terbantu dengan bantuan yang diberikan.
https://megapolitan.kompas.com/read/2026/07/28/16465561/saya-orang-kecil-kenapa-harus-malu-kisah-warga-andalkan-rumah-makan?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
Salah satu penerima makan gratis di Rumah Makan Gratis Damaris di Bekasi mengaku sangat terbantu dengan bantuan yang diberikan.
https://megapolitan.kompas.com/read/2026/07/28/16465561/saya-orang-kecil-kenapa-harus-malu-kisah-warga-andalkan-rumah-makan?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
KOMPAS.com
"Saya Orang Kecil, Kenapa Harus Malu?" Kisah Warga Andalkan Rumah Makan Gratis di Bekasi
Salah satu penerima makan gratis di Rumah Makan Gratis Damaris di Bekasi mengaku sangat terbantu dengan bantuan yang diberikan.
โค5๐3
Zulhas Bantah Pengadaan Kipas Angin Rp 1,8 Triliun Kopdes Merah Putih
Adapun ramai di media sosial disebut, anggaran itu untuk pengadaan 1,8 juta unit kipas angin.
https://money.kompas.com/read/2026/07/28/162307526/zulhas-bantah-pengadaan-kipas-angin-rp-18-triliun-kopdes-merah-putih?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
Adapun ramai di media sosial disebut, anggaran itu untuk pengadaan 1,8 juta unit kipas angin.
https://money.kompas.com/read/2026/07/28/162307526/zulhas-bantah-pengadaan-kipas-angin-rp-18-triliun-kopdes-merah-putih?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
KOMPAS.com
Zulhas Bantah Pengadaan Kipas Angin Rp 1,8 Triliun Kopdes Merah Putih
Adapun ramai di media sosial disebut, anggaran itu untuk pengadaan 1,8 juta unit kipas angin.
๐ฉ8๐2๐1
Tangis Pemulung dan Anak Kelaparan, Saat Rumah Makan Gratis Bekasi Terus Berbagi Makanan
Yayasan Damaris Pancasila Indonesia membuka rumah makan gratis di Bekasi, tawarkan makanan layak dan nyaman bagi yang membutuhkan, berkat donatur dan semangat relawan.
https://megapolitan.kompas.com/read/2026/07/28/14464871/tangis-pemulung-dan-anak-kelaparan-saat-rumah-makan-gratis-bekasi-terus?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
Yayasan Damaris Pancasila Indonesia membuka rumah makan gratis di Bekasi, tawarkan makanan layak dan nyaman bagi yang membutuhkan, berkat donatur dan semangat relawan.
https://megapolitan.kompas.com/read/2026/07/28/14464871/tangis-pemulung-dan-anak-kelaparan-saat-rumah-makan-gratis-bekasi-terus?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
KOMPAS.com
Tangis Pemulung dan Anak Kelaparan, Saat Rumah Makan Gratis Bekasi Terus Berbagi Makanan
Yayasan Damaris Pancasila Indonesia membuka rumah makan gratis di Bekasi, tawarkan makanan layak dan nyaman bagi yang membutuhkan, berkat donatur dan semangat relawan.
๐7โค1
4 Bulan Menumpang Tidur di Masjid, Evi Berjuang Cari Kerja di Job Fair
Dengan bantuan tongkat, Evi berjalan perlahan menyusuri stan-stan perusahaan yang membuka lowongan dalam acara Timur Career Fest dan Bazaar.
https://megapolitan.kompas.com/read/2026/07/28/18064571/4-bulan-menumpang-tidur-di-masjid-evi-berjuang-cari-kerja-di-job-fair?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
Dengan bantuan tongkat, Evi berjalan perlahan menyusuri stan-stan perusahaan yang membuka lowongan dalam acara Timur Career Fest dan Bazaar.
https://megapolitan.kompas.com/read/2026/07/28/18064571/4-bulan-menumpang-tidur-di-masjid-evi-berjuang-cari-kerja-di-job-fair?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
KOMPAS.com
4 Bulan Menumpang Tidur di Masjid, Evi Berjuang Cari Kerja di Job Fair
Dengan bantuan tongkat, Evi berjalan perlahan menyusuri stan-stan perusahaan yang membuka lowongan dalam acara Timur Career Fest dan Bazaar.
๐4๐ซก4โค1๐ฅ1
Sekaten Memanas, Kubu PB XIV Purboyo dan LDA Minta Pasar Malam Disetop
PB XIV Purboyo dan LDA sama-sama meminta pasar malam Sekaten di Keraton Solo dihentikan.
https://regional.kompas.com/read/2026/07/28/070300878/sekaten-memanas-kubu-pb-xiv-purboyo-dan-lda-minta-pasar-malam-disetop?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
PB XIV Purboyo dan LDA sama-sama meminta pasar malam Sekaten di Keraton Solo dihentikan.
https://regional.kompas.com/read/2026/07/28/070300878/sekaten-memanas-kubu-pb-xiv-purboyo-dan-lda-minta-pasar-malam-disetop?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
KOMPAS.com
Sekaten Memanas, Kubu PB XIV Purboyo dan LDA Minta Pasar Malam Disetop
PB XIV Purboyo dan LDA sama-sama meminta pasar malam Sekaten di Keraton Solo dihentikan.
๐4โค1๐คก1๐ฅด1
Saat Bersaksi, Batik yang Dipakai Pejabat Bea Cukai Ternyata Hasil Uang Suap
Baju batik cokelat yang dikenakan mantan Kepala Seksi Intelijen Cukai Kantor Pusat Bea Cukai, Hendy Dwi Cahyono menjadi perhatian.
https://nasional.kompas.com/read/2026/07/28/19350521/saat-bersaksi-batik-yang-dipakai-pejabat-bea-cukai-ternyata-hasil-uang-suap?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
Baju batik cokelat yang dikenakan mantan Kepala Seksi Intelijen Cukai Kantor Pusat Bea Cukai, Hendy Dwi Cahyono menjadi perhatian.
https://nasional.kompas.com/read/2026/07/28/19350521/saat-bersaksi-batik-yang-dipakai-pejabat-bea-cukai-ternyata-hasil-uang-suap?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
KOMPAS.com
Saat Bersaksi, Batik yang Dipakai Pejabat Bea Cukai Ternyata Hasil Uang Suap
Baju batik cokelat yang dikenakan mantan Kepala Seksi Intelijen Cukai Kantor Pusat Bea Cukai, Hendy Dwi Cahyono menjadi perhatian.
๐คก6๐คฃ3โค1๐1
Pejabat Bea Cukai Akui Dana Operasional dari Hasil Suap Dipakai untuk Biayai Misi Intelijen Tertutup
Mantan pejabat Bea Cukai beberkan penggunaan dana operasional "gaib" untuk intelijen tertutup. Total suap dan gratifikasi mencapai Rp78,8 miliar.
https://nasional.kompas.com/read/2026/07/28/16293661/pejabat-bea-cukai-akui-dana-operasional-dari-hasil-suap-dipakai-untuk-biayai?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
Mantan pejabat Bea Cukai beberkan penggunaan dana operasional "gaib" untuk intelijen tertutup. Total suap dan gratifikasi mencapai Rp78,8 miliar.
https://nasional.kompas.com/read/2026/07/28/16293661/pejabat-bea-cukai-akui-dana-operasional-dari-hasil-suap-dipakai-untuk-biayai?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
KOMPAS.com
Pejabat Bea Cukai Akui Dana Operasional dari Hasil Suap Dipakai untuk Biayai Misi Intelijen Tertutup
Mantan pejabat Bea Cukai beberkan penggunaan dana operasional 'gaib' untuk intelijen tertutup. Total suap dan gratifikasi mencapai Rp78,8 miliar.
๐4๐ฉ3๐คก2โค1
Menko Zulhas: Anggaran Kipas Angin Rp 1,8 T untuk Kopdes Akan Diverifikasi BPK
Menteri Koordinator bidang Pangan Zulkifli Hasan sebut anggaran kipas angin Kopdes Merah Putih senilai Rp 1,8 triliun akan diverifikasi BPK.
https://nasional.kompas.com/read/2026/07/28/23071291/menko-zulhas-anggaran-kipas-angin-rp-18-t-untuk-kopdes-akan-diverifikasi-bpk?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
Menteri Koordinator bidang Pangan Zulkifli Hasan sebut anggaran kipas angin Kopdes Merah Putih senilai Rp 1,8 triliun akan diverifikasi BPK.
https://nasional.kompas.com/read/2026/07/28/23071291/menko-zulhas-anggaran-kipas-angin-rp-18-t-untuk-kopdes-akan-diverifikasi-bpk?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
KOMPAS.com
Menko Zulhas: Anggaran Kipas Angin Rp 1,8 T untuk Kopdes Akan Diverifikasi BPK
Menteri Koordinator bidang Pangan Zulkifli Hasan sebut anggaran kipas angin Kopdes Merah Putih senilai Rp 1,8 triliun akan diverifikasi BPK.
๐ฉ5๐2๐ค2๐คฎ2๐คก2๐1
Kesaksian Pejabat Bea Cukai: Amplop Dolar hingga โBersih-bersihโ Jelang OTT
https://nasional.kompas.com/read/2026/07/29/05313971/kesaksian-pejabat-bea-cukai-amplop-dolar-hingga-bersih-bersih-jelang-ott?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
https://nasional.kompas.com/read/2026/07/29/05313971/kesaksian-pejabat-bea-cukai-amplop-dolar-hingga-bersih-bersih-jelang-ott?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
KOMPAS.com
Kesaksian Pejabat Bea Cukai: Amplop Dolar hingga โBersih-bersihโ Jelang OTT
Sidang suap dan gratifikasi yang menjerat tiga pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) membuka sejumlah informasi soal praktik culas.
๐ฉ5๐2
Moch Mahrus Beri Rp 1,5 M dan Emas 1 Kg ke Anggota DPR demi Dana Hibah Pokmas
KPK ungkap korupsi dana hibah DPRD Jatim melibatkan Moch Mahrus dan Anwar Sadad, dengan suap miliaran, emas, hingga pelunasan rumah.
https://nasional.kompas.com/read/2026/07/28/21054821/moch-mahrus-beri-rp-15-m-dan-emas-1-kg-ke-anggota-dpr-demi-dana-hibah-pokmas?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
KPK ungkap korupsi dana hibah DPRD Jatim melibatkan Moch Mahrus dan Anwar Sadad, dengan suap miliaran, emas, hingga pelunasan rumah.
https://nasional.kompas.com/read/2026/07/28/21054821/moch-mahrus-beri-rp-15-m-dan-emas-1-kg-ke-anggota-dpr-demi-dana-hibah-pokmas?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
KOMPAS.com
Moch Mahrus Beri Rp 1,5 M dan Emas 1 Kg ke Anggota DPR demi Dana Hibah Pokmas
KPK ungkap korupsi dana hibah DPRD Jatim melibatkan Moch Mahrus dan Anwar Sadad, dengan suap miliaran, emas, hingga pelunasan rumah.
๐ฉ4๐2๐พ1
BREAKING NEWS! KPK OTT Bupati Pemalang Anom Widyantoro
KPK menangkap Bupati Pemalang, Jawa Tengah, Anom Widiyantoro dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Selasa (28/7/2026) malam.
https://nasional.kompas.com/read/2026/07/29/07282471/breaking-news-kpk-ott-bupati-pemalang-anom-widyantoro?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
KPK menangkap Bupati Pemalang, Jawa Tengah, Anom Widiyantoro dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Selasa (28/7/2026) malam.
https://nasional.kompas.com/read/2026/07/29/07282471/breaking-news-kpk-ott-bupati-pemalang-anom-widyantoro?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
KOMPAS.com
BREAKING NEWS! KPK OTT Bupati Pemalang Anom Widyantoro
KPK menangkap Bupati Pemalang, Jawa Tengah, Anom Widiyantoro dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Selasa (28/7/2026) malam.
๐4๐1๐ค1๐1
Anggota DPR Bakri bin Musa Meninggal Dunia
Anggota DPR dari Fraksi PAN, A Bakri bin Musa, meninggal dunia. Keluarga besar PAN berduka.
https://nasional.kompas.com/read/2026/07/29/06043641/anggota-dpr-bakri-bin-musa-meninggal-dunia?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
Anggota DPR dari Fraksi PAN, A Bakri bin Musa, meninggal dunia. Keluarga besar PAN berduka.
https://nasional.kompas.com/read/2026/07/29/06043641/anggota-dpr-bakri-bin-musa-meninggal-dunia?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
KOMPAS.com
Anggota DPR Bakri bin Musa Meninggal Dunia
Anggota DPR dari Fraksi PAN, A Bakri bin Musa, meninggal dunia. Keluarga besar PAN berduka.
โค1๐1
OTT KPK di Pemalang: Bupati Anom Widiyantoro Ditangkap dan Kantor DPUPR Disegel
Kendati demikian, belum diketahui pasti kasus yang menjerat Bupati Pemalang Anom dan pihak siapa saja yang turut diamankan terkait OTT tersebut.
https://regional.kompas.com/read/2026/07/29/074138978/ott-kpk-di-pemalang-bupati-anom-widiyantoro-ditangkap-dan-kantor-dpupr?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
Kendati demikian, belum diketahui pasti kasus yang menjerat Bupati Pemalang Anom dan pihak siapa saja yang turut diamankan terkait OTT tersebut.
https://regional.kompas.com/read/2026/07/29/074138978/ott-kpk-di-pemalang-bupati-anom-widiyantoro-ditangkap-dan-kantor-dpupr?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
KOMPAS.com
OTT KPK di Pemalang: Bupati Anom Widiyantoro Ditangkap dan Kantor DPUPR Disegel
Kendati demikian, belum diketahui pasti kasus yang menjerat Bupati Pemalang Anom dan pihak siapa saja yang turut diamankan terkait OTT tersebut.
๐6
Indonesia Masuk Fase El Nino Kuat, Bagaimana Cuaca Jakarta 5 Hari ke Depan?
Indonesia masuk fase El Nino kuat. Meski begitu, BMKG memprakirakan cuaca Jakarta lima hari ke depan masih didominasi berawan.
https://megapolitan.kompas.com/read/2026/07/29/08093331/indonesia-masuk-fase-el-nino-kuat-bagaimana-cuaca-jakarta-5-hari-ke-depan?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
Indonesia masuk fase El Nino kuat. Meski begitu, BMKG memprakirakan cuaca Jakarta lima hari ke depan masih didominasi berawan.
https://megapolitan.kompas.com/read/2026/07/29/08093331/indonesia-masuk-fase-el-nino-kuat-bagaimana-cuaca-jakarta-5-hari-ke-depan?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
KOMPAS.com
Indonesia Masuk Fase El Nino Kuat, Bagaimana Cuaca Jakarta 5 Hari ke Depan?
Indonesia masuk fase El Nino kuat. Meski begitu, BMKG memprakirakan cuaca Jakarta lima hari ke depan masih didominasi berawan.
๐ฑ1
414 SPPG Sempat Dapat Anggaran Tanpa Beroperasi
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari menyebut ada 414 SPPG yang menerima transfer anggaran namun SPPG itu belum beroperasi.
https://nasional.kompas.com/read/2026/07/29/07151911/414-sppg-sempat-dapat-anggaran-tanpa-beroperasi?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari menyebut ada 414 SPPG yang menerima transfer anggaran namun SPPG itu belum beroperasi.
https://nasional.kompas.com/read/2026/07/29/07151911/414-sppg-sempat-dapat-anggaran-tanpa-beroperasi?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
KOMPAS.com
414 SPPG Sempat Dapat Anggaran Tanpa Beroperasi
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari menyebut ada 414 SPPG yang menerima transfer anggaran namun SPPG itu belum beroperasi.
๐ฉ6๐2๐2๐1
Sepekan Kematian Sutrimo, Misteri 4 Pengantar hingga Rekaman CCTV Masih Jadi Teka-teki
Misteri kematian Sutrimo, eks karumga Jampidsus, makin rumit. Rekaman CCTV RS ungkap fakta baru, sementara keluarga memilih ikhlas dan tak lapor polisi.
https://megapolitan.kompas.com/read/2026/07/29/08242781/sepekan-kematian-sutrimo-misteri-4-pengantar-hingga-rekaman-cctv-masih?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
Misteri kematian Sutrimo, eks karumga Jampidsus, makin rumit. Rekaman CCTV RS ungkap fakta baru, sementara keluarga memilih ikhlas dan tak lapor polisi.
https://megapolitan.kompas.com/read/2026/07/29/08242781/sepekan-kematian-sutrimo-misteri-4-pengantar-hingga-rekaman-cctv-masih?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
KOMPAS.com
Sepekan Kematian Sutrimo, Misteri 4 Pengantar hingga Rekaman CCTV Masih Jadi Teka-teki
Misteri kematian Sutrimo, eks karumga Jampidsus, makin rumit. Rekaman CCTV RS ungkap fakta baru, sementara keluarga memilih ikhlas dan tak lapor polisi.
๐2
Ketika Dapur MBG Tak Bisa Sembarangan Pakai Bahan Baku...
BGN)melarang seluruh SPPG menggunakan barang baku atau komoditas bersubsidi untuk memasak menu MBG, serta menetapkan standar pembelian.
https://nasional.kompas.com/read/2026/07/29/08134461/ketika-dapur-mbg-tak-bisa-sembarangan-pakai-bahan-baku?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
BGN)melarang seluruh SPPG menggunakan barang baku atau komoditas bersubsidi untuk memasak menu MBG, serta menetapkan standar pembelian.
https://nasional.kompas.com/read/2026/07/29/08134461/ketika-dapur-mbg-tak-bisa-sembarangan-pakai-bahan-baku?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
KOMPAS.com
Ketika Dapur MBG Tak Bisa Sembarangan Pakai Bahan Baku...
BGN)melarang seluruh SPPG menggunakan barang baku atau komoditas bersubsidi untuk memasak menu MBG, serta menetapkan standar pembelian.
๐ฉ6๐4๐1
Ancang-ancang Pemerintah Hadapi El Nino yang Datang Lebih Cepat
Fenomena El Nino diprediksi bakal datang lebih cepat, yakni tahun 2026, bukan 2027. Pemerintah mulai berancang-ancang.
https://nasional.kompas.com/read/2026/07/29/08404681/ancang-ancang-pemerintah-hadapi-el-nino-yang-datang-lebih-cepat?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
Fenomena El Nino diprediksi bakal datang lebih cepat, yakni tahun 2026, bukan 2027. Pemerintah mulai berancang-ancang.
https://nasional.kompas.com/read/2026/07/29/08404681/ancang-ancang-pemerintah-hadapi-el-nino-yang-datang-lebih-cepat?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
KOMPAS.com
Ancang-ancang Pemerintah Hadapi El Nino yang Datang Lebih Cepat
Fenomena El Nino diprediksi bakal datang lebih cepat, yakni tahun 2026, bukan 2027. Pemerintah mulai berancang-ancang.
๐ฆ2