Kompas.com News Update
47.2K subscribers
696 photos
307 videos
12.2K links
Update running news everyday. Baca berita Kompas.com tanpa iklan? Klik bit.ly/Mykplus
Download Telegram
📩 Dukung tim jagoanmu dengan cara yang berbeda.

Buat Kartu Ucapan Sepaktakuler dan sampaikan semangatmu untuk tim favorit sepanjang turnamen berlangsung.

Tulis dan bagikan sekarang!

🔗 bit.ly/sepaktakuler-ucapan

#Kompascom #SepaktakulerBolaSedunia #EuforiaBolaDunia #SemuaTentangBola
Media is too big
VIEW IN TELEGRAM
Pengamat Militer/Kepala LAB45 Jaleswari Pramodhawardhani mengkritik campur tangan militer ke program-program pemerintah yang sedianya bisa ditangani oleh sipil. Misalnya, program Makan Bergizi Gratis (MBG), pertanian, hingga Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Menurut Jaleswari, saat tentara banyak mencampuri urusan sipil, ada kesan sipil jadi tak mampu. Padahal, jika sipil memang dinilai kurang mampu, seharusnya kemampuan sipil ditingkatkan, bukan justru mempersilakan militer masuk ke ranah sipil.

Jaleswari menyebut, kultur masyarakat sipil dan TNI pada dasarnya berbeda. Sipil terbiasa dengan diskusi, sedangkan militer hierarki komando yang tegak lurus terhadap perintah atasan. Dia khawatir, jika urusan sipil terus dibiarkan dicampur aduk dengan militer, lambat laun akan terjadi konflik.

Simak obrolan selengkapnya dalam podcast Gaspol! “TNI Masuk Koperasi hingga MBG, Ruang Sipil Menyempit?”.
👍61🤔1