Tolak Kampus Jadi Dapur MBG, Presma BEM IPB ke Ketua BGN: Jangan Terlalu Memaksa Pak
BEM IPB University secara tegas menolak wacana dapur MBG di kampus-kampus. BEM KM IPB University mengirim surat terbuka untuk Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana agar tidak memaksakan kebijakan ini.
Klik link untuk baca: https://edukasi.kompas.com/read/2026/05/06/163206671/tolak-kampus-jadi-dapur-mbg-presma-bem-ipb-ke-ketua-bgn-jangan-terlalu.?utm_source=telegram&utm_medium=social
BEM IPB University secara tegas menolak wacana dapur MBG di kampus-kampus. BEM KM IPB University mengirim surat terbuka untuk Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana agar tidak memaksakan kebijakan ini.
Klik link untuk baca: https://edukasi.kompas.com/read/2026/05/06/163206671/tolak-kampus-jadi-dapur-mbg-presma-bem-ipb-ke-ketua-bgn-jangan-terlalu.?utm_source=telegram&utm_medium=social
๐12๐ฉ2โค1
Bahlil Pastikan CNG 3 Kg Disubsidi, Harga Minimal Sama dengan LPG
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, nantinya CNG 3 kg akan disubsidi oleh pemerintah agar harganya terjangkau bagi masyarakat. Ia bilang, pemberian subsidi ini merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto.
Klik link untuk baca: https://money.kompas.com/read/2026/05/06/172122926/bahlil-pastikan-cng-3-kg-disubsidi-harga-minimal-sama-dengan-lpg?utm_source=telegram&utm_medium=social
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, nantinya CNG 3 kg akan disubsidi oleh pemerintah agar harganya terjangkau bagi masyarakat. Ia bilang, pemberian subsidi ini merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto.
Klik link untuk baca: https://money.kompas.com/read/2026/05/06/172122926/bahlil-pastikan-cng-3-kg-disubsidi-harga-minimal-sama-dengan-lpg?utm_source=telegram&utm_medium=social
๐2
๐ฌ OPINI KOLUMNIS KOMPASCOM ๐ฌ
Sepatu Rp 27 Miliar dan Sesat Pikir Pendidikan Berseragam
"Lebih ironis lagi, banyak negara dengan capaian pendidikan tinggi tidak menjadikan seragam sebagai pusat kebijakan pendidikan. Finlandia, misalnya, dikenal tidak mewajibkan seragam sekolah secara nasional.
Banyak sekolah di negara-negara Eropa Utara juga tidak menjadikan keseragaman pakaian sebagai fondasi pendidikan.
Sementara itu, Indonesia sangat rajin menyeragamkan anak, tetapi belum berhasil memastikan semua anak mampu membaca dengan baik pada usia sekolah dasar"
Indra Charismiadji
Pemerhati dan Praktisi Pendidikan
Selengkapnya opini Indra Charismiadji yang tayang di Kolom Kompascon bisa dibaca pada link berikut: https://www.kompas.com/edu/read/2026/05/06/171653671/sepatu-rp-27-miliar-dan-sesat-pikir-pendidikan-berseragam.?utm_source=telegram&utm_medium=social
Sepatu Rp 27 Miliar dan Sesat Pikir Pendidikan Berseragam
"Lebih ironis lagi, banyak negara dengan capaian pendidikan tinggi tidak menjadikan seragam sebagai pusat kebijakan pendidikan. Finlandia, misalnya, dikenal tidak mewajibkan seragam sekolah secara nasional.
Banyak sekolah di negara-negara Eropa Utara juga tidak menjadikan keseragaman pakaian sebagai fondasi pendidikan.
Sementara itu, Indonesia sangat rajin menyeragamkan anak, tetapi belum berhasil memastikan semua anak mampu membaca dengan baik pada usia sekolah dasar"
Indra Charismiadji
Pemerhati dan Praktisi Pendidikan
Selengkapnya opini Indra Charismiadji yang tayang di Kolom Kompascon bisa dibaca pada link berikut: https://www.kompas.com/edu/read/2026/05/06/171653671/sepatu-rp-27-miliar-dan-sesat-pikir-pendidikan-berseragam.?utm_source=telegram&utm_medium=social
KOMPAS.com
Sepatu Rp 27 Miliar dan Sesat Pikir Pendidikan Berseragam
Pendidikan bukan parade kerapian. Pendidikan adalah proses memerdekakan pikiran.
โค2๐ฉ2
๐ KOMPASCOM HIGHLIGHT ๐ ๐
Tabrakan maut di Muratara Tewaskan 16 Orang
Tabrakan Maut di Muratara Sumsel, Bus ALS Diduga Lawan Arus hingga Tabrak Truk Tangki BBM
Klik link untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2026/05/06/182101878/tabrakan-maut-di-muratara-sumsel-bus-als-diduga-lawan-arus-hingga-tabrak.?utm_source=telegram&utm_medium=social
Baca juga...
Kronologi Awal Kecelakaan Bus ALS Tabrak Truk Tangki di Sumsel: 16 Tewas dan 4 Orang Luka
Klik link untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2026/05/06/175920378/kronologi-awal-kecelakaan-bus-als-tabrak-truk-tangki-di-sumsel-16-tewas-dan.?utm_source=telegram&utm_medium=social
Tabrakan maut di Muratara Tewaskan 16 Orang
Tabrakan Maut di Muratara Sumsel, Bus ALS Diduga Lawan Arus hingga Tabrak Truk Tangki BBM
Klik link untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2026/05/06/182101878/tabrakan-maut-di-muratara-sumsel-bus-als-diduga-lawan-arus-hingga-tabrak.?utm_source=telegram&utm_medium=social
Baca juga...
Kronologi Awal Kecelakaan Bus ALS Tabrak Truk Tangki di Sumsel: 16 Tewas dan 4 Orang Luka
Klik link untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2026/05/06/175920378/kronologi-awal-kecelakaan-bus-als-tabrak-truk-tangki-di-sumsel-16-tewas-dan.?utm_source=telegram&utm_medium=social
KOMPAS.com
Kronologi Awal Kecelakaan Bus ALS Tabrak Truk Tangki di Sumsel: 16 Tewas dan 4 Orang Luka
Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan.
โค1
๐ KOMPASCOM HIGHLIGHT ๐ ๐
Pemerintah Akan Hapus Istilah Guru Honorer Mulai 2027
Klik link untuk baca: https://www.kompas.com/edu/read/2026/05/06/195614571/pemerintah-akan-hapus-istilah-guru-honorer-mulai-2027?utm_source=telegram&utm_medium=social
Pemerintah Akan Hapus Istilah Guru Honorer Mulai 2027
Klik link untuk baca: https://www.kompas.com/edu/read/2026/05/06/195614571/pemerintah-akan-hapus-istilah-guru-honorer-mulai-2027?utm_source=telegram&utm_medium=social
๐คฃ1
๐ KOMPASCOM HIGHLIGHT ๐ ๐
Vonis Iwan Kurniawan dan Iwan Setiawan pada Kasus Korupsi PT Sritex
Kasus Korupsi PT Sritex, Iwan Kurniawan Divonis 12 Tahun Penjara
Klik link untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2026/05/06/185756378/kasus-korupsi-pt-sritex-iwan-kurniawan-divonis-12-tahun-penjara.?utm_source=telegram&utm_medium=social
Sementara Iwan Setiawan...
*Sidang Kasus Korupsi: Eks Komisaris Sritex Iwan Setiawan Divonis 14 Tahun Penjara*
Klik link untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2026/05/06/143047078/sidang-kasus-korupsi-eks-komisaris-sritex-iwan-setiawan-divonis-14-tahun.?utm_source=telegram&utm_medium=social
Baca juga...
Hakim Bongkar Modus Sritex Buat Invoice Sendiri, Iwan Lukminto Cs Rekayasa PKPU
Klik link untuk baca:https://regional.kompas.com/read/2026/05/06/170521378/hakim-bongkar-modus-sritex-buat-invoice-sendiri-iwan-lukminto-cs-rekayasa.?utm_source=telegram&utm_medium=social
Vonis Iwan Kurniawan dan Iwan Setiawan pada Kasus Korupsi PT Sritex
Kasus Korupsi PT Sritex, Iwan Kurniawan Divonis 12 Tahun Penjara
Klik link untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2026/05/06/185756378/kasus-korupsi-pt-sritex-iwan-kurniawan-divonis-12-tahun-penjara.?utm_source=telegram&utm_medium=social
Sementara Iwan Setiawan...
*Sidang Kasus Korupsi: Eks Komisaris Sritex Iwan Setiawan Divonis 14 Tahun Penjara*
Klik link untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2026/05/06/143047078/sidang-kasus-korupsi-eks-komisaris-sritex-iwan-setiawan-divonis-14-tahun.?utm_source=telegram&utm_medium=social
Baca juga...
Hakim Bongkar Modus Sritex Buat Invoice Sendiri, Iwan Lukminto Cs Rekayasa PKPU
Klik link untuk baca:https://regional.kompas.com/read/2026/05/06/170521378/hakim-bongkar-modus-sritex-buat-invoice-sendiri-iwan-lukminto-cs-rekayasa.?utm_source=telegram&utm_medium=social
KOMPAS.com
Kasus Korupsi PT Sritex, Iwan Kurniawan Divonis 12 Tahun Penjara
Vonis tersebut lebih ringan jika dibandingkan dengan kakaknya, Iwan Setiawan Lukminto yang divonis 14 tahun penjara.
๐3โค1๐1๐ฅฑ1
๐ KOMPASCOM HIGHLIGHT ๐ ๐
Tinggal Tunggu Lampu Hijau, Kapal Induk Perancis Siap Lancarkan Operasi di Selat Hormuz
Klik link untuk baca: https://internasional.kompas.com/read/2026/05/07/050000770/tinggal-tunggu-lampu-hijau-kapal-induk-perancis-siap-lancarkan-operasi?utm_source=telegram&utm_medium=social
Tinggal Tunggu Lampu Hijau, Kapal Induk Perancis Siap Lancarkan Operasi di Selat Hormuz
Klik link untuk baca: https://internasional.kompas.com/read/2026/05/07/050000770/tinggal-tunggu-lampu-hijau-kapal-induk-perancis-siap-lancarkan-operasi?utm_source=telegram&utm_medium=social
KOMPAS.com
Tinggal Tunggu Lampu Hijau, Kapal Induk Perancis Siap Lancarkan Operasi di Selat Hormuz
Kapal induk Perancis, Charles de Gaulle bergerak mendekati Selat Hormuz untuk bersiap dengan kemungkinan operasi memulihkan navigasi.
๐3๐ฑ2โค1
๐ KOMPASCOM HIGHLIGHT ๐ ๐
Fakta Baru Kasus Ponpes Pati: Ada Santriwati Hamil dan Dinikahkan Paksa
Klik link untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2026/05/07/063805778/fakta-baru-kasus-ponpes-pati-ada-santriwati-hamil-dan-dinikahkan-paksa?utm_source=telegram&utm_medium=social
Fakta Baru Kasus Ponpes Pati: Ada Santriwati Hamil dan Dinikahkan Paksa
Klik link untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2026/05/07/063805778/fakta-baru-kasus-ponpes-pati-ada-santriwati-hamil-dan-dinikahkan-paksa?utm_source=telegram&utm_medium=social
KOMPAS.com
Fakta Baru Kasus Ponpes Pati: Ada Santriwati Hamil dan Dinikahkan Paksa
Skandal di Ponpes Pati kian memanas. Muncul dugaan santriwati hamil hingga intervensi yayasan agar laporan dicabut. Simak fakta lengkapnya!
๐คฌ5๐ฅ3
Pilu Istri Sopir Truk Tangki Korban Tewas Kecelakaan Bus ALS, Ungkap Pesan Terakhir Suami: Titip Nanas Tak...
Pertemuan singkat itu kini menjadi kenangan terakhir yang tak akan pernah dilupakan sang istri. ๐ฅ๐
Klik link untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2026/05/07/074719778/pilu-istri-sopir-truk-tangki-korban-tewas-kecelakaan-bus-als-ungkap-pesan?utm_source=telegram&utm_medium=social
Pertemuan singkat itu kini menjadi kenangan terakhir yang tak akan pernah dilupakan sang istri. ๐ฅ๐
Klik link untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2026/05/07/074719778/pilu-istri-sopir-truk-tangki-korban-tewas-kecelakaan-bus-als-ungkap-pesan?utm_source=telegram&utm_medium=social
KOMPAS.com
Pilu Istri Sopir Truk Tangki Korban Tewas Kecelakaan Bus ALS, Ungkap Pesan Terakhir Suami: Titip Nanas Tak...
Duka Puspa tak terbendung. Suaminya tewas di Jalinsum Muratara dalam kecelakaan dengan bus ALS di Jalinsum, ungkap pesan terakhir.
๐4
Daftar Lengkap Nama Korban Kecelakaan Bus ALS Vs Truk Tangki di Muratara
Peristiwa tragis ini menyebabkan 16 orang tewas.
"Hingga saat ini, tercatat total korban sebanyak 20 orang, terdiri dari 16 orang meninggal dunia, 3 orang luka berat, dan 1 orang luka ringan," kata Nandang Muโmin Wijaya, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kamis (7/5/2025).
Data Identitas Korban Kecelakaan Bus ALS di: https://regional.kompas.com/read/2026/05/07/105558078/daftar-lengkap-nama-korban-kecelakaan-bus-als-vs-truk-tangki-di-muratara?utm_source=telegram&utm_medium=social
Peristiwa tragis ini menyebabkan 16 orang tewas.
"Hingga saat ini, tercatat total korban sebanyak 20 orang, terdiri dari 16 orang meninggal dunia, 3 orang luka berat, dan 1 orang luka ringan," kata Nandang Muโmin Wijaya, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kamis (7/5/2025).
Data Identitas Korban Kecelakaan Bus ALS di: https://regional.kompas.com/read/2026/05/07/105558078/daftar-lengkap-nama-korban-kecelakaan-bus-als-vs-truk-tangki-di-muratara?utm_source=telegram&utm_medium=social
๐ข4โค3
Cara Kiai Ashari Pati Hindari Pelacakan Polisi, Kabur ke Wonogiri Naik Travel
Pelarian Kiai Ashari, tersangka kasus dugaan pencabulan terhadap puluhan santriwati di Pondok Pesantren (Ponpes) Ndolo Kusumo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, akhirnya berakhir setelah polisi menangkapnya di Wonogiri.
Klik link untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2026/05/07/124453778/cara-kiai-ashari-pati-hindari-pelacakan-polisi-kabur-ke-wonogiri-naik?utm_source=telegram&utm_medium=social
Pelarian Kiai Ashari, tersangka kasus dugaan pencabulan terhadap puluhan santriwati di Pondok Pesantren (Ponpes) Ndolo Kusumo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, akhirnya berakhir setelah polisi menangkapnya di Wonogiri.
Klik link untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2026/05/07/124453778/cara-kiai-ashari-pati-hindari-pelacakan-polisi-kabur-ke-wonogiri-naik?utm_source=telegram&utm_medium=social
KOMPAS.com
Cara Kiai Ashari Pati Hindari Pelacakan Polisi, Kabur ke Wonogiri Naik Travel
Sebelum ditangkap, Ashari diketahui sempat melarikan diri ke Bogor dengan bantuan sopir pribadinya.
๐5โค3๐1
Kecelakaan Bus ALS Tewaskan 16 Orang Diduga Hindari Lubang, Gubernur Sumsel: Itu Jalan Nasional
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menegaskan bahwa lokasi kecelakaan bus ALS yang menewaskan 16 orang merupakan jalan nasional yang dikelola pemerintah pusat.
Disebutkan bahwa bus ALS mengalami kecelakaan setelah menghindari lubang besar di jalan tersebut. Bus penumpang itu menabrak truk tangki minyak dan terbakar.
Selengkapnya kata Herman Deru bisa dibaca di sini: https://regional.kompas.com/read/2026/05/07/113447278/kecelakaan-bus-als-tewaskan-16-orang-diduga-hindari-lubang-gubernur-sumsel?utm_source=telegram&utm_medium=social
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menegaskan bahwa lokasi kecelakaan bus ALS yang menewaskan 16 orang merupakan jalan nasional yang dikelola pemerintah pusat.
Disebutkan bahwa bus ALS mengalami kecelakaan setelah menghindari lubang besar di jalan tersebut. Bus penumpang itu menabrak truk tangki minyak dan terbakar.
Selengkapnya kata Herman Deru bisa dibaca di sini: https://regional.kompas.com/read/2026/05/07/113447278/kecelakaan-bus-als-tewaskan-16-orang-diduga-hindari-lubang-gubernur-sumsel?utm_source=telegram&utm_medium=social
๐ค5๐ข1
Pengakuan Guru SMKN 2 Garut yang Potong Rambut Siswi: Psikologis Saya Lagi Tak Baik
Guru BK SMKN 2 Garut mengaku kondisi psikologisnya sedang tak baik saat memotong rambut sejumlah siswi berhijab dalam razia penampilan sekolah.
https://regional.kompas.com/read/2026/05/07/150703678/pengakuan-guru-smkn-2-garut-yang-potong-rambut-siswi-psikologis-saya-lagi?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
Guru BK SMKN 2 Garut mengaku kondisi psikologisnya sedang tak baik saat memotong rambut sejumlah siswi berhijab dalam razia penampilan sekolah.
https://regional.kompas.com/read/2026/05/07/150703678/pengakuan-guru-smkn-2-garut-yang-potong-rambut-siswi-psikologis-saya-lagi?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
KOMPAS.com
Pengakuan Guru SMKN 2 Garut yang Potong Rambut Siswi: Psikologis Saya Lagi Tak Baik
Guru BK SMKN 2 Garut mengaku kondisi psikologisnya sedang tak baik saat memotong rambut sejumlah siswi berhijab dalam razia penampilan sekolah.
๐ฉ4๐คฌ2โค1๐1๐คฃ1
Kemendagri Ungkap Penyebab Kantor Pelayanan Publik Masih Fotokopi KTP
Mengapa sebagian kantor pelayanan publik masih meminta fotokopi KTP, padahal KTP sudah elektronik.
Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Teguh Setyabudi mengungkapkan alasannya.
Klik link untuk baca penjelasan Teguh Setyabudi: https://nasional.kompas.com/read/2026/05/07/16143531/kemendagri-ungkap-penyebab-kantor-pelayanan-publik-masih-fotokopi-ktp?utm_source=telegram&utm_medium=social
Mengapa sebagian kantor pelayanan publik masih meminta fotokopi KTP, padahal KTP sudah elektronik.
Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Teguh Setyabudi mengungkapkan alasannya.
Klik link untuk baca penjelasan Teguh Setyabudi: https://nasional.kompas.com/read/2026/05/07/16143531/kemendagri-ungkap-penyebab-kantor-pelayanan-publik-masih-fotokopi-ktp?utm_source=telegram&utm_medium=social
๐ฉ8๐2
Tidak Terbukti Bersalah, Dicky Eks Pimpinan Bank BJB Divonis Bebas dari Kasus Korupsi PT Sritex
Mantan pimpinan Bank BJB, Dicky Syahbandinata, divonis bebas dalam kasus korupsi Sritex oleh Pengadilan Tipikor Semarang.
https://regional.kompas.com/read/2026/05/07/144137778/tidak-terbukti-bersalah-dicky-eks-pimpinan-bank-bjb-divonis-bebas-dari?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
Mantan pimpinan Bank BJB, Dicky Syahbandinata, divonis bebas dalam kasus korupsi Sritex oleh Pengadilan Tipikor Semarang.
https://regional.kompas.com/read/2026/05/07/144137778/tidak-terbukti-bersalah-dicky-eks-pimpinan-bank-bjb-divonis-bebas-dari?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
๐3โค1๐1
Penjelasan PLN di Sidang MK Mengapa Token Listrik Tak Hangus Seperti Kuota Internet
PLN juga menegaskan kembali peran negara dalam pengaturan kebijakan token listrik yang tak hangus dalam waktu tertentu.
https://nasional.kompas.com/read/2026/05/06/06240451/penjelasan-pln-di-sidang-mk-mengapa-token-listrik-tak-hangus-seperti-kuota?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
PLN juga menegaskan kembali peran negara dalam pengaturan kebijakan token listrik yang tak hangus dalam waktu tertentu.
https://nasional.kompas.com/read/2026/05/06/06240451/penjelasan-pln-di-sidang-mk-mengapa-token-listrik-tak-hangus-seperti-kuota?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
KOMPAS.com
Penjelasan PLN di Sidang MK Mengapa Token Listrik Tak Hangus Seperti Kuota Internet
PLN juga menegaskan kembali peran negara dalam pengaturan kebijakan token listrik yang tak hangus dalam waktu tertentu.
โค9๐1
Viral WN Singapura Mengaku Dibentak dan Diperas Petugas Imigrasi Batam, Imigrasi Buka Suara
WN Singapura mengaku dibentak hingga diminta uang Rp 500.000 di Imigrasi Batam. Pihak imigrasi menyebut uang itu untuk VoA.
https://regional.kompas.com/read/2026/05/07/161055078/viral-wn-singapura-mengaku-dibentak-dan-diperas-petugas-imigrasi-batam?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
WN Singapura mengaku dibentak hingga diminta uang Rp 500.000 di Imigrasi Batam. Pihak imigrasi menyebut uang itu untuk VoA.
https://regional.kompas.com/read/2026/05/07/161055078/viral-wn-singapura-mengaku-dibentak-dan-diperas-petugas-imigrasi-batam?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
๐คฃ7โค2๐2
Silaturahmi ke Kantor MUI, Dudung Diingatkan KH Anwar untuk Jaga Mulut
KSP Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman menyampaikan pesan penting dari Ketua Umum MUI, KH Anwar Iskandar terkait pentingnya menjaga kerukunan.
https://nasional.kompas.com/read/2026/05/06/15085891/silaturahmi-ke-kantor-mui-dudung-diingatkan-kh-anwar-untuk-jaga-mulut?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
KSP Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman menyampaikan pesan penting dari Ketua Umum MUI, KH Anwar Iskandar terkait pentingnya menjaga kerukunan.
https://nasional.kompas.com/read/2026/05/06/15085891/silaturahmi-ke-kantor-mui-dudung-diingatkan-kh-anwar-untuk-jaga-mulut?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
๐8โค2๐ค1
Bobby Nasution Semprot Direktur Bus ALS soal Manifest, Hanya 5 Penumpang yang Tercatat
Bobby Nasution menyoroti manifest penumpang bus ALS tujuan Medan yang kecelakaan di Muratara. Hanya 5 penumpang yang tercatat di data resmi.
https://regional.kompas.com/read/2026/05/07/185718278/bobby-nasution-semprot-direktur-bus-als-soal-manifest-hanya-5-penumpang?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
Bobby Nasution menyoroti manifest penumpang bus ALS tujuan Medan yang kecelakaan di Muratara. Hanya 5 penumpang yang tercatat di data resmi.
https://regional.kompas.com/read/2026/05/07/185718278/bobby-nasution-semprot-direktur-bus-als-soal-manifest-hanya-5-penumpang?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
๐คฃ5โค4๐คฎ3๐คฏ1๐ฉ1
Media is too big
VIEW IN TELEGRAM
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul blak-blakan soal penyebab kekisruhan yang terjadi di internal PBNU.
Meski begitu, ia menampik jika dinamika yang melibatkan Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf dan Rais Aam PBNU KH Miftachul Anyar terkait dengan persoalan tambang.
Ia mengatakan, kisruh urusan tambang yang diarahkan pula padanya adalah berita sesat. Gus Ipul juga mengklaim selalu menahan diri untuk tak berkomentar dalam perkara yang melibatkan Gus Yahya dan KH Miftachul Anyar.
Di sisi lain, saat ini Gus Ipul juga ditunjuk menjadi ketua panitia Muktamar ke 35 PBNU yang rencananya digelar 1-5 Agustus mendatang. Ia mengatakan PBNU butuh dipimpin oleh figur yang mirip dengan Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.
Lantas siapa figur yang mungkin bertarung untuk memimpin PBNU ke depan? Simak obrolan selengkapnya dalam Gaspol! ft Gus Ipul tayang perdana malam ini hanya di YouTube Kompas.com
Meski begitu, ia menampik jika dinamika yang melibatkan Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf dan Rais Aam PBNU KH Miftachul Anyar terkait dengan persoalan tambang.
Ia mengatakan, kisruh urusan tambang yang diarahkan pula padanya adalah berita sesat. Gus Ipul juga mengklaim selalu menahan diri untuk tak berkomentar dalam perkara yang melibatkan Gus Yahya dan KH Miftachul Anyar.
Di sisi lain, saat ini Gus Ipul juga ditunjuk menjadi ketua panitia Muktamar ke 35 PBNU yang rencananya digelar 1-5 Agustus mendatang. Ia mengatakan PBNU butuh dipimpin oleh figur yang mirip dengan Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.
Lantas siapa figur yang mungkin bertarung untuk memimpin PBNU ke depan? Simak obrolan selengkapnya dalam Gaspol! ft Gus Ipul tayang perdana malam ini hanya di YouTube Kompas.com
๐ฉ5๐2โค1๐คฃ1
Presensi Palsu ASN
Manipulasi presensi adalah cermin retaknya integritas birokrasiโproblem lama yang kini menemukan wajah barunya dalam balutan teknologi digital.
https://nasional.kompas.com/read/2026/05/07/07500011/presensi-palsu-asn?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
Manipulasi presensi adalah cermin retaknya integritas birokrasiโproblem lama yang kini menemukan wajah barunya dalam balutan teknologi digital.
https://nasional.kompas.com/read/2026/05/07/07500011/presensi-palsu-asn?utm_campaign=nexgen&utm_medium=social&utm_source=telegram
๐3๐1