π KOMPASCOM HIGHLIGHT π π
Anggaran Rehab Rumah Dinas Gubernur Kaltim Hanya Rp 3 M, Kenapa Jadi Rp 25 M?
Klik link untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2026/05/06/060000378/anggaran-rehab-rumah-dinas-gubernur-kaltim-hanya-rp-3-m-kenapa-jadi-rp-25-m?utm_source=telegram&utm_medium=social
Anggaran Rehab Rumah Dinas Gubernur Kaltim Hanya Rp 3 M, Kenapa Jadi Rp 25 M?
Klik link untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2026/05/06/060000378/anggaran-rehab-rumah-dinas-gubernur-kaltim-hanya-rp-3-m-kenapa-jadi-rp-25-m?utm_source=telegram&utm_medium=social
π©9β€1π1π1π€1πΎ1
π KOMPASCOM HIGHLIGHT π π
Penjelasan PLN di Sidang MK Mengapa Token Listrik Tak Hangus Seperti Kuota Internet
Klik link untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2026/05/06/06240451/penjelasan-pln-di-sidang-mk-mengapa-token-listrik-tak-hangus-seperti-kuota?utm_source=telegram&utm_medium=social
Penjelasan PLN di Sidang MK Mengapa Token Listrik Tak Hangus Seperti Kuota Internet
Klik link untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2026/05/06/06240451/penjelasan-pln-di-sidang-mk-mengapa-token-listrik-tak-hangus-seperti-kuota?utm_source=telegram&utm_medium=social
KOMPAS.com
Penjelasan PLN di Sidang MK Mengapa Token Listrik Tak Hangus Seperti Kuota Internet
PLN juga menegaskan kembali peran negara dalam pengaturan kebijakan token listrik yang tak hangus dalam waktu tertentu.
π€£4π€2π©1
Gempa Magnitudo 2,7 Guncang Pangandaran Rabu Pagi, Pusat di Laut
Sumber: https://bandung.kompas.com/read/2026/05/06/101637778/gempa-magnitudo-27-guncang-pangandaran-rabu-pagi-pusat-di-laut?utm_source=telegram&utm_medium=social
Sumber: https://bandung.kompas.com/read/2026/05/06/101637778/gempa-magnitudo-27-guncang-pangandaran-rabu-pagi-pusat-di-laut?utm_source=telegram&utm_medium=social
KOMPAS.com
Gempa Magnitudo 2,7 Guncang Pangandaran Rabu Pagi, Pusat di Laut
BMKG melaporkan gempa Magnitudo 2,7 mengguncang Pangandaran, Jawa Barat, Rabu (6/5/2026) pagi. Pusat gempa di laut sedalam 10 km.
β€1
Kasus Pencabulan di Pesantren: Santri di Antara Bayang-bayang Relasi Kuasa dan Lemahnya Pengawasan
Kasus kekerasan seksual di pesantren sendiri bukanlah hal baru. Dalam banyak kasus, tokoh agama, pengasuh pesantren, atau ustaz ditempatkan sebagai figur yang nyaris tak tersentuh kritik, sementara santri dituntut untuk patuh dan tunduk.
Bahkan dari orang-orang terdekat, cerita korban sering kali dipatahkan oleh keyakinan bahwa sosok yang dihormati tidak mungkin melakukan perbuatan tersebut. π’ππ₯
Klik link untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2026/05/06/10142791/kasus-pencabulan-di-pesantren-santri-di-antara-bayang-bayang-relasi-kuasa?utm_source=telegram&utm_medium=social
Kasus kekerasan seksual di pesantren sendiri bukanlah hal baru. Dalam banyak kasus, tokoh agama, pengasuh pesantren, atau ustaz ditempatkan sebagai figur yang nyaris tak tersentuh kritik, sementara santri dituntut untuk patuh dan tunduk.
Bahkan dari orang-orang terdekat, cerita korban sering kali dipatahkan oleh keyakinan bahwa sosok yang dihormati tidak mungkin melakukan perbuatan tersebut. π’ππ₯
Klik link untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2026/05/06/10142791/kasus-pencabulan-di-pesantren-santri-di-antara-bayang-bayang-relasi-kuasa?utm_source=telegram&utm_medium=social
KOMPAS.com
Kasus Pencabulan di Pesantren: Santri di Antara Bayang-bayang Relasi Kuasa dan Lemahnya Pengawasan
Kasus kekerasan seksual di pesantren terus mencuat, menyoroti relasi kuasa dan lemahnya pengawasan. Mendesak langkah konkret untuk perlindungan dan keadilan korban.
π€¬6π€2π₯1
Rosan Akui Danantara Sudah Mulai Beli Saham GOTO demi Kesejahteraan Ojol
CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani umumkan investasi di GOTO. Prioritas utama: tingkatkan kesejahteraan ojol dengan BPJS & THR ganda. Pemerintah turut andil.
https://nasional.kompas.com/read/2026/05/06/06042671/rosan-akui-danantara-sudah-mulai-beli-saham-goto-demi-kesejahteraan-ojol?utm_source=telegram&utm_medium=social
CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani umumkan investasi di GOTO. Prioritas utama: tingkatkan kesejahteraan ojol dengan BPJS & THR ganda. Pemerintah turut andil.
https://nasional.kompas.com/read/2026/05/06/06042671/rosan-akui-danantara-sudah-mulai-beli-saham-goto-demi-kesejahteraan-ojol?utm_source=telegram&utm_medium=social
KOMPAS.com
Rosan Akui Danantara Sudah Mulai Beli Saham GOTO demi Kesejahteraan Ojol
CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani umumkan investasi di GOTO. Prioritas utama: tingkatkan kesejahteraan ojol dengan BPJS & THR ganda. Pemerintah turut andil.
π€‘4π2π©2π1
π¬ OPINI KOLUMNIS KOMPASCOM π¬
Aplikator Transportasi Jadi Pegawai BUMN: Untung atau Buntung?
Di permukaan, tuntutannya sederhana: Kepastian hidup. Namun, di balik kesederhanaan tersebut, tersimpan kompleksitas kebijakan yang tidak bisa dijawab dengan pendekatan hitam putih.
Ir. Bram Hertasning, MTM, MlogMan, IPM, CRA, CRP
Kepala Bidang Lalu Lintas & Angkutan Pelayaran dan Penerbangan Kemenhub
Selengkapnya opini Ir. Bram Hertasning yang tayang di Kolom Kompascon bisa dibaca pada link berikut: https://money.kompas.com/read/2026/05/06/064500726/aplikator-transportasi-jadi-pegawai-bumn--untung-atau-buntung-?utm_source=telegram&utm_medium=social
Aplikator Transportasi Jadi Pegawai BUMN: Untung atau Buntung?
Di permukaan, tuntutannya sederhana: Kepastian hidup. Namun, di balik kesederhanaan tersebut, tersimpan kompleksitas kebijakan yang tidak bisa dijawab dengan pendekatan hitam putih.
Ir. Bram Hertasning, MTM, MlogMan, IPM, CRA, CRP
Kepala Bidang Lalu Lintas & Angkutan Pelayaran dan Penerbangan Kemenhub
Selengkapnya opini Ir. Bram Hertasning yang tayang di Kolom Kompascon bisa dibaca pada link berikut: https://money.kompas.com/read/2026/05/06/064500726/aplikator-transportasi-jadi-pegawai-bumn--untung-atau-buntung-?utm_source=telegram&utm_medium=social
KOMPAS.com
Aplikator Transportasi Jadi Pegawai BUMN: Untung atau Buntung?
Perlindungan atas pengemudi ojek online merupakan keharusan, tapi cara mencapainya harus mempertimbangkan dimensi ekonomi, sosial, dan fiskal.
β€1π1
Sidang Nadiem Ricuh Imbas JPU dan Penasihat Hukum Saling Adu Mulut
Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook untuk terdakwa eks Mendikbudristek Nadiem Makarim sempat ricuh karena Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan tim penasihat hukum adu mulut serta meninggikan suara dari kursi masing-masing.
Klik link untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2026/05/06/12435841/sidang-nadiem-ricuh-imbas-jpu-dan-penasihat-hukum-saling-adu-mulut?utm_source=telegram&utm_medium=social
Sidang juga menghadirkan eks Ketua BPK Agung Firman Sampurna sebagai ahli. Agung mengungkapkan soal hasil audit kerugian negara kasus Chromebook cacat. Berikut artikelnya:
Sidang Nadiem, Eks Ketua BPK Sebut Hasil Audit Kerugian Negara Kasus Chromebook Cacat
Klik link untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2026/05/06/11544961/sidang-nadiem-eks-ketua-bpk-sebut-hasil-audit-kerugian-negara-kasus?utm_source=telegram&utm_medium=social
Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook untuk terdakwa eks Mendikbudristek Nadiem Makarim sempat ricuh karena Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan tim penasihat hukum adu mulut serta meninggikan suara dari kursi masing-masing.
Klik link untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2026/05/06/12435841/sidang-nadiem-ricuh-imbas-jpu-dan-penasihat-hukum-saling-adu-mulut?utm_source=telegram&utm_medium=social
Sidang juga menghadirkan eks Ketua BPK Agung Firman Sampurna sebagai ahli. Agung mengungkapkan soal hasil audit kerugian negara kasus Chromebook cacat. Berikut artikelnya:
Sidang Nadiem, Eks Ketua BPK Sebut Hasil Audit Kerugian Negara Kasus Chromebook Cacat
Klik link untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2026/05/06/11544961/sidang-nadiem-eks-ketua-bpk-sebut-hasil-audit-kerugian-negara-kasus?utm_source=telegram&utm_medium=social
KOMPAS.com
Sidang Nadiem, Eks Ketua BPK Sebut Hasil Audit Kerugian Negara Kasus Chromebook Cacat
Mantan Ketua BPK Agung Firman Sampurna nilai audit BPKP kasus korupsi Chromebook cacat dan tak sah jadi bukti, sebut itu asumtif.
π€£4π1π1
Mahfud MD: Saya Berkawan Dekat dengan Prabowo sejak 2013, Diskusi Hangat Baru Kemarin
Mantan Menkopolhukam Mahfud MD bercerita soal pertemuannya dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Kamis (5/5/2026). Ia mengatakan, pertemuan berlangsung cair dan hangat. Bahkan dibuka oleh candaan Prabowo.
Cerita Mahfud selengkapnya bisa dibaca di sini: https://nasional.kompas.com/read/2026/05/06/13482611/mahfud-md-saya-berkawan-dekat-dengan-prabowo-sejak-2013-diskusi-hangat-baru?utm_source=telegram&utm_medium=social
Mantan Menkopolhukam Mahfud MD bercerita soal pertemuannya dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Kamis (5/5/2026). Ia mengatakan, pertemuan berlangsung cair dan hangat. Bahkan dibuka oleh candaan Prabowo.
Cerita Mahfud selengkapnya bisa dibaca di sini: https://nasional.kompas.com/read/2026/05/06/13482611/mahfud-md-saya-berkawan-dekat-dengan-prabowo-sejak-2013-diskusi-hangat-baru?utm_source=telegram&utm_medium=social
π3π©3β€1πΎ1
Bus Tabrak Truk Tangki di Muratara Sumsel, 16 Orang Tewas
Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) mengalami kecelakaan setelah menabrak truk tangki bermuatan minyak di Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum), wilayah Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, Rabu (6/5/2026).
Sebanyak 16 orang dinyatakan meninggal dalam kecelakan ini.
Klik link untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2026/05/06/173247378/bus-tabrak-truk-tangki-di-muratara-sumsel-16-orang-tewas.?utm_source=telegram&utm_medium=social
Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) mengalami kecelakaan setelah menabrak truk tangki bermuatan minyak di Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum), wilayah Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, Rabu (6/5/2026).
Sebanyak 16 orang dinyatakan meninggal dalam kecelakan ini.
Klik link untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2026/05/06/173247378/bus-tabrak-truk-tangki-di-muratara-sumsel-16-orang-tewas.?utm_source=telegram&utm_medium=social
π1
Tolak Kampus Jadi Dapur MBG, Presma BEM IPB ke Ketua BGN: Jangan Terlalu Memaksa Pak
BEM IPB University secara tegas menolak wacana dapur MBG di kampus-kampus. BEM KM IPB University mengirim surat terbuka untuk Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana agar tidak memaksakan kebijakan ini.
Klik link untuk baca: https://edukasi.kompas.com/read/2026/05/06/163206671/tolak-kampus-jadi-dapur-mbg-presma-bem-ipb-ke-ketua-bgn-jangan-terlalu.?utm_source=telegram&utm_medium=social
BEM IPB University secara tegas menolak wacana dapur MBG di kampus-kampus. BEM KM IPB University mengirim surat terbuka untuk Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana agar tidak memaksakan kebijakan ini.
Klik link untuk baca: https://edukasi.kompas.com/read/2026/05/06/163206671/tolak-kampus-jadi-dapur-mbg-presma-bem-ipb-ke-ketua-bgn-jangan-terlalu.?utm_source=telegram&utm_medium=social
π12π©2β€1
Bahlil Pastikan CNG 3 Kg Disubsidi, Harga Minimal Sama dengan LPG
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, nantinya CNG 3 kg akan disubsidi oleh pemerintah agar harganya terjangkau bagi masyarakat. Ia bilang, pemberian subsidi ini merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto.
Klik link untuk baca: https://money.kompas.com/read/2026/05/06/172122926/bahlil-pastikan-cng-3-kg-disubsidi-harga-minimal-sama-dengan-lpg?utm_source=telegram&utm_medium=social
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, nantinya CNG 3 kg akan disubsidi oleh pemerintah agar harganya terjangkau bagi masyarakat. Ia bilang, pemberian subsidi ini merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto.
Klik link untuk baca: https://money.kompas.com/read/2026/05/06/172122926/bahlil-pastikan-cng-3-kg-disubsidi-harga-minimal-sama-dengan-lpg?utm_source=telegram&utm_medium=social
π2
π¬ OPINI KOLUMNIS KOMPASCOM π¬
Sepatu Rp 27 Miliar dan Sesat Pikir Pendidikan Berseragam
"Lebih ironis lagi, banyak negara dengan capaian pendidikan tinggi tidak menjadikan seragam sebagai pusat kebijakan pendidikan. Finlandia, misalnya, dikenal tidak mewajibkan seragam sekolah secara nasional.
Banyak sekolah di negara-negara Eropa Utara juga tidak menjadikan keseragaman pakaian sebagai fondasi pendidikan.
Sementara itu, Indonesia sangat rajin menyeragamkan anak, tetapi belum berhasil memastikan semua anak mampu membaca dengan baik pada usia sekolah dasar"
Indra Charismiadji
Pemerhati dan Praktisi Pendidikan
Selengkapnya opini Indra Charismiadji yang tayang di Kolom Kompascon bisa dibaca pada link berikut: https://www.kompas.com/edu/read/2026/05/06/171653671/sepatu-rp-27-miliar-dan-sesat-pikir-pendidikan-berseragam.?utm_source=telegram&utm_medium=social
Sepatu Rp 27 Miliar dan Sesat Pikir Pendidikan Berseragam
"Lebih ironis lagi, banyak negara dengan capaian pendidikan tinggi tidak menjadikan seragam sebagai pusat kebijakan pendidikan. Finlandia, misalnya, dikenal tidak mewajibkan seragam sekolah secara nasional.
Banyak sekolah di negara-negara Eropa Utara juga tidak menjadikan keseragaman pakaian sebagai fondasi pendidikan.
Sementara itu, Indonesia sangat rajin menyeragamkan anak, tetapi belum berhasil memastikan semua anak mampu membaca dengan baik pada usia sekolah dasar"
Indra Charismiadji
Pemerhati dan Praktisi Pendidikan
Selengkapnya opini Indra Charismiadji yang tayang di Kolom Kompascon bisa dibaca pada link berikut: https://www.kompas.com/edu/read/2026/05/06/171653671/sepatu-rp-27-miliar-dan-sesat-pikir-pendidikan-berseragam.?utm_source=telegram&utm_medium=social
KOMPAS.com
Sepatu Rp 27 Miliar dan Sesat Pikir Pendidikan Berseragam
Pendidikan bukan parade kerapian. Pendidikan adalah proses memerdekakan pikiran.
β€2π©2
π KOMPASCOM HIGHLIGHT π π
Tabrakan maut di Muratara Tewaskan 16 Orang
Tabrakan Maut di Muratara Sumsel, Bus ALS Diduga Lawan Arus hingga Tabrak Truk Tangki BBM
Klik link untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2026/05/06/182101878/tabrakan-maut-di-muratara-sumsel-bus-als-diduga-lawan-arus-hingga-tabrak.?utm_source=telegram&utm_medium=social
Baca juga...
Kronologi Awal Kecelakaan Bus ALS Tabrak Truk Tangki di Sumsel: 16 Tewas dan 4 Orang Luka
Klik link untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2026/05/06/175920378/kronologi-awal-kecelakaan-bus-als-tabrak-truk-tangki-di-sumsel-16-tewas-dan.?utm_source=telegram&utm_medium=social
Tabrakan maut di Muratara Tewaskan 16 Orang
Tabrakan Maut di Muratara Sumsel, Bus ALS Diduga Lawan Arus hingga Tabrak Truk Tangki BBM
Klik link untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2026/05/06/182101878/tabrakan-maut-di-muratara-sumsel-bus-als-diduga-lawan-arus-hingga-tabrak.?utm_source=telegram&utm_medium=social
Baca juga...
Kronologi Awal Kecelakaan Bus ALS Tabrak Truk Tangki di Sumsel: 16 Tewas dan 4 Orang Luka
Klik link untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2026/05/06/175920378/kronologi-awal-kecelakaan-bus-als-tabrak-truk-tangki-di-sumsel-16-tewas-dan.?utm_source=telegram&utm_medium=social
KOMPAS.com
Kronologi Awal Kecelakaan Bus ALS Tabrak Truk Tangki di Sumsel: 16 Tewas dan 4 Orang Luka
Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan.
β€1
π KOMPASCOM HIGHLIGHT π π
Pemerintah Akan Hapus Istilah Guru Honorer Mulai 2027
Klik link untuk baca: https://www.kompas.com/edu/read/2026/05/06/195614571/pemerintah-akan-hapus-istilah-guru-honorer-mulai-2027?utm_source=telegram&utm_medium=social
Pemerintah Akan Hapus Istilah Guru Honorer Mulai 2027
Klik link untuk baca: https://www.kompas.com/edu/read/2026/05/06/195614571/pemerintah-akan-hapus-istilah-guru-honorer-mulai-2027?utm_source=telegram&utm_medium=social
π€£1
π KOMPASCOM HIGHLIGHT π π
Vonis Iwan Kurniawan dan Iwan Setiawan pada Kasus Korupsi PT Sritex
Kasus Korupsi PT Sritex, Iwan Kurniawan Divonis 12 Tahun Penjara
Klik link untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2026/05/06/185756378/kasus-korupsi-pt-sritex-iwan-kurniawan-divonis-12-tahun-penjara.?utm_source=telegram&utm_medium=social
Sementara Iwan Setiawan...
*Sidang Kasus Korupsi: Eks Komisaris Sritex Iwan Setiawan Divonis 14 Tahun Penjara*
Klik link untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2026/05/06/143047078/sidang-kasus-korupsi-eks-komisaris-sritex-iwan-setiawan-divonis-14-tahun.?utm_source=telegram&utm_medium=social
Baca juga...
Hakim Bongkar Modus Sritex Buat Invoice Sendiri, Iwan Lukminto Cs Rekayasa PKPU
Klik link untuk baca:https://regional.kompas.com/read/2026/05/06/170521378/hakim-bongkar-modus-sritex-buat-invoice-sendiri-iwan-lukminto-cs-rekayasa.?utm_source=telegram&utm_medium=social
Vonis Iwan Kurniawan dan Iwan Setiawan pada Kasus Korupsi PT Sritex
Kasus Korupsi PT Sritex, Iwan Kurniawan Divonis 12 Tahun Penjara
Klik link untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2026/05/06/185756378/kasus-korupsi-pt-sritex-iwan-kurniawan-divonis-12-tahun-penjara.?utm_source=telegram&utm_medium=social
Sementara Iwan Setiawan...
*Sidang Kasus Korupsi: Eks Komisaris Sritex Iwan Setiawan Divonis 14 Tahun Penjara*
Klik link untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2026/05/06/143047078/sidang-kasus-korupsi-eks-komisaris-sritex-iwan-setiawan-divonis-14-tahun.?utm_source=telegram&utm_medium=social
Baca juga...
Hakim Bongkar Modus Sritex Buat Invoice Sendiri, Iwan Lukminto Cs Rekayasa PKPU
Klik link untuk baca:https://regional.kompas.com/read/2026/05/06/170521378/hakim-bongkar-modus-sritex-buat-invoice-sendiri-iwan-lukminto-cs-rekayasa.?utm_source=telegram&utm_medium=social
KOMPAS.com
Kasus Korupsi PT Sritex, Iwan Kurniawan Divonis 12 Tahun Penjara
Vonis tersebut lebih ringan jika dibandingkan dengan kakaknya, Iwan Setiawan Lukminto yang divonis 14 tahun penjara.
π3β€1π1π₯±1
π KOMPASCOM HIGHLIGHT π π
Tinggal Tunggu Lampu Hijau, Kapal Induk Perancis Siap Lancarkan Operasi di Selat Hormuz
Klik link untuk baca: https://internasional.kompas.com/read/2026/05/07/050000770/tinggal-tunggu-lampu-hijau-kapal-induk-perancis-siap-lancarkan-operasi?utm_source=telegram&utm_medium=social
Tinggal Tunggu Lampu Hijau, Kapal Induk Perancis Siap Lancarkan Operasi di Selat Hormuz
Klik link untuk baca: https://internasional.kompas.com/read/2026/05/07/050000770/tinggal-tunggu-lampu-hijau-kapal-induk-perancis-siap-lancarkan-operasi?utm_source=telegram&utm_medium=social
KOMPAS.com
Tinggal Tunggu Lampu Hijau, Kapal Induk Perancis Siap Lancarkan Operasi di Selat Hormuz
Kapal induk Perancis, Charles de Gaulle bergerak mendekati Selat Hormuz untuk bersiap dengan kemungkinan operasi memulihkan navigasi.
π3π±2β€1
π KOMPASCOM HIGHLIGHT π π
Fakta Baru Kasus Ponpes Pati: Ada Santriwati Hamil dan Dinikahkan Paksa
Klik link untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2026/05/07/063805778/fakta-baru-kasus-ponpes-pati-ada-santriwati-hamil-dan-dinikahkan-paksa?utm_source=telegram&utm_medium=social
Fakta Baru Kasus Ponpes Pati: Ada Santriwati Hamil dan Dinikahkan Paksa
Klik link untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2026/05/07/063805778/fakta-baru-kasus-ponpes-pati-ada-santriwati-hamil-dan-dinikahkan-paksa?utm_source=telegram&utm_medium=social
KOMPAS.com
Fakta Baru Kasus Ponpes Pati: Ada Santriwati Hamil dan Dinikahkan Paksa
Skandal di Ponpes Pati kian memanas. Muncul dugaan santriwati hamil hingga intervensi yayasan agar laporan dicabut. Simak fakta lengkapnya!
π€¬5π₯3
Pilu Istri Sopir Truk Tangki Korban Tewas Kecelakaan Bus ALS, Ungkap Pesan Terakhir Suami: Titip Nanas Tak...
Pertemuan singkat itu kini menjadi kenangan terakhir yang tak akan pernah dilupakan sang istri. π₯π
Klik link untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2026/05/07/074719778/pilu-istri-sopir-truk-tangki-korban-tewas-kecelakaan-bus-als-ungkap-pesan?utm_source=telegram&utm_medium=social
Pertemuan singkat itu kini menjadi kenangan terakhir yang tak akan pernah dilupakan sang istri. π₯π
Klik link untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2026/05/07/074719778/pilu-istri-sopir-truk-tangki-korban-tewas-kecelakaan-bus-als-ungkap-pesan?utm_source=telegram&utm_medium=social
KOMPAS.com
Pilu Istri Sopir Truk Tangki Korban Tewas Kecelakaan Bus ALS, Ungkap Pesan Terakhir Suami: Titip Nanas Tak...
Duka Puspa tak terbendung. Suaminya tewas di Jalinsum Muratara dalam kecelakaan dengan bus ALS di Jalinsum, ungkap pesan terakhir.
π4
Daftar Lengkap Nama Korban Kecelakaan Bus ALS Vs Truk Tangki di Muratara
Peristiwa tragis ini menyebabkan 16 orang tewas.
"Hingga saat ini, tercatat total korban sebanyak 20 orang, terdiri dari 16 orang meninggal dunia, 3 orang luka berat, dan 1 orang luka ringan," kata Nandang Muβmin Wijaya, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kamis (7/5/2025).
Data Identitas Korban Kecelakaan Bus ALS di: https://regional.kompas.com/read/2026/05/07/105558078/daftar-lengkap-nama-korban-kecelakaan-bus-als-vs-truk-tangki-di-muratara?utm_source=telegram&utm_medium=social
Peristiwa tragis ini menyebabkan 16 orang tewas.
"Hingga saat ini, tercatat total korban sebanyak 20 orang, terdiri dari 16 orang meninggal dunia, 3 orang luka berat, dan 1 orang luka ringan," kata Nandang Muβmin Wijaya, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kamis (7/5/2025).
Data Identitas Korban Kecelakaan Bus ALS di: https://regional.kompas.com/read/2026/05/07/105558078/daftar-lengkap-nama-korban-kecelakaan-bus-als-vs-truk-tangki-di-muratara?utm_source=telegram&utm_medium=social
π’4β€3
Cara Kiai Ashari Pati Hindari Pelacakan Polisi, Kabur ke Wonogiri Naik Travel
Pelarian Kiai Ashari, tersangka kasus dugaan pencabulan terhadap puluhan santriwati di Pondok Pesantren (Ponpes) Ndolo Kusumo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, akhirnya berakhir setelah polisi menangkapnya di Wonogiri.
Klik link untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2026/05/07/124453778/cara-kiai-ashari-pati-hindari-pelacakan-polisi-kabur-ke-wonogiri-naik?utm_source=telegram&utm_medium=social
Pelarian Kiai Ashari, tersangka kasus dugaan pencabulan terhadap puluhan santriwati di Pondok Pesantren (Ponpes) Ndolo Kusumo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, akhirnya berakhir setelah polisi menangkapnya di Wonogiri.
Klik link untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2026/05/07/124453778/cara-kiai-ashari-pati-hindari-pelacakan-polisi-kabur-ke-wonogiri-naik?utm_source=telegram&utm_medium=social
KOMPAS.com
Cara Kiai Ashari Pati Hindari Pelacakan Polisi, Kabur ke Wonogiri Naik Travel
Sebelum ditangkap, Ashari diketahui sempat melarikan diri ke Bogor dengan bantuan sopir pribadinya.
π5β€3π1
Kecelakaan Bus ALS Tewaskan 16 Orang Diduga Hindari Lubang, Gubernur Sumsel: Itu Jalan Nasional
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menegaskan bahwa lokasi kecelakaan bus ALS yang menewaskan 16 orang merupakan jalan nasional yang dikelola pemerintah pusat.
Disebutkan bahwa bus ALS mengalami kecelakaan setelah menghindari lubang besar di jalan tersebut. Bus penumpang itu menabrak truk tangki minyak dan terbakar.
Selengkapnya kata Herman Deru bisa dibaca di sini: https://regional.kompas.com/read/2026/05/07/113447278/kecelakaan-bus-als-tewaskan-16-orang-diduga-hindari-lubang-gubernur-sumsel?utm_source=telegram&utm_medium=social
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menegaskan bahwa lokasi kecelakaan bus ALS yang menewaskan 16 orang merupakan jalan nasional yang dikelola pemerintah pusat.
Disebutkan bahwa bus ALS mengalami kecelakaan setelah menghindari lubang besar di jalan tersebut. Bus penumpang itu menabrak truk tangki minyak dan terbakar.
Selengkapnya kata Herman Deru bisa dibaca di sini: https://regional.kompas.com/read/2026/05/07/113447278/kecelakaan-bus-als-tewaskan-16-orang-diduga-hindari-lubang-gubernur-sumsel?utm_source=telegram&utm_medium=social
π€5π’1