Prabowo Minta Dudung Mengecek Dapur MBG Di-suspend tapi Dapat Insentif Rp 6 Juta/Hari
Kepala Staf Presiden (KSP) Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman mengaku telah mengecek keberadaan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) atau SPPG yang tetap mendapat insentif Rp 6 juta per hari, padahal sedang di-suspend.
Selengkapnya penjelasan Dudung bisa dibaca di sini: https://nasional.kompas.com/read/2026/05/05/12441991/prabowo-minta-dudung-mengecek-dapur-mbg-di-suspend-tapi-dapat-insentif-rp-6?utm_source=telegram&utm_medium=social
Kepala Staf Presiden (KSP) Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman mengaku telah mengecek keberadaan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) atau SPPG yang tetap mendapat insentif Rp 6 juta per hari, padahal sedang di-suspend.
Selengkapnya penjelasan Dudung bisa dibaca di sini: https://nasional.kompas.com/read/2026/05/05/12441991/prabowo-minta-dudung-mengecek-dapur-mbg-di-suspend-tapi-dapat-insentif-rp-6?utm_source=telegram&utm_medium=social
😁4❤3🖕2👏1
Jokowi Digugat Perdata ke PN Solo: Buntut Tak Hadir Sidang dan Tak Tunjukkan Ijazah
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) digugat secara perdata ke Pengadilan Negeri (PN) Solo oleh alumnus Fakultas Hukum Universitas Gajah Mada (UGM) Sigit Pratama.
Apa pertimbangan gugatannya?
Selengkapnya bisa dibaca di sini: https://regional.kompas.com/read/2026/05/05/160153878/jokowi-digugat-perdata-ke-pn-solo-buntut-tak-hadir-sidang-dan-tak-tunjukkan?utm_source=telegram&utm_medium=social
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) digugat secara perdata ke Pengadilan Negeri (PN) Solo oleh alumnus Fakultas Hukum Universitas Gajah Mada (UGM) Sigit Pratama.
Apa pertimbangan gugatannya?
Selengkapnya bisa dibaca di sini: https://regional.kompas.com/read/2026/05/05/160153878/jokowi-digugat-perdata-ke-pn-solo-buntut-tak-hadir-sidang-dan-tak-tunjukkan?utm_source=telegram&utm_medium=social
KOMPAS.com
Jokowi Digugat Perdata ke PN Solo: Buntut Tak Hadir Sidang dan Tak Tunjukkan Ijazah
Jokowi digugat perdata ke PN Solo. Penggugat menilai Jokowi melawan hukum karena tak hadir sidang dan tak tunjukkan ijazah.
🤣9👍2❤1😁1
Ade Armando Mundur dari PSI
Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ade Armando menyatakan, dirinya mundur dari PSI.
Apa alasan Ade mundur dari PSI?
Penjelasan Ade Armando selengkapnya bisa dibaca di sini: https://nasional.kompas.com/read/2026/05/05/16144551/ade-armando-mundur-dari-psi?utm_source=telegram&utm_medium=social
Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ade Armando menyatakan, dirinya mundur dari PSI.
Apa alasan Ade mundur dari PSI?
Penjelasan Ade Armando selengkapnya bisa dibaca di sini: https://nasional.kompas.com/read/2026/05/05/16144551/ade-armando-mundur-dari-psi?utm_source=telegram&utm_medium=social
❤1👏1😁1
Purbaya Akui Sempat Ada Kebocoran Anggaran Motor BGN: Itu Sudah Diperbaiki
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui sempat terjadi kebocoran anggaran terkait pengadaan motor untuk Badan Gizi Nasional (BGN), meski sebelumnya pemerintah telah menolak rencana tersebut.
Klik link di bawah ini untuk baca:
https://money.kompas.com/read/2026/05/05/173733326/purbaya-akui-sempat-ada-kebocoran-anggaran-motor-bgn-itu-sudah-diperbaiki?utm_source=telegram&utm_medium=social
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui sempat terjadi kebocoran anggaran terkait pengadaan motor untuk Badan Gizi Nasional (BGN), meski sebelumnya pemerintah telah menolak rencana tersebut.
Klik link di bawah ini untuk baca:
https://money.kompas.com/read/2026/05/05/173733326/purbaya-akui-sempat-ada-kebocoran-anggaran-motor-bgn-itu-sudah-diperbaiki?utm_source=telegram&utm_medium=social
KOMPAS.com
Purbaya Akui Sempat Ada Kebocoran Anggaran Motor BGN: Itu Sudah Diperbaiki
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui kebocoran anggaran terkait pengadaan motor BGN, meski ditolak. Sistem diperbaiki demi belanja negara yang transparan.
😁2💩2🖕1
💬 OPINI KOLUMNIS KOMPASCOM 💬
Membaca Ulang Perdebatan “Seksi” di Ruang Publik
"Tulisan ini tidak bermaksud untuk mengkritisi pilihan perempuan atau pun apa yang mereka lakukan terhadap tubuhnya.
Mungkin pertanyaan yang perlu diajukan adalah: apakah perempuan benar-benar bebas, atau hanya menyesuaikan diri dengan sistem yang sudah menentukan apa yang laku?"
Dina Diana
Dosen Fakultas Hukum Universitas Indonesia
Selengkapnya opini Dina Diana yang tayang di Kolom Kompascon bisa dibaca pada link berikut: https://www.kompas.com/hype/read/2026/05/05/152000866/membaca-ulang-perdebatan-seksi-di-ruang-publik.?utm_source=telegram&utm_medium=social
Membaca Ulang Perdebatan “Seksi” di Ruang Publik
"Tulisan ini tidak bermaksud untuk mengkritisi pilihan perempuan atau pun apa yang mereka lakukan terhadap tubuhnya.
Mungkin pertanyaan yang perlu diajukan adalah: apakah perempuan benar-benar bebas, atau hanya menyesuaikan diri dengan sistem yang sudah menentukan apa yang laku?"
Dina Diana
Dosen Fakultas Hukum Universitas Indonesia
Selengkapnya opini Dina Diana yang tayang di Kolom Kompascon bisa dibaca pada link berikut: https://www.kompas.com/hype/read/2026/05/05/152000866/membaca-ulang-perdebatan-seksi-di-ruang-publik.?utm_source=telegram&utm_medium=social
KOMPAS.com
Membaca Ulang Perdebatan “Seksi” di Ruang Publik
Mengkritik industri musik bukan berarti melarang perempuan berekspresi. Justru, ini upaya untuk memastikan ekspresi itu lahir dari pilihan bebas.
❤1
📌 KOMPASCOM HIGHLIGHT 📌 🔊
Eks Wakapolri Akui Ada Kuota Khusus Masuk Polri Pakai Bayar: Akan Dihapus
Klik link untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2026/05/05/20061911/eks-wakapolri-akui-ada-kuota-khusus-masuk-polri-pakai-bayar-akan-dihapus?utm_source=telegram&utm_medium=social
Eks Wakapolri Akui Ada Kuota Khusus Masuk Polri Pakai Bayar: Akan Dihapus
Klik link untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2026/05/05/20061911/eks-wakapolri-akui-ada-kuota-khusus-masuk-polri-pakai-bayar-akan-dihapus?utm_source=telegram&utm_medium=social
😁5💩3🤣2🖕2
📌 KOMPASCOM HIGHLIGHT 📌 🔊
Rupiah Semakin Anjlok, Purbaya: Enggak Sulit Perbaikinya
Klik link untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2026/05/05/19284321/rupiah-semakin-anjlok-purbaya-enggak-sulit-perbaikinya?utm_source=telegram&utm_medium=social
Rupiah Semakin Anjlok, Purbaya: Enggak Sulit Perbaikinya
Klik link untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2026/05/05/19284321/rupiah-semakin-anjlok-purbaya-enggak-sulit-perbaikinya?utm_source=telegram&utm_medium=social
😁3💩2🤡2
📌 KOMPASCOM HIGHLIGHT 📌 🔊
Cekcok gara-gara Biaya Admin QRIS, 10 Anggota TNI Disebut Ikut Rusak Warung di Jakpus
Klik link untuk baca: https://megapolitan.kompas.com/read/2026/05/05/18445011/cekcok-gara-gara-biaya-admin-qris-10-anggota-tni-disebut-ikut-rusak.?utm_source=telegram&utm_medium=social
Sebelumnya...
Anggota TNI Disebut Acak-acak Warung di Jakpus Perkara Admin QRIS Rp 1.000 dan Dikatai "Dasar Jelek"
Klik link untuk baca: https://megapolitan.kompas.com/read/2026/05/05/16300931/anggota-tni-disebut-acak-acak-warung-di-jakpus-perkara-admin-qris-rp-1000.?utm_source=telegram&utm_medium=social
Sementara itu, komentar TNI...
Viral Toko Kelontong di Kemayoran Diacak-acak, TNI AD Akui Ada Anggotanya Terlibat
Klik link untuk baca: https://megapolitan.kompas.com/read/2026/05/05/15073521/viral-toko-kelontong-di-kemayoran-diacak-acak-tni-ad-akui-ada-anggotanya.?utm_source=telegram&utm_medium=social
Cekcok gara-gara Biaya Admin QRIS, 10 Anggota TNI Disebut Ikut Rusak Warung di Jakpus
Klik link untuk baca: https://megapolitan.kompas.com/read/2026/05/05/18445011/cekcok-gara-gara-biaya-admin-qris-10-anggota-tni-disebut-ikut-rusak.?utm_source=telegram&utm_medium=social
Sebelumnya...
Anggota TNI Disebut Acak-acak Warung di Jakpus Perkara Admin QRIS Rp 1.000 dan Dikatai "Dasar Jelek"
Klik link untuk baca: https://megapolitan.kompas.com/read/2026/05/05/16300931/anggota-tni-disebut-acak-acak-warung-di-jakpus-perkara-admin-qris-rp-1000.?utm_source=telegram&utm_medium=social
Sementara itu, komentar TNI...
Viral Toko Kelontong di Kemayoran Diacak-acak, TNI AD Akui Ada Anggotanya Terlibat
Klik link untuk baca: https://megapolitan.kompas.com/read/2026/05/05/15073521/viral-toko-kelontong-di-kemayoran-diacak-acak-tni-ad-akui-ada-anggotanya.?utm_source=telegram&utm_medium=social
KOMPAS.com
Anggota TNI Disebut Acak-acak Warung di Jakpus Perkara Admin QRIS Rp 1.000 dan Dikatai "Dasar Jelek"
Toko kelontong di Kemayoran, Jakarta Pusat, diacak-acak gara-gara perselisihan anggota TNI AD dengan dua penjaga toko tersebut.
👎4🔥2❤1👏1🤔1
📌 KOMPASCOM HIGHLIGHT 📌 🔊
Waspada Modus "Salah Sambung" di WhatsApp, Warga Purworejo Tertipu Investasi Bodong Rp 452 Juta
Klik link untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2026/05/06/055213478/waspada-modus-salah-sambung-di-whatsapp-warga-purworejo-tertipu-investasi?utm_source=telegram&utm_medium=social
Waspada Modus "Salah Sambung" di WhatsApp, Warga Purworejo Tertipu Investasi Bodong Rp 452 Juta
Klik link untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2026/05/06/055213478/waspada-modus-salah-sambung-di-whatsapp-warga-purworejo-tertipu-investasi?utm_source=telegram&utm_medium=social
KOMPAS.com
Waspada Modus "Salah Sambung" di WhatsApp, Warga Purworejo Tertipu Investasi Bodong Rp 452 Juta
Jangan balas pesan 'salah sambung' di WA! Warga Purworejo kena love scam hingga rugi Rp 452 juta. Pelaku jaringan Kamboja ditangkap polisi.
📌 KOMPASCOM HIGHLIGHT 📌 🔊
Anggaran Rehab Rumah Dinas Gubernur Kaltim Hanya Rp 3 M, Kenapa Jadi Rp 25 M?
Klik link untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2026/05/06/060000378/anggaran-rehab-rumah-dinas-gubernur-kaltim-hanya-rp-3-m-kenapa-jadi-rp-25-m?utm_source=telegram&utm_medium=social
Anggaran Rehab Rumah Dinas Gubernur Kaltim Hanya Rp 3 M, Kenapa Jadi Rp 25 M?
Klik link untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2026/05/06/060000378/anggaran-rehab-rumah-dinas-gubernur-kaltim-hanya-rp-3-m-kenapa-jadi-rp-25-m?utm_source=telegram&utm_medium=social
💩9❤1👍1😁1🤔1🍾1
📌 KOMPASCOM HIGHLIGHT 📌 🔊
Penjelasan PLN di Sidang MK Mengapa Token Listrik Tak Hangus Seperti Kuota Internet
Klik link untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2026/05/06/06240451/penjelasan-pln-di-sidang-mk-mengapa-token-listrik-tak-hangus-seperti-kuota?utm_source=telegram&utm_medium=social
Penjelasan PLN di Sidang MK Mengapa Token Listrik Tak Hangus Seperti Kuota Internet
Klik link untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2026/05/06/06240451/penjelasan-pln-di-sidang-mk-mengapa-token-listrik-tak-hangus-seperti-kuota?utm_source=telegram&utm_medium=social
KOMPAS.com
Penjelasan PLN di Sidang MK Mengapa Token Listrik Tak Hangus Seperti Kuota Internet
PLN juga menegaskan kembali peran negara dalam pengaturan kebijakan token listrik yang tak hangus dalam waktu tertentu.
🤣4🤔2💩1
Gempa Magnitudo 2,7 Guncang Pangandaran Rabu Pagi, Pusat di Laut
Sumber: https://bandung.kompas.com/read/2026/05/06/101637778/gempa-magnitudo-27-guncang-pangandaran-rabu-pagi-pusat-di-laut?utm_source=telegram&utm_medium=social
Sumber: https://bandung.kompas.com/read/2026/05/06/101637778/gempa-magnitudo-27-guncang-pangandaran-rabu-pagi-pusat-di-laut?utm_source=telegram&utm_medium=social
KOMPAS.com
Gempa Magnitudo 2,7 Guncang Pangandaran Rabu Pagi, Pusat di Laut
BMKG melaporkan gempa Magnitudo 2,7 mengguncang Pangandaran, Jawa Barat, Rabu (6/5/2026) pagi. Pusat gempa di laut sedalam 10 km.
❤1
Kasus Pencabulan di Pesantren: Santri di Antara Bayang-bayang Relasi Kuasa dan Lemahnya Pengawasan
Kasus kekerasan seksual di pesantren sendiri bukanlah hal baru. Dalam banyak kasus, tokoh agama, pengasuh pesantren, atau ustaz ditempatkan sebagai figur yang nyaris tak tersentuh kritik, sementara santri dituntut untuk patuh dan tunduk.
Bahkan dari orang-orang terdekat, cerita korban sering kali dipatahkan oleh keyakinan bahwa sosok yang dihormati tidak mungkin melakukan perbuatan tersebut. 😢💔🥀
Klik link untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2026/05/06/10142791/kasus-pencabulan-di-pesantren-santri-di-antara-bayang-bayang-relasi-kuasa?utm_source=telegram&utm_medium=social
Kasus kekerasan seksual di pesantren sendiri bukanlah hal baru. Dalam banyak kasus, tokoh agama, pengasuh pesantren, atau ustaz ditempatkan sebagai figur yang nyaris tak tersentuh kritik, sementara santri dituntut untuk patuh dan tunduk.
Bahkan dari orang-orang terdekat, cerita korban sering kali dipatahkan oleh keyakinan bahwa sosok yang dihormati tidak mungkin melakukan perbuatan tersebut. 😢💔🥀
Klik link untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2026/05/06/10142791/kasus-pencabulan-di-pesantren-santri-di-antara-bayang-bayang-relasi-kuasa?utm_source=telegram&utm_medium=social
KOMPAS.com
Kasus Pencabulan di Pesantren: Santri di Antara Bayang-bayang Relasi Kuasa dan Lemahnya Pengawasan
Kasus kekerasan seksual di pesantren terus mencuat, menyoroti relasi kuasa dan lemahnya pengawasan. Mendesak langkah konkret untuk perlindungan dan keadilan korban.
🤬6🤔2🔥1
Rosan Akui Danantara Sudah Mulai Beli Saham GOTO demi Kesejahteraan Ojol
CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani umumkan investasi di GOTO. Prioritas utama: tingkatkan kesejahteraan ojol dengan BPJS & THR ganda. Pemerintah turut andil.
https://nasional.kompas.com/read/2026/05/06/06042671/rosan-akui-danantara-sudah-mulai-beli-saham-goto-demi-kesejahteraan-ojol?utm_source=telegram&utm_medium=social
CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani umumkan investasi di GOTO. Prioritas utama: tingkatkan kesejahteraan ojol dengan BPJS & THR ganda. Pemerintah turut andil.
https://nasional.kompas.com/read/2026/05/06/06042671/rosan-akui-danantara-sudah-mulai-beli-saham-goto-demi-kesejahteraan-ojol?utm_source=telegram&utm_medium=social
KOMPAS.com
Rosan Akui Danantara Sudah Mulai Beli Saham GOTO demi Kesejahteraan Ojol
CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani umumkan investasi di GOTO. Prioritas utama: tingkatkan kesejahteraan ojol dengan BPJS & THR ganda. Pemerintah turut andil.
🤡4👍2💩2😁1
💬 OPINI KOLUMNIS KOMPASCOM 💬
Aplikator Transportasi Jadi Pegawai BUMN: Untung atau Buntung?
Di permukaan, tuntutannya sederhana: Kepastian hidup. Namun, di balik kesederhanaan tersebut, tersimpan kompleksitas kebijakan yang tidak bisa dijawab dengan pendekatan hitam putih.
Ir. Bram Hertasning, MTM, MlogMan, IPM, CRA, CRP
Kepala Bidang Lalu Lintas & Angkutan Pelayaran dan Penerbangan Kemenhub
Selengkapnya opini Ir. Bram Hertasning yang tayang di Kolom Kompascon bisa dibaca pada link berikut: https://money.kompas.com/read/2026/05/06/064500726/aplikator-transportasi-jadi-pegawai-bumn--untung-atau-buntung-?utm_source=telegram&utm_medium=social
Aplikator Transportasi Jadi Pegawai BUMN: Untung atau Buntung?
Di permukaan, tuntutannya sederhana: Kepastian hidup. Namun, di balik kesederhanaan tersebut, tersimpan kompleksitas kebijakan yang tidak bisa dijawab dengan pendekatan hitam putih.
Ir. Bram Hertasning, MTM, MlogMan, IPM, CRA, CRP
Kepala Bidang Lalu Lintas & Angkutan Pelayaran dan Penerbangan Kemenhub
Selengkapnya opini Ir. Bram Hertasning yang tayang di Kolom Kompascon bisa dibaca pada link berikut: https://money.kompas.com/read/2026/05/06/064500726/aplikator-transportasi-jadi-pegawai-bumn--untung-atau-buntung-?utm_source=telegram&utm_medium=social
KOMPAS.com
Aplikator Transportasi Jadi Pegawai BUMN: Untung atau Buntung?
Perlindungan atas pengemudi ojek online merupakan keharusan, tapi cara mencapainya harus mempertimbangkan dimensi ekonomi, sosial, dan fiskal.
❤1👏1
Sidang Nadiem Ricuh Imbas JPU dan Penasihat Hukum Saling Adu Mulut
Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook untuk terdakwa eks Mendikbudristek Nadiem Makarim sempat ricuh karena Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan tim penasihat hukum adu mulut serta meninggikan suara dari kursi masing-masing.
Klik link untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2026/05/06/12435841/sidang-nadiem-ricuh-imbas-jpu-dan-penasihat-hukum-saling-adu-mulut?utm_source=telegram&utm_medium=social
Sidang juga menghadirkan eks Ketua BPK Agung Firman Sampurna sebagai ahli. Agung mengungkapkan soal hasil audit kerugian negara kasus Chromebook cacat. Berikut artikelnya:
Sidang Nadiem, Eks Ketua BPK Sebut Hasil Audit Kerugian Negara Kasus Chromebook Cacat
Klik link untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2026/05/06/11544961/sidang-nadiem-eks-ketua-bpk-sebut-hasil-audit-kerugian-negara-kasus?utm_source=telegram&utm_medium=social
Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook untuk terdakwa eks Mendikbudristek Nadiem Makarim sempat ricuh karena Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan tim penasihat hukum adu mulut serta meninggikan suara dari kursi masing-masing.
Klik link untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2026/05/06/12435841/sidang-nadiem-ricuh-imbas-jpu-dan-penasihat-hukum-saling-adu-mulut?utm_source=telegram&utm_medium=social
Sidang juga menghadirkan eks Ketua BPK Agung Firman Sampurna sebagai ahli. Agung mengungkapkan soal hasil audit kerugian negara kasus Chromebook cacat. Berikut artikelnya:
Sidang Nadiem, Eks Ketua BPK Sebut Hasil Audit Kerugian Negara Kasus Chromebook Cacat
Klik link untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2026/05/06/11544961/sidang-nadiem-eks-ketua-bpk-sebut-hasil-audit-kerugian-negara-kasus?utm_source=telegram&utm_medium=social
KOMPAS.com
Sidang Nadiem, Eks Ketua BPK Sebut Hasil Audit Kerugian Negara Kasus Chromebook Cacat
Mantan Ketua BPK Agung Firman Sampurna nilai audit BPKP kasus korupsi Chromebook cacat dan tak sah jadi bukti, sebut itu asumtif.
🤣4👍1😁1
Mahfud MD: Saya Berkawan Dekat dengan Prabowo sejak 2013, Diskusi Hangat Baru Kemarin
Mantan Menkopolhukam Mahfud MD bercerita soal pertemuannya dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Kamis (5/5/2026). Ia mengatakan, pertemuan berlangsung cair dan hangat. Bahkan dibuka oleh candaan Prabowo.
Cerita Mahfud selengkapnya bisa dibaca di sini: https://nasional.kompas.com/read/2026/05/06/13482611/mahfud-md-saya-berkawan-dekat-dengan-prabowo-sejak-2013-diskusi-hangat-baru?utm_source=telegram&utm_medium=social
Mantan Menkopolhukam Mahfud MD bercerita soal pertemuannya dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Kamis (5/5/2026). Ia mengatakan, pertemuan berlangsung cair dan hangat. Bahkan dibuka oleh candaan Prabowo.
Cerita Mahfud selengkapnya bisa dibaca di sini: https://nasional.kompas.com/read/2026/05/06/13482611/mahfud-md-saya-berkawan-dekat-dengan-prabowo-sejak-2013-diskusi-hangat-baru?utm_source=telegram&utm_medium=social
👍3💩3❤1🍾1
Bus Tabrak Truk Tangki di Muratara Sumsel, 16 Orang Tewas
Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) mengalami kecelakaan setelah menabrak truk tangki bermuatan minyak di Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum), wilayah Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, Rabu (6/5/2026).
Sebanyak 16 orang dinyatakan meninggal dalam kecelakan ini.
Klik link untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2026/05/06/173247378/bus-tabrak-truk-tangki-di-muratara-sumsel-16-orang-tewas.?utm_source=telegram&utm_medium=social
Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) mengalami kecelakaan setelah menabrak truk tangki bermuatan minyak di Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum), wilayah Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, Rabu (6/5/2026).
Sebanyak 16 orang dinyatakan meninggal dalam kecelakan ini.
Klik link untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2026/05/06/173247378/bus-tabrak-truk-tangki-di-muratara-sumsel-16-orang-tewas.?utm_source=telegram&utm_medium=social
👏1
Tolak Kampus Jadi Dapur MBG, Presma BEM IPB ke Ketua BGN: Jangan Terlalu Memaksa Pak
BEM IPB University secara tegas menolak wacana dapur MBG di kampus-kampus. BEM KM IPB University mengirim surat terbuka untuk Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana agar tidak memaksakan kebijakan ini.
Klik link untuk baca: https://edukasi.kompas.com/read/2026/05/06/163206671/tolak-kampus-jadi-dapur-mbg-presma-bem-ipb-ke-ketua-bgn-jangan-terlalu.?utm_source=telegram&utm_medium=social
BEM IPB University secara tegas menolak wacana dapur MBG di kampus-kampus. BEM KM IPB University mengirim surat terbuka untuk Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana agar tidak memaksakan kebijakan ini.
Klik link untuk baca: https://edukasi.kompas.com/read/2026/05/06/163206671/tolak-kampus-jadi-dapur-mbg-presma-bem-ipb-ke-ketua-bgn-jangan-terlalu.?utm_source=telegram&utm_medium=social
👍12💩2❤1
Bahlil Pastikan CNG 3 Kg Disubsidi, Harga Minimal Sama dengan LPG
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, nantinya CNG 3 kg akan disubsidi oleh pemerintah agar harganya terjangkau bagi masyarakat. Ia bilang, pemberian subsidi ini merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto.
Klik link untuk baca: https://money.kompas.com/read/2026/05/06/172122926/bahlil-pastikan-cng-3-kg-disubsidi-harga-minimal-sama-dengan-lpg?utm_source=telegram&utm_medium=social
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, nantinya CNG 3 kg akan disubsidi oleh pemerintah agar harganya terjangkau bagi masyarakat. Ia bilang, pemberian subsidi ini merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto.
Klik link untuk baca: https://money.kompas.com/read/2026/05/06/172122926/bahlil-pastikan-cng-3-kg-disubsidi-harga-minimal-sama-dengan-lpg?utm_source=telegram&utm_medium=social
👍2
💬 OPINI KOLUMNIS KOMPASCOM 💬
Sepatu Rp 27 Miliar dan Sesat Pikir Pendidikan Berseragam
"Lebih ironis lagi, banyak negara dengan capaian pendidikan tinggi tidak menjadikan seragam sebagai pusat kebijakan pendidikan. Finlandia, misalnya, dikenal tidak mewajibkan seragam sekolah secara nasional.
Banyak sekolah di negara-negara Eropa Utara juga tidak menjadikan keseragaman pakaian sebagai fondasi pendidikan.
Sementara itu, Indonesia sangat rajin menyeragamkan anak, tetapi belum berhasil memastikan semua anak mampu membaca dengan baik pada usia sekolah dasar"
Indra Charismiadji
Pemerhati dan Praktisi Pendidikan
Selengkapnya opini Indra Charismiadji yang tayang di Kolom Kompascon bisa dibaca pada link berikut: https://www.kompas.com/edu/read/2026/05/06/171653671/sepatu-rp-27-miliar-dan-sesat-pikir-pendidikan-berseragam.?utm_source=telegram&utm_medium=social
Sepatu Rp 27 Miliar dan Sesat Pikir Pendidikan Berseragam
"Lebih ironis lagi, banyak negara dengan capaian pendidikan tinggi tidak menjadikan seragam sebagai pusat kebijakan pendidikan. Finlandia, misalnya, dikenal tidak mewajibkan seragam sekolah secara nasional.
Banyak sekolah di negara-negara Eropa Utara juga tidak menjadikan keseragaman pakaian sebagai fondasi pendidikan.
Sementara itu, Indonesia sangat rajin menyeragamkan anak, tetapi belum berhasil memastikan semua anak mampu membaca dengan baik pada usia sekolah dasar"
Indra Charismiadji
Pemerhati dan Praktisi Pendidikan
Selengkapnya opini Indra Charismiadji yang tayang di Kolom Kompascon bisa dibaca pada link berikut: https://www.kompas.com/edu/read/2026/05/06/171653671/sepatu-rp-27-miliar-dan-sesat-pikir-pendidikan-berseragam.?utm_source=telegram&utm_medium=social
KOMPAS.com
Sepatu Rp 27 Miliar dan Sesat Pikir Pendidikan Berseragam
Pendidikan bukan parade kerapian. Pendidikan adalah proses memerdekakan pikiran.
❤2💩2