Berkemana, Casual Walking Tour Bareng Kompas.com!
Sejak era pemerintahan Belanda, Kopi menjadi komoditas yang besar di dunia yang dimulai dari Batavia. Ayo ikut menelusuri jejak "emas hitam" di Batavia rute Menteng-Sabang.
Selain Walking Tour, akan ada Coffee Cupping dan Exclusive Buffet Meals di Hotel kelas ⭐⭐⭐⭐ di Hotel Mercure Jakarta Sabang khusus buat kamu
Dan ada hadiah spesial buat kamu! Voucher khusus menginap di Hotel Mercure Jakarta Sabang 🎁🙀
🗓️ Sabtu, 18 April 2026
🕗08.00 WIB
Titik Kumpul:
📍Masjid Cut Meutia
Titik Akhir:
📍Hotel Mercure Jakarta Sabang
Langsung daftar sekarang ya, di: https://kmp.im/BerkemanaWalkingTour
Harga spesial hingga 14 April 2026
Sejak era pemerintahan Belanda, Kopi menjadi komoditas yang besar di dunia yang dimulai dari Batavia. Ayo ikut menelusuri jejak "emas hitam" di Batavia rute Menteng-Sabang.
Selain Walking Tour, akan ada Coffee Cupping dan Exclusive Buffet Meals di Hotel kelas ⭐⭐⭐⭐ di Hotel Mercure Jakarta Sabang khusus buat kamu
Dan ada hadiah spesial buat kamu! Voucher khusus menginap di Hotel Mercure Jakarta Sabang 🎁🙀
🗓️ Sabtu, 18 April 2026
🕗08.00 WIB
Titik Kumpul:
📍Masjid Cut Meutia
Titik Akhir:
📍Hotel Mercure Jakarta Sabang
Langsung daftar sekarang ya, di: https://kmp.im/BerkemanaWalkingTour
Harga spesial hingga 14 April 2026
❤6
KOMPAS.com
Wamendagri Minta Masyarakat Viralkan ASN yang Keluar Rumah Saat WFH
Masyarakat diminta turut mengawasi pelaksanaan WFH ASN setiap hari Jumat, dan bisa memviralkan jika bertemu ASN yang 'nakal'.
Wamendagri Minta Masyarakat Viralkan ASN yang Keluar Rumah Saat WFH
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengajak masyarakat ikut mengawasi ASN saat WFH setiap Jumat. Warga diminta melaporkan atau memviralkan ASN yang keluar rumah melalui kanal pengaduan atau media sosial.
Klik link untuk baca: https://megapolitan.kompas.com/read/2026/04/10/13005931/wamendagri-minta-masyarakat-viralkan-asn-yang-keluar-rumah-saat-wfh?utm_source=telegram&utm_medium=social
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengajak masyarakat ikut mengawasi ASN saat WFH setiap Jumat. Warga diminta melaporkan atau memviralkan ASN yang keluar rumah melalui kanal pengaduan atau media sosial.
Klik link untuk baca: https://megapolitan.kompas.com/read/2026/04/10/13005931/wamendagri-minta-masyarakat-viralkan-asn-yang-keluar-rumah-saat-wfh?utm_source=telegram&utm_medium=social
🤣14❤4👍3😁1
KOMPAS.com
Ketua Komisi VIII Kritik Wacana War Tiket Haji: Enak-enaknya Suruh Orang Berebut
Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, kritik keras wacana 'war tiket' haji Kemenhaj. Dinilai tak serius atasi antrean panjang jemaah, berpotensi tak adil & langgar UU.
Ketua Komisi VIII Kritik Wacana War Tiket Haji: Enak-enaknya Suruh Orang Berebut
Pemerintah mengkaji sistem war tiket haji untuk mengurai antrean panjang haji hingga mencapai belasan tahun. Sistem ini memungkinkan siapa yang cepat melunasi akan berangkat. Namun wacana ini dikritik Ketua Komisi VIII DPR.
Selengkapnya kata Marwan bisa dibaca di sini: https://nasional.kompas.com/read/2026/04/10/14495451/ketua-komisi-viii-kritik-wacana-war-tiket-haji-enak-enaknya-suruh-orang?utm_source=telegram&utm_medium=social
Pemerintah mengkaji sistem war tiket haji untuk mengurai antrean panjang haji hingga mencapai belasan tahun. Sistem ini memungkinkan siapa yang cepat melunasi akan berangkat. Namun wacana ini dikritik Ketua Komisi VIII DPR.
Selengkapnya kata Marwan bisa dibaca di sini: https://nasional.kompas.com/read/2026/04/10/14495451/ketua-komisi-viii-kritik-wacana-war-tiket-haji-enak-enaknya-suruh-orang?utm_source=telegram&utm_medium=social
👍8😁5🤣4❤1
KOMPAS.com
Wacana Pengalihan Penerbangan dari Soekarno-Hatta ke Kertajati, Pengelola BIJB: Kami Siap
BIJB Kertajati bersiap menerima pengalihan penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta yang 'overload'.
Wacana Pengalihan Penerbangan dari Soekarno-Hatta ke Kertajati, Pengelola BIJB: Kami Siap
Ada wacana mengalihkan sebagian penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta ke Bandara Kertajati. Itu karena Bandara Soekarno-Hatta dinilai sudah semakin overload. Bandara Kertajati pun menyatakan kesiapannya dalam melayani penerbangan reguler pengalihan dari Soekarno-Hatta.
Detail soal isu ini ada di artikel berikut: https://bandung.kompas.com/read/2026/04/10/130506178/wacana-pengalihan-penerbangan-dari-soekarno-hatta-ke-kertajati-pengelola?utm_source=telegram&utm_medium=social
Ada wacana mengalihkan sebagian penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta ke Bandara Kertajati. Itu karena Bandara Soekarno-Hatta dinilai sudah semakin overload. Bandara Kertajati pun menyatakan kesiapannya dalam melayani penerbangan reguler pengalihan dari Soekarno-Hatta.
Detail soal isu ini ada di artikel berikut: https://bandung.kompas.com/read/2026/04/10/130506178/wacana-pengalihan-penerbangan-dari-soekarno-hatta-ke-kertajati-pengelola?utm_source=telegram&utm_medium=social
💩8❤2🤡2😁1
Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) meminta pihak yang menuduh ijazahnya palsu untuk membuktikan.
Klik link untuk tahu apa kata Jokowi selengkapnya. https://regional.kompas.com/read/2026/04/10/150658478/diminta-jk-tunjukkan-ijazah-aslinya-jokowi-mestinya-yang-menuduh-yang?utm_source=telegram&utm_medium=social
Klik link untuk tahu apa kata Jokowi selengkapnya. https://regional.kompas.com/read/2026/04/10/150658478/diminta-jk-tunjukkan-ijazah-aslinya-jokowi-mestinya-yang-menuduh-yang?utm_source=telegram&utm_medium=social
💩11❤5👍2😁2😐1
KOMPAS.com
Penampakan Tumpukan Uang Bak Tembok di Kejagung, Jadi Latar Penyerahan Rp 11,4 Triliun ke Negara
Kejagung RI memamerkan uang tunai Rp 11,4 triliun yang akan diserahkan ke negara, disaksikan Presiden Prabowo Subianto, sebagai bagian penyelamatan keuangan negara.
Penampakan Tumpukan Uang Bak Tembok di Kejagung, Jadi Latar Penyerahan Rp 11,4 Triliun ke Negara
Uang tersebut rencananya diserahkan ke negara dan disaksikan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam kegiatan Penyerahan Denda Administratif dan Penyelamatan Keuangan Negara serta Penguasaan Kembali Kawasan Hutan Tahap VI oleh Satgas PKH.
Klik link untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2026/04/10/17045751/penampakan-tumpukan-uang-bak-tembok-di-kejagung-jadi-latar-penyerahan-rp-114?utm_source=telegram&utm_medium=social
Uang tersebut rencananya diserahkan ke negara dan disaksikan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam kegiatan Penyerahan Denda Administratif dan Penyelamatan Keuangan Negara serta Penguasaan Kembali Kawasan Hutan Tahap VI oleh Satgas PKH.
Klik link untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2026/04/10/17045751/penampakan-tumpukan-uang-bak-tembok-di-kejagung-jadi-latar-penyerahan-rp-114?utm_source=telegram&utm_medium=social
💩11❤8👍1🤡1
Seskab Teddy Soroti 'Inflasi Pengamat', Singgung Pihak yang Asal Bicara Tak Sesuai Fakta
Klik link untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2026/04/11/07140031/seskab-teddy-soroti-inflasi-pengamat-singgung-pihak-yang-asal-bicara-tak?utm_source=telegram&utm_medium=social
Klik link untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2026/04/11/07140031/seskab-teddy-soroti-inflasi-pengamat-singgung-pihak-yang-asal-bicara-tak?utm_source=telegram&utm_medium=social
KOMPAS.com
Seskab Teddy Soroti 'Inflasi Pengamat', Singgung Pihak yang Asal Bicara Tak Sesuai Fakta
Seskab Teddy menyebut ada pengamat yang sering beri data tak sesuai fakta. Ia tekankan kepercayaan publik dan pentingnya kritik konstruktif.
💩22👍4🖕2
Alasan Cak Imin Sebut Wacana War Ticket Haji Tidak Efektif
Klik link untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2026/04/11/06100291/alasan-cak-imin-sebut-wacana-war-ticket-haji-tidak-efektif?utm_source=telegram&utm_medium=social
Klik link untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2026/04/11/06100291/alasan-cak-imin-sebut-wacana-war-ticket-haji-tidak-efektif?utm_source=telegram&utm_medium=social
KOMPAS.com
Alasan Cak Imin Sebut Wacana War Ticket Haji Tidak Efektif
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar nilai wacana war tiket haji tidak efektif dan berpotensi putuskan harapan calon jemaah. Kemenhaj kaji ulang sistem yang ada.
👍5🤣2😁1💩1
Uang Jemaat Rp 28 Miliar Digelapkan Eks Pejabat Bank BUMN Aek Nabara, Dikumpulkan Umat Selama 45 Tahun
Klik link untuk baca: https://medan.kompas.com/read/2026/04/11/051000978/uang-jemaat-rp-28-miliar-digelapkan-eks-pejabat-bank-bumn-aek-nabara?utm_source=telegram&utm_medium=social
Klik link untuk baca: https://medan.kompas.com/read/2026/04/11/051000978/uang-jemaat-rp-28-miliar-digelapkan-eks-pejabat-bank-bumn-aek-nabara?utm_source=telegram&utm_medium=social
KOMPAS.com
Uang Jemaat Rp 28 Miliar Digelapkan Eks Pejabat Bank BUMN Aek Nabara, Dikumpulkan Umat Selama 45 Tahun
Dana Credit Union Paroki Aek Nabara Rp 28 miliar yang diduga digelapkan eks pejabat bank BUMN dikumpulkan selama 45 tahun oleh umat.
🤣5😁2❤1
Ditipu Anggota KPK Gadungan, Ahmad Sahroni Sempat Serahkan Rp 300 Juta
Klik link untuk baca: https://megapolitan.kompas.com/read/2026/04/11/12053791/ditipu-anggota-kpk-gadungan-ahmad-sahroni-sempat-serahkan-rp-300?utm_source=telegram&utm_medium=social
Klik link untuk baca: https://megapolitan.kompas.com/read/2026/04/11/12053791/ditipu-anggota-kpk-gadungan-ahmad-sahroni-sempat-serahkan-rp-300?utm_source=telegram&utm_medium=social
KOMPAS.com
Ditipu Anggota KPK Gadungan, Ahmad Sahroni Sempat Serahkan Rp 300 Juta
Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni sempat menyerahkan Rp 300 juta setelah didatangi pihak yang mengaku pegawai KPK.
🤣11💩5❤1😁1
PDI-P dan Gerindra Kompak Tak Akui Bupati Tulungagung Gatut Sunu Sebagai Kader
Klik link untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2026/04/11/141102478/pdi-p-dan-gerindra-kompak-tak-akui-bupati-tulungagung-gatut?utm_source=telegram&utm_medium=social
Klik link untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2026/04/11/141102478/pdi-p-dan-gerindra-kompak-tak-akui-bupati-tulungagung-gatut?utm_source=telegram&utm_medium=social
KOMPAS.com
PDI-P dan Gerindra Kompak Tak Akui Bupati Tulungagung Gatut Sunu Sebagai Kader
PDI-P dan Gerindra kompak menyatakan Gatut Sunu bukan kader usai OTT KPK, status politiknya jadi sorotan.
🤣11💩4🤡2
Pasar Minyak Dunia Dibayangi Kepanikan, Perebutan Pasokan Makin Sengit
Klik untuk baca: https://money.kompas.com/read/2026/04/12/070500826/pasar-minyak-dunia-dibayangi-kepanikan-perebutan-pasokan-makin-sengit?utm_source=telegram&utm_medium=social
Klik untuk baca: https://money.kompas.com/read/2026/04/12/070500826/pasar-minyak-dunia-dibayangi-kepanikan-perebutan-pasokan-makin-sengit?utm_source=telegram&utm_medium=social
KOMPAS.com
Pasar Minyak Dunia Dibayangi Kepanikan, Perebutan Pasokan Makin Sengit
Pasar minyak global tengah dilanda kepanikan akibat keterbatasan pasokan yang semakin terasa.
👏1
KPK Tetapkan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Jadi Tersangka Pemerasan
Klik untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2026/04/11/23243401/kpk-tetapkan-bupati-tulungagung-gatut-sunu-jadi-tersangka-pemerasan?utm_source=telegram&utm_medium=social
Klik untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2026/04/11/23243401/kpk-tetapkan-bupati-tulungagung-gatut-sunu-jadi-tersangka-pemerasan?utm_source=telegram&utm_medium=social
👍7
Sampah Nasional Capai 141 Ribu Ton Per Hari, Menteri LH: Yang Dipilah Jadi Berkah, Tak Dipilah Jadi Musibah
Klik untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2026/04/12/080742778/sampah-nasional-capai-141-ribu-ton-per-hari-menteri-lh-yang-dipilah-jadi?utm_source=telegram&utm_medium=social
Klik untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2026/04/12/080742778/sampah-nasional-capai-141-ribu-ton-per-hari-menteri-lh-yang-dipilah-jadi?utm_source=telegram&utm_medium=social
KOMPAS.com
Sampah Nasional Capai 141 Ribu Ton Per Hari, Menteri LH: Yang Dipilah Jadi Berkah, Tak Dipilah Jadi Musibah
Menteri LH Hanif Faisol ungkap sampah nasional tembus 141 ribu ton per hari! 72 proyek Waste to Energy disiapkan, target open dumping setop Agustus.
💩4🤣2
BGN Buka Suara Terkait Penggunaan Rp 113 Miliar untuk Bayar EO
Klik untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2026/04/12/10235731/bgn-buka-suara-terkait-penggunaan-rp-113-miliar-untuk-bayar-eo?utm_source=telegram&utm_medium=social
Klik untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2026/04/12/10235731/bgn-buka-suara-terkait-penggunaan-rp-113-miliar-untuk-bayar-eo?utm_source=telegram&utm_medium=social
💩13🤣2😈1
KOMPAS.com
Langkah PKB Targetkan Cak Imin Capres 2029 Dinilai Logis dan Strategis
PKB targetkan Cak Imin Capres 2029. Langkah ini dinilai logis dan strategis, didukung tiket nol persen dan efek ekor jas untuk partai.
Langkah PKB Targetkan Cak Imin Capres 2029 Dinilai Logis dan Strategis
Klik untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2026/04/12/11220441/langkah-pkb-targetkan-cak-imin-capres-2029-dinilai-logis-dan-strategis?utm_source=telegram&utm_medium=social
Klik untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2026/04/12/11220441/langkah-pkb-targetkan-cak-imin-capres-2029-dinilai-logis-dan-strategis?utm_source=telegram&utm_medium=social
💩13🤮6🤣4🖕3😨2👍1
Datangi Putin, Prabowo Akan Pastikan Ketersediaan Minyak dari Rusia
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin, Senin hari ini. Dalam pertemuan itu, menurut Seskab Letkol TNI Teddy Indra Wijaya, Kepala Negara akan membahas sejumlah isu, salah satunya memastikan ketersediaan minyak dari Rusia.
Klik link untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2026/04/13/05211381/datangi-putin-prabowo-akan-pastikan-ketersediaan-minyak-dari-rusia?utm_source=telegram&utm_medium=social
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin, Senin hari ini. Dalam pertemuan itu, menurut Seskab Letkol TNI Teddy Indra Wijaya, Kepala Negara akan membahas sejumlah isu, salah satunya memastikan ketersediaan minyak dari Rusia.
Klik link untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2026/04/13/05211381/datangi-putin-prabowo-akan-pastikan-ketersediaan-minyak-dari-rusia?utm_source=telegram&utm_medium=social
KOMPAS.com
Datangi Putin, Prabowo Akan Pastikan Ketersediaan Minyak dari Rusia
Presiden RI Prabowo Subianto akan memastikan ketersediaan minyak dari Rusia saat menemui Presiden Rusia Vladimir Putin pada Senin (13/4/2026).
🤡11👏8👍3😁3❤1
Jakarta Naik Peringkat Jadi Kota Teraman Kedua ASEAN, Toleransi Warga Jadi Kunci
Ibu Kota Jakarta baru saja dinobatkan sebagai kota teraman kedua di Asia Tenggara (ASEAN) berdasarkan survei Global Residence Index 2026.
Apa kata Gubernur Pramono Anung soal survei ini? Baca di sini: https://megapolitan.kompas.com/read/2026/04/13/07541771/jakarta-naik-peringkat-jadi-kota-teraman-kedua-asean-toleransi-warga-jadi?utm_source=telegram&utm_medium=social
Ibu Kota Jakarta baru saja dinobatkan sebagai kota teraman kedua di Asia Tenggara (ASEAN) berdasarkan survei Global Residence Index 2026.
Apa kata Gubernur Pramono Anung soal survei ini? Baca di sini: https://megapolitan.kompas.com/read/2026/04/13/07541771/jakarta-naik-peringkat-jadi-kota-teraman-kedua-asean-toleransi-warga-jadi?utm_source=telegram&utm_medium=social
🤣9🤡7👍2😁1🤔1
Iran Klaim Hampir Capai Kesepakatan di Pakistan, tapi AS Mengubah Segalanya
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengeklaim kesepakatan dengan Amerika Serikat hampir tercapai pada Minggu (12/4/2026), namun ada sikap AS yang membuat kesepakatan gagal.
Lalu apa kata pihak AS, selengkapnya klik link di bawah ini: https://internasional.kompas.com/read/2026/04/13/073959870/iran-klaim-hampir-capai-kesepakatan-di-pakistan-tapi-as-mengubah?utm_source=telegram&utm_medium=social
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengeklaim kesepakatan dengan Amerika Serikat hampir tercapai pada Minggu (12/4/2026), namun ada sikap AS yang membuat kesepakatan gagal.
Lalu apa kata pihak AS, selengkapnya klik link di bawah ini: https://internasional.kompas.com/read/2026/04/13/073959870/iran-klaim-hampir-capai-kesepakatan-di-pakistan-tapi-as-mengubah?utm_source=telegram&utm_medium=social
🔥4
Polemik Lahan Tanah Abang: Hercules Vs Negara, Siapa Punya Bukti Paling Kuat?
Hercules mengklaim lahan tersebut bukan milik negara maupun PT Kereta Api Indonesia (KAI), melainkan milik ahli waris bernama Sulaeman Effendi.
Klik untuk baca: https://megapolitan.kompas.com/read/2026/04/13/08551591/polemik-lahan-tanah-abang-hercules-vs-negara-siapa-punya-bukti-paling?utm_source=telegram&utm_medium=social
Berita terkait…
Apa Itu Eigendom Verponding? Dokumen 1923 yang Jadi Dasar Klaim GRIB di Tanah Abang
Klik untuk baca: https://megapolitan.kompas.com/read/2026/04/13/10073111/apa-itu-eigendom-verponding-dokumen-1923-yang-jadi-dasar-klaim-grib-di?utm_source=telegram&utm_medium=social
Hercules mengklaim lahan tersebut bukan milik negara maupun PT Kereta Api Indonesia (KAI), melainkan milik ahli waris bernama Sulaeman Effendi.
Klik untuk baca: https://megapolitan.kompas.com/read/2026/04/13/08551591/polemik-lahan-tanah-abang-hercules-vs-negara-siapa-punya-bukti-paling?utm_source=telegram&utm_medium=social
Berita terkait…
Apa Itu Eigendom Verponding? Dokumen 1923 yang Jadi Dasar Klaim GRIB di Tanah Abang
Klik untuk baca: https://megapolitan.kompas.com/read/2026/04/13/10073111/apa-itu-eigendom-verponding-dokumen-1923-yang-jadi-dasar-klaim-grib-di?utm_source=telegram&utm_medium=social
❤5💩2🥱1
Ketakutan Jadi Korban Pemerasan Bupati Tulungagung, Sejumlah Pejabat Berutang demi Setoran
Komisi Pemberantasan Korupsi mengungkap dugaan modus pemerasan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, yang disebut “mengerikan”. Ia diduga mengendalikan pejabat Pemkab Tulungagung dengan ancaman pemecatan yang direncanakan.
Klik untuk baca: https://surabaya.kompas.com/read/2026/04/13/103325078/ketakutan-jadi-korban-pemerasan-bupati-tulungagung-sejumlah-pejabat-nekat?utm_source=telegram&utm_medium=social
Komisi Pemberantasan Korupsi mengungkap dugaan modus pemerasan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, yang disebut “mengerikan”. Ia diduga mengendalikan pejabat Pemkab Tulungagung dengan ancaman pemecatan yang direncanakan.
Klik untuk baca: https://surabaya.kompas.com/read/2026/04/13/103325078/ketakutan-jadi-korban-pemerasan-bupati-tulungagung-sejumlah-pejabat-nekat?utm_source=telegram&utm_medium=social
❤4🤣4