KOMPAS.com
Prabowo Ingin Haji Tanpa Antre, Kemenhaj Kaji Skemanya
Wamenhaj Dahnil Anzar menyebut Presiden Prabowo ingin haji tanpa antre, Kemenhaj sedang mengkaji skemanya.
Prabowo Ingin Haji Tanpa Antre, Kemenhaj Kaji Skemanya
Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI Dahnil Anzar Simanjuntak menyampaikan bahwa saat ini pemerintah sedang mengkaji skema penyelenggaraan ibadah haji tanpa antrean.
Simak detail penjelasan Dahnil di: https://nasional.kompas.com/read/2026/04/09/14163351/prabowo-ingin-haji-tanpa-antre-kemenhaj-kaji-skemanya?utm_source=telegram&utm_medium=social
Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI Dahnil Anzar Simanjuntak menyampaikan bahwa saat ini pemerintah sedang mengkaji skema penyelenggaraan ibadah haji tanpa antrean.
Simak detail penjelasan Dahnil di: https://nasional.kompas.com/read/2026/04/09/14163351/prabowo-ingin-haji-tanpa-antre-kemenhaj-kaji-skemanya?utm_source=telegram&utm_medium=social
π€‘5π€3β€1π1
Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan avtur dapat diproduksi dari minyak jelantah sebagai bentuk penerapan energi bersih dan energi terbarukan.
Klik untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2026/04/09/15005111/prabowo-nyatakan-avtur-bisa-diproduksi-dari-minyak-jelantah?utm_source=telegram&utm_medium=social
Klik untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2026/04/09/15005111/prabowo-nyatakan-avtur-bisa-diproduksi-dari-minyak-jelantah?utm_source=telegram&utm_medium=social
π€‘5π¦4π3π2β€1π1
KOMPAS.com
Prabowo Beri Pesan ke Anak Muda: Yang Bilang Indonesia Gelap, Matanya Kurang Bagus
Presiden Prabowo Subianto sebut masa depan Indonesia cerah di depan anak muda. Ia menyentil pihak yang menyebut Indonesia gelap mungkin matanya...
Prabowo Beri Pesan ke Anak Muda: Yang Bilang Indonesia Gelap, Matanya Kurang Bagus
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa RI sudah berada di jalur yang benar. Bahkan ia menyebut masa depan RI cerah. Kepala Negara pun menyinggung mereka yang kerap menggaungkan Indonesia gelap.
Klik link untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2026/04/09/162336978/prabowo-beri-pesan-ke-anak-muda-yang-bilang-indonesia-gelap-matanya-kurang?utm_source=telegram&utm_medium=social
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa RI sudah berada di jalur yang benar. Bahkan ia menyebut masa depan RI cerah. Kepala Negara pun menyinggung mereka yang kerap menggaungkan Indonesia gelap.
Klik link untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2026/04/09/162336978/prabowo-beri-pesan-ke-anak-muda-yang-bilang-indonesia-gelap-matanya-kurang?utm_source=telegram&utm_medium=social
π©13π7β€3π2π2π€©1π€£1
Menaker Sebut WFH untuk Swasta Bersifat Imbauan, Khawatir Ganggu Pertumbuhan Ekonomi
Karena itu, kebijakan WFH tidak bisa diterapkan secara seragam di seluruh sektor. Kalau menurut kamu bagaimana?
- Reaction π Hemat biaya transport, mengurangi kemacetan & polusi
- Reaction π« Jangan sampai WFH disalahgunakan buat liburan πβ
- Reaction π€ WFH memang butuh pengawasan, tapi, aturan juga harus fleksibel π§ yang penting kinerja tetap tercapai, bukan sekadar lokasi kerja π
Klik link untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2026/04/09/15393651/menaker-sebut-wfh-untuk-swasta-bersifat-imbauan-khawatir-ganggu-pertumbuhan?utm_source=telegram&utm_medium=social
Karena itu, kebijakan WFH tidak bisa diterapkan secara seragam di seluruh sektor. Kalau menurut kamu bagaimana?
- Reaction π Hemat biaya transport, mengurangi kemacetan & polusi
- Reaction π« Jangan sampai WFH disalahgunakan buat liburan πβ
- Reaction π€ WFH memang butuh pengawasan, tapi, aturan juga harus fleksibel π§ yang penting kinerja tetap tercapai, bukan sekadar lokasi kerja π
Klik link untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2026/04/09/15393651/menaker-sebut-wfh-untuk-swasta-bersifat-imbauan-khawatir-ganggu-pertumbuhan?utm_source=telegram&utm_medium=social
π€9π©5π€£3π€‘2β€1π1
Pesan tertulis Motjtaba Khamenei menjadi pernyataan publik pertamanya sejak kesepakatan gencatan senjata pada Selasa (7/4/2026).
Pesan ini disampaikan bertepatan dengan peringatan 40 hari kematian ayahnya, Ali Khamenei.
Apa isinya?
Baca selengkapnya di sini: https://internasional.kompas.com/read/2026/04/10/070559570/mojtaba-khamenei-muncul-perdana-usai-gencatan-senjata-klaim-menang?utm_source=telegram&utm_medium=social
Pesan ini disampaikan bertepatan dengan peringatan 40 hari kematian ayahnya, Ali Khamenei.
Apa isinya?
Baca selengkapnya di sini: https://internasional.kompas.com/read/2026/04/10/070559570/mojtaba-khamenei-muncul-perdana-usai-gencatan-senjata-klaim-menang?utm_source=telegram&utm_medium=social
π₯5β€3π1
Respons Bupati Bangkalan soal Pejabatnya Tidur saat Rapat Paripurna: Kalau Tahu, Saya Bangunkan
Rapat tersebut membahas penyampaian nota jawaban bupati atas pandangan fraksi terkait LKPJ 2025. Dalam rekaman, Sekda Bangkalan Ismet Efendi dan Kepala Satpol PP Moh Hasbullah terlihat tertidur, sementara beberapa pejabat lain bermain ponsel saat bupati berbicara.
Baca di sini: https://surabaya.kompas.com/read/2026/04/10/065359478/respons-bupati-bangkalan-soal-pejabatnya-tidur-saat-rapat-paripurna-kalau?utm_source=telegram&utm_medium=social
Rapat tersebut membahas penyampaian nota jawaban bupati atas pandangan fraksi terkait LKPJ 2025. Dalam rekaman, Sekda Bangkalan Ismet Efendi dan Kepala Satpol PP Moh Hasbullah terlihat tertidur, sementara beberapa pejabat lain bermain ponsel saat bupati berbicara.
Baca di sini: https://surabaya.kompas.com/read/2026/04/10/065359478/respons-bupati-bangkalan-soal-pejabatnya-tidur-saat-rapat-paripurna-kalau?utm_source=telegram&utm_medium=social
KOMPAS.com
Respons Bupati Bangkalan soal Pejabatnya Tidur saat Rapat Paripurna: Kalau Tahu, Saya Bangunkan
Bupati Bangkalan, Lukman Hakim buka suara terkait sejumlah pejabatnya terekam kamera tidur saat rapat bersama DPRD Bangkalan pada Senin (6/4/2026)
π€£9π2β€1π1
Netanyahu Akan Diadili Pekan Ini, Sempat Tertunda Imbas Perang Iran
Dalam dua kasus, Netanyahu diduga bernegosiasi untuk mendapatkan pemberitaan yang menguntungkan dari media Israel. Sementara dalam kasus lainnya, Netanyahu dituduh menerima hadiah mewah senilai lebih dari 260.000 dollar AS dari para miliarder sebagai imbalan atas bantuan politik. Satu dakwaan korupsi lainnya sebelumnya telah dibatalkan.
Baca di sini: https://internasional.kompas.com/read/2026/04/10/092925170/netanyahu-akan-diadili-pekan-ini-sempat-tertunda-imbas-perang-iran?utm_source=telegram&utm_medium=social
Dalam dua kasus, Netanyahu diduga bernegosiasi untuk mendapatkan pemberitaan yang menguntungkan dari media Israel. Sementara dalam kasus lainnya, Netanyahu dituduh menerima hadiah mewah senilai lebih dari 260.000 dollar AS dari para miliarder sebagai imbalan atas bantuan politik. Satu dakwaan korupsi lainnya sebelumnya telah dibatalkan.
Baca di sini: https://internasional.kompas.com/read/2026/04/10/092925170/netanyahu-akan-diadili-pekan-ini-sempat-tertunda-imbas-perang-iran?utm_source=telegram&utm_medium=social
π6β€3π2π₯1
AS-Iran Memanas Lagi, Trump Tuding Teheran Rusak Gencatan Senjata
Donald Trump mengecam Iran lewat unggahannya di Truth Social, menilai Teheran βtidak terhormatβ dalam mengizinkan minyak melewati Selat Hormuz. Ia juga memperingatkan Iran agar menghentikan dugaan pungutan terhadap kapal tanker jika benar terjadi.
Baca di sini: https://internasional.kompas.com/read/2026/04/10/105100270/as-iran-memanas-lagi-trump-tuding-teheran-rusak-gencatan-senjata?utm_source=telegram&utm_medium=social
Donald Trump mengecam Iran lewat unggahannya di Truth Social, menilai Teheran βtidak terhormatβ dalam mengizinkan minyak melewati Selat Hormuz. Ia juga memperingatkan Iran agar menghentikan dugaan pungutan terhadap kapal tanker jika benar terjadi.
Baca di sini: https://internasional.kompas.com/read/2026/04/10/105100270/as-iran-memanas-lagi-trump-tuding-teheran-rusak-gencatan-senjata?utm_source=telegram&utm_medium=social
KOMPAS.com
AS-Iran Memanas Lagi, Trump Tuding Teheran Rusak Gencatan Senjata
Trump menuding Iran gagal memenuhi kesepakatan gencatan senjata karena dinilai tidak maksimal dalam membuka Selat Hormuz.
π©4β€2π₯2π1π1
Eks Menlu Iran Tutup Usia Usai Terluka Diserang AS
Peristiwa yang merenggut nyawa Kharazi terjadi dalam sebuah serangan yang menyasar kediaman pribadinya di Teheran. Selain melukai Kharazi, serangan tersebut juga dilaporkan menewaskan istrinya di lokasi kejadian. Kematian Kharazi menambah daftar panjang figur penting Iran yang tewas dalam perang di Iran yang dimulai oleh serangan AS dan Israel.
Baca di sini: https://internasional.kompas.com/read/2026/04/10/114100570/eks-menlu-iran-tutup-usia-usai-terluka-diserang-as?utm_source=telegram&utm_medium=social
Peristiwa yang merenggut nyawa Kharazi terjadi dalam sebuah serangan yang menyasar kediaman pribadinya di Teheran. Selain melukai Kharazi, serangan tersebut juga dilaporkan menewaskan istrinya di lokasi kejadian. Kematian Kharazi menambah daftar panjang figur penting Iran yang tewas dalam perang di Iran yang dimulai oleh serangan AS dan Israel.
Baca di sini: https://internasional.kompas.com/read/2026/04/10/114100570/eks-menlu-iran-tutup-usia-usai-terluka-diserang-as?utm_source=telegram&utm_medium=social
KOMPAS.com
Eks Menlu Iran Tutup Usia Usai Terluka Diserang AS
Kharazi mengembuskan napas terakhirnya dalam usia 81 tahun pada Kamis (9/4/2026) setelah sempat menjalani perawatan karena luka-luka akibat serangan.
π’5β€4π1π1
Berkemana, Casual Walking Tour Bareng Kompas.com!
Sejak era pemerintahan Belanda, Kopi menjadi komoditas yang besar di dunia yang dimulai dari Batavia. Ayo ikut menelusuri jejak "emas hitam" di Batavia rute Menteng-Sabang.
Selain Walking Tour, akan ada Coffee Cupping dan Exclusive Buffet Meals di Hotel kelas ββββ di Hotel Mercure Jakarta Sabang khusus buat kamu
Dan ada hadiah spesial buat kamu! Voucher khusus menginap di Hotel Mercure Jakarta Sabang ππ
ποΈ Sabtu, 18 April 2026
π08.00 WIB
Titik Kumpul:
πMasjid Cut Meutia
Titik Akhir:
πHotel Mercure Jakarta Sabang
Langsung daftar sekarang ya, di: https://kmp.im/BerkemanaWalkingTour
Harga spesial hingga 14 April 2026
Sejak era pemerintahan Belanda, Kopi menjadi komoditas yang besar di dunia yang dimulai dari Batavia. Ayo ikut menelusuri jejak "emas hitam" di Batavia rute Menteng-Sabang.
Selain Walking Tour, akan ada Coffee Cupping dan Exclusive Buffet Meals di Hotel kelas ββββ di Hotel Mercure Jakarta Sabang khusus buat kamu
Dan ada hadiah spesial buat kamu! Voucher khusus menginap di Hotel Mercure Jakarta Sabang ππ
ποΈ Sabtu, 18 April 2026
π08.00 WIB
Titik Kumpul:
πMasjid Cut Meutia
Titik Akhir:
πHotel Mercure Jakarta Sabang
Langsung daftar sekarang ya, di: https://kmp.im/BerkemanaWalkingTour
Harga spesial hingga 14 April 2026
β€6
KOMPAS.com
Wamendagri Minta Masyarakat Viralkan ASN yang Keluar Rumah Saat WFH
Masyarakat diminta turut mengawasi pelaksanaan WFH ASN setiap hari Jumat, dan bisa memviralkan jika bertemu ASN yang 'nakal'.
Wamendagri Minta Masyarakat Viralkan ASN yang Keluar Rumah Saat WFH
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengajak masyarakat ikut mengawasi ASN saat WFH setiap Jumat. Warga diminta melaporkan atau memviralkan ASN yang keluar rumah melalui kanal pengaduan atau media sosial.
Klik link untuk baca: https://megapolitan.kompas.com/read/2026/04/10/13005931/wamendagri-minta-masyarakat-viralkan-asn-yang-keluar-rumah-saat-wfh?utm_source=telegram&utm_medium=social
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengajak masyarakat ikut mengawasi ASN saat WFH setiap Jumat. Warga diminta melaporkan atau memviralkan ASN yang keluar rumah melalui kanal pengaduan atau media sosial.
Klik link untuk baca: https://megapolitan.kompas.com/read/2026/04/10/13005931/wamendagri-minta-masyarakat-viralkan-asn-yang-keluar-rumah-saat-wfh?utm_source=telegram&utm_medium=social
π€£14β€4π3π1
KOMPAS.com
Ketua Komisi VIII Kritik Wacana War Tiket Haji: Enak-enaknya Suruh Orang Berebut
Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, kritik keras wacana 'war tiket' haji Kemenhaj. Dinilai tak serius atasi antrean panjang jemaah, berpotensi tak adil & langgar UU.
Ketua Komisi VIII Kritik Wacana War Tiket Haji: Enak-enaknya Suruh Orang Berebut
Pemerintah mengkaji sistem war tiket haji untuk mengurai antrean panjang haji hingga mencapai belasan tahun. Sistem ini memungkinkan siapa yang cepat melunasi akan berangkat. Namun wacana ini dikritik Ketua Komisi VIII DPR.
Selengkapnya kata Marwan bisa dibaca di sini: https://nasional.kompas.com/read/2026/04/10/14495451/ketua-komisi-viii-kritik-wacana-war-tiket-haji-enak-enaknya-suruh-orang?utm_source=telegram&utm_medium=social
Pemerintah mengkaji sistem war tiket haji untuk mengurai antrean panjang haji hingga mencapai belasan tahun. Sistem ini memungkinkan siapa yang cepat melunasi akan berangkat. Namun wacana ini dikritik Ketua Komisi VIII DPR.
Selengkapnya kata Marwan bisa dibaca di sini: https://nasional.kompas.com/read/2026/04/10/14495451/ketua-komisi-viii-kritik-wacana-war-tiket-haji-enak-enaknya-suruh-orang?utm_source=telegram&utm_medium=social
π8π5π€£4β€1
KOMPAS.com
Wacana Pengalihan Penerbangan dari Soekarno-Hatta ke Kertajati, Pengelola BIJB: Kami Siap
BIJB Kertajati bersiap menerima pengalihan penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta yang 'overload'.
Wacana Pengalihan Penerbangan dari Soekarno-Hatta ke Kertajati, Pengelola BIJB: Kami Siap
Ada wacana mengalihkan sebagian penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta ke Bandara Kertajati. Itu karena Bandara Soekarno-Hatta dinilai sudah semakin overload. Bandara Kertajati pun menyatakan kesiapannya dalam melayani penerbangan reguler pengalihan dari Soekarno-Hatta.
Detail soal isu ini ada di artikel berikut: https://bandung.kompas.com/read/2026/04/10/130506178/wacana-pengalihan-penerbangan-dari-soekarno-hatta-ke-kertajati-pengelola?utm_source=telegram&utm_medium=social
Ada wacana mengalihkan sebagian penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta ke Bandara Kertajati. Itu karena Bandara Soekarno-Hatta dinilai sudah semakin overload. Bandara Kertajati pun menyatakan kesiapannya dalam melayani penerbangan reguler pengalihan dari Soekarno-Hatta.
Detail soal isu ini ada di artikel berikut: https://bandung.kompas.com/read/2026/04/10/130506178/wacana-pengalihan-penerbangan-dari-soekarno-hatta-ke-kertajati-pengelola?utm_source=telegram&utm_medium=social
π©8β€2π€‘2π1
Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) meminta pihak yang menuduh ijazahnya palsu untuk membuktikan.
Klik link untuk tahu apa kata Jokowi selengkapnya. https://regional.kompas.com/read/2026/04/10/150658478/diminta-jk-tunjukkan-ijazah-aslinya-jokowi-mestinya-yang-menuduh-yang?utm_source=telegram&utm_medium=social
Klik link untuk tahu apa kata Jokowi selengkapnya. https://regional.kompas.com/read/2026/04/10/150658478/diminta-jk-tunjukkan-ijazah-aslinya-jokowi-mestinya-yang-menuduh-yang?utm_source=telegram&utm_medium=social
π©11β€5π2π2π1
KOMPAS.com
Penampakan Tumpukan Uang Bak Tembok di Kejagung, Jadi Latar Penyerahan Rp 11,4 Triliun ke Negara
Kejagung RI memamerkan uang tunai Rp 11,4 triliun yang akan diserahkan ke negara, disaksikan Presiden Prabowo Subianto, sebagai bagian penyelamatan keuangan negara.
Penampakan Tumpukan Uang Bak Tembok di Kejagung, Jadi Latar Penyerahan Rp 11,4 Triliun ke Negara
Uang tersebut rencananya diserahkan ke negara dan disaksikan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam kegiatan Penyerahan Denda Administratif dan Penyelamatan Keuangan Negara serta Penguasaan Kembali Kawasan Hutan Tahap VI oleh Satgas PKH.
Klik link untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2026/04/10/17045751/penampakan-tumpukan-uang-bak-tembok-di-kejagung-jadi-latar-penyerahan-rp-114?utm_source=telegram&utm_medium=social
Uang tersebut rencananya diserahkan ke negara dan disaksikan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam kegiatan Penyerahan Denda Administratif dan Penyelamatan Keuangan Negara serta Penguasaan Kembali Kawasan Hutan Tahap VI oleh Satgas PKH.
Klik link untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2026/04/10/17045751/penampakan-tumpukan-uang-bak-tembok-di-kejagung-jadi-latar-penyerahan-rp-114?utm_source=telegram&utm_medium=social
π©11β€8π1π€‘1
Seskab Teddy Soroti 'Inflasi Pengamat', Singgung Pihak yang Asal Bicara Tak Sesuai Fakta
Klik link untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2026/04/11/07140031/seskab-teddy-soroti-inflasi-pengamat-singgung-pihak-yang-asal-bicara-tak?utm_source=telegram&utm_medium=social
Klik link untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2026/04/11/07140031/seskab-teddy-soroti-inflasi-pengamat-singgung-pihak-yang-asal-bicara-tak?utm_source=telegram&utm_medium=social
KOMPAS.com
Seskab Teddy Soroti 'Inflasi Pengamat', Singgung Pihak yang Asal Bicara Tak Sesuai Fakta
Seskab Teddy menyebut ada pengamat yang sering beri data tak sesuai fakta. Ia tekankan kepercayaan publik dan pentingnya kritik konstruktif.
π©22π4π2
Alasan Cak Imin Sebut Wacana War Ticket Haji Tidak Efektif
Klik link untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2026/04/11/06100291/alasan-cak-imin-sebut-wacana-war-ticket-haji-tidak-efektif?utm_source=telegram&utm_medium=social
Klik link untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2026/04/11/06100291/alasan-cak-imin-sebut-wacana-war-ticket-haji-tidak-efektif?utm_source=telegram&utm_medium=social
KOMPAS.com
Alasan Cak Imin Sebut Wacana War Ticket Haji Tidak Efektif
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar nilai wacana war tiket haji tidak efektif dan berpotensi putuskan harapan calon jemaah. Kemenhaj kaji ulang sistem yang ada.
π5π€£2π1π©1
Uang Jemaat Rp 28 Miliar Digelapkan Eks Pejabat Bank BUMN Aek Nabara, Dikumpulkan Umat Selama 45 Tahun
Klik link untuk baca: https://medan.kompas.com/read/2026/04/11/051000978/uang-jemaat-rp-28-miliar-digelapkan-eks-pejabat-bank-bumn-aek-nabara?utm_source=telegram&utm_medium=social
Klik link untuk baca: https://medan.kompas.com/read/2026/04/11/051000978/uang-jemaat-rp-28-miliar-digelapkan-eks-pejabat-bank-bumn-aek-nabara?utm_source=telegram&utm_medium=social
KOMPAS.com
Uang Jemaat Rp 28 Miliar Digelapkan Eks Pejabat Bank BUMN Aek Nabara, Dikumpulkan Umat Selama 45 Tahun
Dana Credit Union Paroki Aek Nabara Rp 28 miliar yang diduga digelapkan eks pejabat bank BUMN dikumpulkan selama 45 tahun oleh umat.
π€£5π2β€1
Ditipu Anggota KPK Gadungan, Ahmad Sahroni Sempat Serahkan Rp 300 Juta
Klik link untuk baca: https://megapolitan.kompas.com/read/2026/04/11/12053791/ditipu-anggota-kpk-gadungan-ahmad-sahroni-sempat-serahkan-rp-300?utm_source=telegram&utm_medium=social
Klik link untuk baca: https://megapolitan.kompas.com/read/2026/04/11/12053791/ditipu-anggota-kpk-gadungan-ahmad-sahroni-sempat-serahkan-rp-300?utm_source=telegram&utm_medium=social
KOMPAS.com
Ditipu Anggota KPK Gadungan, Ahmad Sahroni Sempat Serahkan Rp 300 Juta
Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni sempat menyerahkan Rp 300 juta setelah didatangi pihak yang mengaku pegawai KPK.
π€£11π©5β€1π1
PDI-P dan Gerindra Kompak Tak Akui Bupati Tulungagung Gatut Sunu Sebagai Kader
Klik link untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2026/04/11/141102478/pdi-p-dan-gerindra-kompak-tak-akui-bupati-tulungagung-gatut?utm_source=telegram&utm_medium=social
Klik link untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2026/04/11/141102478/pdi-p-dan-gerindra-kompak-tak-akui-bupati-tulungagung-gatut?utm_source=telegram&utm_medium=social
KOMPAS.com
PDI-P dan Gerindra Kompak Tak Akui Bupati Tulungagung Gatut Sunu Sebagai Kader
PDI-P dan Gerindra kompak menyatakan Gatut Sunu bukan kader usai OTT KPK, status politiknya jadi sorotan.
π€£11π©4π€‘2
Pasar Minyak Dunia Dibayangi Kepanikan, Perebutan Pasokan Makin Sengit
Klik untuk baca: https://money.kompas.com/read/2026/04/12/070500826/pasar-minyak-dunia-dibayangi-kepanikan-perebutan-pasokan-makin-sengit?utm_source=telegram&utm_medium=social
Klik untuk baca: https://money.kompas.com/read/2026/04/12/070500826/pasar-minyak-dunia-dibayangi-kepanikan-perebutan-pasokan-makin-sengit?utm_source=telegram&utm_medium=social
KOMPAS.com
Pasar Minyak Dunia Dibayangi Kepanikan, Perebutan Pasokan Makin Sengit
Pasar minyak global tengah dilanda kepanikan akibat keterbatasan pasokan yang semakin terasa.
π1