Kaldera.id
12 subscribers
1 photo
4.16K links
Kaldera.id - Hangat, Mendidik, Mengungkap Fakta.
Download Telegram
to view and join the conversation
Diduga Sakit Hati, Pemuda di Binjai Bacok Polisi

<svg<pathShare <svg<g<g<pathWhatsapp <svg<pathMessenger <svg<path<pathTweet <svg<pathEmail
BINJAI, kaldera.id – Seorang pemuda berinisial RS, 31, nekat membacok anggota Polri yang bertugas di Satuan Sabhara Polres Langkat.

Diketahui, korban bernama Bripka Ade Prayoga, 35, warga Kelurahan Sukaramai, Kecamatan Binjai Barat

Saat ini korban telah dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Djoelham karena terdapat luka terkena bacokan pelaku pada bagian lengan dan punggung sebelah kanan.

Kasubbag Humas Polres Binjai AKP Siswanto Ginting menjelaskan, kronologi bermula saat pelaku (RS) hendak menebus ponsel miliknya yang digadaikan kepada saksi Kartika sebesar Rp120 ribu.

Namun, RS hanya membawa uang Rp70 ribu sehingga Kartika menolak tebusan tersebut yang akhirnya terjadi pertengkaran.

Peristiwa tersebut, terjadi di Jalan Letnan Umar Baki, Lingkungan VIII, Kelurahan Sukaramai Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai.

“Pelaku cuma bawa uang Rp70 ribu. Ya kurang, terlibat adu mulut lah mereka,” kata AKP Siswanto Ginting, Senin (19/4/2021).

Mendengar keributan tersebut, Bripka Ade Prayoga datang ke lokasi bermaksud untuk melerai.

Kemudian, Bripka Ade Prayoga meminta RS untuk pergi agar keributan tidak berlanjut

Karena diminta untuk pergi, pelaku diduga sakit hati dan kemudian meninggalkan lokasi.

“Pelaku ternyata pergi mengambil parang panjang dari rumahnya dan kembali ke lokasi TKP. Secara tiba- tiba dia membacok korban yang mengenai lengan dan punggung sebelah kanan,” kata AKP Siswanto Ginting menambahkan.

Terkejut melihat peristiwa tersebut, warga setempat lalu melaporkan kejadian itu ke Polsek Binjai Barat.

Mendapat laporan, Kanit Reskrim Polsek Binjai Barat Ipda H M Firdaus SH bersama anggota turun ke TKP dan kemudian langsung mengamankan pelaku beserta barang buktinya.

“Pelaku kami boyong ke Polsek Binjai Barat bersama dengan barang buktinya yakni sebilah parang panjang, dan baju kaus polisi warna coklat yang dipakai oleh korban,” tukasnya. (mustivan mahardhika)
The post Diduga Sakit Hati, Pemuda di Binjai Bacok Polisi appeared first on Kaldera.id.

@kalderaid
Unjuk Rasa Jilid III, Wartawan Medan Aksi Diam Kecam Arogansi Pengamanan Bobby

<svg<pathShare <svg<g<g<pathWhatsapp <svg<pathMessenger <svg<path<pathTweet <svg<pathEmail
MEDAN, kaldera.id- Wartawan media cetak, online dan elektronik yang tergabung dalam Forum Jurnalis Medan (FJM) kembali menggelar unjuk rasa mengecam sikap arogansi pengamanan Walikota Medan Bobby Nasution, Senin (19/4/2021). Aksi ini merupakan aksi yang ketiga kalinya yang dilakukan oleh FJM.

Namun ada yang berbeda dalam aksi kali ini, jika sebelumnya digelar aksi dengan orasi di depan kantor Walikota itu. Kali ini aksi digelar dengan aksi diam tanpa orasi.

Wartawan juga membawa sejumlah poster bertuliskan kecaman atas pelarangan undang-undang nomor 40 tahun 1999 tentang pers. Selain itu, wartawan yang aksi juga menggunakan masker yang diberi lakban dengan bentuk silang sebagai bentuk aksi diam.

Koordinator aksi, Daniel Pekuweli mengatakan aksi ini akan terus berlanjut jika Bobby Nasution tidak juga memberikan permintaan maaf kepada para wartawan.

“Kita menutup mulut menggunakan lakban. Itu sebagai pesan, bahwa kebebasan pers di Kota Medan telah tercoreng. Beberapa waktu yang lalu, ada satu bentuk pembungkaman,” kata Daniel.

Daniel menyampiakan, tuntutan mereka adalah agar pemimpin di Kota Medan dapat memberikan kepastian bahwa UU pers harus dihormati oleh setiap orang. Dengan begitu, lanjutnya, maka arus informasi yang menjadin kebutuhan masyarakat dapat berlangsung dengan sehat.

“Itu yang menjadi tuntutan kami. Pak Wali Kota Medan, Bobby Nasution menyampaikan permohonan maaf dan memastikan adanya perubahan sistem pengamanan di kantornya agar lebih fleksibel kepada insan pers,” pungkasnya. (finta rahyuni)
The post Unjuk Rasa Jilid III, Wartawan Medan Aksi Diam Kecam Arogansi Pengamanan Bobby appeared first on Kaldera.id.

@kalderaid
Sumut Terima 20.000 Wakaf Alquran, Dibagi ke 700 Lokasi

<svg<pathShare <svg<g<g<pathWhatsapp <svg<pathMessenger <svg<path<pathTweet <svg<pathEmail
MEDAN, kaldera.id- Sumatera Utara (Sumut) menerima sebanyak 20 ribu wakaf Alquran dari Yayasan Amirul Ummah. Wakaf Alquran ini direncanakan akan dibagikan ke 700 lokasi di Sumut.

Acara penyerahan wakaf Alquran ini dibuka langsung oleh Gubernur Sumut Edy Rahmayadi di Aula Tengku Rizal Nurdin Jalan Jenderal Sudirman Medan, Senin (19/4/2021).

Direktur Yayasan Amirul Ummah Irfan Ahmad Fauzi mengatakan wakaf Alquran akan dibagikan ke masjid, musala, pondok pesantren, hingga panti asuhan. Penyaluran di Sumut akan dibantu oleh 26 mitra lembaga. “Diharapkan, penyaluran Alquran tersebut tidak menumpuk di satu titik,” kata Irfan.

Berdasarkan data MUI, kebutuhan Alquran di Indonesia sebanyak 2.000.000 setiap tahun. Hal tersebut, menurut Irfan, disebabkan berbagai faktor, antara lain bencana alam dan penambahan jumlah penduduk Indonesia. Karena itu, Yayasan Amirul Ummah hadir untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Irfan juga mengatakan, pihaknya telah menyalurkan Alquran ke beberapa provinsi di Indonesia. Antara lain Palu, Nusa Tenggara Barat, Gorontalo, dan lain sebagainya. Selain menyalurkan Al Quran, yayasan donasi tersebut bergerak di bidang sosial lain, di antaranya memperbaiki sanitasi di lingkungan masyarakat hingga membangun masjid.

Edy Rahmayadi dalam sambutannya sangat mengapresiasi langkah wakaf Alquran ini. Menurutnya, semakin banyak disebarkan Alquran, maka akan semakin banyak juga orang yang membaca dan mengamalkan isi kandungan Alquran, sehingga akan mendatangkan keberkahan bagi Provinsi Sumut.

“Semakin banyak orang yang membaca Alquran, akan mendatangkan keberkahan bagi Provinsi Sumut. Karena Alquran akan menuntun orang menjadi baik,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga menyerahkan wakaf Alquran secara simbolis kepada hafiz cilik Muhammad Tegar yang berkebutuhan khusus.

Gubernur juga menguji Tegar dengan meminta untuk melafalkan Surah Ar-Rahman. Tegar pun menyanggupinya dan melantunkan Surah Ar-Rahman dengan begitu indah dan merdu, sehingga membuat mata Gubernur sempat berkaca-kaca.

Turut hadir Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia asal Sumut Muhammad Nuh dan perwakilan lembaga mitra penyalur wakaf Alquran. (finta rahyuni)
The post Sumut Terima 20.000 Wakaf Alquran, Dibagi ke 700 Lokasi appeared first on Kaldera.id.

@kalderaid
DD Waspada- Sun Plaza Sinergi Buka Gerai Zakat Ramadan

<svg<pathShare <svg<g<g<pathWhatsapp <svg<pathMessenger <svg<path<pathTweet <svg<pathEmail
MEDAN, kaldera.id- Dompet Dhuafa Waspada bersama Sun Plaza bersinergi dirikan gerai zakar selama bulan Ramadan. Kerjasama ini dilakukan lewat penandatanganan MoU, Minggu (18/4/2021).

Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Waspada, Sulaiman mengatakan gerai zakat sendiri didirikan dibeberapa lokasi. Salahsatunya di Sun Plaza.

“Benar bahwa selama Ramadan ini kita membuka gerai zakat salah satunya di Sun Plaza sebagai pusat perbelanjaan yang bisa dikunjungi masyarakat untuk membayar zakat,” terangnya.

Sulaiman juga mengatakan, adanya gerai zakat ini memang sengaja digelar untuk mempermudah layanan muzakki yang ingin membayar zakat.

“Karena memang kita ingin memudahkan para muzakki untuk membayar zakat, maka kita buka gerai zakat di beberapa titik dan Alhamdulillah salah satunya di Sun Plaza,” katanya.

Atas sinergi yang dilakukan bersama Sun Plaza ini Sulaiman turut mengucapkan terima kasih kepada pihak Sun Plaza.

“Kami juga turut mengucapkan terima kasih atas sinergi ini, tentu kami berharap kedepan dapat dibangun sinergi lagi dalam program lainnya,” ucapnya.

Terkait sinergi ini, Yokie selaku Asst Marcomm Manager Sun Plaza juga mengucapkan terima kasih atas sinergi yang dibangun bersama Dompet Dhuafa Waspada.

“Kami juga mengucapkan terima kasih karena sudah membangun sinergi ini, kita sama-sama berharap semoga masyarakat bisa dengan mudah bayar zakat di gerai yang ada di Sun Plaza ini,” tutupnya. (finta rahyuni)
The post DD Waspada- Sun Plaza Sinergi Buka Gerai Zakat Ramadan appeared first on Kaldera.id.

@kalderaid
7 Hari Operasi Keselamatan Toba, Poldasu Tilang 383 Pengendara

<svg<pathShare <svg<g<g<pathWhatsapp <svg<pathMessenger <svg<path<pathTweet <svg<pathEmail
MEDAN, kaldera.id – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara mencatat adanya sejumlah pelanggaran lalu lintas selama tujuh hari pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2021.

Untuk penindakan pelanggaran lalu lintas, personil mengeluarkan 383 surat tilang dan 4.306 surat teguran.

Kemudian, jumlah kecelakaan lalu lintas sebanyak 10 orang meninggal dunia, luka berat 15 orang dan luka ringan 10 orang. Lalu, pengendara bermotor yang tidak mengenakan masker akan diperlakukan secara khusus dengan ditempeli stiker.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, mengatakan Operasi Keselamatan Toba 2021 akan dilaksanakan selama 14 hari terhitung mulai Senin 12 April hingga Minggu 25 April 2021.

“Fokus operasi ini adalah pengguna jalan, kendaraan angkutan umum atau pribadi, lokasi atau ruas jalan yang rawan kemacatan, pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas serta kegiatan berlalu lintas masyarakat yang dapat menimbulkan gangguan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas,” katanya, Senin (19/4/2021).

Dalam pelaksanaannya, Hadi mengungkapkan operasi ini melibatkan 2.299 personel yang terdiri dari satuan tugas Polda beserta satuan tugas kewilayahan TNI dan instansi pemerintahan terkait.

“Selama Operasi Keselamatan Toba 2021 ini juga akan dilaksanakan berbagai upaya dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Diantaranya memberikan penyuluhan dan pembinaan kepada masyarakat akan bahaya penyebaran Covid-18 dan sosialisasi penerapan protokol kesehatan menjelang Bulan Suci Ramadan,” pungkasnya. (mustivan mahardhika)
The post 7 Hari Operasi Keselamatan Toba, Poldasu Tilang 383 Pengendara appeared first on Kaldera.id.

@kalderaid
Bangun Boster, PDAM Tirta Wampu Penuhi Air Bersih di Pangkalan Susu

<svg<pathShare <svg<g<g<pathWhatsapp <svg<pathMessenger <svg<path<pathTweet <svg<pathEmail
LANGKAT, kaldera.id – PDAM Tirta Wampu Kabupaten Langkat akan membangun Boster tampung yang digunakan untuk pembagian air bersih di Kecamatan Pangkalan Susu dan Besitang.

Selain itu, perusahan tersebut juga berencana membangun perpipaan di wilayah Besilam, Kecamatan Padang Tualang.

Hal ini dilakukan sebagai gebrakan peningkatan sarana dan prasarana air bersih di Kabupaten Langkat. “Pipa itu untuk penyaluran air bersih,” ungkap Dirut PDAM Tirta Wampu Langkat, Hermansyah Sukendar didampingi PPK Air Minum SKPPP Wilayah I Sumut, Ade Basyarat saat beraudensi di ruang kerja Wakil Bupati Langkat, Syah Afandin, Senin (19/4/2021).

Wabup Langkat, Syah Afandin mengaku, sangat mengapresiasi dan siap mendukung pelaksanaan program Dirut PDAM Tirta Wampu.

“Tujuannya bagus. Untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat Langkat dalam memenuhi kebutuhan air bersih. Jadi, harus kita dukung,” ungkapnya.(efri surbakti)
The post Bangun Boster, PDAM Tirta Wampu Penuhi Air Bersih di Pangkalan Susu appeared first on Kaldera.id.

@kalderaid
Akademisi USU: Kembalikan Pancasila jadi Mata Pelajaran Wajib

<svg<pathShare <svg<g<g<pathWhatsapp <svg<pathMessenger <svg<path<pathTweet <svg<pathEmail
MEDAN, kaldera.id – Akademisi Universitas Sumatera Utara (USU) mendorong kembali pendidikan Pancasila sebagai mata pelajaran wajib di sekolah serta perguruan tinggi.

“Saya mengapresiasi adanya pandangan yang menginginkan Pendidikan Pancasila kembali menjadi mata pelajaran wajib,” kata Akademisi Univeritas Sumatera Utara, Faisal Andri Mahrawa, Senin (19/4/2021).

Sebelumnya, polemik Peraturan Pemerintah tentang Standar Nasional Pendidikan mengundang sejumlah kalangan bereaksi. Sebab, diperaturan itu tidak mencantumkan Pancasila sebagai mata pelajaran wajib.

Sekaitan dengan itu, Faisal Mahrawa yang juga Dosen Pengampu (dosen yang mengajarkan mata kuliah tertentu yang sedang diprogramkan mahasiswa) Matakuliah Pendidikan Pancasila itu mendorong harus ada tindaklanjut dengan segera menghadirkan regulasi yang melingkupinya.

“Mengembalikan Pendidikan Pancasila sebagai mata pelajaran wajib tentu saja harus diikuti dengan merevisi kurikulum,” kata Faisal Mahrawa menambahkan.

Menurutnya, revisi ini penting dilakukan agar dalam pelaksanaan Pendidikan Pancasila dalam pendekatan pembelajaran harus mengikuti perkembangan jaman.

Hal ini harus dilakukan agar sejalan dengan antusiasme mendorong pendidikan Pancasila kembali menjadi mata pelajaran wajib dalam berbagai jenjang pendidikan yang berbanding lurus dengan keinginan publik dan bukan keinginan elit semata.

“Hal ini penting dicermati agar Pendidikan Pancasila tidak lagi diajarkan secara dogmatis, Pancasila tidak ditafsirkan tunggal, sama halnya dengan pendekatan masa Orba,” kata Founder Sekolah Kebangsaan Pemuda Indonesia (SKPI) tersebut.

Untuk itu, perlu sinergitas dan kolaborasi antara kementerian dan lembaga terkait.

“Multisektoral serta kementerian/lembaga terkait harus ambil bagian dan berkolaborasi,” tukas Faisal Mahrawa.

Sebelum itu, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mendesak pemerintah merevisi Peraturan Pemerintah tentang Standar Nasional Pendidikan.

Pasalnya, dalam PP No. 57 tahun 2021 tidak memuat pendidikan Pancasila sebagai pelajaran wajib bagi siswa pendidikan dasar dan menengah serta mahasiswa pendidikan tinggi.

“Mata pelajaran pendidikan Pancasila harus menjadi mata pelajaran wajib dari tingkat dasar, menengah hingga perguruan tinggi. Hilangnya mata pelajaran pendidikan Pancasila sejak diberlakukannya Undang-Undang No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional telah merapuhkan pondasi bangsa akibat ketidakpahaman generasi bangsa terhadap Pancasila sebagai ideologi bangsa,” ujar Bambang Soesatyo. (rel/mustivan)
The post Akademisi USU: Kembalikan Pancasila jadi Mata Pelajaran Wajib appeared first on Kaldera.id.

@kalderaid
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 110 kg Narkoba dari Malaysia

<svg<pathShare <svg<g<g<pathWhatsapp <svg<pathMessenger <svg<path<pathTweet <svg<pathEmail
MEDAN, kaldera.id – TNI Angkatan Laut (AL) berhasil menggagalkan penyelundupan ratusan kilogram (kg) Narkoba yang diduga dibawa dari Malaysia di Perairan Muara Sungai Asahan, Sumatera Utara. Minggu (18/4/21).

“Satu unit kapal tanpa nama yang diawaki oleh KH, 33, sebagai nakhoda dan HS, 34, sebagai ABK berhasil kita amankan. Dari situ (kapal), diemukan 6 karung goni berisi narkoba jenis sabu seberat 92,512 kg dan 61.378 Butir pil ekstasi. Jadi totalnya 110,925 kg,” kata Panglima Koarmada I, Laksamana Muda TNI A Rasyid K, di Mako Lantamal 1 Belawan, Medan, Senin (19/4/2021).

Dikatakan Rasyid, penyelundupan itu berhasil diungkap saat petugas gabungan TNI AL mendapatkan informasi akan adanya transaksi narkoba di Perairan Pulau Jemur Rokan Hilir Provinsi Riau oleh kapal nelayan yang akan dibawa masuk ke Tanjungbalai.

“Hari Minggu, (18/4/2021) sekitar pukul 00.45 WIB, petugas gabungan TNI AL menghentikan kapal tanpa nama. Diduga, mereka masuk dari perbatasan Malaysia ke perairan Muara Sungai Asahan,” kata Rasyid menambahkan

“Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan 6 karung goni yang berisi 100 bungkus sabu dan ekstasi,” lanjut Rasyid.

Selanjutnya, barang bukti beserta nahkoda dan ABK dibawa menuju Lantamal I Belawan.

“Setelah pemeriksaan lanjutan bekerjasama dengan kantor Balai Laboratorium Bea dan Cukai Kelas II Medan, diketahui karung tersebut berisi 87 paket narkoba jenis sabu dan pil ekstasi,” bebernya.

“Sedangkan dari saku celana ABK didapati 1 bungkus plastik paket barang berbentuk kristal dan 1 bungkus plastik berisi 5 butir pil serta secarik kertas berisi catatan rincian jumlah paket yang terbagi dalam huruf abjad A, B, C dan D yang diduga merupakan daftar penerima barang haram tersebut,” pungkas Rasyid.

Atas perbuatannya, KH, 33 dan HS, 34, diduga melanggar Pasal 114 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat (1) 112 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati. (mustivan mahardhika)
The post TNI AL Gagalkan Penyelundupan 110 kg Narkoba dari Malaysia appeared first on Kaldera.id.

@kalderaid
Terima 13 Kuota Beasiswa Santri Berprestasi 2021, Ini Respon UIN Sumut

<svg<pathShare <svg<g<g<pathWhatsapp <svg<pathMessenger <svg<path<pathTweet <svg<pathEmail
MEDAN, kaldera.id – Kementerian Agama (Kemenag) memilih UIN Sumatera Utara menjadi mitra dalam program beasiswa untuk santri dalam pendaftaran Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB). UIN Sumut sendiri mendapat kuota 13 calon mahasiswa.

Wakil Rektor III UIN Sumatera Utara, Dr Nispul Khoiri, M.Ag, membenarkan hal itu. Menurutnya, UIN Sumatera Utara menerima kuota sebanyak 13 dari 200 beasiswa santri yang disiapkan Kementerian Agama. “UIN Sumut berterimakasih atas kepercayaan Kemenag untuk menerima santri berprestasi menempuh pendidikan tinggi di sini. Total ada 21 perguruan tinggi yang menjadi mitra,” kata Nispul, Senin (19/4/2021).

Dia menyebutkan, UIN Sumatera Utara menerima kuota yang cukup besar yakni sebanyak 13 orang. Para santri yang lolos seleksi akan ditempatkan di Fakultas Syariah dan Hukum. “Saat ini proses seleksi masih berlangsung. Kami masih menunggu data jumlah pendaftar ke UIN Sumut yang sudah masuk di https://ditpdpontren.kemenag.go.id/pendaftaranpbsb,” bebernya.

Nispul mengatakan, PBSB merupakan upaya Kemenag menguatkan kajian tafaqquh fiddin (pendalaman ilmu agama), sekaligus meningkatkan kapasitas pondok pesantren pada bidang kedokteran dan kesehatan, sosial humaniora, serta sains dan teknologi.

“Selain ahli dalam ilmu agama dan dakwah, para alumni PBSB nantinya diharapkan dapat menjadi pionir pemberdayaan masyarakat (community development) di lingkungan pondok pesantren. Itu harapan Kemenag dan kita semua,” ungkapnya.

Sebelumnya, Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag, Waryono Abdul Ghafur, Akses beasiswa pada program studi yang dibuka tahun ini didesain untuk dapat memperkuat manajemen dan tiga fungsi pesantren yakni pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.

PBSB sendiri sudah berdiri sejak 2004 dan banyak santri yang menjadi sarjana dari program ini. Program PBSB dilakukan sebagai bentuk afirmasi negara agar para santri dapat melanjutkan studi hingga perguruan tinggi. Program ini bertujuan agar para santri dapat merespon tantangan zaman, memadukan nilai-nilai agama dengan nilai-nilai kemanusiaan sesuai dengan perkembangan zaman.(finta rahyuni)
The post Terima 13 Kuota Beasiswa Santri Berprestasi 2021, Ini Respon UIN Sumut appeared first on Kaldera.id.

@kalderaid
Satgas Covid-19 Jangan Tebang Pilih Tertibkan Kerumunan

<svg<pathShare <svg<g<g<pathWhatsapp <svg<pathMessenger <svg<path<pathTweet <svg<pathEmail
MEDAN, kaldera.id- Satgas Covid-19 Kota Medan diminta untuk tidak tebang pilih dalam memberikan tindakan tegas terhadap pelanggaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro di Kota Medan.

Pasalnya, Satgas telah berulangkali membubarkan tempat-tempat yang menimbulkan kerumunan dan melewati batas jam operasional. Sedangkan, tempat lainnya seperti Kesawan City Walk yang melanggar PPKM mikro belum juga ditindak.

Satgas Covid-19 sendiri mengaku sudah berulangkali memberikan himbauan agar pengelola dan masyarakat yang datang ke Kesawan City Walk tetap menerapkan protokol kesehatan.

Satgas juga menyebut sudah beberapa kali membubarkan kerumunan yang terjadi. Namun, sayangnya meski sudah beberapa kali diingatkan Kesawan City Walk tetap saja menimbulkan kerumunan terutama di Sabtu malam.

Menanggapi hal ini, Anggota Komisi A DPRD Sumut, Abdul Rahim Siregar meminta agar Satgas Covid-19 Kota Medan segera memberikan tindakan tegas atas pelanggaran di Kesawan City Walk. Menurutnya, Satgas tidak boleh tebang pilih dalam menerapkan PPKM mikro yang berlaku untuk Medan dan beberapa daerah lainnya ini.

“Pembatasan itu kan memang surat gubernur, berlaku kepada semua tempat di Sumut, kecuali kalau Kesawan itu ada di Singapura. Artinya Satgas Covid-19 harus bertindak, kalau melebihi jam yang ditentukan harus dibubarkan. Tidak ada pandang bulu, tidak ada tebang pilih dalam hal melaksanakan Pergub itu,” ujarnya kepada kaldera.id, Selasa (20/4/2021).

Politisi PKS itu juga menyayangkan sikap pasrah yang dilontarkan oleh Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Medan terkait pelanggaran PPKM mikro di Kesawan City Walk yang sudah diresmikan sejak 28 Maret lalu itu. Menurutnya, Satgas Covid-19 lah yang harusnya menjadi garda terdepan dalam menindak pelanggaran PPKM mikro.

“Ya tak bisa gitu, tak bisalah. Satgas Covid-19 juga harus tegas. Seharusnya Satgas covid-19 yang menjadi garda terdepan untuk melakukan penertiban kerumunan diatas jam 22.00 WIB,” jelasnya.

Selain itu, ia juga meminta agar Satgas Covid-19 Sumut turun jika memang Satgas Covid-19 Kota Medan tidak mampu menindak kerumunan di Kesawan.

“Bila perlu Satgas Provinsi saya berharap turun ke lapangan kalau Satgas Kota Medan tidak memiliki kuasa,” pungkasnya.

Sejak soft launching pada 28 Maret 2021 lalu, Kesawan City Walk memang kerap menimbulkan kerumunan masyarakat. Malah, pada Sabtu (17/4/2021) malam juga sempat ditampilkan atraksi Barongsai yang semakin mengumpulkan massa. Atraksi ini dimulai sekitar pukul 19.00 WIB dan baru berakhir sekitar pukul 22.00 WIB.

Selain itu, jam operasional Kesawan City Walk ini juga sampai pukul 00.00 WIB. Hal ini tentunya bertentangan dengan PPKM Mikro yang diberlakukan oleh Edy Rahmayadi pada masa pandemi yang membatasi kegiatan masyarakat hanya sampai pukul 22.00 WIB. (finta rahyuni)
The post Satgas Covid-19 Jangan Tebang Pilih Tertibkan Kerumunan appeared first on Kaldera.id.

@kalderaid
Ijeck Marah-marah Swab Tes Dinkes Sumut Tak Layak

<svg<pathShare <svg<g<g<pathWhatsapp <svg<pathMessenger <svg<path<pathTweet <svg<pathEmail
MEDAN, kaldera.id- Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Musa Rajekshah memposting sebuah video di akun Instagramnya yang memperlihatkan ia memarahi petugas Dinkes saat sedang sidak di Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumatera Utara (Sumut). Sidak itu disebut dilakukan pada, Senin (20/4/2021).

Pria yang akrab disapa Ijeck itu melakukan sidak usai menerima laporan dari masyarakat mengenai lokasi tes swab yang ada di Dinkes Sumut kurang layak untuk dipakai.

“Apa yang saya dapati di sana sesuai dengan laporan yang diterima. Cukup disayangkan, dan ini jadi evaluasi penting ke depan agar pelayanan kepada masyarakat bisa lebih baik,” tulus Ijeck dalam postingan yang diunggahnya dua jam yang lalu itu.

Dalam video itu, memang terlihat lokasi tes swab yang dibuat di luar ruangan itu hanya dibatasi dengan kain panjang berwarna biru.

Didepan meja tersusun kursi panjang sebagai tempat duduk masyarakat yang akan swab. Dari segi kebersihan memang terlihat kurang, di bagian pojok juga terlihat tumpukan bungkusan plastik kuning yang terletak begitu saja di lantai.

“Tempat swabnya begitu aja?,” tanya Ijeck kepada salah satu petugas Dinkes Sumut.

“Iya, tempat itu aja,” jawab petugas itu.

“Seperti begitu, layak itu begitu?,” tanya Ijeck lagi.

Ijeck sangat menyayangkan Dinkes milik Pemprov Sumut yang harusnya menjadi contoh untuk lokasi tes swab lainnya malah dibuat tidak layak untuk masyarakat.

“Kek gini provinsi punya tempat swab. Sementara kalian teriak-teriak terapkan di tempat orang lain. Tempat sendiri aja kek gini berantakan,” kesal Ijeck.

“Fotokan ini ambil dari semua sudut tempatnya ini semuanya,” sambung Ijeck.

Ketua DPD I Golkar Sumut itu juga memarahi petugas Dinkes karena tidak memikirkan bagaimana kondisi yang layak untuk masyarakat yang akan melakukan tes swab sebagai upaya pencegahan virus Covid-19.

“Karena kamu aja gak kena Covid, coba kamu kena Covid, biar tau kau kek mana kalau saudaramu meninggal karena Covid. Belum pernah mungkin orang yang kau sayangi meninggal Covid-19. Sudah pernah baru kau rasakan menyesalnya. Masyarakat dibiarin begini-begini,” kata Ijeck dengan nada tinggi.

Ijeck kemudian meminta ajudannya untuk memanggil Kadis Kesehatan Sumut, Alwi Mujahit agar bertanggungjawab terkait ketidaklayakan tempat swab provinsi ini.

“Mana kadis klen. Rozak panggil kadisnya,” lanjut Ijeck.

Kedepan Ijeck bersama Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengatakan akan terus melakukan evaluasi terhadap pelayanan masyarakat agar dapat terlaksana dengan baik.

“Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dan saya inginkan pelayanan kepada masyarakat harus berlangsung dengan baik. Ke depan, evaluasi akan terus kami lakukan, memastikan semua pelayanan Pemerintah Provinsi Sumut terlaksana dengan baik,” sebutnya.

Alwi yang dikonfirmasi wartawan menjelaskan terkait kondisi swab tes di Dinkes Sumut yang terletak di Jalan H M Yamin, Kelurahan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Medan Timur itu. Ia juga mengakui bahwa tes swab Dinkes Sumut itu tidak layak untuk masyarakat.

“Kita juga menyadari itu kurang layak tapi kan kita sifatnya darurat, terbatas,” kata Alwi.

Ia mengatakan, ketidaklayakan tes swab dikarenakan anggaran yang disediakan juga terbatas.

“Kita berbaik sangka saja bahwa bagaimana orang tidak terlalu jauh itu saja. Tapi kalau memang tes nya disitu tidak layak, memang harus kita pindah,” sebut Alwi.

Usai disidak oleh Ijeck, Alwi menyebut lokasi tes swab langsung dipindahkan ke Laboratorium Kesehatan Daerah (Kesda) Sumut di Jalan William Iskandar.

“Disitu (Dinkes Sumut) tak ada pelayanan lagi, langsung ke Laboratorium Kesehatan Daerah (Kesda). Disitu memang tidak ad[...]
Kaldera.id
Ijeck Marah-marah Swab Tes Dinkes Sumut Tak Layak <svg<pathShare <svg<g<g<pathWhatsapp <svg<pathMessenger <svg<path<pathTweet <svg<pathEmail MEDAN, kaldera.id- Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Musa Rajekshah memposting sebuah video di akun Instagramnya…
a budget kita untuk membuat layak, memang darurat sifatnya. Tapi karena pimpinan tidak berkenan seperti itu kita buat ke Kesda yang di jalan pancing,” pungkasnya. (finta rahyuni)
The post Ijeck Marah-marah Swab Tes Dinkes Sumut Tak Layak appeared first on Kaldera.id.

@kalderaid
THR Natal 2020 Belum Dibayar, Karyawan PD Pasar Diminta Bersabar

<svg<pathShare <svg<g<g<pathWhatsapp <svg<pathMessenger <svg<path<pathTweet <svg<pathEmail
MEDAN, kaldera.id – Puluhan karyawan PD Pasar Kota Medan berseragam dinas mendatangi Kantor Walikota Medan di Jalan Kapten Maulana Lubis, Selasa (20/4/2021).

Mereka menuntut pembayaran THR Natal 2020 yang belum dibayarkan sampai sekarang.

Maludin Sidebang, salah satu karyawan PD Pasar yang ikut berunjuk rasa mengatakan, THR Natal 2020 sampai saat ini belum juga dibayarkan sampai hari ini. Mereka sudah menyampaikan persoalan ini kepada direksi, tapi tidak ada tanggapan.

“Kami berunjuk rasa karena apa yang kami keluhkan tidak ditanggapi,” ungkapnya.

Maludin juga menjelaskan, THR untuk karyawan yang beragama muslim pada 2020 lalu baru dibayarkan bulan lalu.

“Ini sudah mau lebaran lagi teman-teman yang beragama islam. Sudah mau THR lagi. Kami yang natalan THR nya belum juga diberikan,” tambahnya.

Selain menuntut pembayaran THR natal, para karyawan perusahaan daerah milik Pemko Medan itu juga mengeluhkan besaran gaji karyawan PD Pasar Kota Medan yang masih dibawah upah minimum kota (UMK).

“Tahun ini UMK Medan Rp 3,2 juta. Saya sudah bekerja 32 tahun gajinya dibawah itu,” bilangnya.

Bahkan, lanjut dia, ada pekerja harian lepas (PHL) PD Pasar yang gajinya hanya Rp 1,7 juta perbulan.

“Tukang sampah di pasar itu gajinya hanya Rp 1,7 juta,” bebernya.

Saat massa mulai berorasi, Wakil Walikota Medan Aulia Rachman tiba dengan kendaraan dinasnya. Politikus Partai Gerindra itu meminta perwakilan karyawan PD Pasar untuk bertemu dan menyampaikan aspirasi.

“Perwakilan 4 orang naik ke atas, kita bicara diruangan saya,” kata Aulia singkat.

Dalam pertemuan tersebut, wakil walikota berjanji akan membayarkan THR tersebut dalam waktu dekat. Pihak karyawan diminta untuk bersabar.

Aulia belum bisa menjanjikan kapan hak karyawan tersebut akan dibayarkan.

“Tadi aspirasi kami diterima Pak Aulia Rachman. Beliau menjanjikan pembayaran THR dilakukan dalam waktu dekat. Kami diminta bersabar. Begitu juga masalah pergantian direksi akan ditindaklanjuti,” tambahnya.(reza)
The post THR Natal 2020 Belum Dibayar, Karyawan PD Pasar Diminta Bersabar appeared first on Kaldera.id.

@kalderaid
Tak Terima Kucingnya Dipukul, Pria di Deliserdang Bacok Kepala Ayah Kandungnya

<svg<pathShare <svg<g<g<pathWhatsapp <svg<pathMessenger <svg<path<pathTweet <svg<pathEmail
DELISERDANG, kaldera.id – Hanya karena tak terima kucing peliharaannya dipukul, seorang anak berinisial A, 40, tega membacok kepala ayah kandungnya hingga kritis.

Diketahui, peristiwa pembacokan tersebut dialami oleh Abdullah Chaniago, 80, warga Jalan Rahayu, Desa Dalu XA, Dusun IV, Kecamatan Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang.

Zulkifli, 39, tetangga korban menuturkan, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (18/4/2021) pukul 19.00 WIB. Dari keterangan isteri korban, pelaku nekat membacok kepala ayahnya karena tak terima kucingnya dipukul.

“Waktu saya sedang berbuka puasa, tiba- tiba dengar suara jeritan minta tolong dari istri korban. Kemudian saya langsung bergerak menghampiri rumahnya (korban),” tutur Zulkifli, Senin (19/4/2021).

“Saya terkejut melihat korban sudah bersimbah darah dengan kondisi bagian kepalanya menganga, akibat terkena bacokan dan tergeletak didalam rumahnya. Dari keterangan isteri korban, pelaku tega membacok ayahnya karena tak terima kucingnya dipukul,” sambungnya.

Melihat korban bersimbah darah, Zulkifli kemudian memanggil tetangga lainnya dan bergegas membawanya (korban) ke klinik terdekat guna mendapat perawatan.

“Saya dibantu warga lainnya kemudian membawa korban ke klinik terdekat, menggunakan becak motor. Dia (A) membacok ayahnya menggunakan golok,” tutur Zulkifli menambahkan.

Diwaktu bersamaan, pelaku (A) langsung diamankan warga sekitar.

Warga yang geram dengan ulahnya, kemudian menghajarnya di TKP sembari menghubungi pihak kepolisian Polsek Tanjung Morawa.

“Pelaku masih dalam perawatan karena pasca kejadian sempat dihajar massa. Saat ini personel belum melakukan pemeriksaan terhadap pelaku, berhubung pelaku masih mendapat perawatan,” jelas Kapolsek Tanjung Morawa AKP Sawangin SH.

Lebih lanjut, menurut keterangan dari beberapa warga sekitar, pelaku (A) merupakan pasien ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa).

“Memang ada informasi awal jika pelaku mengalami gangguan jiwa, tapi untuk memastikannya kita akan memeriksa keluarganya apakah memang pelaku mengalami gangguan jiwa atau tidak,” pungkas AKP Sawangin SH. (mustivan mahardhika)
The post Tak Terima Kucingnya Dipukul, Pria di Deliserdang Bacok Kepala Ayah Kandungnya appeared first on Kaldera.id.

@kalderaid
Tren Kasus Covid-19 Turun, Pemprovsu Tak Perpanjang Kontrak RS Martha Friska

<svg<pathShare <svg<g<g<pathWhatsapp <svg<pathMessenger <svg<path<pathTweet <svg<pathEmail
MEDAN, kaldera.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) melalui Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 tidak akan memperpanjang kontrak Rumah Sakit (RS) Martha Friska Medan sebagai rumah sakit rujukan utama pasien Covid-19.

Langkah ini dilakukan setelah pasien Covid-19 mengalami tren penurunan di Provinsi Sumut.

Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Sumut Aris Yudhariansyah mengatakan, kontrak kerja sama dengan RS Martha Friska Medan akan berakhir tanggal 1 Juni 2021 mendatang.

“Tidak diperpanjang karena jumlah pasien Covid-19 juga tren menurun,” kata Aris, dikutip dari Antara, Senin (19/4/2021).

Diketahui, RS Martha Friska yang memiliki 110 kamar ini sudah menjadi rumah sakit rujukan utama penanganan pasien Covid-19 sejak 2 April 2020.

“Meski RS Martha Friska tidak aktif lagi nanti sebagai tempat rujukan, layanan untuk pasien Covid-19 dijamin masih tetap maksimal karena ada rumah sakit lain yang melayani yakni RS Haji dan RS GL Tobing,” kata Aris menambahkan.

Diakui RS Martha Friska melayani pasien Covid-19 yang dalam kondisi sedang dan berat.

Sementara RS GL Tobing yang memiliki dua ICU dan 37 ruang isolasi melayani pasien dengan kondisi ringan.

Aris juga menegaskan, biaya perawatan pasien Covid-19 tetap ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah, meski pasien dirawat di luar rumah sakit rujukan.

“Meski kasus terkonfirmasi tren menurun, warga harus tetap menjalankan protokol kesehatan karena masih ada terus penambahan pasien terkonfirmasi dan meninggal,” pungkasnya. (mustivan mahardhika)
The post Tren Kasus Covid-19 Turun, Pemprovsu Tak Perpanjang Kontrak RS Martha Friska appeared first on Kaldera.id.

@kalderaid
Ketua BNSP Bantah Larang Dewan Pers Gelar UKW

<svg<pathShare <svg<g<g<pathWhatsapp <svg<pathMessenger <svg<path<pathTweet <svg<pathEmail
JAKARTA, kaldera.id – Ketua Badan Sertifikasi Nasional (BNSP) Kunjung Maseta membantah informasi dibeberapa media siber yang menyebut BNSP melarang Dewan Pers melaksanakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

“Berita itu sudah dikonfirmasi. Komisioner BNSP tidak membuat statement demikian, kami di BNSP kalau ada pengajuan pendirian LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi) di bidang pers harus ada rekomendasi dari Dewan Pers,” kata Ketua BNSP Kunjung Masehat kepada Ketua Dewan Pers M Nuh, Senin (19/4/21).

Sebelumnya, beberapa media siber menyiarkan berita seolah- olah Komisoner BNSP Henny Widyaningsih menyampaikan puluhan peserta pelatihan asesor BNSP bahwa berdasarkan Undang- Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 2018 tentang BNSP yang merupakan satu- satunya lembaga yang diberikan kewenangan oleh Undang-Undang untuk melaksanakan sertifikasi kompetensi.

“Dewan Pers boleh melaksanakan sertifikasi kompetensi, tapi harus lewat LSP yang berlisensi BNSP,” tandas Henny.

Kepada Ny Tetty DS Ariyanto, Komisioner BNSP Bidang Penjaminan Mutu, Perencanaan, Kerjasama dan Hukum BNSP, Henny Widyaningsih membantah adanya narasi tajam itu.

Dia mengatakan memang memberikan paparan mengenai sertifikasi profesi pada acara puluhan peserta pelatihan asesor BNSP yang berlangsung di Kompleks Ketapang Indah Jakarta Pusat, 14-18 April 2021. Namun, sama sekali tidak pernah mengatakan seperti yang ditulis sejumlah media.

“Prof, itu baru pelatihan asesor.  Belum dilisensi LSPnya. Saya sudah sampaikan kepada CLSP agar meminta rekomendasi ke Dewan Pers karena itu persyaratan lisensi,” jelas Ny Tetty DS Ariyanto, komisioner yang selama ini kerap berkomunikasi dengan Dewan Pers terkait masalah uji kompetensi wartawan.

Dewan Pers sendiri yang sah berdiri berdasarkan ketentuan pasal 15 UU Pers no 40 tahun 1999, sudah sejak tahun 2010 melaksanakan program sertifikasi wartawan.

Yakni, setelah merumuskan Standar Kompetensi Wartawan, hasil kesepakatan semua konstituen Dewan Pers.

Yakni, wakil organisasi wartawan, wakil perusahaan media, wakil organisasi perusahaan media dalam pelbagai platform media.

Impelentasi sertifikasi itu dilaksanakan melalui proses uji kompensi wartawan yang dilaksanakan lembaga uji kompetensi wartawan yang ditunjuk Dewan Pers.

Sejak dilaksanakan selama lebih 10 tahun oleh 17 lembaga uji kompetensi wartawan, program itu sudah memberikan lebih 18.000 sertifikat dan kartu kompetensi kepada para wartawan.

Dewan Pers sejak dua tahun terakhir, sebenarnya sudah mendiskusikan dengan BNSP ihwal program sertifikasi wartawan.

Sudah ada rencana untuk menjalin kerjasama secara fungsional dan profesional guna dapat meningkatkan terus kualitas dan profesionalitas wartawan Indonesia. (rel/mustivan)
The post Ketua BNSP Bantah Larang Dewan Pers Gelar UKW appeared first on Kaldera.id.

@kalderaid
Rumah Walikota dan Sekda Tanjungbalai Digeledah KPK

<svg<pathShare <svg<g<g<pathWhatsapp <svg<pathMessenger <svg<path<pathTweet <svg<pathEmail
TANJUNGBALAI, kaldera.id- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Walikota Tanjungbalai, HM Syahrial, Selasa (20/4/2021).

Dari informasi yang diperoleh, dugaan OTT yang dilakukan KPK itu dilakukan di rumah dinasnya yang berlokasi di Jalan Sriwijaya, Kelurahan Pahang, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai sekitar pukul 05.00 WIB.

Kadis Kominfo Tanjungbalai Walman Riadi P Girsang membenarkan penggeledahan oleh KPK itu. Namun, pihaknya belum bisa memastikan penggeledahan itu terkait OTT atau penyelidikan.

“KPK memang lagi disini. Cuma, apa benar OTT atau apa saya belum bisa diinformasikan. Masih di sini sejak pagi tadi,” katanya.

Namun Wilman tidak menyangkal adanya penggeledahan yang dilakukan KPK sejak pagi tadi. “Iya (penggeledahan) lagi di sini lah. Cuma dalam perihal apa, ada apa, belum dapat informasi saya,” ujar Walman.

Walman pun memastikan jika hingga Selasa siang Walikota Tanjungbalai, Syahrial masih berada di rumah pribadinya.

“Di rumah, di rumah pribadi dia (walikota). Cuma dalam hal apa mereka (KPK) turun dan periksa belum tahu,” terangnya.

Selain rumah Walikota, Walman juga tidak mengelak jika KPK juga menggeledah rumah dinas Sekretaris Daerah (Sekda), Yusmada. Bahkan Walman memastikan Sekda juga masih berada di Tanjungbalai dan sedang menerima tamu.

“Gak tahu sampai kapan. Informasinya begitu, tapi saya belum dapat info. Karena mau jumpai dia (Sekda) pun banyak tamunya,” tambahnya. (finta rahyuni)
The post Rumah Walikota dan Sekda Tanjungbalai Digeledah KPK appeared first on Kaldera.id.

@kalderaid
Sebanyak 13 Karyawan PDAM Tirtanadi Positif Covid-19, Satu Diantaranya Meninggal

<svg<pathShare <svg<g<g<pathWhatsapp <svg<pathMessenger <svg<path<pathTweet <svg<pathEmail
MEDAN, kaldera.id – Sebanyak 13 karyawan PDAM Tirtanadi Sumatera Utara (Sumut) dinyatakan postif Covid-19, satu diantaranya meninggal dunia.

Satu orang yang meninggal berinisial AS. Diketahui dia (AS) merupakan Kepala Divisi Litbang PDAM Tirtanadi Sumut.

“Meninggalnya hari Sabtu (17/4/2021) malam. Saat itu yang bersangkutan baru pulang dari kota Bogor,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Pemprov Sumut, Aris Yudiansyah, Selasa (20/4/2021).

Dikatakan Aris, ke-13 karyawan tersebut dinyatakan positif Covid-19 setelah dicek melalui Swab Antingen.

“Itu hasil Swab Antigen, dan sekarang masih kita lakukan PCR Test,” kata Aris menambahkan.

Meski begitu, Aris belum menyebutkan langkah Satgas Covid-19 selanjutnya apabila hasil PCR Test bertambah dari jumlah saat ini. “Kita tunggu hasilnya ya,” tukas Aris.

Sementara itu, Sekretaris PDAM Tirtanadi Sumut, Humarkar Ritonga menuturkan, langkah direksi kedepan dalam menangani hal tersebut yakni akan memperketat protokol kesehatan (Prokes) dan memberlakukan sistem kerja Work From Home (WFH) kepada karyawan.

“Akan dilakukan penyemprotan disenfektan di ruangan kantor. WFH pegawai 50 persen diunit kerja. Dan akan swab test kantor pusat dan cabang,” tutupnya. (mustivan mahardhika)
The post Sebanyak 13 Karyawan PDAM Tirtanadi Positif Covid-19, Satu Diantaranya Meninggal appeared first on Kaldera.id.

@kalderaid
Geledah Rumah Walikota Tj Balai, Penyidik KPK Kumpulkan Bukti Dugaan Korupsi

<svg<pathShare <svg<g<g<pathWhatsapp <svg<pathMessenger <svg<path<pathTweet <svg<pathEmail
TANJUNGBALAI, kaldera.id- Penggeledahan yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di rumah dinas Walikota Tanjungbalai, HM Syahrial ternyata bukan Operasi Tangkap Tangan (OTT). Namun, dalam rangka pengumpulan bukti kasus korupsi.

Plt Jubir KPK Ali Fikri yang dikonfirmasi wartawan tidak menjelaskan lebih detail kasus korupsi mana yang sedang dalam penyelidikan oleh KPK.

“Info yang kami terima tidak ada (OTT).
Namun demikian benar ada kegiatan tim KPK disana dalam rangka pengumpulan bukti,” ujarnya melalui pesan singkat WhatsApp, Selasa (20/4/2021).

Ia juga tidak menjelaskan lebih lanjut terkait penggeledahan itu. Namun, perkembangan penggeledahan akan diinformasikan lebih lanjut.

“Perkembangannya akan kami sampaikan lebih lanjut,” ujarnya singkat.

Dari informasi yang diperoleh, penggeledahan yang dilakukan KPK dilakukan di rumah dinas Walikota Tanjungbalai yang berlokasi di Jalan Sriwijaya, Kelurahan Pahang, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai sekitar pukul 05.00 WIB.

Kadis Kominfo Tanjungbalai Walman Riadi P Girsang yang sebelumnya dikonfirmasi membenarkan penggeledahan oleh KPK itu. Namun, pihaknya belum bisa memastikan penggeledahan itu terkait OTT atau penyelidikan.

“KPK memang lagi disini. Cuma, apa benar OTT atau apa saya belum bisa diinformasikan. Masih di sini sejak pagi tadi,” katanya.

Namun Wilman tidak menyangkal adanya penggeledahan yang dilakukan KPK sejak pagi tadi. “Iya (penggeledahan) lagi di sini lah. Cuma dalam perihal apa, ada apa, belum dapat informasi saya,” ujar Walman.

Selain rumah Wali Kota, Walman juga tidak mengelak jika KPK juga menggeledah rumah dinas Sekretaris Daerah (Sekda), Yusmada. Bahkan Walman memastikan Sekda juga masih berada di Tanjungbalai dan sedang menerima tamu.

“Gak tahu sampai kapan. Informasinya begitu, tapi saya belum dapat info. Karena mau jumpai dia (Sekda) pun banyak tamunya,” tambahnya. (finta rahyuni)
The post Geledah Rumah Walikota Tj Balai, Penyidik KPK Kumpulkan Bukti Dugaan Korupsi appeared first on Kaldera.id.

@kalderaid
Rekomendasi LKPJ Optimalkan Pembangunan Pemkab Langkat

<svg<pathShare <svg<g<g<pathWhatsapp <svg<pathMessenger <svg<path<pathTweet <svg<pathEmail
LANGKAT, kaldera.ud – Rekomendasi yang disampaikan DPRD Langkat menjadi masukan dan bahan evaluasi bagi Pemkab Langkat untuk bekerja lebih optimal.

Hal ini disampaikan Bupati Langkat Terbit Rencana PA saat menghadiri rapat paripurna dalam rangka rekomendasi anggota DPRD Langkat terhadap Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Langkat Tahun Anggaran (TA) 2020 bertempat di Gedung DPRD Langkat, Stabat, Selasa (20/4/2021).

Bupati mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dewan, ketua fraksi dan segenap anggota dewan yang telah menyelesaikan pembahasan LKPJ TA 2020.

Bupati meyakini, tanggapan dan rekomendasi tersebut guna penyempurnaan dan perbaikan, untuk memberhasilkan penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, serta peningkatan pelayanan masyarakat di tahun- tahun mendatang.

“Terimkasih atas persetujuan LKPJ dan rekomendasinya,” ungkap bupati.

Ketua DPRD Langkat , Surialam mengatakan, rekomendasi yang diberikan berupa catatan strategis yang berisi saran, masukan, koreksi terhadap penyelenggaraan urusan desentralisasi, tugas pembantu dan tugas umum pemerintah.

“Sebagai bahan perbaikan terhadap kinerja penyelenggaraan Pemkab Langkat,” ucapnya.

Turut hadir dalam paripurna tersebut, Wabup Langkat, unsur Forkopimda Langkat, para pejabat Pemkab Langkat, serta tamu undangan lainnya.(efri Surbakti/adv)
The post Rekomendasi LKPJ Optimalkan Pembangunan Pemkab Langkat appeared first on Kaldera.id.

@kalderaid