Ippho Santosa - ipphoright
26.1K subscribers
315 photos
57 videos
18 files
297 links
Download Telegram
Bukan kalah. Bukan gagal. Melainkan belajar (learn).
Orang terkaya di dunia, apa saja kebiasaannya?

Meski sudah menjadi orang terkaya, Bill Gates masih punya segudang kegiatan. Ia memulai harinya dengan bangun tidur di rumah mewahnya di kawasan Medina, Washington.

Kebiasaan-kebiasaan Bill Gates berikut ini saya kutip dari Liputan 6. Setelah bangun, ia tak lupa untuk berolahraga. Ia senang lari di atas treadmill sambil menonton DVD. Di sela-sela waktu, ia juga bermain tenis.

Sarapan favorit pendiri Microsoft ini adalah sereal coklat. Meski demikian, Bill Gates pernah melewatkan sarapan di beberapa kesempatan.

Seluruh kegiatan Bill Gates dijadwalkan dalam interval waktu lima menit. Di siang hari, Bill ternyata memiliki satu menu favorit, yaitu cheeseburger.

Rutinitas yang padat membuat Bill Gates sering menulis semua detail urusannya dalam buku catatan. Ayah tiga anak ini punya segudang koleksi buku di rumahnya. Ya, ia gemar membaca.

Bila tidak sibuk, Bill Gates memilih menghabiskan waktu bersama tiga anaknya. Beberapa tempat unik pun menjadi destinasi liburan Bill Gates bersama keluarga. Salah satunya, berlibur ke pembangkit listrik.

Anehnya, kegiatan favorit Bill Gates di pengujung hari adalah mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Ia mengaku senang mencuci piring setiap malam. Kegiatan mencuci ini bahkan menjadi rutinitasnya setiap hari.

Saat waktu tidur tiba, pengusaha dermawan ini selalu menyempatkan tidur tepat waktu meski memiliki segudang agenda. Ia mengatakan, waktu tidur terbaik adalah tujuh jam lamanya.

Kesibukan demi kesibukan ternyata tidak menghalangi dia untuk tidur awal, bangun awal, berolahraga, membaca, mengerjakan pekerjaan rumah tangga, dan berlibur bersama keluarga.

Mari kita pelajari yang baik-baik dari Bill Gates.
Mau meningkatkan penghasilan? Mau mencetak Rp 100 juta pertama? Menjual dengan internet marketing? Mau magang di kantor saya?
.
Alhamdulillah, angkatan-angkatan sebelumnya, langsung FULL begitu diumumkan sekali atau dua kali. Insya Allah kita akan buka magang angkatan ke 10 (batch 10).
.
Ya, saya akan membuka kelas magang dan training 'Internet Marketing' di kantor saya, selama 7 hari. Dan ini angkatan ke 10 (batch 10).
.
Di kelas ini insya Allah saya terjun langsung, membimbing peserta selama 7 hari, bersama tim. Lebih intens. Lebih detail. Dibatasi hanya 20-an peserta. 100% beda dengan training biasa.
.
Apa saja materinya?
- Meriset produk-produk yang laris
- SEO (agar masuk halaman 1 Google)
- Facebook Ads
- Facebook Marketing
- Instagram Marketing (New)
.
Mengapa Internet Marketing?
- Bisa Dipelajari Siapapun
- Tertarget dan Tersegmen
- Sangat Terukur
- Sangat Murah
- Sangat Mudah
- Bertahan Lama
.
Berapa lama belajarnya?
- total 7 hari berbentuk magang dan training
.
Kapan?
- akhir Sept 2017
- jam 8.00 - 18.00 WIB
.
Di mana?
Di kantor saya, BSD
(dekat Jakarta)
.
Siapa saja yang perlu ikut?
- Pengusaha yang ingin membesarkan usahanya secara online.
- Pengusaha online yang ingin bisnis dan web-nya teroptimasi.
- Karyawan yang ingin belajar memulai bisnis secara online.
- Ibu rumah tangga yang menginginkan income sampingan.
- Mahasiswa, lulusan SMU, atau SMK.
.
Syarat-syaratnya?
- Usia 15 - 40 tahun
- Punya laptop sendiri
- Bawa modem sendiri
- Bisa bikin email dan akun FB
.
Berapa biayanya?
Hanya Rp 8 juta. Dan diskon 50% lebih alias cuma Rp 3,9 juta untuk mereka yang mendaftar hari ini sampai 31 Agustus (harga promo). Biaya tersebut sudah termasuk makan siang.
.
Adakah bonusnya?
Ada. Bagi teman-teman yang lunas besok (Jumat) sampai Senin, akan mendapat coaching khusus (secara berkelompok) bersama saya, Ippho Santosa. Aslinya, biaya untuk coaching ini jutaan rupiah juga. Sekarang bisa Anda dapatkan FREE!
.
Soal biaya insya Allah worth it. Bandingkan saja dengan training sejenis yang biayanya 2X sampai 5x lebih tinggi. Dan kalau kita mendatangi mentor satu per satu, biayanya malah lebih besar.
.
Biaya ini terasa semakin kecil, sekiranya dihitung dampak finansialnya kelak terhadap bisnis Anda dan nasib Anda. Lagi pula, mentornya 100% praktisi. Teruji.
.
Pesertanya insya Allah dijamin 100% bisa menghasilkan uang secara online, walaupun sebelumnya tidak punya pengalaman. Jika tidak bisa menghasilkan, investasinya dikembalikan. Ya, dikembalikan.
.
Minat? Serius?
-       Transfer BNI Syariah 7777-0909-00 a.n. Ippho D. Santosa
-       Atau BCA 4977-234-777 an Ippho D Santosa. Yang serius, silakan transfer (amankan seat Anda).
-       Setelah transfer, 0812-8777-7100 dan 0815-4333-3600 (SMS atau WA, bukan telp)
.
Ayo sisihkan waktu dan uang untuk belajar. Itu akan mengundang percepatan. Coba-coba sendiri jadinya malah lebih lamaaa dan lebih mahaaal.
.
Lihatlah pengusaha dan motivator zaman sekarang. Muda-muda, sudah sukses. Kok bisa? Karena mereka mau menyisihkan waktu dan uang untuk belajar. Sekarang giliran kita!
.
Seminggu magang dan training, insya Allah akan menjadi hari-hari yang menentukan atas nasib juga masa depan Anda. Rp 100 juta pertama, insya Allah bukan hal muluk-muluk. Buktikan saja.
7 hari belajar bareng saya dan tim. Mau?
Hidup adalah pilihan. Maka pilihlah untuk bahagia. Tak perlu tunggu berpunya. Tak perlu ini-itu dan segalanya.
Idealnya, kita menyedekahkan yang TERBAIK. Tapi, sekiranya belum bisa, hendaknya kita menyedekahkan yang baik-baik.

Orang yang suka menunda-nunda sedekah, berarti dia kurang yakin dengan balasan sedekah. Ya, kurang yakin.

Soal ini, jauh-jauh hari guru saya telah berpesan:

-       Kalau sudah dari hati, kita tak akan berkata “Nanti, nanti.”

-       Kalau niat telah lurus, tentulah kita akan berjalan terus.

-       Kalau hati sudah tulus, kita tak akan memikirkan fulus.

-       Kalau hati sudah ikhlas, kita tak akan memikirkan kas.

-       Kalau hati sudah lillah, kita tak akan mengeluh lelah.

Mari biasakan diri kita dan keluarga kita untuk bersedekah. Insya Allah pasti berbalas, dunia dan akhirat. Sekian dari saya, Ippho Santosa. Semoga berkah berlimpah.
Berikut ini adalah event (seminar) bersama Ippho Santosa:

- Jogja, 0813-9520-0092

- Pekanbaru, 0852-7473-8158

- Korea, +82-1049-5324-40

- Sukabumi, 0852-1678-9740

Silakan SMS panitia setempat untuk lebih jelasnya.
Saya berkali-kali merantau.

Ke Batam. Ke Malaysia. Ke Batam (lagi). Ke Jakarta.

Sudah sejak lama, saya sering bolak-balik ke Jakarta. Tapi, saya benar-benar hijrah ke Jakarta pada tahun 2011.

Berarti, sudah sekitar 6 tahun saya merantau ke Jakarta. Alhamdulillah, banyak perubahan yang saya dan keluarga rasakan. Saya pun teringat pesan Imam Syafii.

Menyikapi merantau, Imam Syafii pernah menuliskan seuntai perumpamaan yang indah, “Air akan bening dan layak minum, jika ia mengalir. Singa akan beroleh mangsa, jika ia meninggalkan sarangnya. Anak panah akan beroleh sasaran, jika ia meninggalkan busurnya. Nah, manusia akan beroleh derajat mulia, jika ia meninggalkan tempat aslinya dan mendapatkan tempat barunya. Bagaikan emas yang terangkat dari tempat asalnya.”

Merantau itu memperbaiki rezeki.

Dan ingatlah, rezeki itu perlu dijemput.
- Kadang rezeki orang di negeri kita.
- Kadang rezeki kita di negeri orang.

Jangan takut merantau. Sekali lagi, jangan takut. Terutama buat laki-laki. Ketika semua serba mentok, bukan mustahil merantau adalah jawabannya.

Siap?
Weekend kemarin, Anda ngapain aja?

Saat Anda membaca tulisan berikut ini, saya ingin Anda turut merasakan kegembiraan saya. Percayalah, vibrasi gembira itu akan sampai dan terasa oleh Anda. Ini akan memudahkan Anda untuk mencapai hal yang sama. Siap mencoba?

Weekend kemarin saya sibuk sekali. Selama dua hari saya dan tim membina distributor-distributor pilihan yang datang dari berbagai penjuru Indonesia. Kali ini mereka semua ngumpul di Jakarta.

Mereka senang bertemu saya. Yang sebenarnya, sayalah yang lebih senang. Melihat orang-orang bertumbuh, baik dari segi amal maupun dari segi finansial, itu sangat menyenangkan.

Sebelumnya jauh-jauh hari saya pernah berpesan ke mereka, "Kalau nasib gitu-gitu aja, mungkin karena ilmu dan action-nya gitu-gitu aja. Coba diubah dan ditambah." Mereka pun menuruti pesan itu.

Jujur saja, mereka baru berjuang sekitar 6-7 bulan. Hampir setiap hari, ada bimbingan dari saya. Berkala, ada training dari saya dan tim (dari pusat). Mereka pun sungguh-sungguh menerapkan. Ya, sungguh-sungguh.

Calon konsumen menolak, bagi mereka, itu biasa. Calon mitra menolak, itu juga biasa. Saya marahi, itu pun biasa. Hehehe. Mereka jalan terus. Bergerak. Berproses. Berjuang. Kenapa begitu?

Karena mereka yakin, ini produk bagus. Margin oke, manfaat oke, bimbingan juga oke. Hanya dalam setengah tahun, alhamdulillah mereka meraih sesuatu. Income bertambah, ilmu bertambah, manfaat bertambah. Bahkan mereka turut mencetak hadirnya pengusaha-pengusaha baru.

Di British Propolis, itulah yang mereka raih. Saya tidak tahu apa saja yang akan mereka raih dalam 2 tahun ke depan. Sepertinya bakal lebih dahsyat lagi. Serius! Toh selama ini di British Propolis mereka sudah biasa mencetak uang belasan juta sampai puluhan juta per bulan.

Tolong doakan mereka, semoga segera menjadi miliarder yang soleh, bermanfaat luas bagi keluarga dan sesama. Aamiin. Kita doakan juga member-member di sini, semoga berhasil dengan bisnis dan kariernya masing-masing. Aamiin.

Dalam bisnis ini, yang dikejar bukan saja nilai-nilai finansial. Tapi juga nilai-nilai moral dan spiritual. Inilah yang membuat saya bangga sama mereka. Ketika menawarkan produk, niat mereka adalah memberikan solusi. Ini kan membanggakan sekali.

Ya, lingkungan dan pergaulan mempengaruhi nilai-nilai kita juga pencapaian kita. Maka, pilih pergaulan yang baik-baik. Dengan begitu, mudah-mudahan karakter kita turut membaik. Itu salah satu pesan saya saat dinner dengan distributor-distributor pilihan ini.

Terlepas dari itu, saat ini alhamdulillah ada dua dokter di kemitraan British Propolis. Yang satu, dari Padang. Satunya lagi, dari Tangerang. Ada pula presenter Net TV. Kalau ibu-ibu? Wah, banyak! Hehehe.

Pesan saya, "Jangan engkau remehkan ibu-ibu atau emak-emak. Mungkin dia nggak gaul, mungkin dia nggak ngerti teknologi, mungkin dia nggak pernah kuliah bisnis. Tapi kalau mereka sudah terjun di bisnis, apa-apa yang dipegang jadi laris-manis."

Emak-emak dan mbak-mbak zaman sekarang beda. Ya, beda. Mereka demen jualan. Hehehe. Alhamdulillah, ada teknologi dan komunitas yang membantu bisnis mereka. Sehingga nggak perlu sering-sering keluar rumah, tapi tetap jualan. Betul apa betul? 😊
 
Demikianlah kesibukan saya weekend kemarin. Dan saya berharap Anda ikut merasakan kegembiraan saya melalui tulisan ini. Pada akhirnya, apapun kesibukan teman-teman semua, saya turut mendoakan, "Semoga berkah berlimpah."
Anda aktif di Instagram atau Facebook?
Instagram =
netizen paling prospek

Facebook =
netizen paling banyak

Kedua-duanya perlu ditekuni.
Kalau Anda serius berbisnis, saya menyarankan Anda untuk mengoptimasi akun Instagram dan Facebook Anda. Ya, IG dan FB. Tak cukup sekadar punya akun. Tapi mesti teroptimasi.

"Instagram mencatat bahwa masyarakat Indonesia membuat Stories dua kali lipat lebih banyak dari jumlah Stories rata-rata secara global," ungkap Instagram Head of Global Creative Development, Charles Porch.

"Dengan total 45 juta pengguna aktif bulanan di Indonesia, negara ini secara otomatis menduduki posisi pertama komunitas terbesar Instagram di kawasan Asia Pasifik," ujar dia. Ini pasar yang luar biasa. Apalagi pengguna IG cenderung orang-orang yang berdaya beli.

Menurut Justin Antony, Strategic Partner Development, Emerging Talent, Instagram, "Video merupakan fitur yang terbaik untuk menghasilkan konten. Dalam hal ini karena audiens lebih tertarik yang berbau video, tentunya dengan pengambilan gambar yang menarik. Usahakan rutin dan interaktif."

Bagaimana dengan Facebook? Country Director Facebook Indonesia, Sri Widowati, mengatakan saat ini ada dua miliar pengguna aktif. Dari jumlah tersebut, Indonesia menyumbang lebih dari 100 juta pengguna.

Facebook mencatat pengguna aktif di Tanah Air terus mengalami pertumbuhan. Dalam setahun terakhir peningkatannya mencapai 40%. Ya, 40%. Sungguh, ini pasar yang luar biasa. Sayang kalau kita cuma jadi penonton.

Jumlah pengguna Facebook pada Maret 2016 hanya 82 juta pengguna per bulannya, sekarang 115 juta pengguna per bulannya. Ke depan, akan terus membesar. Nah, pasar sepotensial ini harus digarap. Jadilah pemain, bukan sekadar penonton.

Sekali lagi, kalau Anda serius berbisnis, optimasilah akun Instagram dan Facebook Anda. Pelajari secara detail ilmu internet marketing. Rugi sekali bila kita tidak peduli dengan ilmu internet marketing. Benar-benar rugi.

Apa pendapat Anda?
Seberapa serius Anda berbisnis?
Sekali lagi, seberapa serius Anda berbisnis? Ini terlihat dari bagaimana Anda menekuni ilmu internet marketing... Internet adalah NOW market dan NEXT market. Sekarang, besar. Ke depan akan lebih besar lagi...
Masih tersisa beberapa seat bagi teman-teman yang ingin ikut magang dan training 'internet marketing' di kantor saya, selama seminggu, akhir September.

Terkait syarat dan biaya, please contact 0812-8777-7100 and 0815-4333-3600 (SMS atau WA, bukan telp).

Serunya, ada bonus khusus untuk pendaftar hari ini. Apa itu? Free coaching bersama Ippho Santosa.

Minat?
Ini adalah jadwal terdekat seminar saya:

- Semarang, 0811-657-7711

- Jogja, 0813-9520-0092

- Pekanbaru, 0852-7473-8158

- Korea, +82-1049-5324-40

- Sukabumi, 0852-1678-9740

Minat? Silakan SMS panitia setempat terkait biaya, waktu, dan tempat.
Beruntunglah teman-teman yang bergabung di channel Telegram ini.

Karena dalam waktu dekat, melalui channel ini kami akan mengumumkan e-book bisnis.

Sayang sekali mereka yang belum bergabung di channel ini. Bener-bener sayang.
Tahun 2017 ini, Bill Gates menyumbangkan sekitar 4,6 juta dollar AS untuk kegiatan sosial. Hatinya benar-benar dermawan. Nilai donasi itu adalah nilai terbesar yang dikeluarkan oleh Bill Gates dalam 17 tahun terakhir!

Rezeki bukan sekedar uang. Sekali lagi, bukan.

Hati yang dermawan, kesehatan, jodoh, guru, dan sahabat, itu pun rezeki. Bahkan melebihi uang alias tak ternilai. Right? Tanpa kita sadari, justru dengan adanya hati yang dermawan, kesehatan, jodoh, guru, dan sahabat ini, kita dimudahkan mencari dan dicari uang.

Ketika diberi uang dan banyak, kita menyebutnya rezeki. Lalu kita pun bersyukur. Sampai-sampai kita terharu. Lha, saat diberi hati yang dermawan, kesehatan, jodoh, guru, dan sahabat, sudahkah kita bersyukur? Benar-benar bersyukur?

Syukuri keberadaan guru dan sahabat kita. Salah satu caranya, dengan mendoakan mereka secara diam-diam. Saya ulang, secara diam-diam. Dengan cara ini, malaikat pun 'tak dapat menahan dirinya' untuk mendoakan kita. Insya Allah, itu nyata.

Hati yang dermawan? Ini pun tak terkira nilainya. Benar-benar rezeki. Jangan heran kalau kita segera menjadi hartawan sekiranya memiliki hati yang dermawan. Mari kita terapkan!