Ippho Santosa - ipphoright
26.1K subscribers
315 photos
57 videos
18 files
297 links
Download Telegram
"Training dan magang bersama Pak Ippho memang luar biasa. Alhamdulillah saya bisa closing produk sorban saya 13 buah (dan respons terus berdatangan), dalam waktu kurang dari 3 jam setelah saya mempraktekkan ilmu-ilmu yang diajarkan oleh mentor. Dan itu semua hanya melalui internet."

"Saya yang awalnya berpromosi serampangan, akhirnya jadi tahu celah-celahnya agar laris-manis jualan di internet. Selain itu, di sela-sela magang, juga ada kesempatan di mana kita bebas berkonsultasi langsung dengan Pak Ippho."

"Pak Ippho dan tim memang luar biasa. Mentor-mentor yang didatangkan juga orang-orang pilihan. Bagi teman-teman semua, jangan sia-siakan kesempatan ini. Di sini kita tinggal mengikuti saja langkah-langkah yang dijelaskan oleh para mentor. Nah, setelah itu, pembeli yang akan mencari kita."

Ini pengalaman Cahyo dari Purwokerto ketika mengikuti training dan magang Internet Marketing di kantor saya. Sebelumnya kita juga sudah mendengar testimoni closing dari seorang ibu rumah tangga dan seorang guru yang awal-awalnya tidak paham sama sekali soal internet. Begitu ikut training, akhirnya mereka bisa juga. Closing.

Training #InternetMarketing Batch-5 akan diadakan lagi di kantor saya di BSD (dekat Jakarta) pada 5-12 Feb 2017 jam 08.00-17.00. Harga promo Rp3juta (dapat naik sewaktu-waktu). Yang berminat, transfer saja BCA 4977-234-777 an Ippho Dewata Santosa. Setelah transfer, SMS konfirmasi 0815-4333-3600.

Selain itu, peserta juga mendapat kenalan-kenalan baru yang berdatangan dari berbagai penjuru Indonesia.
Lebih baik rumah tipe 500 tapi punya sendiri, daripada rumah kecil tapi masih ngontrak. Yeee, anak TK juga tahu! Hehehe. Nggak usah tersinggung, mending berdoa saja agar dimampukan. Saya turut mengaminkan. Aamiin.
 
Benarkah rumah, mobil, dan harta itu nggak bisa dibawa mati? Nggak juga. Sebenarnya bisa-bisa saja. Yang ngomong nggak bisa, mungkin memang dia nggak punya rumah, hehehe. Jangan buru-buru melotot. Saya akan jelaskan pelan-pelan.

Contoh, Anda punya rumah tipe 500. Anda gunakan rumah itu untuk menaungi anak dan istri. Bukankah itu bagian dari ibadah, bahkan salah satu ibadah yang utama? Lalu Anda siapkan satu kamar, kalau-kalau ada tamu. Lalu, sesekali Anda adakan majelis zikir dan majelis ilmu di rumah.

Lalu, sekian lama Anda tampung sanak-keluarga yang merantau di kota Anda. Lalu, Anda punya beberapa rumah, nah dua di antaranya Anda gunakan untuk mess karyawan dan rumah tahfidz. Insya Allah itu semua jadi amal kebaikan. Kalaupun diwariskan, itu juga amal kebaikan. Betul apa betul?

Ketika berada di kompleks mewah Bel-Air, Los Angeles, saya sempat melihat rumah Tom Cruise (Mission Impossible) dan Michael Jackson (Heal The World). Luas rumahnya. Sangat! Saya pun berkhayal, alangkah nikmatnya kalau rumah seluas ini dijadikan tempat ngumpul bersama, doa bersama, dan belajar bersama. Ah, ngayal!

Lha, gimana kalau belum punya rumah? Hehehe, nggak usah panik, mending pergi piknik. Diniatkan dan diikhtiarkan saja. Tipe 200? Boleh. Tipe 500? Boleh. Beberapa unit? Juga boleh. Saya turut mendoakan, semoga Anda segera memiliki rumah idaman dan itu menjadi simpul kebaikan, seumur hidup Anda bahkan setelah Anda tutup usia. Aamiin.

Besok pagi (30 Desember, bertepatan dengan milad saya) insya Allah saya akan memperkenalkan sebuah peluang usaha buat teman-teman. Modalnya cuma Rp3juta dan marginnya di atas 100%. Bagi teman-teman yang ingin bermitra dengan saya, tunggu saja kabarnya besok pagi di Telegram ini.

Apapun bisnis teman-teman, bermitra dengan saya atau tidak, saya turut mendoakan semoga bisnisnya berkah dan berlimpah. Mampu menaungi keluarga dan orang banyak. Menjadi wasilah untuk menuju surga-Nya. Aamiin.

Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Bulan Desember adalah bulan kesukaan saya.

Hari ini, 30 Desember, adalah hari kelahiran saya dan anak saya. Nah, bertepatan 30 Desember kali ini, izinkan saya menawarkan sebuah peluang usaha yang istimewa buat teman-teman. Boleh?

Keunggulan usaha ini:
- modalnya cuma Rp3juta.
- marginnya lebih dari 100%.
- produknya salah satu terbaik di dunia.
- ongkirnya sangat ringan.
- adanya pembinaan.

Keunggulan lain:
- Produk dikonsumsi rutin oleh konsumen.
- Mitra dapat menjualnya di social media.
- Pihak pusat akan membantu promosinya.

Siapa yang perlu bergabung?
- Mereka yang ingin memulai usaha.
- Mereka yang ingin menambah varian produk.

Perlu ditegaskan kembali, insya Allah mitra-mitra pilihan akan saya bimbing agar mulai dan berkembang bisnisnya. Sampai di sini, sepertinya Anda mulai berminat dan itu respons yang sangat wajar.

Btw, ada bonus khusus bagi mereka yang take action pada hari ini. Berupa DVD. Terus, bagaimana detailnya? Untuk jelasnya, klik » http://bit.ly/PeluangIppho lalu SMS. However, teman-teman bergabung atau tidak, saya tetap mendoakan yang terbaik buat semua.

Sekali lagi, klik » http://bit.ly/PeluangIppho
Berhubung tingginya minat follower dan terbatasnya kapasitas kami, maka kesempatan menjadi reseller British Propolis ini akan kami batasi dan akan kami tutup pada hari Senin, 2 Januari 2017 (lusa).

Akankah dibuka kembali? Tidak bisa dipastikan. Sekali lagi, bagi teman-teman yang serius, saya tunggu action-nya sampai lusa. Setelah itu, kesempatan ini akan ditutup. Ingat, seringkali kesempatan emas hilang hanya gara-gara kita banyak pertimbangan.

Perlu dijelaskan, British Propolis bukan produk MLM dan bukan sistem MLM. Sekali lagi, bukan. Diimpor dari Bridlington, Inggris (Britain), karena itulah produk ini dinamai British Propolis.

Margin produk ini lebih dari 100% dan ini bukan berarti riba. Islam bahkan membolehkan lelang. Btw, teramat banyak produk di pasaran yang marginnya di atas 100%, termasuk sebuah kosmetik berlabel halal.

Mengetahui potensi margin sangat penting bagi pengusaha dan calon pengusaha. Sebagai gambaran, kalau Anda menjadi reseller pakaian atau makanan, lazimnya margin di sekitar 30% sampai 50%.

Untuk menjadi partner saya (reseller propolis) modalnya cuma Rp3juta. Dan partner berhak dapat harga grosir Rp80ribu per botol (per item). Harga jual ke end user itu Rp250ribu. Paling murah Rp199ribu dan ini lebih dianjurkan.

Ya, ini PELUANG EMAS bagi teman-teman yang ingin memulai usaha atau mengembangkan usaha (menambah varian produk). Wajar saja, semakin membacanya, Anda pun semakin tertarik.
 
Terus, apa harga propolis ini mahal? Tidak juga, relatif. Fyi, barang bermutu tinggi hampir-hampir tidak pernah dijual murah. Apalagi produk dari Inggris. Dalam bisnis, bukan harga yang mahal, mungkin target pasar dan argumen kita yang belum tepat.

Karena Anda sudah memutuskan untuk bermitra, transfer saja Rp3juta plus ongkir ke BCA Serpong 497-8666-777 an Ippho Dewata Santosa. Ini ongkirnya:
- Jadebotabek Rp10ribu
- Jawa Rp25ribu
- Sumatera-Kalimantan-Sulawesi Rp35ribu
- Papua Rp80ribu

Setelah transfer:
- SMS 0877-7779-2779 (untuk DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten).
- SMS 0838-2205-6856 (untuk daerah-daerah lainnya).

Perhatikan baik-baik, ongkir propolis ini sangat murah. Karena kecil dan ringan. Jauh berbeda kalau Anda berbisnis dan mengirim produk lainnya (pakaian, makanan dll).

Alhamdulillah, ada juga permintaan menjadi reseller dari Hongkong, Taiwan, Jepang, Qatar, dll. Yah silakan. Tinggal dikirim saja dari Indonesia dengan ongkir khusus. Lalu, Anda menjadi distributor di sana.

Apakah propolis ini halal? Ya, insya Allah. Hanya saja, sertifikasi halalnya dalam proses.

Terus, bagaimana cara menjualnya? Anda bisa menjualnya secara online dan offline. Ada pembinaan dari saya dan tim. Selain itu, kami juga akan membantu promosi sebisanya secara online dan kolektif (bukan satu per satu).

Sekali lagi, harga jual yang dianjurkan adalah Rp199ribu sampai Rp250ribu. Masih mungkin juga diskon 10% dari Rp199ribu, misalnya saat event khusus atau moment khusus. Yang menjual di bawah harga itu, ketika ketahuan, tidak diizinkan lagi order ke pusat.

Untuk mereka yang bergabung hari ini (Sabtu) akan kami hadiahi stiker spesial. Tepatnya 5 stiker spesial.

Take action! Semoga berkah berlimpah!
Kesempatan terakhir...

Hari terakhir...

Anda mau bisnis yang:
- modalnya minim?
- marginnya besar?
- balik modalnya cepat?
- repeat order-nya tinggi?
- ongkirnya murah?
- produknya standar internasional?

Sisihkan waktu 1 menit untuk membaca tulisan ini.

Berhubung tingginya minat follower dan terbatasnya kapasitas kami, maka kesempatan menjadi reseller British Propolis ini akan kami batasi dan akan kami tutup hari ini, jam 5 sore.

Akankah dibuka kembali? Belum bisa dipastikan. Sekali lagi, bagi teman-teman yang serius, saya tunggu action-nya sampai hari ini. Setelah itu, kesempatan ini akan ditutup. Ingat, seringkali kesempatan emas hilang hanya gara-gara kita banyak pertimbangan.

Perlu dijelaskan, British Propolis bukan produk MLM dan bukan sistem MLM. Sekali lagi, bukan. Cairan propolisnya berasal dari Bridlington, Inggris (Britain), karena itulah produk ini dinamai British Propolis.

Margin produk ini lebih dari 100% dan ini bukan berarti riba. Islam bahkan membolehkan lelang. Btw, teramat banyak produk di pasaran yang marginnya di atas 100%, termasuk sebuah kosmetik berlabel halal.

Mengetahui potensi margin sangat penting bagi pengusaha dan calon pengusaha. Sebagai gambaran, kalau Anda menjadi reseller pakaian atau makanan, lazimnya margin sekitar 30% sampai 50%.

Untuk menjadi partner saya (reseller propolis) modalnya cuma Rp3juta. Dan partner berhak dapat harga grosir Rp80ribu per botol (per item). Harga jual ke end user itu Rp250ribu. Paling murah Rp199ribu dan ini lebih dianjurkan.

Ya, ini PELUANG EMAS bagi teman-teman yang ingin memulai usaha atau mengembangkan usaha (menambah varian produk). Maka wajar saja, semakin membacanya Anda pun semakin tertarik.
 
Terus, apa harga propolis ini mahal? Tidak juga, relatif. Fyi, barang bermutu tinggi hampir-hampir tidak pernah dijual murah. Apalagi produk dari Inggris. Dalam bisnis, bukan harga yang mahal, mungkin target pasar dan argumen kita yang belum tepat.

Karena Anda sudah memutuskan untuk bermitra, transfer saja Rp3juta plus ongkir ke BCA Serpong 497-8666-777 an Ippho Dewata Santosa. Anda boleh transfer siang ini, atau siang nanti. Inilah ongkirnya:
- Jadebotabek Rp10ribu
- Jawa Rp25ribu
- Sumatera-Kalimantan-Sulawesi Rp35ribu
- Papua Rp80ribu

Setelah transfer:
- SMS 0877-7779-2779 (untuk DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten).
- SMS 0838-2205-6856 (untuk daerah-daerah lainnya).
- Mitra akan dikirimi 37 botol.

Perhatikan baik-baik, ongkir propolis ini sangat murah. Karena kecil dan ringan. Jauh berbeda kalau Anda berbisnis dan mengirim produk lainnya (pakaian, makanan dll).

Alhamdulillah, ada juga permintaan menjadi reseller dari Hongkong, Taiwan, Jepang, Qatar, Mesir, dll. Yah silakan. Tinggal dikirim saja dari Indonesia dengan ongkir khusus. Lalu, Anda menjadi distributor di sana.

Apakah propolis ini halal? Ya, insya Allah. Hanya saja, sertifikasi halalnya dalam proses.

Terus, bagaimana cara menjualnya? Anda bisa menjualnya secara online dan offline. Ada pembinaan dari saya dan tim. Selain itu, kami juga akan membantu promosi sebisanya secara online dan kolektif (bukan satu per satu).

Sekali lagi, harga jual yang dianjurkan adalah Rp199ribu sampai Rp250ribu. Masih mungkin juga diskon 10% dari Rp199ribu, misalnya saat event khusus atau moment khusus. Yang menjual di bawah harga itu, ketika ketahuan, tidak diizinkan lagi order ke pusat.

Masa kadaluarsa: 2 tahun.

Saatnya take action! Semoga berkah berlimpah!
Bisnis adalah ajang adu manfaat.

Sebelum memutuskan memproduksi atau mendistribusi suatu barang, saya selalu menakar kadar manfaatnya terlebih dahulu. Apakah sekedarnya atau memang sarat. Lazimnya, saya hanya pilih barang yang sarat manfaat.

Dari segi kebermanfaatan, adakah persamaan mendasar antara barang dan orang? Kita pun buru-buru mengangguk mengiyakan karena kita semua tahu persis, sedikit-banyak memang ada persamaannya.

Begini. Barang kalau kurang bermanfaat, akan dipinggirkan. Lalu masuk gudang. Lalu masuk tong sampah. Demikian pula manusia, sedikit-banyak ada kemiripan. Sekiranya keberadaan kita dianggap kurang atau tidak bermanfaat, maka diri kita pelan-pelan dilupakan. Dipinggirkan.

Ini fakta yang pahit dan nyelekit, tapi valid.

Selanjutnya, saya menyarankan teman-teman untuk me-nasional-kan bisnisnya. Jangan sekedar lokal. Kalau memang kita yakin produk kita sarat manfaat, yah sayang sekali kalau orang-orang Indonesia tidak tahu. Baiknya beritahu mereka. Mungkin dengan FB Ads, Instagram, YouTube, SEO, atau yang lainnya.

Sekarang, hal-hal seperti 'go national' bukanlah sesuatu muluk-muluk. Insya Allah, bisa. Sangat bisa. Besok, izinkan saya membahas cara-caranya. Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Di berbagai kesempatan, saya sering menyarankan teman-teman untuk me-nasional-kan produknya. Jangan sekedar lokal. Kalau memang kita yakin produk kita sarat manfaat, yah sayang sekali kalau orang se-Indonesia tidak tahu.

Baiknya mereka diberitahu. Nggak harus mahal-mahal, nggak harus repot-repot. Sekarang zamannya social media. Right? Mungkin dengan FB Ads, Instagram, YouTube, SEO, atau yang lainnya. Tentu saja dengan memperhatikan segmentasi dan targeting.

Sekarang, hal-hal seperti 'go national' bukanlah sesuatu muluk-muluk. Insya Allah, bisa. Sangat bisa.

Apapun produk kita, usahakan bisa di-delivery secara nasional. Kata kuncinya adalah delivery-able. Ingat, dengan adanya FB Ads, SEO, dll, itu artinya promosi kita mulai menjangkau pasar secara nasional. Kan rugi kalau cuma melayani pasar lokal.

Ibaratnya, Anda sudah punya meriam. Tapi cuma digunakan untuk membasmi hama. Kan rugi.

Salah satu hal yang perlu dipikirkan kalau ingin produk bisa di-delivery secara nasional adalah menekan ongkos kirim (ongkir). Seringkali harga yang harus dibayar konsumen terlalu tinggi alias tidak pantas, hanya gara-gara ongkir. Di sini, ukuran dan berat menjadi faktor penentu. Jika tidak segera diatasi, produk kita akan menjadi kurang kompetitif.

Satu hal lagi, soal tahan lama. Ini menjadi tantangan bagi teman-teman yang berbisnis kuliner. Karena delivery memakan waktu 1-3 hari, baiknya mulailah dipikirkan cara-cara agar produk kita bisa bertahan lebih lama (awet). Memang tidak mudah, tapi masih bisa.

Mudah-mudahan dengan bisnisnya teman-teman bisa mapan dan kaya finansial, selain menebar manfaat. Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Berapa jam Anda pegang HP? Orang Indonesia memegang handphone (HP) sekitar 5 jam sehari. Dan setengahya untuk menelusuri WA, medsos, dan online.

Kabar baiknya, pasar online Indonesia adalah salah satu yang terbesar dan teraktif sedunia. Hebatnya lagi, pasar sebagus ini bisa dicapai dari laptop dan HP Anda. Sebut saja, internet marketing.
 
Hei, ini tidaklah sesulit yang Anda bayangkan. Terbukti anak SMP dan SMU bisa melakukannya. Making money. Dan sudah banyak buktinya.

Begini. Awal-awal berbisnis, mungkin kita asal buka dan asal online. Yah, silakan. Namun untuk membesarkan bisnis, kita perlu ilmu dan strategi. Nggak asal.

Dengan kata lain, belajar itu harus. Karena, dengan belajar akan terjadi percepatan. Dan sebisanya, belajarlah intens bersama ahli-ahlinya. Mereka yang telah membuktikan.

Menimbang hal ini, saya merasa perlu menghadirkan kelas yang intensif dan komprehensif. Semacam kelas entrepreneurship untuk siapa saja yang ingin memulai dan membesarkan bisnis, secara online.

Mudah-mudahan bisa mencetak Rp 100 juta pertama. Alhamdulillah, sejauh ini semakin banyak alumni yang membuktikan keampuhan materinya. Bisa langsung menghasilkan, bahkan sebelum training selesai!

Di kelas ini insya Allah saya terjun langsung bersama tim, membimbing peserta satu per satu. Lebih intens. Lebih detail. Dibatasi 20-an peserta saja. 100% beda dengan training biasa!

Apa saja materinya?
- Meriset produk-produk yang laris
- SEO (agar masuk halaman 1 Google)
- Facebook Ads
- Facebook Marketing
- Cuma segini, tapi mendalam.

Mengapa Internet Marketing?
- Bisa Dipelajari Siapapun
- Tertarget dan Tersegmen
- Sangat Terukur
- Sangat Murah
- Sangat Mudah
- Bertahan Lama

Berapa lama belajarnya?
- 8 hari training dan magang

Kapan?
- awal Februari
- jam 8.00 - 17.00 WIB

Di mana?
Di kantor saya, BSD
(dekat Jakarta)

Siapa yang perlu ikut?
- Pengusaha yang ingin memulai dan membesarkan bisnis secara online. 
- Pengusaha online yang ingin bisnis dan web-nya teroptimasi.
- Karyawan yang ingin belajar memulai bisnis secara online.
- Ibu rumah tangga yang menginginkan income sampingan.
- Mahasiswa, lulusan SMU, atau SMK.

Syaratnya?
- Usia 18 - 40 tahun
- Punya laptop sendiri
- Bawa modem sendiri
- Bisa bikin email dan akun FB

Biayanya?
Hanya Rp 6 juta. Dan diskon 50% alias cuma Rp 3 juta saja untuk mereka yang mendaftar serta membayar sebelum 13 Januari.

Biaya tersebut sudah termasuk makan siang (tapi BELUM termasuk sarapan, makan malam, juga penginapan). Sekiranya perlu, kami akan bantu mencarikan penginapan, berupa hotel terdekat atau kos-kosan terdekat.

Soal biaya insya Allah worth it. Bandingkan saja dengan training lain yang biayanya 2X sampai 4x lebih tinggi. Dan kalau kita mendatangi mentor satu per satu, biayanya malah lebih besar.

Ingat, bukan cuma ilmu, di sini peserta juga memperoleh akses langsung ke mentor-mentor terkemuka. Kesempatan langka. Biaya ini terasa semakin kecil, sekiranya dihitung dampak finansialnya kelak terhadap bisnis Anda dan nasib Anda.

Pesertanya insya Allah dijamin 100% bisa menghasilkan uang secara online, walaupun sebelumnya tidak punya pengalaman. Jika tidak bisa menghasilkan, investasinya dikembalikan.

Karena Anda sudah memutuskan untuk ikut, maka:

-       Transfer ke BNI Syariah 7777-0909-00 a.n. Ippho D. Santosa

-       Atau ke BCA 4977-234-777 a.n. Ippho D. Santosa

-        Transfer Rp3juta, dan setelah itu segera SMS 0811-212-9955 dan SMS juga 0815-4333-3600 (SMS, bukan WA, bukan telp)

Mari sisihkan waktu dan uang untuk belajar. Itu akan mengundang percepatan. Coba-coba sendiri jadinya malah lebih lamaaa dan lebih mahaaal.

Lihatlah pengusaha zaman sekarang. Muda-muda, sudah sukses. Kok bisa? Karena mereka mau menyisihkan waktu dan uang untuk belajar. Sekarang giliran kita!

Seminggu training dan magang, insya Allah akan menjadi hari-hari yang menentukan atas nasib juga masa depan Anda. Rp 100 juta pertama, insya Allah bukan hal muluk-muluk.

Sekiranya Anda serius, baiknya segera take action hari ini atau besok(sebelum full). Batch yang sudah-sudah, langsung full begitu diumumkan.
RIBA

Runtuh Iman, Bisnis Amblas!

Mari hindari RIBA, apapun bisnis kita...
Mengapa setiap pengusaha dan calon pengusaha mesti membiasakan diri untuk berbagi?

Ini pengalaman dan penjelasan saya » http://bit.ly/BerbagiBuatSiapa
Jangan buru-buru berpikir ngutang dalam membesarkan usaha. Apalagi sampai #RIBA.

RIBA itu singkatan:
Runtuh Iman, Bisnis Amblas

Kita sama-sama tahu, semua agama samawi (Islam, Kristen, dan Yahudi) menentang riba.

Sekali lagi, jangan buru-buru berpikir ngutang dalam membesarkan usaha. Masih ada cara lain untuk mendapatkan cash, asalkan bisnis Anda memang bagus alias menjanjikan.

Misal:
Hemat-hemat
Jual indent
Bayar tempo
Tunda pengeluaran
Beli skala kecil (sesuai kemampuan)

Gimana dengan ngepet? Hehehe, jangan. Nggak legal, nggak halal. Lagi pula, kasihan babinya, hehehe.

Satu hal yang perlu dikuasai benar-benar oleh seorang pengusaha adalah menjual indent. Barang belum ada tapi sudah dijual. Bolehlah? Boleh-boleh saja. Agama pun mengizinkan itu. Asalkan barang nantinya sesuai dengan yang dijanjikan. Jangan sampai, gambarnya A, barangnya B. Ngawur tuh!

Mulailah menjual indent. Dan percayalah, semua akan indent pada waktunya, hehehe.

Cash is king. Pengelolaan atas cash, itu melebihi king. Mungkin kingkong, hehehe. Lihatlah, betapa banyak bisnis yang runtuh dan rubuh, hanya gegara gagal mengelola cash. Padahal sebagian mereka memetik untung. Tetap saja ambruk.

Juallah indent, dapatkan cash.

Sekian dari saya, Ippho Santosa. Kapan-kapan kita sambung lagi. Selanjutnya, ajak saudara-saudara dan teman-temannya bergabung di channel Telegram ini ya. Agar mereka juga merasakan manfaatnya.
Akhirnya warga Meksiko anarkis dan menjarah toko-toko usai pemerintah menaikkan harga BBM di awal 2017.

Sebelumnya, warga Amerika turun ke jalan dan anarkis usai pemerintah mengumumkan menangnya Donald Trump.

Gimana dengan negara lain? Demo di Mesir, Korea Selatan, dan Yunani sebelumnya juga diwarnai dengan tindakan-tindakan yang tidak diharapkan.

Kita bersyukur, walaupun jutaan massa turun ketika Aksi 411 dan Aksi 212, walaupun awalnya aspirasi mereka tidak digubris, walaupun sebagian mereka sangat marah, namun alhamdulillah masing-masing pihak berusaha menahan diri. Tetap saja semua berakhir dengan relatif damai.

Kebayang kalau jutaan orang memutuskan untuk anarkis di Jakarta? Kebayang kalau ribuan santri memutuskan untuk anarkis di Ciamis? Alhamdulillah, itu tidak terjadi. Kita sama-sama tahu, orang Indonesia itu cinta damai dan cinta negerinya.

Kalaupun ada segelintir orang yang merusak alias anarkis, itu cuma ulah  penyusup (oportunis) dan fenomena ini diakui oleh Panglima TNI.

Di awal 2017, kita mendengar kabar tentang naiknya tarif listrik, tarif BBM, harga cabai, dan pengurusan STNK. Lagi-lagi kita mesti bersyukur, karena rakyat Indonesia memilih untuk menahan diri kendati sangat tertekan dan sangat kecewa.

Kita-kita yang mengantongi smartphone mungkin masih sanggup menghadapi kenaikan-kenaikan itu. Tapi cobalah membayangkan saudara-saudara kita yang lain? Apakah mereka semapan dan semakmur kita? Saran saya, cobalah temui mereka. Sebagian mereka sekarang merintih, bahkan menjerit.

Saat tarif listrik dan tarif BBM naik bebarengan, maka mudah ditebak, biaya produksi dan biaya transportasi akan ikut-ikutan naik. Yah, tunggulah 1-2 bulan lagi, lalu lihatlah apa akan yang terjadi pada barang-barang di pasar. Terjadi penyesuaian harga atau kelangkaan stok.

Menyikapi itu semua, maka inilah saran saya buat teman-teman:
- mulailah berhemat
- carilah side income
- gunakan weekend untuk jualan
- belajarlah soal investasi
- tingkatkan amal-amal

Silakan bersuara. Silakan mengkritik. Silakan memprotes. Namun 5 hal di atas hendaknya dijalankan.

Tulisan saya ini mungkin tidak bisa menjadi solusi 100% dalam kehidupan Anda. Tapi mungkin bisa mengurangi kadar masalah Anda 20% sampai 40%. Insya Allah. Dari jauh, saya turut mendoakan. Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Suatu hari saya mengunjungi sebuah tempat pengungsian. Biasanya ini karena bencana atau karena konflik. Di sana, bertemulah saya dengan para pengungsi dan para relawan.

Pagi harinya, saya diminta sebuah lembaga untuk menemui anak-anak kecil di pengungsian tersebut. Saya iyakan. Bertemu langsung seperti itu, menurut saya, akan mengasah nurani. Sangat baik, insya Allah.

Kemudian saya diminta berfoto dan berpose seolah-olah memandikan mereka. Nah, kali ini saya menolak, "Maaf Mas, saya nggak terbiasa. Saya cuma pernah memandikan anak saya. Ponakan saya aja nggak pernah."

Mereka pun mengusulkan, "Ini untuk keperluan foto dan publikasi. Jadi, Mas Ippho cukup ngusap-ngusap dikit aja, nyiram-nyiram dikit aja. Nggak harus mandiin beneran."

"Hehehe, itu yang namanya pencitraan, Mas. Tidak dilakukan, bukan kebiasaan, tapi malah ditunjuk-tunjukkan," jawab saya setengah bercanda. Akhirnya kita sepakat, saya cuma foto bareng sama anak-anak itu. Nggak pake 'atraksi' memandikan.

Pencitraan dan pujian itu amat menggoda. Kadang kita heran, kenapa para politisi gemar sekali masuk ke kampung-kampung dan menggendong anak-anak di situ. Apakah itu benar kebiasaannya? Atau cuma buat publikasi saja?

Menurut saya, masih banyak hal-hal alami lain yang bisa dilakukan. Semisal, dialog dengan warga. Itu kan lebih alami dan lebih diperlukan. Betul apa betul?

Bukan apa-apa. Orang awam pun bisa merasakan vibrasi ketulusan kita. Dengan kata lain, niat kita harus lurus. Karena hati manusia bisa membedakan mana yang tulus, mana yang modus. Atau cuma sekedar fulus.

Mari kita jaga niat kita. Mohon doa juga untuk saya. Seringkali saya berada pada posisi yang diharapkan keberadaannya dan fotonya. Kata mereka, ini demi menggerakkan follower.

Berada di posisi ini, kalau tidak hati-hati, niat mudah tergelincir. Sangat mudah  Karena itulah, sekali lagi, saya berharap doa dari teman-teman. Semoga Allah meridhai gerak-gerik kita. Jadi amal. Aamiin.

Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Ketimpangan ekonomi di Indonesia berada di posisi ke-4 terparah di dunia » http://www.independent.co.uk/news/world/politics/credit-suisse-global-wealth-world-most-unequal-countries-revealed-a7434431.html

Ini bagai api dalam sekam. Mencekam. Karena bisa membara tiba-tiba dan berakhir kelam.

Sebab itulah, Indonesia memerlukan lebih banyak lagi pengusaha yang berjiwa merakyat (pro umat) demi mengurangi ketimpangan ekonomi ini.

Tak perlu menyalah-nyalahkan keadaan. Mari kita mulai dari diri kita dan keluarga kita. Jadi;ah pengusaha.
Dropship, bolehkah?

Alhamdulillah, sangat banyak orang memutuskan bermitra dengan saya dan menjadi reseller British Propolis. Sampai-sampai saya terpaksa menolak beberapa orang. Ya, ini demi menjaga kapasitas produksi dan daya controlling. Sebagian mereka, lalu saya anjurkan untuk mencari mitra dropship.

Bolehkah?

Sebenarnya boleh-boleh saja kita menjual barang yang bukan milik kita. Asalkan kita mengetahui MUTU barang tersebut dan kita mendapatkan wewenang (IZIN) dari si pemilik barang dalam memasarkan. Sekali lagi, tahu mutu dan dapat wewenang.

Bolehkah barang masih berada di tempat produsen? Boleh. Broker, bukankah ini diizinkan dalam Islam dan semua ulama sudah sepakat? Namun jujurlah. Di mana kita mesti mengaku sebagai AGEN atau wakil atau tenaga pemasaran. Jangan pernah mengaku-ngaku sebagai pemilik.

Benar, Nabi Muhammd pernah melarang kita menjual barang yang bukan milik kita. Artinya, tidak boleh kita menjual barang tanpa beroleh wewenang (izin) dari si pemilik barang. Atau kita mengaku-ngaku sebagai pemilik. Jelas, ini sama sekali tidak boleh.

Kesimpulannya, perhatikan tiga hal ini agar dropship-nya jadi halal:
- ketahui mutu barang
- dapatkan wewenang dari pemilik
- mengakulah sebagai agen

Anda-Anda yang ingin bermitra dengan saya di British Propolis namun belum kesampaian, bisa mengontak para reseller yang sudah duluan bergabung dengan saya. Kemudian, jadilah mitra dropship bagi mereka.

Atau jadi mitra dropship di bisnis lainnya. Yang mana sajalah. Tidak harus dengan saya. Yang penting bisnisnya legal, halal, dan menguntungkan. Sekian dari saya, semoga berkah berlimpah.
Teramat rugi kalau kita menjadikan internet dan socmed hanya untuk main-main saja. Padahal, gudang ilmu dan gudang uang ada di sana. Coba simak pengalaman seorang guru berikut ini.

"Alhamdulillah, baru belajar 3 hari, blog saya berhasil masuk halaman 3 Google. Ditambah lagi, blog pribadi saya masuk halaman 1 Google, padahal baru dibuat 6 hari. Ini berkat magang Internet Marketing di kantor Pak Ippho."

"Awalnya saya bukan orang yang ngerti internet marketing. Tapi, karena kesungguhan belajar dan bimbingan selama magang, alhamdulillah, ini semua bisa terjadi."

"Bukan itu saja. Saya pun mulai usaha. Bahkan tak sampai seminggu setelah magang, saya menghasilkan uang yang lebih dari biaya magang. Ya, tak sampai seminggu."

Ini adalah pengalaman dan testimoni dari Mas Zakaria. Ia adalah seorang guru biasa, yang kemudian memutuskan ikut magang dan training Internet Marketing di kantor saya (BSD, dekat Jakarta).

Mau ikut magang dan training Internet Marketing di kantor saya? Awal Februari, selama 8 hari. Pagi sampai sore. Biaya normal Rp 7 juta. Promo hanya Rp 3 juta. Ini sangat murah kalau dibandingkan dengan magang dan training sejenis.

Tapi ingat ya, harga promo Rp 3 juta ini berlaku terbatas (karena dapat naik sewaktu-waktu). Ya, naik bertahap sampai Rp7juta. Sengaja dinaikkan agar teman-teman cepat mendaftar dan kami pun cepat menyiapkan akomodasi dll.

Fyi, kelas ini hanya muat 20-an orang dan setengah seat-nya sudah ludes. Yang serius, silakan SMS 0811-212-9955 dan SMS juga 0815-4333-3600 (SMS, bukan WA, bukan telp).

Sekali lagi, baiknya bersegera.
Saya sampai geleng-geleng kepala ketika tahu bahwa ketimpangan ekonomi di Indonesia berada di posisi ke-4 terparah di dunia >> http://www.independent.co.uk/news/world/politics/credit-suisse-global-wealth-world-most-unequal-countries-revealed-a7434431.html

Bank Dunia memetakan adanya ketidakadilan dan ketimpangan ekonomi yang mencolok di Indonesia, di mana 1% elit menguasai 40% sampai 50% kekayaan nasional.

Menurut saya, ini bagai api dalam sekam. Mencekam. Karena bisa membara tiba-tiba lalu berakhir suram dan kelam.

Sebenarnya, keadaan mulai memburuk semenjak kita memasuki era reformasi, karena menurut Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI), lembaga yang dipimpin oleh Christianto Wibisono atau Oey Kian Kok, di tahun 1990-an masih 30% penduduk yang menguasai 70-an persen PDB.

Sementara itu, 0,2% elit dibiarkan menguasai 74% luas tanah di Indonesia. Termasuk perusahaan-perusahaan raksasa seperti Sinar Mas Group >> http://properti.kompas.com/read/2017/01/06/190000521/ombudsman.penguasaan.lahan.oleh.segelintir.orang.picu.konflik.agraria

Komisioner Komnas HAM Hafid Abbas mendesak pemerintah mengambilalih sebagian besar tanah yang dikuasai sederet konglomerasi. Dia menyorot, bahkan ada perusahaan yang memiliki tanah 5 juta hektar.

"Pengalaman di Afrika Selatan, 5% penduduk kulit putih menguasai 50% tanah. Dan akhirnya negara itu bubar. Indonesia, inilah salah satu satu distribusi lahan paling ekstrim di dunia," ungkap Hafid Abbas.

Menyikapi fakta yang suram dan kelam ini, menurut saya kita perlu mencetak lebih banyak lagi pengusaha yang pro rakyat (pro umat). Bukan apa-apa, ini demi mengurangi ketidakadilan dan ketimpangan ekonomi tadi. Diharapkan, awalnya terbuka lapangan kerja dan akhirnya terjadi distribusi kekayaan.

Kita tidak bisa sepenuhnya menyalahkan pemerintah. Masing-masing kita hendaknya berkontribusi. Pada akhirnya, jadilah pengusaha. Yang pro rakyat, tentunya. Mulai dari diri kita, mulai dari keluarga kita. Semoga dimampukan, aamiin.

Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Saatnya meraih Rp 100 juta pertama...

Saya dan seminar saya insya Allah hadir di Jatim juga Jateng. Berbagi ilmu tentang Rp 100 juta pertama dan Rp 1 miliar pertama. Mau ikutan? Klik » https://act.id/motivator-indonesia-ippho-santosa-berbagi-rahasia-keajaiban/

Ajak keluarga dan sahabat kita mengikuti seminar ini. Belajarnya bareng-bareng, suksesnya bareng-bareng...

FYI: Ticket for charity...
Amerika Serikat lagi panas-dingin. Kemarin, Barack Obama memberikan pidato perpisahan sebagai presiden. 20 Januari, Donald Trump akan dilantik sebagai presiden. Donald Trump, siapa yang nggak mengenalnya?

Alwaleed Bin Talal, Pangeran Arab dan salah satu orang terkaya di dunia sebelumnya sempat mengecam Donald Trump karena ucapannya yang mengandung SARA. Bahkan CEO Facebook, CEO Google, CEO Amazon, dan CEO Qatar Airways turut mengecam.

Karena saya pernah bertemu dan dinner bareng Donald Trump, maka banyak orang yang bertanya-tanya tentang sikap saya. Jujur saja, dulu saya sempat antusias ketika bertemu dengannya. Belajar. Namun ketika ia mengeluarkan pernyataan yang SARA dan memojokkan Muslim dan kaum minoritas, saya pun turut mengecam.

Belajar, yah belajar. Namun, kritis dan tegas itu harus. Mana mungkin saya diam saja? Dan saya lihat sendiri, orang-orang yang seagama, seras, bahkan separtai dengan Donald Trump pun turut menyesalkan kejadian ini. Sebagian dari mereka menyebut kejadian ini sebagai aib bagi Amerika Serikat.

Namun ketika Donald Trump terpilih, kita menyaksikan berbagai testimoni yang mengejutkan. Ternyata banyak juga kelompok relijius dari kalangan Muslim dan kalangan Kristen yang memilih Donald Trump. Kenapa? Di antara sebabnya, Donald Trump itu anti aborsi dan anti LGBT. Sementara, lawan politiknya malah menyetujui aborsi dan LGBT.

Sebagai entrepreneur dan sebagai WNI, saya berharap Indonesia mampu bekerjasama dengan semua negara dan semua kepala negara. Kita sama-sama tahu, peta kekuatan dunia saat ini didominasi oleh tiga pihak, yaitu Amerika, Rusia, dan Tiongkok.

Kita tidak anti dengan asing. Namun jujur saja, kita juga tidak rela asing mengotak-ngatik perekonomian kita. Betul apa betul? Semoga pemerintah kita diberi kekuatan dan petunjuk untuk melindungi kepentingan rakyat Indonesia di tengah percaturan ekonomi dunia yang semakin hari semakin dinamis ini. Aamiin.

Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Sakit adalah ujian. Sekaligus penambah kemuliaan bagi sesiapa yang menjalaninya dengan sabar dan tegar. Sampai detik ini, Nabi Ayub adalah teladan nyata yang penuh ibrah dan syiar.

Sakit adalah terapi kesabaran. Lagi-lagi Nabi Ayub kita jadikan contoh nyata karena berhasil membuat hati kita tersentuh dan trenyuh. Meski sakit di sekujur tubuh, sekalipun ia tak pernah mengeluh.

Sakit adalah zikir dan muhasabah. Dibanding ketika sehat, orang yang sakit akan lebih sering dan lebih khusyuk dalam menyebut nama Allah. Amal-amal pun ia tambah.

Sakit adalah istighfar. Dosa-dosa akan lebih mudah teringat ketika sakit ketimbang bugar. Sehingga kita lebih ringan untuk memohon ampun dan istighfar. Terlebih-lebih Allah memang menjanjikan sakit sebagai penggugur dosa baik kecil maupun besar.

Sakit adalah tobat. Saat sakit, manusia cenderung sulit diajak berbuat sia-sia apalagi maksiat. Bahkan ia sedikit tertawa dan banyak menangis yang mana ini merupakan anjuran mereka yang taat. Alih-alih maksiat, si sakit malah menggiatkan tobat.

Sakit adalah ikhtiar. Sudah fitrahnya manusia berjuang demi beroleh kesembuhannya. Sehingga terbukalah ilmu-ilmu kesehatan yang baru ia ketahui tatkala berkonsultasi dengan dokter atau ahli-ahli lainnya.

Sakit itu silaturahim. Saat menjenguk dan dijenguk, keluarga serta kerabat yang sebelumnya jarang-jarang bertemu, eh malah bertemu. Dalam syahdu, dalam rindu. Semuanya berpadu.

Sakit adalah nasihat. Tentang kesehatan yang begitu nikmat. Tentang kematian yang selalu mendekat. Sehingga, setelah sembuh, mudah-mudahan kita menjadi pribadi yang lebih mensyukuri nikmat.

Sakit adalah makbulnya doa. Nah, yang satu ini memang Allah yang menjanjikan. Jadi, tak perlu lagi kita pertanyakan dan perdebatkan. Doa yang lebih makbul dan terkabul insya Allah jadi kenyataan.

Dengan memahami hikmah-hikmah, semoga kita yang tengah sakit terhindar dari keluh-kesah apalagi marah-marah. Sekian dari saya, Ippho Santosa. Silakan di-share, semoga berkah.
Dasar onta! Pergi sana, ke Arab!

Saat kita berargumen soal Islam, lalu mereka kehabisan akal menjawab argumen kita, maka keluarlah jawaban khas dan pamungkas mereka, "Pergi sana, ke Arab." Hehehe, ada-ada saja.

Btw, kenapa sih mereka menjawab begitu? Bagi mereka, Arab itu muslim semua. Bergamis semua. Berjenggot semua. Bahkan kolot semua. Dipikirnya Arab yah begitu. Terus, benarkah asumsi ini?

Sebenarnya ini adalah ciri orang yang gagal paham, hehehe. Saya yakin mereka gizinya cukup alias akalnya cukup. Sayangnya, mereka enggan menggunakan akalnya. Paling parah, mereka enggan menggunakan Google-nya. Mungkin kuota mereka terbatas, hehehe.

Kalau saya diseru, "Pergi sana, ke Arab," maka saya sambar saja, "Alhamdulillah, saya sering ke negeri-negeri Arab, seperti Arab Saudi, Mesir, Qatar, Kuwait, Oman, dan Dubai. Tapi saya juga pernah ke Amerika, Australia  New Zealand, Korea Selatan, Taiwan, Jepang dll." Dia jual, saya beli. Hehehe

Tanpa harus ke Arab sekalipun, kita tahu bahwa agama di negeri-negeri Arab itu beragam. Ya, beragam. Bukan Islam saja. Yaman, misalnya. Populasi umat Kristen relatif besar di sana. Menariknya, meski Islam itu mayoritas di negeri-negeri Arab, namun di sana amat langka gereja dihancurkan. Sebaliknya, di Eropa masjid-masjid bersejarah sering dihancurkan.

Lantas, gimana dengan fenomena gamis dan jenggot di Arab? Pertama, yang bergamis dan berjenggot BUKAN muslim saja. Kedua, sebagian raja-raja dan pangeran-pangeran Arab  tidak berjenggot. Ketiga, teramat banyak orang Arab yang sehari-hari berkemeja dan bercelana seperti kita, orang Indonesia. Nggak bergamis.

Btw, Nabi Muhammad pun pernah memakai semacam kemeja dan semacam celana. Berkancing. Terpisah. Tidak melulu bergamis.

Saran saya, sesekali main-mainlah ke Arab sana. Piknik. Setidaknya, Googling. Biar terbuka wawasan Anda. Dan terbuka pula hati Anda. Jangan seperti katak di bawah temperamen, hehehe.

Jujur saja, saya sempat heran, mereka kok benci banget sama Arab. Padahal:
- Negeri-negeri Arab tidak pernah sekalipun menjajah Indonesia. Sebaliknya, negeri-negeri Barat-lah yang silih-berganti menjajah Indonesia. Dulu, menjajah semuanya. Sekarang, menjajah ekonomi.
- Lebih dari itu, negeri-negeri Arab-lah yang pertama-tama mengakui kemerdekaan Indonesia, terutama Mesir dan Palestina.
- Ketika masa penjajahan, warga keturunan Arab di Indonesia segera menyatakan diri sebagai warga Indonesia dan turut berjuang melawan penjajah.

Kita pun semakin heran, masih ada Muslim Indonesia yang anti-Arab. Muslim kok gitu, siapa yang ngajarin? Sementara, sholat dan ngajinya pake Bahasa Arab. Haji dan umrahnya ke Tanah Arab. Pimpinan Wali Songo berasal dari Tanah Arab. Kosa kata Bahasa Indonesia pun sangat dipengaruhi Bahasa Arab.

Lebih lanjut, Soekarno, Presiden Indonesia ke-1, menyatakan komitmennya terhadap kemerdekaan Palestina, salah satu negeri Arab. Bahkan Megawati, Presiden Indonesia ke-5, pernah menikah dengan pria Arab, menurut Wikipedia. Hassan Gamal, namanya.

Lantas, benarkah negeri-negeri Arab itu kolot? Ah, saya malas menjawab beginian. Anda tonton saja film Fast and Furious yang salah satunya berlatar Abu Dhabi yang begitu modern. Terus Anda tonton juga film Mission: Impossible yang salah satunya berlatar Dubai yang begitu canggih.

Jelas, negeri-negeri Arab tidak sempurna, sama seperti negara-negara Barat dan negara-negara lainnya. Boleh kritis, tapi jangan sampai benci dan anti. Sekali lagi, pikniklah. Setidaknya, Googling-lah. Biar terbuka wawasan Anda. Sekian dari saya, Ippho Santosa. Silakan di-share.



(Anda boleh men-share tulisan ini di mana saja. Tapi saya melarang Anda men-share dan meng-upload-nya di seluruh portal berita, portal artikel, dan sejenisnya. Mereka biasanya terafiliasi dengan kepentingan politik tertentu dan saya tidak mau dikait-kaitkan dengan mereka.)