Ippho Santosa - ipphoright
26.1K subscribers
315 photos
57 videos
18 files
297 links
Download Telegram
Terkait natal, tulisan Jay Parini di CNN mengingatkan bahwa dulu Isa sempat mengungsi ke berbagai daerah demi menyelamatkan diri. Dengan memahami sejarah Isa sebagai pengungsi ini, Jay Parini berharap umat Nasrani saat ini mau dan mampu berempati kepada para pengungsi dari wilayah manapun.

Saya pribadi sempat mengunjungi tempat pengungsian Isa dan ibunya di beberapa titik di Afrika. Sebagian menjadi situs Islam, sebagian lagi menjadi situs Kristen. Kedua-duanya saya kunjungi demi memetik hikmah dan ibrah (pelajaran).

Di Tanah Air, hari ini dan kemarin Masjid Istiqlal membuka tempat parkirnya agar bisa digunakan oleh jemaat Nasrani yang ingin melaksanakan ibadat di Gereja Katedral, tepat di seberang Masjid Istiqlal. Demikian pula sebaliknya ketika Idul Fitri. Dan tradisi toleransi ini sudah berjalan selama puluhan tahun.

Di Tanah Air, kita sudah mengenal praktek toleransi sejak ratusan tahun yang lalu, bahkan sebelum istilah toleransi ditemukan. Tentunya, dengan tidak mencampuradukkan satu agama dengan agama lainnya.

Lantas, bagaimana dengan ucapan natal? Sebagian besar Muslim sepertinya tidak bisa melakukannya karena alasan akidah. Tapi saya yakin, meski tidak diberi ucapan natal, seorang Nasrani sejati tak akan berkurang kadar bahagianya. Ya, ia bisa memahami kenapa saudaranya bersikap demikian.

Belum lama ini, ketika Aksi Damai 411, ratusan ribu massa bergerak dari jalan di depan Istiqlal dan Katedral. Total massa mencapai 2 juta orang. Tapi lihatlah, Katedral tak diusik. Yang mau menikah di Katedral pun, dimudahkan dan diberi jalan (diberitakan di Net TV). Tak ada selembar spanduk pun yang menunjukkan kebencian terhadap umat Nasrani.

Tuntutan massa cuma fokus pada satu orang saja. Bukan karena agamanya, bukan pula karena etnisnya. Ini juga yang disampaikan berulang kali oleh Jaya Suprana. Karena itu kita amat menyayangkan, berita-berita di luar negeri yang memelintir bahwa masyarakat Indonesia mendemo gubernur Jakarta karena agamanya.

Damai, inilah keinginan kita bersama. Bukankah begitu? Semoga di hari-hari yang damai ini, Yang Maha Kudus mencurahkan kasih dan sayang-Nya kepada kita semua. Bukan saja di Indonesia, melainkan juga di dunia. Aamiin.

Bagi saya, "Apapun agamamu, engkau adalah saudaraku, yang mesti kujaga dan kuhormati, sebagaimana engkau menjaga dan menghormati aku. Terakhir, inilah pendapat saya tentang Isa, "Tidak sempurna imanku jika aku tidak mengakui dan tidak mencintai Isa. Ya, ini bagian dari Rukun Iman."

Sekian dari saya, Ippho Santosa. Silakan di-share.
Seorang Nasrani sejati, meski tak diberi ucapan natal, tak akan berkurang kadar bahagianya dan ia memaklumi pendapat saudaranya yang berbeda iman.

Seorang Muslim sejati, meski tak mengucapkan natal, tak akan berkurang rasa sayangnya terhadap saudaranya yang berbeda iman.
Ini pengalaman salah satu pembaca 7 Keajaiban Rezeki (7KR)
Dua manusia terkaya yang sering saya bahas di mana-mana adalah Warren Buffet dan Bill Gates. Saya yakin Anda pernah mendengarnya.

Btw, secepat apa mereka menjadi kaya?

Warren Buffet membutuhkan waktu 23 tahun untuk meraup US$ 1 juta pertama. Bill Gates meraihnya dalam 8 tahun. Jeff Bezos (Amazon) hanya perlu 3 tahun.

Syukurnya, belakangan ini sudah banyak orang muda yang meraih US$ 1 juta dalam waktu kurang dari 1 tahun. Media sosial salah satu akselerator-nya.

Sekali lagi, media sosial. Tentunya bukan sembarang medsos, melainkan medsos yang sudah teroptimasi. Maksudnya, mencuat, mencolok, dan mendominasi.

Kalau kita sudah menghelat optimasi FB, optimasi blog, dan ilmu SEO, insya Allah ini akan berdampak sangat signifikan pada omset kita. Minimal bisa naik 40% sampai 50%.

Bagaimana dengan cost? Insya Allah bisa hemat 60% sampai 70%. Yang sering terjadi, malah lebih daripada itu semua. Dengan kata lain, sangat efektif dan sangat efisien.

Itu artinya, layak kita pelajari dan layak kita perjuangkan.

Dari berbagai data yang saya rangkum, sekitar 70% UKM kita belum melek internet. Di satu sisi, ini menyedihkan. Tapi di sisi lain, ini kesempatan emas bagi kita karena kita (berusaha untuk) melek internet.

Ingatlah, zaman sudah berubah. Cara mencari uang juga berubah. Adalah aneh kalau kita tidak mau berubah, berbenah, dan mempersiapkan diri.

Ayo berbenah! Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Anda tahu Burberry, Ted Baker, Mark & Spencer?

Anda tahu Jaguar, Rolls Royce, Range Rover, dan Mini Cooper?

Anda tahu Virgin, Shell, dan British Petroleum?

Anda tahu Dove, Magnum, dan Unilever?

Anda tahu BBC dan Daily Mail?

Apa persamaan semuanya?

Ya, inilah berbagai global brand terkemuka yang berasal dari Inggris. Boleh dibilang, hampir semua merek dari Inggris identik dengan mutu dan tentunya dengan harga yang tidak murah.

Kita sama-sama tahu bahwa Inggris adalah negara yang disegani dan dikagumi sejak lama. Bahasa Inggris, Hukum Inggris, dan Revolusi Industri adalah kontribusi besar Inggris terhadap dunia. Dan satu hal lagi, Inggris tak pernah dijajah.

Kecil tapi besar, itulah Inggris. Bayangkan saja, Inggris luasnya hanya 130.395 km². Sebagai perbandingan, Sumatera luasnya 473.481 km². Namun, terdapat 50-an negara yang bernaung di bawah Commonwealth Inggris, di antaranya Kanada, Australia, Singapura, Selandia Baru, Afrika Selatan, dan India.

Berorientasi pada mutu, relatif tepat waktu, peduli dengan pendidikan dan budaya adalah sejumlah faktor yang membuat orang-orang Inggris (British) lebih kompetitif daripada bangsa-bangsa lainnya di dunia.

Semoga kita semua bisa mempelajari dan mengikuti yang baik-baik dari Inggris. Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Setahun yang lalu, dengan izin Allah, saya bertemu dengan No.1 Marketing Guru, Prof. Philip Kotler. Ketika kuliah, saya dan dosen saya memakai buku-buku beliau. Mahasiswa marketing sedunia, yah begitu. Memakai buku-buku beliau.

Ilmu marketing dan ilmu ekonomi, mana yang lebih penting?

Tentu saja, masing-masing memiliki porsi dan teritori tersendiri. Tak bisa diabaikan salah satunya. Namun, dari ilmu marketing-lah, kita tahu bagaimana orang membuat keputusan, BUKAN dari ilmu ekonomi. Ini salah satu pesan beliau.

Marketing creates demand. Ini juga pesan penting dari beliau. Ilmu ekonomi hanya mengukur demand dan supply, tapi belum bisa menunjukkan cara bagaimana menciptakan demand secara riil.

Selanjutnya, untuk bertahan dalam jangka panjang, marketer dan entrepreneur harus memberi exciting meaning kepada konsumen. Di mana, sebuah produk harus mengusung makna yang menggairahkan. Benar-benar menggairahkan.

Perlu contoh?

Ria Miranda bukan sekadar busana muslimah. Melainkan suatu gaya, suatu keunikan, dan warna pastel.

Lombok bukan sekadar destinasi berlibur. Melainkan wisata yang memuaskan mata, bertaraf internasional, dan halal.

Gudeg Yu Djum bukan sekadar kuliner Jogja. Melainkan sebuah cita rasa, sebuah kebanggaan, dan sebuah tradisi.

Capitalism will collapse. Kapitalisme akan kolaps, menurut beliau. Kenapa? Lagi-lagi menurut beliau, karena kapitalisme menciptakan jurang pendapatan yang berlebihan (excessive inequality income).

Agar bisa bertahan, gimana?

Capitalism must have shared values. Sebaiknya kapitalisme harus memperhatikan nilai-nilai sosial kemasyarakatan, agar bisa bertahan lama.

Produk-produk yang membawa solusi pada konsumen dan masyarakat, inilah yang lebih diterima pasar saat ini. Jadi, tidak cukup memperhatikan konsumen saja, tapi mesti lebih dari itu. Masyarakat juga diberi commitment dan treatment.

Misalnya, jam kayu Matoa di Indonesia. Demikian pula madu dan propolis dari Bridlington, Inggris, yang turut memperhatikan masyarakat di sekitarnya, bukan konsumen belaka.

Lantas, apa yang bisa kita lakukan sebagai pemain UKM? Berdayakan keluarga kita dan tetangga kita. Jangan sampai merusak alam apalagi kalau berdampak permanen. Jangan sampai menutup jalan dan trotoar saat berjualan. Jangan sampai menekan supplier walaupun kita berkesempatan untuk itu.

Inilah yang namanya shared values. Insya Allah, dengan begini bisnis kita bisa bertahan lama. Survive and sustain. Satu hal lagi, mudah-mudahan juga lebih berkah. Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Sewaktu kuliah di Malaysia, mau tidak mau saya terjun langsung di lapangan sebagai penjual amatir demi membiayai kuliah. Pagi sampai siang, kuliah. Sore sampai malam, jualan. Capek sih, tapi mau gimana lagi? Di sini saya tidak belajar tentang satu 'D'.

Setelah lulus, saya sempat bekerja di perusahaan consulting, lalu di perusahaan properti. Ini dua moment yang berharga bagi saya karena di sinilah saya belajar tentang satu 'D' lainnya.

Pernah jatuh-bangun ketika merintis bisnis kuliner (soto, bakso, dan donat), sekarang alhamdulillah bisnis-bisnis pendidikan saya tersebar sekian cabang, menaungi ratusan karyawan se-Indonesia. Di sini saya dipahamkan bagaimana sebuah 'D' bekerja. Dan ini adalah 'D' yang berbeda dengan dua 'D' sebelumnya.

Buku-buku saya dianggap sarat inspirasi sampai-sampai dicetak ulang ratusan kali, melampaui predikat mega-bestseller, alhamdulillah. Training saya juga mewarnai strategi perusahaan-perusahaan bergengsi di tanah air. Semua dari Allah. Saya hanya menjadi orang yang ditakdirkan untuk menjalani ini semua.

Dan dengan izin-Nya, ratusan ribu peserta seminar di belasan negara telah merasakan manfaat juga perubahan. Itulah testimoni seminar yang saya terima setiap harinya. Lagi-lagi, saya hanya menjadi orang yang ditakdirkan untuk menjalani ini semua.

Anda-anda yang berkecimpung sebagai profesional atau entrepreneur yang sibuk, bolehkah saya menyarankan sesuatu yang teramat penting yang akan meringankan aktivitas anda hari ini dan hari-hari berikutnya? Boleh?

Saran yang inspiring ini berdasarkan pengalaman saya selama belasan tahun di bidang bisnis, baik sebagai pekerja maupun sebagai pengusaha. Dan saran yang inspiring ini sering saya berikan kepada mereka yang terlihat sangat sibuk namun kurang kelihatan hasilnya.

Semua dirangkum dalam empat kata yang sangat sederhana, sangat menukik, dan bisa anda terapkan hari ini juga. Apa itu? 4D.
- Dump it (buanglah).
- Defer it (tundalah).
- Delegate it (delegasikan).
- Do it (lakukan)

Dulu saya sering kecapekan dalam berbisnis karena tidak mau membuang sebagian aktivitas dan kurang berani mendelegasikan sebagian aktivitas. Saya tidak sadar bahwa waktu dan kemampuan saya terbatas. Saya pun sibuk sendiri. Akhirnya, hasil kerja saya kurang berdampak dan ujung-ujungnya rentan kegagalan.

Kemudian saya tercerahkan, saya hanya bisa BEING BIG kalau berhasil memformulakan 4D ini dengan pas dan pantas. Inilah yang saya terapkan dalam TK dan seminar. Sebaliknya, tanpa 4D, maaf, kita cuma terlihat sangat sibuk namun kurang kelihatan hasilnya. Kurang berdampak. Rentan kegagalan. Nah, saya berharap, anda mulai menerapkan 4D hari ini juga.

Sekian dari saya, Ippho Santosa.
"Training dan magang bersama Pak Ippho memang luar biasa. Alhamdulillah saya bisa closing produk sorban saya 13 buah (dan respons terus berdatangan), dalam waktu kurang dari 3 jam setelah saya mempraktekkan ilmu-ilmu yang diajarkan oleh mentor. Dan itu semua hanya melalui internet."

"Saya yang awalnya berpromosi serampangan, akhirnya jadi tahu celah-celahnya agar laris-manis jualan di internet. Selain itu, di sela-sela magang, juga ada kesempatan di mana kita bebas berkonsultasi langsung dengan Pak Ippho."

"Pak Ippho dan tim memang luar biasa. Mentor-mentor yang didatangkan juga orang-orang pilihan. Bagi teman-teman semua, jangan sia-siakan kesempatan ini. Di sini kita tinggal mengikuti saja langkah-langkah yang dijelaskan oleh para mentor. Nah, setelah itu, pembeli yang akan mencari kita."

Ini pengalaman Cahyo dari Purwokerto ketika mengikuti training dan magang Internet Marketing di kantor saya. Sebelumnya kita juga sudah mendengar testimoni closing dari seorang ibu rumah tangga dan seorang guru yang awal-awalnya tidak paham sama sekali soal internet. Begitu ikut training, akhirnya mereka bisa juga. Closing.

Training #InternetMarketing Batch-5 akan diadakan lagi di kantor saya di BSD (dekat Jakarta) pada 5-12 Feb 2017 jam 08.00-17.00. Harga promo Rp3juta (dapat naik sewaktu-waktu). Yang berminat, transfer saja BCA 4977-234-777 an Ippho Dewata Santosa. Setelah transfer, SMS konfirmasi 0815-4333-3600.

Selain itu, peserta juga mendapat kenalan-kenalan baru yang berdatangan dari berbagai penjuru Indonesia.
Lebih baik rumah tipe 500 tapi punya sendiri, daripada rumah kecil tapi masih ngontrak. Yeee, anak TK juga tahu! Hehehe. Nggak usah tersinggung, mending berdoa saja agar dimampukan. Saya turut mengaminkan. Aamiin.
 
Benarkah rumah, mobil, dan harta itu nggak bisa dibawa mati? Nggak juga. Sebenarnya bisa-bisa saja. Yang ngomong nggak bisa, mungkin memang dia nggak punya rumah, hehehe. Jangan buru-buru melotot. Saya akan jelaskan pelan-pelan.

Contoh, Anda punya rumah tipe 500. Anda gunakan rumah itu untuk menaungi anak dan istri. Bukankah itu bagian dari ibadah, bahkan salah satu ibadah yang utama? Lalu Anda siapkan satu kamar, kalau-kalau ada tamu. Lalu, sesekali Anda adakan majelis zikir dan majelis ilmu di rumah.

Lalu, sekian lama Anda tampung sanak-keluarga yang merantau di kota Anda. Lalu, Anda punya beberapa rumah, nah dua di antaranya Anda gunakan untuk mess karyawan dan rumah tahfidz. Insya Allah itu semua jadi amal kebaikan. Kalaupun diwariskan, itu juga amal kebaikan. Betul apa betul?

Ketika berada di kompleks mewah Bel-Air, Los Angeles, saya sempat melihat rumah Tom Cruise (Mission Impossible) dan Michael Jackson (Heal The World). Luas rumahnya. Sangat! Saya pun berkhayal, alangkah nikmatnya kalau rumah seluas ini dijadikan tempat ngumpul bersama, doa bersama, dan belajar bersama. Ah, ngayal!

Lha, gimana kalau belum punya rumah? Hehehe, nggak usah panik, mending pergi piknik. Diniatkan dan diikhtiarkan saja. Tipe 200? Boleh. Tipe 500? Boleh. Beberapa unit? Juga boleh. Saya turut mendoakan, semoga Anda segera memiliki rumah idaman dan itu menjadi simpul kebaikan, seumur hidup Anda bahkan setelah Anda tutup usia. Aamiin.

Besok pagi (30 Desember, bertepatan dengan milad saya) insya Allah saya akan memperkenalkan sebuah peluang usaha buat teman-teman. Modalnya cuma Rp3juta dan marginnya di atas 100%. Bagi teman-teman yang ingin bermitra dengan saya, tunggu saja kabarnya besok pagi di Telegram ini.

Apapun bisnis teman-teman, bermitra dengan saya atau tidak, saya turut mendoakan semoga bisnisnya berkah dan berlimpah. Mampu menaungi keluarga dan orang banyak. Menjadi wasilah untuk menuju surga-Nya. Aamiin.

Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Bulan Desember adalah bulan kesukaan saya.

Hari ini, 30 Desember, adalah hari kelahiran saya dan anak saya. Nah, bertepatan 30 Desember kali ini, izinkan saya menawarkan sebuah peluang usaha yang istimewa buat teman-teman. Boleh?

Keunggulan usaha ini:
- modalnya cuma Rp3juta.
- marginnya lebih dari 100%.
- produknya salah satu terbaik di dunia.
- ongkirnya sangat ringan.
- adanya pembinaan.

Keunggulan lain:
- Produk dikonsumsi rutin oleh konsumen.
- Mitra dapat menjualnya di social media.
- Pihak pusat akan membantu promosinya.

Siapa yang perlu bergabung?
- Mereka yang ingin memulai usaha.
- Mereka yang ingin menambah varian produk.

Perlu ditegaskan kembali, insya Allah mitra-mitra pilihan akan saya bimbing agar mulai dan berkembang bisnisnya. Sampai di sini, sepertinya Anda mulai berminat dan itu respons yang sangat wajar.

Btw, ada bonus khusus bagi mereka yang take action pada hari ini. Berupa DVD. Terus, bagaimana detailnya? Untuk jelasnya, klik » http://bit.ly/PeluangIppho lalu SMS. However, teman-teman bergabung atau tidak, saya tetap mendoakan yang terbaik buat semua.

Sekali lagi, klik » http://bit.ly/PeluangIppho
Berhubung tingginya minat follower dan terbatasnya kapasitas kami, maka kesempatan menjadi reseller British Propolis ini akan kami batasi dan akan kami tutup pada hari Senin, 2 Januari 2017 (lusa).

Akankah dibuka kembali? Tidak bisa dipastikan. Sekali lagi, bagi teman-teman yang serius, saya tunggu action-nya sampai lusa. Setelah itu, kesempatan ini akan ditutup. Ingat, seringkali kesempatan emas hilang hanya gara-gara kita banyak pertimbangan.

Perlu dijelaskan, British Propolis bukan produk MLM dan bukan sistem MLM. Sekali lagi, bukan. Diimpor dari Bridlington, Inggris (Britain), karena itulah produk ini dinamai British Propolis.

Margin produk ini lebih dari 100% dan ini bukan berarti riba. Islam bahkan membolehkan lelang. Btw, teramat banyak produk di pasaran yang marginnya di atas 100%, termasuk sebuah kosmetik berlabel halal.

Mengetahui potensi margin sangat penting bagi pengusaha dan calon pengusaha. Sebagai gambaran, kalau Anda menjadi reseller pakaian atau makanan, lazimnya margin di sekitar 30% sampai 50%.

Untuk menjadi partner saya (reseller propolis) modalnya cuma Rp3juta. Dan partner berhak dapat harga grosir Rp80ribu per botol (per item). Harga jual ke end user itu Rp250ribu. Paling murah Rp199ribu dan ini lebih dianjurkan.

Ya, ini PELUANG EMAS bagi teman-teman yang ingin memulai usaha atau mengembangkan usaha (menambah varian produk). Wajar saja, semakin membacanya, Anda pun semakin tertarik.
 
Terus, apa harga propolis ini mahal? Tidak juga, relatif. Fyi, barang bermutu tinggi hampir-hampir tidak pernah dijual murah. Apalagi produk dari Inggris. Dalam bisnis, bukan harga yang mahal, mungkin target pasar dan argumen kita yang belum tepat.

Karena Anda sudah memutuskan untuk bermitra, transfer saja Rp3juta plus ongkir ke BCA Serpong 497-8666-777 an Ippho Dewata Santosa. Ini ongkirnya:
- Jadebotabek Rp10ribu
- Jawa Rp25ribu
- Sumatera-Kalimantan-Sulawesi Rp35ribu
- Papua Rp80ribu

Setelah transfer:
- SMS 0877-7779-2779 (untuk DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten).
- SMS 0838-2205-6856 (untuk daerah-daerah lainnya).

Perhatikan baik-baik, ongkir propolis ini sangat murah. Karena kecil dan ringan. Jauh berbeda kalau Anda berbisnis dan mengirim produk lainnya (pakaian, makanan dll).

Alhamdulillah, ada juga permintaan menjadi reseller dari Hongkong, Taiwan, Jepang, Qatar, dll. Yah silakan. Tinggal dikirim saja dari Indonesia dengan ongkir khusus. Lalu, Anda menjadi distributor di sana.

Apakah propolis ini halal? Ya, insya Allah. Hanya saja, sertifikasi halalnya dalam proses.

Terus, bagaimana cara menjualnya? Anda bisa menjualnya secara online dan offline. Ada pembinaan dari saya dan tim. Selain itu, kami juga akan membantu promosi sebisanya secara online dan kolektif (bukan satu per satu).

Sekali lagi, harga jual yang dianjurkan adalah Rp199ribu sampai Rp250ribu. Masih mungkin juga diskon 10% dari Rp199ribu, misalnya saat event khusus atau moment khusus. Yang menjual di bawah harga itu, ketika ketahuan, tidak diizinkan lagi order ke pusat.

Untuk mereka yang bergabung hari ini (Sabtu) akan kami hadiahi stiker spesial. Tepatnya 5 stiker spesial.

Take action! Semoga berkah berlimpah!
Kesempatan terakhir...

Hari terakhir...

Anda mau bisnis yang:
- modalnya minim?
- marginnya besar?
- balik modalnya cepat?
- repeat order-nya tinggi?
- ongkirnya murah?
- produknya standar internasional?

Sisihkan waktu 1 menit untuk membaca tulisan ini.

Berhubung tingginya minat follower dan terbatasnya kapasitas kami, maka kesempatan menjadi reseller British Propolis ini akan kami batasi dan akan kami tutup hari ini, jam 5 sore.

Akankah dibuka kembali? Belum bisa dipastikan. Sekali lagi, bagi teman-teman yang serius, saya tunggu action-nya sampai hari ini. Setelah itu, kesempatan ini akan ditutup. Ingat, seringkali kesempatan emas hilang hanya gara-gara kita banyak pertimbangan.

Perlu dijelaskan, British Propolis bukan produk MLM dan bukan sistem MLM. Sekali lagi, bukan. Cairan propolisnya berasal dari Bridlington, Inggris (Britain), karena itulah produk ini dinamai British Propolis.

Margin produk ini lebih dari 100% dan ini bukan berarti riba. Islam bahkan membolehkan lelang. Btw, teramat banyak produk di pasaran yang marginnya di atas 100%, termasuk sebuah kosmetik berlabel halal.

Mengetahui potensi margin sangat penting bagi pengusaha dan calon pengusaha. Sebagai gambaran, kalau Anda menjadi reseller pakaian atau makanan, lazimnya margin sekitar 30% sampai 50%.

Untuk menjadi partner saya (reseller propolis) modalnya cuma Rp3juta. Dan partner berhak dapat harga grosir Rp80ribu per botol (per item). Harga jual ke end user itu Rp250ribu. Paling murah Rp199ribu dan ini lebih dianjurkan.

Ya, ini PELUANG EMAS bagi teman-teman yang ingin memulai usaha atau mengembangkan usaha (menambah varian produk). Maka wajar saja, semakin membacanya Anda pun semakin tertarik.
 
Terus, apa harga propolis ini mahal? Tidak juga, relatif. Fyi, barang bermutu tinggi hampir-hampir tidak pernah dijual murah. Apalagi produk dari Inggris. Dalam bisnis, bukan harga yang mahal, mungkin target pasar dan argumen kita yang belum tepat.

Karena Anda sudah memutuskan untuk bermitra, transfer saja Rp3juta plus ongkir ke BCA Serpong 497-8666-777 an Ippho Dewata Santosa. Anda boleh transfer siang ini, atau siang nanti. Inilah ongkirnya:
- Jadebotabek Rp10ribu
- Jawa Rp25ribu
- Sumatera-Kalimantan-Sulawesi Rp35ribu
- Papua Rp80ribu

Setelah transfer:
- SMS 0877-7779-2779 (untuk DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten).
- SMS 0838-2205-6856 (untuk daerah-daerah lainnya).
- Mitra akan dikirimi 37 botol.

Perhatikan baik-baik, ongkir propolis ini sangat murah. Karena kecil dan ringan. Jauh berbeda kalau Anda berbisnis dan mengirim produk lainnya (pakaian, makanan dll).

Alhamdulillah, ada juga permintaan menjadi reseller dari Hongkong, Taiwan, Jepang, Qatar, Mesir, dll. Yah silakan. Tinggal dikirim saja dari Indonesia dengan ongkir khusus. Lalu, Anda menjadi distributor di sana.

Apakah propolis ini halal? Ya, insya Allah. Hanya saja, sertifikasi halalnya dalam proses.

Terus, bagaimana cara menjualnya? Anda bisa menjualnya secara online dan offline. Ada pembinaan dari saya dan tim. Selain itu, kami juga akan membantu promosi sebisanya secara online dan kolektif (bukan satu per satu).

Sekali lagi, harga jual yang dianjurkan adalah Rp199ribu sampai Rp250ribu. Masih mungkin juga diskon 10% dari Rp199ribu, misalnya saat event khusus atau moment khusus. Yang menjual di bawah harga itu, ketika ketahuan, tidak diizinkan lagi order ke pusat.

Masa kadaluarsa: 2 tahun.

Saatnya take action! Semoga berkah berlimpah!
Bisnis adalah ajang adu manfaat.

Sebelum memutuskan memproduksi atau mendistribusi suatu barang, saya selalu menakar kadar manfaatnya terlebih dahulu. Apakah sekedarnya atau memang sarat. Lazimnya, saya hanya pilih barang yang sarat manfaat.

Dari segi kebermanfaatan, adakah persamaan mendasar antara barang dan orang? Kita pun buru-buru mengangguk mengiyakan karena kita semua tahu persis, sedikit-banyak memang ada persamaannya.

Begini. Barang kalau kurang bermanfaat, akan dipinggirkan. Lalu masuk gudang. Lalu masuk tong sampah. Demikian pula manusia, sedikit-banyak ada kemiripan. Sekiranya keberadaan kita dianggap kurang atau tidak bermanfaat, maka diri kita pelan-pelan dilupakan. Dipinggirkan.

Ini fakta yang pahit dan nyelekit, tapi valid.

Selanjutnya, saya menyarankan teman-teman untuk me-nasional-kan bisnisnya. Jangan sekedar lokal. Kalau memang kita yakin produk kita sarat manfaat, yah sayang sekali kalau orang-orang Indonesia tidak tahu. Baiknya beritahu mereka. Mungkin dengan FB Ads, Instagram, YouTube, SEO, atau yang lainnya.

Sekarang, hal-hal seperti 'go national' bukanlah sesuatu muluk-muluk. Insya Allah, bisa. Sangat bisa. Besok, izinkan saya membahas cara-caranya. Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Di berbagai kesempatan, saya sering menyarankan teman-teman untuk me-nasional-kan produknya. Jangan sekedar lokal. Kalau memang kita yakin produk kita sarat manfaat, yah sayang sekali kalau orang se-Indonesia tidak tahu.

Baiknya mereka diberitahu. Nggak harus mahal-mahal, nggak harus repot-repot. Sekarang zamannya social media. Right? Mungkin dengan FB Ads, Instagram, YouTube, SEO, atau yang lainnya. Tentu saja dengan memperhatikan segmentasi dan targeting.

Sekarang, hal-hal seperti 'go national' bukanlah sesuatu muluk-muluk. Insya Allah, bisa. Sangat bisa.

Apapun produk kita, usahakan bisa di-delivery secara nasional. Kata kuncinya adalah delivery-able. Ingat, dengan adanya FB Ads, SEO, dll, itu artinya promosi kita mulai menjangkau pasar secara nasional. Kan rugi kalau cuma melayani pasar lokal.

Ibaratnya, Anda sudah punya meriam. Tapi cuma digunakan untuk membasmi hama. Kan rugi.

Salah satu hal yang perlu dipikirkan kalau ingin produk bisa di-delivery secara nasional adalah menekan ongkos kirim (ongkir). Seringkali harga yang harus dibayar konsumen terlalu tinggi alias tidak pantas, hanya gara-gara ongkir. Di sini, ukuran dan berat menjadi faktor penentu. Jika tidak segera diatasi, produk kita akan menjadi kurang kompetitif.

Satu hal lagi, soal tahan lama. Ini menjadi tantangan bagi teman-teman yang berbisnis kuliner. Karena delivery memakan waktu 1-3 hari, baiknya mulailah dipikirkan cara-cara agar produk kita bisa bertahan lebih lama (awet). Memang tidak mudah, tapi masih bisa.

Mudah-mudahan dengan bisnisnya teman-teman bisa mapan dan kaya finansial, selain menebar manfaat. Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Berapa jam Anda pegang HP? Orang Indonesia memegang handphone (HP) sekitar 5 jam sehari. Dan setengahya untuk menelusuri WA, medsos, dan online.

Kabar baiknya, pasar online Indonesia adalah salah satu yang terbesar dan teraktif sedunia. Hebatnya lagi, pasar sebagus ini bisa dicapai dari laptop dan HP Anda. Sebut saja, internet marketing.
 
Hei, ini tidaklah sesulit yang Anda bayangkan. Terbukti anak SMP dan SMU bisa melakukannya. Making money. Dan sudah banyak buktinya.

Begini. Awal-awal berbisnis, mungkin kita asal buka dan asal online. Yah, silakan. Namun untuk membesarkan bisnis, kita perlu ilmu dan strategi. Nggak asal.

Dengan kata lain, belajar itu harus. Karena, dengan belajar akan terjadi percepatan. Dan sebisanya, belajarlah intens bersama ahli-ahlinya. Mereka yang telah membuktikan.

Menimbang hal ini, saya merasa perlu menghadirkan kelas yang intensif dan komprehensif. Semacam kelas entrepreneurship untuk siapa saja yang ingin memulai dan membesarkan bisnis, secara online.

Mudah-mudahan bisa mencetak Rp 100 juta pertama. Alhamdulillah, sejauh ini semakin banyak alumni yang membuktikan keampuhan materinya. Bisa langsung menghasilkan, bahkan sebelum training selesai!

Di kelas ini insya Allah saya terjun langsung bersama tim, membimbing peserta satu per satu. Lebih intens. Lebih detail. Dibatasi 20-an peserta saja. 100% beda dengan training biasa!

Apa saja materinya?
- Meriset produk-produk yang laris
- SEO (agar masuk halaman 1 Google)
- Facebook Ads
- Facebook Marketing
- Cuma segini, tapi mendalam.

Mengapa Internet Marketing?
- Bisa Dipelajari Siapapun
- Tertarget dan Tersegmen
- Sangat Terukur
- Sangat Murah
- Sangat Mudah
- Bertahan Lama

Berapa lama belajarnya?
- 8 hari training dan magang

Kapan?
- awal Februari
- jam 8.00 - 17.00 WIB

Di mana?
Di kantor saya, BSD
(dekat Jakarta)

Siapa yang perlu ikut?
- Pengusaha yang ingin memulai dan membesarkan bisnis secara online. 
- Pengusaha online yang ingin bisnis dan web-nya teroptimasi.
- Karyawan yang ingin belajar memulai bisnis secara online.
- Ibu rumah tangga yang menginginkan income sampingan.
- Mahasiswa, lulusan SMU, atau SMK.

Syaratnya?
- Usia 18 - 40 tahun
- Punya laptop sendiri
- Bawa modem sendiri
- Bisa bikin email dan akun FB

Biayanya?
Hanya Rp 6 juta. Dan diskon 50% alias cuma Rp 3 juta saja untuk mereka yang mendaftar serta membayar sebelum 13 Januari.

Biaya tersebut sudah termasuk makan siang (tapi BELUM termasuk sarapan, makan malam, juga penginapan). Sekiranya perlu, kami akan bantu mencarikan penginapan, berupa hotel terdekat atau kos-kosan terdekat.

Soal biaya insya Allah worth it. Bandingkan saja dengan training lain yang biayanya 2X sampai 4x lebih tinggi. Dan kalau kita mendatangi mentor satu per satu, biayanya malah lebih besar.

Ingat, bukan cuma ilmu, di sini peserta juga memperoleh akses langsung ke mentor-mentor terkemuka. Kesempatan langka. Biaya ini terasa semakin kecil, sekiranya dihitung dampak finansialnya kelak terhadap bisnis Anda dan nasib Anda.

Pesertanya insya Allah dijamin 100% bisa menghasilkan uang secara online, walaupun sebelumnya tidak punya pengalaman. Jika tidak bisa menghasilkan, investasinya dikembalikan.

Karena Anda sudah memutuskan untuk ikut, maka:

-       Transfer ke BNI Syariah 7777-0909-00 a.n. Ippho D. Santosa

-       Atau ke BCA 4977-234-777 a.n. Ippho D. Santosa

-        Transfer Rp3juta, dan setelah itu segera SMS 0811-212-9955 dan SMS juga 0815-4333-3600 (SMS, bukan WA, bukan telp)

Mari sisihkan waktu dan uang untuk belajar. Itu akan mengundang percepatan. Coba-coba sendiri jadinya malah lebih lamaaa dan lebih mahaaal.

Lihatlah pengusaha zaman sekarang. Muda-muda, sudah sukses. Kok bisa? Karena mereka mau menyisihkan waktu dan uang untuk belajar. Sekarang giliran kita!

Seminggu training dan magang, insya Allah akan menjadi hari-hari yang menentukan atas nasib juga masa depan Anda. Rp 100 juta pertama, insya Allah bukan hal muluk-muluk.

Sekiranya Anda serius, baiknya segera take action hari ini atau besok(sebelum full). Batch yang sudah-sudah, langsung full begitu diumumkan.
RIBA

Runtuh Iman, Bisnis Amblas!

Mari hindari RIBA, apapun bisnis kita...
Mengapa setiap pengusaha dan calon pengusaha mesti membiasakan diri untuk berbagi?

Ini pengalaman dan penjelasan saya » http://bit.ly/BerbagiBuatSiapa
Jangan buru-buru berpikir ngutang dalam membesarkan usaha. Apalagi sampai #RIBA.

RIBA itu singkatan:
Runtuh Iman, Bisnis Amblas

Kita sama-sama tahu, semua agama samawi (Islam, Kristen, dan Yahudi) menentang riba.

Sekali lagi, jangan buru-buru berpikir ngutang dalam membesarkan usaha. Masih ada cara lain untuk mendapatkan cash, asalkan bisnis Anda memang bagus alias menjanjikan.

Misal:
Hemat-hemat
Jual indent
Bayar tempo
Tunda pengeluaran
Beli skala kecil (sesuai kemampuan)

Gimana dengan ngepet? Hehehe, jangan. Nggak legal, nggak halal. Lagi pula, kasihan babinya, hehehe.

Satu hal yang perlu dikuasai benar-benar oleh seorang pengusaha adalah menjual indent. Barang belum ada tapi sudah dijual. Bolehlah? Boleh-boleh saja. Agama pun mengizinkan itu. Asalkan barang nantinya sesuai dengan yang dijanjikan. Jangan sampai, gambarnya A, barangnya B. Ngawur tuh!

Mulailah menjual indent. Dan percayalah, semua akan indent pada waktunya, hehehe.

Cash is king. Pengelolaan atas cash, itu melebihi king. Mungkin kingkong, hehehe. Lihatlah, betapa banyak bisnis yang runtuh dan rubuh, hanya gegara gagal mengelola cash. Padahal sebagian mereka memetik untung. Tetap saja ambruk.

Juallah indent, dapatkan cash.

Sekian dari saya, Ippho Santosa. Kapan-kapan kita sambung lagi. Selanjutnya, ajak saudara-saudara dan teman-temannya bergabung di channel Telegram ini ya. Agar mereka juga merasakan manfaatnya.
Akhirnya warga Meksiko anarkis dan menjarah toko-toko usai pemerintah menaikkan harga BBM di awal 2017.

Sebelumnya, warga Amerika turun ke jalan dan anarkis usai pemerintah mengumumkan menangnya Donald Trump.

Gimana dengan negara lain? Demo di Mesir, Korea Selatan, dan Yunani sebelumnya juga diwarnai dengan tindakan-tindakan yang tidak diharapkan.

Kita bersyukur, walaupun jutaan massa turun ketika Aksi 411 dan Aksi 212, walaupun awalnya aspirasi mereka tidak digubris, walaupun sebagian mereka sangat marah, namun alhamdulillah masing-masing pihak berusaha menahan diri. Tetap saja semua berakhir dengan relatif damai.

Kebayang kalau jutaan orang memutuskan untuk anarkis di Jakarta? Kebayang kalau ribuan santri memutuskan untuk anarkis di Ciamis? Alhamdulillah, itu tidak terjadi. Kita sama-sama tahu, orang Indonesia itu cinta damai dan cinta negerinya.

Kalaupun ada segelintir orang yang merusak alias anarkis, itu cuma ulah  penyusup (oportunis) dan fenomena ini diakui oleh Panglima TNI.

Di awal 2017, kita mendengar kabar tentang naiknya tarif listrik, tarif BBM, harga cabai, dan pengurusan STNK. Lagi-lagi kita mesti bersyukur, karena rakyat Indonesia memilih untuk menahan diri kendati sangat tertekan dan sangat kecewa.

Kita-kita yang mengantongi smartphone mungkin masih sanggup menghadapi kenaikan-kenaikan itu. Tapi cobalah membayangkan saudara-saudara kita yang lain? Apakah mereka semapan dan semakmur kita? Saran saya, cobalah temui mereka. Sebagian mereka sekarang merintih, bahkan menjerit.

Saat tarif listrik dan tarif BBM naik bebarengan, maka mudah ditebak, biaya produksi dan biaya transportasi akan ikut-ikutan naik. Yah, tunggulah 1-2 bulan lagi, lalu lihatlah apa akan yang terjadi pada barang-barang di pasar. Terjadi penyesuaian harga atau kelangkaan stok.

Menyikapi itu semua, maka inilah saran saya buat teman-teman:
- mulailah berhemat
- carilah side income
- gunakan weekend untuk jualan
- belajarlah soal investasi
- tingkatkan amal-amal

Silakan bersuara. Silakan mengkritik. Silakan memprotes. Namun 5 hal di atas hendaknya dijalankan.

Tulisan saya ini mungkin tidak bisa menjadi solusi 100% dalam kehidupan Anda. Tapi mungkin bisa mengurangi kadar masalah Anda 20% sampai 40%. Insya Allah. Dari jauh, saya turut mendoakan. Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Suatu hari saya mengunjungi sebuah tempat pengungsian. Biasanya ini karena bencana atau karena konflik. Di sana, bertemulah saya dengan para pengungsi dan para relawan.

Pagi harinya, saya diminta sebuah lembaga untuk menemui anak-anak kecil di pengungsian tersebut. Saya iyakan. Bertemu langsung seperti itu, menurut saya, akan mengasah nurani. Sangat baik, insya Allah.

Kemudian saya diminta berfoto dan berpose seolah-olah memandikan mereka. Nah, kali ini saya menolak, "Maaf Mas, saya nggak terbiasa. Saya cuma pernah memandikan anak saya. Ponakan saya aja nggak pernah."

Mereka pun mengusulkan, "Ini untuk keperluan foto dan publikasi. Jadi, Mas Ippho cukup ngusap-ngusap dikit aja, nyiram-nyiram dikit aja. Nggak harus mandiin beneran."

"Hehehe, itu yang namanya pencitraan, Mas. Tidak dilakukan, bukan kebiasaan, tapi malah ditunjuk-tunjukkan," jawab saya setengah bercanda. Akhirnya kita sepakat, saya cuma foto bareng sama anak-anak itu. Nggak pake 'atraksi' memandikan.

Pencitraan dan pujian itu amat menggoda. Kadang kita heran, kenapa para politisi gemar sekali masuk ke kampung-kampung dan menggendong anak-anak di situ. Apakah itu benar kebiasaannya? Atau cuma buat publikasi saja?

Menurut saya, masih banyak hal-hal alami lain yang bisa dilakukan. Semisal, dialog dengan warga. Itu kan lebih alami dan lebih diperlukan. Betul apa betul?

Bukan apa-apa. Orang awam pun bisa merasakan vibrasi ketulusan kita. Dengan kata lain, niat kita harus lurus. Karena hati manusia bisa membedakan mana yang tulus, mana yang modus. Atau cuma sekedar fulus.

Mari kita jaga niat kita. Mohon doa juga untuk saya. Seringkali saya berada pada posisi yang diharapkan keberadaannya dan fotonya. Kata mereka, ini demi menggerakkan follower.

Berada di posisi ini, kalau tidak hati-hati, niat mudah tergelincir. Sangat mudah  Karena itulah, sekali lagi, saya berharap doa dari teman-teman. Semoga Allah meridhai gerak-gerik kita. Jadi amal. Aamiin.

Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Ketimpangan ekonomi di Indonesia berada di posisi ke-4 terparah di dunia » http://www.independent.co.uk/news/world/politics/credit-suisse-global-wealth-world-most-unequal-countries-revealed-a7434431.html

Ini bagai api dalam sekam. Mencekam. Karena bisa membara tiba-tiba dan berakhir kelam.

Sebab itulah, Indonesia memerlukan lebih banyak lagi pengusaha yang berjiwa merakyat (pro umat) demi mengurangi ketimpangan ekonomi ini.

Tak perlu menyalah-nyalahkan keadaan. Mari kita mulai dari diri kita dan keluarga kita. Jadi;ah pengusaha.