🗣: lun toxic relationship tuh apa sih?
Menurut Dr. Lillian Glass, seorang ahli komunikasi dan psikologi yang dalam bukunya berjudul Toxic People (1995) mendefinisikan toxic relationship adalah hubungan yang tidak saling mendukung satu sama lain. Yang mana salah satu pihak berusaha memiliki kontrol yang besar terhadap pihak lain.
Menurut Dr. Lillian Glass, seorang ahli komunikasi dan psikologi yang dalam bukunya berjudul Toxic People (1995) mendefinisikan toxic relationship adalah hubungan yang tidak saling mendukung satu sama lain. Yang mana salah satu pihak berusaha memiliki kontrol yang besar terhadap pihak lain.
❤2
Toxic relationship sering menyelinap ke dalam berbagai hubungan personal masyarakat, baik hubungan asmara, pertemanan atau relasi kerja.
❤2
Menjalani hubungan dengan pasangan idealnya akan menjadi hal yang menyenangkan, pasalnya kita akan memiliki teman dalam menjalani berbagai suka maupun duka. Namun sayangnya tak semua hubungan berjalan sehat. Beberapa hubungan dipenuhi pertengkaran, tidak dinaungi kebahagiaan dan ketenangan.
❤2
🗣: contoh contoh toxic relationship gimana saja sih lun?
Contoh toxic relationship yang paling sering terjadi adalah ketika salah satu pasangan mendominasi, sehingga pihak lain merasa selalu dikontrol atau dikendalikan pasangannya. Maksud dari pasangan selalu mengontrol, yakni dengan memaksakan kehendak dan mengatur kehidupan yang sedang kamu jalani.
Contoh toxic relationship yang paling sering terjadi adalah ketika salah satu pasangan mendominasi, sehingga pihak lain merasa selalu dikontrol atau dikendalikan pasangannya. Maksud dari pasangan selalu mengontrol, yakni dengan memaksakan kehendak dan mengatur kehidupan yang sedang kamu jalani.
🥰2
1. Tidak ada dukungan
Dalam sebuah hubungan yang sehat, ada keinginan dua belah pihak atau keinginan bersama untuk melihat pasangannya sukses dalam segala bidang kehidupan.
Jika yang terjadi sebaliknya, maka setiap pencapaian pasangan justru dianggap sebagai ancaman yang harus disaingi.
Hubungan yang seperti ini akan dipenuhi dengan aura negatif, tidak ada dukungan yang diberikan satu sama lain.
Dalam sebuah hubungan yang sehat, ada keinginan dua belah pihak atau keinginan bersama untuk melihat pasangannya sukses dalam segala bidang kehidupan.
Jika yang terjadi sebaliknya, maka setiap pencapaian pasangan justru dianggap sebagai ancaman yang harus disaingi.
Hubungan yang seperti ini akan dipenuhi dengan aura negatif, tidak ada dukungan yang diberikan satu sama lain.
👍2
2. Komunikasi tidak sehat
Komunikasi sehat berisi kalimat-kalimat dukungan, kerja sama, perhatian, dan sebagainya.
Dan komunikasi yang tak sehat berisi sarkasme, kritik, cekcok, pertengkaran hingga mengarah kepada perpisahan.
Komunikasi sehat berisi kalimat-kalimat dukungan, kerja sama, perhatian, dan sebagainya.
Dan komunikasi yang tak sehat berisi sarkasme, kritik, cekcok, pertengkaran hingga mengarah kepada perpisahan.
😱2
3. Cemburu berlebih
Cemburu memang bumbu asmara. Tapi dalam toxic relationship, cemburu yang ada porsinya sangat berlebihan dan bertendensi mengekang ruang gerak pasangan.
Isu ketidakpercayaan antar pasangan sangat bisa melahirkan ketidaknyamanan.
Cemburu memang bumbu asmara. Tapi dalam toxic relationship, cemburu yang ada porsinya sangat berlebihan dan bertendensi mengekang ruang gerak pasangan.
Isu ketidakpercayaan antar pasangan sangat bisa melahirkan ketidaknyamanan.
😱2
4. Perilaku mengatur
Hubungan yang tidak sehat juga diisi pihak-pihak yang suka mengontrol atau mengatur segala tindak-tanduk pasangannya.
Perilaku mengatur ini sering salah diterjemahkan sebagai bentuk perhatian, padahal bukan. Perilaku mengatur lebih bertendensi pada sifat ingin menguasai.
Hubungan yang tidak sehat juga diisi pihak-pihak yang suka mengontrol atau mengatur segala tindak-tanduk pasangannya.
Perilaku mengatur ini sering salah diterjemahkan sebagai bentuk perhatian, padahal bukan. Perilaku mengatur lebih bertendensi pada sifat ingin menguasai.
👍2
5. Tidak memiliki rasa percaya
Ketika Anda merasa khawatir, ragu, atau tidak aman ketika akan menceritakan masalah yang tengah dihadapi kepada pasangan, bisa jadi Anda juga sedang berada dalam toxic relationship.
Ketika Anda merasa khawatir, ragu, atau tidak aman ketika akan menceritakan masalah yang tengah dihadapi kepada pasangan, bisa jadi Anda juga sedang berada dalam toxic relationship.
🔥2
🗣: kalau cara menghindari toxic relationship gimana dong?
1.Bisa Menyesuaikan Diri.
2. Jangan Takut Sendirian.
3. Pikirkan Sebelum Berkencan.
4. Jangan Mudah Puas.
5. Temukan Pasangan yang Mendorong Kamu untuk Mengekspresikan Diri.
6. Menumbuhkan Rasa Saling Menghormati.
7. Pastikan Dia Dapat Dipercaya.
1.Bisa Menyesuaikan Diri.
2. Jangan Takut Sendirian.
3. Pikirkan Sebelum Berkencan.
4. Jangan Mudah Puas.
5. Temukan Pasangan yang Mendorong Kamu untuk Mengekspresikan Diri.
6. Menumbuhkan Rasa Saling Menghormati.
7. Pastikan Dia Dapat Dipercaya.
🏆2
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Itu dia pembahasan tentang toxic relationship, semoga sedikit membantu kalian ya yang sedang menjalani atau pernah ada toxic relationship. Oke segitu dulu yaa kawan-kawanku konten kali ini aku kaluna pamit undur diri selamat malam selamat istirahat. Mohon maaf jika ada kesalahan dalam penulisan.
🍓2