This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Channel name was changed to «Kisah kita yang telah abadi di sorai Jl.Bandung, memikul kenangan cinta :: 🪶.»
Channel name was changed to «Menggurat Malam dengan Secarik Pesan 'tuk Kepergiatan atas Akhir yang Tak Bahagia. Bandung:»
ㅤㅤㅤㅤ“Suara Motor Itu” ──ㅤㅤㅤㅤ
ㅤㅤㅤㅤㅤ Bandung, 1995.
“Atau justru makin cinta?”──Bandung malam setelah hujan emang bisa jadi tempat paling nyiksa, tapi juga paling jujur. Angin dingin, jalanan basah, semuanya diam... kecuali isi kepala yang ribut sendiri. Lucu ya, betapa nyamannya sengsara kalau yang dipikirin itu kamu──written; siang bolong yang kayak petir itu, iya–petirnya ‘putus’.
ㅤ
ㅤㅤㅤㅤㅤSemuanya ramai, tapi
ㅤㅤㅤㅤㅤrasanya cuma kami yang tahu,
ㅤㅤㅤㅤㅤbahwa hari itu—sesepele apapun
ㅤㅤㅤㅤㅤkelihatannya—ada yang
ㅤㅤㅤㅤㅤakan berakhir dan siap nggak siap, harus terucap.
ㅤㅤㅤㅤㅤ Bandung, 1995.
“Atau justru makin cinta?”──Bandung malam setelah hujan emang bisa jadi tempat paling nyiksa, tapi juga paling jujur. Angin dingin, jalanan basah, semuanya diam... kecuali isi kepala yang ribut sendiri. Lucu ya, betapa nyamannya sengsara kalau yang dipikirin itu kamu──written; siang bolong yang kayak petir itu, iya–petirnya ‘putus’.
ㅤㅤ; answering what has already
ㅤㅤended—confusing \ 1995, when
ㅤㅤeverything had already ended.
ㅤ
ㅤㅤㅤㅤㅤSemuanya ramai, tapi
ㅤㅤㅤㅤㅤrasanya cuma kami yang tahu,
ㅤㅤㅤㅤㅤbahwa hari itu—sesepele apapun
ㅤㅤㅤㅤㅤkelihatannya—ada yang
ㅤㅤㅤㅤㅤakan berakhir dan siap nggak siap, harus terucap.
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM