๐บโจ๐ฅ๐ท HUSNUL KHULUQ (AKHLAK YANG BAIK) KEPADA ALLAH
๐ Asy-Syaikh Muhammad bin Shaleh al-'Utsaimin rahimahullah berkata:
โ๐ป Adapun husnul khuluk (akhlak mulia) kepada Allah ialah:
โญ Ridha terhadap hukum Allah baik yang bersifat hukum syar'i maupun hukum yang bersifat ketetapan qadha dan qadar-Nya
โญ Menerima semua itu dengan lapang dada, tidak berkeluh kesah, dan tidak bersedih hati.
โ๐ป Oleh karena itu apabila Allah mentakdirkan sesuatu yang ia tidak senangi, maka ia tetap ridha, menerima semua itu, bersabar, dan berkata dengan lisan dan hatinya "Saya ridha Allah sebagai Rabb"
โ๐ป Apabila Allah telah menetapkan suatu hukum syar'i atasnya, maka ia pun ridha dan menerimanya, tunduk patuh kepada syari'at Allah 'Azza wa Jalla dengan penuh lapang dada dan jiwa yang tenang.
๐ฅ Maka inilah husnul khuluk kepada Allah 'Azza wa Jalla.
๐ Syarhu Riyadhish Shalihin (3/556)
๐ Kunjungi || http://forumsalafy.net/husnul-khuluq-akhlak-yang-baik-kepada-allah/
โช WhatsApp Salafy Indonesia
โฉ Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy
๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐
๐ Asy-Syaikh Muhammad bin Shaleh al-'Utsaimin rahimahullah berkata:
โ๐ป Adapun husnul khuluk (akhlak mulia) kepada Allah ialah:
โญ Ridha terhadap hukum Allah baik yang bersifat hukum syar'i maupun hukum yang bersifat ketetapan qadha dan qadar-Nya
โญ Menerima semua itu dengan lapang dada, tidak berkeluh kesah, dan tidak bersedih hati.
โ๐ป Oleh karena itu apabila Allah mentakdirkan sesuatu yang ia tidak senangi, maka ia tetap ridha, menerima semua itu, bersabar, dan berkata dengan lisan dan hatinya "Saya ridha Allah sebagai Rabb"
โ๐ป Apabila Allah telah menetapkan suatu hukum syar'i atasnya, maka ia pun ridha dan menerimanya, tunduk patuh kepada syari'at Allah 'Azza wa Jalla dengan penuh lapang dada dan jiwa yang tenang.
๐ฅ Maka inilah husnul khuluk kepada Allah 'Azza wa Jalla.
๐ Syarhu Riyadhish Shalihin (3/556)
๐ Kunjungi || http://forumsalafy.net/husnul-khuluq-akhlak-yang-baik-kepada-allah/
โช WhatsApp Salafy Indonesia
โฉ Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy
๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐
๐๐ค MENGENAL ASY-SYAIKH DR. KHALID BIN DHAHWI AZH-ZHAFIRI HAFIZHAHULLAH
โต๐ Nama beliau tidak asing lagi bagi para pemerhati Daurah Nasional Masyikh yang berlangsung di Masjid Manunggal Bantul Yogjakarta setiap tahunnya ini. Terlebih lagi, bagi kalangan Salafiyyin di Nusantara ini, beliau benar-benar akrab bagi mereka. Karena memang beliau senantiasa aktif dan rutin datang ke Indonesia dalam momen Daurah Nasional yang merupakan daurah Ahlus Sunnah terbesar di Indonesia, yang diberi nama Daurah โMiratsul Anbiyaโ, kemudian berganti nama menjadi Daurah "asy-Syari'ah", dan telah berjalan 13 kali Daurah. Sejak tahun 2006 M, asy-Syaikh Khalid azh-Zhafiri hampir tidak pernah โabsenโ.
๐ฅ Beliau adalah salah seorang โorang pentingโ di situs http://sahab.net , salah satu situs salafiyyin paling bergengsi di dunia. Yang senantiasa menegakkan dan membela manhaj salafy di muka bumi dalam tataran international. Menjawab dan meruntuhkan berbagai syubhat para pengusung kebatilan dan hizbiyyah pada masa ini.
๐ Asy-Syaikh Rabiโ bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah mengatakan, bahwa beliau (asy-Syaikh Khalid) termasuk duat ke jalan Allah, dan termasuk orang paling kuat dalam Salafiyyah. Beliau memiliki semangat yang besar dalam memberikan dorongan terhadap Salafiyyin, baik di negeri arab maupun luar arab.
๐๐ Asy-Syaikh Rabiโ juga menghimbau Salafiyyin untuk mengambil ilmu dari beliau. Sebaliknya barangsiapa yang selama ini mencela beliau, asy-Syaikh Rabiโ menasehatkan untuk menahan lisannya. Karena itu termasuk tindakan menghalangi dari jalan Allah.
โ Salah satu karya tulis beliau yang terkenal adalah, โIjmaโ al-โUlama โala al-Hajr wa at-Tahdzir min Ahlil Ahwaโโ yang dipuji oleh asy-Syaikh Rabiโ al-Madkhali hafizhahullah, asy-Syaikh Zaid al-Madkhali rahimahullah , dan asy-Syaikh โUbaid al-Jabiri hafizhahullah.
๐ Beliau juga penulis kitab โAts-Tsanaโ al-Badiโ min al-โUlama โala asy-Syaikh Rabiโโ yang sangat terkenal itu.
๐ http://daurahnasional.com/mengenal-asy-syaikh-dr-khalid-bin-dhahwi-azh-zhafiri-hafizhahullah/
ยคยคยคยคยคยคยคยคยคยค
๐ ๐ Channel Daurah Nasional "asy-Syari'ah" Ahlus Sunnah wal Jama'ah
โถ๏ธ https://tlgrm.me/daurahnasional
๐ป Situs Resmi http://daurahnasional.com
โขโขโขโขโขโขโขโขโขโขโขโขโขโขโขโขโขโขโขโขโขโขโขโขโขโขโขโขโข
โต๐ Nama beliau tidak asing lagi bagi para pemerhati Daurah Nasional Masyikh yang berlangsung di Masjid Manunggal Bantul Yogjakarta setiap tahunnya ini. Terlebih lagi, bagi kalangan Salafiyyin di Nusantara ini, beliau benar-benar akrab bagi mereka. Karena memang beliau senantiasa aktif dan rutin datang ke Indonesia dalam momen Daurah Nasional yang merupakan daurah Ahlus Sunnah terbesar di Indonesia, yang diberi nama Daurah โMiratsul Anbiyaโ, kemudian berganti nama menjadi Daurah "asy-Syari'ah", dan telah berjalan 13 kali Daurah. Sejak tahun 2006 M, asy-Syaikh Khalid azh-Zhafiri hampir tidak pernah โabsenโ.
๐ฅ Beliau adalah salah seorang โorang pentingโ di situs http://sahab.net , salah satu situs salafiyyin paling bergengsi di dunia. Yang senantiasa menegakkan dan membela manhaj salafy di muka bumi dalam tataran international. Menjawab dan meruntuhkan berbagai syubhat para pengusung kebatilan dan hizbiyyah pada masa ini.
๐ Asy-Syaikh Rabiโ bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah mengatakan, bahwa beliau (asy-Syaikh Khalid) termasuk duat ke jalan Allah, dan termasuk orang paling kuat dalam Salafiyyah. Beliau memiliki semangat yang besar dalam memberikan dorongan terhadap Salafiyyin, baik di negeri arab maupun luar arab.
๐๐ Asy-Syaikh Rabiโ juga menghimbau Salafiyyin untuk mengambil ilmu dari beliau. Sebaliknya barangsiapa yang selama ini mencela beliau, asy-Syaikh Rabiโ menasehatkan untuk menahan lisannya. Karena itu termasuk tindakan menghalangi dari jalan Allah.
โ Salah satu karya tulis beliau yang terkenal adalah, โIjmaโ al-โUlama โala al-Hajr wa at-Tahdzir min Ahlil Ahwaโโ yang dipuji oleh asy-Syaikh Rabiโ al-Madkhali hafizhahullah, asy-Syaikh Zaid al-Madkhali rahimahullah , dan asy-Syaikh โUbaid al-Jabiri hafizhahullah.
๐ Beliau juga penulis kitab โAts-Tsanaโ al-Badiโ min al-โUlama โala asy-Syaikh Rabiโโ yang sangat terkenal itu.
๐ http://daurahnasional.com/mengenal-asy-syaikh-dr-khalid-bin-dhahwi-azh-zhafiri-hafizhahullah/
ยคยคยคยคยคยคยคยคยคยค
๐ ๐ Channel Daurah Nasional "asy-Syari'ah" Ahlus Sunnah wal Jama'ah
โถ๏ธ https://tlgrm.me/daurahnasional
๐ป Situs Resmi http://daurahnasional.com
โขโขโขโขโขโขโขโขโขโขโขโขโขโขโขโขโขโขโขโขโขโขโขโขโขโขโขโขโข
๐ข๐ฅโ ๐บ HUKUM MENJAHRKAN (MENGERASKAN) BACAAN DZIKIR SETELAH SHALAT WAJIB
๐ Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah
๐ช Pertanyaan: Apa hukum menjahrkan bacaan dzikir setelah shalat wajib?
๐ Jawaban: Menjahrkan bacaan dzikir adalah sunnah, karena Nabi shallallahu 'alaihi was salam dahulu menjahrkannya, demikian juga dengan para shahabat. 'Abdullah bin 'Abbas radhiyallahu 'anhuma menuturkan:
"Mengeraskan suara dzikir ketika orang-orang usai dari shalat maktubah (wajib) dilakukan pada zaman Nabi shallallahu 'alaihi was salam."
โ๐ป Namun bila di sisimu ada yang sedang mengqadha shalatnya, maka di sini engkau jangan menjahrkannya karena akan mengacaukan dan merusak shalatnya.
โญ Penanya: Menjahrkan bacaan dzikir ini apakah setelah shalat fajar dan maghrib saja?
๐ Asy-Syaikh: Setelah shalat Fajar (Shubuh), Maghrib, juga setelah Zhuhur, 'Ashr, dan 'Isya. Semua shalat-shalat tersebut.
โญ Penanya: Apakah setelah shalat Fajar dan Maghrib mengucapkan bacaan ini sebanyak sepuluh kali:
ยซูุง ุฅูู ุฅูุง ุงููู ูุญุฏู ูุง ุดุฑูู ููุ ูู ุงูู ูู ููู ุงูุญู ุฏ ูุญูู ููู ูุช ููู ุนูู ูู ุดูุก ูุฏูุฑยป
โญ Apakah bacaan dzikir ini khusus hanya seusai shalat Maghrib dan Fajar saja?
๐ Jawab: Setelah Maghrib dan Fajar dibaca sebanyak sepuluh kali
ยซูุง ุฅูู ุฅูุง ุงููู ูุญุฏู ูุง ุดุฑูู ููุ ูู ุงูู ูู ููู ุงูุญู ุฏ ูุญูู ููู ูุช ููู ุนูู ูู ุดูุก ูุฏูุฑยป
adapun selainnya maka dibaca tiga kali.
๐ Sumber: Silsilatu Liqa'atil Babil Maftuh> Liqa'ul Babil Maftuh (233)
๐ Kunjungi || http://forumsalafy.net/hukum-menjahrkan-mengeraskan-bacaan-dzikir-setelah-shalat-wajib/
โช WhatsApp Salafy Indonesia
โฉ Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy
๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐
๐ Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah
๐ช Pertanyaan: Apa hukum menjahrkan bacaan dzikir setelah shalat wajib?
๐ Jawaban: Menjahrkan bacaan dzikir adalah sunnah, karena Nabi shallallahu 'alaihi was salam dahulu menjahrkannya, demikian juga dengan para shahabat. 'Abdullah bin 'Abbas radhiyallahu 'anhuma menuturkan:
"Mengeraskan suara dzikir ketika orang-orang usai dari shalat maktubah (wajib) dilakukan pada zaman Nabi shallallahu 'alaihi was salam."
โ๐ป Namun bila di sisimu ada yang sedang mengqadha shalatnya, maka di sini engkau jangan menjahrkannya karena akan mengacaukan dan merusak shalatnya.
โญ Penanya: Menjahrkan bacaan dzikir ini apakah setelah shalat fajar dan maghrib saja?
๐ Asy-Syaikh: Setelah shalat Fajar (Shubuh), Maghrib, juga setelah Zhuhur, 'Ashr, dan 'Isya. Semua shalat-shalat tersebut.
โญ Penanya: Apakah setelah shalat Fajar dan Maghrib mengucapkan bacaan ini sebanyak sepuluh kali:
ยซูุง ุฅูู ุฅูุง ุงููู ูุญุฏู ูุง ุดุฑูู ููุ ูู ุงูู ูู ููู ุงูุญู ุฏ ูุญูู ููู ูุช ููู ุนูู ูู ุดูุก ูุฏูุฑยป
โญ Apakah bacaan dzikir ini khusus hanya seusai shalat Maghrib dan Fajar saja?
๐ Jawab: Setelah Maghrib dan Fajar dibaca sebanyak sepuluh kali
ยซูุง ุฅูู ุฅูุง ุงููู ูุญุฏู ูุง ุดุฑูู ููุ ูู ุงูู ูู ููู ุงูุญู ุฏ ูุญูู ููู ูุช ููู ุนูู ูู ุดูุก ูุฏูุฑยป
adapun selainnya maka dibaca tiga kali.
๐ Sumber: Silsilatu Liqa'atil Babil Maftuh> Liqa'ul Babil Maftuh (233)
๐ Kunjungi || http://forumsalafy.net/hukum-menjahrkan-mengeraskan-bacaan-dzikir-setelah-shalat-wajib/
โช WhatsApp Salafy Indonesia
โฉ Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy
๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐
โโ โญ๏ธโญ๏ธโญ๏ธ โโโโโโโโโโโโ
๐ฝ Audio Informasi
Kajian Islam Ilmiyah
Asy-Syariah
- 13
@RadioRasyid
โโโโโโโ โญ๏ธโญ๏ธโญ๏ธ โโโโโโโ
โฌ๏ธโฌ๏ธโฌ๏ธโฌ๏ธโฌ๏ธโฌ๏ธโฌ๏ธโฌ๏ธโฌ๏ธโฌ๏ธ
๐ฝ Audio Informasi
Kajian Islam Ilmiyah
Asy-Syariah
- 13
@RadioRasyid
โโโโโโโ โญ๏ธโญ๏ธโญ๏ธ โโโโโโโ
โฌ๏ธโฌ๏ธโฌ๏ธโฌ๏ธโฌ๏ธโฌ๏ธโฌ๏ธโฌ๏ธโฌ๏ธโฌ๏ธ
๐๐ท๐ฅ๐บ SHALAT SYURUQ TETAP BERPAHALA WALAUPUN SETELAH KELUAR SEBENTAR UNTUK BERWUDHU
๐ Soal kedua dari fatwa no 20123
๐ช Pertanyaan: Jika seorang terus tetap berada di tempat shalatnya, dia berdzikir mengingat Allah setelah shalat fajar hingga terbit matahari untuk shalat dhuha. Akan tetapi dia berhadats (batal wudhunya) dan pergi berwudhu. Apakah di sini dia tergolong keluar dari masjid dan tidak mendapatkan pahala haji dan umrah jika kembali (ke masjid lagi) dan menunaikan shalat dhuha seperti yg disebutkan dalam hadits?
๐ Jawaban: Barang siapa yang tetap duduk di tempat shalatnya setelah menunaikan shalat subuh, berdzikir mengingat Allah hingga terbit matahari, kemudian dia batal wudhunya lalu dia keluar dari masjid untuk berwudhu. Kemudian ia kembali setelah berwudhu ke tempat shalatnya dalam waktu sebentar saja, dia tidak lama tinggal di luar masjid lalu dia shalat dua rakaat setelah matahari naik sepenggalah tombak.
๐๐ป Maka sesungguhnya keluarnya tersebut tidak berpengaruh dan tidak menghalangi untuk mendapatkan pahala yang besar yang dihasilkan dari ibadah tersebut in sya Allah taโala, yakni meraih pahala haji dan umrah sempurna dan kemenangan dengan surgaNya.
๐ Dan hal itu ditunjukkan oleh hadits yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik radhiyallahuโ anhu Rasulullah shallallahuโ alaihi wasallam bersabda:
โญ โBarangsiapa yang shalat subuh berjamaah kemudian dia duduk berdzikir mengingat Allah hingga terbit matahari kemudian ia mengerjakan shalat dua rakaat, maka baginya pahala haji dan umrah.โ
๐ Anas berkata: โBersabda Rasulullah shallallahuโ alaihi wasallam:
โญ โSempurna, sempurna sempurna.โ (HR. At-Tirmidzy dalam Al- Jaamiโ, beliau berkata hadits hasan gharib dan Ath-Thabrani meriwayatkan semisal itu dengan sanad yang bagus)
โ๐ป Hanya Allahlah yang memberikan taufiq. Semoga Shalawat dan salam terlimpah kepada Nabi kita Muhammad, keluarganya dan shahabatnya.
๐ Dewan tetap untuk Pembahasan Ilmiyah dan Fatwa
โ๐ป Ketua: Abdul Aziz bin Abdillah bin Baaz.
Wakil ketua : Abdul Aziz Alu Asy- Syaikh
Anggota: Abdullah bin Ghudayyan, Shalih Al-Fauzaan, Bakr Abu Zaid
๐ Sumber Artikel: http://www.alifta.net/Fatawa
๐ Kunjungan || http://forumsalafy.net/11923
โช WhatsApp Salafy Indonesia
โฉ Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy
๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐
๐ Soal kedua dari fatwa no 20123
๐ช Pertanyaan: Jika seorang terus tetap berada di tempat shalatnya, dia berdzikir mengingat Allah setelah shalat fajar hingga terbit matahari untuk shalat dhuha. Akan tetapi dia berhadats (batal wudhunya) dan pergi berwudhu. Apakah di sini dia tergolong keluar dari masjid dan tidak mendapatkan pahala haji dan umrah jika kembali (ke masjid lagi) dan menunaikan shalat dhuha seperti yg disebutkan dalam hadits?
๐ Jawaban: Barang siapa yang tetap duduk di tempat shalatnya setelah menunaikan shalat subuh, berdzikir mengingat Allah hingga terbit matahari, kemudian dia batal wudhunya lalu dia keluar dari masjid untuk berwudhu. Kemudian ia kembali setelah berwudhu ke tempat shalatnya dalam waktu sebentar saja, dia tidak lama tinggal di luar masjid lalu dia shalat dua rakaat setelah matahari naik sepenggalah tombak.
๐๐ป Maka sesungguhnya keluarnya tersebut tidak berpengaruh dan tidak menghalangi untuk mendapatkan pahala yang besar yang dihasilkan dari ibadah tersebut in sya Allah taโala, yakni meraih pahala haji dan umrah sempurna dan kemenangan dengan surgaNya.
๐ Dan hal itu ditunjukkan oleh hadits yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik radhiyallahuโ anhu Rasulullah shallallahuโ alaihi wasallam bersabda:
โญ โBarangsiapa yang shalat subuh berjamaah kemudian dia duduk berdzikir mengingat Allah hingga terbit matahari kemudian ia mengerjakan shalat dua rakaat, maka baginya pahala haji dan umrah.โ
๐ Anas berkata: โBersabda Rasulullah shallallahuโ alaihi wasallam:
โญ โSempurna, sempurna sempurna.โ (HR. At-Tirmidzy dalam Al- Jaamiโ, beliau berkata hadits hasan gharib dan Ath-Thabrani meriwayatkan semisal itu dengan sanad yang bagus)
โ๐ป Hanya Allahlah yang memberikan taufiq. Semoga Shalawat dan salam terlimpah kepada Nabi kita Muhammad, keluarganya dan shahabatnya.
๐ Dewan tetap untuk Pembahasan Ilmiyah dan Fatwa
โ๐ป Ketua: Abdul Aziz bin Abdillah bin Baaz.
Wakil ketua : Abdul Aziz Alu Asy- Syaikh
Anggota: Abdullah bin Ghudayyan, Shalih Al-Fauzaan, Bakr Abu Zaid
๐ Sumber Artikel: http://www.alifta.net/Fatawa
๐ Kunjungan || http://forumsalafy.net/11923
โช WhatsApp Salafy Indonesia
โฉ Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy
๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐
๐๐๐นโ๐ป AKIBAT MENINGGALKAN MAJLIS ILMU
๐ Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz rahimahullah
"ูุฅู ุงูุฅูุณุงู ุฅุฐุง ูุงู ูุง ูุญุถุฑ ุญููุงุช ุงูุนูู ุ ููุง ูุณู ุน ุงูุฎุทุจุ ููุง ูุนุชูู ุจู ุง ูููู ุนู ุฃูู ุงูุนูู ูุฅูู ูุฒุฏุงุฏ ุบููุฉุ ูุฑุจู ุง ููุณู ููุจู ุญุชู ูุทุจุน ุนูููุ ููุฎุชู ุนููู ููููู ู ู ุงูุบุงูููู". [ู ุฌู ูุน ูุชุงูู ุงุจู ุจุงุฒ - ุต324]
" Sungguh manusia jika tidak menghadiri majelis-majelis ilmu, tidak pula mendengarkan khutbah-khutbah ilmiyyah, tidak pula menaruh perhatian tehadap nukilan-nukilan dari Ahlul Ilmi. Pasti bertambahlah kelalaiannya. Bahkan akan mengakibatkan hatinya mengeras dan akhirnya menjadi hati yang mati. Lalu akhir hayatnya masih dalam kondisi demikian sampai pada akhirnya ia digolongkan sebagai orang-orang yang lalai ".
๐ Majmu' fatawa Ibnu Baz - 324
โช WhatsApp Salafy Indonesia
โฉ Channel Telegram : http://bit.ly/ForumSalafy
๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น
๐ Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz rahimahullah
"ูุฅู ุงูุฅูุณุงู ุฅุฐุง ูุงู ูุง ูุญุถุฑ ุญููุงุช ุงูุนูู ุ ููุง ูุณู ุน ุงูุฎุทุจุ ููุง ูุนุชูู ุจู ุง ูููู ุนู ุฃูู ุงูุนูู ูุฅูู ูุฒุฏุงุฏ ุบููุฉุ ูุฑุจู ุง ููุณู ููุจู ุญุชู ูุทุจุน ุนูููุ ููุฎุชู ุนููู ููููู ู ู ุงูุบุงูููู". [ู ุฌู ูุน ูุชุงูู ุงุจู ุจุงุฒ - ุต324]
" Sungguh manusia jika tidak menghadiri majelis-majelis ilmu, tidak pula mendengarkan khutbah-khutbah ilmiyyah, tidak pula menaruh perhatian tehadap nukilan-nukilan dari Ahlul Ilmi. Pasti bertambahlah kelalaiannya. Bahkan akan mengakibatkan hatinya mengeras dan akhirnya menjadi hati yang mati. Lalu akhir hayatnya masih dalam kondisi demikian sampai pada akhirnya ia digolongkan sebagai orang-orang yang lalai ".
๐ Majmu' fatawa Ibnu Baz - 324
โช WhatsApp Salafy Indonesia
โฉ Channel Telegram : http://bit.ly/ForumSalafy
๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น
๐บ๐๐ท ๐ KEUTAMAAN MENUNTUT ILMU
๐ Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata :
ยซุงููุฐุฉ ุงูุชู ุชุจูู ุจุนุฏ ุงูู ูุช ูุชููุน ูู ุงูุฃุฎุฑุฉ ูู ูุฐุฉ ุงูุนูู ุจุงููู ูุงูุนู ู ููยป [ู ุฌู ูุน ุงููุชุงูู ูกูฆูข/ูกูค]
" Kenikmatan yang abadi setelah kematian, dan bermanfaat kelak di hari akhirat adalah kelezatan ilmu tentang Allah dan amalan yang dikerjakan ikhlas untuk-Nya".
๐ Majmu' al-Fatawa (14/162)
โช๏ธ WhatsApp Salafy Indonesia
โฏ Channel Telegram : http://bit.ly/ForumSalafy
ใฐใฐใฐใฐใฐใฐใฐใฐ
๐ Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata :
ยซุงููุฐุฉ ุงูุชู ุชุจูู ุจุนุฏ ุงูู ูุช ูุชููุน ูู ุงูุฃุฎุฑุฉ ูู ูุฐุฉ ุงูุนูู ุจุงููู ูุงูุนู ู ููยป [ู ุฌู ูุน ุงููุชุงูู ูกูฆูข/ูกูค]
" Kenikmatan yang abadi setelah kematian, dan bermanfaat kelak di hari akhirat adalah kelezatan ilmu tentang Allah dan amalan yang dikerjakan ikhlas untuk-Nya".
๐ Majmu' al-Fatawa (14/162)
โช๏ธ WhatsApp Salafy Indonesia
โฏ Channel Telegram : http://bit.ly/ForumSalafy
ใฐใฐใฐใฐใฐใฐใฐใฐ
๐บ๐๐๐ท KEUTAMAAN MENUNTUT ILMU
๐ al-Hasan al-Bashri rahimahullah berkata :
"ู ู ุทูุจ ุงูุนูู ูุฑูุฏ ุจู ู ุง ุนูุฏ ุงููู ูุงู ุฎูุฑุงู ูู ู ู ุง ุทูุนุช ุนููู ุงูุดู ุณ." [ุดุฑุญ ุงูุณูุฉ ููุจุบูู 1/279]
" Barangsiapa yang menuntut ilmu dalam rangka ingin mendapatkan keutamaan yang ada disisi Allah, maka itu jauh lebih berharga dibanding dunia yang matahari senantiasa menyinarinya ".
๐ Syarhus Sunnah al-Baghawi (1/279)
โช๏ธ WhatsApp Salafy Indonesia
โฏ Channel Telegram : http://bit.ly/ForumSalafy
ใฐใฐใฐใฐใฐใฐใฐใฐใฐใฐ
๐ al-Hasan al-Bashri rahimahullah berkata :
"ู ู ุทูุจ ุงูุนูู ูุฑูุฏ ุจู ู ุง ุนูุฏ ุงููู ูุงู ุฎูุฑุงู ูู ู ู ุง ุทูุนุช ุนููู ุงูุดู ุณ." [ุดุฑุญ ุงูุณูุฉ ููุจุบูู 1/279]
" Barangsiapa yang menuntut ilmu dalam rangka ingin mendapatkan keutamaan yang ada disisi Allah, maka itu jauh lebih berharga dibanding dunia yang matahari senantiasa menyinarinya ".
๐ Syarhus Sunnah al-Baghawi (1/279)
โช๏ธ WhatsApp Salafy Indonesia
โฏ Channel Telegram : http://bit.ly/ForumSalafy
ใฐใฐใฐใฐใฐใฐใฐใฐใฐใฐ
๐บ๐๐๐ท KEUTAMAAN MENUNTUT ILMU
๐ Sufyan at-Tsaury rahimahullah berkata :
"ููุณ ุนู ู ุจุนุฏ ุงููุฑุงุฆุถ ุฃูุถู ู ู ุทูุจ ุงูุนูู ". [ุดุฑุญ ุงูุณูุฉ ููุจุบูู 1/279]
" Tidak ada amalan yang lebih baik setelah kewajiban-kewajiban yang melebihi keutamaan menuntut ilmu syar'i "
๐ Syarhus Sunnah al-Baghawy (1/279)
โช๏ธ WhatsApp Salafy Indonesia
โฏ Channel Telegram : http://bit.ly/ForumSalafy
ใฐใฐใฐใฐใฐใฐใฐใฐใฐ
๐ Sufyan at-Tsaury rahimahullah berkata :
"ููุณ ุนู ู ุจุนุฏ ุงููุฑุงุฆุถ ุฃูุถู ู ู ุทูุจ ุงูุนูู ". [ุดุฑุญ ุงูุณูุฉ ููุจุบูู 1/279]
" Tidak ada amalan yang lebih baik setelah kewajiban-kewajiban yang melebihi keutamaan menuntut ilmu syar'i "
๐ Syarhus Sunnah al-Baghawy (1/279)
โช๏ธ WhatsApp Salafy Indonesia
โฏ Channel Telegram : http://bit.ly/ForumSalafy
ใฐใฐใฐใฐใฐใฐใฐใฐใฐ
โ๐ป๐๐บโ KEUTAMAAN ILMU ATAS HARTA
๐ Berkata Ibnul Qoyyim rahimahullah:
โญ Keutamaan ilmu atas harta bisa diketahui dari beberapa sisi diantaranya:
โญ Ilmu merupakan warisan para Nabi, dan harta merupakan warisan para raja dan hartawan.
โญ Ilmu menjaga pemiliknya, dan pemilik harta menjaga hartanya.
โญ Harta berkurang dengan pemberian, dan ilmu bertambah dengan pemberian.
โญ Pemilik harta kalau meninggal dunia berpisah dengan hartanya, dan ilmu masuk ke kuburan bersama pemiliknya.
โญ Ilmu menghakimi harta, dan harta tidak bisa menghakimi ilmu.
โญ Harta ada pada orang yang beriman dan kafir, orang baik dan buruk, sedangkan ilmu yang bermanfaat tidak ada kecuali pada orang yang beriman.
โญ Pemilik ilmu membutuhkannya para raja dan orang-orang yang di bawahnya, dan pemilik harta tak lain membutuhkannya orang-orang yang tidak punya dan tidak mampu saja.
โญ Jiwa menjadi mulia dan suci dengan mengumpulkan ilmu -hal ini dikarenakan kesempurnaan dan kemuliyaan ilmu- , adapun harta tidak menyucikannya, tidak menyempurnakannya, tidak pula menambah sifat kesempurnaan, bahkan jiwa menjadi rendah, kotor, dan bakhil dengan mengumpulkannya dan tamak padanya, maka ketamakan terhadap ilmu adalah kesempurnaan ilmu itu sendiri dan ketamakan terhadap harta merupakan kekurangan harta itu sendiri.
โญ Harta menyeru ke perbuatan melampaui batas, berbangga-bangga dan bermegah-megahan, sedangkan ilmu menyeru ke perbuatan merendahkan diri dan penghambaan, dan harta menyeru ke sifat para raja sedangkan ilmu menyeru ke sifat para hamba.
โญ Ilmu menarik dan menghantarkan makhluk ke kebahagiaan yang dia diciptakan karenanya, dan harta menghalangi makhluk dari kebahagiaannya.
โญ Cinta ilmu dan penuntutannya asal dari semua ketaatan, dan cinta dunia dan harta serta penuntutannya asal dari semua kejelekan.
โญ Harga diri orang yang kaya dinilai dari hartanya, dan dia tegak dengan hartanya, maka jika hilang hartanya hilang pula harga dirinya, sedangkan harga diri orang yang berilmu dinilai dari ilmunya dan selalu ada, bahkan bertambah dengan berlipat ganda.
โญ Tidaklah seseorangpun mentaati Allah kecuali dengan ilmu, dan kebanyakan yang memaksiati Allah, tak lain memaksiati-Nya dengan harta.
โญ Orang yang berilmu menyeru manusia kepada Allah dengan ilmunya dan keadaannya, dan orang yang berharta menyeru manusia ke dunia dengan keadaannya dan hartanya.
โญ Kaya harta kebanyakannya merupakan sebab kebinasaan pemiliknya, dan sesungguhnya itu perkara yang dicintai jiwa, maka jika jiwa melihat orang yang mengutamakan perkara yang dicintai dari dirinya, maka dia akan mengusahakan dalam kebinasaannya, seperti kenyataan yang ada. Adapun kaya ilmu sebab kehidupan seseorang dan kehidupan selainnya, dan manusia jika melihat orang yang menuntut dan mengutamakan ilmu atas mereka, maka mereka mencintainya, melayaninya dan memuliyakannya.
โญ Harta akan dipuji pemiliknya dengan mengosongkan dan mengeluarkannya, dan ilmu dipuji dengan berhias dan bersifat dengannya.
โญ Orang yang kaya harta harus berpisah dengan kekayaannya, maka dia tersiksa dan tersakiti ketika berpisah dengannya, orang yang kaya ilmu tidak akan sirna ilmu itu darinya, sehingga dia tidak tersiksa dan tersakiti, maka kelezatan kaya harta terputus, sirna dan berakibat kepedihan, sedangkan kelezatan kaya ilmu tetap ada, terus menerus dan tidak berakibat kepedihan.
๐ (Miftah Daris Saโadah 1/418-421)
๐ Kunjungi || http://forumsalafy.net/keutamaan-ilmu-atas-harta/
โช WhatsApp Salafy Indonesia
โฉ Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy
๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐
๐ Berkata Ibnul Qoyyim rahimahullah:
โญ Keutamaan ilmu atas harta bisa diketahui dari beberapa sisi diantaranya:
โญ Ilmu merupakan warisan para Nabi, dan harta merupakan warisan para raja dan hartawan.
โญ Ilmu menjaga pemiliknya, dan pemilik harta menjaga hartanya.
โญ Harta berkurang dengan pemberian, dan ilmu bertambah dengan pemberian.
โญ Pemilik harta kalau meninggal dunia berpisah dengan hartanya, dan ilmu masuk ke kuburan bersama pemiliknya.
โญ Ilmu menghakimi harta, dan harta tidak bisa menghakimi ilmu.
โญ Harta ada pada orang yang beriman dan kafir, orang baik dan buruk, sedangkan ilmu yang bermanfaat tidak ada kecuali pada orang yang beriman.
โญ Pemilik ilmu membutuhkannya para raja dan orang-orang yang di bawahnya, dan pemilik harta tak lain membutuhkannya orang-orang yang tidak punya dan tidak mampu saja.
โญ Jiwa menjadi mulia dan suci dengan mengumpulkan ilmu -hal ini dikarenakan kesempurnaan dan kemuliyaan ilmu- , adapun harta tidak menyucikannya, tidak menyempurnakannya, tidak pula menambah sifat kesempurnaan, bahkan jiwa menjadi rendah, kotor, dan bakhil dengan mengumpulkannya dan tamak padanya, maka ketamakan terhadap ilmu adalah kesempurnaan ilmu itu sendiri dan ketamakan terhadap harta merupakan kekurangan harta itu sendiri.
โญ Harta menyeru ke perbuatan melampaui batas, berbangga-bangga dan bermegah-megahan, sedangkan ilmu menyeru ke perbuatan merendahkan diri dan penghambaan, dan harta menyeru ke sifat para raja sedangkan ilmu menyeru ke sifat para hamba.
โญ Ilmu menarik dan menghantarkan makhluk ke kebahagiaan yang dia diciptakan karenanya, dan harta menghalangi makhluk dari kebahagiaannya.
โญ Cinta ilmu dan penuntutannya asal dari semua ketaatan, dan cinta dunia dan harta serta penuntutannya asal dari semua kejelekan.
โญ Harga diri orang yang kaya dinilai dari hartanya, dan dia tegak dengan hartanya, maka jika hilang hartanya hilang pula harga dirinya, sedangkan harga diri orang yang berilmu dinilai dari ilmunya dan selalu ada, bahkan bertambah dengan berlipat ganda.
โญ Tidaklah seseorangpun mentaati Allah kecuali dengan ilmu, dan kebanyakan yang memaksiati Allah, tak lain memaksiati-Nya dengan harta.
โญ Orang yang berilmu menyeru manusia kepada Allah dengan ilmunya dan keadaannya, dan orang yang berharta menyeru manusia ke dunia dengan keadaannya dan hartanya.
โญ Kaya harta kebanyakannya merupakan sebab kebinasaan pemiliknya, dan sesungguhnya itu perkara yang dicintai jiwa, maka jika jiwa melihat orang yang mengutamakan perkara yang dicintai dari dirinya, maka dia akan mengusahakan dalam kebinasaannya, seperti kenyataan yang ada. Adapun kaya ilmu sebab kehidupan seseorang dan kehidupan selainnya, dan manusia jika melihat orang yang menuntut dan mengutamakan ilmu atas mereka, maka mereka mencintainya, melayaninya dan memuliyakannya.
โญ Harta akan dipuji pemiliknya dengan mengosongkan dan mengeluarkannya, dan ilmu dipuji dengan berhias dan bersifat dengannya.
โญ Orang yang kaya harta harus berpisah dengan kekayaannya, maka dia tersiksa dan tersakiti ketika berpisah dengannya, orang yang kaya ilmu tidak akan sirna ilmu itu darinya, sehingga dia tidak tersiksa dan tersakiti, maka kelezatan kaya harta terputus, sirna dan berakibat kepedihan, sedangkan kelezatan kaya ilmu tetap ada, terus menerus dan tidak berakibat kepedihan.
๐ (Miftah Daris Saโadah 1/418-421)
๐ Kunjungi || http://forumsalafy.net/keutamaan-ilmu-atas-harta/
โช WhatsApp Salafy Indonesia
โฉ Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy
๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐
โ๐ป๐๐บ Bagi antum yang sedang Melakukan safar, jangan lupa baca faedah Ilmiyah di bawah ini
๐ Kunjungi || http://forumsalafy.net/membingkai-safar-dengan-doa/
โช WhatsApp Salafy Indonesia
โฉ Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy
๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐
๐ Kunjungi || http://forumsalafy.net/membingkai-safar-dengan-doa/
โช WhatsApp Salafy Indonesia
โฉ Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy
๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐
โ๐ป๐ท๐ฅ๐ SEBERAPA JAUH KEBENARAN TEMPAT KUBURNYA NABI YUNUS
๐ Asy Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz ุฑุญู ู ุงููู
๐ช Asy-Syaikh yang mulia, berkaitan dengan kebenaran posisi kubur Nabi Yunus alaihis salam, apakah benar terletak di Iraq?
๐ Jawab : Adapun Nabiyullah Yunus โalaihis salaam maka tidak diketahui kuburnya, dan (berita) ini tidak benar. Bahkan seluruh kubur para Nabi itu tidak diketahui, selain kubur Nabi kita โalaihish-shalaatu wassalam. Maka kubur beliau telah maklum ada di rumah beliau di Madinah โalaihisha-shalaatu wassalam. Demikian juga kubur Al-Khalil Ibrahim juga sudah maklum berada di Gua di sana di kota Al-Khalil (Hebron) di Palestina.
โ Adapun selain keduanya, para Ulama telah menjelaskan kalau mereka (para Nabi) itu tidak diketahui kubur mereka. Dan barang siapa yang mengaku-ngaku kalau ini adalah kuburnya (nabi) fulan, atau kubur (nabi) fulan, maka itu adalah kedustaan yang tidak ada dalilnya dan tidak ada kebenarannya. Dan pengakuan kalau kubur Yunus itu ada di Nainawa atau di tempat tertentu, maka itu tidak ada dalilnya. Dan semestinya hal ini diketahui.
๐๐ป Seandainya diketahui posisinya, itupun tidak boleh menjadi tempat mencari barakah, berdoa atau nadzar untuknya dan yang lainnya dari macam-macam ibadah. Karena ibadah itu adalah hak Allah semata, maka sedikitpun tidak boleh diselewengkan kepada selain Allah dengan kesepakatan kaum muslimin.
๐ Sumber: http://www.binbaz.org.sa/node/8608
๐ Kunjungi || http://forumsalafy.net/?p=11923
โช WhatsApp Salafy Indonesia
โฉ Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy
๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐
๐ Asy Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz ุฑุญู ู ุงููู
๐ช Asy-Syaikh yang mulia, berkaitan dengan kebenaran posisi kubur Nabi Yunus alaihis salam, apakah benar terletak di Iraq?
๐ Jawab : Adapun Nabiyullah Yunus โalaihis salaam maka tidak diketahui kuburnya, dan (berita) ini tidak benar. Bahkan seluruh kubur para Nabi itu tidak diketahui, selain kubur Nabi kita โalaihish-shalaatu wassalam. Maka kubur beliau telah maklum ada di rumah beliau di Madinah โalaihisha-shalaatu wassalam. Demikian juga kubur Al-Khalil Ibrahim juga sudah maklum berada di Gua di sana di kota Al-Khalil (Hebron) di Palestina.
โ Adapun selain keduanya, para Ulama telah menjelaskan kalau mereka (para Nabi) itu tidak diketahui kubur mereka. Dan barang siapa yang mengaku-ngaku kalau ini adalah kuburnya (nabi) fulan, atau kubur (nabi) fulan, maka itu adalah kedustaan yang tidak ada dalilnya dan tidak ada kebenarannya. Dan pengakuan kalau kubur Yunus itu ada di Nainawa atau di tempat tertentu, maka itu tidak ada dalilnya. Dan semestinya hal ini diketahui.
๐๐ป Seandainya diketahui posisinya, itupun tidak boleh menjadi tempat mencari barakah, berdoa atau nadzar untuknya dan yang lainnya dari macam-macam ibadah. Karena ibadah itu adalah hak Allah semata, maka sedikitpun tidak boleh diselewengkan kepada selain Allah dengan kesepakatan kaum muslimin.
๐ Sumber: http://www.binbaz.org.sa/node/8608
๐ Kunjungi || http://forumsalafy.net/?p=11923
โช WhatsApp Salafy Indonesia
โฉ Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy
๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐