✋🏻⛔⚠️❌ MAKHLUK BERNYAWA YANG PALING BURUK DI SISI ALLAH
✍🏻 Allah subhanahu wa ta'ala berfirman,
اِنَّ شَرَّ الدَّوَآبِّ عِنْدَ اللَّهِ الَّذِينَ كَفَرُوا فَهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ
Sesungguhnya makhluk bergerak yang bernyawa yang paling buruk di sisi Allah ialah orang-orang kafir, mereka yang tidak beriman.
📚 QS. Al-Anfal ayat 55
⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/ForumSalafy
💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎
✍🏻 Allah subhanahu wa ta'ala berfirman,
اِنَّ شَرَّ الدَّوَآبِّ عِنْدَ اللَّهِ الَّذِينَ كَفَرُوا فَهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ
Sesungguhnya makhluk bergerak yang bernyawa yang paling buruk di sisi Allah ialah orang-orang kafir, mereka yang tidak beriman.
📚 QS. Al-Anfal ayat 55
⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/ForumSalafy
💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎
✋🏻❌⛔⚠️ JENIS HIASAN MASJID YANG DIBENCI
✍🏻 Syaikh Abdullah bin Abdirahman Alu Basam rahimahullah mengatakan,
كراهة تزويق المساجد، ونقشها، والكتابة فيها، لما يجلبه من اشتغال المصلين في النظر إليها.
Termasuk hal yang dibenci adalah menghiasi masjid secara berlebihan, membuat ukiran-ukiran di dalamnya, dan membuat kaligrafi di dinding masjid. Sebab, hal tersebut dapat menyibukkan orang yang sedang shalat (membuat tidak khusyuk) ketika memandanginya.
📚 Taisirul Allam hlm. 261
⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/ForumSalafy
💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎
✍🏻 Syaikh Abdullah bin Abdirahman Alu Basam rahimahullah mengatakan,
كراهة تزويق المساجد، ونقشها، والكتابة فيها، لما يجلبه من اشتغال المصلين في النظر إليها.
Termasuk hal yang dibenci adalah menghiasi masjid secara berlebihan, membuat ukiran-ukiran di dalamnya, dan membuat kaligrafi di dinding masjid. Sebab, hal tersebut dapat menyibukkan orang yang sedang shalat (membuat tidak khusyuk) ketika memandanginya.
📚 Taisirul Allam hlm. 261
⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/ForumSalafy
💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎
🌉🚊🚂⛵️ PANJANG ANGAN-ANGAN MEMBUAT LUPA KEMATIAN
✍🏻 Ibnu Rajab al-Hanbali rahimahullah mengatakan,
غفلة الإنسان عن الموت مع أنه لا بد له منه من العجب، والموجب له طول الأمل.
Kelalaian seseorang dari kematian, padahal pasti ia akan merasakannya, merupakan hal yang mencengangkan. Penyebabnya adalah panjang angan-angan.
📚 Lathaif al-Ma'arif hlm. 126
⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/ForumSalafy
💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎
✍🏻 Ibnu Rajab al-Hanbali rahimahullah mengatakan,
غفلة الإنسان عن الموت مع أنه لا بد له منه من العجب، والموجب له طول الأمل.
Kelalaian seseorang dari kematian, padahal pasti ia akan merasakannya, merupakan hal yang mencengangkan. Penyebabnya adalah panjang angan-angan.
📚 Lathaif al-Ma'arif hlm. 126
⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/ForumSalafy
💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎
✋🏻📢🍃💐 NASIHAT SEBELUM TIDUR
Dari Umar bin Dzar rahimahullah, dari Mujahid rahimahullah, beliau berkata,
إذا أراد أحدكم أن ينام فليستقبل القبلة ولينم على يمينه وليذكر اللّٰه وليكن آخر كلامه عند منامه: لا إله إلا الله؛ فإنّها وفاء لا يدري لعلّها تكون منيّته، ثمّ قرأ: ((وهو الذي يتوفّٰكم بالليل))
"Jika salah seorang kalian hendak tidur, jadikanlah kiblat sebagai arah (tubuh) kalian, tidurlah pada sisi kanannya, berzikirlah kepada Allah, dan jadikan 'Laa Ilaha illallah' sebagai ucapan terakhir menjelang tidurnya. Sesungguhnya kalimat ini adalah pemenuhan (terhadap janji), ia tidak tahu barangkali setelah itu adalah kematiannya."
Kemudian Mujahid membaca ayat,
وَ هُوَ الَّذِي يَتَوَفّىٰكم بالّيل
"Dan Dialah yang mewafatkan kalian di malam hari." (Al-An'am: 60)
📚 Shifatush Shafwah, hlm. 300
⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/ForumSalafy
💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎
Dari Umar bin Dzar rahimahullah, dari Mujahid rahimahullah, beliau berkata,
إذا أراد أحدكم أن ينام فليستقبل القبلة ولينم على يمينه وليذكر اللّٰه وليكن آخر كلامه عند منامه: لا إله إلا الله؛ فإنّها وفاء لا يدري لعلّها تكون منيّته، ثمّ قرأ: ((وهو الذي يتوفّٰكم بالليل))
"Jika salah seorang kalian hendak tidur, jadikanlah kiblat sebagai arah (tubuh) kalian, tidurlah pada sisi kanannya, berzikirlah kepada Allah, dan jadikan 'Laa Ilaha illallah' sebagai ucapan terakhir menjelang tidurnya. Sesungguhnya kalimat ini adalah pemenuhan (terhadap janji), ia tidak tahu barangkali setelah itu adalah kematiannya."
Kemudian Mujahid membaca ayat,
وَ هُوَ الَّذِي يَتَوَفّىٰكم بالّيل
"Dan Dialah yang mewafatkan kalian di malam hari." (Al-An'am: 60)
📚 Shifatush Shafwah, hlm. 300
⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/ForumSalafy
💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎
✋🏻⛔⚠️🔊 PERINGATAN NABI TENTANG NERAKA
Dari sahabat yang mulia Nu’man bin Basyir radhiyallahu ‘anhu, dia mendengar Nabi berkhotbah,
أَنذرتُكم النارَ، أنذرتُكم النَّارَ حتى لو أنَّ رجلًا كان بالسوقِ لسمعه من مَقامي هذا؛ حتى وقعتْ خميصةٌ كانت على عاتقِه عند رجلَيه.
"Aku peringatkan kalian dari neraka! Aku peringatkan kalian dari neraka!"
Seandainya ada seseorang yang berada di pasar, sungguh dia akan mendengarnya dari tempatku ini. Dia (Nu’man) berkata, "Hingga jatuh pakaian beliau yang ada di pundaknya di sisi kedua kakinya."
📚 Hadits sahih, dinilai sahih oleh Imam al-Albani rahimahullah dalam Shahih at-Targhib no. 3659.
⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/ForumSalafy
💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎
Dari sahabat yang mulia Nu’man bin Basyir radhiyallahu ‘anhu, dia mendengar Nabi berkhotbah,
أَنذرتُكم النارَ، أنذرتُكم النَّارَ حتى لو أنَّ رجلًا كان بالسوقِ لسمعه من مَقامي هذا؛ حتى وقعتْ خميصةٌ كانت على عاتقِه عند رجلَيه.
"Aku peringatkan kalian dari neraka! Aku peringatkan kalian dari neraka!"
Seandainya ada seseorang yang berada di pasar, sungguh dia akan mendengarnya dari tempatku ini. Dia (Nu’man) berkata, "Hingga jatuh pakaian beliau yang ada di pundaknya di sisi kedua kakinya."
📚 Hadits sahih, dinilai sahih oleh Imam al-Albani rahimahullah dalam Shahih at-Targhib no. 3659.
⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/ForumSalafy
💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎
🌹🌷💐🍃 MENGHARAP KEBAIKAN SAAT ISTIRAHAT
Sahabat Mu'adz bin Jabal radhiyallahu anhu berkata,
إنّي لأحْتَسِبُ في نَومَتِيْ كما أحتسب في قومَتِي
"Sesungguhnya aku mengharapkan pahala pada tidurku sebagaimana aku mengharapkan pahala saat shalat malamku."
📚 Mukhtashar Minhajul Qashidin, hlm. 59
⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/ForumSalafy
💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎
Sahabat Mu'adz bin Jabal radhiyallahu anhu berkata,
إنّي لأحْتَسِبُ في نَومَتِيْ كما أحتسب في قومَتِي
"Sesungguhnya aku mengharapkan pahala pada tidurku sebagaimana aku mengharapkan pahala saat shalat malamku."
📚 Mukhtashar Minhajul Qashidin, hlm. 59
⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/ForumSalafy
💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎
🍃💐🌷🌹 JANGAN DIKIRA SIA-SIA
أَفَحَسِبْتُمْ أَنَّمَا خَلَقْنَٰكُمْ عَبَثًا وَأَنَّكُمْ إِلَيْنَا لَا تُرْجَعُونَ
“Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?”
📚 QS. Al-Mu'minun ayat 115
⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/ForumSalafy
💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎
أَفَحَسِبْتُمْ أَنَّمَا خَلَقْنَٰكُمْ عَبَثًا وَأَنَّكُمْ إِلَيْنَا لَا تُرْجَعُونَ
“Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?”
📚 QS. Al-Mu'minun ayat 115
⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/ForumSalafy
💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎
✋🏻❌⚠️⛔ JANGAN TERTIPU !
✍🏻 Abu Ali ar-Raudzabari rahimahullah berkata,
مِنَ الإغْتِرَارِ أن تسيء، فيحسن إليك، فتترك التوبة، توهماً أنّك تسامح في العقوبات.
"Ketertipuan adalah engkau berbuat jahat lalu Dia (Allah) membalasmu dengan kebaikan, tetapi engkau tak kunjung bertobat. Engkau mengira bahwa dirimu terbebas dari hukuman."
📚 Shaidul Khathir, hlm. 9
⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/ForumSalafy
💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎
✍🏻 Abu Ali ar-Raudzabari rahimahullah berkata,
مِنَ الإغْتِرَارِ أن تسيء، فيحسن إليك، فتترك التوبة، توهماً أنّك تسامح في العقوبات.
"Ketertipuan adalah engkau berbuat jahat lalu Dia (Allah) membalasmu dengan kebaikan, tetapi engkau tak kunjung bertobat. Engkau mengira bahwa dirimu terbebas dari hukuman."
📚 Shaidul Khathir, hlm. 9
⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/ForumSalafy
💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎
🌺🌱🌷🌸 UNTAIAN WASIAT IBNU ADHAM
✍🏻 Ibrahim bin Adham menulis secarik surat kepada Sufyan ats-Tsauri rahimahumallah,
من عرف ما يطلب هان عليه ما يبذل، من أطلق بصره طال أسفه، ومن طال أمله ساء عمله، ومن أطلق لسانه قتل نفسه.
Siapa yang tahu hakikat perkara yang sedang ia cari, akan menjadi ringan usaha yang ia kerahkan. Siapa yang mengumbar matanya, akan panjang penyesalannya. Siapa yang panjang angan-angannya, amalannya akan menjadi jelek. Dan siapa yang membiarkan lisannya, dia telah membunuh dirinya sendiri.
📚 Thabaqat as-Sulami no. 36
⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/ForumSalafy
💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎
✍🏻 Ibrahim bin Adham menulis secarik surat kepada Sufyan ats-Tsauri rahimahumallah,
من عرف ما يطلب هان عليه ما يبذل، من أطلق بصره طال أسفه، ومن طال أمله ساء عمله، ومن أطلق لسانه قتل نفسه.
Siapa yang tahu hakikat perkara yang sedang ia cari, akan menjadi ringan usaha yang ia kerahkan. Siapa yang mengumbar matanya, akan panjang penyesalannya. Siapa yang panjang angan-angannya, amalannya akan menjadi jelek. Dan siapa yang membiarkan lisannya, dia telah membunuh dirinya sendiri.
📚 Thabaqat as-Sulami no. 36
⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/ForumSalafy
💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎
💐🌷🌹🍃 ZIKIR AKAN MELUNAKAN HATI
شكا رجل إلى الحسن قساوة قلبه فقال: ادنه من الذكر.
Seseorang mengeluh kepada al-Hasan perihal kerasnya kalbu. Beliau mengatakan, "Dekatkan kalbumu dengan zikir kepada Allah."
📚 Lathaiful Ma'arif hlm. 48
⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/ForumSalafy
💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎
شكا رجل إلى الحسن قساوة قلبه فقال: ادنه من الذكر.
Seseorang mengeluh kepada al-Hasan perihal kerasnya kalbu. Beliau mengatakan, "Dekatkan kalbumu dengan zikir kepada Allah."
📚 Lathaiful Ma'arif hlm. 48
⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/ForumSalafy
💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎
☝🏻✅🌹🌷📑 KEWAJIBAN BERTAUBAT KEPADA ALLAH DAN MERENDAHKAN DIRI DI HADAPAN-NYA KETIKA DATANG MUSIBAH
Allah subhanahu wa ta'ala dengan hikmah-Nya yang mendalam menguji hamba-Nya dengan kesenangan dan penderitaan untuk menguji kesabaran dan syukur mereka.
Barangsiapa bersabar ketika mendapat musibah dan bersyukur ketika mendapat nikmat serta bersimpuh di hadapan-Nya saat mendapat cobaan, dengan mengadu kepada-Nya akan dosa dan kekurangannya serta memohon rahmat dan ampunan-Nya, sungguh ia telah beruntung dan meraih kesudahan yang baik.
Allah subhanahu wa ta'ala berfirman:
وَبَلَوۡنَٰهُم بِٱلۡحَسَنَٰتِ وَٱلسَّئَِّاتِ لَعَلَّهُمۡ يَرۡجِعُونَ
“Dan Kami uji mereka dengan (nikmat) yang baik-baik dan (bencana) yang jelek-jelek agar mereka kembali (kepada kebenaran).” (Al-A’raf: 168)
Dan firman-Nya:
ظَهَرَ ٱلۡفَسَادُ فِي ٱلۡبَرِّ وَٱلۡبَحۡرِ بِمَا كَسَبَتۡ أَيۡدِي ٱلنَّاسِ لِيُذِيقَهُم بَعۡضَ ٱلَّذِي عَمِلُواْ لَعَلَّهُمۡ يَرۡجِعُونَ
“Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).” (Ar-Ruum: 41)
Yang dimaksud dengan kebaikan di sini adalah nikmat seperti kesuburan, kemakmuran, kesehatan, dimenangkan atas musuh dan semisalnya.
Sedangkan yang dimaksud dengan kejelekan adalah musibah seperti penyakit, dikuasai oleh musuh, gempa, angin topan, banjir yang menghancurkan dan semisalnya.
Allah subhanahu wa ta'ala menguji dengan itu semua agar manusia kembali ke jalan yang benar, segera bertaubat dari dosa dan bergegas menuju ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya.
Karena kekufuran dan maksiat adalah sumber segala bencana di dunia dan di akhirat. Adapun beriman kepada Allah subhanahu wa ta'ala menaati Rasul-Nya dan berpegang teguh dengan syariat-Nya adalah sumber kemuliaan dunia dan akhirat. Allah subhanahu wa ta'ala memerintahkan hamba-Nya untuk bertaubat kepada-Nya di saat turunnya musibah.
Allah subhanahu wa ta'ala berfirman:
وَلَقَدۡ أَرۡسَلۡنَآ إِلَىٰٓ أُمَمٍ مِّن قَبۡلِكَ فَأَخَذۡنَٰهُم بِٱلۡبَأۡسَآءِ وَٱلضَّرَّآءِ لَعَلَّهُمۡ يَتَضَرَّعُونَ ٤٢ فَلَوۡلَآ إِذۡ جَآءَهُم بَأۡسُنَا تَضَرَّعُواْ وَلَٰكِن قَسَتۡ قُلُوبُهُمۡ وَزَيَّنَ لَهُمُ ٱلشَّيۡطَٰنُ مَا كَانُواْ يَعۡمَلُونَ ٤٣
“Dan sesungguhnya Kami telah mengutus (rasul-rasul) kepada umat-umat sebelum kamu, kemudian Kami siksa mereka dengan (menimpakan) kesengsaraan dan kemelaratan supaya mereka bermohon (kepada Allah) dengan tunduk merendahkan diri. Maka mengapa mereka tidak memohon (kepada Allah) dengan tunduk merendahkan diri ketika datang siksaan Kami kepada mereka, bahkan hati mereka telah menjadi keras dan setan pun menampakkan kepada mereka kebagusan apa yang selalu mereka kerjakan.” (Al-An’am: 42—43)
Telah shahih riwayat dari Amirul Mukminin Umar bin Abdul ‘Aziz rahimahullah bahwa beliau menulis surat kepada para gubernurnya ketika terjadi gempa di zamannya.
Beliau menyuruh mereka untuk memerintahkan kaum muslimin supaya bertaubat kepada Allah subhanahu wa ta'ala, merendahkan diri di hadapan-Nya, dan beristighfar dari dosa-dosa.
(Lihat Majmu’ Fatawa Asy-Syaikh Ibnu Baz, 2/126—129)
🌍 Sumber || https://asysyariah.com/pelipur-lara-saat-musibah-dan-bencana/
⚪️ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/forumsalafy
💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎
Allah subhanahu wa ta'ala dengan hikmah-Nya yang mendalam menguji hamba-Nya dengan kesenangan dan penderitaan untuk menguji kesabaran dan syukur mereka.
Barangsiapa bersabar ketika mendapat musibah dan bersyukur ketika mendapat nikmat serta bersimpuh di hadapan-Nya saat mendapat cobaan, dengan mengadu kepada-Nya akan dosa dan kekurangannya serta memohon rahmat dan ampunan-Nya, sungguh ia telah beruntung dan meraih kesudahan yang baik.
Allah subhanahu wa ta'ala berfirman:
وَبَلَوۡنَٰهُم بِٱلۡحَسَنَٰتِ وَٱلسَّئَِّاتِ لَعَلَّهُمۡ يَرۡجِعُونَ
“Dan Kami uji mereka dengan (nikmat) yang baik-baik dan (bencana) yang jelek-jelek agar mereka kembali (kepada kebenaran).” (Al-A’raf: 168)
Dan firman-Nya:
ظَهَرَ ٱلۡفَسَادُ فِي ٱلۡبَرِّ وَٱلۡبَحۡرِ بِمَا كَسَبَتۡ أَيۡدِي ٱلنَّاسِ لِيُذِيقَهُم بَعۡضَ ٱلَّذِي عَمِلُواْ لَعَلَّهُمۡ يَرۡجِعُونَ
“Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).” (Ar-Ruum: 41)
Yang dimaksud dengan kebaikan di sini adalah nikmat seperti kesuburan, kemakmuran, kesehatan, dimenangkan atas musuh dan semisalnya.
Sedangkan yang dimaksud dengan kejelekan adalah musibah seperti penyakit, dikuasai oleh musuh, gempa, angin topan, banjir yang menghancurkan dan semisalnya.
Allah subhanahu wa ta'ala menguji dengan itu semua agar manusia kembali ke jalan yang benar, segera bertaubat dari dosa dan bergegas menuju ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya.
Karena kekufuran dan maksiat adalah sumber segala bencana di dunia dan di akhirat. Adapun beriman kepada Allah subhanahu wa ta'ala menaati Rasul-Nya dan berpegang teguh dengan syariat-Nya adalah sumber kemuliaan dunia dan akhirat. Allah subhanahu wa ta'ala memerintahkan hamba-Nya untuk bertaubat kepada-Nya di saat turunnya musibah.
Allah subhanahu wa ta'ala berfirman:
وَلَقَدۡ أَرۡسَلۡنَآ إِلَىٰٓ أُمَمٍ مِّن قَبۡلِكَ فَأَخَذۡنَٰهُم بِٱلۡبَأۡسَآءِ وَٱلضَّرَّآءِ لَعَلَّهُمۡ يَتَضَرَّعُونَ ٤٢ فَلَوۡلَآ إِذۡ جَآءَهُم بَأۡسُنَا تَضَرَّعُواْ وَلَٰكِن قَسَتۡ قُلُوبُهُمۡ وَزَيَّنَ لَهُمُ ٱلشَّيۡطَٰنُ مَا كَانُواْ يَعۡمَلُونَ ٤٣
“Dan sesungguhnya Kami telah mengutus (rasul-rasul) kepada umat-umat sebelum kamu, kemudian Kami siksa mereka dengan (menimpakan) kesengsaraan dan kemelaratan supaya mereka bermohon (kepada Allah) dengan tunduk merendahkan diri. Maka mengapa mereka tidak memohon (kepada Allah) dengan tunduk merendahkan diri ketika datang siksaan Kami kepada mereka, bahkan hati mereka telah menjadi keras dan setan pun menampakkan kepada mereka kebagusan apa yang selalu mereka kerjakan.” (Al-An’am: 42—43)
Telah shahih riwayat dari Amirul Mukminin Umar bin Abdul ‘Aziz rahimahullah bahwa beliau menulis surat kepada para gubernurnya ketika terjadi gempa di zamannya.
Beliau menyuruh mereka untuk memerintahkan kaum muslimin supaya bertaubat kepada Allah subhanahu wa ta'ala, merendahkan diri di hadapan-Nya, dan beristighfar dari dosa-dosa.
(Lihat Majmu’ Fatawa Asy-Syaikh Ibnu Baz, 2/126—129)
🌍 Sumber || https://asysyariah.com/pelipur-lara-saat-musibah-dan-bencana/
⚪️ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/forumsalafy
💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎
📝🖍️⚠️✋🏻 DI ANTARA ADAB KETIKA MAKAN
✍🏻 Dari Abu Juhaifah radhiyallahu 'anhu, beliau berkata,
كنت عند النبي صلى الله عليه وسلم فقال لرجل عنده: (لا آكل وأنا متكئ).
"Suatu saat, aku berada di sisi Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Beliau bersabda kepada seseorang di dekat beliau, "Aku tidak makan dalam keadaan bersandar."
📚 HR. Imam al-Bukhari no. 5499
⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/ForumSalafy
💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎
✍🏻 Dari Abu Juhaifah radhiyallahu 'anhu, beliau berkata,
كنت عند النبي صلى الله عليه وسلم فقال لرجل عنده: (لا آكل وأنا متكئ).
"Suatu saat, aku berada di sisi Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Beliau bersabda kepada seseorang di dekat beliau, "Aku tidak makan dalam keadaan bersandar."
📚 HR. Imam al-Bukhari no. 5499
⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/ForumSalafy
💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎
✋🏻🖍️⚠️📢 SEBAIKNYA TIDAK MAKAN SAMBIL BERSANDAR
✍🏻 Fatwa Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah
📬 Penanya:
(Apakah ada) hadits yang melarang (makan) sambil bersandar?
🔓 Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah menjawab:
"(Di dalam hadits) tidak ada larangan. Hanya saja Nabi shallallahu alaihi wa sallam mengatakan, 'Saya tidak makan sambil bersandar.'
Beliau mengabarkan bahwa beliau tidak makan sambil bersandar. Oleh karena itu, meninggalkannya (tidak makan sambil bersandar) afdal."
🖍️ Penanya:
"(Apakah) seseorang yang makan sambil bersandar berdosa?"
🖍️ Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah menjawab:
"Tidak. (Dia) tidak berdosa. Namun, meninggalkannya (tidak makan sambil bersandar) afdal. Sebab, Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam mengatakan, 'Saya tidak makan sambil bersandar.'
Beliau tidak mengatakan, 'Janganlah kalian makan (sambil bersandar) ...'
Beliau mengatakan, 'Saya tidak makan (sambil bersandar) ...'; ini menunjukkan bahwa hal tersebut (tidak makan sambil bersandar) adalah yang afdal. Demikian pula yang termasuk sunnah adalah meneladani dengan (bimbingan Nabi) shallallahu alaihi wa sallam dalam perkara ini."
📚https://binbaz.org.sa/fatwas/24267/حكم-الاتكاء-عند-الاكل
⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/ForumSalafy
💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎
✍🏻 Fatwa Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah
📬 Penanya:
(Apakah ada) hadits yang melarang (makan) sambil bersandar?
🔓 Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah menjawab:
"(Di dalam hadits) tidak ada larangan. Hanya saja Nabi shallallahu alaihi wa sallam mengatakan, 'Saya tidak makan sambil bersandar.'
Beliau mengabarkan bahwa beliau tidak makan sambil bersandar. Oleh karena itu, meninggalkannya (tidak makan sambil bersandar) afdal."
🖍️ Penanya:
"(Apakah) seseorang yang makan sambil bersandar berdosa?"
🖍️ Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah menjawab:
"Tidak. (Dia) tidak berdosa. Namun, meninggalkannya (tidak makan sambil bersandar) afdal. Sebab, Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam mengatakan, 'Saya tidak makan sambil bersandar.'
Beliau tidak mengatakan, 'Janganlah kalian makan (sambil bersandar) ...'
Beliau mengatakan, 'Saya tidak makan (sambil bersandar) ...'; ini menunjukkan bahwa hal tersebut (tidak makan sambil bersandar) adalah yang afdal. Demikian pula yang termasuk sunnah adalah meneladani dengan (bimbingan Nabi) shallallahu alaihi wa sallam dalam perkara ini."
📚https://binbaz.org.sa/fatwas/24267/حكم-الاتكاء-عند-الاكل
⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/ForumSalafy
💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎
🌹🍃💐🌷 MEMBIASAKAN ANAK-ANAK BERIBADAH SEJAK KECIL
✍🏻 Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata,
الأطفال الصغار يُثابون على ما يفعلونه من الحسنات وإن كان القلمُ مرفوعاً عنهم في السيئات
Anak kecil akan diberi pahala atas amal kebaikan yang mereka kerjakan meskipun pena diangkat dari mereka jika mereka mengamalkan keburukan (tidak dicatat sebagai dosa, -pent.).
وكانوا يُصوِّمون الصغار يوم عاشوراء وغيرَه
Dahulu, para salaf membiasakan anak-anak untuk berpuasa hari Asyura dan hari selainnya.
فالصبي يثاب على صلاته وصومه وحجه وغير ذلك من أعماله، ويُفضّل بذلك على من لم يعمل كعمله
Anak kecil akan diberi pahala atas shalat, puasa, haji, dan amal lainnya yang mereka lakukan. Dengan amalan-amalan itu, anak kecil tersebut lebih utama jika dibandingkan anak kecil lain yang tidak beramal seperti itu. (Majmu' Fatawa (4/278)
🌎 Sumber || https://t.me/dr_elbukhary/1020
⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/ForumSalafy
💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎
✍🏻 Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata,
الأطفال الصغار يُثابون على ما يفعلونه من الحسنات وإن كان القلمُ مرفوعاً عنهم في السيئات
Anak kecil akan diberi pahala atas amal kebaikan yang mereka kerjakan meskipun pena diangkat dari mereka jika mereka mengamalkan keburukan (tidak dicatat sebagai dosa, -pent.).
وكانوا يُصوِّمون الصغار يوم عاشوراء وغيرَه
Dahulu, para salaf membiasakan anak-anak untuk berpuasa hari Asyura dan hari selainnya.
فالصبي يثاب على صلاته وصومه وحجه وغير ذلك من أعماله، ويُفضّل بذلك على من لم يعمل كعمله
Anak kecil akan diberi pahala atas shalat, puasa, haji, dan amal lainnya yang mereka lakukan. Dengan amalan-amalan itu, anak kecil tersebut lebih utama jika dibandingkan anak kecil lain yang tidak beramal seperti itu. (Majmu' Fatawa (4/278)
🌎 Sumber || https://t.me/dr_elbukhary/1020
⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/ForumSalafy
💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎