distopia.
863 subscribers
86 photos
7 videos
26 links


(TUTUP.) | Yang mengeruh,
@aqkad / @maangu

Manakala cahaya pergi dan tak ada seorang pun yang selamat, lantas matilah kamu oleh jutaan derai kemurkaan yang kian mengabu; terlempar seiring racau melampau kisruh. ✶

ㅤㅤ @DLISTOPIABOT (&.) @DLISFORIA

Download Telegram
Channel created
Channel photo updated


Sumpahku, atas batang-batang lilin yang terbengkalai, lepas membawa tubuhnya terbang ke kusen jendela—lalu dengan tololnya menabrakkan diri hingga padam. Tewas, serentak.

⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀( ☥.. )
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM


Teruslah menghuyung jiwaku dengan waktu. Hingga batas belas kasihanku sudah tak ‘kan dapat lagi aku pangku. Congkak, kau! Selalu berlagak paling sangar, namun kabur paling kencang kalau mendengar kata ajal! ─── ݃♱🩸

Tapi, kau tak lupa, ‘kan, kalau aku ini kauseret dari semesta lain—di mana sepatutnya aku tak keluar dari sana?



Apa-apa yang kaucetak ini cuma fana.
Perihal menenggelamkannya kelewat mudah. Akan kuseret balik engkau ke tempat di mana tanganku leluasa ‘tuk mencekikmu persis bak dalam mimpi yang kujemput semalam, yang penuh dengan pemaksaan, menghentak aku agar sadar. Selekasnya. Misalkan aku diperbolehkan berkata jujur, sungguh, aku sudah sangat-sangatlah tak kuat. Aku berani bersumpah, bahwa nyawa pula batinku tidak sebuas ujung lidah apinya yang mencumbui udara penuh nafsu. Aku tak ‘kan dendam kalaupun aku akan kaumaki-maki esok Minggu, di bibir sumur yang makin buram itu.

This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM

“AKU REMUK DIBALUT LEBAM.”
Tepat. Persis. Selayak dalam nubuatku malam itu. Rintihku di tepi danau yang kau abaikan. (&. Sengaja kau abaikan.)

⠀⠀⠀KAUTAHU BAHWA ITU AKU!
⠀⠀ ⠀⠀JELAS-JELAS, ITU AKU! ⠀
⠀⠀⠀ ⠀⠀  ITU AKU! ITU AKU!


🫀⡱ Tamatlah serta kelanaku ini. Dari satu semesta ke semesta lainnya. Bui dunia memantik ujung syaraf mataku, yang sempat dibutakan sorot bintang besar yang terlalu terang. Aku pulang bukan karena rindu yang mengerang. Aku pulang karena muak. Memahami bahwa konsep atas waktu juga ruang itu abstrak menyobek lelahku. Paham bahwa mereka sebatas khayal, hanya menyuntikkan jengah dalam hidupku. Mengapa? Mengapa? MENGAPA???? Nihil sesal aku membalas dendamku. Jauh jarakmu menyembuhkanku. Ada beberapa keping bulan purnama yang masih aku bawa s’lama kelana. Moga benda bulat yang aku damba itu tiada rontok buat yang kedua kalinya akibat patah hati. Air mataku habis. Peranku s’bagai kawannya sudah tamat, miris.

1
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM

( ( * * *
⠀⠀⠀⠀ Lagipula, hidup
⠀⠀⠀⠀ akan berakhir, ‘kan?

Simpatiku cuma akan menjadi jenaka di dalam indra pendengaranmu. Jadi, mengapa tak sekalian saja, aku kuras habis riuhnya darah yang mendidih di dalam ragamu? Tiada pantas baginya kalau-kalau harus berdiam diri, hanya untuk mengendap lebih lama lagi, tak pantas. Ia terlalu suci untuk sosokmu yang terlalu busuk.

This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM

Kalimat-kalimat parau riang menusuk rusukku. Dalamnya tukik-tukik sauhan nan lengkara selaku si biang mula sial yang dikecap gelap. Membubuhi ruam dengan perih yang acap kali menderit.

⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀┃ 放棄された ? ── 𖡩777
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀┃ ‣ S A T U - S I S I

This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM

BURAM NETRAKU TERKOYAK.
🪓˚.⋆ 𐀼
───────────────────────
Nanar menjulang lantas ia bersulang. Agun menyodor gerah, jua bersimpuh dalam relung penuh gelebah atas nur yang dilambai sesaknya benak. Sang madar absah menepis tapi aku apatis. Jabaran daripada sisi-sisi yang diraih lampau siuh terhenyak. Pada anomali dunia yang kerap membanting kepala yang penuh sarang laba-laba hitam di dalam rongganya ini. Aroma cercaan, gemerincing hasutan, menggeliat ruh milikku yang hampir mengabu karena dalam waktu rentan juga lamat-lamat berkarat ini sudah terseok oleh cincin api jamak yang terus-terusan bergulir tiada acuh. Ogah ia peduli pada diriku jua tapak-tapak langkahku yang kaku.

⠀⠀⠀ 𝒦 . NOKTAH: @DLISTOPIA
⠀⠀⠀⠀⠀@maangu@aqkad

This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Channel photo updated

+7.77! 📿🩸..  “SELAMAT DATANG DI UJUNG DUNIA” / FEBRUARI, 2025.


(.) MUKADIMAH: MENUAI SADRAH
Tengok ribuan lelawa menari di langit pemakaman ini. Mereka berputar bak mimpi yang menggerayangi akal pikir mengeruh, dan hanya di bawah laung titah milik satu-satunya dalang, Katon Juniarso, sarwanya melanglang guna merajut setiap serapah jadi peristiwa.

(.) ACARA PERTAMA: PENCIPTAAN
Bersama peristiwa-peristiwa yang jua bakal terus menjelma, seluruh perihal yang berkaitan dengannya, ialah milik pemakaman ini. Seutuhnya. Demikian turut termaktub suatu denda sebesar Rp500.000,- nan sudah telak diabsah untuk disodorkan kepada insan-insan yang culas mencuri serpihan bahana.

(.) ACARA KEDUA: HAL LARANGAN
Hasil-hasil dari tiap acara yang sudah disemayamkan dalam kabung pelatar @aqkad, tak akan pernah ditiup suatu izin untuk dicomot sebagai setunggal referensi ‘tuk melakukan kustomisasi di bahana selain Distopia. Pun segala laku penjualan ulang dan plagiarisme turut serta jadi bagian atas seberinda perlakuan yang membuat pelakonnya ditumpahkan denda seperti terbilang.

🍌3
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
1


Untuk melihat hasil-hasil secara lebih spesifik, silakan cari dengan keyword yang disediakan di bawah ini:
#bio#nonprem#prem#present#caption#pinned#hfw#channel#content#bundle#self_promote#disclaimer#fakeloc#promote#other_platform#love_letter#gift#description#couple#birthday#plot#start_page#other_wording#catalogue#short#moodboard#basic#deco#package#store#storyboard#manips#half_body#full_body#selca • Bisa bertambah seiring eksplorasi Katon.


Previous name Katon selama di dunia BA yang mungkin pernah kalian temu:
Ramadan Abyaz Hanunggoro
    Rama, Aby, Abyaz
Briansa Kenandhama
    Kenan, Ansa, Brian
Katon Bayu Hanggara
    Katon, Bayu, Kabay, Hanggara
Katon Juniarso (sekarang)
    Katon
Previous Usernames
    @.aqkad, @.brigladir

🔥4🤮21