Forwarded from distopia.
Aku jawab sembari ngebalesin para pelangganku, ya, Ditto. Monggo sampaikan cerita atau bahkan TMI kalian di sini 🙂↕️
Forwarded from distopia.
Selamat PAGI wahai DITTO si paling penjaga makam (ini lebih ke aku, sih, ya ....)
Forwarded from distopia.
Aku kembali buat gali liang lahat— enggak, buat jawabin board, maksudnya. :D Pun, sambil aku jawab, ayo kasih pertanyaan yang baaanyak lagi! Yang ringan-ringan aja juga oke banget
Forwarded from distopia.
ㅤ
Inilah pertanyaan yang paling aku tunggu selama aku bareng Distopia, alias ternyata ada yang ngeh, HWHWHW. Aku izin yapping soal ini karena asal-usulnya agak konyol *makan gorden*
Sebenernya, tuh, ini memang kebiasaan tengilku ke kakak pacar, temen, keluarga, yaa, istilahnya, cara bergaul aja, dan malah kebawa sampai sini #MaafKalauAneh :”)
Kendati demikian, aku coba kaitin sama nama tokoku ini, Distopia, dunia khayal yang isinya kehancuran, hal-hal nggak masuk akal, semua yang nggak bener. Jadi, pertama kali kalian masuk ke gerbangku, kalian masuk ke dunia lain, yang jauh beda dengan bumi. Kiranya begitu, hihihi
ㅤ
👤 kenapa kamu selalu ngucapin selamat pagi di malam hari dan selamat malam di pagi hari?
Inilah pertanyaan yang paling aku tunggu selama aku bareng Distopia, alias ternyata ada yang ngeh, HWHWHW. Aku izin yapping soal ini karena asal-usulnya agak konyol *makan gorden*
Sebenernya, tuh, ini memang kebiasaan tengilku ke kakak pacar, temen, keluarga, yaa, istilahnya, cara bergaul aja, dan malah kebawa sampai sini #MaafKalauAneh :”)
Kendati demikian, aku coba kaitin sama nama tokoku ini, Distopia, dunia khayal yang isinya kehancuran, hal-hal nggak masuk akal, semua yang nggak bener. Jadi, pertama kali kalian masuk ke gerbangku, kalian masuk ke dunia lain, yang jauh beda dengan bumi. Kiranya begitu, hihihi
ㅤ
Forwarded from distopia.
ㅤ
Terima jasih juga karena udah dukung aku, Mbaaar. Segala doa yang baik adanya buat kita. Buat para Ditto dan sarwa turunannya, pula 🙂↕️
ㅤ
👤 Terima kasih sudah membuka toko yang sangat apik ini ya, Mbar! Sukses selalu! 🤙🏻
Terima jasih juga karena udah dukung aku, Mbaaar. Segala doa yang baik adanya buat kita. Buat para Ditto dan sarwa turunannya, pula 🙂↕️
ㅤ
Forwarded from distopia.
ㅤ
Nah, itu, kamu udah nemu jawabannya, Anon! Semua itu berawal dari rasa penasaran, sekecil apa pun. Ini agak berkaitan sama jawabanku di obrolan bareng Ditto yang lalu-lalu; aku suka banget sama lagu-lagu Peterpan dan Dewa, khususnya di era Ari Lasso. Bahasa mereka beneran susah banget buat ditebak. Sesusah itu, dan untungnya manusia dibekali rasa penasaran yang mendorong kita buat belajar. Jadilah aku cari tahu, aku belajar majas dari situ. Seiring waktu, banyak artis juga lagu serupa yang aku temui, dan dari sinilah ilmunya kita bisa serap. Anjaaas
ㅤ
👤 Aku penasaran kecil, kak katon tuh bisa jadi puitis gini awalnya gimana kok dari tutur katanya saja INDAH.
Nah, itu, kamu udah nemu jawabannya, Anon! Semua itu berawal dari rasa penasaran, sekecil apa pun. Ini agak berkaitan sama jawabanku di obrolan bareng Ditto yang lalu-lalu; aku suka banget sama lagu-lagu Peterpan dan Dewa, khususnya di era Ari Lasso. Bahasa mereka beneran susah banget buat ditebak. Sesusah itu, dan untungnya manusia dibekali rasa penasaran yang mendorong kita buat belajar. Jadilah aku cari tahu, aku belajar majas dari situ. Seiring waktu, banyak artis juga lagu serupa yang aku temui, dan dari sinilah ilmunya kita bisa serap. Anjaaas
ㅤ
Forwarded from distopia.
ㅤ
ADUH ... ini kayak mengupas kulit di depan khalayak. Umm, yang related sama BA aja, kali, ya? Bermain dengan kata-kata itu enggak jauh-jauh sama lagu, misalnya request kalian untuk short bios yang terinspirasi dari lagu-lagunya Sal Priadi dan Conan Gray. Kendati aku tipe pendengar, aku enggak harus dengerin suatu lagu untuk bisa nulis, untuk bisa bawain suasananya, mungkin? Alias bisa jadi, lagu yang aku dengerin dengan lagu yang aku kerjain itu beda, jauh (kayaknya, ini sisi “tipe pembaca”-nya Katon, deh, alias cukup baca liriknya aja)
ㅤ
👤 Coba kasih satu atau beberapa fakta tentang diri kamu yang nggak banyak orang tahu!
ADUH ... ini kayak mengupas kulit di depan khalayak. Umm, yang related sama BA aja, kali, ya? Bermain dengan kata-kata itu enggak jauh-jauh sama lagu, misalnya request kalian untuk short bios yang terinspirasi dari lagu-lagunya Sal Priadi dan Conan Gray. Kendati aku tipe pendengar, aku enggak harus dengerin suatu lagu untuk bisa nulis, untuk bisa bawain suasananya, mungkin? Alias bisa jadi, lagu yang aku dengerin dengan lagu yang aku kerjain itu beda, jauh (kayaknya, ini sisi “tipe pembaca”-nya Katon, deh, alias cukup baca liriknya aja)
ㅤ
Forwarded from distopia.
ㅤ
Nah, ini agak berkorelasi sama fakta yang aku ceritain sebelumnya. Kita enggak jenuh, berarti otak kita sedang bekerja, dan agar otak kita dapat bekerja, kita harus terjaga, betul? Caraku biar terhindari dari ngantuk, tuh, ada pada posisi tubuh dan apa yang aku dengarkan. Hindari bekerja dan/atau belajar sambil rebahan bahkan tengkurap. Duduk aja, enggak terlalu tegak, enggak apa-apa! Lalu, aku selalu setel lagu yang enggak bikin ngantuk, tapi juga enggak bikin terdistraksi. Fungsinya hanya sebagai pembendung gangguan dari luar, bukan penyusup yang merusak isi di dalam. Itulah mengapa, lagu yang aku dengerin bisa beda sama yang aku kerjain, supaya aku tetep bisa fokus mendalami isi dan membayangkan suasana dari lagu yang aku kerjain tersebut. Gituuu!
ㅤ
👤 Ksih tips biar gk jenuh kl lg krjain orderan. Smangat, smoga ide brilian lainnya slalu mengalir di kepala km🫰🏻
Nah, ini agak berkorelasi sama fakta yang aku ceritain sebelumnya. Kita enggak jenuh, berarti otak kita sedang bekerja, dan agar otak kita dapat bekerja, kita harus terjaga, betul? Caraku biar terhindari dari ngantuk, tuh, ada pada posisi tubuh dan apa yang aku dengarkan. Hindari bekerja dan/atau belajar sambil rebahan bahkan tengkurap. Duduk aja, enggak terlalu tegak, enggak apa-apa! Lalu, aku selalu setel lagu yang enggak bikin ngantuk, tapi juga enggak bikin terdistraksi. Fungsinya hanya sebagai pembendung gangguan dari luar, bukan penyusup yang merusak isi di dalam. Itulah mengapa, lagu yang aku dengerin bisa beda sama yang aku kerjain, supaya aku tetep bisa fokus mendalami isi dan membayangkan suasana dari lagu yang aku kerjain tersebut. Gituuu!
ㅤ
Forwarded from distopia.
Kendati demikian, segala hal yang berlebihan apalagi dipaksakan itu enggak akan bisa berbuah optimal. Jadi, kalau udah bener-bener jenuh dan idea-block banget, enggak ada salahnya buat istirahat. Lampu nggak bakal terang kalau nggak ada gelap, kalau sebelumnya dia nggak dihidupin alias mati. So does our brain. Dimatikan dulu untuk hidup kembali dengan lebih benderang 🌟
Forwarded from distopia.
Apa nanti aku spill lagu-lagu yang aku dengerin, ya? (Tapi jangan diketawain 💀)