Creative Trader Channel
42.3K subscribers
21.3K photos
106 videos
5 files
7.56K links
Official Telegram Channel by Creative Trader

www.creative-trader.id
Download Telegram
Kami sering mengkritisi saham-saham berfundamental yang banyak sekali diborong Pahlawan Bursa yang hanya menjadi beban IHSG, dan membuat Investor Asing semakin banyak mengambil duit anak bangsa.

Tetapi kalau mau fair tidak semua saham fundamental jelek, tidak semuanya disukai PB dan direkomendasikan antek-antek Asing. Masih banyak saham berfundamental yang dibenci oleh investor ritel, dijual pahlawan bursa dan tidak direkomendasikan fundamentalis.

Salah satu contohnya adalah saham di atas, meskipun IHSG dalam kondisi krisis saham ini tetap di akumulasi oleh investor asing. 🤩
👍28👎4🤣1💔1
Market Report Sesi 1 by www.creative-trader.id

IHSG mengalami penurunan -0.15 %.

Top Gainer
CTTH, 31%
HDFA, 27.5%
ROCK, 17.7%
DSSA, 15.3%
PEGE, 14.9%

Top Loser
TEBE,-13.7%
GSMF,-11.4%
FILM,-7.9%
FWCT,-6.6%
COIN,-6%

Naik setelah Investor Asing Beli kemarin:
PTRO 1% / 94.5M
ENRG 1.8% / 61.2M
PTBA 0.7% / 40.3M
ADMR 1.4% / 34.5M

Naik setelah turun 3 hari:
TAPG 4.9%
CHEM 2%

Lonjakan volume:
SDMU 50x
DSSA 47x
SWID 42x
CTTH 37x
NISP 8x
👍4👎2💔1
Kemarin baru cutloss dikit di harga bawah, sekarang langsung buyback lagi di harga atas.

#PBOhPB
🤣29👍2👎2🤩1💔1
Menurut saya media juga terkadang menuntut terlalu banyak kepada Pak Purbaya. Sebagai konten kreator tugas dan wewenang beliau tidak mungkin bisa mengintervensi kebijakan COO MBG.
🤣34😁3💔3👎2🤔1
Rezeki di era Demutualisasi BEI 😎

Setelah data kepemilikan 1% dirilis, jadi jauh lebih gampang bagi kita memetakan peta kepemilikan suatu saham.

Melalui data ini kita bisa tau ternyata kepemilikan Bakrie Capital di BUMI sudah kalah jauh dari kepemilikan Investor Ritel (PB).
👍21🤣13😁3👎2💯2💔2
Siapa Pengendali Sebenarnya Saham BUMI ?

Berdasarkan data terbaru yang dirilis Bumi Resources, di akhir bulan Maret 2026 kepemilikan Investor Ritel (PB) di bulan lalu melonjak secara signifikan.

Jumlah kepemilikan Ritel mencapai 831 Juta Lot senilai 17.9 Triliun Rupiah atau mencerminkan 22.4% dari saham yang beredar di BEI.

Saat ini Pahlawan Bursa sudah menduduki peringkat terbesar kedua di saham BUMI dan hanya kalah dari Mach Energy Ltd dari Hong Kong.

Match Energy (Hong Kong) Ltd sendiri merupakan perusahaan gabungan yang mayoritas sahamnya dibagi rata antara oleh Salim Group dan Bakrie Group.

Sementara kepemilikan Bakrie Capital hanya sebesar 1.1%.

Namun ini menandakan bahwa Bakrie Group secara keseluruhan masih menjadi pemegang saham terbesar di BUMI disusul Salim Group di peringkat kedua, dan Pahlawan Bursa di peringkat ketiga.
👍21🤣11👎2💔2
Pulang liburan langsung dikasih rejeki sama Supir Angkot. 🫶
👍41👎2💔2
HSC adalah 3 huruf yang sempat Viral beberapa hari yang lalu, tetapi sekarang tiba-tiba hilang dari pembahasan para Influencer dan Pahlawan Bursa. 🤣😅😂
🤣31👎2💔2
Sepertinya Pak Purbaya memang lagi kurang sehat, kami sampai bingung kok berani-beraninya beliau sebagai Menkeu mengganggu Project COO MBG.

Saran kami mending Pak Purbaya off dulu saja dari sosmed dalam beberapa minggu kedepan, supaya bisa istirahat.

Tanggung jawab buat konten dan menghibur rakyat bisa di delegasikan ke staff-staff Kemenkeu yang lain.
😁28🤣15👎4👍3😢2💔2
Market Report akhir sesi by www.creative-trader.id

IHSG mengalami kenaikan 0.39% yang dimotori oleh pembelian investor lokal sebesar 1.77 Triliun Rupiah.

Berikut report penutupan sesi kedua:

Top Foreign Buy
CUAN, 82.9M
CPIN, 37.2M
TPIA, 22.5M
ESSA, 22.1M
ITMG, 21.3M

Top Local Buy
BBCA, 611M
BBRI, 339.7M
BMRI, 207M
BUMI, 125.1M
BRPT, 112.6M

Top Gainer
PEGE, 34.7%
HDFA, 34.1%
MSIN, 24.7%
CTTH, 23.9%
MSKY, 19.8%

Top Loser
TEBE,-14.1%
GSMF,-10.6%
GULA,-9.4%
MEGA,-8.6%
IDEA,-8.4%
👍14🤣4🤔3👎2💔2
#UdahBolehBukaMata

Seperti kekahawatiran kami dalam Podcast terakhir, serangan Asing ke Indonesia masih terus berlangsung, dan aksi Asing membawa kabur duit anak bangsa masih terus terjadi.

Setelah kemarin pagi Asing sempat inflow sedikit di saham-saham berfundamental, memanfaatkan momentum gencatan senjata, Investor Asing langsung berbalik melakukan profit taking di sesi 2 kemarin, dan dilanjutkan dengan aksi profit taking besar-besaran hari ini di saham berfundamental.

Tampaknya Influencer antek-antek Asing sudah benar-benar merajalela dan merasuki pikiran para pahlawan bursa sehingga Investor Asing terlihat sangat mudah sekali mencari keuntungan dan mengeruk duit orang-orang Indonesia.

Tapi untungnya seperti kami katakan juga kemarin, meskipun fundamental hancur berantakan, IHSG masih mungkin bangkit jika ditopang oleh saham-saham Konglo Non Fundamental.

Jadi kita semua harus sangat-sangat bersyukur melihat kebangkitan saham-saham Non Fundamental hari ini yang bisa membuat IHSG tetap naik meskipun Pahlawan Bursa Buying dan Fundamental semakin hancur berantakan.

Mari kita doakan supaya besok hal ini bisa terus berlanjut dan IHSG bisa terus melanjutkan kebangkitannya meskipun fundamental hancur berantakan.
👍27👎4🤣3💔1
Creative Trader Channel
🤲
Doa dan Harapan Segenap Investor Saham Indonesia Pagi Ini.

#BandarMoLagi
🤩37👍9👎5🙏3🤣3💯2💔1
🤣17👎3🙏3👏2💔1
Jika kemarin kita belajar tentang peta kepemilikan saham BUMI saham yang sering dianggap sangat berbahaya, hari ini mari kita bahas tentang saham yang sudah jauh lebih banyak membuat Pahlawan Bursa Nyangkut nyangkut, yaitu BBCA.

Hanya 42.55% saham BBCA yang bisa diperjual belikan di bursa saham, sisanya saham yang dimiliki Group Djarum tidak bisa diperjual belikan karena hanya berupa dokumen di notaris, bukan berupa kepemilikan saham Scriptless.

Bulan lalu ketika data kepemilikan 1% dirilis oleh BEI, kepemilikan Investor Asing di BBCA tiba-tiba menghilang, dan hanya muncul nama Bapak Antoni Salim sebagai saham BBCA terbesar di BEI dengan total kepemilikan sebesar 2.78% dari seluruh saham scriptless.

Itu sebabnya pada post ini kami ingin mengungkat data kepemilikan Investor Asing di BBCA yang sebelumnya coba ditutupi oleh BEI.

Sampai penutupan bulan Maret 2026, total kepemilikan Asing di BBCA masih sebesar 72.73% dari saham beredar.

Reksadana Asing seperti Blackrock, Vanguard dan beberapa lainnya menguasai 36.9%, selanjutnya masih ada Dana Pensiun Asing, dan berbagai institusi lainnya yang total memiliki lebih dari 25% saham BBCA.

Itu sebabnya kemarin ketika saham BBCA jatuh, kejatuhan tersebut bukan disebabkan karena Pak Antoni Salim menjual saham BBCA, tetapi karena Asing yang membandari saham ini melakukan aksi jual besar-besaran pada para Pahlawan Bursa.

Kepemilikan Investor Ritel (Pahlawan Bursa) sendiri sebenarnya sudah cukup besar, passion nyangkut mereka membuat dari bulan ke bulan jumalh investor nyangkut di saham BBCA terus melonjak drastis.

Saat ini nilai kepemilikan PB di BBCA sudah mencapai 16.02% atau senilai 54.2 Triliun Rupiah, kepemilikan sebesar ini terbagi menjadi lebih dari 650 Ribu Jiwa Pahlawan Bursa yang selama ini sudah dengan gagah berani memberikan uangnya kepada investor asing untuk bisa nyangkut besama-sama di saham BBCA.

Jika hal ini terus berlanjut maka kemungkinan Investor Asing masih bisa jualan saham BBCA selama 5 - 10 tahun kedepan, dan dalam periode tersebut harga saham BBCA akan terus turun, dan jumlah investor ritel yang nyangkut di saham ini juga akan terus meningkat.

Jadi buat teman-teman yang saat ini nyangkut harap bersabar, karena selama Investor Ritel belum cutloss saham ini tidak akan bisa bangkit.
🤣32👍19👎6😁2💔1
Jantung IHSG semakin sehat !! 😍
👍34🤩8👏6👎4💯2💔2
🙏28👍8👏6👎2💔2
Meskipun kelihatan kurang sehat, bapak ini tetap lucu dan menghibur.
🤣70👍8👎3😁1💔1
Konglomerasi Report Sesi 1

Harus diakui IHSG memang akan jauh lebih sehat dibawah kendali Supir Angkot.
👍21🤣8👎3🤩2💯1💔1