Grafik Foroign Flow 2.0 untuk saham BBCA.
Terlihat ketiga indikator :
- Foreign Flow
- Foreign & Co
- Korban Flow
Terus bergerak turun sepanjang masa THR Pahlawan Bursa dan juga setelah gajian PB minggu lalu.
Hal ini menunjukan bahwa kepercayaan, keyakinan dan keinginan Pahlawan Bursa untuk terus menurunkan harga saham BBCA belum mereda.
Jadi saran kami untuk teman-teman investor ritel yang gak mau jadi Pahlawan Bursa sebaiknya menjauhi dulu aja saham ini.
Terlihat ketiga indikator :
- Foreign Flow
- Foreign & Co
- Korban Flow
Terus bergerak turun sepanjang masa THR Pahlawan Bursa dan juga setelah gajian PB minggu lalu.
Hal ini menunjukan bahwa kepercayaan, keyakinan dan keinginan Pahlawan Bursa untuk terus menurunkan harga saham BBCA belum mereda.
Jadi saran kami untuk teman-teman investor ritel yang gak mau jadi Pahlawan Bursa sebaiknya menjauhi dulu aja saham ini.
π31π€£12π2π€1π€©1π1
Forwarded from Program Bea Guru
Ketika kita menikmati libur lebaran teman-teman volunteer Program Bea Guru di NTT berhasil mengumpulkan banyak data guru baru yang layak mendapat bantuan.
Sejauh ini kami mendapat lebih dari 30 guru yang hanya perlu mendapat proses verifikasi akhir sebelum bisa mendapat bantuan Bea Guru mulai pertengahan bulan ini.
Sejauh ini kami mendapat lebih dari 30 guru yang hanya perlu mendapat proses verifikasi akhir sebelum bisa mendapat bantuan Bea Guru mulai pertengahan bulan ini.
π46π2π2π€©1
Market Report akhir sesi by www.creative-trader.id
IHSG mengalami penurunan -0.08% yang dimotori oleh pembelian investor lokal sebesar 679.23 Miliar rupiah.
Berikut report penutupan sesi kedua:
Top Foreign Buy
AADI, 186.6M
EMAS, 101.2M
BRMS, 51.3M
ITMG, 45.2M
MEDC, 44.3M
Top Local Buy
BBRI, 461.4M
BBCA, 242.1M
BMRI, 229.8M
CUAN, 75.1M
TLKM, 54.1M
Top Gainer
GSMF, 34.4%
NZIA, 34%
RGAS, 29.4%
AGII, 17.7%
ELPI, 15.3%
Top Loser
ASSA,-9.8%
IDEA,-9.8%
HRTA,-7.9%
GPSO,-6.7%
PPRE,-6.5%
IHSG mengalami penurunan -0.08% yang dimotori oleh pembelian investor lokal sebesar 679.23 Miliar rupiah.
Berikut report penutupan sesi kedua:
Top Foreign Buy
AADI, 186.6M
EMAS, 101.2M
BRMS, 51.3M
ITMG, 45.2M
MEDC, 44.3M
Top Local Buy
BBRI, 461.4M
BBCA, 242.1M
BMRI, 229.8M
CUAN, 75.1M
TLKM, 54.1M
Top Gainer
GSMF, 34.4%
NZIA, 34%
RGAS, 29.4%
AGII, 17.7%
ELPI, 15.3%
Top Loser
ASSA,-9.8%
IDEA,-9.8%
HRTA,-7.9%
GPSO,-6.7%
PPRE,-6.5%
π8π€£4π2π2π’2π1
ADRO - Saham Anti Gejolak
Dunia bergejolak dalam 1 bulan terakhir, bursa dunia bertumbangan, saham-saham yang ada dan tidak ada hubungannya dengan perang turun tajam harganya.
Tapi saham ini dan beberapa saham lainnya tetap bisa naik dengan santai.
Alasannya simple karena terlepas dari dunia yang bergejolak saham ini terus di akumulasi Bandar dan terus dijual Pahlawan Bursa selama bulan Maret ini.
Dunia bergejolak dalam 1 bulan terakhir, bursa dunia bertumbangan, saham-saham yang ada dan tidak ada hubungannya dengan perang turun tajam harganya.
Tapi saham ini dan beberapa saham lainnya tetap bisa naik dengan santai.
Alasannya simple karena terlepas dari dunia yang bergejolak saham ini terus di akumulasi Bandar dan terus dijual Pahlawan Bursa selama bulan Maret ini.
π19π2π2π1
Creative Trader Channel
ADRO - Saham Anti Gejolak Dunia bergejolak dalam 1 bulan terakhir, bursa dunia bertumbangan, saham-saham yang ada dan tidak ada hubungannya dengan perang turun tajam harganya. Tapi saham ini dan beberapa saham lainnya tetap bisa naik dengan santai. Alasannyaβ¦
Di sisi lain saham MEDC, yang dikatakan paling diuntungkan karena perang harga sahamnya tetap bergejolak sepanjang bulan Maret ini.
Alasan MEDC bergejolak juga sangat sederhana, karena ada moment-moment di masa perang Bandar memutuskan untuk Profit Taking dan menjual saham ini yang membuat harga sahamnya turun.
Ketika Bandarnya masuk lagi, harganya naik lagi.
Jadi bisa kita simpulkan di masa perang pun Hukum Kebebasan Bandar tetap menjadi hukum tertinggi yang berlaku di bursa saham.
Alasan MEDC bergejolak juga sangat sederhana, karena ada moment-moment di masa perang Bandar memutuskan untuk Profit Taking dan menjual saham ini yang membuat harga sahamnya turun.
Ketika Bandarnya masuk lagi, harganya naik lagi.
Jadi bisa kita simpulkan di masa perang pun Hukum Kebebasan Bandar tetap menjadi hukum tertinggi yang berlaku di bursa saham.
π29π3π2π€£2π2
Market Report Sesi 1 by www.creative-trader.id
IHSG mengalami penurunan -0.53 %.
Top Gainer
POLA, 27.6%
SWID, 22.8%
DFAM, 22.2%
SURI, 20.3%
MOLI, 20.2%
Top Loser
GSMF,-14.9%
NZIA,-14.6%
RGAS,-14.5%
DATA,-14.2%
MDIY,-12.7%
Naik setelah Investor Asing Beli kemarin:
INCO 2% / 32.6M
PTBA 0.6% / 10.5M
TINS 6.7% / 9.6M
EXCL 2.1% / 7.3M
Naik setelah turun 3 hari:
PSDN 9.2%
KLBF 3.2%
DPUM 2.7%
INCO 2%
Lonjakan volume:
SRSN 38x
MOLI 28x
GMFI 28x
BWPT 24x
DPUM 22x
IHSG mengalami penurunan -0.53 %.
Top Gainer
POLA, 27.6%
SWID, 22.8%
DFAM, 22.2%
SURI, 20.3%
MOLI, 20.2%
Top Loser
GSMF,-14.9%
NZIA,-14.6%
RGAS,-14.5%
DATA,-14.2%
MDIY,-12.7%
Naik setelah Investor Asing Beli kemarin:
INCO 2% / 32.6M
PTBA 0.6% / 10.5M
TINS 6.7% / 9.6M
EXCL 2.1% / 7.3M
Naik setelah turun 3 hari:
PSDN 9.2%
KLBF 3.2%
DPUM 2.7%
INCO 2%
Lonjakan volume:
SRSN 38x
MOLI 28x
GMFI 28x
BWPT 24x
DPUM 22x
π4π2π€£1
Setelah lama turun dan dijual asing, hari ini harga saham INDF tiba-tiba naik secara signifikan setelah keluar berita laba bersih perusahaan naik 23.6% sepanjang tahun 2025.
Menariknya sebelum berita ini dikeluarkan tidak ada tanda-tanda investor asing melakukan akumulasi di harga bawah di saham ini.
Jika melihat data Foreign Flow Mid Day hari ini, investor asing terlihat baru melakukan pembelian saham INDF pada perdagangan sesi 1 tadi, namun sayangnya pembelian Investor Asing pagi tadi tidak terlalu signifikan jika dibandingkan dengan kenaikan harganya sesi 1 tadi.
Menariknya sebelum berita ini dikeluarkan tidak ada tanda-tanda investor asing melakukan akumulasi di harga bawah di saham ini.
Jika melihat data Foreign Flow Mid Day hari ini, investor asing terlihat baru melakukan pembelian saham INDF pada perdagangan sesi 1 tadi, namun sayangnya pembelian Investor Asing pagi tadi tidak terlalu signifikan jika dibandingkan dengan kenaikan harganya sesi 1 tadi.
π18π8π4π3
IKLAN GAK JELAS di Channel Telegram Ini
Kami sering mendapat laporan kalau pada Channel Telegram ini sering muncul Iklan-Iklan Gak Jelas yang terkadang menawarkan product-product berbahaya seperti Uang Palsu, Forex, atau bahkan product dari influencer sesat.
Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan tersebut, dan kami ingin menginformasikan bahwa :
Sebagai Pemilik Channel Telegram kami tidak pernah berafiliasi dan juga tidak memiliki kendali terhandap iklan-iklan yang ditampilkan oleh Telegram dalam Channel ini.
Jadi jika ada iklan dari pihak luar yang muncul mohon untuk DIABAIKAN.
Jika anda ingin menghindari iklan tersebut, satu-satunya cara adalah dengan memakai fitur telegram berbayar yang bebas dari iklan.
Kami sering mendapat laporan kalau pada Channel Telegram ini sering muncul Iklan-Iklan Gak Jelas yang terkadang menawarkan product-product berbahaya seperti Uang Palsu, Forex, atau bahkan product dari influencer sesat.
Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan tersebut, dan kami ingin menginformasikan bahwa :
Sebagai Pemilik Channel Telegram kami tidak pernah berafiliasi dan juga tidak memiliki kendali terhandap iklan-iklan yang ditampilkan oleh Telegram dalam Channel ini.
Jadi jika ada iklan dari pihak luar yang muncul mohon untuk DIABAIKAN.
Jika anda ingin menghindari iklan tersebut, satu-satunya cara adalah dengan memakai fitur telegram berbayar yang bebas dari iklan.
π28π2π1π1
Market Report akhir sesi by www.creative-trader.id
IHSG mengalami penurunan -0.61% yang dimotori oleh pembelian investor lokal sebesar 1.17 Triliun Rupiah.
Berikut report penutupan sesi kedua:
Top Foreign Buy
INDF, 62.5M
BMRI, 39.3M
EMAS, 23.7M
AMRT, 22.5M
KLBF, 19.4M
Top Local Buy
BBRI, 297.5M
BRMS, 110M
BUMI, 88.1M
BBNI, 74.3M
MBMA, 66.9M
Top Gainer
WEHA, 34.8%
POLA, 34.5%
CHEM, 33.7%
MOLI, 22%
DFAM, 17.3%
Top Loser
MDIY,-14.9%
GSMF,-14.9%
DATA,-14.7%
PPRE,-14.6%
NZIA,-14.6%
IHSG mengalami penurunan -0.61% yang dimotori oleh pembelian investor lokal sebesar 1.17 Triliun Rupiah.
Berikut report penutupan sesi kedua:
Top Foreign Buy
INDF, 62.5M
BMRI, 39.3M
EMAS, 23.7M
AMRT, 22.5M
KLBF, 19.4M
Top Local Buy
BBRI, 297.5M
BRMS, 110M
BUMI, 88.1M
BBNI, 74.3M
MBMA, 66.9M
Top Gainer
WEHA, 34.8%
POLA, 34.5%
CHEM, 33.7%
MOLI, 22%
DFAM, 17.3%
Top Loser
MDIY,-14.9%
GSMF,-14.9%
DATA,-14.7%
PPRE,-14.6%
NZIA,-14.6%
π’8π3π2π€£2
Berikut adalah 10 Saham yang paling banyak dibeli oleh Pahlawan Bursa sepanjang bulan Maret 2026.
Saham BBRI menduduki peringkat pertama sebagai saham yang paling banyak menyerap gaji dan THR Pahlawan Bursa dengan total pembelian investor ritel sebesar 1.81 Triliun sepanjang bulan Maret 2026.
BBRI juga berhasil menjadi saham yang paling banyak merugikan investor ritel sepanjang bulan Maret dengan nilai estimasi kerugian sebesar 115.8 M jika dibandingkan dengan harga penutupan bulan Maret ini.
Peringkat 2-4 diduduki oleh saham-saham Big Bank lainnya seperti BBCA, BBNI dan BMRI yang juga ikut berperan dalam menyangkutkan pahlawan bursa.
BBNI menjadi saham Big Bank yang membuat kaum PB nyangkut paling dalam -9.7%.
Selain itu saham-saham oil & gas seperti MEDC, ENRG, ELSA yang banyak direkomendasikan influencer juga masuk dalam Top 10 saham yang paling banyak merugikan investor ritel sepanjang bulan ini.
Jika melihat list 10 saham yang paling banyak diborong investor ritel sepanjang bulan Maret 2026 ini, kita bisa mengambil kesimpulan bahwa setelah mendapat THR para Pahlawan Bursa masih tetap melanjutkan passionnya dan obsesinya untuk nyangkut di saham-saham berfundamental.
Saham BBRI menduduki peringkat pertama sebagai saham yang paling banyak menyerap gaji dan THR Pahlawan Bursa dengan total pembelian investor ritel sebesar 1.81 Triliun sepanjang bulan Maret 2026.
BBRI juga berhasil menjadi saham yang paling banyak merugikan investor ritel sepanjang bulan Maret dengan nilai estimasi kerugian sebesar 115.8 M jika dibandingkan dengan harga penutupan bulan Maret ini.
Peringkat 2-4 diduduki oleh saham-saham Big Bank lainnya seperti BBCA, BBNI dan BMRI yang juga ikut berperan dalam menyangkutkan pahlawan bursa.
BBNI menjadi saham Big Bank yang membuat kaum PB nyangkut paling dalam -9.7%.
Selain itu saham-saham oil & gas seperti MEDC, ENRG, ELSA yang banyak direkomendasikan influencer juga masuk dalam Top 10 saham yang paling banyak merugikan investor ritel sepanjang bulan ini.
Jika melihat list 10 saham yang paling banyak diborong investor ritel sepanjang bulan Maret 2026 ini, kita bisa mengambil kesimpulan bahwa setelah mendapat THR para Pahlawan Bursa masih tetap melanjutkan passionnya dan obsesinya untuk nyangkut di saham-saham berfundamental.
π26π€£10π2π2π2π’2π1