Ask The Experts
1.85K subscribers
5.03K photos
421 videos
192 files
3.06K links
Channel ini merupakan pengembangan dari Grup nasional ATE khusus Internal BPJS kesehatan yang membernya lebih dari 6.000 Orang Duta BPJS Kesehatan Selindo πŸ‡²πŸ‡¨

https://www.instagram.com/commit_asktheexperts?igsh=ZmpmN2xqbWFjZjBn
Download Telegram
Dari 126 Kantor Cabang, kini 10 terbaik melaju ke Grand Final CX126 πŸ†

Perjalanan ini bukan hanya tentang kompetisi, tetapi tentang bagaimana setiap Kantor Cabang terus bertumbuh, melakukan improvement, dan menghadirkan Customer Excellence yang semakin berdampak

Kini, 10 finalis siap memberikan yang terbaik di babak terakhir. Siapa yang akan menjadi The Best of The Best? πŸ‘‘

Siapa jagoanmu? Drop nama KC pilihanmu di kolom komentar yah πŸ‘‡

https://www.instagram.com/p/Dcw9HeHgYu3/?igsi=MWVyZ2VscmN2eWp3aA==
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
πŸ”₯4
Oleh: Iqbal Aji Daryono

Namanya duwe anak abege, ya gini ini. Bapaknya diajak jajan ke Wizzme. Nggak mau nggudeg ceker apa sego koyor, dia tu.

Sampe sana, barulah si bapak dicurhati. Tentang aktivitasnya di sekolah dan kesibukannya yang belakangan ini hampir setara sepak terjang Gus Ipul itu. Tentang teman-temannya. Tentang beberapa masalahnya. Tentang lain-lainnya (gak bisa saya kode di sini, beberapa gurunya ada di frenlis saya wkwkwk--ngapunten nggih Pak Guruuu hihihi).

Apa pun itu, saya selalu menyampaikan dari dulu: senangkan hatimu kalau dapat masalah. Hanya dengan masalah kamu bisa tumbuh lebih cepat.

Bahkan ketika kemarin dia final lomba ngeband itu, saya secara khusus WA dia untuk memuji tim juri. Sebabnya, salah satu juri keren sekali, dan ia juga bicara tentang masalah. Persisnya, masalah terkait penampilan para finalis.

Ibu juri bilang,

"Teruslah berlatih bersama. Nanti kalian akan semakin tahu bahwa kalian tidak sedang bermain musik sendiri-sendiri. Kalian akan memahami peran masing-masing, mengerti seberapa porsi yang harus dimainkan. Tahu porsi, itu penting sekali."

Tahu porsi. Itu kata kunci yang saya tekankan berulang kepada anak wedok abege saya.

Betapa banyak manusia di muka bumi ini yang ngertinya cuma merangsek ke depan, mengejar prestasi, tanpa peduli dengan porsi. Seolah prestasi adalah kunci kematangan hidup yang paling haqiqi.

Sementara, mengerti porsi diri sendiri dalam orkestra kehidupan tuh mutlak pentingnya. Dari situ, kita gak terlalu lemes saat dibutuhkan, tapi juga gak terlalu agresif saat sebenarnya sedang gak layak mengambil ruang.

Prestasi memang perlu. Tapi, saya katakan tadi padanya sambil nyetir menuju Wizzme, jauh di atas prestasi adalah karakter. Dan, proses dalam meraih prestasi itulah yang akan mematangkan karakter dia, sejengkal demi sejengkal.

"Nanti, yang paling kamu rasakan manfaatnya setiap saat bukanlah sertifikat hasil prestasimu. Tapi karakter yang terbentuk dari prosesmu itu," ucap saya.

"Bapak kan juga bertahan hidup bukan dengan prestasi," saya sambung petuah saya, lengkap dengan gaya egosentris seorang bapack-bapack wkwkkk.

"Bapak gak pernah juara ini-itu, menang ini-itu gak ada. Tapi Bapak bisa menjalani hidup dengan kualitas yang relatif baik ya sebagian karena social life yang baik, emosi yang bisa dibilang stabil, siap tarung dan gak takut ambil risiko, gak gampang ambruk karena cemoohan orang...."

Tentu, kali ini saya belum menyampaikan padanya bahwa bapaknya juga mengembangkan skill ndolob: menjilat atasan dan menggendam klien πŸ˜›.

Tapi, ah, yang menjijikkan gitu mendingan nanti-nanti saja. Harus saya pastikan dulu kalo dia ogah jadi politisi dan makhluk sejenisnya hoahaha!

#INISIATIF
πŸ™3
Newsletter Edukasi_In_This_Economy.pdf
169.5 KB
IN THIS ECONOMY, JANGAN SAMPAI SAKIT πŸ’ͺ

β€œIuran JKN yang dibayar saat kita sehat bukan sekadar biaya, tetapi tempat kita menitipkan rasa aman.” - Wawan Mulyawan (Ketua Umum Perdokjasi)
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
πŸ”₯2
Menolak Pindah Tugas 🌹

Oleh: Cholis Mahsun

Bapak saya dulu PNS guru agama SD dan MI, pindah tugas sudah beberapa kali.

Terakhir tugasnya di MI Gemaharjo 1 kecamatan Watulimo (wilayah pegunungan) dengan jarak tempuh dari rumah sekitar 18 km dengan kondisi jalan waktu itu masih lumayan sulit, aspal banyak yang lepas dan berlubang besar, beberapa kali jatuh sendiri dan kecelakaan dengan orang lain.

2 Oktober tahun 2000 suami saya dilantik jadi Wakil Bupati Trenggalek.
Saat itu bapak saya bertugas di MI Gemaharjo 1 sudah 5 tahun, pensiun masih kurang 4 tahun lagi.

Sekitar 6 bulan setelah suami menjabat Wabup, bapak saya ditawari oleh Kemenag (Kandepag waktu itu) pindah tugas di MI Kendalrejo Durenan yang jarak tempuhnya hanya 1 km dari rumah.
Kebetulan waktu itu ada kekosongan guru karena pensiun.

Tapi Bapak saya menolak, dengan alasan menghindari persepsi negatif orang. Bapak tidak mau ada orang yang menilai bahwa kepindahannya karena KKN (karena menantunya jadi Wabup) πŸ”₯

Karena terus didesak, sampai waktu itu Bapak minta ke suami saya untuk menyampaikan ke pihak Kemenag bahwa bapak tidak usah dipindah. Biarlah tetap di MI Gemaharjo 1 sebagai guru sampai pensiun.

Akhirnya Bapak menyelesaikan tugas gurunya tetap di MI Gemaharjo 1 selama hampir 10 tahun sampai pensiun.

Sampai segitunya Bapak menjaga nama baik semuanya..πŸ‘β€οΈ
MasyaAllooh.. Tabarokalloh..🀲

#INISIATIF #TGIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Oleh: Dedi Priadi

Ketika ombak terlalu ganas untuk berlayar, nelayan-nelayan itu tidak duduk diam menunggu atau mengeluh. Mereka beralih fokus pada perbaikan jaring.

Inilah inti dari disiplin mengisi waktu senggang. Disiplin bukan hanya tentang bekerja keras saat kondisi mendukung, melainkan tentang memilih untuk tetap produktif ketika pintu utama pekerjaan seolah tertutup rapat.

Jiwa yang solutif melihat kendala sebagai perintah untuk berbenah. Laut yang bergejolak memberi sinyal: tinggalkan pencarian ikan sementara, alihkan energi pada penguatan jaring yang akan menghasilkan panen di masa depan.

Rencana alternatif nelayan-nelayan itu bukanlah sekadar "melakukan hal lain," tetapi melakukan hal yang esensial. Mereka mempertajam alat, memperbaiki yang rusak, memastikan mereka siap optimal saat cuaca cerah kembali.

Filosofi ini mengajarkan kepada kita untuk menghargai kemajuan tersembunyi. Seringkali, kemajuan terbesar tidak terlihat di permukaan, melainkan dalam upaya sunyi memperbaiki keahlian, meninjau balik strategi, dan memperkuat fondasi karakter.

Dengan kita mengubah krisis menjadi waktu persiapan, kita membangun keunggulan kompetitif tersembunyi. Ketika orang lain baru mulai mengikat tali, kita sudah berlayar dengan jaring yang jauh lebih kuat dan efektif.

Hikmahnya, jangan biarkan krisis membuat kita tidak bergerak. Disiplin terbesar kita terletak pada kemampuan untuk mengubah masa jeda menjadi momentum, memastikan setiap badai hanyalah sesi pemeliharaan untuk kesuksesan yang lebih besar.

#INISIATIF
INNALILLAHI WAINNA ILAIHI ROJIUN 😭

Turut Berduka Cita atas berpulangnya salah satu sobat ATE Bapak @Achmed_id. Semoga segala pengabdian dan dedikasi almarhum kepada Organisasi, Nusa dan Bangsa dapat diterima oleh Tuhan YME menjadi amal jariyah dan mendapat tempat terbaik di Sisi-Nya, aamiin 🀲

Selamat jalan, Pahlawan JKN πŸ₯€
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
😒10
Hidup di dalam hati orang-orang yang kita tinggalkan bukanlah sebuah kematian 🀲

Oleh: Arisdiansah

Kita tidak tahu kepastian kehidupan seseorang setelah kematiannya, apakah dia Husnul khatimah atau tidak. Kita hanya bisa mendoakan kebaikan.

Tetapi ketika seseorang meninggal dengan meninggalkan value dan keteladanan kebaikan yang terus "diwariskan" ke orang-orang yang masih hidup, maka dia telah meninggal, tetapi amalnya tetap "hidup" dan tidak akan pernah putus.

Kita terlahir ke dunia dalam kondisi menangis, sementara orang menyambut kita dengan bahagia.

Semoga kita bisa mati dengan kebahagiaan, sementara sangat banyak orang yang mengantar kepergian kita dalam keadaan menangis.

Thanks buat mereka yang mendahului kita dah mengajarkan kita semua tentang legacy. Semoga Husnul khatimah, semoga semua perjuanganmu menjadi amalan tidak terputus sampai hari akhir nanti.

#INISIATIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
❀1