Oleh: Risky Febrian
Ada yg pernah kepikiran buat nyimpen arsip foto keluarga sampai puluhan tahun kedepan tapi khawatir data hilang/rusak?
Dalam pengarsipan data digital, dikenal metode 3-2-1. Apa itu metode 3-2-1?
Metode 3-2-1 adalah aturan baku dlm strategi pencadangan (backup) & pengarsipan data. Aturan ini dirancang oleh pakar keamanan siber untuk memastikan bahwa datamu tidak memiliki "titik kegagalan tunggal" (single point of failure), sehingga data selalu bisa dipulihkan apapun skenario bencana yg terjadi.
Berikut adalah rincian dari metode 3-2-1:
1. Simpan 3 Salinan Data
Kamu harus memiliki setidaknya tiga salinan datamu
- Satu Salinan Primer (Utama): Ini adalah data asli yang sedang kamu kerjakan atau gunakan sehari-hari di komputer atau server utamamu.
- Dua Salinan Cadangan (Backup): Ini adalah dua duplikat dari data asli tersebut.
Kenapa 3? Karena jika data asli rusak, dan salah satu backup ternyata gagal berfungsi (korup), kamu masih memiliki satu cadangan terakhir sebagai penyelamat.
2. Gunakan 2 Jenis Media Penyimpanan yang Berbeda
Dua salinan cadangan yang kamu buat tidak boleh disimpan di jenis perangkat yang sama persis. Misalnya, jika kamu menyimpan satu cadangan di HDD Internal komputer, cadangan lainnya harus berada di External HDD, Network Attached Storage (NAS), Flashdisk, keping CD, atau pita magnetik (tape).
Kenapa 2 jenis media berbeda?
Perangkat keras dari jenis atau batch produksi yang sama memiliki kemungkinan mengalami kerusakan fisik dalam waktu yang berdekatan. Selain itu, masalah spesifik (seperti korsleting pada motherboard komputer) bisa merusak semua penyimpanan yang terpasang langsung di dalamnya secara
bersamaan.
3. Simpan 1 Salinan di Lokasi Offsite (Jauh/Berbeda Lokasi)
Setidaknya satu dari salinan cadangan tersebut harus disimpan di luar lokasi fisikmu saat ini. Ini bisa berupa layanan Cloud Storage (Google Drive, icloud, Dropbox) atau sekadar hard drive fisik yang kamu simpan di lemari rumah orang tua, rumah kerabat, atau kantor cabang lain.
Kenapa 1 lokasi offsite? Jika terjadi bencana fisik lokal yang menghancurkan peralatan di rumahmu (seperti kebakaran, banjir, atau pencurian), cadangan
offsite memastikan datamu tetap aman karena berada di lokasi geografis yang berbeda.
Metode 3-2-1 dirancang untuk memitigasi tiga ancaman utama terhadap data:
1. Kegagalan Perangkat Keras (Hardware Failure): Hard disk pasti akan rusak, pertanyaannya hanyalah "kapan". Menyimpan di dua media berbeda mengatasi masalah ini.
2. Bencana Alam dan Fisik: Kebakaran atau banjir di kantor akan menghancurkan data utama dan backup lokal. Salinan offsite (cloud) mengatasi masalah ini.
3. Serangan Ransomware dan Malware: Jika komputermu terkena virus yang mengenkripsi data, virus tersebut sering kali menyebar ke perangkat yang terhubung ke jaringan yang sama.
Jadi, mulai persiapkan dari sekarang sebelum terlambat. Semoga membantu.
#INISIATIF
Ada yg pernah kepikiran buat nyimpen arsip foto keluarga sampai puluhan tahun kedepan tapi khawatir data hilang/rusak?
Dalam pengarsipan data digital, dikenal metode 3-2-1. Apa itu metode 3-2-1?
Metode 3-2-1 adalah aturan baku dlm strategi pencadangan (backup) & pengarsipan data. Aturan ini dirancang oleh pakar keamanan siber untuk memastikan bahwa datamu tidak memiliki "titik kegagalan tunggal" (single point of failure), sehingga data selalu bisa dipulihkan apapun skenario bencana yg terjadi.
Berikut adalah rincian dari metode 3-2-1:
1. Simpan 3 Salinan Data
Kamu harus memiliki setidaknya tiga salinan datamu
- Satu Salinan Primer (Utama): Ini adalah data asli yang sedang kamu kerjakan atau gunakan sehari-hari di komputer atau server utamamu.
- Dua Salinan Cadangan (Backup): Ini adalah dua duplikat dari data asli tersebut.
Kenapa 3? Karena jika data asli rusak, dan salah satu backup ternyata gagal berfungsi (korup), kamu masih memiliki satu cadangan terakhir sebagai penyelamat.
2. Gunakan 2 Jenis Media Penyimpanan yang Berbeda
Dua salinan cadangan yang kamu buat tidak boleh disimpan di jenis perangkat yang sama persis. Misalnya, jika kamu menyimpan satu cadangan di HDD Internal komputer, cadangan lainnya harus berada di External HDD, Network Attached Storage (NAS), Flashdisk, keping CD, atau pita magnetik (tape).
Kenapa 2 jenis media berbeda?
Perangkat keras dari jenis atau batch produksi yang sama memiliki kemungkinan mengalami kerusakan fisik dalam waktu yang berdekatan. Selain itu, masalah spesifik (seperti korsleting pada motherboard komputer) bisa merusak semua penyimpanan yang terpasang langsung di dalamnya secara
bersamaan.
3. Simpan 1 Salinan di Lokasi Offsite (Jauh/Berbeda Lokasi)
Setidaknya satu dari salinan cadangan tersebut harus disimpan di luar lokasi fisikmu saat ini. Ini bisa berupa layanan Cloud Storage (Google Drive, icloud, Dropbox) atau sekadar hard drive fisik yang kamu simpan di lemari rumah orang tua, rumah kerabat, atau kantor cabang lain.
Kenapa 1 lokasi offsite? Jika terjadi bencana fisik lokal yang menghancurkan peralatan di rumahmu (seperti kebakaran, banjir, atau pencurian), cadangan
offsite memastikan datamu tetap aman karena berada di lokasi geografis yang berbeda.
Metode 3-2-1 dirancang untuk memitigasi tiga ancaman utama terhadap data:
1. Kegagalan Perangkat Keras (Hardware Failure): Hard disk pasti akan rusak, pertanyaannya hanyalah "kapan". Menyimpan di dua media berbeda mengatasi masalah ini.
2. Bencana Alam dan Fisik: Kebakaran atau banjir di kantor akan menghancurkan data utama dan backup lokal. Salinan offsite (cloud) mengatasi masalah ini.
3. Serangan Ransomware dan Malware: Jika komputermu terkena virus yang mengenkripsi data, virus tersebut sering kali menyebar ke perangkat yang terhubung ke jaringan yang sama.
Jadi, mulai persiapkan dari sekarang sebelum terlambat. Semoga membantu.
#INISIATIF
Tebakan yang jitu itu keren, tapi sedikit keberuntungan bikin makin spesial ๐ฎ๐ฉ
Dalam challenge TTS yang digelar untuk memeriahkan Bootstrike Wasrik Nasional 2026 dan Semarak HUT ke-58 BPJS Kesehatan, sebanyak 28 peserta berhasil menebak dengan tepat susunan Juara 1, 2, dan 3 Grand Final Cerdas Cermat๐
Karena yang benar lebih dari kuota hadiah, dilakukan pengundian untuk menentukan 4 pemenang beruntung. Selamat kepada:
๐ Hafiz Fiqi D @Jayyek (Kakab Nagan Raya, KC Meulaboh)
๐ Indah Sriwardani @Indahpurba_21 (PATT RO KC Pematangsiantar)
๐ Wirda Yuliani @yuliani128 (PATT RO KC Meulaboh)
๐ Fathin Nazhifa @fathinnazhifa (PATT Petugas Pemeriksa KC Lhokseumawe)
Terima kasih sudah ikut meramaikan polling ATE. Sampai bertemu di challenge berikutnya! Stay humble and stay competitive๐
#INISIATIF #Bootstrikewasrik2026
Dalam challenge TTS yang digelar untuk memeriahkan Bootstrike Wasrik Nasional 2026 dan Semarak HUT ke-58 BPJS Kesehatan, sebanyak 28 peserta berhasil menebak dengan tepat susunan Juara 1, 2, dan 3 Grand Final Cerdas Cermat
Karena yang benar lebih dari kuota hadiah, dilakukan pengundian untuk menentukan 4 pemenang beruntung. Selamat kepada:
๐ Hafiz Fiqi D @Jayyek (Kakab Nagan Raya, KC Meulaboh)
๐ Indah Sriwardani @Indahpurba_21 (PATT RO KC Pematangsiantar)
๐ Wirda Yuliani @yuliani128 (PATT RO KC Meulaboh)
๐ Fathin Nazhifa @fathinnazhifa (PATT Petugas Pemeriksa KC Lhokseumawe)
Terima kasih sudah ikut meramaikan polling ATE. Sampai bertemu di challenge berikutnya! Stay humble and stay competitive
Join Grup Telegram ATE (Khusus Internal Pegawai & PATT)
https://t.me/+K3eK0MkLG2MyYTk1
#INISIATIF #Bootstrikewasrik2026
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Kreativitas itu menular. Terima kasih sudah menginspirasi lewat setiap pantun dan pose ๐ธ
Selamat kepada para pemenang Pantun & Pose Challenge dalam rangka Bootstrike Wasrik Nasional 2026 dan Semarak HUT ke-58 BPJS Kesehatan๐ฎ๐ฉ
๐ฅ Eigent Maulana @eigent (Kabag Kepser KC Gunungsitoli)
๐ฅ Annisa Wira Mahkota @annisaais (Staf PMPF Kab. Luwu Timur, KC Palopo)
๐ฅ Al Hafiz Haritsyah @alhafff (PATT RO KC Lhokseumawe)
๐ Inartry Mangiwa @inartrymangiwa (Verifikator Klaim KC Merauke)
๐ Arhami Arief @arhamiarief (Staf PMPF Kab. Luwu Utara, KC Palopo)
โญ Diah Novianti Dwihapsari @dndhapsari (RO KC Pasuruan) (Top Favorite)
Selamat untuk seluruh pemenang! Stay humble and stay competitive๐
#INISIATIF #Bootstrikewasrik2026
Selamat kepada para pemenang Pantun & Pose Challenge dalam rangka Bootstrike Wasrik Nasional 2026 dan Semarak HUT ke-58 BPJS Kesehatan
๐ฅ Eigent Maulana @eigent (Kabag Kepser KC Gunungsitoli)
๐ฅ Annisa Wira Mahkota @annisaais (Staf PMPF Kab. Luwu Timur, KC Palopo)
๐ฅ Al Hafiz Haritsyah @alhafff (PATT RO KC Lhokseumawe)
๐ Inartry Mangiwa @inartrymangiwa (Verifikator Klaim KC Merauke)
๐ Arhami Arief @arhamiarief (Staf PMPF Kab. Luwu Utara, KC Palopo)
โญ Diah Novianti Dwihapsari @dndhapsari (RO KC Pasuruan) (Top Favorite)
Selamat untuk seluruh pemenang! Stay humble and stay competitive
Join Grup Telegram ATE (Khusus Internal Pegawai & PATT)
https://t.me/+K3eK0MkLG2MyYTk1
#INISIATIF #Bootstrikewasrik2026
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
๐ฅ1
Tulisan yang baik bukan sekadar dibaca, tapi juga meninggalkan makna ๐
Selamat kepada para pemenang Copywriting Competition dalam rangka Bootstrike Wasrik Nasional 2026 dan Semarak HUT ke-58 BPJS Kesehatan๐ฎ๐ฉ
๐ฅ Erni Ekawaty @ErniEkawaty (Staf Perencanaan dan Pembukuan KC Makassar)
๐ฅ Mhd Afif Alim Nasution @apipns (PATT Penagihan KC Prabumulih)
๐ฅ Novi Tri Mega S (PATT RO KC Pamekasan)
๐ Amelia Nila Sari @amelianilasari (RO KC Solok)
๐ Dian Septyani @MrsHelloKitty (Staf Administrasi Klaim KC Biak Numfor)
Terima kasih untuk seluruh peserta yang telah menuangkan ide terbaiknya. Sampai jumpa di challenge berikutnya! Stay humble and stay competitive๐
#INISIATIF #Bootstrikewasrik2026
Selamat kepada para pemenang Copywriting Competition dalam rangka Bootstrike Wasrik Nasional 2026 dan Semarak HUT ke-58 BPJS Kesehatan
๐ฅ Erni Ekawaty @ErniEkawaty (Staf Perencanaan dan Pembukuan KC Makassar)
๐ฅ Mhd Afif Alim Nasution @apipns (PATT Penagihan KC Prabumulih)
๐ฅ Novi Tri Mega S (PATT RO KC Pamekasan)
๐ Amelia Nila Sari @amelianilasari (RO KC Solok)
๐ Dian Septyani @MrsHelloKitty (Staf Administrasi Klaim KC Biak Numfor)
Terima kasih untuk seluruh peserta yang telah menuangkan ide terbaiknya. Sampai jumpa di challenge berikutnya! Stay humble and stay competitive
Join Grup Telegram ATE (Khusus Internal Pegawai & PATT)
https://t.me/+K3eK0MkLG2MyYTk1
#INISIATIF #Bootstrikewasrik2026
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
๐1
Oleh: Iwan Kusworo
Selamat pagi, Sahabat!
Kita sering lelah bukan karena hari ini terlalu berat, tetapi mungkin karena kita sibuk memanggul beban yang bahkan belum terjadi.
Kita mengkhawatirkan pekerjaan tahun depan, memikirkan biaya yang belum harus dibayar, membayangkan berbagai kemungkinan buruk yang belum tentu datang. Tanpa sadar, kita membawa โpersediaanโ untuk lima tahun ke depan di atas pundak hari ini.
Padahal hidup tidak pernah meminta kita menjalani lima tahun sekaligus.
Hidup hanya meminta kita menjalani hari ini dengan sebaik-baiknya.
Esok akan membawa tantangannya sendiri, tetapi juga akan membawa kekuatan yang baru. Seperti tubuh yang hanya perlu membawa bekal untuk satu hari, hati kita pun diciptakan untuk menghadapi satu hari dalam satu waktu.
Bukan berarti kita tidak boleh merencanakan masa depan. Kita tetap perlu merancang arah, menabung, belajar, dan mempersiapkan diri. Namun ada perbedaan besar antara mempersiapkan masa depan dan membawa seluruh beban masa depan ke hari ini.
Perencanaan memberi kita arah. Kekhawatiran hanya menguras tenaga.
Mungkin kita tidak bisa mengendalikan apa yang akan terjadi besok. Tetapi kita selalu bisa memilih untuk hadir sepenuhnya hari ini, melakukan apa yang perlu dilakukan, mensyukuri apa yang sudah dimiliki, dan mempercayakan sisanya kepada Tuhan.
Pada akhirnya, hidup tidak dimenangkan oleh mereka yang berhasil memikul beban bertahun-tahun sekaligus, melainkan oleh mereka yang dengan setia menjalani hari satu demi satu.
Buku apa yang Anda baca hari ini?
Semoga WFA pekan ini berjalan lancar ๐๐
#INISIATIF
Selamat pagi, Sahabat!
Kita sering lelah bukan karena hari ini terlalu berat, tetapi mungkin karena kita sibuk memanggul beban yang bahkan belum terjadi.
Kita mengkhawatirkan pekerjaan tahun depan, memikirkan biaya yang belum harus dibayar, membayangkan berbagai kemungkinan buruk yang belum tentu datang. Tanpa sadar, kita membawa โpersediaanโ untuk lima tahun ke depan di atas pundak hari ini.
Padahal hidup tidak pernah meminta kita menjalani lima tahun sekaligus.
Hidup hanya meminta kita menjalani hari ini dengan sebaik-baiknya.
Esok akan membawa tantangannya sendiri, tetapi juga akan membawa kekuatan yang baru. Seperti tubuh yang hanya perlu membawa bekal untuk satu hari, hati kita pun diciptakan untuk menghadapi satu hari dalam satu waktu.
Bukan berarti kita tidak boleh merencanakan masa depan. Kita tetap perlu merancang arah, menabung, belajar, dan mempersiapkan diri. Namun ada perbedaan besar antara mempersiapkan masa depan dan membawa seluruh beban masa depan ke hari ini.
Perencanaan memberi kita arah. Kekhawatiran hanya menguras tenaga.
Mungkin kita tidak bisa mengendalikan apa yang akan terjadi besok. Tetapi kita selalu bisa memilih untuk hadir sepenuhnya hari ini, melakukan apa yang perlu dilakukan, mensyukuri apa yang sudah dimiliki, dan mempercayakan sisanya kepada Tuhan.
Pada akhirnya, hidup tidak dimenangkan oleh mereka yang berhasil memikul beban bertahun-tahun sekaligus, melainkan oleh mereka yang dengan setia menjalani hari satu demi satu.
Buku apa yang Anda baca hari ini?
Semoga WFA pekan ini berjalan lancar ๐๐
#INISIATIF
โค3
Oleh: Arisdiansah
Disebuah sesi assesment dengan seorang manager beliau bercerita tentang masalah pribadinya dimana dia merasa dimanfaatkan oleh banyak orang. Dalam hal keuangan dan pekerjaan.
Dikeluarga, banyak famili yang pinjam uang tetapi tidak dikembalikan, dan jika menagih atau tidak memberikan pinjaman, dia takut diomongin orang yang ga punya kepedulian.
Dipekerjaan teamnya sering memanfaatkan. sehingga banyak pekerjaan menumpuk di doa, tidak enak untuk menegur atau memerintahkan orang lain.
Takut pada omongan atau opini orang lain adalah bentuk sikap ketidakcintaan terhadap diri sendiri. Kemudian mengambil langkah untuk mengikuti omongan orang dengan harapan dia mendapatkan "cinta" dari orang lain.
Padahal sering yang terjadi, justru dia yang akan terus dimanfaatkan, karena takut dengan opini orang lain. Akhirnya dia stuck dan terjebak di lobang yang ditanam oleh orang lain.
Banyak terjadi, orang yang terhenti karena mendengar omongan orang lain. Cara menyikapinya bukan dengan kemudian tidak mendengar sama sekali omongan orang, tetapi membangun kesadaran "filter" untuk memilah omongan orang.
Karena sebaliknya, ada orang yang akhirnya jatuh karena tidak mau mendengar omongan orang lain. itu jebakan yang sama dalam bentuk yang berbeda.
Permasalahannya adalah tidak semua orang punya kemampuan membedakan jenis perkataan orang lain, apakah itu opini apakah itu feedback. disini titik krusialnya.
Opini adalah "noise". ketika kita terus menerus mendengarnya, kita akan selalu salah. Sedangkan feedback adalah "voice", dengan mendengar feedback kita bisa terus memperbaiki diri dan bertumbuh.
Jangan jadi people pleaser dengan selalu mendengar opini orang lain, jangan pula menjadi orang yang bebal ketika tidak mau mendengar feedback.
Sadari semua. and keep going
#INISIATIF
Disebuah sesi assesment dengan seorang manager beliau bercerita tentang masalah pribadinya dimana dia merasa dimanfaatkan oleh banyak orang. Dalam hal keuangan dan pekerjaan.
Dikeluarga, banyak famili yang pinjam uang tetapi tidak dikembalikan, dan jika menagih atau tidak memberikan pinjaman, dia takut diomongin orang yang ga punya kepedulian.
Dipekerjaan teamnya sering memanfaatkan. sehingga banyak pekerjaan menumpuk di doa, tidak enak untuk menegur atau memerintahkan orang lain.
Takut pada omongan atau opini orang lain adalah bentuk sikap ketidakcintaan terhadap diri sendiri. Kemudian mengambil langkah untuk mengikuti omongan orang dengan harapan dia mendapatkan "cinta" dari orang lain.
Padahal sering yang terjadi, justru dia yang akan terus dimanfaatkan, karena takut dengan opini orang lain. Akhirnya dia stuck dan terjebak di lobang yang ditanam oleh orang lain.
Banyak terjadi, orang yang terhenti karena mendengar omongan orang lain. Cara menyikapinya bukan dengan kemudian tidak mendengar sama sekali omongan orang, tetapi membangun kesadaran "filter" untuk memilah omongan orang.
Karena sebaliknya, ada orang yang akhirnya jatuh karena tidak mau mendengar omongan orang lain. itu jebakan yang sama dalam bentuk yang berbeda.
Permasalahannya adalah tidak semua orang punya kemampuan membedakan jenis perkataan orang lain, apakah itu opini apakah itu feedback. disini titik krusialnya.
Opini adalah "noise". ketika kita terus menerus mendengarnya, kita akan selalu salah. Sedangkan feedback adalah "voice", dengan mendengar feedback kita bisa terus memperbaiki diri dan bertumbuh.
Jangan jadi people pleaser dengan selalu mendengar opini orang lain, jangan pula menjadi orang yang bebal ketika tidak mau mendengar feedback.
Sadari semua. and keep going
#INISIATIF
TRAINING YANG MERUBAH HIDUPKU....
Oleh: Agung Prasetyo Utomo
ASTRA BASIC MANAGEMENT PROGRAM
Juli sd Agustus 2001
Astra Basic Management Program (ABMP) adalah program pelatihan dan pengembangan kepemimpinan (Leadership Development Program). Program ini dirancang khusus oleh Astra untuk membekali karyawan baru atau supervisor dengan knowledge, skill, dan mentalitas manajerial agar siap menghadapi tantangan operasional di lingkungan Grup Astra.
Usia asaya kala itu 2001, 23 tahun dan saya baru lulus dari Teknik Mesin ITS Surabaya sebagai Best Graduate yang langsung di rekrut tanpa tes oleh Toyota Astra Motor sebagai Management Trainee.
Training ini merubah hidup saya, dengan full matery Seven Habits For Highly Effective People karya Steven Covey....termasuk salah satu yang membuat saya memiliki mindset seperti sekarang ini...
Habis training disuruh nulis surat ke diri sendiri dan dikirimkan oleh HRD ke orang tua kita buat dibaca bareng bareng, apa impian kita setelah training ini
Kayaknya saya salah nulis :
Saya nulisnya salah satunya sebelum usia 40 tahun saya akan resign, jadi itu tahun 2018, dan akhirnya saya resign beneran usia 38 tahun 2016. Menjadi seorang financial freedom...
Itulah mungkin akhirnya membuat saya secara karir di kantor tidak moncer dibandingkan teman teman saya yang ada di foto training ini .....
Apa itu buku 7 Habit :
"The 7 Habits of Highly Effective People" karya Stephen R. Covey adalah salah satu karya pengembangan diri paling berpengaruh di dunia. Buku ini mengajarkan bahwa kesuksesan sejati tidak hanya bergantung pada kepribadian atau trik, melainkan pada prinsip karakter yang berpusat pada integritas, kejujuran, dan martabat manusia.
Tiga Kebiasaan Pertama: Kemenangan Pribadi (Private Victory)
Fase ini berfokus pada transisi dari kondisi bergantung (dependence) menuju kemandirian (independence) dengan menguasai diri sendiri.
Jadilah Proaktif (Be Proactive): Individu yang efektif bertanggung jawab atas pilihan dan tindakan mereka sendiri. Daripada menyalahkan keadaan atau lingkungan, mereka fokus pada energi positif untuk merespons dan beradaptasi.
Mulai dari Hasil Akhir (Begin with the End in Mind): Kebiasaan ini menekankan pentingnya memiliki visi yang jelas tentang tujuan hidup Anda. Ini memastikan bahwa apa yang Anda lakukan setiap hari sejalan dengan nilai-nilai dan tujuan akhir yang ingin dicapai.
Dahulukan yang Utama (Put First Things First): Praktik manajemen diri yang berfokus pada prioritas. Anda diajak untuk memilah antara hal yang mendesak (urgent) dan hal yang benar-benar penting (important) agar waktu tidak habis untuk hal-hal yang tidak produktif
Tiga Kebiasaan Berikutnya: Kemenangan Publik (Public Victory)
Setelah menguasai kemandirian, Anda didorong untuk beralih ke fase saling ketergantungan (interdependence) untuk membangun relasi yang harmonis dan kolaboratif dengan orang lain
Berpikir Menang-Menang (Think Win-Win): Pola pikir yang mencari keuntungan dan kesuksesan bersama. Ini bukan tentang menjatuhkan orang lain, melainkan mencari solusi di mana semua pihak merasa dihargai dan diuntungkan
Berusaha Memahami Orang Lain Terlebih Dahulu, Baru Dipahami (Seek First to Understand, Then to Be Understood): Komunikasi yang efektif membutuhkan empati. Anda harus benar-benar mendengarkan untuk memahami sudut pandang orang lain sebelum meminta mereka mendengarkan atau memahami ide Anda
Bersinergi (Synergize): Prinsip kerja sama tim yang kreatif. Menghargai perbedaan dan menggabungkan kekuatan masing-masing individu untuk menciptakan hasil yang jauh lebih besar daripada bekerja sendirian
Kebiasaan Ketujuh: Pembaruan Diri (Renewal)
Mengasah Gergaji (Sharpen the Saw): Kebiasaan ini memastikan keenam kebiasaan lainnya tetap dapat berjalan dengan baik. Covey mengibaratkannya dengan mengasah gergaji agar tetap tajam. Ini berarti meluangkan waktu secara seimbang untuk memperbarui empat dimensi diri: fisik, spiritual, mental, dan sosial/emosional
Buku ini sangat holistik karena tidak sekadar memberikan tips praktis, melainkan mengubah paradigma berpikir
#INISIATIF #TGIF
Oleh: Agung Prasetyo Utomo
ASTRA BASIC MANAGEMENT PROGRAM
Juli sd Agustus 2001
Astra Basic Management Program (ABMP) adalah program pelatihan dan pengembangan kepemimpinan (Leadership Development Program). Program ini dirancang khusus oleh Astra untuk membekali karyawan baru atau supervisor dengan knowledge, skill, dan mentalitas manajerial agar siap menghadapi tantangan operasional di lingkungan Grup Astra.
Usia asaya kala itu 2001, 23 tahun dan saya baru lulus dari Teknik Mesin ITS Surabaya sebagai Best Graduate yang langsung di rekrut tanpa tes oleh Toyota Astra Motor sebagai Management Trainee.
Training ini merubah hidup saya, dengan full matery Seven Habits For Highly Effective People karya Steven Covey....termasuk salah satu yang membuat saya memiliki mindset seperti sekarang ini...
Habis training disuruh nulis surat ke diri sendiri dan dikirimkan oleh HRD ke orang tua kita buat dibaca bareng bareng, apa impian kita setelah training ini
Kayaknya saya salah nulis :
Saya nulisnya salah satunya sebelum usia 40 tahun saya akan resign, jadi itu tahun 2018, dan akhirnya saya resign beneran usia 38 tahun 2016. Menjadi seorang financial freedom...
Itulah mungkin akhirnya membuat saya secara karir di kantor tidak moncer dibandingkan teman teman saya yang ada di foto training ini .....
Apa itu buku 7 Habit :
"The 7 Habits of Highly Effective People" karya Stephen R. Covey adalah salah satu karya pengembangan diri paling berpengaruh di dunia. Buku ini mengajarkan bahwa kesuksesan sejati tidak hanya bergantung pada kepribadian atau trik, melainkan pada prinsip karakter yang berpusat pada integritas, kejujuran, dan martabat manusia.
Tiga Kebiasaan Pertama: Kemenangan Pribadi (Private Victory)
Fase ini berfokus pada transisi dari kondisi bergantung (dependence) menuju kemandirian (independence) dengan menguasai diri sendiri.
Jadilah Proaktif (Be Proactive): Individu yang efektif bertanggung jawab atas pilihan dan tindakan mereka sendiri. Daripada menyalahkan keadaan atau lingkungan, mereka fokus pada energi positif untuk merespons dan beradaptasi.
Mulai dari Hasil Akhir (Begin with the End in Mind): Kebiasaan ini menekankan pentingnya memiliki visi yang jelas tentang tujuan hidup Anda. Ini memastikan bahwa apa yang Anda lakukan setiap hari sejalan dengan nilai-nilai dan tujuan akhir yang ingin dicapai.
Dahulukan yang Utama (Put First Things First): Praktik manajemen diri yang berfokus pada prioritas. Anda diajak untuk memilah antara hal yang mendesak (urgent) dan hal yang benar-benar penting (important) agar waktu tidak habis untuk hal-hal yang tidak produktif
Tiga Kebiasaan Berikutnya: Kemenangan Publik (Public Victory)
Setelah menguasai kemandirian, Anda didorong untuk beralih ke fase saling ketergantungan (interdependence) untuk membangun relasi yang harmonis dan kolaboratif dengan orang lain
Berpikir Menang-Menang (Think Win-Win): Pola pikir yang mencari keuntungan dan kesuksesan bersama. Ini bukan tentang menjatuhkan orang lain, melainkan mencari solusi di mana semua pihak merasa dihargai dan diuntungkan
Berusaha Memahami Orang Lain Terlebih Dahulu, Baru Dipahami (Seek First to Understand, Then to Be Understood): Komunikasi yang efektif membutuhkan empati. Anda harus benar-benar mendengarkan untuk memahami sudut pandang orang lain sebelum meminta mereka mendengarkan atau memahami ide Anda
Bersinergi (Synergize): Prinsip kerja sama tim yang kreatif. Menghargai perbedaan dan menggabungkan kekuatan masing-masing individu untuk menciptakan hasil yang jauh lebih besar daripada bekerja sendirian
Kebiasaan Ketujuh: Pembaruan Diri (Renewal)
Mengasah Gergaji (Sharpen the Saw): Kebiasaan ini memastikan keenam kebiasaan lainnya tetap dapat berjalan dengan baik. Covey mengibaratkannya dengan mengasah gergaji agar tetap tajam. Ini berarti meluangkan waktu secara seimbang untuk memperbarui empat dimensi diri: fisik, spiritual, mental, dan sosial/emosional
Buku ini sangat holistik karena tidak sekadar memberikan tips praktis, melainkan mengubah paradigma berpikir
#INISIATIF #TGIF
"Halo, kami dari BPJS Kesehatan..." โ๏ธ
Kalimat sederhana yang mungkin sering kamu dengar. Tapi di balik sapaan itu, ada peran dan tugas yang dijalankan dengan penuh kesabaran
Setiap hari, tim telekolekting BPJS Kesehatan menghubungi peserta untuk mengingatkan pembayaran iuran dan memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kepesertaan JKN tetap aktif. Meski dalam perjalanannya muncul berbagai respons, kami tetap percaya bahwa setiap percakapan adalah kesempatan untuk menghadirkan manfaat bagi lebih banyak orang๐
Yuk kepoin kisahnya
https://www.instagram.com/reel/Dbc54_GJNAn/?igsh=NXdhbGltODY5ZzR3
๐ธ @Alwi_Muammar
Kalimat sederhana yang mungkin sering kamu dengar. Tapi di balik sapaan itu, ada peran dan tugas yang dijalankan dengan penuh kesabaran
Setiap hari, tim telekolekting BPJS Kesehatan menghubungi peserta untuk mengingatkan pembayaran iuran dan memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kepesertaan JKN tetap aktif. Meski dalam perjalanannya muncul berbagai respons, kami tetap percaya bahwa setiap percakapan adalah kesempatan untuk menghadirkan manfaat bagi lebih banyak orang
Yuk kepoin kisahnya
https://www.instagram.com/reel/Dbc54_GJNAn/?igsh=NXdhbGltODY5ZzR3
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Oleh: Dedi Priadi
Kereta itu tidak pernah memaksakan diri tiba sebelum relnya terbentang. Begitu pun doa; ia adalah perjalanan energi yang selalu menemukan stasiun pemberhentiannya pada momentum yang paling presisi.
Engkau mungkin merasa doamu tertahan di langit, seolah Tuhan abai. Namun, sadarilah bahwa penundaan bukanlah penolakan, melainkan cara semesta sedang merajut kekuatan agar pundakmu cukup kokoh memikul anugerah-Nya.
Seringkali kita mengejar sesuatu dengan nafsu, padahal yang kita kejar mungkin adalah api yang akan membakar tangan sendiri. Tuhan, dengan cinta-Nya, menahan langkahmu agar engkau tidak terperosok.
Ketahuilah, akal manusia hanyalah setitik air di samudera ilmu-Nya. Kita hanya melihat "hari ini", sedangkan Dia melihat "selamanya". Apa yang kau benci, bisa jadi adalah pintu keselamatan yang tersembunyi.
Keterlambatan kabulnya doa adalah masa inkubasi jiwa. Di sana, kesabaranmu ditempa, egomu diluruhkan, hingga akhirnya engkau bukan sekadar menerima pemberian, tapi menjadi pribadi yang siap menghargai setiap berkah.
Janganlah gelisah melihat kereta orang lain sampai lebih dulu. Setiap jiwa memiliki jadwal keberangkatannya masing-masing. Percayalah, Tuhan tidak pernah terlambat, dan Dia pun tidak pernah terlalu cepat.
Hikmah besar selalu terbungkus dalam bungkus yang sulit kita mengerti di awal. Seperti ulat yang harus terpenjara dalam kepompong, ada proses transformasi yang tidak boleh diganggu oleh ketergesa-gesaan.
Mari kita belajar berpasrah tanpa menyerah. Doa yang belum terkabul adalah cara Tuhan mengajakmu berdialog lebih lama, lebih dalam, hingga engkau menyadari bahwa kehadiran-Nya jauh lebih penting dari permintaanmu.
Jadikanlah "ketidaktahuanmu" sebagai dasar untuk bersandar total kepada "Pengetahuan-Nya". Pada akhirnya, engkau akan menoleh ke belakang dan tersenyum, menyadari betapa indahnya cara Tuhan menjaga dan mengatur segalanya.
#INISIATIF
Kereta itu tidak pernah memaksakan diri tiba sebelum relnya terbentang. Begitu pun doa; ia adalah perjalanan energi yang selalu menemukan stasiun pemberhentiannya pada momentum yang paling presisi.
Engkau mungkin merasa doamu tertahan di langit, seolah Tuhan abai. Namun, sadarilah bahwa penundaan bukanlah penolakan, melainkan cara semesta sedang merajut kekuatan agar pundakmu cukup kokoh memikul anugerah-Nya.
Seringkali kita mengejar sesuatu dengan nafsu, padahal yang kita kejar mungkin adalah api yang akan membakar tangan sendiri. Tuhan, dengan cinta-Nya, menahan langkahmu agar engkau tidak terperosok.
Ketahuilah, akal manusia hanyalah setitik air di samudera ilmu-Nya. Kita hanya melihat "hari ini", sedangkan Dia melihat "selamanya". Apa yang kau benci, bisa jadi adalah pintu keselamatan yang tersembunyi.
Keterlambatan kabulnya doa adalah masa inkubasi jiwa. Di sana, kesabaranmu ditempa, egomu diluruhkan, hingga akhirnya engkau bukan sekadar menerima pemberian, tapi menjadi pribadi yang siap menghargai setiap berkah.
Janganlah gelisah melihat kereta orang lain sampai lebih dulu. Setiap jiwa memiliki jadwal keberangkatannya masing-masing. Percayalah, Tuhan tidak pernah terlambat, dan Dia pun tidak pernah terlalu cepat.
Hikmah besar selalu terbungkus dalam bungkus yang sulit kita mengerti di awal. Seperti ulat yang harus terpenjara dalam kepompong, ada proses transformasi yang tidak boleh diganggu oleh ketergesa-gesaan.
Mari kita belajar berpasrah tanpa menyerah. Doa yang belum terkabul adalah cara Tuhan mengajakmu berdialog lebih lama, lebih dalam, hingga engkau menyadari bahwa kehadiran-Nya jauh lebih penting dari permintaanmu.
Jadikanlah "ketidaktahuanmu" sebagai dasar untuk bersandar total kepada "Pengetahuan-Nya". Pada akhirnya, engkau akan menoleh ke belakang dan tersenyum, menyadari betapa indahnya cara Tuhan menjaga dan mengatur segalanya.
#INISIATIF
โค9๐2๐ฅ1
Forwarded from Rizki Alfi Syahril