INNALILLAHI WAINNA ILAIHI ROJIUN ๐ญ
Turut Berduka Cita atas berpulangnya salah satu sobat ATE kakak @ayhieandini. Semoga segala pengabdian dan dedikasi almarhumah kepada Organisasi, Nusa dan Bangsa dapat diterima oleh Tuhan YME menjadi amal jariyah dan mendapat tempat terbaik di Sisi-Nya, aamiin๐คฒ
Selamat jalan, Pahlawan JKN๐ฅ
Turut Berduka Cita atas berpulangnya salah satu sobat ATE kakak @ayhieandini. Semoga segala pengabdian dan dedikasi almarhumah kepada Organisasi, Nusa dan Bangsa dapat diterima oleh Tuhan YME menjadi amal jariyah dan mendapat tempat terbaik di Sisi-Nya, aamiin
Selamat jalan, Pahlawan JKN
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
๐ข5
Pada pertandingan Perancis Vs Spanyol kemarin, kami mengajak rekan-rekan Sobat ATE untuk ikut dalam challenge TTS (Tebak-Tebak Seru) via polling telegram ATE
Edisi kali ini cukup menantang krn yang benar cuma 3 orang aja nih. Mereka yang luar biasa adalah:
1. Fathin Nazhifa @fathinnazhifa (PATT Petugas Pemeriksa KC Lhokseumawe)
2. Imraatul Hasni @Iim1404 (PATT Staf Kepesertaan dan Penagihan Iuran Kab. Pasaman KC Bukittinggi)
3. Dwi Sandi A @FamilyKayyisa (Staf Kepesertaan Kantor Kota Bontang KC Samarinda)
Krn kuotanya cuma 2, nnti panitia akan lakukan pengundian dulu yah. Stay tuned buat pengumuman dan juga event TTS selanjutnya๐ค ๐ฎ๐ฉ
Edisi kali ini cukup menantang krn yang benar cuma 3 orang aja nih. Mereka yang luar biasa adalah:
1. Fathin Nazhifa @fathinnazhifa (PATT Petugas Pemeriksa KC Lhokseumawe)
2. Imraatul Hasni @Iim1404 (PATT Staf Kepesertaan dan Penagihan Iuran Kab. Pasaman KC Bukittinggi)
3. Dwi Sandi A @FamilyKayyisa (Staf Kepesertaan Kantor Kota Bontang KC Samarinda)
Krn kuotanya cuma 2, nnti panitia akan lakukan pengundian dulu yah. Stay tuned buat pengumuman dan juga event TTS selanjutnya
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
TUNAS YANG TERUS TUMBUH : FALSAFAH POHON PISANG DAN KIPRAH RACHMAT GOBEL
โWhat counts in life is not the mere fact that we have lived. It is what difference we have made to the lives of others.โ โ Nelson Mandela, sebagaimana dikutip dalam laman Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Sejak kecil, nama Gobel bagi saya tidak pernah sekadar nama keluarga.
Ia seperti sebuah rumah besar.
Di dalamnya tersimpan cerita tentang orang-orang tua, kerja keras, keberanian merantau, kegigihan membangun usaha, persaudaraan, dan tentu saja tanggung jawab untuk menjaga nama baik keluarga.
Semakin bertambah usia, saya semakin memahami bahwa membawa sebuah nama bukan hanya perkara silsilah. Nama juga membawa amanah.
Di dalam keluarga besar kami, kisah tentang pohon pisang memiliki tempat yang istimewa.
Falsafah itu digagas oleh almarhum Drs. H. Thayeb Mohammad Gobel, pendiri kelompok usaha Gobel. Dalam penjelasan resmi Gobel International mengenai sang pendiri, pohon pisang dipilih karena hampir seluruh bagiannya memberi manfaat. Buahnya dimakan. Daunnya digunakan. Jantungnya dapat diolah. Pelepahnya pun memiliki kegunaan. Ia tumbuh berkelompok dan, yang paling menggetarkan bagi saya, sebelum pohon induknya mati, tunas-tunas baru telah tumbuh di sekelilingnya.
Pohon itu seperti tahu bahwa hidupnya terbatas.
Maka sebelum pergi, ia memastikan kehidupan berlanjut.
Nilai tersebut kemudian menjadi dasar Banana Tree Philosophy yang diterjemahkan ke dalam prinsip-prinsip perusahaan sebagaimana dijelaskan melalui filosofi resmi Gobel Group. Namun bagi saya, falsafah pohon pisang jauh melampaui dunia perusahaan.
Ia adalah pelajaran tentang kehidupan.
Tentang bagaimana manusia seharusnya hadir.
Tentang bagaimana seorang pemimpin seharusnya bekerja.
Dan tentang bagaimana seseorang seharusnya pergi.
Hari Jumat, 10 Juli 2026, kabar itu datang.
H. Rachmat Gobel berpulang.
Sejumlah media memberitakan bahwa beliau meninggal dunia pada pukul 03.20 WIB di Jakarta dalam usia 63 tahun.
Saya membaca kabar itu dengan perasaan yang sulit diterjemahkan.
Dalam sebuah keluarga besar, terkadang seseorang tidak selalu hadir dalam keseharian kita. Tidak setiap minggu bertemu. Tidak setiap bulan berbincang. Bahkan mungkin jarak kehidupan membuat masing-masing sibuk dengan jalan sendiri.
Tetapi ketika satu nama besar dalam keluarga itu pergi, mendadak kita seperti ditarik kembali menuju akar.
Saya teringat pada nama Gobel.
Saya teringat kepada orang-orang tua kami.
Saya teringat kepada almarhum ayah saya, Karim van Gobel Bin Yusuf โSunโ Gobel.
Dan entah mengapa, saya teringat kepada pohon pisang.
Rachmat Gobel adalah putra kelima sekaligus putra pertama almarhum Thayeb Mohammad Gobel dan Annie Nento Gobel. Profil kepemimpinan Gobel International mencatat bagaimana ia menerima tanggung jawab kepemimpinan bisnis keluarga setelah ayahnya wafat pada 1984.
Saya sering berpikir, betapa berat menerima warisan seperti itu.
Orang mungkin melihat perusahaan.
Orang melihat merek.
Orang melihat jaringan bisnis.
Orang melihat gedung dan pabrik.
Tetapi seorang anak yang melanjutkan perjuangan ayahnya sesungguhnya menerima sesuatu yang jauh lebih berat: harapan.
Ia menerima nama baik yang harus dijaga.
Ia menerima mimpi seorang ayah yang tidak boleh berhenti hanya karena sang ayah telah pergi.
Saya bisa merasakan sedikit tentang itu.
Sebagai seorang anak yang juga telah kehilangan ayah, saya memahami bahwa setelah seorang ayah berpulang, hubungan kita dengannya tidak benar-benar selesai.
Justru setelah kepergiannya, nasihat-nasihat lama sering datang kembali. Kalimat yang dulu terdengar biasa tiba-tiba terasa dalam. Sikap yang dahulu mungkin tidak kita pahami mendadak menemukan maknanya.
Barangkali seperti itulah Rachmat Gobel membawa falsafah pohon pisang ayahnya.
Ia tidak sekadar menghafalnya.
Ia menjalaninya.
Baca selengkapnya๐
https://daengbattala.com/2026/07/12/tunas-yang-terus-tumbuh-falsafah-pohon-pisang-dan-kiprah-rachmat-gobel/
#INISIATIF
โWhat counts in life is not the mere fact that we have lived. It is what difference we have made to the lives of others.โ โ Nelson Mandela, sebagaimana dikutip dalam laman Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Sejak kecil, nama Gobel bagi saya tidak pernah sekadar nama keluarga.
Ia seperti sebuah rumah besar.
Di dalamnya tersimpan cerita tentang orang-orang tua, kerja keras, keberanian merantau, kegigihan membangun usaha, persaudaraan, dan tentu saja tanggung jawab untuk menjaga nama baik keluarga.
Semakin bertambah usia, saya semakin memahami bahwa membawa sebuah nama bukan hanya perkara silsilah. Nama juga membawa amanah.
Di dalam keluarga besar kami, kisah tentang pohon pisang memiliki tempat yang istimewa.
Falsafah itu digagas oleh almarhum Drs. H. Thayeb Mohammad Gobel, pendiri kelompok usaha Gobel. Dalam penjelasan resmi Gobel International mengenai sang pendiri, pohon pisang dipilih karena hampir seluruh bagiannya memberi manfaat. Buahnya dimakan. Daunnya digunakan. Jantungnya dapat diolah. Pelepahnya pun memiliki kegunaan. Ia tumbuh berkelompok dan, yang paling menggetarkan bagi saya, sebelum pohon induknya mati, tunas-tunas baru telah tumbuh di sekelilingnya.
Pohon itu seperti tahu bahwa hidupnya terbatas.
Maka sebelum pergi, ia memastikan kehidupan berlanjut.
Nilai tersebut kemudian menjadi dasar Banana Tree Philosophy yang diterjemahkan ke dalam prinsip-prinsip perusahaan sebagaimana dijelaskan melalui filosofi resmi Gobel Group. Namun bagi saya, falsafah pohon pisang jauh melampaui dunia perusahaan.
Ia adalah pelajaran tentang kehidupan.
Tentang bagaimana manusia seharusnya hadir.
Tentang bagaimana seorang pemimpin seharusnya bekerja.
Dan tentang bagaimana seseorang seharusnya pergi.
Hari Jumat, 10 Juli 2026, kabar itu datang.
H. Rachmat Gobel berpulang.
Sejumlah media memberitakan bahwa beliau meninggal dunia pada pukul 03.20 WIB di Jakarta dalam usia 63 tahun.
Saya membaca kabar itu dengan perasaan yang sulit diterjemahkan.
Dalam sebuah keluarga besar, terkadang seseorang tidak selalu hadir dalam keseharian kita. Tidak setiap minggu bertemu. Tidak setiap bulan berbincang. Bahkan mungkin jarak kehidupan membuat masing-masing sibuk dengan jalan sendiri.
Tetapi ketika satu nama besar dalam keluarga itu pergi, mendadak kita seperti ditarik kembali menuju akar.
Saya teringat pada nama Gobel.
Saya teringat kepada orang-orang tua kami.
Saya teringat kepada almarhum ayah saya, Karim van Gobel Bin Yusuf โSunโ Gobel.
Dan entah mengapa, saya teringat kepada pohon pisang.
Rachmat Gobel adalah putra kelima sekaligus putra pertama almarhum Thayeb Mohammad Gobel dan Annie Nento Gobel. Profil kepemimpinan Gobel International mencatat bagaimana ia menerima tanggung jawab kepemimpinan bisnis keluarga setelah ayahnya wafat pada 1984.
Saya sering berpikir, betapa berat menerima warisan seperti itu.
Orang mungkin melihat perusahaan.
Orang melihat merek.
Orang melihat jaringan bisnis.
Orang melihat gedung dan pabrik.
Tetapi seorang anak yang melanjutkan perjuangan ayahnya sesungguhnya menerima sesuatu yang jauh lebih berat: harapan.
Ia menerima nama baik yang harus dijaga.
Ia menerima mimpi seorang ayah yang tidak boleh berhenti hanya karena sang ayah telah pergi.
Saya bisa merasakan sedikit tentang itu.
Sebagai seorang anak yang juga telah kehilangan ayah, saya memahami bahwa setelah seorang ayah berpulang, hubungan kita dengannya tidak benar-benar selesai.
Justru setelah kepergiannya, nasihat-nasihat lama sering datang kembali. Kalimat yang dulu terdengar biasa tiba-tiba terasa dalam. Sikap yang dahulu mungkin tidak kita pahami mendadak menemukan maknanya.
Barangkali seperti itulah Rachmat Gobel membawa falsafah pohon pisang ayahnya.
Ia tidak sekadar menghafalnya.
Ia menjalaninya.
Baca selengkapnya
https://daengbattala.com/2026/07/12/tunas-yang-terus-tumbuh-falsafah-pohon-pisang-dan-kiprah-rachmat-gobel/
#INISIATIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
โค3๐1
Final Piala Dunia 2026 bakal mempertemukan Spanyol dan Argentina. Menjelang laga puncak itu, supercomputer Opta lebih mengunggulkan La Roja untuk mengangkat trofi juara.
Berdasarkan 10 ribu simulasi yang dilakukan supercomputer Opta, Spanyol memiliki peluang 56,31 persen untuk menjadi juara dunia. Sementara Argentina mendapat probabilitas 43,69 persen.
Prediksi tersebut menjadi pembaruan setelah Argentina memastikan tiket ke final. Sebelumnya, Opta masih memprediksi Inggris sedikit lebih berpeluang lolos dari semifinal dengan kemungkinan mencapai final sebesar 52,53 persen.
Namun, Argentina pada prosesnya berhasil membalikkan prediksi tersebut. Lionel Messi cs memastikan tempat di partai puncak, menyusul Spanyol yang lebih dulu lolos.
Nah, sembari menyaksikan dan memberi dukungan buat Tim jagoanmu, kembali ada peluang seru-seruan juga buatmu untuk memenangkan Souvenir ATE INISIATIF masing-masing untuk 2 (dua) Sobat ATE beruntung yang berhasil menebak 2 opsi polling sekaligus dengan tepat
Periode partisipasinya dimulai saat ini dan akan ditutup pada Minggu, 19 Juli 2026 pukul 21.00 WIB
Syarat klaim : Sudah join di grup COMMIT ATE (Khusus Internal Duta BPJS Kesehatan)
https://t.me/+K3eK0MkLG2MyYTk1
#INISIATIF #WorldCup2026
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
KESEHATAN LEBIH PENTING DARI HAL APAPUN ๐ช
Oleh: Dul Abdul Rahman
Orang Bugis memiliki banyak petuah yang lahir dari pengalaman hidup yang panjang. Petuah-petuah itu sederhana, tetapi mengandung kebijaksanaan yang tetap relevan sepanjang zaman.
Salah satunya berbunyi:
PUPPU' BUKU SAPPA BUJANG,
RICAPPA'NA, PUPPU' BUJANG MABBURA BUKU.
Maknanya sangat dalam, yaitu mengorbankan kesehatan demi mencari uang, kemudian ketika sakit justru uang itulah yang dihabiskan untuk mendapatkan kembali kesehatan.
Pepatah ini mengajarkan bahwa kesehatan bukanlah alat untuk mengejar kekayaan. Sebaliknya, kekayaan hanyalah alat untuk menjaga kehidupan yang sehat. Ketika urutan itu dibalik, manusia akan kehilangan keduanya sekaligus.
Harta memang penting. Bekerja keras bahkan merupakan bagian dari harga diri (SIRI') dan semangat pantang menyerah (RESO). Namun kerja keras tidak pernah dimaksudkan untuk merusak tubuh yang telah dititipkan oleh Allah. Sebab tubuh yang sehat adalah kendaraan untuk beribadah, mencari nafkah, mengabdi kepada keluarga, dan memberi manfaat kepada sesama.
Tidak sedikit orang yang sejak muda bekerja tanpa mengenal waktu. Tidur dikurangi, makan tidak teratur, olahraga dianggap membuang waktu, sementara pikiran dipenuhi beban pekerjaan. Mereka merasa sedang menabung masa depan. Namun ketika usia mulai bertambah, penyakit datang satu demi satu.
Saat itulah tabungan yang dikumpulkan bertahun-tahun habis untuk biaya pengobatan.
Pepatah Bugis tersebut seolah mengingatkan bahwa kehidupan bukan perlombaan mengumpulkan harta sebanyak-banyaknya, melainkan menjaga keseimbangan. Rezeki dapat dicari kembali, jabatan dapat berganti, usaha dapat dibangun ulang. Akan tetapi kesehatan yang telah rusak sering kali tidak dapat kembali seperti semula.
Orang tua Bugis dahulu hidup dengan ritme yang lebih seimbang. Mereka bekerja di sawah, berkebun, melaut, lalu beristirahat ketika matahari tenggelam. Mereka makan secukupnya, berjalan kaki, menghirup udara segar, dan menjadikan kebersamaan keluarga sebagai obat bagi hati. Tanpa disadari, pola hidup seperti itulah yang menjaga kesehatan mereka.
Di zaman modern, tantangannya memang berbeda. Kemajuan teknologi membuat pekerjaan semakin mudah, tetapi juga membuat manusia semakin banyak duduk, kurang bergerak, kurang tidur, dan sulit melepaskan diri dari tekanan.
Karena itu, pesan leluhur Bugis justru menjadi semakin penting. Jangan sampai kita menjadi kaya dalam rekening, tetapi miskin dalam kesehatan.
Islam sendiri mengajarkan bahwa kesehatan merupakan salah satu nikmat terbesar yang sering dilupakan manusia. Nikmat sehat baru benar-benar terasa nilainya ketika ia telah hilang. Oleh sebab itu, menjaga kesehatan sejatinya bukan hanya urusan fisik, tetapi juga bentuk rasa syukur kepada Sang Pencipta.
Pada akhirnya, PUPPU' BUKU SAPPA BUJANG, RICAPPA'NA, PUPPU' BUJANG MABBURA BUKU bukan sekadar pepatah tentang uang dan penyakit. Ia adalah nasihat agar manusia bijaksana menentukan prioritas hidup. Bekerjalah dengan sungguh-sungguh, tetapi jangan mengorbankan kesehatan. Carilah rezeki sebanyak mungkin, tetapi jangan kehilangan kesempatan menikmati hidup bersama orang-orang tercinta.
Sebab sesungguhnya, harta yang paling berharga bukanlah yang tersimpan di bank, melainkan tubuh yang sehat, hati yang tenang, dan umur yang dipenuhi keberkahan. Itulah kekayaan sejati yang diwariskan oleh kearifan orang Bugis kepada generasi berikutnya.
Tabek!
#INISIATIF #TGIF
Oleh: Dul Abdul Rahman
Orang Bugis memiliki banyak petuah yang lahir dari pengalaman hidup yang panjang. Petuah-petuah itu sederhana, tetapi mengandung kebijaksanaan yang tetap relevan sepanjang zaman.
Salah satunya berbunyi:
PUPPU' BUKU SAPPA BUJANG,
RICAPPA'NA, PUPPU' BUJANG MABBURA BUKU.
Maknanya sangat dalam, yaitu mengorbankan kesehatan demi mencari uang, kemudian ketika sakit justru uang itulah yang dihabiskan untuk mendapatkan kembali kesehatan.
Pepatah ini mengajarkan bahwa kesehatan bukanlah alat untuk mengejar kekayaan. Sebaliknya, kekayaan hanyalah alat untuk menjaga kehidupan yang sehat. Ketika urutan itu dibalik, manusia akan kehilangan keduanya sekaligus.
Harta memang penting. Bekerja keras bahkan merupakan bagian dari harga diri (SIRI') dan semangat pantang menyerah (RESO). Namun kerja keras tidak pernah dimaksudkan untuk merusak tubuh yang telah dititipkan oleh Allah. Sebab tubuh yang sehat adalah kendaraan untuk beribadah, mencari nafkah, mengabdi kepada keluarga, dan memberi manfaat kepada sesama.
Tidak sedikit orang yang sejak muda bekerja tanpa mengenal waktu. Tidur dikurangi, makan tidak teratur, olahraga dianggap membuang waktu, sementara pikiran dipenuhi beban pekerjaan. Mereka merasa sedang menabung masa depan. Namun ketika usia mulai bertambah, penyakit datang satu demi satu.
Saat itulah tabungan yang dikumpulkan bertahun-tahun habis untuk biaya pengobatan.
Pepatah Bugis tersebut seolah mengingatkan bahwa kehidupan bukan perlombaan mengumpulkan harta sebanyak-banyaknya, melainkan menjaga keseimbangan. Rezeki dapat dicari kembali, jabatan dapat berganti, usaha dapat dibangun ulang. Akan tetapi kesehatan yang telah rusak sering kali tidak dapat kembali seperti semula.
Orang tua Bugis dahulu hidup dengan ritme yang lebih seimbang. Mereka bekerja di sawah, berkebun, melaut, lalu beristirahat ketika matahari tenggelam. Mereka makan secukupnya, berjalan kaki, menghirup udara segar, dan menjadikan kebersamaan keluarga sebagai obat bagi hati. Tanpa disadari, pola hidup seperti itulah yang menjaga kesehatan mereka.
Di zaman modern, tantangannya memang berbeda. Kemajuan teknologi membuat pekerjaan semakin mudah, tetapi juga membuat manusia semakin banyak duduk, kurang bergerak, kurang tidur, dan sulit melepaskan diri dari tekanan.
Karena itu, pesan leluhur Bugis justru menjadi semakin penting. Jangan sampai kita menjadi kaya dalam rekening, tetapi miskin dalam kesehatan.
Islam sendiri mengajarkan bahwa kesehatan merupakan salah satu nikmat terbesar yang sering dilupakan manusia. Nikmat sehat baru benar-benar terasa nilainya ketika ia telah hilang. Oleh sebab itu, menjaga kesehatan sejatinya bukan hanya urusan fisik, tetapi juga bentuk rasa syukur kepada Sang Pencipta.
Pada akhirnya, PUPPU' BUKU SAPPA BUJANG, RICAPPA'NA, PUPPU' BUJANG MABBURA BUKU bukan sekadar pepatah tentang uang dan penyakit. Ia adalah nasihat agar manusia bijaksana menentukan prioritas hidup. Bekerjalah dengan sungguh-sungguh, tetapi jangan mengorbankan kesehatan. Carilah rezeki sebanyak mungkin, tetapi jangan kehilangan kesempatan menikmati hidup bersama orang-orang tercinta.
Sebab sesungguhnya, harta yang paling berharga bukanlah yang tersimpan di bank, melainkan tubuh yang sehat, hati yang tenang, dan umur yang dipenuhi keberkahan. Itulah kekayaan sejati yang diwariskan oleh kearifan orang Bugis kepada generasi berikutnya.
Tabek!
#INISIATIF #TGIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
โค4
Gak semua orang bisa bikin kalimat yang langsung ngena. Kalau kamu salah satunya, ini saatnya unjuk karya ๐ฅ
Dalam rangka BOOTSTRIKE Wasrik Nasional BPJS Kesehatan 2026, COMMIT ATE menghadirkan Copywriting Competition: Battle of Words โ Biar Kata yang Bicara๐ฎ๐ฉ
Seperti biasa, Challenge ATE mudah aja untuk diikuti:
๐ Cukup buat 1 headline tentang peran Relationship Officer (RO) BPJS Kesehatan
Nggak perlu panjang, tapi harus:
โ
Kreatif
โ
Mudah diingat
โ
Bikin orang langsung bilang, "Wah, ini keren!"
5 (Lima) headline favorit dengan reaction terbanyak dari Sobat ATE akan mendapatkan souvenir eksklusif dari Kedeputian Bidang PKP๐
#INISIATIF
Dalam rangka BOOTSTRIKE Wasrik Nasional BPJS Kesehatan 2026, COMMIT ATE menghadirkan Copywriting Competition: Battle of Words โ Biar Kata yang Bicara
Seperti biasa, Challenge ATE mudah aja untuk diikuti:
Nggak perlu panjang, tapi harus:
Form hanya dibuka hari ini (Sabtu, 18/7) dan besok (Minggu, 19/7). Submit sekarang: https://forms.cloud.microsoft/r/E5DM0CYWL7 ๐
5 (Lima) headline favorit dengan reaction terbanyak dari Sobat ATE akan mendapatkan souvenir eksklusif dari Kedeputian Bidang PKP
Join Grup Telegram ATE (Khusus Internal Pegawai & PATT)
https://t.me/+K3eK0MkLG2MyYTk1
#INISIATIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
โค2
Satu foto bisa menarik perhatian. Satu pantun bisa meninggalkan kesan ๐ธ
Saatnya unjuk kreativitas di Pantun & Pose Challenge BOOTSTRIKE Wasrik Nasional 2026๐ฎ๐ฉ
๐ท Tunjukkan pose terbaikmu
๐ Rangkai pantun sekreatif mungkin
๐ Lampirkan tagar #bootstrikewasrik2026 di akhir pantun
๐ฑ Upload ke Grup Telegram ATE
5 (Lima) karya terbaik pilihan dewan juri akan mendapatkan souvenir eksklusif dari Kedeputian Bidang PKP๐
๐ Challenge hanya berlangsung 18โ20 Juli 2026
#INISIATIF
Saatnya unjuk kreativitas di Pantun & Pose Challenge BOOTSTRIKE Wasrik Nasional 2026
5 (Lima) karya terbaik pilihan dewan juri akan mendapatkan souvenir eksklusif dari Kedeputian Bidang PKP
๐ Challenge hanya berlangsung 18โ20 Juli 2026
Join Grup Telegram ATE (Khusus Internal Pegawai & PATT)
https://t.me/+K3eK0MkLG2MyYTk1
#INISIATIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Kompetisi Cerdas Cermat Pengawasan dan Pemeriksaan Kepatuhan Program JKN dalam Bootstrike Wasrik Nasional 2026 akan memasuki Babak Penyisihan Nasional yang mempertemukan 12 Tim hebat dari kebangaan masing-masing Kepwil ๐ฎ๐ฉ
Nah, sembari menyaksikan dan memberi dukungan buat Tim jagoanmu, kembali ada peluang seru-seruan juga buatmu untuk memenangkan Souvenir Ekslusif dari Kedeputian Bidang PKP masing-masing untuk 5 (lima) Sobat ATE beruntung yang berhasil menebak 3 tim terbaik yang akan lolos ke Grand Final Bootstrike Wasrik Nasional 2026 dengan tepat
Periode partisipasinya dimulai saat ini dan akan ditutup pada Senin, 20 Juli 2026 pukul 10.00 WIB ๐ฒ๐จ
Syarat klaim : Sudah join di grup COMMIT ATE (Khusus Internal Duta BPJS Kesehatan)
https://t.me/+K3eK0MkLG2MyYTk1
#INISIATIF #bootstrikewasrik2026
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
REMINDER PARTISIPASI CHALLENGE FUN AND MEANINGFUL ATE ROAD TO GRAND FINAL BOOTSTRIKE WASRIK NASIONAL 2026
1. Copywriting competition (Kuota 5 peserta terbaik)
Closed: Hari Minggu, 19 Juli 2026 (23.59 WIB)
https://t.me/c/1287712664/219193
2. Tebak-Tebak Seru Top 3 Tim yang akan melaju ke Babak Grand Final (Kuota 5 peserta terbaik)
Closed: Senin, 20 Juli 2026 (10.00 WIB)
https://t.me/c/1287712664/219210
3. Pantun & Pose Challenge (Kuota 5 peserta terbaik)
Deadline: Senin (hari ini), 20 Juli 2026 (23.59 WIB)
https://t.me/c/1287712664/219202
#bootstrikewasrik2026
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Di tengah semuanya, Yamal menjadi wajah yang paling mudah dikenali. Sejak pertama kali muncul, ia terus dibandingkan dengan Messi. Keduanya sama-sama dibesarkan Barcelona, sama-sama berkaki kiri, sama-sama mampu membuat pemain bertahan kehilangan keseimbangan.
Bahkan, foto masa kecil itu membuat perbandingan mereka seolah menjadi takdir. Namun, Yamal tidak sedang berusaha menjadi Messi berikutnya. Ia sedang menjadi Lamine Yamal yang pertama.
Jorge Luis Borges pernah menulis, "Setiap orang perlahan-lahan menciptakan wajahnya sendiri."
Kalimat itu terasa dekat dengan perjalanan Yamal dan generasi baru Spanyol. Mereka tumbuh menyaksikan Xavi, Andrรฉs Iniesta, Sergio Busquets, dan Messi. Mereka belajar dari para legenda, tetapi tidak datang untuk menjadi salinan.
Pedri tidak harus menjadi Iniesta kedua. Gavi tidak perlu menjadi Xavi baru. Yamal tidak berkewajiban menjadi Messi berikutnya. Mereka sedang membangun identitasnya sendiri. Di situlah letak keberhasilan Spanyol.
Baca selengkapnya ๐
https://unhas.tv/saat-lamine-yamal-dalam-gendongan-messi?fbclid=IwdGRjcATKJzpjbGNrBMoj2mV4dG4DYWVtAjExAHNydGMGYXBwX2lkDDM1MDY4NTUzMTcyOAABHv-O82iP9DPu8qYqvgzyufobH41hIU4EdNIeKNakAd9zSRFgoIYO1vbRGpDx_aem_LBeLwEANaXyc-vyFdINhzQ
#INISIATIF
Bahkan, foto masa kecil itu membuat perbandingan mereka seolah menjadi takdir. Namun, Yamal tidak sedang berusaha menjadi Messi berikutnya. Ia sedang menjadi Lamine Yamal yang pertama.
Jorge Luis Borges pernah menulis, "Setiap orang perlahan-lahan menciptakan wajahnya sendiri."
Kalimat itu terasa dekat dengan perjalanan Yamal dan generasi baru Spanyol. Mereka tumbuh menyaksikan Xavi, Andrรฉs Iniesta, Sergio Busquets, dan Messi. Mereka belajar dari para legenda, tetapi tidak datang untuk menjadi salinan.
Pedri tidak harus menjadi Iniesta kedua. Gavi tidak perlu menjadi Xavi baru. Yamal tidak berkewajiban menjadi Messi berikutnya. Mereka sedang membangun identitasnya sendiri. Di situlah letak keberhasilan Spanyol.
Baca selengkapnya ๐
https://unhas.tv/saat-lamine-yamal-dalam-gendongan-messi?fbclid=IwdGRjcATKJzpjbGNrBMoj2mV4dG4DYWVtAjExAHNydGMGYXBwX2lkDDM1MDY4NTUzMTcyOAABHv-O82iP9DPu8qYqvgzyufobH41hIU4EdNIeKNakAd9zSRFgoIYO1vbRGpDx_aem_LBeLwEANaXyc-vyFdINhzQ
#INISIATIF
Unhas TV
๏ปฟSaat Lamine Yamal dalam Gendongan Messi - Unhas TV
Oleh: Yusran Darmawan*Pada musim panas 2007, seorang fotografer mengabadikan sebuah momen yang nyaris terlupakan. Lionel Messi, pemuda berusia 20 tahun yang baru mulai dikenal dunia, menggendong seorang bayi dalam sesi pemotretan kalender amal Barcelona. Messiโฆ
SI PALING JITU ๐
Btw, Sobat ATE yang berhasil menebak 2 opsi sekaligus dengan tepat pada polling, yakni:
- Spanyol menang dengan skor 1-0
dan
- Babak Perpanjangan waktu (2x15 menit)
Agar menyiapkan bukti capturean layar yg menunjukkan pilihannya (Wajib menebak benar 2 opsi yah). Kiranya bukti capturean tersebut berkenan dikirimkan via japri ke @MumuAmiruddin beserta data nama, jabatan dan asal unit kerjanya buat perekapan terlebih dahulu๐ฒ๐จ
Konfirmasi tebakannya bisa kami tunggu sd Senin siang ini, 20 Juli maks pukul 13.00 WIB๐
#INISIATIF
Spanyol juara Piala Dunia 2026. Setelah berimbang 0-0 selama 90 menit, Spanyol berhasil mengalahkan Argentina lewat extra time dengan skor 1-0
Btw, Sobat ATE yang berhasil menebak 2 opsi sekaligus dengan tepat pada polling, yakni:
- Spanyol menang dengan skor 1-0
dan
- Babak Perpanjangan waktu (2x15 menit)
Agar menyiapkan bukti capturean layar yg menunjukkan pilihannya (Wajib menebak benar 2 opsi yah). Kiranya bukti capturean tersebut berkenan dikirimkan via japri ke @MumuAmiruddin beserta data nama, jabatan dan asal unit kerjanya buat perekapan terlebih dahulu
Konfirmasi tebakannya bisa kami tunggu sd Senin siang ini, 20 Juli maks pukul 13.00 WIB
#INISIATIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
๐1
SI PALING JITU ๐
Btw, Sobat ATE yang berhasil menebak 3 opsi sekaligus dengan tepat pada polling, yakni:
- Spanyol
- Argentina
- Inggris
Agar menyiapkan bukti capturean layar yg menunjukkan pilihannya (Wajib menebak benar 3 opsi yah). Kiranya bukti capturean tersebut berkenan dikirimkan via japri ke @MumuAmiruddin beserta data nama, jabatan dan asal unit kerjanya buat perekapan terlebih dahulu๐ฒ๐จ
Konfirmasi tebakannya bisa kami tunggu sd Senin siang ini, 20 Juli maks pukul 13.00 WIB๐
#INISIATIF
Spanyol berhasil menjadi juara dunia untuk kedua kalinya dalam sejarah. Tim asuhan pelatih kepala Luis de la Fuente tampil lebih unggul daripada Argentina hampir sepanjang pertandingan final Piala Dunia
Btw, Sobat ATE yang berhasil menebak 3 opsi sekaligus dengan tepat pada polling, yakni:
- Spanyol
- Argentina
- Inggris
Agar menyiapkan bukti capturean layar yg menunjukkan pilihannya (Wajib menebak benar 3 opsi yah). Kiranya bukti capturean tersebut berkenan dikirimkan via japri ke @MumuAmiruddin beserta data nama, jabatan dan asal unit kerjanya buat perekapan terlebih dahulu
Konfirmasi tebakannya bisa kami tunggu sd Senin siang ini, 20 Juli maks pukul 13.00 WIB
#INISIATIF
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
โค1