Antara berpikir keras atau tertawa puas
KC Luwuk datang dengan nama yang sangat relatable: Micin Berpikir, karena kadang ide terbaik memang muncul setelah makan yang gurih-gurih. Namun di seberang sana ada tim Kocak dari Pematangsiantar. Jangan salah... yang sering bikin ketawa biasanya juga sering bikin lawan menangis
Get Ready! Match 3 (8 Besar) Family 100
๐ Rabu, 8 Juli 2026
๐ 17.00 WIB - 17.30 WIB (Setelah Match 2 selesai)
๐บ Live Streaming Grup Telegram ATE
PIC : Kk @Ikaisnawati89 (KC Biak Numfor) & Kk @aakarpohon (KC Palopo)
Pastikan seluruh pemain dan pendukung telah join di grup COMMIT Ask the Experts (Grup terbatas hanya untuk internal BPJS Kesehatan)
--> Link Telegram
#INISIATIF #HUT58BPJS
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Persaudaraan vs Pergerakan. Keduanya sama-sama mengincar satu tiket semifinal
Dari Pulau Nias hadir tim Balakhi Niha, yang mencerminkan semangat kebersamaan dan solidaritas. Sementara dari Pasuruan hadir GengBizz, tim yang namanya saja sudah terdengar seperti startup yang baru selesai pitching ke investor
Get Ready! Match 4 (8 Besar) Family 100
๐ Rabu, 8 Juli 2026
๐ 17.30 WIB - 18.00 WIB (Setelah Match 3 selesai)
๐บ Live Streaming Grup Telegram ATE
PIC : Kk @Ikaisnawati89 (KC Biak Numfor) & Kk @aakarpohon (KC Palopo)
Pastikan seluruh pemain dan pendukung telah join di grup COMMIT Ask the Experts (Grup terbatas hanya untuk internal BPJS Kesehatan)
--> Link Telegram
#INISIATIF #HUT58BPJS
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Oleh: Iwan Kusworo
Selamat pagi, Sahabat!
Pagi ini saya membaca Bird by Bird karya Anne Lamott. Di salah satu bagian, saya menemukan kalimat yang cakep banget.
โBooks help us understand who we are and how we are to behave. They show us what community and friendship mean; they show us how to live and die.โ
Buku membantu kita memahami siapa diri kita dan bagaimana seharusnya kita bersikap. Buku menunjukkan arti hidup bermasyarakat dan arti persahabatan. Buku juga mengajarkan bagaimana kita menjalani hidup dan menghadapi kematian.
Bagian ini mengingatkan saya bahwa fungsi buku ternyata jauh lebih besar daripada "sekadar" menambah pengetahuan.
Selama ini kita sering menganggap membaca sebagai cara untuk memperoleh informasi. Padahal, informasi bisa kita dapatkan dari mana saja, termasuk media sosial yang kita scroll hampir setiap hari, radio, televisi, video Youtube, atau dari obrolan teman kantor yang lagi ngegosip. ๐
Yang jauh lebih sulit diperoleh adalah wisdom (kebijaksanaan).
Buku memberi kita kesempatan untuk โmeminjam kehidupanโ orang lain. Kita diajak untuk ikut merasakan kegagalan yang tidak pernah kita alami, menyaksikan keberanian yang belum tentu kita miliki, memahami cara berpikir yang berbeda dari kebiasaan kita, bahkan belajar dari kesalahan tanpa harus membayar harga yang sama.
Mungkin itu sebabnya saya selalu merasa setiap buku itu unik. Karena setiap selesai dibaca sedikit banyak mengubah cara saya melihat dunia.
Ada buku yang membuat kita menjadi lebih rendah hati karena menyadari betapa kecilnya diri kita di tengah sejarah umat manusia ataupun kebesaran Sang Maha Pencipta. Ada buku yang membuat kita lebih berempati karena akhirnya kita melihat dunia dari sudut pandang orang lain. Ada juga buku yang membuat kita mempertanyakan keyakinan-keyakinan yang selama ini kita anggap sudah pasti.
Kesadaran manusia tidak hanya tumbuh dari pengalaman yang kita alami sendiri, tetapi juga dari pengalaman yang kita serap melalui cerita. Kita memang hanya menjalani satu kehidupan, tetapi lewat buku kita bisa "menjalani" ratusan, bahkan ribuan kehidupan, dan belajar dri sana.
Mungkin karena itu, buat saya membaca bukan sekedar hobi, melainkan tempat kita berlatih menjadi manusia yang seutuhnya.
Sedikit demi sedikit, halaman demi halaman, buku membantu kita menjawab pertanyaan yang paling penting: Siapa saya? Bagaimana saya seharusnya menjalani hidup ini? Dan ingin menjadi manusia yang seperti apakah saya ini?
Bagaimana dengan Sahabat?
Apakah ada buku yang benar-benar mengubah cara pandang Anda?
Thank God It's Monday! โค๏ธ
#INISIATIF
Selamat pagi, Sahabat!
Pagi ini saya membaca Bird by Bird karya Anne Lamott. Di salah satu bagian, saya menemukan kalimat yang cakep banget.
โBooks help us understand who we are and how we are to behave. They show us what community and friendship mean; they show us how to live and die.โ
Buku membantu kita memahami siapa diri kita dan bagaimana seharusnya kita bersikap. Buku menunjukkan arti hidup bermasyarakat dan arti persahabatan. Buku juga mengajarkan bagaimana kita menjalani hidup dan menghadapi kematian.
Bagian ini mengingatkan saya bahwa fungsi buku ternyata jauh lebih besar daripada "sekadar" menambah pengetahuan.
Selama ini kita sering menganggap membaca sebagai cara untuk memperoleh informasi. Padahal, informasi bisa kita dapatkan dari mana saja, termasuk media sosial yang kita scroll hampir setiap hari, radio, televisi, video Youtube, atau dari obrolan teman kantor yang lagi ngegosip. ๐
Yang jauh lebih sulit diperoleh adalah wisdom (kebijaksanaan).
Buku memberi kita kesempatan untuk โmeminjam kehidupanโ orang lain. Kita diajak untuk ikut merasakan kegagalan yang tidak pernah kita alami, menyaksikan keberanian yang belum tentu kita miliki, memahami cara berpikir yang berbeda dari kebiasaan kita, bahkan belajar dari kesalahan tanpa harus membayar harga yang sama.
Mungkin itu sebabnya saya selalu merasa setiap buku itu unik. Karena setiap selesai dibaca sedikit banyak mengubah cara saya melihat dunia.
Ada buku yang membuat kita menjadi lebih rendah hati karena menyadari betapa kecilnya diri kita di tengah sejarah umat manusia ataupun kebesaran Sang Maha Pencipta. Ada buku yang membuat kita lebih berempati karena akhirnya kita melihat dunia dari sudut pandang orang lain. Ada juga buku yang membuat kita mempertanyakan keyakinan-keyakinan yang selama ini kita anggap sudah pasti.
Kesadaran manusia tidak hanya tumbuh dari pengalaman yang kita alami sendiri, tetapi juga dari pengalaman yang kita serap melalui cerita. Kita memang hanya menjalani satu kehidupan, tetapi lewat buku kita bisa "menjalani" ratusan, bahkan ribuan kehidupan, dan belajar dri sana.
Mungkin karena itu, buat saya membaca bukan sekedar hobi, melainkan tempat kita berlatih menjadi manusia yang seutuhnya.
Sedikit demi sedikit, halaman demi halaman, buku membantu kita menjawab pertanyaan yang paling penting: Siapa saya? Bagaimana saya seharusnya menjalani hidup ini? Dan ingin menjadi manusia yang seperti apakah saya ini?
Bagaimana dengan Sahabat?
Apakah ada buku yang benar-benar mengubah cara pandang Anda?
Thank God It's Monday! โค๏ธ
#INISIATIF
โค1
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Terpantau sebaran wilayah unit kerja dari 474 orang partisipan Kompetisi Ranking 1 dari seluruh Indonesia, semua memiliki 1 tujuan untuk mencoba menjadi The Last Standing ๐ฒ๐จ
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM